Ade Putra 0907136163

SEMINAR ARSITEKTUR

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pekanbaru sebagai ibukota Provinsi Riau dalam beberapa tahun ini mengalami pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat, begitu pula dengan tingkat perekonomian penduduknya, dalam beberapa tahun ini terjadi kenaikan pendapatan perkapita yang signifikan, sebagai acuan pada tahun 2011 saja tingkat pertumbuhan ekonomi kota Pekanbaru mencapai 9,3% sedangkan untuk pendapatan perkapita penduduk pada tahun 2009 adalah Rp 7.917.229,49 dan pada tahun 2011 menigkat menjasi Rp 15.030.223,44 dalam waktu hanya tiga tahun mengalami kenaikan hampir 2 kali lipat ( sumber : Pekanbaru Dalam Angka 2012, BPS). Dengan meningkatnya pendapatan perkapita penduduk tentu akan meningkatkan berbagai macam kebutuhan dasar dari masyarakat kota Pekanbaru, diantaranya adalah kebutuhan kebutuhan akan mobilitas, dan kebutuhan akan mobilitas ini dapat terpenuhi dengan memiliki kendaraan bermotor dan salah satunya adalah mobil . Di kota Pekanbaru sendiri terdapat berbagai macam merk mobil, salah satunya adalah merk mobil Toyota, yang merupakan market leader kendaran roda empat di Indonesia, dan merupakan penyumbang terbanyak kendaraan mobil di kota Pekanbaru, Toyota menyumbang hampir 25% dari total keseluruhan kendaraan mobil di Pekanbaru dilanjutkan dengan daihatsu dan mitshubisi masing-masing sebesar 18% dan 9% ( sumber : market Showroom Toyota Agung Automall Pekanbaru), namun demikian untuk merek mobil toyota misalnya hanya terdapat di satu buah showroom dan bengkel dimana showroom dan bengkel ini menampung seluruh kebutuhan pengguna mobil merk toyota, sehingga untuk saat ini showroom dan bengkel ini dirasa kurang memadai sedangkan grafik penjualan mobil merk toyota terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Karena itulah dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan mobilitas dan sarana pendukungnya dibutuhkanlah sebuah showroom dan bengkel yang tidak hanya sebagai showroom dan bengkel namun juga terdapat fasilitas-fasilitas yang lain, mulai dari penjualan dan
Auto Mobil Trade Center Pekanbru 1

Ade Putra 0907136163

SEMINAR ARSITEKTUR

penggantian suku cadang, perbaikan dan pengecatan, pengurusan asuransi, pengurusan kredit, dan didukung oleh fasilitas menunggu yang nyaman dan rekreatif seperti restaurant, café, pool and bilyard, sehingga showroom dan bengkel ini nantinya menjadi pusat pelayanan satu atap yang dapat memenuhi segala kebutuhan pengguna mobil. Berangkat dari pemikiran ini maka direncanakanlah Auto Mobil Trade Center.

1.2 Maksud dan Tujuan Maksud :
Maksud yang hendak dicapai yaitu terumus kannya pokok-pokok pikiran sebagai suatu landasan konseptual perencanaan dan perancangan Auto Mobil Trade Center di Pekanbaru menjadi suatu wadah yang representatif dan akomodatif dalam memenuhi kebutuhan konsumen terhadap produk dan jasa.

Tujuan :
Tersusunnya usulan langkah-langkah pokok (dasar) perencanaan dan perancangan Auto mobil trade center di Pekanbaru berdasarkan atas aspek-aspek panduan perancangan (design guide lines aspect) yang berguna sebagai acuan/pedoman dalam penyusunan Landasan Program Perencanaan dan Perancangan arsitektur. 1.3 Identifikasi Masalah Pada display area and receptionist yang ada pada showroom yang telah di survey kurang menarik jika hanya terdapat meja dengan perlengkapan kursi. tanpa mengeksplor pennainan cahaya dan warna corporate. Bahkan tingkat estetika pada lantai.dindiug dan ceiling untuk menjadikan konsumen sebagai raja (terhonnat) tidak menonjol. Tema yang diusung saat ini modern. dan sernua terlihat pada bentukan arsitektur. furniture serta fasilitas. Pembagian tempat resepsionisnya juga kurang mendapat perhatian konsumen karena letaknya yang terdapat di pinggir ruangan dan tidak terlihat sebagai point of view yang secara bahasa dan kesan adalah menyapa. memperhatikan serta mempersilahkan konsumen unrnk memilih ataupun hanya sekedar melihat mobil. Padahal. jika suasana yang ada saat ini tetap diterapkan. para konsumen pun kurang memaksimalkan fasilitas
Auto Mobil Trade Center Pekanbru 2

Ade Putra 0907136163

SEMINAR ARSITEKTUR

yang disediakan. Selain para pengunjung yang datang menyervis mobil, melihat mobil dan membeli mobil pada tema baru yang akan diterapkan. tetapi tetap saja

kebutuhan dan kepuasan mereka terjawab jika suasana. perletakan area dan fasilitas dikelola dengan baik. sehingga menjadi tingkat kepuasan tersendiri. Pada waiting area hanya menambahkan fasilitas dan memaksimalkan permainan cahaya yang ditujukan pada konsumen untuk tidak terlalu jenuh. Sedangkan pada area playground yang kurang mendapat perhatian. karena hanya terdapat alas dan mainan tanpa sekat yang memperjelaskan bahwa area tersebut tempat bermain anak. Selain itu pandangan yang kurang leluasa dan kurang nyaman terjadi di area tersebut yang berada di belakang jajaran display mobil. Ragamjenis mainan pun juga kurang menarik. karena hanya berupa toy bricks. Selain ini unnik penambahan kebutuhan pendulang. test drive yang berada diarea showroom bersifat kurang nyarnan. 1.4 Lingkup Batasan Pada showroom yang akan dirancang Lighting dan Color. Serta sedikit pengolahan tata ruang agar lebih terasa aman dan nyaman. Sehingga sebagai batasan masalah adalah sebagai berikut: 1. Kebutuhan ruang yang sebelumnya telah disediakan tidakdihilangkan. tetapi penambahan dengan detail menjadi prioritas utailla dalam sebuah desain. 2. Segmentasi konsumen berusia antar 15-55 tahun dan kalangan menegah keatas. 3. Dalam pengaplikasian konsep Pencahayaan “. diusahakan tidak banyak menggunakan energy listrik, hanya yang menggunak untuk yang dipamer saja. 4. Pemilihan sisteni lighting disesuaikan dengan kebutuhan ruang dan setiap aktifitas dengan terapan konsep futurist, 5. „Warna yang diberikan mewakili kemewahan dan elegan. 6. Tema “Pencahayaan. menyesuaikan dengan kebutuhan eksisting serta fungsi dan ruang yang ada dalam area tersebut. Terkecuali dengan penambahan ruang yang telah disebutkan.

Auto Mobil Trade Center Pekanbru

3

Adapun design requirement dan design determinant yang berkaitan dengan perencanaan dan perancangan Showroom dan bengkel mobil di Pekanbaru adalah pemilihan lokasi dan tapak serta program ruang. akan diperoleh data yang kemudian akan dikelompokkan kedalam 2 kategori yaitu : Auto Mobil Trade Center Pekanbru 4 . yaitu aspek kontekstual. batasan dan juga anggapan secara jelas mengenai perencanaan dan perancangan Showroom dan bengkel mobil di Pekanbaru. menguraikan dan menjelaskan mengenai design requirement (kebutuhan desain) dan design determinant (penentu desain) terhadap perencanaan dan perancangan Showroom dan bengkel mobil di Pekanbaru. Dan yang terkumpul kemudian akan dianalisa lebih mendalam dengan bahan. Metode ini memaparkan. Berdasarkan design requirement dan design determinant inilah nantinya akan ditelusuri data-data apa saja yang diperlukan dalam perencanaan dan perancangan Showroom dan bengkel mobil di Pekanbaru.6 Pendekatan Pendekatan yang digunakan dalam penyusunan Landasan Program Perencanaan dan Perancangan Arsitektur (LP3A) yang berkenaan dengan judul Showroom dan bengkel mobil di Pekanbaru ini adalah melalui metode deskriptif. perencanaan dan perancangan showroom dan bengkel mobil di Pekanbaru ini direncanakan berada pada kawasan kota Pekanbaru Provinsi Riau. alat dan cara penganalisaan sesuai dengan kriteria yang akan dibahas. 1. Dalam pengumpulan data. Dari hasil penganalisaan inilah nantinya akan didapat suatu kesimpulan. pembahasan materi berdasarkan pada aktifitas di bidang otomotif dan hal lain yang berhubungan dalam perencanaan dan perancangan kemudian dianalisa dengan menggunakan pendekatan aspek-aspek yang ada dalam arsitektur.5 Ruang Lingkup Secara substansial. Hasil kesimpulan keseluruhan nantinya merupakan konsep dasar yang digunakan dalam perencanaan dan perancangan Showroom dan bengkel mobil di Pekanbaru sebagai landasan dalam Desain Grafis Arsitektur. Secara spasial. mencakup perencanaan dan perancangan bangunan massa jamak pada bangunan showroom dan bengkel mobil di Pekanbaru. aspek fungsional. aspek arsitektural. aspek teknis dan aspek kinerja.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR 1.

6 Sistematika Pembahasan Secara garis besar. alat dan cara yang digunakan adalah sebagai berikut : a. pemenuhan standar perencanaan dan perancangan Showroom dan bengkel mobil yang dikeluarkan oleh Toyota ( Pedoman Standarisasi Outlet Toyota ). aspek kontekstual pada lokasi dan tapak terpilih dengan pertimbangan keberadaan bangunan sekitarnya. 1. standar perencanaan dan perancangan Showroom dan bengkel mobil. Data Sekunder. Data yang diperoleh kemudian akan dianalisa dengan menggunakan bahan. Dari hasil analisa terhadap aspek arsitektural akan diperoleh pendekatan arsitektural yang digunakan pada perencanaan dan perancangan Showroom dan bengkel mobil di Pekanbaru. alat dan cara yang nantinya akan diperoleh suatu kesimpulan berupa program ruang yang digunakan dalam perencanaan dan perancangan Showroom dan bengkel mobil di Pekanbaru. Data Primer. Bahan. Data yang diperoleh dilakukan dengan observasi lapangan melalui studi banding pada Showroom dan bengkel lain serta dengan standar/literatur mengenai perencanaan dan perancangan Showroom dan bengkel Mobil kaitannya dengan persyaratan Showroom dan bengkel mobil. b. Penekanan Desain Arsitektur Pembahasan mengeani penekanan desain arsitektur dilakukan dengan terlebih dahulu mengumpulkan data-data yang berkaitan dengan aspek arsitektural dalam perencanaan dan perancangan Showroom dan bengkel mobil di Pekanbaru. b. kondisi kontekstual lokasi dan tapak perencanaan dan perancangan Showroom dan bengkel mobil di Pekanbaru. Cara. Adapun data yang dimaksud adalah sebagi berikut : a. sistematika dalam penyusunan Landasan Program Perencanaan dan Perancangan Arsitektur Showroom dan bengkel di Pekanbaru ini adalah : BAB I PENDAHULUAN Auto Mobil Trade Center Pekanbru 5 . adapun bahan. studi banding pada Showroom dan bengkel lain. Alat. c.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR 1. literatur/standar perencanaan dan perancangan Showroom dan bengkel mobil.

dan kesimpulan analisis. utilitas. kebutuhan ruang. metode. potongan. tujuan dan sasaran. pada lampiran gambar ini berisi denah. manfaat. dan sistematika pembahasan. berisi analisis secara khusus antara lain: analisis secara fungsional. sistem struktur. berisi hasil desainl sesuai dengan kejaian teori dan juga analisa site. detail dll Auto Mobil Trade Center Pekanbru 6 . dan studi banding tema sejenis BAB IV ANALISIS Pada bab ini. BAB VI LAMPIRAN Pada bab ini. program ruang.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR Membahsa tentang latar belakang. BAB V KONSEP RANCANGAN Berisi penjelasan proses pembentukan ide. BAB II DESKRIPSI PERANCANGAN Berisi uraian mengenai keadaan lahan. tampak. dan studi banding Showroom Mobil BAB III TEMA Berisi uraian mengenai interpretasi tema. dan juga konsep rancangan sesuai dengan data terkait sesuai dengan hasil pendekatan analisa. ruang lingkup. kondisi lingkungan.

Disepanjang jalan Soekarno-Hatta terdapat pusat perbelanjaan.site di jalan Nangka/ Tuanku Tambusai (Site B) . dan jalan SM Amin (Site C) yang ditunjuk pada gambar dibawah ini adalah tiga alternatife lokasi perancangan Auto Mobil Trade Center. Gambar 2.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR BAB II Umum 2.google.com) Lokasi A Site A terletak di Jalan Soekarno Hatta yang merupakan daerah yang berpotensial untok bangunan komersil.1 Pemilihan Site Beberapa alternatif pemilihan lokasi perancangan yang berada di Jalan Soekarno Hatta (Site A).2Peta Lokasi Site di Jalan Soekarno Hatta Sumber (www. dan sekolah. hotel-hotel.com) Auto Mobil Trade Center Pekanbru 7 .1Peta Lokasi Site Sumber (www. Gambar 2. rumah sakit.google. Kondisi lahan pada lokasi B ini memiliki tanah datar.

google.3Foto Udara Site Usulan A Sumber (www.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR Gambar 2.google.com) Site B Site B terletak di jalan Nangka yang berpotensial untuk pengembangan bisnis Di sepanjang Jalan Nangka terdapat pertokoan sekolah dan pusat perbelanjaan. kondisi lahan site B datar. Gambar 2.com) Auto Mobil Trade Center Pekanbru 8 .4Peta Lokasi Site di Jalan Nangka Ujung Sumber (www.

Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR Gambar 2.com) Auto Mobil Trade Center Pekanbru 9 .google. Gambar 2.com) Lokasi C Lokasi B terletak di Jalan Mr.google. SM Amin daerah ini juga mempunyai potensial untuk peluang usaha karena jalan ini salah satu jalan lintas Sumatra kondisi lahan pada site B ini datar tetapi agak bergambut.6Peta Lokasi Site di Jalan Mr SM Amin Sumber (www.5Foto Udara Site Usulan B Sumber (www.

com) Kriteria Pencapaian seperti Site A Kendarraan umum Site B Kendaraan umum seperti Taksi = 1 Bus trans = 1 Motor = 1 Mobil = 1 Truck = 1 Ojek = 1 Pejalan kaki = 1 seperti Taksi = 1 Site Kendarraan umum Taksi = 1 Bus trans = 1 Motor = 1 Mobil = 1 Truck = 1 Ojek =1 Pejalan kaki = 1 Bus trans = 1 Motor = 1 Mobil = 1 Truck = 1 Ojek =1 Pejalan kaki = 1 Point = 7 Point = 7 Fasilitas air bersih baik (Point 2) Listrik baik (Point 2) Keamanan baik (Point 2) Point = 7 Fasilitas air bersih baik (Point 1) Listrik baik (Point 2) keamanan baik (Point 2) Fasilitas Bangunan Fasilitas air bersih kurang baik (Point 1) Listrik baik (Point 2) keamanan baik (Point 2) Point = 5 Pint = 6 Kawasan (point 2) Kawasan Pendidikan (point 2) Kawasan Umum (point 1) Kawasan perkantoran (point 1) perdagangan point = 5 Kawsan (point 1) Kawasan (point 1) Kawasan (poin 1) perkantoran pendidikan perdagangan Peruntukan lahan Kawasan umum (Point 2) Kawasan (point 2 ) Pendidikan Auto Mobil Trade Center Pekanbru 10 .Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR Gambar 2.7Foto Udara Site Usulan B Sumber (www.google.

Pameran Auto Mobil Trade Center Pekanbru 11 . Kondisi tanah dan lingkungan sangat mendukung 2.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR Point = 4 Point = 6 Point = 3 Tanah rawa (0) Dekat sungai (1) Jalan bergelombang (1) banyak Kondisi lahan anah keras (1) Jauh dari sungai (2) Jalan sedikit bergelombang (2) Tanah Subur (2) Jauh dari sungai (2) Jalan baik (3) Point 5 Point 7 Rendah (2) Point 3 Sedang (1) Kebisingan Sedang (1) Point =1 Point =2 Sedikit Kendaraan (3) Point =1 Padat Kendaraan (1) Sirkulasi Padat Kendaraan (1) Point =1 Point =3 Padat (1) Point = 2 Padat (1) Kepadatan Penduduk Sedang (2) Point 2 Point 1 25 32 Point 1 19 Skor Poin Tabel. Lokasi dapat dengan mudah dicapai dari pusat kota c. 2.1 Kriteria Pemilihan Lokasi (Sumber : Analisis) Berdasarkan penilaian potensi kawasan terhadap 3 alternatif site dengan berbagai pertimbangan atas dasar kriteria pemilihan siteperancangan maka siteA yang terletak di Jl. Lokasi berada dalam perencanaan kawasan komersil b. Kecamatan Tampan yang paling sesuai dijadikan sebagai Site PlanAuto Mobil Trade Centrbeberapa alasan : Kriteria pemilihan lokasi perancangan sebagai berikut : a. Soekarno-Hatta.2 Program Kegiatan Kegiatan yang ada pada showroom mobil bekas ini antara lain adalah : a.

dari produsen kepada konsumen sebagai sasarannya. baik itu berupa barang ataupun jasa. Di gantung atau di tempel ketika pada saat pameran di setiap stand ada beberapa orang sales yang menjaga stan tersebut. Pada showroom ini mobil – mobil yang akan di pamerkan menurut penyajian tata letak benda koleksi yaitu : a. Yang mempertemukan antara produsen dan pembeli namun pengertian pameran lebih jauh adalah suatu kegiatan promosi yang dilakukan oleh suatu produsen. Ditutup dalam lemari kaca c. kelompok. penjualan sendiri tidak akan dapat dilakukan tanpa adanya pelaku yang bekerja didalamnya seperti agen. Jika konsumen ingim membeli mobil yang diinginkan dia bias langsung menghubungi resepsionis ataupun sales. pedagang dan tenaga pemasaran. Pameran merupakan suatu bentuk dalam usaha jasa pertemuan. Jual Beli 1. Adapun macam pameran itu adalah : show. exhibition. perkumpulan tertentu dalam bentuk menampilkan display produk kepada calon relasi atau pembeli. fair. Diatas suatu perletakan (platform) d. bazaar. Tujuan utama penjualan yaitu mendatangkan keuntungan atau laba dari produk ataupun barang yang dihasilkan produsennya dengan pengelolaan yang baik. Diletakkan tampa penutup b. expo. Penjualan Secara umum definisi penjualan dapat diartikan sebagai sebuah usaha atau langkah konkrit yang dilakukan untuk memindahkan suatu produk. b. Dalam pelaksanaannya.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR Pengertian pameran adalah suatu kegiatan penyajian karya seni rupa untuk dikomunikasikan sehingga dapat diapresiasi oleh masyarakat luas. Auto Mobil Trade Center Pekanbru 12 . setelah itu dia langsung negosiasi. organisasi. pekan raya. jadi jika ada yang ingin membeli atau hanya sekedar bertanya ada yang menjelaskan kepada konsumen sehingga konsumen tidak susah untuk mencari informasi tentang mobil yang dipamerkan tersebut.

Bengkel : a. karena biasanya konsumen selau bosan menunggu lama – lama saat mobilnya dalam perbaikan atau sedang di servis. Hampir semua cafe menggunakan sistem Table Service. c. AC. Tempat memperbaiki mobil b. 2. dan Wi-Fi. Banyak cafe juga menawarkan suasana tempat duduk outdoor. Café Cafe dan coffee shop adalah restoran informal yang menyajikan hidangan hangat dan sandwich yang telah siap saji.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR Setelah selesai melakukan transaksi jual beli dan melakukan pembayaran konsumen akan melakukan serah terima dan balik nama. Tempat melakukan suatu kegiatan dengan arah dan tujuan yang pasti. Cafe juga terkadang menawarkan hidangan untuk sarapan. Auto Mobil Trade Center Pekanbru 13 . d. Untuk café yang ada di dalam ruangan atau (Indoor) fasilitasnya lebih dari pada fasilitas yang ada di luar ruangan (Outdor). kemudian pihak showroom akan memeriksa kondisi mobil apakah sudah lengkap aksesorisnya atau belum. Pabrik kecil tempat tukang – tukang bekerja c. Pada Showroom ini café diletakkan diantara Ruang Pamer dan bengkel. pada café yang di dalam ruangan disediakan sofa. Pembelian Pembelian ini adalah bagaimana cara konsumen untuk membeli mobil yang ada di showroom ini dimana jikan konsumen ingin membel mobil dia harus menyelesaikan syarat – syarat administraasinya terlebih dhulu. Café ini tidak hanya berada dalam ruangan (Indor) tetapi juga ada café yang berda di luar ruangan (Outdor) . dalam proses pengecekan kondisi mobil konsumen di minta untuk menunggu paling lama 1 (satu) jam kemudian konsemen bisa membawa langsung mobil yang sudah dibelinya atau bisa juga diantar oleh pihak showroom ke alamat pembeli.

Gambar. maka penentuan jenis fasilitas yang akan dibangun didasarkan atas kebutuhan dari seluruh pelaku dalam bangunan ini. Tata pameran menurut sistematika penyajian yaitu : a. c. Secara esetik. Seperti pada area museum mobil.10 Sistematika Penyajian Secara Kronologis ( Sumber : www. Kronologis berdasarkan urutan waktu contohnya: benda berurutan berdasarkan tahun pembuatan. Seluruh fasilitas yang dibangun hendaknya mampu untuk memberi kenyamanan bagi para pengunjung. Secara romantic dimana metode ini mengungkap atau mengungah suasana yang berhubungan dengan benda.3.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR Penentuan fasilitas pada bangunan bengkel mobil disesuaikan dengan tuntutan kebiasaan pengunjung.3.topspeed. Secara tematik (intelektual/konsektual) dimana metode ini memberikan imformasi tentang arti. fungsi dan ilmu pengetahuan tentang benda. dimana metode tersebut menampilkan dari segi keindahan benda b. 2. 2. 2. Tata pemeran menurut metode peragaan yaitu a.Pameran Dalam menata sebuah pameran mobil terdapat tiga macam bagian yaitu : 1. Pengelompokkan fasilitas pada bangunan tersebut didasarkan pada sifat dan karakteristik dari fasilitas tersebut.1. Kebutuhan Ruang 2.com ) Auto Mobil Trade Center Pekanbru 14 . Ditinjau dari pengguna fasilitas tersebut.

digantung atau ditempel Bila dilihat dari penjabaran di atas. Bahan (materi).topspeed. Gambar.com) 3 .3. Ruangan yang direncanakan 15 Auto Mobil Trade Center Pekanbru . berdasarkan jenis yang serupa. berdasarkan kegunaan yang serupa. Penentuan cahaya 3. contohnya: kumpulan benda terbuat dari perak.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR Fungsi. Penanaman atau labeling 5. batu dll. antara lain: 1. diatas suatu perletakan (platform) 4. contohnya: koleksi keramik. Jual . Jenis. yaitu: Tata letak benda koleksi: 1. contohnya: kumpulan peralatan perang dan kumpulan mobil balap. maka terdapat faktor-faktor teknis dalam penyajian yang harus diperhatikan.11 Display Mobil-Mobil VW Pada Automuseum (Sumber : www. 2. Penentuan ukuran panil 2.beli Pada tempat untuk transaksi jualbeli yang akan direncanakan diusahakan bisa membuat konsumen merasa aman. diletakkan tanpa penutup 2. Tata pameran museum menurut tata penyajiannya.2. Pemasaran media penunjang seperti foto 2. berdasarkan bahan yang sama. ditutup dalam lemari kaca 3. Penataan/pengaturan pengamanan 4.

ruang suku cadang ini juga memiliki stand untuk memamerkan suku cadangnya pada stan ini di beri pencahayaan dengan warna yang terang sehingga menarik klien atau owner untuk melihat serta membelinya. supaya ruangan ini tidak panas. Selainn ruang servis bengkel ini juga memiliki ruang suku cadang. Auto Mobil Trade Center Pekanbru 16 . diantaranya adalah ruang servis dimana ruang servis ini di desain dengan bangunan tampa plafond dan atapnya tinggi.3. yang tidak meresap air untuk mengatasi adanya insiden seperti minuman atau makan yang tumpah sehingga mudah untuk perawatannya. material lantai yang digunakan pada ruang servis ini tidak terlalu licin dan pencahayaan yang dipakai untuk ruangan servis ini juga berbeda dibandingkan dengan ruangan yang lainnya pada ruangan dibtuhkan cayaha yang sangat terang sesuai dengan kebutuhan masing pekerjaan.3. café yang di dalam ruangan disediakan sofa.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR menggunakan bahan material kaca dengan sistem one way. dan mengunakan permainan pada lightinyang berwarna kuning kemerahan sehingga ruangan ini miliki kesan hangat. Dan untuk tempat duduknya tidak menggunakan sofa melaikan menggunak kursi biasa posisi café yang ada di luar ruangan diletakkan diantara bengkel dan showroom. Kemudian untuk café yang ada di luar ruangan Cuma memgunakan tenda seperti tenda payung. Bengkel Untuk bengkel ini didesain berdasarkan atas kebutuhan yang diperlukan oleh bengkel itusendiri. café Pada area café yang direncanakan untuk café yang ada di dalam ruangan atau (Indoor) fasilitasnya lebih dari pada fasilitas yang ada di luar ruangan (Outdor). Kemudian pada ruangan ini juga disediakan Bank sehingga lebih memudahkan konsumen untuk melakukan transaksi.4. 2.3. 2. Sehingga memudahkan konsumen atau pelanggan showroom dan bengkel untuk pergi ke café tersebut. Dan material lantai yang digunakan juga tidak terlalu licin untuk mengatasi kecelakaan seperti terpeleset.

Ade Putra 0907136163

SEMINAR ARSITEKTUR

Ruang tunggu yang disediakan hendaknya bias membuat pengunjug atau orang yang memperbaiki mobil menjadi nyaman, karenaitu desain yang dibuat untuk ruang tunggu pada bengkel cat pada dindingnya dipilih warna yang biru supaya terasa kesannya ruangannya terang, dan untuk pencahayaanya menggunakan lampu downlight. Diarea ruang tunggu ini juga menyediakan spac untuk ruang bermain anak.

Auto Mobil Trade Center Pekanbru

17

Ade Putra 0907136163

SEMINAR ARSITEKTUR

BAB III TEMA
3.1 PENGERTIAN Pencahayaan merupakan salah satu faktor untuk mendapatkan keadaan lingkungan yang aman dan nyaman dan berkaitan erat dengan produktivitas manusia. Pencahayaan yang baik memungkinkan orang dapat melihat objek-objek yang dikerjakannya secara jelas dan cepat. Menurut sumbernya, pencahayaan dapat dibagi menjadi : 1. Pencahayaan alami Pencahayaan alami adalah sumber pencahayaan yang berasal dari sinar matahari. Sinar alami mempunyai banyak keuntungan, selain menghemat energi listrik juga dapat membunuh kuman. Untuk mendapatkan pencahayaan alami pada suatu ruang diperlukan jendela-jendela yang besar ataupun dinding kaca sekurang-kurangnya 1/6 daripada luas lantai. Sumber pencahayaan alami kadang dirasa kurang efektif dibanding dengan penggunaan pencahayaan buatan, selain karena intensitas cahaya yang tidak tetap, sumber alami menghasilkan panas terutama saat siang hari. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan agar penggunaan sinar alami mendapat keuntungan, yaitu: a. Variasi intensitas cahaya matahari b. Distribusi dari terangnya cahaya c. Efek dari lokasi, pemantulan cahaya, jarak antar bangunan d. Letak geografis dan kegunaan bangunan gedung

2. Pencahayaan buatan Pencahayaan buatan adalah pencahayaan yang dihasilkan oleh sumber cahaya selain cahaya alami. Pencahayaan buatan sangat diperlukan apabila posisi ruangan sulit dicapai oleh pencahayaan alami atau saat pencahayaan alami tidak mencukupi. Fungsi pokok pencahayaan buatan baik yang diterapkan secara tersendiri maupun yang dikombinasikan dengan pencahayaan alami adalah sebagai berikut: a. Menciptakan lingkungan yang memungkinkan penghuni melihat secara detail serta terlaksananya tugas serta kegiatan visual secara mudah dan tepat.
Auto Mobil Trade Center Pekanbru 18

Ade Putra 0907136163

SEMINAR ARSITEKTUR

b. Memungkinkan penghuni berjalan dan bergerak secara mudah dan aman. c. Tidak menimbukan pertambahan suhu udara yang berlebihan pada tempat kerja. d. Memberikan pencahayaan dengan intensitas yang tetap menyebar secara merata, tidak berkedip, tidak menyilaukan, dan tidak menimbulkan bayang-bayang.. e. Meningkatkan lingkungan visual yang nyaman dan meningkatkan prestasi.

Sistem pencahayaan buatan yang sering dipergunakan secara umum dapat dibedakan atas 3 macam yakni : 1. Sistem Pencahayaan Merata Pada sistem ini iluminasi cahaya tersebar secara merata di seluruh ruangan. Sistem pencahayaan ini cocok untuk ruangan yang tidak dipergunakan untuk melakukan tugas visual khusus. Pada sistem ini sejumlah armatur ditempatkan secara teratur di seluruh langilangit. 2. Sistem Pencahayaan Terarah Pada sistem ini seluruh ruangan memperoleh pencahayaan dari salah satu arah tertentu. Sistem ini cocok untuk pameran atau penonjolan suatu objek karena akan tampak lebih jelas. Lebih dari itu, pencahayaan terarah yang menyoroti satu objek tersebut berperan sebagai sumber cahaya sekunder untuk ruangan sekitar, yakni melalui mekanisme pemantulan cahaya. Sistem ini dapat juga digabungkan dengan sistem pencahayaan merata karena bermanfaat mengurangi efek menjemukan yang mungkin ditimbulkan oleh pencahayaan merata. 3. Sistem Pencahayaan Setempat Pada sistem ini cahaya dikonsentrasikan pada suatu objek tertentu misalnya tempat kerja yang memerlukan tugas visual. Untuk mendapatkan pencahayaan yang sesuai dalam suatu ruang, maka diperlukan sistem pencahayaan yang tepat sesuai dengan kebutuhannya. Sistem pencahayaan di ruangan, termasuk di tempat kerja dapat dibedakan menjadi 5 macam yaitu:

1. Sistem Pencahayaan Langsung (direct lighting) Pada sistem ini 90-100% cahaya diarahkan secara langsung ke benda yang perlu diterangi. Sistem ini dinilai paling efektif dalam mengatur pencahayaan, tetapi ada
Auto Mobil Trade Center Pekanbru 19

disarankan langi-langit. perlu diberikan perhatian dan pemeliharaan yang baik. Untuk efek yang optimal. Keuntungan sistem ini adalah tidak menimbulkan bayangan dan kesilauan Auto Mobil Trade Center Pekanbru 20 . Pada sistem ini masalah bayangan praktis tidak ada serta kesilauan dapat dikurangi. sedangka sisanya dipantulka ke langit-langit dan dindng. sedangkan sisanya dipantulkan ke langit-langit dan dinding. Sistem Pencahayaan Tidak Langsung (indirect lighting) Pada sistem ini 90-100% cahaya diarahkan ke langit-langit dan dinding bagian atas kemudian dipantulkan untuk menerangi seluruh ruangan. dinding serta benda yang ada didalam ruangan perlu diberi warna cerah agar tampak menyegarkan 2. Dengan sistem ini kelemahan sistem pencahayaan langsung dapat dikurangi. sedangkan apabila dicat putih efisien pemantulan antara 5-90%. Pencahayaan Semi Langsung (semi direct lighting) Pada sistem ini 60-90% cahaya diarahkan langsung pada benda yang perlu diterangi. 3. 4. baik karena penyinaran langsung maupun karena pantulan cahaya. Dalam pencahayaan sistem ini termasuk sistem direct-indirect yakni memancarkan setengah cahaya ke bawah dan sisanya keatas. Sistem Pencahayaan Difus (general diffus lighting) Pada sistem ini setengah cahaya 40-60% diarahkan pada benda yang perlu disinari. Untuk hasil yang optimal disarankan langitlangit perlu diberikan perhatian serta dirawat dengan baik. Sistem Pencahayaan Semi Tidak Langsung (semi indirect lighting) Pada sistem ini 60-90% cahaya diarahkan ke langit-langit dan dinding bagian atas. 5.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR kelemahannya karena dapat menimbulkan bahaya serta kesilauan yang mengganggu. Agar seluruh langitlangit dapat menjadi sumber cahaya. Diketahui bahwa langitlangit dan dinding yang diplester putih memiliki effiesiean pemantulan 90%. Pada sistem ini masalah bayangan dan kesilauan masih ditemui. sedangkan sisanya diarahkan ke bagian bawah.

Meski demikian peletakannya tidak harus persis tepat pada sumber pencahayaan yang kita inginkan. Pada presentasi arsitektural penggunaannya akan sedikit berbeda. Meskipun demikian rasio pencahayaan tersebut bisa disesuaikan dengan tema ilustrasi. Softimage. Fill Light juga berfungsi menciptakan kesan tiga dimensi. Biasanya Key Light diletakkan pada sudut 450 dari arah kamera karena akan menciptakan efek gelap. dan merepresentasikan bagian paling terang sekaligus mendefiniskan bayangan pada gambar. seperti yang biasa kita lihat pada film X-Files dan film-film horor (disebut sebagai efek film-noir). Cahaya Utama (Key Light) Key Light merupakan pencahayaan utama dari gambar kita. Rasio pencahayaan pada fill light adalah setengah dari key light. Key Light juga merepresentasikan pencahayaan paling dominan seperti matahari dan lampu interior. Tingkat terang Fill light tidak boleh menyamai Key Light karena akan Auto Mobil Trade Center Pekanbru 21 . Harap diingat bahwa topik ini tidak terkait dengan penggunaan software apapun. baik 3D Studio MAX. Penggunaan tiga cahaya utama adalah hal umum yang berlaku di dunia film dan photography. Key light juga merupakan cahaya yang paling terang dan menimbulkan bayangan yang paling gelap. saya menyertakan ilustrasi-ilustrasi gambar di bawah ini. walaupun masih dalam kerangka pemikiran yang sama. ataupun software lainnya. terang serta menimbulkan bayangan. Maya. Agar pembaca lebih mudah memahami topik ini. seraya memberi image tiga dimensi pada gambar.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR sedangkan kerugiannya mengurangi effisien cahaya total yang jatuh pada permukaan kerja. Cahaya pengisi (Fill light) Fungsi fill light adalah melembutkan sekaligus mengisi bagian gelap yang diciptakan oleh key light. Teknik pecahayaan dibagi menjadi 3 bagian yaitu : 1. Tanpa fill light ilustrasi kita akan berkesan muram dan misterius. Keberadaan fill light menghilangkan kesan seram tersebut. Salah satu cara mudah untuk melakukan pencahayaan adalah dengan membuat warna seragam pada seluruh material pada 3D scenes. Lightwave. Dengan demikian penciptaan bayangan (cast shadows) pada fill light pada dasarnya tidak diperlukan. 2.

Pada ilustrasi di atas back light digunakan sebagai pengganti cahaya matahari untuk menciptakan "garis pemisah" pada bagian ranjang yang menjadi fokus utama dari desain. Misalnya cahaya matahari masuk melalui jendela dan menimbulkan "pendar" pada bagian tembok dan jendela. 3. Cahaya Pantul (Bounce light) Setiap benda yang terkena cahaya pasti akan memantulkan kembali sebagian cahayanya. Pada dasarnya fill light diletakkan pada arah yang berlawanan dengan key light. Cahaya Latar (Back Light) Back Light berfungsi untuk menciptakan pemisahan antara objek utama dengan objek pendukung. selain tiga pencahayaan utama terdapat dua pencahayaan lain yang mendukung sebuah karya menjadi terlihat nyata yang disebut cahaya tambahan. Selain itu back light juga menyebabkan timbulnya bayangan sehingga bagian cast-shadow pada program 3D sebaiknya diaktifkan. Semakin tingga kadar reflektifitas suatu benda. Warna pendaran cahaya tersebut juga harus disesuaikan dengan warna material yang memantulkan cahaya. Karena cahaya matahari pada sore hari menjelang matahari terbenam bernuansa jingga. seperti Auto Mobil Trade Center Pekanbru 22 .Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR membuat ilustrasi kita berkesan datar. Dengan diletakkan pada bagian belakang benda back light menciptakan "garis pemisah" antara objek utama dengan latar belakang pendukungnya. Cahaya tambahan terdapat 2 macam yaitu : 1. Intensitas cahaya aksentuasi tidak boleh melebihi key light karena akan menciptakan "overexposure" sehingga hasil karya jadi terlihat seperti photo yang kelebihan cahaya. Pada gambar di bawah key light diletakkan pada bagian kiri kamera dan fill light pada bagian kanan. Fill light sebaiknya diletakkan lebih rendah dari key light. karena memang berfungsi mengisi bagian gelap dari key light. Lampu spot adalah yang terbaik digunakan karena mempunyai kemiripan dengan sifat lampu spot halogen yang biasa dipergunakan sebagai elemen interior. Cahaya Aksentuasi (Kickers light) Kickers berfungsi untuk memberikan penekanan (aksentuasi) pada objekobjek tertentu. 2. Pada dasar-dasar pencahayaan. maka diberikan warna jingga pada back light tersebut.

Peran pencahayaan pada ruang antara lain fungsi secara fingsional dan estetika. Pleasantness ( rasa senang ) Pencahayaan pada ruang selain berfungsi menunjang kegiatan juga memounyai efek psikologis kepada pengguna ruang 4. Teknik pencahayaan dan arah cahaya yang benar akan memberikan kenyamanan visual bagi pengguna ruang. 2. Performa visual Bagaimana pencahayaan dapat menunjang kegiatan manusia pada interior. Hal yang perlu diperhatikan ialah : 1.1 Pencahayaan pada exhibition Tingkat Pencahayaan Lingkungan Kerja JENIS KEGIATAN Pekerjaan kasar dan tidak terus – TINGKAT PENCAHAYAAN MINIMAL (LUX) 100 Ruang penyimpanan ruang & KETERANGAN Auto Mobil Trade Center Pekanbru 23 . semakin besarlah "pendar" cahaya yang ditimbulkannya. Kenyamanan Visual Bagaimana cahaya dapat menunjang kegiatan manusia dengan memberikan kenyamanan tanpa silau. 3.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR kaca misalnya. Gambar 3. Energi dan biaya yang efektif Penghematan konsumsi energy yang juga penghematan biaya pada pencahayaan dapat dilakukan tanpa mengurangi standart kualitas yang diinginkan dengan desain penvahayaan yang efektif.

pekerjaan pemeriksaan atau pekerjaan dengan mesin Pemilihan warna. ruang kontrol. pekerjaan mesin & perakitan/penyusun Pembuatan gambar atau bekerja dengan mesin kantor. pemeriksaan pekerjaan mesin dan perakitan yang 24 Pekerjaan agak halus 500 Pekerjaan halus 1000 Pekerjaan amat halus 1500 Tidak menimbulkan bayangan Auto Mobil Trade Center Pekanbru . pekerjaan mesin halus & perakitan halus Mengukir dengan tangan. pemrosesan teksti.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR JENIS KEGIATAN menerus TINGKAT PENCAHAYAAN MINIMAL (LUX) peralatan/instalasi yang memerlukan pekerjaan yang kontinyu 200 Pekerjaan dengan mesin dan perakitan kasar KETERANGAN Pekerjaan kasar dan terus – menerus Pekerjaan rutin 300 Ruang administrasi.

Rekomendasi Tingkat Pencahayaan Pada Tempat Kerja Dengan Komputer Tingkat Keadaan Pekerja Pencahayaan (lux) Kegiatan Komputer dengan sumber dokumen yang terbaca jelas Kegiatan Komputer dengan sumber dokumen yang tidak terbaca jelas Tugas memasukan data Sumber: Grandjean 300 400-500 500-700 3. No. karena tingkat penerangan yang dianjurkan untuk pekerja dengan komputer tidak dapat berdasarkan satu nilai dan sampai saat ini masih kontroversial. Kenyamanan visual dalam sebuah bangunan dipengaruhi Auto Mobil Trade Center Pekanbru 25 .Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR JENIS KEGIATAN TINGKAT PENCAHAYAAN MINIMAL (LUX) 3000 Tidak menimbulkan bayangan sangat halus Pemeriksaan pekerjaan. 1405/MENKES/SK/XI/02 United Nations Environment Programme (UNEP) dalam Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia mengklasifikasikan kebutuhan tingkat pencahayaan ruang tergantung area kegiatannya. Penerangan untuk membaca dokumen lebih tinggi dari pada penerangan untuk melihat komputer. perakitan sangat halus KETERANGAN Pekerjaan terinci Sumber: KEPMENKES RI.2 INTERPRETASI TEMA Kenyamanan visual memiliki hubungan yang sangat kuat denganpencahayaan. Grandjean menyusun rekomendasi tingkat penerangan pada tempat-tempat kerja dengan komputer berkisar antara 300-700 lux seperti berikut.

Menarik perhatian. menimbulkan aksentuasi. Perhatian. 3. memandu / menuntun arah. Mengekspresikan karakter. Memberikan sebuah ciri / efek-efek tertentu padasebuah benda / bangunan / tempat dan membangun eksistensi 2. Pada umumnya. mengantisipasi timbulnyakecelakaan / tindakan kriminal. dan memberikan kenyamanan visual bagi . diperlukan penggunaan pencahayaan buatan untukmendukung aktivitas manusia. Kesatuan. Manusia Auto Mobil Trade Center Pekanbru 26 sekitarnya. pencahayaan dibagi menjadi 2 jenis yaitupencahayaan alami dan pencahayaan buatan. dan merupakan energi yang tak terbatas dan tidak dapat habis. pencahayaan buatan digunakan untuk menggantikan /penunjang pencahayaan alami (baik sunlighting atau skylighting ). Membangun suasana. terutama pada saat pencahayaan alami dirasasudah tidak cukup untuk membantu menerangi aktivitas manusia. Membangun unity / harmoni dari berbagai obyek visual dengan obyek yang lain atau lingkungan sekitarnya. Namun pencahayaan yangberlebihan akan menimbulkan glare atau silau yang dapat mengganggu aktivitasmanusia. Pencahayaan buatan sudah ditemukan sejak zaman purba.Namun karena bumi berotasi terhadap matahari. Keamanan & keselamatan. Cahaya merupakan jembatanpenghubung antara manusia dengan objek di sekitarnya. Membangun image / pengalaman estetis dari suatu hasil karya Arsitektur /lingkungan pengamatnya. pencahayaan buatan digunakan untuk menciptakan faktor-faktor: 1. Tanpa cahaya manusiatidak dapat melihat objek-objek di sekitarnya. Pencahayaan alami berasal darisinar matahari. suatu daerah di muka bumihanya dapat menikmati cahaya matahari kurang lebih selama dua belas jamsehari.Secara prinsipnya. 4. Karena itu. Dalam bidang arsitektur.Mendefinisikan bentuk. Pencahayaan merupakan salah satupertimbangan arsitek terhadap sebuah desain. Keindahan.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR olehpencahayaan dalam bangunan tersebut.

Seiring dengan perkembanganzaman dan teknologi.wordpress. Auto Mobil Trade Center Pekanbru 27 .kualitas dan unsur estetika lainnya. warna. Teknologi bangunan dapatmembantu desainer untuk merancang tata cahaya yang sesuai dan juga efisien. Salah satu bangunan yang membutuhkan kenyamanan visual yang baikadalah bangunan showroom material bangunan. Namum seiring dengan berjalannya zaman.3. Hal ini tergantung pada kegiatanyang dilakukan dalam bangunan tersebut. teknologi bangunanseperti peralatan elektrik memiliki peranan penting. Pencahayaan Buatan Zaman Purba Sumber: http://wotaindo.com Semuamua bangunan membutuhkan pencahayaan baik pencahayaan alamimaupun buatan. material bangunan terus berkembang dari segi jenis.2. dengan berbagai teknik yangberagam untuk memberikan efek visualisasi yang berbeda.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR purbamenggunakan api sebagai pencahayaan buatan untuk membantu aktivitas merekadi malam hari. Pencahayaan Zaman Sekarang Sumber: http://wotaindo. Dalam memamerkan material-materialbangunan tersebut di dalam sebuah showroom membutuhkan pencahayaan yangmemenuhi standart kualitas dan kuantitas pencahayaan untuk tercapainyakenyamanan visual bagi para pengunjungnya.com Gambar 3. pencahayaan alamidan buatan bukan hanya menjadi sumber cahaya untuk visual saja. namun jugauntuk memperindah suatu objek dan ruangan.wordpress. Dalam mencapai kenyamanan visual dalam bangunan. namun setiap jenis bangunan membutuhkan pencahayaandengan kualitas dan intensitas yang berbeda. S e Gambar 3.

tenang.nyaman. House of Roman Semarang merupakan salah satu showroom materialkeramik yang cukup ternama di kota Semarang. Setiap warna memiliki karakterisitik psiko visualyang berbeda beda. Kontras dengan kekuatan terang tertentu dapat membantu untukmenonjolkan bentuk dan tekstur suatu objek yang dilihat. Perpaduan penggunaan cahaya alami dan buatandalam ruang pamer menciptakan harmonisasi ruang dengan objek pamer. akan tetapi penyebab penyebabkesialuan dapat ditanggulangi dengan berbagai cara. Auto Mobil Trade Center Pekanbru 28 . Visualisasi yang baik dan indah akanmenarik perhatian pengunjung.Efek yang dihasilkan yaitu mempengaruhi emosi manusia seperti senang. Cahaya dan warna merupakan unsur penting dalam penciptaan efek psikovisual.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR Faktor lainnya yang dapat mempengaruhi kenyamanan visual yaitu kontrasdan silau. House of Roman berusahamemberikan kenyamanan visual bagi pengunjungnya dengan penataan displaymaterial dan sistem pencahayaan yang baik. betah dan bersemangat. Ada beberapapenyebab yang dapat menimbulkan kesilauan. Kenyamanan psiko-visual tidak dapat diukur dan diamati dengan pasti. Sedangkan silau dapatmengganggu penglihatan sesorang dalam melihat suatu objek.

baik dari sales maupun sumber-sumber lainnya. kegiatan perbaikan. pameran. Bantuan untuk menentukan kebutuhan dapat menjadi suatu layanan yang berharga bagi pelanggan. Pelanggan mungkin tidak memiliki pemahaman jelas mengenai kebutuhannya. Pada proses ini. Konsumen Konsumen merupakan pengguna utama dari showroom yang harus diperhatikan kebutuhannya. Konsumen yang diwadahi di Showroom ini yaitu berumur 20 tahun hingga 50 tahun. pengharapan dapat diatur atau disesuaikan dengan kemampuan produk atau jasa tertentu.metode pengumpulan informasi lainnya. penggalian data. dan metode . perbincangan. Berdasarkan hasil survey dan wawancara pada showroom agung automal Pekanbaru .dan beberapa showroom mobil bekas yang ada di pekanbaru bahwa Auto Mobil Trade Center Pekanbru 29 .1 Analisis Fungsional 4. Pelanggan memiliki kebutuhan yang berbeda tingkatannya dan pengharapan pelanggan biasanya dipengaruhi oleh nilai-nilai budaya.menjual mobil atau tujuan tertentu. Pada umum nya yang datang ke showroom ini adalah orang – orang yang memiliki ekonomi menengah keatas. Kebutuhan maupun pengharapan pelanggan / konsumen ditentukan melalui wawancara. Berdasarkan kegiatan pada showroom ini maka pengguna bangunan showroom ini meliputi : A. serta bentuk komunikasi lain.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR BAB IV ANALISIS PERANCANGAN 4. iklan. survey. pemasaran.1 Analisis Pengguna Perancangan Automobil Trade Center bertujuan untuk mewadahi seluruh kegiatan pengguna Showroom yaitu kegiatan jual – beli . kegiatan seminar.1. Kebutuhan pelanggan/konsumen dapat didefinisikan sebagai barang atau jasa yang dibutuhkannya untuk mencari mobil.

Yang memahami bidang yang berhubungan dengan admistrasi. pengunjung beda dengan konsumen. Kepala bagian 3 orang. bagian keuangan atau administrasi 3 orang. kalo konsumen datang dengan tujuan untuk membeli mobil ataupun untuk mebeli sparepart. Ruangan untuk showroom 15 x 3 meter.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR untuk ruang showroom terdiri dari 15 – 20 orang pengunjung. dengan bagian keuangan dan administrasi berada pada ruang terpisah. sedangkan pengunjung hanya datang untuk melihat – lihat dan kadang pengunjung Cuma datang satu kali saja. alat atau benda yang seperti mesin.mekanika merupakan bagian yang sangat penting dalam perbaikan kegiatannya meliputi sekitaran zona bengkel. B. bagian arsip 2 orang. Dalam hal ini meliputi pekerja sesuai dengan bidangnya yang bekerja di ruang administrasi. Mekanik Mekanik adalah jenis ilmu khusus yang mempelajari fungsi dan pelaksanaan mesin. sebagian di parkiran. Agar pelaksanaan kegiatan pada showroom berjalan lancar dan baik. Pengunjung Pengunjung adalah orang yang dating dengan tujuan hanya untu melihat – lihat mobil yang dipamerkan. Sehingga di asumsikan yang menunggu diruanng tunggu yaitu 25 orang. sehingga diasumsikan membutuhkan 4 ruang dalam 1 zona. C. Pengunjung diasumsikan menunggu seperempat menunggu dalam ruangan tunggu. dan 3 orang staf pembantu. Pengelola Pengelola meliputi kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan penjualan dan kegiatan administrasi showroom dan juga masalah keuangan showroom. bagian imformasi 3 orang. pengunjug yang dating ke showroom diperkirakan berusia muai dari 20 hingga 5 tahun. Kegiatan dalam bengkel meliputi kegiatan perbaikan mesin mobil ataupun pengganttian Auto Mobil Trade Center Pekanbru 30 . D. Adapun pengelola ini mulai dari tamatan terakhir SMA hingga S1. sebaiknya pengelola berada dalam 1 kawasan berbeda dengan ruang berbeda sesuai dengan bidangnya. Sehingga diasumsikan 8 orang untuk bagian pengelola. sebagian diruang pameran.

E.D3. Sehingga di asumsikan memiliki 1 café yang besar. dengan penjaga masing-masing 5 – 10 orang. Auto Mobil Trade Center Pekanbru 31 . satpam. Pada showroom ini diperlukan sales untuk melayani pelanggan dan pengunjung dengan masing masing tugas yang berbeda berjumlah 30 orang. Karena karyawan bekerja dari pagi sampai sore maka café ini menyediakan makanan berat dan juga cemilan. Sales Sebagai tenaga sales product. Dan untuk cafe ini juga melayani pengunjung karyawan ataupun konsumen yang menperbaiki mobilny di sini . Penjaga showroom ini meliputi Tukang kebun. sehingga total karyawan dan mekanik yang ada pada bengkel adalah berjumlah 17 orang. Adapun tenaga mekanik ini mulai dari SMK.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR sukucadang. F. Untuk melayani keluhan pelanggan dibutuhkan 3 orang ruang kabag bengkel 2 orang kepala mekanik 2 orang untuk ruang istirahat mekanik 10 orang. S1. tugas Sales adalah untuk memasarkan suatu produk aktivitas yang melibatkan berbagai sumber daya. dan karena adanya karakter gender maka terdapat sales promotion girls dan sales promotion boys. Bagian ini biasanya dikenal sebagai sales promotion. dengan keterampilan yang berbeda – beda. Penjaga howroom Penjaga shoeroom merupakan pekerja yang mengontrol. menjaga dan memeriksa kegiatan showroom berlangsung aman dan lancar. saat ini terdapat bagian pemasaran langsung yang menawarkan produk maupun sample product. dan bagian kebersihan Showroom. yang mana batas pensiun tidak di tentukan. Tenaga mekanik ini diharuskan memiliki keterampilan dalam memperbaiki mnyervis dan mengganti suku cadang. Penjaga cafe Penjaga cafe meliputi pedagang yang berjualan di sekitar area cafe showroom yang melayani seluruh karyawan showroom ataupun pengunjung yang dating ke showroom tersebut. G.

Kabag Pemasaran Loding Dock WC Luas Sirkulasi 30 % Total R. Display Mobil R.type Mobil Tempat Penjualan Sauvenir mobil Tempat Menyimpan stoek mobil Mengatur Pembayaran Menyimpan Berkas Memfotocopy Keperluan 5 Mobil 1 Unit 20 Mobil 3 Orang 2 Orang 1 Unit SR Asumsi SR NAD NAD SR No 1 2 3 4 Ruang R. dan 5 orang petugas kebersihan.21 m2 150. 3 orang tukang kebun.Counter Sales -Imformation Melayani Pengunjung Memberi Imformasi 4 Orang 3 Orang NAD NAD 18 m2 16 m2 6 7 8 R.1 Kebutuhan Ruang Showroom Fungsi Kapasitas Sumber Memamerkan type . Dan 2 offic boy. Kerja Kabag Tempat Bongkar Muat Tempat Buang Air besar atau kecil 3 Orang 2 Truck 2 Unit NAD TSSP NAD 16 m2 3.2 Program Ruang Program ruang pada perancangan Showroom di Pekanbaru yaitu sebagai berikut : Tabel 2.973 m2 = 715 m2 Tabel 4. Penjualan Mercendise R.763 m2 714. Fotocopy Standar 5 x 3 = 15 m2 5 x 5 = 25 m2 5 x 3 = 15 m2 6 m2 / Orang 6 m2 / Orang 6 m2 / Orang 6 m2 / Orang 6 m2 / Orang 6m2 / Orang Luas 75 m2 25 m2 300 m2 18 m2 12 m2 6 m2 5 Front Desk .6 x 10.dan 2 orang berkeliling.305 m2 564.6 m2 37. Stoek Mobil R.Counter casir R. dengan 2 orang menjaga pada bagian depan 2 orang menjaga bagian dalam showroom agar tetap aman.1.9 x 1.61 m2 1.45 = 2. 4.5 = 75. dibutuhkan 5 orang satpam. Administrasi .Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR Diasumsikan untuk menjaga keamanan dan kenyaman showroom.1. Kebutuhan Ruang showroom (Sumber : Analisis 2013) Auto Mobil Trade Center Pekanbru 32 .8 m2 0. Arsip R.

kamar mandi Bengkel .83 m² 18. Kerja Kabag R.024 m² 2.45 = 1.45 = 1.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR No Ruang 1 Faundeck .9 x 1.305 m2 600.61 m² Auto Mobil Trade Center Pekanbru 33 . Kabag Bengkel dan modifikasi R.R.9 x 1. Ganti Kostum Kamar Mandi Mekanik Tempat Mengecek Keluhan Dari Costemer Tempat Memperbaiki dan merawat Mobil Tempat Melakukan Modifikasi Tempat Cuci Mobil Setelah Diperbaiki Tempat Mobil setelah diperbaiki 2 Orang NAD Standar 6 m2 /Orang Luas 18 m2 6 m2 / Orang 12 m2 3 4 5 R. Ganti + Loker . Spesial tools 9 WC Luas Sirkulasi 30 % Tempat Menyimpan Alat – Alat Perbaiki mobil Tempat Menyimpan Alat – alat Khusus untuk memperbaiki Mobil Tempat Buang Air besar atau kecil 1 Unit Asumsi 12 m2 1 Unit Asumsi 12 m2 2 Unit NAD 0.305 m2 5 x 3 = 15 m2 60 m2 20 m2 5.2 Kebutuhan Ruang Bengkel Fungsi Kapasitas Sumber Melayani 3 orang NAD . Kerja Kepala Mekanik Istirahat Mekanik R. Kepala Mekanik R.keluhan konsumen -Memberikan imformasi kepada pengunjung R.Counter Penerima 2 Imformation Tabel 2. General Tols 8 R.Area Perbaikan dan Perawatan -Area Modifikasi -Area Cuci Mobil -Area Mobil Baik 6 Mobil 5 Mobil 8 Mobil SR SR SR 5 x3 = 15 m2 5 x 3 = 15 m2 3 x 4 = 12 m2 3 x 4 = 12 m2 5 x 3 = 15 m2 90 m2 75 m2 120 m2 7 R. Istirahat .Area Pengecekan 2 Orang 2 Orang NAD NAD 6 m2 / Orang 6 m2 / Orang 12 m2 12 m2 10 Orang 5 Unit 4 Unit NAD NAD NAD 6 m2 / Orang 6 m2 / Orang 0. Mekanik .R.22 m2 6 4 Mobil SR 60 m2 10 Mobil SR 5 x 3 = 15 m2 150 m2 .

305 m² 50 m² 50 m² 7 Loding Dock 2 Truck TSSP 75.Sperpart . Pemjualan Perlengkapan Mobil .61 m² 2.Gudang stok Memamerkan Perlengkapan Mobil Tempat Penyimpanan stok penjualan 1 Unit 1 Unit Asumsi Asumsi 5 x 10 = 50 m² 5 x 10 = 50 m² 50 m² 50 m² 6 Gudang Stok . Area Display . Kebutuhan Ruang showroom (Sumber : Analisis 2013) Tabel 2.3 Fasilitas Penjualan Suku Cadang Fungsi Kapasitas Sumber Melayani keluhan 3 Orang NAD Coustemer Melayani Keluhan 2 Orang NAD Costemer No 1 Ruang Front desck Counter Penerimaan Imformasi Imformation R.Ade Putra 0907136163 Total SEMINAR ARSITEKTUR 618.45 = 1.Counter Kasir .61 m² 8 Wc 2 Unit NAD Auto Mobil Trade Center Pekanbru 34 .5 = 37.2.854 m² =619.9 x 1.acsecoris Standar 6 Orang / m² 6 Orang / m² Luas 18 m² 12 m² 2 Melayani Pembayaran Menyimpan Arsip R. Arsip R. Kerja Kabag 3 Orang 2 Orang 2 Orang NAD NAD NAD 6 Orang / m² 6 Orang / m² 6 Orang / m² 18 m² 12 m² 32 m² 3 4 Memamerkan Spare Part Memamerkan acsecoris 1 Unit 1 Unit Asumsi Asumsi 4 x 4 = 16 m² 4 x 4 = 16 m² 16 m² 16 m² 5 R.Area Display .Spare Part . Kabag spare part & acsecorice R.6 x 10.8 m² 0.000 m² Tabel 4.R.Accecoris Tepat menyimpan sparpart Tempat Menyimpan accesoris Area bongkar muat spare part dan accecoris Tempat buang air besar dan air kecil 1 Unit 1 Unit Asumsi Asumsi 5 x 10 = 50 m² 5 x 10 = 10 m² 3. Administrasi .

4. Administrasi .22 m² 198.75 m² Tabel 4.Caunter Casir . 23 m² 505. Tunggu Tempat untuk menunggu dan santai Tempat Khusus minum Tempat pertunjukan hiburan Mempersiapkan Makanan & masak Fasilitas internet gratis Area makan 3 Mini bar 10 Orang Asumsi 2 m² / Orang 20 m² 4 Area Prtunjukan 15 Orang Asumsi 2 m² / Orang 30 m² 5 Dapur 1 Unit Asumsi 5 x 5 = 25 m² 25 m² 6 Internet 5 Unit Asumsi 1.305 3 x 4 m² = 12 m² 5.45 m² = 1. Arsip Fungsi Kapasitas Sumber Standar Luas Melayani Pembayaran Tempat Menyimpan Arsip sparpart 2 Oran NAD NAD 6 m² / Orang 6 m² / Orang 18 m² 2 Orang 12 m² 15 Orang Asumsi 2 m² / Orang 30 m² 2 R.703 m² = 865.4 Cafe dan Ruang Tunggu No 1 Ruang R.483 m² 865.22 m² 9 Gudang Stok Bahan 1 Unit Asumsi 12 m² Luas Sirkulasi 30 % Total 667.9 x 1.22 m² 103.45 m² = 555.3.00 m² Tabel 4.Ade Putra 0907136163 Luas Sirkulasi 30 % Total SEMINAR ARSITEKTUR 402.R. Kebutuhan Ruang Suku Cadang (Sumber : Analisis 2013) Tabel 2. Kebutuhan Ruang Café dan Ruang Tunggu (Sumber : Analisis 2013) Auto Mobil Trade Center Pekanbru 35 .5 x 2 = 3 m² 2 m² / Orang 15 m² 7 Area Makan Restaurant Wc 250 Orang CCEF 500 m² 8 Tempat buag air kecil air besar Tempat menyimpan bahan makanan untuk restaurant 4 Unit NAD 0.

000 m² 555.973 m2 619. Total Jumlah Ruang (Sumber : Analisis 2013) Keterangan: NAD : Neufrat Architect Data TSS NM : Time Saver Standard : New Matrik Handbook MUNP: Museum Negri Propinsi TSS HD : Time Saver Standar : Human Dimension BP & DS : Building Planing and Data Standar SR : Studi Ruang Asumsi : Jumlah yang diasumsikan Perancang AS SB : Asumsi : Studi Banding PMPN : Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Auto Mobil Trade Center Pekanbru 36 .5.75 m² Total : 2754.00 m² 865.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR Total Luas Yang dibutuhkan No 1 2 3 4 Zona Ruang Ruang Showroom Bengkel Suku Cadang Café dan Ruang Tunggu Luas m2 714.723 Tabel 4.

754hektar. sehingga tidak mengganggu kegiatan di Area slalom. atau 2754. Dalam organisasi ruang ini terbagi dalam beberapa organisasi ruang diantaranya : 1.723 meter. imfoemasi mempunyai hubungan langsung. mengakibatkan secara tidak langsung orang yang berada di area imformasi memiliki batasan gerak sampai keruang cafe.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR Jadi dari data kebutuhan ruang didapat bahwa total luas yang diperlukan adalah 2.ruang dalam kelompok ruang. Auto Mobil Trade Center Pekanbru 37 . Dimana nantinya didalam pengorganisasian ruang ini dapat terlihat hubungan antara ruang yang satu dengan yang lain. Parkir. Fasilitas Pelayanan Umum Diagram 4. R. 4.1.3 Organisasi Ruang Merupakan pembagian kebutuhan ruang didalam objek perancangan yang membentuk sebuah alur antar ruang . Pos Keamanan.1. sedangkan Toko souvenir berdekatan dengan panggung pertunjukan namun tidak berhubungan langsung. Organisasi Ruang Fasilitas Pelayanan Umum (Sumber : Penulis 2013) Terlihat pada diagram diatas bahwa zona-zona awal yang terbentuk yaitu adanya main enterance.

dan galeri mobil modifikasi sedangkan untuk mobil bersejarah tidk berhubungan langsung dengan modifikasi. Organisasi Ruang Fasilitas Pameran (Sumber : Analisis 2013) Pada diagram di atas terkihat bahwa organisasi ruang untuk fasilitas pameran dimana galeri mobil baru berhubungan langsung dengan konsep mobil. konsep dan mobil baru atau seken. Fasilitas Pameran. Fasilitas Perbaikan Auto Mobil Trade Center Pekanbru 38 .Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR 2.2. Diagram 4. 3.

untuk ruang gudabg dan ruang generator letaknya jauh dari ruangan tunggu dan ruang kepala bagian service. Auto Mobil Trade Center Pekanbru 39 . Akan tetapi ruang santai dan ruang administrasi . Tetapi ruangan tersebut tidak berhubngan langsung dengan ruang perbaikan. Organisasi Ruang Fasilitas Perbaikan (Sumber : Analisis 2013) Pada fasilitas perbaikan bisa dilihat pada diagram di atas bahwa ruang tunggu dan ruang administrasi atau ruang keuangan berhubungan langsung. Ruang Rapat dan Ruang baca. sementara untuk ruang baca dan santai berdekatan dengan ruang rapt.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR Diagram 4. Fasilitas Klub Diagram 4. Dimana ruang administrasi dan ruang imformasi berdekatan atau tidk memiliki hubungan yang jauh. semuanya memiliki ruang tersendiri. perawatan. Organisasi Ruang Fasilitas Klub (Sumber : Analisis 2013) Pda organisasi ruang fasilitas klub dapat di lihat pada diagram di atas dimana ruang – ruang yang ada di dalamnya seprti Ruang administrasi. 4.3. ruang imformasi mempunyai jarak yang jauh. atau tidak memiliki hubungan ruang yang dekat.4. Ruang imformasi. Sehingga tidak menggangu para mekanik yang sedang bekerja.

Fasilitas Gedung Pengelola Diagram 4. ruang sekretaris dan ruang direktur. ruang staf.5. ruang tunggu. Sementara untuk ruang rapat dan ruang arsip didekatkan karena jika perlu document sewaktu rapat sedang belangsung tidak jauh untuk mengambil document tersebut.5. Pada dasrnya ruang direktur selalu berdekatan dengan ruang sekretaris.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR 5. 6. Organisasi (Sumber : Analisis 2013) Gedung Pengelola (Sumber : Analisis 2013) Untuk organisasi ruang fasilitas pengelola seperti pada diagram di atas sebenarnya sama dengan fasilitas klub akan tetapi disini terdapat kantor pengelola. Organisasi Ruang Fasilitas Pengelola Diagram 4. Fasilitas Suku Cadang Auto Mobil Trade Center Pekanbru 40 . karena yang menyiapkan semua keperluan direktur atau yang mengurus jadwal direktur adalah seretaris. Dan ruang tunggu di buat dekat dengan ruang administrasi.

6. ruang administrasi dan gudang itu jaraknya tidak begitu jauh dari ruang – ruangan trsebut semua itu dapat dilihat pada diagram di atas. Sementara untuk ruanga staf gedung suku cadang. 7. Organisasi Ruang Fasilitas Suku Cadang (Sumber : Analisis 2013) Pada organisasi ruang untuk suku cadang ini dimana yang pertama di lewati adalah loading dock berdekatan dengan ruang counter penerima dan lobby. Fasilitas Area Service Auto Mobil Trade Center Pekanbru 41 .Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR Diagram 4.

pln dan AHU.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR Diagram 4.7. Dari organisasi di dalam pengelompokan massa yang telah dijabarkan di atas didapat zona-zona ruang yang akan diterpakan pada perancangan Showroom ini yaitu sebagai berikut : Auto Mobil Trade Center Pekanbru 42 . Karena untuk memudahkan pergerakan pekerja untu membersihkan atau mengontrol area tersebut. Organisasi Ruang Fasilitas Service (Sumber : Analisis 2013) Untuk organisasi ruang pada fasilitas area service dimana ruangan penyimpanan diletakkan di tengah diantara ruangan mesin AC. Ruang Genset dengan ruanga travo.

dan ruang-ruang dalam masing-masing zona yaitu Area depan showroom akan berhubungan langsung dengan ruang tunggu. ruang informasi. Diagram 4. juga memilki ruang-ruang pada zona nya.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR Pada gambar di atas terlihat hubungan antar zona. lobby. bagaimana hubungan anatar ruang yang akan diaplikasikan kedalam perancangan showroom ini. yaitu ruang pameran sebelum sampai ruang tunggu. Penzoningan (Sumber : Analisis 2013) Auto Mobil Trade Center Pekanbru 43 . Sehingga tidak menggangu para mekanik yang sedang bekerja. pos jaga. perawatan. Zona pengelola dimaksudkan dapat memantau zona ruang. toilet. dan galeri mobil modifikasi sedangkan untuk mobil bersejarah tidk berhubungan langsung dengan modifikasi. konsep dan mobil baru atau seken.ruang rapat ruang baca dan ruang santai. Sehingga dapat terlihat jelas. yaitu dihubungkan oleh ruang klub didalamnya yaitu ruang administrasi. walaupun tidak berhubungan langsung. depan showroom yang berhubungan langsung dengan ruang tunggu ini. yang menjadi batas masuk pengunjung. sedangkan ruang-ruang ini akan berhubungan langsung dengan toilet dan berdekatan dengan mushola.7. Untuk zona pameran organisasi ruang untuk fasilitas pameran dimana galeri mobil baru berhubungan langsung dengan konsep mobil. parkir. Kemudian zona lobby dan ruang pamer akan menuju kezona pengelola yang dihubungkan oleh ruang rapat. untuk ruang gudabg dan ruang generator letaknya jauh dari ruangan tunggu dan ruang kepala bagian service. Dari area pameran akan berhubungan langsung dengan Pada fasilitas perbaikan bisa dilihat pada diagram di atas bahwa ruang tunggu dan ruang administrasi atau ruang keuangan berhubungan langsung. Tetapi ruangan tersebut tidak berhubngan langsung dengan ruang perbaikan. dimana area depan showroom terdiri dari gerbang showroom.

Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR Auto Mobil Trade Center Pekanbru 44 .

5 hektar : Maksimal 70% : Maksimal 50% : Relatif datar : merupakan lahan kosong : 250C .2.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR 4.1 Lokasi dan Batas Tapak a.2 Analisa Kondisi Lingkungan 4.1Lokasi Objek Perancangan (Sumber : Google Maps) Auto Mobil Trade Center Pekanbru 45 . Lokasi Lokasi tapak berada dijalan Soekarno Hatta. kecamatan Tampan.320C : swasta Gambar 4. Dengan data-data fisik sebagai berikut : Luas Lahan Koefisien Lantai bangunan Koefisien dasar bangunan Kontur Kondisi eksisting Suhu Pemiliki : 3. Pekanbaru.

Gambar 4.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR b.Lokasi Objek Perancangan (Sumber : Survey 2013) 2. Batas tapak Adapun Batas – Batas yang bersebelahan langsung dengan site terdiri dari Batas Utara Site berdekatan langsung dengan Olgaria Hotel.3.2. Sebelah Timur berbatasan langsung dengan jalan Soekarno Hatta. 1. Sebelah Selatan Sebelah selatan site berbatasan dengan lahan kosong Gambar 4.Lokasi Objek Perancangan (Sumber : Survey 2013) Auto Mobil Trade Center Pekanbru 46 . Dan juga Blue bird.

4.Lokasi Objek Perancangan (Sumber : Survey 2013) 4.5.Lokasi Objek Perancangan (Sumber : Survey 2013) Auto Mobil Trade Center Pekanbru 47 . Sebelah Barat berbatasan langsung dengan lahan kosong Gambar 4.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR 3. Sebelah Barat berbatasan langsung dengan lahan kosong Gambar 4.

Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR 4.00 WIB yaitu 32 0 C. ataupun rumah sakit. View ke dalam tapak Berdasarkan hasil survey.2.1 Analisis Pemandangan (view) a.00 WIB yaitu 220 C pada pukul 10. tanah kuning. dikategorikan kedalam bangunan Showroom VII dengan KDB 40% 60%. Jadi. Gambar 4. GOR.2 Peraturan Berdasarkan SK Menteri Pekerjaan Umum No. namun tidak begitu panas.5.00 WIB yaitu 26 0 C dan pada pukul 16. dan suhu paling panas di rasakan pada sore hari mencapai 32 0 C.2. 59 Tahun 1988. 640/KPTS/1997 dan Permendagri No. karena tidak adanya perawatan disekitar kawasan ini. disekitar site dipenuhi oleh ilalang dan semak – semak.2.Lokasi Objek Perancangan (Sumber : Survey 2013) Auto Mobil Trade Center Pekanbru 48 . Berdasarkan hasil survey pada bulan oktober 2013 di dapat suhu pada pukul 06. pada pagi hari suhu udara pada site cukup dingin. dan semakin siang maka suhu semakin tinggi. Iklim Iklim di Indonesia adalah beriklim tropis sehingga tidak heran jika kota pekanbaru memiliki tingkat suhu yang tinggi. serta berdasarkan DPMB dan Ditjen Cipta Karya. 4. pengaturan KDB untuk bangunan komersil seperti gedung kesenian. 4.

Pada jalan Soekarno Hatta memiliki tingkat kepadatan arus lalu lintas yang yang sedang. Kebisingan Faktor kebisingan yang terjadi disekitar site memiliki tingkat kebisingan yang relative sedang bahkan kurang. perdagangan dan pusat perelanjaan. Bangunan Sekitar Lokasi perancangan disini berada terletak di wilayah perumahan.View Perancangan (Sumber : Survey 2013) Maka arah hadap atau view dari objek perancangan nantinya menghadap kea rah barat. Analisa Tapak a. Gambar 4. 2. hal ini terlihat dari tingkat kepadatan arus lalulintas yang ada di sekitar site. yakni menghadap arah jalan Soekarno Hatta. selain itu tingkat kebisingan yang relative sedang tersebut pada lingkungan sekitar site juga tidak adanya pabrik atau aktifitas yang menimbulkan kebisingan.2.6. ViewPenentuan view atau arah hadap objek perancangan ini berdasarkan pada potensi – potensi yang ada dari lingkungan sekitar yang dapat yang dapat mendukung site dari lokasi perancangan.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR 4. didekat area ini juga terdapat sekolah dan rumah sakit.3. Auto Mobil Trade Center Pekanbru 49 . 1.

Solusi terhadap potensi kebisingan (Sumber : Analisis 2013) 3.View Perancangan (Sumber : Survey 2013) Solusi untuk kebisingan yang ada pada area tersebut yakni dengan adanya vegetasi buatan.7. Auto Mobil Trade Center Pekanbru 50 . Pergerakan angin bergerak dari arah tenggara kebarat daya ( Pada musim Panas ) dari arah barat daya ke tenggara ( Pada musim Panas ). Maka Untuk dapat memaksimalkan penghawaan alami bukaan serta orientasi dari objek perancangan sebaiknya menghadap arah barat daya atau tenggara. Gambar 4.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR Gambar 4.7.

Wind Break disini berupa pohon – pohon yang dapat mengurangi kecepatan angina. Pergerakan Matahari Dimana dalam penganalisan tersebut untuk mengetahui arah gerak matahari sebagai pertimbanga didalam objek perancangan.8.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR Gambar 4. maka diperlukan sebuah penghambat angina ( Wind Break ).Analisis Pergerakan Angin (Sumber : Analisis 2013) Untuk mengurangi kecepatan angin yang terlalu tinggi. Gambar 4. Auto Mobil Trade Center Pekanbru 51 .Proses Kerja Wind Break (Sumber : Analisis 2013) 4.9.

3. selain dare ketahanan terhadap beban kemudahan terhadap pembentukan bahan struktur juga menjadi bahan pertimbangan.10. Auto Mobil Trade Center Pekanbru 52 . dimana estetika bangunan juga menjadi hal yang pentinga dalam suatu arsitektur bangunan.sehingga meminimalkan pemakaiin tenaga listrik untuk ruangan tertentu pada siang hari.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR Gambar 4. 4.1 Struktur Konstruksi Sistem struktur dan konstruksi adalah bagaimana struktur bangunan gedung dilaksanakan (masalah kekuatan. Hal ini dimasukkan untuk memaksimalkan pemanfaatan terang langit sebagai sebagai pencahayaan alami pada pbjek perancangan.3. sambungan-sambungan per elemen/bagian yang disambung secara detail) Ciri-ciri yang paling penting untuk suatu struktur adalah struktur yang mampu mananggung beban terutama beban tekan dan beban sisi . Analisis Sistem Struktur Dan Konstruksi 4.Pergerakan matahari (Sumber : Analisis 2013) Maksimalkan bukaan – bukaan yang menghadap arah barat – selatan.

dan struktur lepas pantai. pipa dan baja . Kayu Auto Mobil Trade Center Pekanbru 53 . sehingga tiang pancang lebih cepat. pondasi dalam membutuhkan pengeboran dalam karena lapisan tanah yang baik ada di kedalaman. dan pada lahan yang sempit. karena tanah yang banyak menyimpan banyak air. aman. atau menggunakan tiang pancang berukuran 50 x 50 yang dapat menahan beban hingga 500 ton. Jika menggunakan pondasi bored pile tidak cocok untuk digunakan dalam tanah berjenis ini. lebih difungsikan jika adanya perancangan basement. Struktur Dasar Pondasi yang digunakan pada struktur bangunan adalah pondasi dalam yang digunakan pada kondisi tanah stabil lebih dari kedalaman 3 meter. Struktur dasar yang digunakan untuk pondasi bangunan adalah tiang pancang. sedangkan pondasi rakit. Struktur Bangunan Bahan-bahan untuk struktur bangunan ada beberapa jenis diantaranya (lilik setiawan. Batu alam dan batu buatan Batu alam adalah bahan tertua yang dipakai manusia sejak mulai membangun rumah dan bangunan pada zaman dahulu. Karena basement digunakan untuk dapat menampung banyak kendaraan. dan hemat untuk tanah yang tidak keras. 2. dan ini biasanya digunakan untuk bangunan-bangunan tinggi. b. Jenis pondasi dalam ada 2 yaitu : pondasi tiang pancang yang bisa berisi besi. sedangkan pada perancangan showroom ini tidak ada perencanaan pembuatan basement. Untuk tiang pancang berukuran 25x25 dapat menahan beban hingga 50 ton atau sekitar 2-3 lantai bangunan. Sehingga pondasi tiang pancang menjadi pilihan dalam perancangan Showroom ini. jembatan. serta pondasi bored pile.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR a. beton.2013) yaitu: 1. cocok.. biasanya digunakan oleh bangunan besar.

beton adalah sebuah bahan bangunan komposit yang terbuat dari kombinasi agregat dan pengikat semen. Baja Baja adalah bahan bangunan yang sangat diperlukan sekali baik untuk struktur utama maupun sebagai pendukung tambahan dalam beton bertulang. bangunan yang ditempati banyak karyawan. semen dan air. Bahan kayu Auto Mobil Trade Center Pekanbru 54 . Kayu mudah dikerjakan – disambung dengan alat relatif sederhana.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR Kayu adalah bahan konstruksi sejak zaman dahulu . Dalam perancangan struktur bangunan showroom ini. dan dapat dibentuk sesuai dengan desain yang telah direncanakan dan dirancang sebelumnya. kayu cukup kuat dan kaku walaupun bahan kayu tidak sepadat bahan baja atau beton. selain itu struktur ini mudah didapat. Hal ini menjadi pertimbangan pada bagian masa tertentu menggunakan struktur kayu. mudah dalam pengerjaan. 4. seperti digunakan menjadi area belajar bermain. namun sebagian akan ada massa semi terbuka. Dari aspek kekuatan. Bentuk paling umum dari beton adalah beton semen Portland. Alumunium Campuran alumunium sampai sekarang masih belum dapat mengambil alih semua macam baja sebagai struktur bangunan 5. yang terdiri dari agregat mineral (biasanya kerikil dan pasir). struktur beton adalah struktur bangunan yang menjadi pilihan dengan pertimbangan struktur beton lebih aman dan dapat diperkirakan lama mutu struktur ini. kayu juga digunakan sebagai bahan penghias interior. Struktur beton menjadi struktur utama pada bangunan showroom ini. 3. sehingga cukup aman dalam membangun sebuah showroom. Kayu merupakan bahan bangunan yang banyak disukai orang atas pertimbangan tampilan maupun kekuatan. Beton Dalam konstruksi. dan area duduk.

Lebih mudah dibentuk dan cocok untuk massa dengan bentukan semi terbuka. kayu merupakan bahan bangunan ramah lingkungan. d. Penangkal Petir. Utilitas Infrastruktur kota yang ada di wilayah lokasi obyek perancangan meliputi : a. Walaupun mempunyai kekurangan terhadap kekuatan bahan. Penanganan Sampah Produksi sampah pada wilayah lokasi perancangan ditangani menggunakan metode pengumpulan pada TPS yang telah disediakan oleh pengembang maupun pemerintah kota untuk kemudian diangkut menuju ke tempat pembuangan akhir. yang diperlukan pada konstruksi kayu ini adalah perawatan dan pemilihan jenis kayu yang akan menjadi pilihan konstruksi. Instalasi penangkal petir ialah instalasi atau komponen-komponen dan peralatan-peralatan yang secara keseluruhan berfungsi untuk menangkap petir Auto Mobil Trade Center Pekanbru 55 .Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR merupakan bahan yang dapat didaur ulang. Jaringan telepon yang melayani wilayah lokasi perancangan adalah mengambil dari Stasiun Telkom. c. Air Bersih.4. Jaringan Telepon. Jaringan Listrik. b. tenang dan warna nya lebih menarik. dan ketahanan terhadap air. lebih mendekat ke alam sehingga akan menciptakan suasana asri. Jaringan listrik yang ada pada wilayah perancangan yaitu Saluran Udara Tinggi ( SUTT ) yang melintasi Jalan Soekarno Hatta. Kelebihan kayu adalah dalam hal estetika.. Karena dari bahan alami. Jaringan pemipaan air bersih pada wilayah lokasi perancangan berasal dari pemipaan PDAM dari Stasiun Rumbai. 4. e.

selain itu dilengkapi oleh ramp sebagai fasilitas bagi orang yang menggunan kursi roda.5 Kesimpulan Berdasarkan kegiatan pada showroom ini maka pengguna bangunan showroom ini meliputi konsumen Berdasarkan hasil survey dan wawancara pada Auto Mobil Trade Center Pekanbru 56 .Ketahanan mekanis. 3) Satuan pengamanan (Satpam) yang bertugas dibagian depan gerbang. Sistem Transportasi Untuk bangunan bertingkat menggunakan tangga yang dilengkapi dengan bordes. . . e. dan di sekeliling Showroom. untuk memonitor segala penjuru bangunan yang diperkirakan dapat menjadi tempat terjadinya kriminalitas. VI. .Faktor ekonomis. Sistem penangkal petir yang digunakan adalah sistem penangkal sangkar Faraday .Penampang hantaran-hantaran pertanahan yang digunakan. mengingat yang menggunakan jagaada wanita. f. . di lobby. Sistem Keamanan Sistem keamanan dalam bangunan ini dilakukan dengan menyediakan fasilitas pengamatan dan pencegahan. . perkelahian antar dan sebagainya.Keamanan secara teknis.Ketahanan terhadap korosi. Beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam merencanakan sistem penangkal petir: . seperti pencurian. antara lain: 1) Sistem CCTV (Central Circuit Television).Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR dan menayalurkannya ke tanah sehingga semua bagian dari bangunan beserta isinya atau benda-benda yang dilindunginya terhindar dari bahaya sambaran petir.Bentuk dan ukuran bangunan yang dilindungi.

Sehingga didapat organisasi ruang untuk kelompok massa pada Ruang Showroom. sebagian di parkiran. Café dan Ruang Tunggu.723 Untuk organisasi ruang adalah hubungan ruang dengan site dengan membuat perkembangan penzoningan ruang. No 1 2 3 4 Zona Ruang Ruang Showroom Bengkel Suku Cadang Café dan Ruang Tunggu Luas m2 714. Pekanbaru.000 m² 555.973 m2 619. Dengan batas tapak adalah sebagai berikut : Sebelah selatan site berbatasan dengan lahan kosong. Bengkel.dan beberapa showroom mobil bekas yang ada di pekanbaru bahwa untuk ruang showroom terdiri dari 15 – 20 orang pengunjung. Dan juga Blue bird. sebagian diruang pameran.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR showroom agung automal Pekanbaru .75 m² Total : 2754. Ruangan untuk showroom 15 x 3 meter. Sedangkan Lokasi tapak akan dirancangnya banguna untuk showroom ini yaitu berada dijalan Soekarno Hatta. Suku Cadang. Sebelah Timur berbatasan langsung dengan jalan Soekarno Hatta.00 m² 865. Pengunjung diasumsikan menunggu seperempat menunggu dalam ruangan tunggu. Sebelah Barat berbatasan langsung dengan lahan kosong Sebelah Utara berbatasan langsung dengan Olgaria Hotel Auto Mobil Trade Center Pekanbru 57 . Sehingga di asumsikan yang menunggu diruanng tunggu yaitu 25 orang. kecamatan Tampan.

Rancangan Tapak a. Pekanbaru salah satu kota yang memiliki potensi di dunia otomotif yang tidak ketinggalan oleh kota-kota lain yang lebih maju dan besar. Konsep Dasar Perkembangan dunia otomotif Indonesia. Perancangan Auto Mobil Trade Center di Pekanbaru yang difungsikan sebagai bangunan pusat otomotif. Pencahayaan merupakan salah satu faktor untuk mendapatkan keadaan lingkungan yang amandan nyaman dan berkaitan erat dengan produktivitas manusia. maka produksi kendaraan bermotor menjadi ikut meningkat. Konsep perancangan Auto Mobil Trade Center pekanbaru ini menekankan pada Warna Pencahayaan setiap ruang dan pada display mobil yang akan di pamerkan. khususnya di Pekanbaru kini menjadi semakin baik.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR BAB V KONSEP PERANCANGAN 5. 5.1.2. b. Gubahan Masa Auto Mobil Trade Center Pekanbru 58 . Permintakatan c. Tata Letak Memuat konsep tanggapan tentang rancangan penanganan bagian-bagian tapak. Pencahayaan yang baik memungkinkanorang dapat melihat objek-objek yang dipamerkan secara jelas dan cepat hal ini di buat untuk menarik pelanggan pada showroom ini. yang dikhususkan untuk dunia mobil. termasuk tata letak ruang di dalam tapak. sejalan dengan perkembangan teknologi.

Selain itu mobil juga mengacu pada bentuk “diagonal”. yang menampilkan bentuk lengkung.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR Bangunan Auto mobil Trade center merupakan wadah kegiatan yang berhubungan dengan otomotif. Gambar 5. a. Adanya suatu analogi tertentu yang dijadikan filosofi bentuk dasar seperti peralatan atau komponen otomotif.2. rekreatif dan promotif adalah sebagai berikut : a. sehingga harus menampilkan bentuk massa yang sesuai dengan kegiatan yang diwadahinya. segi tiga dan lingkaran). Gambar 5.Gubahan Masa (Sumber : Analisis 2013) Auto Mobil Trade Center Pekanbru 59 .bentuk ini di dapat sesuai dengan program ruang yan telah di buat. Bentuk dasar massa dinamis yaitu merupakan komposisi dari bentuk – bentuk dasar geometris (persegi. Bentuk mobil mengacu pada bentuk “aero dinamis”.2. Bentuk Dasar Massa Kriteria penentuan bentuk dasar massa yang komunikatif. Gubahan Masa Pemilihan bentuk massa yaitu Terdiri dari beberapa unit massa yang digubah susunannya dan digabung menjadi satu massa. 1.Bentuk Dasar Masa (Sumber : Analisis 2013) 2.

Bangunan a. Ultilitas i. Pencapaian e. Lansekap ( Tata Hijau ) h. Sirkulasi e. Material g. Sirkulasi dan parker g. Hirarki ruang f.Ade Putra 0907136163 SEMINAR ARSITEKTUR d.3. Pencahayaan 5. Struktur dan konstruksi f. Rancangan Interior h. Fasade c. j. Bentuk b. Pencegahan Bahaya Kebakaran Pentahapan Pembangunan Auto Mobil Trade Center Pekanbru 60 . Fungsi d.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful