HORDEOLUM

DAN

BLEFARITIS

Semua umur. TU dewasa Etiologi : infeksi stafilokokus Sembuh sendiri → 1 – 2 minggu .HORDEOLUM     Inflamasi supurative akut pada tepi palpebra.

 GEJALA :      Palpebra melunak Edema Massa nodul merah Panas Indurasi tepi palpebra .

 Di palpebra Anterior :  Hordeolum eksternal / styes  Glandula Zeis / folikel rambut / Moll Di palpebra Posterior :  Hordeolum internal  Glandula Meibom  .

Penanganan       Kompres hangat Antibiotik topikal Antibiotik sistemik Antibiotik oral : Doksisiklin Insisi dan drainase → lesi besar dan persisten Injeksi steroid → kasus sulit .

BLEFARITIS    Inflamasi kronik pada tepi palpebra TU anak anak Etiologi :  Infeksi stafilokokus & / dermatitis seboroik.  Parasit : Phtiriasis palpebrum  Vektor : Pitysporum ovale Demodex follikulorum .

debu. Predisposisi :  Lingkungan kotor. kosmetik. 2 bentuk :  Blefaritis Skuamosa  Blefaritis Ulseratif  .  Terpapar asap.  Konjunctivitis kronik.  Iritasi aplikasi kimia .

BLEFARITIS SKUAMOSA KARAKTERISTIK :      Keras. . rapuh. fibrin sepanjang silia ( kollaret ) Hyperemia pada tepi palpebra Palpebra tebal & eversi → kasus berat Panas & tidak nyaman Erithema di pipi (dermatitis seboroik sekunder).

BLEFARITIS ULSERATIF KARAKTERISTIK :     Tepi palp merah & inflamasi Lesi supuratif multipel Pus kekuningan Krusta sulit menghilang .

PENANGANAN  Organisme diisolasi & tes sensitivitas. .  Perbaiki :  Kesehatan umum  Kebersihan  Gizi .  Langsung pada faktor etiologi.

Kutu : Shampoo 1 % lindane / 0.    Sisik/krusta : kompres sodium bikarbonat hangat ( 3% ). Kortikosteroid. Salep 1 % physostigmin.5 % malthion / piperonil butoxide. Salep antibiotik 3 x sehari → 2 – 3 mgg. .

kecil. Scar Ektropion . patah.SEKUELE        Tylosis Trichiasis Madarosis Poliosis Silia tipis.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful