1

REFERAT ILMU KEDOKTERAN JIWA Obat Anti Psikotik Typical KONSULEN Dr. Kartidjo, Sp. KJ

Disusun Oleh : Bobi Wijaya

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNI ERSITAS MALA!A"ATI RSUD TASIKMALA"A #$%#

2

&A& I PENDA!ULUAN onsep edo teran !en"enai pen"obatan "an""uan psi oti !asih berputar pada pen""unaan obat antipsi oti . #ntipsi oti !erupa an salah satu obat "olon"an psi otropi . Obat psi otropi adalah obat yan" be erja se$ara sele ti% pada susunan sara% pusat &SS'( dan !e!punyai e%e uta!a terhadap a ti)itas !ental dan perila u &!ind and beha)ior alterin" dru"s(, di"una an untu terapi "an""uan psi iatri &psy$hotherapeuti$ !edi$ation(. #ntipsi oti diba"i !enjadi * yaitu, Obat antipsi oti tipi al

!aupun atipi al. Obat antipsi oti ini !e!ili i e%e sa!pin" yan" perlu di etahui a"ar pen"obatan linis bisa e%isien, sesuai den"an proporsi dan !en$apai tar"et terapi. Untu itu ita harus !en"enali obat antipsi oti ini terlebih dahulu, arena selain !an%aatnya, antipsi oti ju"a !e!punyai eru"ian yan" !enyertainya. #ntipsi oti !erupa an pen"obatan yan" terbai untu penya it s i+o%renia dan penya it psi oti lainnya. #ntipsi oti di"una an se$ara linis pada tahun ,-./an. Obat0obat antipsi oti tipi al !erupa an

anta"onis reseptor dopa!ine sehin""a !enahan terjadinya dopa!iner"i pada jalur !esoli!bi dan !eso orti al. Blo ade reseptor D* dopa!ine dapat !e!beri an e%e sa!pin" sindro! e strapira!idal.,

3

'e!berian obat antipsi oti tipi al u!u!nya pada pasien den"an "ejala posititi% seperti halusinasi, delusi, "an""uan isi pi ir dan 1aha!. Sedan" an untu pasien psi oti den"an "ejala ne"ati% obat tipi al hanya !e!beri an sedi it perbai an. Sehin""a pe!berian obat psi oti atipi al lebih dianjur an arena obat atipi al !e!ili i e!a!puan untu

!enin" at an a ti)itas dopa!iner"i

orti al pre%rontal sehin""a den"an o"niti% dan

penin" atan a ti)itas tersebut dapat !e!perbai i %un"si "ejala ne"ati% yan" ada. ,

4

&A& II TINJAUAN PUSTAKA

A. P'n(')tian

Se elo!po obat yan" !en"ha!bat reseptor dopa!ine tipe * &D*( serin" disebut seba"ai antipsi oti . 2ndi asi uta!a untu pe!a aian obat ini adalah terapi s i+o%renia dan "an""uan psi oti lainnya. Kelas obat antipsi oti adalah ter!asu $hlorpro!a+ine, thiorida+ine, %luphena+ine dan haloperidol. #ntipsi oti di"una an se$ara linis eti a

3hlorpro!a+ine telah disintetis di 'eran$is. #ntipsi oti dan anta"onis reseptor dopa!ine tida sepenuhnya sa!a. Obat0obat ini dina!a an seba"ai neurolepti dan trans uiliser

!ayor. 2stilah neurolepti !ene an an e%e neurolo"is dan !otori dari seba"ian besar obat. 2stilah trans uiliser !ayor se$ara tida a urat

!ene an an bah1a e%e pri!er dari obat adalah untu !ensedasi pasien., &* S'+a)a, 4eserpine &serpasil( bu an !erupa an anta"onis reseptor

dopa!ine, tetapi !enurun an $adan"an nerurotrans!itter a!in bio"eni$ parasinapti , ter!asu dopa!ine. Na!un de!i ian, reserpine se$ara

histori !erupa an obat antipsi oti e%e ti% perta!a. 4eserpine adalah

e dala! pende atan %ar!a olo"is yan" terbatas selanjutnya terbu ti !erupa an anta"onis reseptor dopa!ine. $hlorpro!a+ine lebih e%e ti% dan !e!ili i onset yan" $epat. !en"a!ati adanya psi is yan" tida biasa dari senya1a.. a1al tahun . seperti perphera+ine &7ri%alon( dan %luphena+ine./0an dan !e!asu i pe!a aian 3hlorpro!a+ine a1alnya di"una an seba"ai ta!bahan anestesi. . !en$oba obat pada pasien s i+o%reni dan !elapor an eberhasilanya di tahun . Di tahun . #ntipsi oti perta!a dina!a an antipsi oti lasi atau tipi al yan" disintesis pada linis yan" luas.-. berba"ai senya1a antipsi oti stru tural berbeda tetapi tida yan" se$ara dari berbeda se$ara %ar!a odina!i . Di tahun .Obat ini di$a!pur an edala! $a!puran obat0 obatan tradisional sela!a berabad0abad.-. #%ri a dan #!eri a Selatan. Sen dan Bose !enerbit an tulisan perta!a yan" !elapor an e%e ti)itas rau1ol%a dala! hipertensi dan !ania.-. tetapi dua ahli anestsiolo"i di 'eran$is.*. Selanjutnya.5 unsur a ti% reserpine diidenti%i asi den"an $epat !asu untu psi osis. . Dibandin" an den"an reserpine. Dua do ter psi iatri 'eran$is. Jean Delay dan 'ierre Deni er. 3hlorpro!a+ine !erupa an suatu deri)ate phenotia+ine.5 unsur dari se!a belu ar rau1ol%a.* 'en"enalan linis $hlorpro!a+ine den"an $epat dii uti oleh pen"enalan senya1a phenotia+ine lain. yan" tu!buh di daerah 2ndia.-5. 6enry Laborit dan 6u"uenard.

Diper enal annya obat atipi al baru telah terus !enerus !e!beri an data . persen pasien psi oti . seperti tardi)e dysinesia. terdapat esan orelasi ne"ati)e antara a%initas obat linisnya. . 4isperidone !en$er!in an adanya usaha yan" terus !enerus dari linisi. distonia dan a atisia. Suatu a ibat ta!bahan dari diper enal annya obat antipsi oti a hirnya adalah pe!aha!an enyataan bah1a se!ua obat antipsi oti pada reseptor dopa!ine D*. tetapi $hlorpro!a+ine. dan ha!per -/ persen pasien psi oti !endapat an suatu !an%aat linis dari obat. . Bah an Laboratoriu! dari salah satu riset Bel"ia &'aul Jenssen( !e!per enal annya haloperidol. Jadi.. pi!o+ide.6 phenotia+ine diper enal an dala! pra te linis. haloperidol. dan perusahaan %ar!asi untu !en"e!ban" an obat antipsi oti yan" lebih e%e ti% yan" !e!ili i e%e sa!pin" yan" lebih e$il. hususnya e%e !eru"i an neurolo"is. par insonis!e. tipi al be erja den"an !en"ha!bat e%e Se$ara spesi%i . yan" !e!il i a%initas rendah terhadap reseptor D* di"una an den"an dosis tin""i didala! linis.* Diper enal annya obat antipsi oti pasien s i+o%renia dan pasien psi oti !erupa an re)olusi terapi lainnya. 'e!a aian antipsi oti tipi al !en"hasil an perbai an linis yan" ber!a na pada ira0 ira . tersebut terhadap reseptor D5 dan potensi yan" !e!ili i a%initas tin""i terhadap reseptor D*. peneliti. butyrophenon./ sa!pai 8. diphenyl butyl piperidine dan risperidone. di"una an se$ara linis dala! dosis rendah.

"an""uan perasaan &tida sesuai den"an situasi(. . daya nilai nor!a sosial &judgment( ter"an""u.7 dasar dan linis yan" telah !e!un" in an e)olusi stabil dari hipotesis yan" hanya !elibat an satu reseptor !enjadi hipotesis yan" !elibat an intera si den"an banya subtype reseptor dopa!ine &D5 dan D9( dan reseptor neurotrans!itter lainnya. isi pi aran yan" tida 1ajar &1aha!(. perila u yan" aneh atau tida dapat ter endali &disor"ani+ed(.naan :ejala sasaran &tar"et syndro!e( : S2ND4O. ber!ani%estasi dala!: "ejala 'OS272<: "an""uan asosiasi pi iran &in oherensi(. 'S2KOS2S Butir0butir dia"nosti Sindro! 'si osis 9 • 6endaya berat dala! e!a!puan daya !enilai realitas & reality testing ability(. In-ikasi P'n((. . "an""uan persepsi &halusinasi(. • 6endaya berat dala! %un"si0%un"si !ental. 'en""unaan uta!a antipsi oti or"ani untu s i+o%renia. ber!ani%estasi dala! "ejala: esadaran diri &awareness( yan" ter"an""u. sindro! ota pasien yan" den"an psi osis. dan daya tili an diri &insight( ter"an""u. Obat ini ju"a ber"una untu !en"ala!i ansietas berat dan penyalah"una obat atau al ohol.

"an""uan hubun"an sosial &!enari diri. antara lain : . respon e!osi !ini!al(. a an terjadi !en"ontrol per"era an. dan ji a jalur ini hipera ti% dapat !enyebab an delusi dan halusinasi. apatis(. Bila jalur ini elainan per"era an seperti pada 'ar inson yan" uta!a yan" la!a. Jalur terlibat dala! berba"ai perila u. Jalur dopa!in ni"rostriatal Jalur ini berproye si dari substansia ni"ra !enuju "an"lia basalis.. terha!bat(. ri"iditas. EFEK KERJA 'en"ha!batan reseptor dopa!in adalah e%e berhubun"an den"an 7erdapat beberapa jalur uta!a dopa!in diota . . dan a inesia atau bradi inesia. isi pi iran yan" stereotip dan tida ada inisiati%.8 "ejala NE:#72<: "an""uan perasaan &a%e tu!pul. perila u yan" san"at terbatas dan $enderun" !enyendiri &abulia(. Jalur ini terlibat dala! ti!bulnya "ejala positi% psi osis. <un"si jalur ni"rostriatal adalah untu diblo . "an""uan prosses ber%i ir &la!bat. Jalur dopa!in !esoli!bi Jalur ini berasal dari batan" ota dopa!in !esoli!bi dan bera hir pada area li!bi$. dystonia &teruta!a pada 1ajah dan leher(. euntun"an terapi obat0obatan antipsi oti disebut extrapyramidal reaction &E'4(. seperti sensasi !enyenan" an. ber!anis%estasi dala! "ejala: tida !a!pu be erja. dan !ela u an e"iatan rutin. pasi%. euphoria yan" terjadi arena penyalah"unaan +at. *. :ejala yan" terjadi antara lain a hatisia. • 6endaya berat dala! %un"si ehidupan sehari0hari. !enjalin hubu"an sosial.

9 5. 9. sehin""a alau diblo dapat terjadi galactorrhea. Jalur dopa!in !eso orti al Jalur ini berproye si dari midbrain ventral tegmental area !enuju orte s li!bi$. Jalur dopa!in tuberoin%undibular Jalur ini berasal dari hypothala!us dan bera hir pada hipo%ise ba"ian anterior. . ju"a berperan pada neuroleptic induced deficit syndrome yan" !e!punyai "ejala pada e!osi dan siste! o"niti%. Jalur ini selain !e!punyai peranan dala! !e!%asilitasi "ejala positi% dan ne"ati)e psi osis. Selain itu jalur ini ju"a berhubun"an den"an jalur dopa!ine !esoli!bi . Jalur ini bertan""un" ja1ab untu !en"ontrol se resi prola tin.

. dan par insonis!e. %luphena+ine. lo=apine dan !olindone. Dan ber'en"aruh terhadap te anan darah rendah. 'otensi anti dopa!iner"i tin""i. Di"una an untu penderita yan" sulit terhadap toleransi e%e rendah. e!un" inan e%e sa!pin" tin""i seperti distonia. #': 2 potensi sedan" diantaranya perphena+ine./ !". Berdasar an potensi : . 'otensi tin""i bila dosis yan" di"una an den"an . 'otensi sedan" bila dosis #': 2 yan" di"una an antara .10 /* J'nis0J'nis Antipsikotik #N72'S2KO72K :ENE4#S2 'E47#.# &#': 2( #': 2 dapat diba"i berdasar an potensi dan ru!us i!ia. a atisia.9 *./0 .9 sa!pin" #': 2 potensi tin""i dan potensi uran" atau sa!a . tri%luopera+ine dan thiothi=ine. #': 2 potensi tin""i diantaranya adalah haloperidol./ !".

'henotia+ine • • 4antai #liphati$: 3lorpro!a+ine 4antai 'ipera+ine: 'erphena+ine. pandan"an abur dan onstipasi. . 4antai 'iperidine: 7hiorida+ine Butyrophenone: 6aloperidol Diphenyl0butyl0piperidine: 'i!o+ide Keru"ian pe!berian #': 2: 9 .9 'e!ba"ian #': 2 bedasar an ru!us i!ia: . thirida+ine. 7ri%luopera+ine..11 5. hipotensi ortostati ./ !". #': 2 potensi rendah diantaranya adalah $lorpro!a+ine. • *.udah terjadi E'S dan tardi)e dys inesia . 5. lethar"i dan "ejala anti oliner"i !enin" at berupa !ulut erin" retensi urine.. dan !esorida+ine. <luphena+ine.e!perburu "ejala ne"ati% dan o"niti% . 'otensi rendah bila dosis #': 2 yan" di"una an lebih dari .e!punyai e%e sa!pin" sedasi. . . *.

9.12 5. Sehin""a. 'enin" atan adar prola tin Serin" !enyebab an terjadinya e a!buhan /LORPROMA1INE 2La)(actil3 P)o4actil3 /'p'5't6 Obat antipsi oti tipi al yan" banya di"una an salah satunya adalah tipi al dari 3hlorpro!a+ine. yan" biasanya lebih bai ditoleransi. 3hlorpro!a+ine !erupa an antipsi oti tipi al sa!pin" sela!a tahun tera hir. dite!u an berba"ai e%e dala! beberapa "olon"an phenothia+ine. 3hlorpro!a+ine !erupa an antipsi oti perta!a. dan . 3hlorpro!a+ine seba"ian besar telah di"anti an oleh obat yan" lebih baru yaitu antipsi oti atipi al. sehin""a banya pe!a aian obat ini.

hususnya di site! dan syste! e strapira!idal &dopa!ine D* reseptor anta"onist( sehin""a e%e ti% untu "ejala positi% s i+ophrenia. !e!produ si anti oliner"i . Wa tu paruh eli!inasi adalah . dan tin" at yan" lebih rendah e%e sa!pin" . antihista!in. ter!asu di lasi%i asi an seba"ai rendah0potensi antipsi oti tipi al dan di !asa lalu di"una an dala! pen"obatan a ut dan s$hi+ophrenia dan %ase !ani dari "an""uan seperti !ulut erin". 3hlorpro!a+ine ronis psi osis. dan tin""i pen"i atan protein. 3hlorpro!a+ine be erja pada berba"ai reseptor di siste! sara% pusat. !es ipun sesin" at * ja! atau sela!a >/ ja! pada beberapa indi)idu(. $hlorpro!a+ine serin" diberi an seba"ai sirup arena !e!ili i onset lebih $epat. antidopa!iner"i . 3hlorpro!a+ine se$ara perlahan diserap dari te!pat sunti an intra!us ular den"an onsentrasi plas!a pun$a terjadi >0*9 ja! setelah pe!berian obat. !e!bran0!en"i at. arena lipo%ilisitas tin""i.>05/ ja! &?05. ja!. 'otensi rendah antipsi oti !e!ili i e%e sa!pin" yan" lebih anti oliner"i sedasi dan e strapira!idal. Dala! pen"aturan a ut. dan onstipasi. 3hlorpro!a+ine !e!ili i !e anis!e li!bi erja yan" !e!blo ade dopa!ine pada reseptor pas$a sinapti neuron di ota . bipolar serta psi osis a!%eta!in diindu si.13 pen""unaannya se aran" terbatas pada indi asi yan" lebih sedi it.

E%e ini terjadi arena antipsi osis !en"ha!bat berba"ai reseptor diantaranya dopa!in. ada banya disebab an oleh obat ini.14 e%e !ual. !us arini . si%at Si%at anti oliner"i obat ini !enyebab an se!belit . sedasi . antiadrener"i yan" le!ah./ inti %enotia+in. dan !e!bantu !ereda an rasa #ntidopa!iner"i yan" dapat !enyebab an "ejala e strapira!idal seperti a atisia &"elisah. siste! otono!. la"i e%e san"at sa!pin" yan" diperhati an harus 3lorpro!a+ine &3'A( adalah *0 lor0N0&di!etil0a!inopropil(0 %enotia+in. sedan" an risperidon !e!ili i a%initas yan" tin""i terhadap reseptor seretonin . dan !en"a!bil lan" ah0lan" ah e$il !enyeret( Serta distonia. ju"a !e!ili i a%initas yan" tin""i terhadap reseptor alpha adrener"i . 3'A !isalnya selain !e!ili i a%initas terhadap reseptor dopa!in. Deri)at %enotia+in lain di dapat den"an $ara substitusi pada te!pat * dan .> Fa)4ako-ina4ik7 E%e %ar!a olo"i 3'A dan antipsi osis lainnya !eliputi e%e pada SS'. dan reseptor seretonin . alias @shu%%le Lar"a$til@ di !ana pasien berjalan ha!pir terus0!enerus. hista!in 6. alpha adrener"i . 3'A bere%e antipsi osis terlepas dari e%e sedasinya.. dan siste! endo rin. 3'A !eni!bul an e%e sedasi yan" disertai si ap a$uh terhadap ran"san" dan lin" un"an.hipotensi .67*. sehin""a pe!a aiannya.67* den"an a%initas yan" berbeda. Se!ua deri)at %enotia+in . Berbeda den"an barbiturat. 3'A tida dapat !en$e"ah ti!bulnya on)ulsi a ibat ran"san"an listri !aupun oleh obat.

Kebanya an antipsi osis diabsorpsi se!purna. Kebanya an antipsi osis bersi%at larut le!a dan teri at uat den"an protein plas!a &-*0--B(.0.. Seba"aian onju"asi. Setelah pe!berian 3'A dosis besar.15 !e!pen"aruhi "an"lia basal. hati.0. !"D "Ddosis setiap 90> ja!E #na yan" lebih tua !un" in !e!butuh an *// !"Dhari atau lebih besarE i!. !"D "Ddosis setiap 90> ja! bila diperlu anE i!. tahun &**. !a a !asih dite!u an e sresi 3'A atau !etabolitnya sela!a >0.ual !untah E Oral : /.. seba"ian diantaranya !en"ala!i !etabolis!e lintas perta!a. !"D "Ddosis setiap >0? ja!. #na C > bulan : S i+opreniaDpsi osis : Oral : /.. sehin""a !eni!bul an "ejala par insonis!e &e%e e strapira!idal(.F . . e se!ua jarin"an den"an adar elenjar suprarenal dan li!pa. i): /.8 "(: !a si!u! 8. !"D "Ddosis setiap >0? ja!. serta !e!ili i )olu!e distribusi besar &C8LD "(. seba"ian la"i diubah %enotia+in !en"ala!i hidro silasi dan !enjadi sul%o sid yan" e!udian die sresi bersa!a %eses dan urin. 'enyebaran luas tertin""i di paru0paru.. i) : /.8. Fat4akokin'tik7 pada u!u!nya se!ua %enotia+in di absorpsi bai bila diberi an per oral !aupun parenteral. Dosis7 >. !"Dhari .0.* bulan.0..

i!.09 ja!. Wa tu paruh : . Dosis la+i! : 9//0>// !"Dhari. /a)a p'4b')ian 7 >. nai an inter)al dosis. sehari 5 ali dst Bila perlu untu !en"ontrol respons dan e%e sa!pin"E dosis !a si!u! : ?// !". !". 3e"u an tida ter endali : Oral./ !" setiap 90> ja!.i). dapt diulan" *. "( : !a si!u! 8.: *. De1asa : Sh$i+opreniaDpsi osisE Oral : 5/0*/// !"Dhari diba"i dala! .0. beberapa pasien !e!butuh an . e!udian sesuai an den"an ebutuhan. !" setiap 90> ja!.09 dosis. !"Dhari.8.0* ali.0.9 ja! &pe!berian obat .: a1al: *.i) : *.*0.16 F . !" sehari . i!..ual !untah : Oral : ../0*.. nai an pada inter)al 908 hari den"an .0* "Dhari.0. dala! . . !"Dhari..0. i!. 0 untu e%e $epat dapat diberi an per inje si &i!( den"an penderita dala! posisi berbarin" &untu !en$e"ah ti!bulnya orthostatic hipotension yan" serin" terjadi(. ./0*. !ulai den"an dosis rendah. . Dosis la+i! : 5//0?// !"Dhari. nai an bertahap sa!pai !a si!u! 9// !"Ddosis setiap 90> ja! sa!pai pasien ter endali./0*.8 0 diberi an per0oral den"an dosis terba"i.* tahun &**.809./ !" . sehari *=.0* =Dhari(./ !" sehari 509 ali. "( : !a si!u! 9/ !"Dhari. Oran" tua : "ejala0"ejala perila u yan" ber aitan den"an de!ensia : a1al : . tahun &**.

bin"un".? .17 E8'k sa4pin( 7 >. 1aha!. 0 0 0 0 0 'si osis !ani 0depresi%.? 0 S i+o%renia den"an "ejala a"itasi. ansietas. Kont)a in-ikasi 7 >.8. "elisah. onstipasi dan a!enore pada 1anita In-ikasi 7 >. inso!nia. . halusinasi.ulut erin".8. !untah !aupun $e"u an atau "an""uan non psi osis den"an "ejala a"itasi te"an". $e!as dan inso!nia. 6ipotensi ortostati . :an""uan epribadian 'si osis in)olusional 'si osis pada ana Dala! dosis rendah dapat di"una an untu !ual. hidun" tersu!bat.8. te"an".? 0 0 0 Lesu dan n"antu .

per"olid. ropinirol dan inhibitor 3H'*D> lainnya. %luo setin. barbiturat. hipnoti 0 sedati%. asa! )alproat. Ko!binasi den"an antiarit!ia. antidepresan trisi li . uinin. tra+odon. !i ona+ol. G Ko!binasi den"an epine%rin a an dapat !eni!bul an hipotensi.seperti haloperidol. antihista!in.18 0 0 0 Ko!a.<enobarbital dapat !enurun an e%e ti)itas 5. i!ipra!ine. Kera$unan al ohol.6ipotensi berta!bah den"an pe!berian a"ens antihipertensi% *. barbiturat dan nar oti a.%luphena+ine. $isaprid. etanol.litiu!. Int')aksi Obat 7 Den"an Obat Lain : . 6ipersensiti% &aller"i (. 'en""unaan bersa!a antidepresan tris li dapt !en"ubah respons dan !enin" at an to sisitas. antihipertensi. .#ntasida atau antidiare adsorben a an !en"uran"i absorpsi $hlorpro!a+ine 9. 'enin" atan resi o a"ranulositosis den"an pe!a aian antitiroid G E%e lorpro!a+in dapat ditin" at an oleh dela)irdin. uinidin. G Klorpro!a+in !e!per uat e%e pene an terhadap SS' dari anal"esi nar oti . sipro%lo sa$in dan obat0 obat yan" !e!perpanjan" inter)al I7 a an dapat !enin" at an resi o arit!ia.. i!ipra!ine. G Klorpro!a+in dapat !enin" at an e%e Dto si sitas anti oliner"i . paro setin. pi!osid. ritona)ir.

hiro odon./0J50&90!etil0.s ki4ia 7 7ri%luopera+ine&*0tri%luoro!etil0.0pipera+inil( propelphenotha+ine( . G Klorpro!asin dapat !en"ha!bat e%e antipar inson le)odopa dan bro!o riptin dan !un" in dapat !en"ha!bat e%e pressor epine%rin dan noreepine%rin TRIFLUOPERA1INE 2St'la5in'3 St'losi6 R. Klorpro!asin !un" in !enurun an e%e substrat prodru" 3H'*D> seperti odein.19 G Ko!binasi den"an !eto lopra!id a an dapt !enin" at an resi o "ejala e strapira!idal.4. o si odon dan tra!adol.

Fa)4ako-ina4ik 7 obat ini di!etabolis!e di hati Wa tu paruh : *9 ja! In-ikasi 7 0 0 0 0 0 S i+o%renia 'si osis !ania Depresi% :an""uan tin" ah la u pada retardasi !ental 'si osis paranoid &"an""uan 1aha! !enetap(. E8'k sa4pin( 7 8 ./ !". K .20 Fa)4akokin'tik 7 Obat ini be erja den"an !e!blo ade D. !".. Dosis 7 8 0 dosis a1al * K 5 = *. dopa!in dan reseptor D* dijalur postsinapti !eso$orti$al dan !esoli!bi . 0 dosis pe!eliharaan 5 = . sehin""a dapat !e!ini!al an "ejala seperti halusinasi. delusi.

3'A. $lo+apine. Dys$rasia darah.21 0 0 0 0 0 N"antu .i!ipra!in *. Kejan"0 ejan" "rand!al. O$$ulo"yri$ $risis. %luphena+ine. 3'A 9.enurun an e%e ti%itas obat : bro!o riptin 5. Int')aksi obat 7 . Kont)a in-ikasi 7 8 0 0 0 0 0 Depresi SS'. :an""uan e stra pira!idalis. 6ipere%le si. penin" atan e stra pyra!idal dan sindro! neurolepti a!o=apine. :an""uan li)er. Ko!a. $lo!ipra!ine.a!o=apine. haloperidol. 'enin" atan inter)al I7 : a!itriptylin.$loba+a! !ali"na : .. 6ipersensiti%. . !enin" at an sedasi : alpra+ola!. pusin" le!as.

tetapi !e!ili i e$enderun"an untu !e!pro)o asi ditandai e%e e strapira!idal dan relati% le!ah adrenolyti$ al%a0properti. dan obat0 obatan depresan SS' lain. 6aloperidol $epat diserap dari . lebih le!ah anta"onis reseptor oliner"i dan hista!in. "elisah dan turunan den"an !ania. Fa)4akokin'tik 6aloperidol !e!punyai a%initas yan" uat pada reseptor D*. si%at0si%at yan" telah dian""ap san"at e%e ti% dala! pen"elolaan 6aloperidol adalah neurolepti$ yan" e%e ti% dan ju"a !e!ili i si%at #nti !untah. anestesi u!u!. 2ni ju"a !enunju an anore=iant hipoter!ia dan e%e dan !un" in terjadi tinda an barbiturates.22 !ALOPERIDOL 6aloperidol adalah butyrophenone antipsi oti hipera ti)itas.

* ja!. e!udian penin" atan dosis disesuai an den"an "ejala yan" belu! ter ontrol.23 saluran $erna. tetapi butiro%enon !e!perlihat an bahan si%at %enotia+in. E sresi haloperidol la!bat !elalui "injal. 6aloperidol !e!perlihat an antipsi osis yan" uat dan e%e ti% untu %ase !ania penya it !ani depresi% dan s i+o%renia. dosis obat dapat ditin" at an sa!pai dosis 5/09/ !" per hari. E%e berbeda se$a uantitati% %enotia+in pipera+in dan butiro%enon arena butiro%enon selain !en"ha!bat e%e dopa!in ju"a !enin" at an e%e turn over ratenya. Dosis Dosis 6aloperidol dapat di!ulai dari . 'ada oran" nor!al. !in""u setelah pe!berian. e%e haloperidol !irip %enotia+in pipera+in. ira0 ira 9/B obat di eluar an sela!a . Setelah pe!berian a1al . Kadar pun$a plas!a 6aloperidol dala! 1a tu *0> ja! setelah pe!berian oral. atau * !" den"an pe!berian * atau 5 ali per hari. beberapa epusta aan !en"ata an dosis per hari yan" e%e ti% antara . hari sesudah pe!berian dosis tun""al Die s resi den"an $epat !elalui urine dan tinja dan bera hir dala! . Wa tu paruhnya antara . !enetap sa!pai 8* ja! dan !asih dapat dite!u an dala! plas!a sa!pai ber!in""u0!in""u dan dala! 1a tu */ !enit setelah pe!berian intra!us ular. 'ada pasien den"an e%e sa!pin" !ininal dan belu! ter$apai respon terapi.0*/ !". 9 Fa)4ako-ina4ik Stru tur haloperidol berbeda den"an %enotia+in./0.

9 6aloperidol de$anoate &inje si long acting( setelah disunti an dilepas se$ara la!bat e dala! pe!buluh darah.. distonia. 'e!berian haloperidol dala! 1a tu la!a dapat terjadi penin" atan berat badan dan penurunan %un"si o"niti%. opistotonus.0. hyperre%le=ia. dis inesia. E%e adan"0 sa!pin" yan" lain adalah tardi)e dys inesia pada pe!a aian haloperidol yan" la!a atau pen"hentian haloperidol tiba0tiba.24 perlu dila u an !onitorin" e%i asi linis.. !" per hari den"an pe!berian * atau 5 perhari. a atisia. 9.> In-ikasi 'asien s i+o%renia dan "an""uan psi oti . ri"iditas. sedasi atau e%e sa!pin" lainnya yan" !un" in ti!bul sehin""a dapat dila u an penyesuaian dosis atau pen""antian den"an antipsi oti lain. 9 'ada ana 0ana atau usia lanjut dosis dapat diturun an dan dapat di!ulai den"an /.. arena 1a tu paruhnya panjan". sehin""a pe!beriannya tiap 509 !in""u per ali. 9 ali E8'k sa4pin( e%e e strapir!idalis &E'S( seperti par inson li e sy!pto!ps. E%e sa!pin" lain yan" rin"an seperti sedasi dan autono!i . dan adan"a risi o ulo"iri .

i!ipra!ine .olan+apine 8. $loba+a! >. dan SN. 'enin" atan antidopa!iner"i . dulo=etin . 2ntera si den"an anti oliner"i dapat !en""an""u e%e antipar inson dan le)odopa 5. 3'A. a!o=apine.. %luphena+ine. tu!or ota ( Keter"antun"an al ohol Kesadaran !a in !e!buru Int')aksi -'n(an obat lain 7 . !irta+apine.etabolis!e 6aloperidol !enin" at 9. *. Bersa!a den"an $arba!a+epine .25 Kont)a in-ikasi 0 0 0 0 0 0 0 0 'enya it hati 6e!atolo"i Epilepsi Kelainan jantun" <ebris yan" tin""i 'enya it SS' &par inson. 2ntera si 6aloperidol a an !en"ha!bat !etabolis!e antidepresan trisi li . : $lo+apine. E'S. 'enin" atan sedasi : alpra+ola!. 'enin" atan inter)al I7 : a!itriptilin.. 'enin" atan !etabolis! hati en+i! 3H'*D> : %luo=etin.

Kelo!po otot yan" palin" serin" terlibat adalah otot 1ajah. si ap badan yan" tida biasa hin""a opistotonus &!elibat an eseluruhan otot tubuh(. dan dapat pula oleh 3hlorpro!a+ine. 5 • 4ea si distonia a ut . Na!un lebih serin" dia ibat an oleh obat den"an potensial tin""i yan" !e!ili i a%initas yan" !us arini . dan sindro! 'ar inson. 'erphena+ine. tardive dis inesia.26 D* PROFIL EFEK SAMPING a* G'+ala Ekst)api)a4i-al 2Extrapyramidal syndrome6 :ejala e strapira!idal &E'S( !en"a$u pada suatu "ejala atau rea si yan" diti!bul an oleh pen""unaan jan" a pende !edi asi antipsi oti atau panjan" dari tipi al yan" "olon"an tipi al. risis o ulo"iri . a atisia. 7ri%luopera+ine. lidah atau otot e strao uler. disastria bi$ara. :ejala e strapira!idal serin" diba"i dala! beberapa ate"ori yaitu rea si distonia a ut. <luphena+ine. 4ea si distonia a ut serin" terjadi dala! satu atau dua hari setelah uat pada reseptor . ber!ani%estasi seba"ai torti olis. leher. Obat antipsi oti palin" serin" !e!beri an e%e sa!pin" "ejala e strapira!idal ya ni 6aloperidol.erupa an spas!e atau ontra si in)olunter satu atau lebih otot s elet yan" ti!bul beberapa !enit.

/B pasien. :aya berjalan den"an lan" ah yan" e$il dan !enyeret a i pada sindro! 'ar inson dia ibat an arena e a uan otot. dan bradi inesia. penurunan spontanitas. atau rasa "atal pada otot. tre!or. "u"up atau suatu ein"inan untu tetap ber"era . penurunan ayunan len"an pada saat berjalan.ani%estasi berupa eadaan "elisah. dan penurunan !en"unyah yan" dapat !eni!bul an pen"eluaran air liur. # inesia !eliputi 1ajah topen"3 jedaan dari "era an spontan. 7erjadi pada ira0 ira . tetapi ini dapat terjadi apan saja. a atisia dapat !enyebab an e saserbasi "ejala psi oti a ibat perasaan tida nya!an yan" e stri!. 'ada bentu yan" yan" lebih rin"an. esu aran untu !e!ulai a ti%itas nor!al.5 • Sindro! 'ar inson 7erdiri dari a inesia. ese!uanya dapat di eliru an den"an "ejala s i+o%renia ne"ati%.27 pen"obatan di!ulai. 5 • # atisia . a inesia hanya terbu ti seba"ai suatu status perila u den"an jeda bi$ara. penurunan edipan. 5 . 7re!or dapat dite!u an pada saat istirahat dan dapat pula !en"enai rahan".

. dapat hilan" ti!bul den"an seirin" berjalannya 1a tu. bernapas.// !" D hari.erupa an !ani%estasi "era an otot abnor!al. Bila terjadi :an""uan e stra pira!idalis. Sul%as atropin 5 = * K 9 !" D hari. Obat0obat anti Sindro! 'ar insonis!e: . balisti . !a a pe!berian dosis obat diturun an. . jenis ela!in 1anita. !en"henta . . berbi$ara. dan pen"obatan berdosis tin""i atau jan" a panjan". atau seperti ti yan" !e!pen"aruhi "aya berjalan.28 • 7ardi)e dis inesia Disebab an oleh de%isiensi oliner"i yan" relati% a ibat supersensiti% reseptor dopa!ine di punta!en audatus. atau obat distop dan bisa di"anti den"an obat lain. Dipenhidra!in &benadryl( Dapat diberi an per0oral D per0enteral den"an dosis . in)olunter. <a tor predisposisi dapat !eliputi u!ur usia lanjut. 5. Bila obat pen""anti tida tersedia atau obat tersebut san"at diperlu an. dan !a an pasien adan" ter"an""u. !a a untu !en"hilan" an sindro!a par insonis!e diberi an obat0obat anti sindro!a par insonis!e. :ejala hilan" den"an tidur./ K . 7rihe si%enidil Diberi an per0oral den"an dosis *.

E 5 = . 9. dan di !edulla spinalis !enyebab an terjadinya penin" atan ri"iditas otot dan tre!or ber aitan yan" den"an jalur e strapira!idal. a!p. dan disre"ulasi autono!i yan" dapat terjadi seba"ai o!pli asi serius dari pen""unaan obat antipsi oti . 9 . Sindro! ini perta!a ali di enal tahun . Ben+odia+epin.->/ setelah obser)asi pasien yan" diberi an obat antipsi oti potensial tin""i. !" E 5 = . Se!entara itu e%e antipsi oti di peri%er tubuh !enyebab an penin" atan pelepasan alsiu! . jalur ni"rostriatal.. !"Da!p.*.e anis!e antipsi oti sehin""a dapat !enyebab an SN. ri"iditas.29 dapat diberi an per0oral atau per0enteral 7ablet /. 2nje si /. b* Sin-)o4 N'. Blo$ ade reseptor D* hipotala!us ju"a !en"hasil an penin" atan titi te!peratur dan "an""uan !e anis!e pen"aturan panas tubuh. Blo ade pusat reseptor D0* pada hipotala!us.)opl'ptik Mali(na Sindro! neurolepti !ali"na !erupa an "abun"an dari hiperter!ia. berhubun"an den"an si%at anta"onis obat terhadap reseptor D0* dopa!ine.

se!entara di 2ndia terdapat /. ondisi pasien yan" !en"ala!i dehidrasi..9B yan" berhubun"an den"an . ya ni pen""unaan antipsi osis dosis tin""i. Selain itu pada pasien yan" telah !en"ala!i SN.30 dari reti ulu! sar oplas!a sehin""a terjadi penin" atan ontra tilitas yan" ju"a dapat ber ontribusi dala! terjadinya hiperter!ia.( seperti olan+apine. ju"a !e!ili i resi o tin""i untu terjadi SN. ri"iditas.. Berdasar an penelitian SN. re urens. #ntipsi oti atipi al yan" terbaru 1alaupun tida di lasi%i asi an se$ara a urat seba"ai "olon"an neurolepti ju"a dapat !en"a ibat an sindro! ini.*B dari pasien yan" !en""una an obat neurolepti . pen""unaan inje si antipsi oti erja la!a.. 9 <a tor resi o yan" berhubun"an erat den"an ejadian SN. . elelahan. 1a tu yan" sin" at dala! !enai an dosis pen"obatan.9 Se$ara epide!iolo"i belu! terdapat adanya penelitian !en"enai ejadian SN. yan" berhubun"an den"an su u. risperidone. Na!un penelitian di 3ina !enunju an terdapat insidens /. 3ontoh obat antipsi oti atipi al yan" ju"a dapat !enyebab an sindro! neurolepti !ali"na &SN. lebih serin" dite!u an pada pasien yan" !en" onsu!si haloperidol dan $hlorpro!a+ine. dan Luetiapine. 9 Se!ua "olon"an antipsi oti dapat !enyebab an sindro! neurolepti !ali"na bai neurolepti potensial rendah !aupun potensial tin""i. dan a"itasi. dan pen"han$uran sel otot. +iprasidone.

31 su u./0*/B dan u!u!nya resi o e!atian !enin" at bila pasien telah !en"ala!i ne rosis sel0sel otot yan" !enyebab an rhabdo!yolisis. #n" a e!atian se itar . ta ipnea #"itasi psi o!otri 7a i ardia dan hiperter!ia &de!a! tin""i( 4i"iditas o!a &le)el . Na!un *D5 asus terjadi pada !in""u perta!a setelah pe!berian obat. dapat terjadi apan pun dari 1a tu pen"obatan dan resi o ejadian !enin" at pada pasien yan" berusia uran" dari 9/ tahun. dapat berupa : . 0 0 0 0 Dis%a"ia 4estin" tre!or 2n ontinensia Deliriu! yan" ber elanjutan pada letar"i. stupor hin""a esadaran yan" %lu tuati%( 0 0 0 0 0 7e anan darah yan" labilDberubah0ubah Sesa na%as. SN.9 :a!baran "ejala linis SN.

!e!perlihat an penin" atan Kreatinin inase &3K( a ibat pen"han$uran dan ne rosis sel0 sel otot.0* !in""u. :ejala a an ber uran" dala! . tro!bositosis.8 . hiper%os%ate!ia. 'enan"anan yan" palin" uta!a bila pasien !en"ala!i SN. . Se!entara untu pe!eri saan darah rutin dapat dite!u an leu ositosis. dan te!peratur yan" !enin" at diatasi den"an pe!berian antipireti resusitasi $airan se$ara a"resi% dan !en"ontrol esei!ban"an $airan bila terdapat tanda yan" !en"arah an e!un" inan terjadi "a"al "injal. Untu !e!pertahan an %un"si or"an0 or"an )ital tubuh dan !en$e"ah dari o!pli asi yan" lebih buru perlu diperhati an untu !enja"a estabilan sir ulasi dan )entilasi pasien.32 'e!eri saan laboratoriu! pada pasien den"an SN. penin" atan La tat dehidro"enase &LD6( yan" ju"a !en""a!bar an terjadinya ne rosis dan dapat den"an $epat ber e!ban" !enjadi rhabdo!yolisis yan" !e!beri an hasil laboratoriu! hiper ale!ia.9. adalah pen"hentian terlebih dahulu onsu!si obat0obatan antipsi oti . 7erapi %ar!a olo"i yan" diberi an ya ni bro!o$riptine yan" !erupa an a"onis dan pre ursor reseptor dopa!ine. dan tanda0tanda dehidrasi. dan hipo alse!ia. . Selain itu bila terdapat penin" atan adar !yo"lobin dala! darah atau !yo"lobinuria !erupa an tanda terjadinya e"a"alan "injal. penin" atan a!inotrans%erase &a!inotrans%erasi aspartatD:O7 dan a!inotrans%erase alanineD:'7(. hiperurise!ia. *.

.* 'rola tin seru! yan" !enin" at dapat !e!pen"aruhi %un"si se sual pada 1anita !aupun pria yan" dapat ber!ani%estasi seba"ai "ala torrhea. dan !e!ori se!anti !e!usat an yan" !un" in !e!an" terdapat pada pasien s i+o%renia di episode a1al penya it dapat !enjadi lebih berat. etera!pilan sosial ju"a !e!perlihat an penurunan. ya ni penin" atan pelepasan hor!one prola tin . .n(si ko(niti8 7erdapat onsensus bah1a antipsi oti yan" bersi%at anti!us arini uat dapat !en""an""u %un"si !e!ori. a!enorrhea dan poe!besaran payudara pada 1anita. -* E8'k . "an""uan libido. :an""uan untu perhatian. Selain itu e!a!puan !e!e$ah an !asalah sosial.o)4onal Obat psi oti panjan" dapat tipi al yan" di"una an dala! jan" a 1a tu yan" !enyebab an penin" atan produ si hor!on prola tin teruta!a pada 1anita. Blo ade pada tra tur tuberoin%undibular yan" terproye si an e hipotala!us dan elenjar hipo%isis !en"a ibat an berba"ai e%e sa!pin" neuroendo rine. dan "ine o!asti pada pria. !enyi!pan !e!ori.an 8.33 c* Gan((. .* '* E8'k sa4pin( pa-a sist'4 lainnya . i!potensi. "an""uan %un"i ere si dan pen$apaian or"as!e. .

:ejala pada e%e sentral seperti a"itasi yan" berat.* 0 E%e autono!i yan" !un$ul seperti hipotensi postural di!ediasi oleh blo ade adrener"i u!u!nya pada pen""una obat tipi al potensial rendah seperti $hlorpro!a+ine dan thiorida+ine. disorientasi 1a tu. 0 . dan dilatasi pupil.. Sedan" an e%e peri%er anti oliner"i berupa !ulut dan hidun" yan" erin" u!u!nya dilapor an pada pasien den"an pen"obatan antipsi oti tipi al potensi rendah. Selain itu der!atitis aler"i dapat terjadi di a1al pen"obatan. halusinasi. . onstipasi. > . Sehin""a pen""unaan obat tipi al potensial rendah intra!us$ular !e!erlu an pe!antauan te anan darah &saat berbarin" dan berdiri( untu !en$e"ah pasien pin"san ataupun jatuh saat berdiri. 0 E%e > sedasi terjadi a ibat !e anis!e ha!batan reseptor hista!ine 6.> E%e anti oliner"i autono!i lainnya seperti <otosensiti)itas dapat terjadi pada pasien yan" !en" onsu!si "olon"an potensi rendah seperti $hlorpro!a+ine sehin""a pasien perlu diinstru si an untu berhati0hati eti a terpapar sinar !atahari. te!pat dan oran".. yan" !un" in a an berpen"aruh dala! pe erjaan bila pasien !erupa an oran" yan" !asih a ti% be erja.34 0 E%e lain antipsi oti tipi al seperti e%e anti oliner"i bai sentral !aupun peri%er !elalui blo ade reseptor !us arini . $ontohnya $hlorpro!a+ine dan !esorida+ine.

dan ada yan" sa!pai !e!butuh an obat si!pto!atis untu !erin"an an penderitaan pasien.* 0 E%e he!atolo"i dapat terjadi berupa leu openia den"an sel darah putih 5. > E%e sa!pin" ini ada yan" dapat di tolerir oleh pasien.. !en"han$ur an en+i! !io ardiu!. * 0 Selain itu e%e yan" !un" in ti!bul ju"a dapat berupa penin" atan berat badan yan" ebanya an terdapat pada pasien yan" !en" onsu!si $hlorpro!a+ine dan thiorida+ine. ada yan" la!bat. #"ranulositosis yan" !a!pu !en"an$a! ehidupan dapat terjadi pada ... . 3hlorpro!a+ine dan thiorida+ine diper ira an bersi%at lebih epiloepto"eni sehin""a resi o untu ejan" sela!a !asa pen"obatan perlu diperti!ban" an dala! "an""uan ejan" atau lesi pada ota ./// pasien yan" dira1at den"an antipsi oti tipi al.// selD!!5 !erupa an !asalah yan" u!u!.35 0 :an""uan ira!a jantun" !erupa an e%e antipsi oti yan" !en""an""u ontra tilitas jantun". . Dala! pen""unaan obat anti0psi osis yan" in"in di$apai adalah “optimal response with minimal side effect”. : . . > ontra tilitas sel0sel 0 #ntipsi oti tipi al !a!pu !enurun an a!ban" batas seseoran" untu !en"ala!i ejan"./.

%un"si hati. . EL . se$ara periodi harus dila u an pe!eri saan laboratoriu! : darah rutin.// ."Dh( 0 0 0 0 0 . urine len" ap.36 'ada pen""unaan obat anti0psi osis jan" a panjan". e strapira!idal(. . %un"si "injal. .>// -// 9? >/ >/ Sedasi MMM MMM M M MM Otono!i MMM MMM M M M M E s. Obat anti0psi osis ha!pir tida seba"ai a ibat o)erdosis.".an Obat • 'ada dasarnya se!ua obat anti0psi osis !e!punyai efek primer &e%e linis( yan" sama pada dosis ekivalen. otono!i .* pernah !eni!bul an e!atian #* /ARA PENGGUNAAN P'4ili. Dosis &.'ir. perbedaan teruta!a pada efek sekunder &e%e sa!pin" E sedasi./ .// ? . MM MMM MMM MMM .// ? .. #nti0psi osis 3hlopro!a+ine 7hiorida+ine 'erphena+ine 7ri%luopera+ine <luphena+ine . untu dete si dini perubahan a ibat e%e sa!pin" obat. .

dapat di"anti den"an obat anti0psi osis lain &sebai nya dari "olon"an yan" tida sa!a(. dapat dipilih e!bali untu pe!a aian se aran". Khususnya pada penderita S i+o%renia yan" tida dapat !entolerir e%e sa!pin" e strapira!idal atau !e!punyai risi o !edi den"an adanya "ejala e strapira!idal. halusinasi.)an Dosis . hipobulia. jenis obat anti0psi osis tertentu yan" sudah terbu ti e%e ti% dan ditolerir den"an bai e%e sa!pin"0nya. bi$ara a$au. den"an dosis e i)alen0nya. isi pi iran !is in( lebih !enonjol dari "ejala positi% &1aha!. P'n(at. 'er"antian obat disesuai an • #pabila obat anti0psi osis tida !e!beri an respons linis dala! dosis yan" sudah opti!al setelah jan" a 1a tu yan" !e!adai. • #pabila dala! ri1ayat pen""unaan obat anti0psi osis sebelu!nya. penari an diri. pilihan obat antipsi osis K atipi al perlu diperti!ban" an. perila u ta ter endali( pada pasien S i+o%renia.// > M M M M MMMM MM 'e!ilihan jenis obat anti0psi osis !e!perti!ban" an gejala psikosis yang dominan dan efek samping obat.37 6aloperidol 'i!o+ide • * * * * 0 0 . den"an dosis ekivalen. • #pabila "ejala ne"ati% &a%e tu!pul.

Dosis pa"i dan !ala! dapat berbeda untu !en"uran"i da!pa dari e%e sa!pin" &dosis pa"i e$il.0* hariD!in""u(  taperin" o%% &dosis diturun an tiap *09 !in""u(  stop. La4a P'4b')ian Untu pasien den"an seran"an Sindro! 'si osis yan" N!ulti episodeO. • Onset e%e pri!er &e%e linis( : se itar * K 9 !in""u Onset e%e se under &e%e sa!pin"( : se itar * K > ja!.9 ja! &pe!berian obat . .* !in""u &stabilisasi(  diturun an setiap * !in""u  “dosis maintenance”  dipertahan an > bulan sa!pai * tahun &diselin"i Ndru" holidayO .0* = perhari(. dinai an setiap *05 hari  sa!pai !en$apai “dosis efektif” &!ulai ti!bul peredaran Sindro! 'si osis(  die)aluasi setiap * !in""u dan bila perlu dinai an  “dosis optimal”  dipertahan an se itar ?0. • • Wa tu paruh : . terapi pe!eliharaan &!aintenan$e( diberi an palin" sedi it .38 Dala! pen"aturan dosis perlu diperti!ban" an : . dosis !ala! lebih besar( sehin""a tida be"itu !en""an""u ualitas hidup pasien.ulai den"an “dosis awal” sesuai den"an “dosis anjuran”.* K .

Keadaan ini a an !ereda den"an pe!berian Nanti$holiner"i$ . E%e obat anti0psi osis se$ara relati% berlan"sun" la!a. tahun setelah se!ua "ejala psi osis !ereda sa!a se ali. 'e!berian yan" $u up la!a ini dapat !enurun an derajat e a!buhan *.39 sela!a . 'ada u!u!nya pe!berian obat anti0psi osis sebai nya dipertahan an sela!a 5 bulan sa!pai . tahun. K . biasanya satu bulan e!udian baru "ejala Sindro! 'si osis a!buh e!bali. sehin""a potensi eter"antun"an obat e$il se ali. sa!pai linis. beberapa hari setelah dosis tera hir !asih !e!punyai e%e Sehin""a tida lan"sun" !eni!bul an e a!buhan setelah obat dihenti an. pusin". 'ada pen"hentian yan" !endada dapat ti!bul "ejala N3holiner"i$ 4eboundO : "an""uan la!bun". diare. "e!etar dan lain0lain. !untah. Untu N'si osis 4ea ti% Sin" atO penurunan obat se$ara bertahap setelah hilan"nya "ejala dala! urun 1a tu * !in""u K * bulan. !etabolit0!etabolit !asih !e!punyai ea ti%an anti0psi osis. ali. Obat anti psi osis tida !eni!bul an "ejala lepas obat yan" hebat 1alaupun diberi an dala! jan" a 1a tu la!a. 6al tersebut disebab an !etabolis!e dan e s resi obat san"at la!bat.. !ual.

e!udian baru !enyusul obat antipar inson. terapi asus !elihat apa ah terdapat e%e an toleransi yan" bai terhadap . Sebai nya sebelu! pen""unaan parenteral diberi an se$ara oral lebih dahulu beberapa !in""u untu hipersensiti)itas. B asus !enunju e%e sa!pin" e trapira!idal. Dosis !ulai den"an P $$ setiap * !in""u pad bulan perta!a e!udian bau ditin" at an !enjadi . . tablet 7rihe=yphenidyl 5= * !"Dh(. obat antipsi osis dihenti an lebih dahulu.naan Pa)'nt')al Obat anti0psi osis Nlon" a$tin"O 2<luphena+ine De$anoate *./ !"D$$.*.. i!. setiap * K 9 !in""u san"at ber"una untu pasien yan" tida !au atau sulit teratur !a an obat atau apapun yan" tida e%e ti% terhadap !edi asi oral. . !" &i!(. Oleh arena itu pada pen""unaan bersa!a obat anti0psi osis M antipar inson. 'e!berian obat anti psi osis Nlon" a$tin"O hanya untu stabilisasi dan pe!eliharaan &!aintenan$e therapy( terhadap S i+o%renia.40 a"entO &inje si Sul%as #tropin /. bila sudah tiba 1a tu pen"hentian obat. !"D$$ atau 6aloperidol De$anoas . $$ setiap bulan. K *. . P'n((.

41 .

/ J$ited */. Penggunaan Obat Antipsikotik Atipikal Lebih JonlineQ $urhat ita *//J$ited */.* O t 5/QE J.ht!l 9. #nony!ous./>.s$ribd. *//8 . !ki"ofrenia dan #iagnosis $anding.Q.EDSR/.42 DAFTAR PUSTAKA . #)ailable %ro!:U4L:http:DD$urhat ita. JonlineQ #)ailable %ro!:U4L: http:DD111. Ja arta: Balai 'enerbit <KU2.pd% 5. #)ailable %ro!:U4L:http:DD111. Antipsychotic Medications. E!y.or"D$ontentD%a$tRsheetsD!edi$ationin%oD#ntipsy$hoti$s D#N72'SH36O723R.$o!D*//-D/*Dpen""unaan0obat0 antipsi oti 0atipi al. Sina"a. S$ribd */.4B.blo"spot.$o!Ddo$D5-**?9*9D4e%er0#t 2. JonlineQ..na!i"$. #nony!ous. Antipsikotik. Esa.* O t 5/QE fektif.

. #)ailable %ro!: U4L:http:DDantipsi oti 0psi o%ar!a a. JonlineQ.43 . JonlineQ.blo"spot.edi$al 3he!istry J$ited */. .--. Antipsychotic &reatment.s!u. Edisi 9.ental 6ealth Nursin" Ei"ht 3lub0Uni)ersitas 'adjadjaran.-. *//8 >.4usdi.Sulistia. .ppt 9. .* O t 5/Q. <a ultas Kedo teran . Panduan Praktis Penggunaan Obat Psikotropik. %armakologi dan &erapi.$o!D .$o!Ddo$D.* O t 5/QE #)ailable %ro!EU4L: %a$ulty../ J$ited */. Edisi Keti"a. #nony!ous. 7au%i . Obat Psikotropik. . #bidin. Ja arta: Ba"ian <ar!a olo"i <a ultas Kedo teran U2.asli!. :anis1arna.oni$a.* O$tober *>QE #)ailable %ro!: U4L:http:DDs$ribd. 4a!ire+. J$ited */. 7. 'si o%ar!a a . Ja arta./9?*DObat0'si otropi 8.atara!.eduDjbuyna Di!a"esDAnti'psychotics. S$ribd */. Psikotropik.

44 . !entalhealth */..* o$tober 5/QE #)ailable %ro!:U4L: http:DD111.DObat0#ntipsi oti 0 7in" at an04isi o0'en""u!palan0DarahD'a"e. JonlineQ./ J$ited */. E./. Obat Antipsikotik &ingkatkan (esiko Penggumpalan #arah . Widayati.ht!l .$o!Darti$lesD*959D."o9healthyli%e.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful