You are on page 1of 7

Penyakit Buerger Juga dikenal sebagai tromboangitis obliterans, adalah suatu penyakit vaskulitis dari pembuluh darah yang

paling sering ditemukan pada perokok pria yang berusia pertengahan. Itu merupakan suatu masalah yang jajrang ditemukan dan melibatkan baik arteri maupan vena. Distribusai dari arteri yang terkena berbeda dengan aterosklerosis, penyakit Buerger yang terkena adalah arteri yang lebih kecil, lebih sering pada arteri perifer. Keterlibatan ekstremitas atas dijumpai pada 30% dari pasien. Sering ditemukan flebitis superfisial rekurens, sedangkan vena-vena yang dalam jarang terkena. Aspek yang paling penting dari pengobatan adlaah berhenti merokok dalam bentuk apapun. Pendekatan operatif langsung biasanya tidak mungkin. Telah dicoba pengobatan dengan simpatektomi tetapi manfaatnya tidak terbukti.

Penyakit Buerger, penyakit vaskular nonatherosclerotic juga dikenal sebagai thromboangiitis obliterans (TAO), ditandai oleh tidak adanya atau minimal kehadiran atheromas,terjadi peradangan pembuluh darah segmental, fenomena vasoocclusive, dan keterlibatan arteri atau vena kecil dan menengah dari ekstremitas atas dan bawah. Kondisi ini sangat terkait dengan penggunaan tembakau berat, perkembangan penyakit ini dapat berhubungan erat dengan penggunaan lanjut tembakau . gejala khas adalah nyeri pada saat istirahat, ulserasi iskemik, dan gangren dari jari-jari tangan dan kaki, dan bebrapa pasien dengan penyakit Buerger mungkin memerlukan pertimbangan bedah amputasi.

Etiopatologi Sampai saat ini etiologi penyakit Buerger tidak diketahui dengan pasti, paparan tembakau mempunyai peranan penting dalam perkembangan penyakit Buerger. Kondisi ini didukung oleh fakta bahwa penyakit ini lebih umum di negara-negara dengan penggunaan tembakau berat . Sementara mayoritas pasien dengan penyakit Buerger ditemukan pada pasien perokok berat,tp beberapa kasus telah dilaporkan,penyakit Buerger didapatkan pada pasien yang menggunakan tembakau dengan cara mengunyahnya. Mekanisme yang mendasari penyakit penyakit Buerger masih belum jelas, tapi beberapa pengamatan telah mengarahkan para peneliti untuk melibatkan fenomena imunologi yang mengarah ke vasodisfungsi dan trombus inflamasi. Pasienpenyakit ini menunjukkan

peningkatan titer serum antibodi yaitu sel anti-endotel. Baru-baru ini. tahun 2002 melaporkan kematian di Amerika Serikat dengan jumlah 9 kematian yang terkait dengan TAO. Mortalitas / Morbiditas Kematian akibat penyakit Buerger jarang terjadi. HLA-A54. EPIDEMIOLOGI frekuensi Prevalensi penyakit Buerger di Amerika Serikat telah menurun selama setengah dekade terakhir. prevalensi penyakit di Amerika Serikat adalah 104 kasus per 100. menggambarkan rasio jenis kelamin laki-laki dan perempuan adalah 2:1 dan untuk rasio etnis kulit putih dan kulit hitam adalah 8:1. Baru-baru ini.hipersensitivitas terhadap injeksi intradermal dari ekstrak tembakau. tetapi juga karena kriteria diagnostik telah menjadi lebih ketat. dan terjadi gangguan vasorelaksasi endotel pembuluh darah perifer. dan Yahudi Israel keturunan Ashkenazi. dan HLA-B5 yang diamati pada pasien dengan penyakit Buerger yang merupakan komponen genetik untuk penyakit ini. dan Jepang. ras Penyakit Buerger relatif kurang umum pada orang keturunan Eropa utara. Pada tahun 1947. prevalensi telah diperkirakan 12. pasien juga memperlihatkan peningkatan sensitivitas seluler untuk kolagen tipe I dan tipe III .000 penduduk. Korea. [5] . sebagian karena prevalensi merokok telah menurun. 43% memerlukan 1 atau lebih amputasi pada 7. pada bulan Desember 2004 CDC publikasi. Peningkatan prevalensi dari HLA-A9. Penduduk asli India.6 tahun mendatang. memiliki insiden tertinggi penyakit.000 penduduk.6-20 kasus per 100. tetapi pada pasien dengan penyakit ini tapi tetap melanjutkan kebiasaan merokok.

beberapa kasus obliterans thromboangiitis telah dilaporkan terjadi pada pembuluh darah aorta. tungkai bawah. atau jari tangan. sesekali. tetapi keterlibatan arteri besar jarang terjadi. Pasien mungkin juga hadir dengan klaudikasio dari kaki. Riwayat penyakit Karena sulit unutk membuat kriteria diagnosis dari penyakit ini. 3:1). jantung. dengan sepsis kemerahan. mesenterika. tangan. Saat ini sedang dan ada riwayat penggunaan tembakau. kaki. dan ginjal. borok iskemik. Kebanyakan pasien (70-80%) dengan penyakit Buerger hadir dengan nyeri distal iskemik pada saat istirahat dan atau ulserasi iskemik pada jari kaki. atau lengan dan sering menggambarkan fenomena Raynaud dari sensitivitas tangan dan jari-jari terhadap suhu dingin. atau gangrene).seks Meskipun penyakit Buerger lebih sering terjadi pada laki-laki (rasio laki-perempuan. Kehadiran distal ekstremitas iskemia (ditunjukkan dengan klaudikasio. otak. Pasien yang terlambat mencari bantuan medis dalam perjalanan penyakit mereka mungkin datang dengan infeksi kaki dan. Usia yang lebih muda dari 45 tahun. iliaka. Pemeriksaan fisik . insiden menjadi meningkat di kalangan wanita. nyeri saat istirahat. paru. Perkembangan penyakit dapat menyebabkan keterlibatan arteri yang lebih proksimal. usia Kebanyakan pasien dengan penyakit Buerger berusia sekitar 20-45 tahun. Meskipun penyakit Buerger mempengaruhi pembuluh dari ekstremitas. dan insiden ini meningkat diduga sebagai akibat meningkatnya prevalensi merokok di kalangan perempuan. Olin menegaskan bahwa kriteria berikut ini harus dipenuhi untuk mendukung diagnosis yaitu sebagai berikut. sejumlah kriteria diagnostik yang berbeda telah diusulkan.

diabetes. hiperlipidemia ≤30 tahun (+2). kecil kemungkinan penyakit Buerger Mungkin. tidak ada (-2) Brachial (-1) femoral (-2) Ditemukan setelah diagnosis 5. Baru-baru ini sebuah sistem point-scoring telah diusulkan oleh Papa untuk mendukung diagnosis TAO dengan menggunakan kriteria sebagai berikut. riwayat (+1) Sekarang (+2). kesemutan.2 Tabel kesimpulan sistem skoring penyakit Buerger Jumlah Skor 0-1 2-3 4-5 ≥6 Kemungkinan Diagnosis Bukan penyakit Buerger Suspek. 1 Tabel sistem skoring penyakit Buerger Positif poin Onset usia Foot intermitten claudication Ekstremitas atas Migrasi trombosis vena supervisial Raynaud Angiography.Pasien dengan penyakit Buerger berkembang menjadi ulserasi dan gangren. Tangan dan kaki pasien dengan penyakit Buerger biasanya dingin dan pembengkakan yang ringan. Parestesia (baal.1-5 tahun (-2) Tabel. Lebih dari 80% pasien datang dengan keterlibatan 3-4 ekstremitas. hipoestesia) dari kaki dan tangan dan pulsasi distal terganggu dengan adanya pulsasi proksimal yang normal biasanya ditemukan pada pasien dengan penyakit ini. riwayat (+1) Bergejala (+2).1-10 tahun (1). terbakar. 2. High probability Laboratorium finding . Tromboflebitis superfisial (sering bermigrasi) terjadi di hampir setengah dari pasien dengan penyakit Buerger. Tabel. 30-40 tahun (+1) sekarang (+2). nonsmoker (-2) Satu ekstremitas (-1). biopsi Negative poin Onset usia Sex. hipertensi. riwayat (+1) Keduanya (+2). asimtomatik (+1) Sekarang (+2). salah satu (+1) 40-50 tahun (-1) ≥50 tahun (-2) Perempuan (-1). merokok Lokasi Pulsasi tidak ada Arteriosclerosis.medium probability Penyakit Buerger.

Tidak ada tes laboratorium yang khusus untuk mengkonfirmasi atau menyingkirkan diagnosis penyakit Buerger. palmar. adalah negatif pada penyakit Buerger . Echocardiography Selalu melakukan echocardiography pada pasien yang diduga menderita penyakit Buerger untuk menyingkirkan kemungkinan proksimal emboli sebagai sumber penyebab penyumbatan pembuluh darah distal. seperti yang digambarkan pada gambar di bawah. plantar. dan bahkan diabetes melitus. Temuan tersebut menunjukkan arteriographic penyakit Buerger tetapi tidak patognomonik karena lesi serupa dapat diamati pada pasien dengan skleroderma. tibialis. Gambar. sindrom antifosfolipid antibodi. arteri radial. lesi oklusif segmental dari pembuluh darah kecil dan menengah (misalnya. vaskulitis arthritis. penyakit jaringan ikat campuran. sindrom CREST. lupus eritematosus sistemik. digital. Temuan Angiografi Kelainan Arteriografik dengan penyakit Buerger kadang-kadang terlihat di kaki yang belum terlibat secara klinis. . Tujuan utama dari hasil pemeriksaan laboratorium pada pasien yang dianggap memiliki penyakit ini untuk menyingkirkan proses penyakit lain dalam diagnosis diferensial. sehingga arteriografi dari semua 4 anggota gerak mungkin diperlukan. menunjukkan temuan klasik dari multipel oklusi dari pembuluh darah kecil dan sedang dengan formasi kompensasi pembentukan pembuluh darah kolateral. Tes yang sering digunakan sebagai penanda untuk diagnosis vaskulitis sistemik seperti reaktan fase akut. Sebuah profil lengkap serologi harus diperoleh. dan ulnar) dengan pembentukan pembuluh daah kolateral sekitar area oklusi. Temuan angiografik ciri pada pasien dengan penyakit Buerger adalah nonatherosclerotic. peroneal. 1 arteriogram arteri peroneal dan tibialis dari ekstremitas bawah pada pasien dengan penyakit Burger.

tidak ada bentuk terapi yang definitif. terapi mahal dan tidak tersedia di Amerika Serikat. Merokok sesedikit 1 atau 2 batang rokok setiap hari. melakukan segala upaya untuk meningkatkan aliran arteri distal pada pasien dengan penyakit Buerger. revaskularisasi bedah untuk penyakit Buerger biasanya tidak memberikan hasil yang baik dan sangat jarang dilakukan di Amerika Serikat. dan mempertimbangkan autologous vena bypass. Pengobatan dini dan menjauhkan dari cedera ekstremitas untuk melindungi terhadap infeksi serta menghindari lingkungan yang dingin c. telah terbukti agak efektif dalam mengurangi gejala. Pengobatan dengan iloprost intravena (analog prostaglandin). Perawatan bedah lain yang diusulkan untuk penyakit Buerger adalah Transfer omentum. Simpatektomi. Namun. atau bahkan menggunakan pengganti nikotin dapat menjaga penyakit ini tetap aktif. Kecuali untuk menghindari tembakau mutlak.Terapi Penghentian mutlak dari penggunaan tembakau adalah satu-satunya strategi yang terbukti dapat mencegah perkembangan penyakit Buerger. Penggunaan sepatu pelindung yang pas untuk mencegah trauma kaki dan cedera termal atau kimia b. mempercepat resolusi perubahan trofik ekstremitas distal. tetapi data untuk terapi ini tetap tidak meyakinkan dan pengobatan yang demikian dianggap masih eksperimental. Menghindari obat yang menyebabkan vasokonstriksi Mengingat sifat segmental difus tromboangiitis obliterans dan fakta bahwa penyakit ini terutama mempengaruhi arteri kecil dan menengah. Penggunaan terapi trombolitik dalam pengobatan penyakit Buerger telah diusulkan. Strategi berikut ini penting dalam pencegahan komplikasi dari penyakit Buerger: a. menggunakan tembakau dengan cara mengunyah tembakau. Implantasi stimulator saraf tulang belakang . dan mengurangi tingkat amputasi pada pasien dengan penyakit Buerger. Penggunaan iloprost intravena mungkin cara yang cukup ampuh dalam memperlambat kehilangan jaringan progresif dan mengurangi kebutuhan untuk amputasi pada pasien dengan iskemia tungkai kritis.

Menghindari amputasi jika memungkinkan. limpa. di antara pasien yang berhenti merokok sebelum gangren berkembang. gangren.Terapi bedah untuk penyakit Buerger Ultimate refraktori (pada pasien yang terus merokok) adalah distal amputasi tungkai untuk ulkus nonhealing. Hal ini kontras dengan pasien yang terus merokok. ginjal. komplikasi ulserasi ganggren infeksi Perlu untuk amputasi Oklusi koroner yang Langka. Berhenti merokok umumnya menghilangkan kebutuhan untuk amputasi tungkai. atau arteri mesenterika PROGNOSIS Pasien yang berhenti merokok. . tetapi jika perlu. tapi pasien dapat terus memiliki klaudikasio atau Fenomena Raynaud bahkan setelah penghentian lengkap penggunaan tembakau. 94% terhindar dari amputasi. melakukan operasi dengan cara melindungi sebanyak ekstremitas mungkin sebanyak. tingkat amputasi mendekati 0%. atau sakit berat. kemungkinan 43% bahwa amputasi akan diperlukan selama 7 – 8 tahun mendatang.