Batas Air (Hanzi: ᳓Ṥொ, hanyu pinyin: shui hu zhuan; bahasa Inggris: Water Margin, All Men are

Brothers, Outlaw of the Marsh, 108 Bandits of Liang Shan; bahasa Jepang: Suikoden) adalah sebuah roman terkenal dari zaman Dinasti Ming. Roman ini menceritakan realita kehidupan para bandit yang dipimpin oleh Song Jiang melawan kebengisan pemerintah Dinasti Song. Song Jiang sendiri adalah tokoh sejarah, namun di roman tentunya ia digambarkan sesuai imajinasi sang pengarang. Bagi kaum pemerintahan, mereka disebut bandit, tetapi bagi rakyat setempat mereka disebut pahlawan, karena mereka biasa merampok kaum orang kaya yang tidak baik dan korupsi yang kemudian dibagikan kepada orang miskin dan tidak mampu. Dalam sejarahnya, ada 108 bandit pahlawan yang terkenal dan mereka bersatu mengikat janji di Ruangan Kesetiaan (bahasa Inggris: Hall of Loyalty). Markas mereka berada di Gunung Liangshanpo, yang dikelilingi oleh laut dan air sehingga sulit diserang. Mereka memiliki anggota sampai puluhan ribu. Pengarang roman ini adalah Shi Nai-an (Hanzi: ᣉĤᐻ) dengan bantuan Luo Guanzhong. Namun sebenarnya, ada dugaan bahwa tidak ada orang bernama Shi Nai -an dan Shi Nai-an adalah nama samaran dari Luo sendiri. Namun versi lain yang lebih populer adalah Shi Nai an menuliskan novel ini, Luo bertindak sebagai editor dan menambahkan 30 bab terakhir daripada novel ini. Visit my site: Life Note of Me, Articleus, Psychedelic Galleria, Catalyst Daemon, Dao Xue, Liga Dunia, Mirianto @blogspot, KTP MW. Reply With Quote Share with Facebook

3rd March 2009 13:19 #2

mirianto
y y y y y

View Profile View Forum Posts View Blog Entries Visit Homepage View Articles

Silver Users Join Date Dec 2004 Location http://www.mirianto.com

Posts 513 Blog Ent i s 39 Re: [His y]Kis h Tepi Ai /108 Pendekar Liang Shan

================================================== =========== PR ================================================== =========== Pada Thn 907 M kekaisaran Tang di ambang kehancuran, pemberontakan terjadi diseluruh penjuru negeri, pada pertengahan tahun itu Zhu Wen seorang jendral perang Tang memberontak dan menghancurkan Ibukota Chang An dan membunuh kaisar Tang Zhao Zhong. Dia kemudian mendirikan dinasti baru yang bernama dinasti Liang. Dinasti Liang ini tidak lama bertahan karena banyak jendral jendral yang berambisi menjadi kaisar. Dalam waktu 50 thn sebanyak 5 dinasti memerintah daratan cina utara, Liang , Tang, Jin, Han dan Zhou. Tetapi tidak ada diantara mereka yang cukup kuat untuk menyatukan seluruh kekaisaran. Daerah selatan pecah menjadi 10 negara yang tersebar pada 8 penjuru arah mata angin. Wu, Wu Yue, Min, Chu, Nan Han, Shu, Ci Shu, Jiang, Nan Tang, Bei Han. Peperangan terjadi tiada hentinya, banjir darah terjadi dimana mana. wabah penyakit dan kelaparan melanda seluruh negeri, rakyat hidup sangat sengasara dan tangisan mereka terdengar sampai kelangit. Pada thn 960 M, Kaisar Zhou meninggal dunia tanpa meninggal seorang putra, Jendral Zhao Guang Yin atas desakan bawahannya mengambil alih kekuasaan dan menjadikan dirinya Kaisar yang baru dengan nama dinasti Sung. Kaisar Sung baru ini bergelar TaiZu dan mengubah kalender kekaisaran menjadi masa Jiang Long thn pertama (thn 960 M . Dikisahkan ketika dia dilahirkan langit berwarna kemerahan dan t ercium bau sangat harum diruang bersalinnya. Ini menandakan bahwa anak yang dilahirkan akan menjadi orang yang hebat dan berkuasa serta membawa kebaikan bagi semua orang. (Kaisar Tai Zu adalah seorang ahli bela diri dan tekhnik bela dirinya masih dipakai sampai sekarang oleh perguruan shao lin, tekhnik ini disebut Tai Zu Chang Guan.

Selama kurun waktu 3 thn dia berperang kesana dan kemari berusaha untuk menyatukan seluruh wilayah utara dan pada thn 964 M dia berhasil menyatukan seluruh wilayah utara dan seluruh wilayah selatan 5 thn kemudian.) Pada masa sebelum Zhao Guang Yin naik takhta, hiduplah seorang pertapa sakti digunung Hwa-san yang bernama Tan Tuan. Pada suatu hari ketika dia sedang menuruni gunung dengan keledainya, ia mendengar bahwa Kaisar Zhao telah mangkat dan Zhao Guang Yin telah naik takhta dan menjadi kaisar Sung TaiZu. Mendengar berita itu dia tertawa terbahak-bahak sampai jatuh dari keledainya. Orangorang yang berada disekitarnya lalu membantunya berdiri dan bertanya kenapa dia tertawa seperti itu. "Pilar langit dan bumi telah berdiri kembali, Singasana Naga sudah ditempati oleh putra langit, seluruh penjuru bumi akan damai dan tentram, kenapa aku tidak dapat berbahagia karena hal ini ?", jawab Tan Tuan. Kaisar Sung Tai Zu berhasil menyatukan seluruh cina 8 thn kemudian, karena kota Chang An sudah hancur, dia memindahkan ibukota ke kota Kai Feng dan disana dia memerintah dengan sangat adil. Dia memperbaiki birokrasi, menempatkan para pejabat x yang cakap dan handal pada posisi yang tepat, dia memberikan kebebasan untuk mengkespresikan pendapat. Dia memerintahkan agar selama 3thn pajak ditiadakan dan memberikan kesempatan pada para cendikiawan untuk mengkritiknya. Seluruh penjuru bumi kembali damai, lumbung2x beras penuh, anak2x bernyanyi riang dan setiap orang berbahagia dan bersukacita. Pada masa Kai Bao tahun ke 8 (Thn 976 M), kaisar TaiZu meninggal dunia dan digantikan oleh adiknya Zhao Guang Yi yang bergelar kaisar Sung Tai Zong. Setelah itu kaisar Sung berikutnya adalah Zhao Zi Zong dan kemudian kaisar Sung Zhen Zong. Kaisar Sung Zhen Zong mempunyai seorang putra yang akhirnya menjadi kaisar Sung Ren Zong, ketika Kaisar Ren Zong lahir, dia tidak mau berhenti menangis dan kaisar Zhen Zong serta permaisuri menjadi khawatir. Kemudian dia membuat titah kaisar yang isinya mencari tabib sakti untuk menenangkan putranya itu. Hal ini diketahui sampai kelangit dan langit mengutus Dewa Langit untuk turun kebumi mengatasi masalah ini. Dewa langit ini menyamar sebagai soerang tabib tua dan dia kemudian datang keistana kaisar. "Hamba dapat menghentinkan tangis putra mahkota, kalau hamba gagal, hamba siap dihukum mati."

Kaisar lalu memerintahkan dayang istana untuk membawa putra mahkota, dan menyerahkannya pada Tabib tua itu. Tabib tua itu hanya mengendong bayi itu dan membisikan kata-kata, "Langit telah mendengar tangisanmu, telah diutus Dewa Penjaga Langit dan Dewa Penjaga bumi untuk turun. Dewa Penjaga Langit akan bereinkarnasi menjadi Bao Zheng dia akan menjadi pelindung hukum negara dan Dewa penjaga bumi akan bereinkarnasi menjadi Yang Ye dia akan menjadi jendral pejaga perbatasan, kau dapat tenang sekar ang." Seketika itu juga tangisan putra mahkota langsung berhenti. Bao Zheng akhirnya lulus menjadi sarjana kekaisaran pada usia ke 29 thn dan diangkat menjadi Sekertaris negara sebelum ditugaskan menjadi Hakim Negara di Kai Feng. Yang Ye menjadi jendral pada usia 28 thn dan menikah dengan seorang pendekar wanita, dia berserta 9 anaknya melindungi kekaisaran Sung dari bangsa2x asing yg mencoba menguasai daratan cina. Kaisar Sung Ren Zhong telah memerintah selama 27 thn, dimasa pemerintahannya penduduk hidup dengan tentram dan damai, dia mengambil kebijakan paci is dan tidak mengekspansi kewilayah2x lain. Kebudayaan dinasti Sung berada dipuncaknya pada jaman ini, cendikiawan, sastrawan dan pelajar semua mendapatkan status yang tinggi dimasyarakat. Pada thn ke-28 masa pemerintahnnya (thn 1050 M), tiba-tiba keadaan berubah total. Wabah penyakit merajalela diseluruh negeri, surat-surat memohon bantuan dan laporan-laporan bencana wabah ini datang keibu kota bagaikan salju dimusim dingin. Kaisar tidak dapat tidur selama 3 hari dan memerintahkan bawahannya untuk secara bergiliran membacakan laporan2x t ersebut. Di Ibukota sendiri hampir 1/2 penduduk meninggal akibat hal ini. Kaisar memerintahkan Bao Zheng untuk mencoba mengatasi hal ini. Bao Zheng segera menyediakan obat2xan gratis untuk rakyat namun semua usahanya sia2x, wabah semakin meluas dan korban semakin bertambah. Untuk mengatasi masalah ini maka Kaisar mengadakan sidang darurat dan memanggil semua pejabat negara untuk berdiskusi. Didalam sidang itu Perdana Menteri Cao Ci langsung maju kedepan. "Seperti yang mulia sudah ketahui, saat ini negeri kita sedang ditimpa bencana yang sangat hebat, wabah penyakit ini tidak dapat dihentikan dan telah mengambil nyawa 1/2 penduduk ibukota. Hamba memohon agar Yang Mulia segera menurunkan titah untuk mengatasi hal ini." Kaisar Ren Zhong lalu berkata, "Apa yang harus aku lakukan untuk mengatasi masalah ini ?"

Setelah selesai kemudian Hong Xin bertanya." Kaisar Ren Zhong segera setuju dan memerintahkan agar titah segera dikeluarkan. Hamba mohon Yang Mulia mau mengeluarlkan titah untuk memanggilnya datang keibukota dan mengadakan upacara. Kemudian Kaisar segera memangil kembali seluruh pejabatnya untuk berdiskusi. Hong Xin mengutus anak buahnya untuk memberitakan pada penjaga kuil dibawah gunung itu atas kedatangan dirinya. Hong Xin harus melintasi beberapa daerah unutk sampai digunung LongHu. Sepanjang perjalanan dia menyalakan dupa wangi dan membaca doa-doa. Maksudnya adalah agar mereka dapat mempersiapkan segala sesuatunya untuk menyambut kedatangan titah kaisar. Marsekal Hong Xin segera menerima tugas ini dan dia membawa 10 anak buahnya untuk meyertainya. disana dia disambut dan berbagai upacara penyambutan diadakan.Perdana Menteri Cao Ci berkata. Yang Mulia harus memberikan amnesti massal. kenapa dia tidak menyambut aku untuk menerima titah kaisar ini ?" . wabah tidak kunjung reda dan laporan-laporan tetap datang keibukota setiap harinya yang menunjukan makin bertambah parahnya keadaan. Hamba mendengar bahwa di gunung LongHu ada seorang pendeta Tao sakti. Dia segera membangun altar besar untuk melakukan upacara ini dan bahkan memerintahkan setiap kuil diseluruh negeri juga melakukan upcara memohon pada langit." Setelah mempertimbangkan usulan tersebut maka Kaisar menyetujuinya dan dia mengirimkan Marsekal Hong Xin untuk membawa titah kaisar dan mengundang Pendeta Tao Sakti itu untuk keibukota dan melakukan upcara untuk meredakan wabah yang menjangkiti seluruh negeri. setiap dia singgah disuatu kota maka dia segera disambut oleh pejabat kota serta penduduk. "Dimanakah Kepala kul ini. Tetapi hal ini ternyata sia-sia. Kemudian dijamu diruang utama dengan makanan2x vegetarian yang sangat lezat. disaat ini Menteri Negara Xuan Dong Ren maju untk mengusulkan sesuatu. "Yang Mulia. Maka pada hari yg telah dit entukan Hong Xi datang kekuil dikaki gunugn Long Hu. "Pertama. Setelah sampai di Guang Xi. kedua Yang Mulia juga harus menurunkan pajak agar beban rakyat dapat diringankan dan yang ketiga hamba mohon Yang Mulia mau melakukan upacara untuk meminta bantuan kepada langit agar dapat menghilangkan wabah mengerikan ini. bencana ini telah melanda seluruh negeri.

"Maaf Tuan. Kakinya terasa bertambah berat. Tetapi jika Tuan ingin bertemu dengan guru kami maka tuan harus bersungguh-sungguh dan pasrah serta berpuasa seharian dan tuanku mengenakan pakaian dari bahan yang kasar dan juga tuanku harus naik sendiri keatas gunung untuk menemui guru kami. rumput atau rotan. kemudian ia ikat di punggungnya. Ia terpaksa harus berpegangan pada akar. Semakin lama gunung itu bertambah curam dan bertambah sulit didaki." Jawab salah seorang pendeta senior. para pendeta telah menyiapkan air Kembang. Hong Xin kemudian mengikutinya masuk kedalam ruangan dibelakang ruang utama. akhirnya Hong Xing mulai merasa tubuhnya sangat lelah. guru kami bernama Zhang. Hong Xin berjalan dengan susah payah. ia juga mengenakan sandal jerami." jawab Hong Xin.Hong Xin mulai ragu apakah ia harus . Sang Pendeta lalu menjawab. "Karena titah ini adalah titah kaisar maka Tuan harus menjalankan tugas itu. Mereka meminta agar Hong Xin mandi air kembang untuk membersihkan diri. Firman kaisar ia bungkus dengan kain sutera kuning. Disana dia dijelaskan bahwa guru mereka itu sangat sakti dan dapat berjalan diatas awan. Esok harinya sekitar jam empat pagi." "Sejak aku berangkat dari ibukota aku sudah berpuasa daging dan berpantang arak. Selesai mandi Hong Xin mengenakan pakaian kasar. karena jika kurang hati-hati ia akan tergelincir dan jatuh ke dalam jurang. Hong Xin menjelaskan bahwa dia membawa titah kaisar yang sangat penting untuk diserahkan dan ini menyangkut keselamtan penduduk banyak. Sesudah mendaki beberapa bukit. sehingga mereka pun tidak tahu pasti dimana guru mereka berada. tapi sayang guru kami telah mengasingkan diri kepuncak gunung untuk bertapa agar dapat mencapai keabadian. mana mungkin aku berani melalaikan tugas ini. Oleh sebab itu menurut pendeta itu akan sia-sia saja jika Hong Xin ingin pergi mencari guru mereka keatas gunung. Hong Xin membawa sebuah dupa kecil yg alasnya terbuat dari perak Dengan hati mantap Hong Xin melakukan perjalanan. Jika kau menganjurkan aku harus berbuat seperti itu baru bisa bertemu dengan gurumu maka aku bersedia melakukannya. "Mari kita bicarakan ini diruang lain. Sambil berjalan Hong Xin harus berdoa terus. "Kalau begitu bagaimana caranya aku dapat bertemu dengannya ?" tanya Hong Xin." Pinta pendeta itu. Hong Xin harus mendaki gunung menempuh jalan yang sulit.

rasanya pendeta-pendeta itu telah menipuku. melihat harimau itu hati Hong Xin menjadi takut. Tubuhnya mulai bergetar dan keringat dingin mulai menetes karena ketakutannya. Ia mencoba menguatkan diri dan berusaha terus berjalan naik keatas bukit. Dia merapikan pakaiannya Baru kemudian ia melanjutkan perjalanannya kembali. Dalam keadaan tidak berdaya. Hong Xin terkejut dan akhirnya terjatuh. napasnya sudah terasa sesak. Hong Xin melihat harimau itu menghampiri dirinya dan mulai mengitari dirinya yang hanya bisa terdiam saja. pohon-pohon di sekitar tempat itu mulai bergoyang-goyang. Setelah beberapa saat berjalan tiba-tiba dia mencium sesuatu wewangian yang aneh." Hong Xin mencoba bangkit. "Hampir saja aku jadi mangsa ular itu. Hong Xin tertarik oleh suara seruling itu. Tiba-tiba saja harimau itu mengaum dan kemudian lari kedalam hutan.tamatlah riwayatku !" kemudian dia terjatuh pingsan setelah itu. butuh beberapa saat sebelum dia berhasil mengatasi dirnya untuk bangkit dan berjalan kembali. Pendeta-pendeta itu telah mengirim aku ke neraka ini supaya aku menerima kesulitan !³ kata Hong Xin. tapi karena tugas itu adalah titah dari kaisar maka dia membatalkan niatnya. ³Sial.melanjutkan perjalanannya atau tidak. dia menatap ular itu dan berkata dalam hatinya. Suara seruling tersebut mengalun merdu di antara pepohonan yang ada dit empat itu. Ketika ia menoleh ke suatu arah ia melihat seorang pengembala sedang menaiki seekor kerbau. ia tidak pernah merasakan kesengsaraan seperti yang dialaminya sekarang. Hong Xin mencoba melangkahkan kakinya yang terasa sangat berat. Tiba-tiba ia merasakan tiupan angin menerpa ke mukanya. ía mendengar suara seruling. Dan tiba-tiba muncul seekor harimau. Hong Xin membayangkan betapa bahagianya ketika berada di Ibukota. kepalanya mulai pening. Ia bisa makan enak dan tidur nyenyak. dia kemudian terjatuh ketanah dan tidak dapat bergerak karena ketakutan. Belum jauh ia melangkah kakinya. ia mencari-cari arah datangnya suara seruling itu. .. Tidak lama kemudian dia tersadar dan setelah sadar dia tidak melihat ada sesuatu terjadi pada dirinya dan juga dia tidak melihat lagi keberadaan ular besar itu. "Ah. Baru saja ia melangkah 50 langkah jauhnya. Anak itu dengan tenang duduk di punggung kerbaunya sambil meniup seruling. Kalau aku tidak dapat menemukan guru mereka maka aku pasti akan membuat perhitungan dengan mereka.. Hong Xin bingung bagaimana caranya agar ia bisa menemui Zhang hatinya sangat kesal dan ia berniat untuk kembali. setelah dia mencari-cari tiba-tiba dia melihat seekora ular besar melingkar dibatang pohon dan sedang bergerak menuju arah dirinya.

Beliau sudah tahu kalau ia akan diundang ke ibukota untuk memimpin sebuah upacara khusus untuk mengatasi wabah yang melanda negeri ini. Hong Xin terkejut karena si pengembala itu mengetahui maksud dan tujuan kedatangannya.´ kata gembala itu. beliau mengatakan kau akan datang menyampaikan titah kaisar.". ³Apakah ini benar ? kapan dia berangkat ? siapakah kau ini ?³ tanya Hong Xin. tapi ia segera menduga sebabnya. Hong Xin bertambah heran mendengar keterangan gembala itu. aku rasa sebaiknya Tuan segera kembali saja´ kata gembala itu. ³Heran. mengapa gembala itu mengetahui maksud kedatanganku ?³ pikir Hong Xin yg kebingungan. Dengan kesal dan marah Hong Xin membentak mereka. Hong Xin yang penasaran kemudian mendesak si pengembala untuk menjawab. ia terus melanjutkan perjalanannya tanpa menoleh lagi. dia hanya memandang Hong Xin sebentar lalu kemudian mulai meniup serulingnya kembali. Aku yakin sekarang beliau sudah dalam perjalanan ke sana. Tapi memang lebih baik kuturuti nasihat gembala itu. ³Tadi subuh aku bertemu guru Zhang. Mereka menanyakan hasil kunjungan Hong Xin menemui guru mereka. apalagi aku telah mengalami dua pengalaman mengerikan tadi!´ pikir Hong Xin. Pengembala itu tak menghiraukan lagi ucapan Hong Xin. Si pengembala itu tidak menjawab. Dengan tak banyak pikir lagi Hong Xin kemudian menuruni gunung kembali ke kuil di kaki bukit.´ Ah aku tahu sekarang. Tiba di kaki bukit Hong Xin disambut oleh para pendeta Tao. Di atas gunung ini banyak binatang buasnya. "Siapakah kau ? mengapa kau mengetahui tujuan kedatanganku ?" Tanya Hong Xin. karena mereka hendak menggoda dan menguji kesabaranku. mungkin saja pendeta-pendeta busuk itu sudah memberitahukan pada pengembala itu. "Aku tahu bahwa Tuan datang kemari untuk mencari guru Zhang. beliau mengatakan akan segera pergi ke Ibukota. ³Harap Tuan jangan bersusah payah lagi.³Siapa kau dan dan mana asalmu? Apakah kau melihat seorang pendeta tao disekitar sini?³ tanya Hong Xin. . Jawab pengembala itu.

. dia melihat kuil itu tidak memiliki jendela dan hanya ada satu pintu yang terkunci rapat. Kemudian dia bertanya pada pendeta yang mengiringinya mengenai tempat itu. Jika guru kami berkata bahwa dia akan pergi keibukota maka tuan tidak perlu khawatir lagi.". mana berani kamu mempermainkan pejabat penting seperti anda yang membawa titah kaisar. "Pengembala itu adalah guru kami." "Tuan tidak perlu khawatir. Hong Xin berjalan-jalan disekitar kuil. Ia memang senang menyamar seperti itu. Kemudian Hong Xin berkata." Jawab pendeta itu. . salah seorang guru besar kamu berhasil menangkap raja iblis dan menguncinya ditempat ini." Hong Xin yang masih kesal dan tidak percaya kemudian mulai menceritakan pengalaman2xnya ketika mencari guru Zhang." "Ah sayang !" kata pendeta senior kuil itu. upacara telah selesai dilaksanakan. Awalnya tempat ini tidak disegel seperti ini tetapi dijaman dinasti Tang. "kenapa ?" tanya Hong Xin. dia menghampiri kuil itu dan melihat tulisan diatas plakat ruang itu adalah "Ruang Penakluk Iblis"." "Sial. kesaktiannya telah sempurna dia telah berhasil mengelabui tuan. harimau dan ular itupun adalah penjelmaan guru kami. Keesokan harinya sebelum kembali keibukota. "Tadi diatas gunung aku bertemu dengan seorang pengembala yang berkata bahwa guru kalian sudah berangkat keibukota sehingga aku tidak perlu lagi mencari dia. "Dahulu para guru besar kami adalah penakluk iblis dan mereka mengunci iblis2x itu ditempat ini. bahkan gembok untuk gerbang inipun lapisi logam kuningan sehingga lubang kuncinya tertutup rapat. "Kami hanyalah pendeta.sial !!! aku kurang berpikir panjang sehingga melewatkan kesempatan yang berharga untuk meminta petunjuk dan ilmu dari guru kalian. Tuan dapat segera kembali keibukota dan mungkin pada saat tuan tiba. Tiba-tiba dia melihat sebuah kuil kuno disekitar tempat itu. Kata Pendeta senior itu. Karena takut kalau iblis2x ini lepas maka akan menimbulkan kekacauan jadi guru besar kami mengunci dan menyegel tempat ini.³Kalian mencoba mempermainkan utusan Kaisar!´ kata Hong Xin. Segera semua pendeta itu berlutut dan berkata. guru kami pasti sudah mengetahui dan merencanakan ini semua.

sebaiknya kau pertimbangkan lagi hal ini. guru kami berpesan bahwa bencana akan timbul jika ruangan itu dibuka." "Omong kosong. Cepat kau buka tempat itu !" Teriak Hong Xin. pasti kalian menyembunyikan sesuatu ditempat itu dan tidak ingin orang lain mengetahuinya. dipunggung kura2x itu banyak tulisan2x kuno yang tidak dapat lagi dibaca. Tetapi pendeta-pendeta itu tetap tidak mau membukakan untuknya. Aku yakin set elah itu kuilmu akan dirubuhkan dan kalian semua akan dihukum. Hong Xin memerintahkan agar anak buahnya membawa obor dan dia berserta pendeta-pendeta itu segera memasuki ruangan itu. Setelah dilihat lebih dekat. Hong Xin sangat marah dan berkata. Kepada pendeta senior ditempat itu dia berkata. aku ingin melihat apa yang ada didalamnya. Dibawah nisan itu ada batu yang berbetuk kura2x yang 1/2 badannya terkubur didalam tanah. "Jika kalian tidak mau membukakan tempat itu untukku maka aku akan melaporkan pada Kaisar bahwa kalian semua telah berusaha menipuku dan menghalang-halangiku untuk bertemu dengan pemimpin kalian. bau menyengat dan debu-debu pun keluar dari ruangan itu. "Tuan. Jika iblis2x ini lepas maka akan menimbulkan bencana yang akan menyengsarakan banyak orang. tetapi dibalik nisan itu mereka melihat tulisan "Jika Hong Datang Maka Bukalah" (Yu Hong Er Kai). Begitu pintu terbuka. "Hamba telah hidup 30 thn ditempat ini dan hamba sendiri tidak pernah melihat apa yang ada didalam kuil ini. Aku juga akan katakan kalian telah menipu rakyat dengan menyebarkan ajararan-ajaran bohong yang mengatakan ada iblis yang dikurung dikuilmu ini." Akhirnya karena takut pada Hong Xin pendeta-pendeta itu membuka dengan paksa segel dan juga pintu kuil itu. Ditengah ruangan itu ada sebuah batu nisan dengan tinggi 2 meter.Pendeta itu seraya menambahkan." Hong Xin menjadi marah dan dia mengancam mereka semua untuk segera menggali . kalian mencoba menghalangi aku masuk kemari tetapi guru besar kalian sudah mengetahui bahwa aku harus membuka tempat ini ratusan tahun yang lalu. kalian jangan coba menipuku." kata Hong Xin. Mereka khawatir jika tempat itu dibuka maka iblis2x itu akan keluar dan membuat bencana. Cepatlah kalian gali kura2x batu ini. "Aku ingin kau membuka segel t empa t ini. "Tuan kau jangan membuka ruangan itu." Hong Xin bertambah ingin tahu apa isi kuil itu." Pendeta-pendeta disana langsung ketakutan. "Lihatlah tulisan ini. tempat itu sudah ratusan tahun tidak pernah dimasuki oleh siapapun.

Sesudah penutup lubang itu dibuka. sedangkan hamba harus sering berganti kuda pada setiap pos. Guru besar kami dahulu pernah menahan 36 Bintang langit dan 72 Roh Bumi yang jahat. . Tanpa bicara lagi. sedang wabahpun sudah reda. Hong Xin membereskan pakaiannya dan segera pulang ke Ibukota. Setelah diangkat ternyata batu piagam itu berfungsi sebagai penutup sebuah lubang sumur yang dalam. Semua yang hadir terkejut dan takut. Sebentar lagi bencana besar pasti akan terjadi. Sekarang Tuan telah melepaskan mereka semua. Nama-nama mereka terukir pada batu nisan itu dengan tulisan kuno. Keesokan harinya Hong Xin datang menghadap Kaisar Ren Zong. Guru Zhang telah tiba lebih dahulu. Hong Xin merasa bersalah. Di langit sinar-sinar itu pecah menjadi 108 sinar yang lalu menghilang ke berbagai penjuru. Akhirnya rombongan Hong Xin tiba di Ibukota. ³Pendeta.kura2x batu itu. Sinar-sinar berwarna-warni disertai awan hitammeluncur ke luar dari dalam sumur itu. Hong Xin sendiri sangat ketakutan. sebab bila hal itu diketahui kaisar ia akan mendapat hukuman berat. mohon Yang Mulia mau memaafkan kesalahan hamba ini´ kata Hong Xin. tiba-tiba mereka mendengar suara yang dahsyat. Dengan amat rnenyesal hamba tdk dapat tiba tepat waktu untuk mengikuti upacara itu. Hong Xing mengatakan bahwa dia telah ditakdirkan untuk membuka tempat itu dan mencari tahu apa yang tersembunyi dibalik batu itu. sebelumnya anda tidak percaya kepada kami. ´ kata pendeta itu. Jumlah mereka ada 108. Dalam perjalanan pulang Hong Xin minta agar anak buahnya merahasiakan kejadian itu. Ia lari ke ruang depan. wajahnya berubah pucat. Mereka segera meninggalkan ruangan itu. B enar saja Guru Zhang telah selesai mengadakan upacara. setelah menggali 1 meter dalamnya mereka menemukan sekeping batu berbentuk segi empat yg berat. hamba memohon ampunam atas keterlambatan hamba ini. Sesudah menyelesaikan tugasnya guru Zhang segera kernbali ke pertapaannya. mahluk apa yang t elah keluar dari dalam lubang itu?´ ³Tuan. Penggalian dilakukan dengan cepat. ³Yang Mulia. tubuhnya gemetar ketakutan. Kaisar diam saja. karena ia dapat berjalan diatas awan dan mengendarai bangau untuk terbang keibukota. lalu menemui para pendeta yang sudah keluar lebih dahulu. lalu dia kemudian memberi perintah untuk menghadiahi jasa-jasa Hong Xin yang telah berhasil mengundang guru Zhang untuk datang keibukota.

pajak tinggi memberkatkan rakyat dan hukum dapat diubah sesuai kepentingan mereka yang memiliki uang dan kekuasaan. Pejabat-pejabar korup dan bangsawan. Kaisar Shen Zhong memerintah selama 18 thn dan kemudian digantikan oleh kaisar Zhe Zhong. Pada usianya yang ke 27 thn dia berhasil memperkuat posisinya dan menyingkirkan Sima Guang. Mirianto @blogspot. Liga Dunia. (Cerita 108 pendekar ini dimulai diakhir jaman pemerintahan Kaisar Sung Zhe Zhong sampai pada akhir jaman pemerintahan Kaisar Hui Zhong. Dia tidak memiliki seorang putra dan ketika dia meningal dunia. Catalyst Daemon.bangsawan menguasai pemerintahan. Kaisar Sung Zhe Zhong baru berusia 10 thn ketika dia menjadi kaisar. Sekali lagi Cina berada diambang kehancurannya dan tangisan kesengsaraan rakyat terden gar sampai kelangit.) Visit my site: Life Note of Me. Hal ini menimbulkan ketidakpuasan digolongan rakyat kecil. Dia mengembalikan dan memperkuat hak -hak dan kekuasaan kaum bangsawan. KTP MW.Setelah peristiwa itu kaisar Sung Ren Zhong masih memerintah selama 15 tahun lamanya. Dao Xue. Pemberontakan terjadi dimana -mana. Kaisar Sung Ying Zhong hanya memerintah selama 4 thn saja dan kemudian digantikan oleh putranya yaitu kaisar Shen Zhong. Reply With Quote Share with Facebook 3rd March 2009 13:21 #3 mirianto y y y y View Profile View Forum Posts View Blog Entries Visit Homepage . perang bekecamuk diperbataasn dan rakyat hidup sengsara. Psychedelic Galleria. Dia berusaha mengembalikan reformasi yang dijalankan Wang An Shi untuk menenangkan rakyat dan menekan pemberontakan. Sima Guang ini berasal dari golongan aristokrat dan berusaha membalikan reformasi yang dilakukan perdana menteri sebelumnya yaitu Wang An Shi. posisinya digantikan oleh anak dari adiknya yang diangkat menjadi kaisar dengan gelar Ying Zhong. Perdana Menteri Sung saat itu adalah Sima Guang. tetapi sayang dia meninggal pada usia ke 34 thn dan digantikan oleh adiknya Kaisar Hui Zhong yg lemah. Articleus.

com Posts 513 Blog Entries 39 Re: [Hi tor i a Tepi Air/ Pendekar Liang Shan ================================================== ======== Bab 1 Bagian 1 Wang Jin Melarikan Diri Ke Yen Nan. Shi Jin "The Nine Dragon") Pada masa pemerintahan Kaisar Sung Zhe Zhong di Kaifeng di tahun ke 6 masa Yuan You (thn 1092 M). Kepandaian Gao Qiu dalam bermain bola cukup terkenal di Kai Feng. Gao Qiu sangat senang bermain dirumah-rumah bordil di Kaifeng. Setelah kedua orangtuanya meninggal dunia. Harta warisan kedua orangtuanya dia habiskan untuk berfoya-foya sepanjang hari. menyanyi. Gao Qiu adalah seorang pemuda penganguran karena tidak mempunyai uang maka dia tidak dapat bersenang-senang. Gao Qiu juga pandai men ari. Diantara .y View Articles Silver Users Join Date Dec 2004 Location http://www. dia menghabiskan waktunya dengan bermain sepak bola. ================================================== ======== Tokoh yang diperkenalkan dibab ini : (Gao Qiu "The Ball Kicker ". Selain pandai bermain bola. Gao Qiu memiliki sifat yang sangat buruk.mirianto. hiduplah seseorang kaya raya di distrik Dong Jing yang memiliki anak bernama Gao Qiu. Dia tidak memiliki sopan santun dan tidak memiliki keseriusan. dia suka sekali berbohong dan juga tidak setia. menulis sajak dan memiliki sedikit kepandaian bela diri. Gao Qiu yang suka bersenang -senang dan menghambur2 kan uang akhirnya jatuh miskin. Gao Qiu ini sulit sekali dididik dan dia hanya suka bersenang-senang dan malas bekerja. Dirumah bordil ini Gao Qiu menghabiskan sebagian besar harta warisannya. biasanya dia pergi kesana dengan beberapa teman-temannya.

Dengan perasaan sedih dia dikawal untuk menuju kota Lin Hui di Propinsi Huai. dia mengajak Gao untuk tinggal dirumahnya. Selain itu Liu Da Lang juga terkenal menampung tuna wisma dan juga para penjahat. Akhirnya Gao Qiu dinyatakan bersalah dan dihukum cambuk sebanyak 20x. disana Wang Li tertarik pada seorang pelacur yang bekerja dit empat itu sehingga dia menjadi seorang jarang pulang kerumahnya. dia bertanya-tanya pada penduduk sekitar mengenai kediaman sahabatnya itu. Liu dahulu pernah ditolong oleh Gao Qiu ketika Gao Qiu masih memiliki Harta. Dengan menggunakan pengaruh dan kekayaanya. Akhirnya pengadilan bahwa Gao Qiu harus dibuang kedaerah dekat perbatasan. . Ayah Wang Li segera menggugat Gao Qiu kepengadilan karena telah menjerumuskan anaknya itu. Gao Qiu dianggap telah mempengaruhi Wang Li untuk melakukan perbuatan t ercela. Liu sangat senang Gao Qiu datang. Setelah tiba di Lin Hui dia segera mencari kediaman salah seorang sahabatnya. Nama sahabatnya itu adalah Liu Da Lang yg dikenal dengan nama Liu Shi Chuan dikota itu. mereka berdua menghabiskan waktu untuk bercerita pengalaman masing2x. dan mereka semua bekerja sebagai bawahannya. Ayahnya bertambah kesal karena kejadian ini dan kemudian dia mendapatkan laporan bahwa Gao Qiu lah yg membuat Wang Li menjadi seperti itu. Ternyata kediaman sahabat Gao Qiu itu adalah sebuah rumah judi. Liu sebagai orang yang tahu balas budi tidak keberatan Gao Qiu tinggal ditempatnya. Kepada pengadilan Kai Feng lalu segera mengerahkan anak buahnya untuk mencari Gao Qiu disetiap tempat pelacuran dan membawanya keruang sidang. tetapi Wang Li sudah sangat tergila-gila pada seorang wanita dirumah bordil itu dan tidak menghiraukan ayahnya. Ayah Wang Li berusaha menasehati anaknya untuk kembali kejalan yang benar. Gao Qiu segera diikat dan dibawa keruang sidang dimana kasusnya akan diadili. Oleh karena ada sahabat yang mau menampung dirinya maka Gao Qiu tidak begitu terlalu sedih. Pada suatu hari Gao Qiu mengajak Wang Li kerumah bordil. dia memerintahkan pelayannya untuk mengawasi gerak-gerik Wang Li dan mencari tahu mengapa anaknya sekarang menjadi seperti itu. Ternyata hal ini didengar banyak orang dan karena orang2x disana tidak menyukai Gao Qiu maka mereka meminta Gao Qiu untuk diasingkan. Bahkan Gao Qiu mengajarkan kepada Wang Li bagaimana mencuri uang ayahnya. Seluruh keperluan Gao Qiu disediakan oleh Liu. Ayah Wang Li menjadi marah bukan main mengetahui sikap anaknya ini.kenalannya itu ada seorang anak pedagang besar yang kaya raya namanya Wang Li. Mereka menemukan Gao Qiu sedang bersenang-senang dirumah pelacuran yang biasanya dikunjungi oleh dia dan Wang Li.

Dia mengkhawatirkan bagaiman Gao Qiu akan hidup dikota besar tanpa uang maupun pekerjaan. dia dan keluarga telah memulai usaha ini selama 3 generasi. Gao Qiu lalu mengutarakan maksud hatinya kepada Liu Da Lang. Sudah lama dia menginginkan untuk kembali ke kampung halamannya. Maka ditulislah sepucuk surat untuk diberikan kepada Dong Si. salah seorang famili Liu yang tinggal di Kai Feng. penduduk disana masih mengingat siapa Gao Qiu yang 3 thn lalu dibuang dari kota itu. kemudian dia mendengar pemerintah telah memberikan amnesti massal dan dia diperbolehkan kembali ke Kai Feng. "Orang seperti dia tidak mungkin aku pekerjakan sebagai pegawaiku. Gao menerima surat itu dari Liu dan menyimpannya baik-baik. Didalam suratnya Liu memohon kepada Dong Si untuk mau menerima Gao Qiu sebagai pegawainya. Aku rasa sifatnya itu tidak akan pernah hilang dan aku tidak mau meracuni . Sekarang setelah ada amnesti massal ini maka dia dapat kembali kekampung halamannya seperti yang diidamidamkannya selama ini. tiba-tiba dia teringat bahwa dia masih mempunyai seorang saudara di kota Kai Feng. Setelah membaca surat itu hati Dong Xi menjadi ragu karena dia tahu siapa Gao Qiu itu. jika aku terima dia bekerja ditempatku maka anak-anakku akan t erpengaruh olehnya. Tetapi tekat Gao Qiu sudah bulat dan ia tetap memaksa untuk pamit dan Liu tidak dapat menghalanginya lagi. Ketika bertemu dengan Dong Xi. Liu Bertanya pada Gao Qiu apakah dia mau bekerja ditempat saudaranya itu. Setelah menempuh perjalanan jauh akhirnya Gao Qiu sampai juga di Kai Feng dan setelah tiba dia langsung mencari Toko Obat Dong Si. amnesti ini diberikan karena Kaisar telah mengalami sesuatu yang membahagiakan. Gao Qiu yang menyadari bahwa dirinya adalah bekas narapidana akan sulit mencari pekerjaan dan akhirnya dia menerima tawaran itu dengan senang hati. tetapi Liu sebenarnya berat mengizinkan Gao Qiu pergi. Sifatnya sangat buruk. maka berangkatlah Gao Qiu menuju Kai Feng seorang diri. Set elah diberi bekal uang dan makanan untuk diperjalanan.3 tahun berlalu sejak Gao Qiu tiba di Lin Hui. Dengan berat hati Liu mengantarkan kepergian Gao Qiu. Gao Qiu menyerahkan surat yang diberikan Liu Da Lang kepada Dong Si utnuk dibaca. Mendengar beritai ini tentu saja Gao Qiu menjadi senang. Dong memiliki sebuah toko obat yang terkenal di Kai Feng.

aku hanya menyusahkan saja. bersajak dan sebagainya. "Aku bukan tidak mau memperkerjakanmu. Setelah 10 hari tinggal di Rumah Dong Xi. Demikian pikri Dong Si. Dong Si sudah mendapat cara untuk "mengusir" Gao Qiu. kalau kau setuju aku akan menulis sebuah surat padanya. Tetapi bila aku tidak menerimanya maka aku merasa tidak enak dengan Liu Da Lang yang pernah membantuku dahulu. "Ahh Tuan. Dong Si pura-pura bersimpati mendengar kisah hidup Gao Qiu dan menanyakan bagaimana keadaan Gao Qiu ketika berada dipembuangan. Pada saat hatinya sedang bimbang akhirnya dia mendapatkan sebuah akal. aku tahu bahwa kau dapat menyanyi. Jadi setelah aku pikirkan masak -masak." Kata Dong Xi. Gao Qiu selama itu diperlakukan dengan sangat baik selayaknya tamu terhormat." Pikir Dong Si. tetapi bila kau bekerja dirumahku maka aku hanya akan menghambat bakat mu saja. Semua ini dilakukan untuk membuat Gao Qiu tidak menaruh curiga padanya. "Ah." Jawab Gao Qiu. "Baiklah untuk sementara aku terima dia supaya dia supaya tidak menyingung perasaan saudaraku. tetapi dia tidak dapat marah karena tidak enak hati kepada Liu Da Lang yang telah memperlakukannya dengan baik. Aku pikir kau akan kuperkenalkan dengan sahabatku itu. Gao Qiu masih belum diberikan pekerjaan apa2x. Aku telah menerima kebaikan tuan jadi apa yang baik menurut Tuan aku akan menerima saja. Hal ini justru membuat Gao Qiu menjadi tidak enak hati karena dia tetap menganggur saja. Dong Si akhirnya mempersilahkan Gao Qiu untuk masuk keruang utama dimana disana dia dijamu dengan makanan lezat. Gao Qiu mengerti bahwa Dong Xi berkeberatan dia tinggal dirumahnya. Maka dengan menyabarkan hatinya dia berterima kasih. setelah itu baru aku berusaha menyingkirkan dia dengan cara halus.' jawab Gao Qiu.". Tetapi aku tidak tahu apakah kau akan setuju dengan ideku atau tidak ?" Kata Dong Si. kau pasti akan senang bekerja padanya. Tuan tidak perlu sungkan begitu. Kemudian Gao Qiu diundang ketaman dibelakang rumahnya dimana mereka bebricara berdua saja. Nama sahabatku adalah Xiao Su. "Sahabatku sekarang menjabat sebagai ment eri urusan budaya. aku tidak tahu bagaimana harus berterima kasih pada tuan. aku punya sebuah ide yang bagus sekali. Pada suatu hari. . lagipula tidak ada salahnya aku menerima dia untuk beberapa hari.keluargaku sendiri.

Kemudian keesokan pagi2xnya. jendral ini suka sekali orang seperti Gao Qiu. Dia bekas orang buangan dan aku sudah mendengar mengenai sifat2x buruknya. aku yakin dia pasti mau menerimanya. akan kukirim Gao Qiu kesana. Pengalaman Gao Qiu didunia gelap membuat Wang In Cin senang dan tidak bosan. Ternyata Wang In Cin mau menerima Gao Qiu dan mengucapkan terima kasih pada Xiao Su karena telah mengirim Gao Qiu padanya. Wajah Pangeran Zhao Ji ini tampan."Jangan sungkan begitu. Ketika Pangeran Zhao Ji tiba dipesta itu dia langsung disambut oleh Wang In Jin dan diperlakukan sebagai tamu paling terhormat dit empat itu. Setibanya disana. Hari itu juga dengan diantar oleh pegawai Dong Xi yang lain. Wang In Cin juga membiarkan Gao Qiu keluar masuk dikediamannya dan memberikan akses padanya untuk memasuki istana kaisar. Xiao Su menuliskan sebuah surat dan menyuruh pelayannya mengantarkan Gao Qiu kekediaman. "Akan kukirim dia kepada Jendral Wang In Cin. Ulang tahunnya diadakan meriah sekali. Dia terkenal senang bergaul dengan orang-orang pandai tetapi juga dia memiliki kebiasan buruk yaitu senang pelacur dan wanita penghibur. "Tidak mungkin Gao Qiu kupekerjakan di kement erianku. Gao Qiu diperlakukan sangat baik dan bahkan sering diajak pergi pelesir bersama. ." Pikir Xiao Su. tibalah hari ulang tahun dari Wang In Cin. Jendral Wang In Cin. Salah satunya adalah Pangeran ke 11 yang bernama Zhao Ji. kau adalah sahabat saudaraku dan artinya kau juga sahabatku. Setelah beberapa bulan berlalu. Aku akan segera menulis surat untuk kau berikan pada Xiao Su. Wang In Cin atau lebih dikenal dengan nama Xiao Wang adalah suami dari adik kaisar Sung Zhe Zhong. Gao Qiu langsung dit erima Xiao Su yang langsung terkejut karena dia juga tahu siapakah Gao Qiu itu. Ditempat Wang In Cin. Dia suka pelesir dan bersenang-senang dengan pelacur. tubuhnya tinggi dan kulitnya bersih. dia mengundang banyak pejabat dan bangsawan. Gao Qiu segera berangkat kerubah menteri Xiao Su. Setelah beberapa saat akhirnya dia mendapat ide. Kemudian setelah beberapa saat Pangeran Zhao Ji berjalan-jalan sendirian dikediaman Wang In Cin dan melewati ruang perpustakaan Wang In Cin." Xiao Su tidak mau tergesa-gesa dan dia menerima Gao Qiu dengan baik sekali. putra dari mendiang Kaisar Sung Shen Zong dan adik Kaisar Sung Zhe Zong." Balas Dong Xi.

sang pangeran pun kembali kekediamannya. Benda itu adalah sepasang Giok berbentuk QiRin yang terbuat dari Giok Salju. dia membungkus kedua benda antik itu dengan sangat hati-hati dan kemudian dimasukan kesebuah kotak terbuat dari emas dan set elah itu kotaknya pun dibungkus kain sut era berwarna kuning." Jawab Wang In Cin. Dia kemudian menulis sepucuk surat pengantar. sambil memandanginya dia akhirnya berucap sepatah kata. Tiba didepan gerbang kediaman pangera dia dihentikan oleh prajurit disana." Sebenarnya Wang In Cin selalu mengikuti kemana pangeran ini pergi. "Saya masih punya brang lain. "Ahh. Setelah itu dia memanggil Gao Qiu dan memintanya untuk mengantarkannya kekediaman Pangeran Zhao Ji.Perpustakaan ini sangat rapih sekali. Buatannya sungguh halus dan indah. sebuah tempat tinta yang terbuat dari batu giok dan dibuat oleh pengerajin yang sama. semua buku tersusun rapih dan juga banyak benda-benda antik dipajang ditempat itu. tidak. Tetapi sayang barang itu tidak ada disini. Pangeran Zhao Ji sangat kagum pada karya seni itu. Tiba-tiba mata Pangeran Zhao Ji tertuju pada suatu. Yang Mulia tidak perlu sungkan. Gao Qiu kemudian menerimanya dan dia segera berangkat dengan hadiah itu." kata Wang In Cin. . jika anda menyukainya besok saya akan antarkan ketempat Yang Mulia. tentunya hal ini sangat merepotkan anda saja. Keesokan harinya Wang In Cin menepati janjinya." Kata Pangeran Zhao Ji. Pangeran Zhao Ji sangat senang sekali ketika mendengar barang antik itu akan diberikan kepadanya. "Yang Mulia. ketika dia tahu bahwa Pangeran Zhao Ji menyukai QiRinnya dia lalu menghampiri sang pangeran. Pangeran Zhao Ji dan Wang In Cin kemudian kembali keruang utama dan kemudian menjelang tengah malam. "Terima kasih atas kebaikanmu Tuan. ia menghampiri benda itu dan diambilnya untuk diperhatikan. surat itu kemudian dia bubuhi Cap Stempel namanya. apakah Yang Mulia suka barang itu ?" Pangeran Zhao ji hanya tersenyum. "Indahnya.

"Siapa Kau ?" tanya prajurit itu. Balas Gao Qiu. Jawab Gao Qiu. dia sangat memperhatikan aku. Hamba seorang utusan dari Jendral Wang In Cin. "Siapa Kau ?" Tanya Pangeran dengan ramah. Gai Qiu dan prajurit itu memasuki kediaman Pangeran Zhao Ji dan langsung menuju halaman belakang. Dia berada disana untuk bermain sepak bola. mari tuan ikuti saya untuk menemuinya. Wang In Cin benar-benar orang baik. Pangeran ke 11 sedang berada di halaman belakang. ia berharap agar Pangeran segera menghentikan permainannya. Terpaksa Gao Qiu menunggu dengan sabar. "Maaf. Saya juga dipesankan agar kiriman ini harus diserahkan langsung kepada Pangeran Zhao Ji. Gao Qiu menyaksikan Pangeran sedang bermain bola bersama beberapa orang pengawalnya." Kata Gao Qiu sambil memberi hormat. . Mereka semua sedang t ertawa gembira dan bertepuk tangan menyaksikan kepiawain Pangeran Zhao Ji dalam bermain bola. ia juga hanya berdiri saja menjadi penonton.". Pangeran tidak memperhatikan bahwa ada seorang utusan yang datang mencarinya dia terlalu fokus dengan permainan bolanya itu. Menyaksikan permainan itu Gao Qiu tidak berani menggangu."." Balas prajurit itu. "Terima kasih. utusan dari Jendral Wang In Cin untuk memyampaikan bingkisan dari beliau. dia menjadi terkejut bukan main karena takut akan dihukum tetapi pangeran tidak marah dan malah kagum atas kepandaian Gao Qiu memainkan bola. "Nama Hamba Gao Qiu. "Kedatangan Hamba hendak menyampaikan bingkisan dari beliau. Bola melayang tepat kedepan Pangeran yang langsung juga memainkannya lagi. "Ahh. Ketika Gao Qiu sadar telah melakukan sesuatu. Pangeran Zhao Ji segera menghentikan permaian bolanya dan berjalan kearah Gao Qiu. Melihat bola meluncur kearahnya maka secara reflek dia mulai menendang bola itu dan memainkannya sebelum menendangnya kembali kearah Pangeran." Kata Gao Qiu seraya mempersembahkan bingkisan itu." kata Pangeran Zhao Ji. "Nama saya Gao Qiu. harap Yang Mulia mau menerimanya. Tiba-tiba bola yang ditendang pangeran meluncur kearahnya.

Kemudian pangeran berbincang2x dengan Gao Qiu. Gao Qiu menolaknya sebab ia belum minta ijin kepada Wang In Cin. Pangeran yang sangat senang itu mengeluarkan pujiannya. Ia mulai khawatir bahwa Gao Qiu melarikan diri dengan barangnya itu. Tetapi Gao Qiu tetap berusaha menolaknya sampai akhirnya dia tidak dapat menolaknya lagi dan akhirnya dia ikut bermain. pangeran langsung melarangnya dan meminta dia tinggal diistananya. sebab Gao Qiu belum juga kembali. Dengan cekatan Gao Qiu memainkan bola itu dan terlihat bahwa dia sangatlah ahli dalam permainan itu. setiap gerakan Gao Qiu tampak sangat indah dimatanya. pangeran Zhao Ji sangat kagum sekali." "Maukah kau bermain denganku ?" "Hamba tidak berani Yang Mulia. Yang Mulia." "Jangan takut.Dengan sagnat hati2x Pangeran membuka kotak itu dan dia melihat sepasan QiRin dan sebuah temapt tinta yang terbuat dari Giok Salju. Setelah merasa puas dia memanggil pelayannya dan memerintahkan agar barang itu disimpan baik2x. . hamba tidak berani menerimanya." "Tendangan bolamu itu bagus sekali. Menyaksikan kegesitan Gao Qiu. kata Pangeran Zhao Ji. Pangeran Zhao Ji langsung berkata bahwa dia yang akan mengirim utusan untuk meminta ijin agar Gao Qiu boleh tinggal diistananya. Gao Qiu akhirnya tidak dapat berkata apa-apa lagi dan dia terpaksa menuruti keinginan pangeran. Dikediamannya hati Wang In Cin sedang gelisah. Dengan cepat pangeran menulis surat dan segera memerintahkan pengawalnya untuk menyerahkannya pada Wang In Cin. ayo main denganku. Ketika Gao Qiu ingin pamit.". Gao Qiu memperlihatkan seluruh kemampuannya bermain bola. Jika tuanku mengetahui maka aku dapat dihukum olehnya. sehingga Pangeran makin senang sekali. "Siapa namamu tadi ?" "Gao Qiu." "Yang Mulia terlalu memuji.

" jawab Wang In Cin." kata utusan tersebut. Pada thn ke 3 masa Yuan Fu (thn 1100 M). Setelah membaca surat itu hati Wang In Cin menjadi tenang. Sejak tinggal di istana. . lalu Pangeran berkata pda Wang In Cin. "Apakah Gao Qiu berada disana ?" "Iya. Mendengar jawaban itu." Jawan Wang In Cin. Pangeran menyampaikan rasa terima kasihnya atas hadiah yang dikirimkan Wang In Cin dan kemudian mengajak Wang In Cin kedalam kediamannya untuk dijamu." "Jika Yang Mulia menginginkannya mana mungkin aku berani menolaknya. Wang In Cin langsung turun dari kduanya dan berlutut memberi hormat. Gao Qiu menjadi sangat dekat sekali dengan pangeran dan banyak pejabat lainnya. Gao Qiu pandai sekali mengambil hati dari Pangeran dan membuatnya menjadi orang terdekat pangeran saat ini." "Pulanglah terlebih dahulu. putra dari mendiang Kaisar Sung Shen Zong yang bernama Pangeran Zhao Ji sebagai kaisar yang baru dengan gelar Kaisar Sung Hui Zong. dia pandai bermain bola. Gao Qiu. Baru saja ia sampai dihalaman istana. Oleh karena Kaisar tidak mempunyai seorang putra maka setelah adanya rapat para bangsawan dan pejabat negara diputuskan untuk mengangkat Pangeran Ke 11.Baru saja Wang In Cin hendak pergi kekediaman Pangeran untuk mencari Gao Qiu. "Pangeran Zhao Ji mengundang anda kekediamannya. Kaisar Sung Zhe Zong meninggal dunia. Pangeran sangat senang sekali dan dia mengucapkan banyak terima kasih pada Wang In Cin. aku akan segera menyusul. Setelah beberapa saat mereka minum2x. Pangeran Zhao Ji sudah datang menyambut kehadirannya. Jika kau tidak keberatan aku ingin memintanya untuk tinggal dikediamanku. tiba-tiba datanglah utusan dari kediaman Pangeran yang membawakan surat. Tidak berapa lama akhirnya Wang In Cin segera berangkat kekediaman Pangeran. "Aku senang pada pegawaimu. Pangeran meminta Gao Qiu untuk tinggal diistana. Pangeran dan Gao Qiu sering sekali terlihat berjalan bersamasama sambil berbincang-bincang.

Dengan tetliti setiap nama diperiksanya. Ayah dari Wang Jin pernah memergokinya dan mengalahkan Gao Qiu serta mempermalukannya. tetapi sesuai dengan tradisi kau harus bekerja dan berjasa dahulu untuk itu aku mendaftarkan namamu sebagai pejabat Kekaisaran. Pada suatu hari.Kaisar Sung Hui Zong menjadi kaisar ke 9 dinasti Sung pada usia 18 thn dan era pemerintahan diubah menjadi thn ke 1 masa Chong Ning. Ketika Gao Qiu masih di Dong Jing. Wang Jin lalu meminta cuti pada kaisar untuk istirahat dan kaisar sudah memberinya ijin." Gao Qiu merasa senang sekali dan dia berterima kasih. ternyata ada nama yg tidak hadir saat itu dan menjadi perhatian Gao Qiu. Oleh sebab itu sekarang Gao Qiu ingin membalas dendam. "Aku sebenarnya ingin mengangkat mu menjadi Pelayan pribadiku." Jawab anak buahnya. Gao Qiu dan Wang Jin pernah memiliki masalah sebelumnya. Lalu Gao Qiu memanggil bawahanya dan bertanya kenapa Wang Jin tidak datang. "Kenapa Wang Jin tidak mau datang kepestaku ?" Kata Gao Qiu. Segera bawahannya menjawab bahwa ketidakhadiran Wang Jing dikarenakan dia sedang sakit. "Dia sedang sakit. Namun Gao Qiu merasa kesal dan tidak puas dengan alasan ini. Selang beberapa bulan kemudian Kaisar HuiZong menaikan jabatan Gao Qiu sebagai Pengawal kaisar dan kemudian menaikannya lagi menjadi Kepala Pengawal Istana dan dalam 1 thn Gao Qiu sudah mencapai jabatan Komandan Utama Pasukan Pengawal Kekaisaran. Kaisar memanggil Gao Qiu untuk menghadap. Sebagai Komandan Utama Pasukan Pengawal Kekaisaran Gao Qiu mendapatkan kediamannya sendiri dan dihari pengangkatnnya banyak sekali tamu yang hadir dan mengucapkan selamat atas pengangkatan ini. Orang yang tidak hadir itu adalah Wang Jin. Set elah seluruh tamunya berkumpul maka Gao Qiu kemudian memeriksa daftar hadir itu. Setelah bertemu dengan Gao Qiu lalu Kaisar HuiZong berkata. dia pernah memeras seseorang dan Wang Shen. hal ini dilakukan untuk memeriksa kembali siapa-siapa saja yang hadir dan tidak. Setiap tamu Gao Qiu diwajibkan untuk mengisi Daftar hadir. kepala instruktor Pasukan Pengawal Istana. tuanku. .

dia tidak memiliki keluarga lain lagi. kenapa anda tidak datang pada pesta perayaannya ?" "Aku sedang sakit dan telah meminta cuti pada kaisar. "Pengawal !!! lekas pergi kerumah Wang Jin dan bawa dia kemari !!!" Perintah Gao Qiu. dia sedang sakit. Para pengawal memasuki rumah Wang Jin dengan paksa. Kami mencoba membela tetapi dia menganggap tuan berbohong. Komandan pasukan itu berkata. dia memiliki berbagai macam ilmu beladiri tinggi dan juga pandai menggunakan berbagai senjata." Jawab ibunya. Wang Jin adalah kepala pelatih para pengawal istana." Jawab Gao Qiu. "Anakku ada didalam kamarnya. ibunya mencoba mencegah tetapi Wang Jin tetap memaksa pergi dan dengan diiringi para prajurit dia segera tiba dikediaman Komandan Utama. "Aku ada disini !" Jawab Wang Jin yang telah berdiri diteras rumahnya. "Baiklah aku akan menghadap. "Mana Wang Jin ? " Kata salah seorang diantara mereka." Dengan cepat Wang Jin berganti pakaian dan kemudian dia berangkat. "Hari ini adalah hari pengangkatan Komandan Utama yang baru. Wang Jin tinggal bersama ibunya. Ketika prajurit-prajurit itu tiba. Sebelum pergi." Kata komandan tentara itu. "Komandan utama tidak percaya alasan tuan." Jawab Wang Jin. Sang ibu kaget meliaht banyak sekali prajurit istana datang. Maka Atas perintahnya kami harus membawa tuan menghadap sekarang juga. Wang Jin sangat terkejut ketika dia melihat . mereka lalu mengetuk pintu rumah Wang Jin. Mendengar seperti itu maka Wang Jin akhirnya berkata. Ibu Wang Jin segera membuka pintu rumahnya. dengan cepat sekelompok prajurit segera menuju rumah Wang Jin untuk menangkapnya. dia kemudian segera maju dan membungkuk memberi hormat serta menyatakan maaf."Omong Kosong ! Ia tidak mau datang karena tidak menghormatiku. Itu berarti dia juga berani menghina kaisar. Wang Jin lalu masuk kedalam kediaman Komandan Utama dan dia melihat komandan utama sedang berdiri membelakanginya. Tak seorangpun anak buahnya berani melawan perintah Gao Qiu.

Dengan segera dia pamit dan pulang kerumahnya. tapi lain kali aku akan membuat perhitungan denganmu !" kata Gao Qiu. Wang Jin segera berlutut dan mengucapkan terima kasih." jawab Wang Jin." Gao Qiu sadar bahwa ternyata orang-orang belum mendukung dia. "Mana berani saya membantah perintah Tuan. Kenapa kau berani menghina aku dan tidak datang kepesta yang aku adakan ???" Bentak Gao Qiu. sebenarnya kau berniat menentang aku !" Kata Gao Qiu. "Bedebah !! aku tahu kau hanya pura-pura sakit." Jawab Wang Jin. "Ya. "Hari ini adalah hari bahagia tuanku. Disepanjang perjalanan Wang Jin berpikir bahwa jiwanya sekarang terancam dan . jadi dia berpikir lebih baik untuk mengalah hari ini apalagi banyak sekali tamu-tamu dirumahnya. dan kau juga sama saja." jawab Wang Jin." Jawan Wang Jin. tangkap dia ! pukul tubuhnya sampai hancur dan penggal kepalanya !" Teriak Gao Qiu. benar itu diriku. Lebih baik kali ini tuan maafkan kesalahannya. "Hari ini kau kuampuni. "Bedebah !!! Ayahmu mengaku pandai ilmu bela diri padahal dia hanyalah penjual obat. saya sungguh sakit dan kaisar telah memberikan ijin cuit kepada saya. "Jika kau sakit mengapa sekarang kau bisa datang ?" Bentak Gao Qiu. kenaap tuanku harus mengotori tangan tuan dengan menghukum dia. "Maaf Tuan. dia pasti tidak punya mata dan tidak dapat melihat. Lalu tiba-tiba para tamu yang lain memohon ampunan untuk Wang Jin. Saya sedang sakti. Siapa orang yang pertama mengangkat mu jadi pelatih pasukan. "Omong Kosong !!!" "Mana berani saya berbohong pada Tuan. "Apakah kau Wang Jin kepala pelatih pengawal istana dan anak dari Wang Shen ?" Tanya Gao Qiu. "Pengawa.Komandan Utama Gao Qiu adalah seseorang yang pernah dikenal oleh Wang Jin.

. setelah selesai mereka meletakan barang2x itu didekat pintu keluar rumah mereka. "Celaka.." Kata Wang Jin. Malam itu Wang Jin dan ibunya mengemasi seluruh barang yang akan mereka bawa. Bagaimana dengan hal ini ?" tanya ibunya. ketika aku sakit aku telah berjanji kalau aku sembuh aku akan bersembahyang disana. "Jangan cemas." "Baiklah jika begitu. Ibu Wang Jin kemudian berpura-pura keluar rumahnya untuk melihat2x keadaan." Jawab ibunya. selesai makan dia segera berangkat sesuai perintah Wang Jin.mencari akal untuk menyelamatkan diri. Aku mengenal seseorang bernama Liu Yong yang tinggal di Ye Nan. "Hmm. . Tetapi kemana kita akan pergi ?" tanya ibunya. Menjelang senja Wang Jin memanggil salah seorang prajurit yg bernama Zhang Bai. Dia kemudian segera memberitahukan pada anaknya.kata2x ibu memang benar. "Dalam situasi seperti ini maka dari 36 Strategi Zhuge Liang yang t erbaik adalah melarikan diri. Setibanya dirumah Wang Jin segera bercerita pada ibunya." Jawab Wang Jin.. Dia adalah Gao Qiu. Dia melihat ada 2 orang prajurit yang mengawasi rumahnya. "Ada 2 orang prajurit yang mengawasi rumah kita.Dan jika kau kemalaman maka kau boleh bermalam disana. bagaimana kalau kita pergi kesana saja. yang menjadi Komandan Utama sekarang adalah musuh ayah.. Kepadanya dia memberi perintah "Kau makan malamlah dahulu setelah itu kau akan kusuruh pergi kekuil di Wei Yi. dia berniat mencelakakan kita. Dengan segera Zhang Bai makan sekenyang-kenyangnya. oleh sebab itu kau harus memberi tahu biksu disana untuk menyiapkan segala keperluan sembahyang.. Kita harus menyingkir dari sini sebelum petaka itu datang. Besok aku akan bersembahnyang disana. Menjelas subuh Wang Jin memanggil prajurit yang satunya lagi yang bernama Li Bai." "Baik Guru.." ".. biar saya yang mengurus mereka." jawab Zhang Bai.

langsung pergi ke Wei Yi dan tunggu aku disana. tetapi sampai siang hari Wang Jin juga belom tiba. Wang Jin langsung membawa barang2xnya keluar dan menyiapkan kudanya." Kata Wang Jin. Dihadapan Gao Qiu keduanya berlutut dan meminta diampuni atas kesalahan mereka. Keduanya akan dihukum mati." Jawab Li Bai yang segera berangkat setelah menerima uang dari Wang Jin. "Mereka telah menipu kami dan sekarang sudah pergi entah kemana" Kata mereka berdua. Setelah itu dia bersama ibunya langsung pergi keluar dari rumahnya menuju Ye Nan melaui gerbang Xi Hua. Mereka kemudian segera mencari keseluruh kota tetapi Wang Jin dan ibunya telah tidak ada dan entah pergi kemana. Dia juga menyebarkan pengumuman akan memberi hadiah bagi mereka yang dapat . Setelah sampai mereka melihat bahwa rumah Wang Jin telah dalam keadaan Kosong."Li Bai. "Kurang aja ! berani sekali kalian lalai menjalankan tugas !!!" Bentak Gao Qiu. "Baik guru. Sesudah Li Bai pergi. Mereka takut bagaimana harus mempertanggung jawabkan hal ini dihadapan Gao Qiu. Disana dia bertemu dengan Zhang Bai yang telah menunggu semalaman. keduanya sekarang bingung dengan perasaan cemas. Keduanya lalu berbincang-bincang sambil menunggu Wang Jin tiba. Dengan cepat Gao Qiu mengerahkan para prajuritnya untuk mencari Wang Jin. tetapi beruntung ada beberapa bawahan Gao Qiu yang meredakan kemarahan Gao Qiu sehingga kedua prajurit itu diampuni. Mereka lalu tersadar bahwa telah tertipu oleh Wang Jin dan keduanya segera kembali kerumah Wang Jin. Setelah selesai kau tidak perlu kembali kesini. hari ini kau harus pergi kepasar berbelanja keperluan sembahnyang. Sesudah membeli segala keperluan yang diperintahkan Li Bai langsung menuju ke kuil di Wei Yi seperti yang diperintahkan. Esok harinya. kedua pengawal yang ketakutan itu terpaksa menemui Gao Qiu untuk melapor.

"Malam ini kita beristirahat disini. Akhirnya bahaya ini dapat kita hindari. Wang Jin segera menuntun kuda yang ditunggangi ibunya dan menuju kerumah yang masih menyala lampionnya itu." ." Kata ibunya. "Kami pengembara dan datang kemari untuk memohon agar diijinkan bermalam ditempat ini. dia akhirnya mengubah siasat perjalanan. Wang Jin dan ibunya berusaha menghindari pengejaran dan mereka tidak dapat melewati jalan-jalan utama tetapi harus melalui jalan-jalan setapak. Sampai didepan rumah itu. Setelah agak lama baru munculah seorang pelayan membukakan pintu. Edaran tersebut segera disebarkan keseluruh kota dan daerah. Dia hanya bergerak dimalam hari dan beristirahat disiang hari. Tiba-tiba Wang Jin berkata. "Sebentar lagi kita akan tiba di Yenan." kata Wang Jin kepada ibunya. besok kita melanjutkan perjalan kita. coba lihat didepan sana. "Sekalipun Gao Qiu mengerahkan pasukannya mereka tidak akan mungkin berhasil menangkap kita sekarang. saat itu keadaannya sudah menjelang malam hari. "Ada keperluan apa tuan malam-malam datang kemari ?" tanya pelayan itu. "Ibu. Keduanya segera keluar dari hutan dan menuju kedesa terdekat disana. Wang Jin mencoba mengetuk pintu gerbang rumah itu." Kata Wang Jin.menangkap Wang Jin dan ibunya atau memberikan informasi keberadaan mereka dan bagi mereka yang menyembunyikannya akan dihukum mati." "Ini bukan penginapan tetapi rumah kepala desa." jawab Wang Jin. Mereka juga tidak dapat beristirahat dipenginapan atau rumah-rumah makan karena takut ada mata-mata Gao Qiu. untung Langit masih melindungi kita. aku kira disana ada rumah penduduk. ada cahaya lampion. Setelah sebulan Wang Jin melakukan perjalanan ini akhirnya mereka sudah berada diperbatasan Ye Nan. Wang Jin kaget membaca edaran yang disebarkan Gao Qiu.

"Tolonglah kami tuan. Be sok pagi kami akan segera pergi. pelayan segera mengantarkan mereka menemui sang kepala desa.. Mirianto @blogspot. " kata orangtua itu dengan ramah. ibuku sudah tua dan sekarang dia lelah sekali. siapa tahu dia mau menerima kalian. "Bagaimana tuan ?" Tanya Wang Jin. " "Terima kasih tuan. Ketika sampai diruang tamu. Setelah itu mereka berbincang-bincang. Visit my site: Life Note of Me. " Kata Wang Jin. "Tolonglah kami tuan. tidak perlu begitu. Wang Jin melihat seorang yang sudah berusia sekitar 60 an tahun. Kalian baru melakukan perjalan jauh. "Sudah kukatakan tadi. terima kasih. Psychedelic Galleria. Articleus. Dao Xue. ". Wang Jin kemudian bersama ibunya memasuki pekarangan rumah kepala desa itu. ini bukan penginapan. dan tuan rumah kemudian memerintahkan pelayan untuk membawakan teh. Pekarangannya sangat luas dan dipakai untuk menjemur padi.. kami telah melakukan perjalan jauh." jawab Wang Jin. Pelayan itu kemudian menutup pintu gerbang itu dan membiarkan Wang Jin menunggu diluar. " Kata Wang Jin yang kegirangan." "Hmm. tentu kaliah letih sekali. kami juga bersedia untuk membayar sewa kamar. Reply With Quote Share with Facebook 3rd March 2009 13:39 #4 . Wang Jin dan ibunya berlutut untuk mengucapkan terima kasih. KTP MW. Liga Dunia. " balas pelayan itu. "Kata majikan kami kalian boleh bermalam disini. tua. Catalyst Daemon.. Kata pelayan itu.Baiklah akan aku tanyakan dulu pada majikan kami. Setelah mereka menaruh barang-barang mereka. Mari silahkan duduk dahulu. aku tidak pantas menerimanya. Wang Jin dan ibunya lalu duduk. "Sudah. "Terima kasih. rambut dan janggutnya sudah memutih. tidak berapa lama pelayan itu kembali m embukakan pintu.

mirianto. Kepada desa mengerti maksudnya dan dia segera memanggil pelayan untuk menyiapkan makanan bagi mereka. Besok pagi kami akan segera pergi.mirianto y y y y y View Profile View Forum Posts View Blog Entries Visit Homepage View Articles Silver Users Join Date Dec 2004 Location http://www. Wang Jin dan ibunya jadi malu dan hanya dapat menunduk. "Margaku Zhang. maaf kami tidak dapat menjamu kalian dengan layak.com Posts 513 Blog Entries 39 Re: [Hi tor i ah Tepi Air/ Pendekar Liang Shan "Siapakah namamu dan dari mana asalmu. kalau tuan tidak keberatan kami ingin bermalam disini. " . "Margaku Shi. aku berasal dari Dong Jing. Tadi kami mencari penginapan tetapi tidak ada yang dapat kami jumpai. oleh karena rugi dalam berdagang. akan pergi kemana kau malam -malam begini anak muda ?" Tanya kepala desa itu. kalian tidak perlu khawatir. kami hendak ke Ye Nan untuk mencari saudara kami disana. hidup didunia memang harus saling tolong menolong. "Aku tidak keberatan kalian bermalam disini. " jawab Wang Jin. Tidak berapa lama makananpun sudah dihidangkan. Ibuku sudah tua. dia perlu beristirahat sebelum melanjutkan perjalan. Apakah kalian sudah makan ?" tanya Kepala desa. orang-orang disini memangilku Tai Gong.

com Posts 513 Blog Entries 39 Re: [Hi tor i ah Tepi Air/ Pendekar Liang Shan . Catalyst Daemon. Visit my site: Life Note of Me.mirianto. Reply With Quote Share with Facebook 3rd March 2009 14:20 #5 mirianto y y y y y View Profile View Forum Posts View Blog Entries Visit Homepage View Articles Silver Users Join Date Dec 2004 Location http://www. Maaf kami hanya menyusahkan tuan saja. "Bangunlah. tidak perlu sungkan. kemudian dia dan ibunya mulai makan. " Kata Wang Jin. Psychedelic Galleria. Setelah selesai kedua pelayan itu membereskan mejanya dan kemudian mengantar mereka untuk kekamarnya. Tidak tahu bagaimana kami dapat membalas budi baik tuan. KTP MW. Dao Xue. Wang Jin menurut. "Terima kasih tuan. Articleus. Liga Dunia. semua ini sudah lebih dari cukup. "Kata Kepala desa itu. Mirianto @blogspot. Lebih baik kita minum arak sekarang.Wang Jin dan ibunya segera bangkit dari kursi dan be rlutut.

Yang Chun "The White-Spotted Snake"."." . Sejujurnya kukatakan.. nanti aku akan suruh pelayan menyiapkan segala keperluan kalian. aku memiliki resep keluarga yang manjur mengobati segala penyakit. Aku tidak tahu bagaimana harus membalas budi baik tuan." "Tidak perlu sungkan.aku tadi mendengar suara rintihan ibumu. ibuku kelelahan setelah berjalan jauh sekali. Katakan pada ibumu untuk beristirahat dan jangan t erlalu banyak berpikir.=============================== Bab 1 Bagian 2 Shi Jin membuat kekacauan di Shou Hua ================= ============== (Shi Jin "The Nine Dragons". Shi Tai Gong lalu menghampiri kamar mereka untuk menanyakan kabar. Jawab Wang Jin. Li Ji "The Rabbit Hunter") Ketika pagi hari tiba. Ketika dia mendekat.mengenai hal itu. kita semua harus saling membantu. dia memperhatikan ada seorang pemuda yang gagah. "Maaf kami telah merepotkan Tuan saja. Jangan khawatir." "Tidak apa. kenapa kau tidak tinggal beberapa hari lagi sampai ibumu baikan.. kemudian dia berkata. tetapi jurusmu memiliki kelemahan.. apa yg terjadi dengan beliau ?" "Ahh. dia mendengar suara rintihan ibu Wang Jin dari dalam kamar. "Tenaga dalam yg sungguh hebat.. Wang Jin memperhatikan sesaat. penyakit lamanya kambuh lagi dan dia merasa kesakitan. mereka masih belum keluar dari kamarnya.. Ketika Wang Jin pergi kekandang kuda untuk melihat kudanya.. Shi Tai Gong lalu mengetuk pintu kamar itu dan Wang Jin segera keluar untuk menyambutnya.. wajahnya cerah dan memiliki rahang yang kuat usianya sekitar 20-an thn dan dia berlatih dengan senjata tombak dan toya. "Jika memang begitu. Zhu Wu "The Mystic Strategist". Kemarin malam. Chen Da "The Leaping Tiger".erm." Wang Jin lalu berlutut untuk mengucapkan terima kasih. set elah 7 hari penyakit ibunya berangsur-angsur membaik dan mereka berencana melanjutkan perjalanan. kau rawatlah ibumu baik-baik." Wang Jin dan ibunya tinggal selama 7 hari dikediaman keluarga Shi. "Tuan sungguh baik pada kamu. Aku akan mengirimkan pelayan untuk menyiapkannya..

"Kau jangan bertindak kurang ajar terhadap tamu kita !" "Siapakah dia berani mengkomentari kemampuanku ?" Tanya pemuda itu." Jawab Shi Tai Gong.Pemuda itu kemudian menghentikan latihannya dan berkata dengan nada marah.tidak perlu khawatir." Jawab Shi Tai . hanya punya kemampuan biasa-biasa saja. "Aku khawatir akan melukai Tuan Muda Shi. "Dia adalah putraku. Apakah Tuan berkenan ?" "Bagus sekali !" Jawab Shi Tai Gong dan dia berkata pada Shi Jin." "Jika Tuan Muda Shi mau kita dapat bertarung sebentar." Shi Jin langsung mengambil tongkatnya dan segera melakukan kuda2x. aku sudah siap !!!" Wang Jin hanya tersenyum dan tidak melakukan apapun. "Siapakah kau berani berkata seperti itu ? Aku telah berguru kepada 8 ahli beladiri terhebat didaerah ini. "Aku pernah belajar sedikit. "Karena kau ingin memberikan petunjuk pada putraku. siapakah pemuda ini dan apa hubungannya dengan Tuan ?" Tanya Wang Jin kepad Shi Tai Gong. "Karena dia adalah Putra Tuan Shi maka jika dia mau aku dapat memberikan beberapa petunjuk.. apakah kau berani untuk bertarung denganku ?" Ketika dia berbicara seperti itu Shi Tai Gong datang dan berkata. "Aku akan bersujud padanya dan memanggilnya guru jika dia dapat mengalahkan ilmu tombakku. kenapa kau tidak maju bertarung dengannya ?" tanya Shi Tai Gong." Tetapi Shi Jin tidak mau dan berkata. tidak perlu serius. jika kau mematahkan tangan atau kakinya.. Jika hal itu terjadi aku merasa tidak enak." "Ahh.. "Majuhlah. "Apakah kau tahu bagaimana bermain tombak ?" Tanya Shi Tai Gong kepada Wang Jin. Jika boleh tahu. maka itu adalah salahnya karena dia begitu sombong dengan kemampuannya. hanya untuk bersenangsenang saja. namanya Shi Jin. Jangan memandang rendah kemampuanku. "Sekarang kau cepatlah bersujud memberi hormat pada gurumu.

kepala komandan pasukan pejaga istana yang baru sengaja mencari masalah denganku. Shi Tai Gong sangat senang sekali. akhirnya setelah 10 jurus." Wang Jin tertawa. dia memerintahkan anaknya untuk berganti pakaian dan meminta pelayan untuk mempersiapkan jamuan serta arak. melancarkan berbagai jurus. Wang Jin segera menghentikan serangannya dan bergegas membantu Shi Jin untuk bangun. aku sedang mencari cara membalas kebaikan ini. Guru. Sekarang kau meminta petunjuk dariku. "Aku telah belajar kepada banyak ahli beladiri. Karena takut akan keselamatan diri dan ibuku maka akhirnya kami berdua memutuskan untuk pergi ke Ye Nan untuk mencari saudara disana. Sebelumnya aku bekerja sebagai Instruktur militer di Ibukota. Shi Tai Gong lalu berdiri dan bersulang untuk Wang Jin. Kemudian gantian dia balas menyerang dan membuat Shi Jin kewalahan. Dahulu ayahku pernah mempermalukannya dan sekarang dia ingin membalas dendam. "Aku mohon maaf karena telah menyebabkan Tuan Muda Shi terluka. Dia berkata. Wang Jin menangkis serangan itu dan balas menyerang.Gong. "Aku akan menceritakan yang sebenarnya." "Ibuku dan aku telah tinggal beberapa hari ditempatmu. Dia meminta Wang Jin dan ibunya untuk turut dalam jamuan itu. Shi Jin kemudian melihat bahwa Wang Jin sangat cepat dalam menghindari jurus tusukan dan mulai menganti menjadi jurus sapuan. Anakku memiliki mata tetapi dia tidak dapat mengenali gunung Tai Shan yang ada didepan. tetapi mereka tidak mengajariku hal2x yang berguna." Kata Wang Jin. "Dengan kemampuanmu kau pasti seorang Instruktur milit er. Wang Jin berhasil menjatuhkan Shi Jin. Jika putramu ingin belajar ilmu bela diri maka hambamu ini akan sepenuh hati memberikan arahan . "Jika begitu. aku pasti akan memberikan yang terbaik. Wang Jin dengan sigap menghindari jurus2x itu." Shi Jin lalu segera berlutut dan memanggil Wang Jin guru. Kami telah sangat menyusahkan tuan. Dia lalu memilih tongkat bambu yang bagus dan segera maju meladeni Shi jin. Shi Jin memandang dia dan lalu mulai menyerang. namaku adalah Wang Jin. Gao Qiu. Kami tidak pernah berpikir akan datang ketempat ini dan diperlakukan sangat baik oleh Tuan." Jawab Wang Jin. namaku bukanlah Zhang. Ketika mereka berempat sudah duduk dan arak sudah dituangkan ke cangkir masing2x. Anda juga telah membantu memberikan obat kepada ibuku dan menyembuhkan penyakitnya. aku mohon maaf terlebih dahulu sebelumnya. aku harap kamu mau memberikan petunjuk untukku.

Dia mentato tubuh putraku dengan gambar naga. "Walaupun sangat nyaman tinggal ditempat ini tetapi aku pikir tidak baik berlama-lama dit empat ini. Aku akan mengajarinya dari awal. tuan telah sangat baik padaku dan ibuku. Akhirnya kami berdua hanya dapat membiarkannya saja dan berharap tidak ada sesuatu yang buruk terjadi dengannya. sudah tidak terasa 3 bulan telah lewat." Kata Shi Tai Gong. Gao Qiu pasti mengirim orang2xnya untuk mencari diriku. Putraku ini sejak kecil tidak memiliki keinginan untuk bertani dan mengurus keluarga. seluruhnya ada 9 naga. "Ada sesuatu yang ingin kukatakan padamu Guru Wang. dia mengajarkan dasar2x ilmu bela diri dan juga ilmu 18 senjata." . desa ini bernama Desa Shi. Aku sudah tidak tahu lagi berapa banyak uang yang telah aku habiskan untuk mendatangkan pelatih bela diri ke desa kami.. Aku sungguh senang sekarang ada seorang guru bela diri yang dapat mengajar putraku agar kelak putraku dapat melindungi dirinya sendiri.. pasti aku akan mengajari putra tuan dengan seluruh kemampuanku. Hari demi hari berlalu. Kami memiliki 300-400 orang bermarga Shi ditempat ini.. Wang Jin kemudian berpikir dalam dirinya. hanya buang2x tenaga.." "Putraku." Kata Shi Tai Gong. kami tidak tahu harus bagaimana membalas budi baik tuan. Aku juga memanggil pendeta Tao untuk melihat nasibnya. Aku akan memberikan hadiah besar padamu jika kau mau mengajarkan keahlianmu padanya. Shi Jin sekarang sudah sangat ahli dalam menggunakan 18 senjata itu." "Bagus sekali. "Tuan tidak perlu sungkan.. Wang Jin lalu berkata. Sekarang ada kesempatan untuk membalas budi. Wang Jin melihat bahwa Shi Jin telah menguasai seluruh dasar ilmu bela diri.. Tuan dapat tenang sekarang. Sejak hari itu maka Wang Jin dan ibunya tinggal di kediaman Shi Tai Gong. Dia memiliki t enaga dalam yang kuat. Karena hal itu maka putraku dikenal dengan Nama Shi Jin si 9 naga. Wang Jin melatih Shi Jin setiap hari. pendeta itu berkata bahwa masa depannya akan penuh dengan pertarungan.sekarang mari kita bersulang.kepadanya. Dia hanya berlatih ilmu bela diri setiap hari." Shi Jin langsung melakukannya dan berjanji untuk belajar sungguh2x. Ibunya telah berusaha menasehatinya tetapi dia tidak pernah mau mendengarkan. tetapi jurus2xnya tidak berguna dalam pertarungan sebenarnya.sekarang kau harus mengakui kekalahanmu dan bersujudlah sekali lagi kepada gurumu. seluruh keluargaku hidup didaerah ini.

"Guru." Karena mereka tidak dapat menahan Wang Jin.mirianto. Mirianto @blogspot. " Kata Shi Jin. KTP MW.Visit my site: Life Note of Me. maka Shi Jin dan ayahnya . Aku akan menjamin hidup kalian berdua sampai selamanya. "Terima kasih untuk ketulusan Tuan Muda. Aku pikir hal ini tidak baik dan oleh sebab itu maka aku akan melanjutkan perjalanan ke Ye nan. Articleus. Aku dapat memulai lagidari awal disana. Jadi kalian tidak perlu khawatir lagi. Daerah itu adalah daerah perbatasan. kau jangan pergi. Psychedelic Galleria. aku dengar mereka butuh pelatih beladiri.com Posts 513 Blog Entries 39 Re: [Hi tor i ah Tepi Air/ Pendekar Liang Shan Akhirnya dia memutuskan untuk berpamitan pada Shi Tai Gong dan Shi Jin. Reply With Quote Share with Facebook 3rd March 2009 14:21 #6 mirianto y y y y y View Profile View Forum Posts View Blog Entries Visit Homepage View Articles Silver Users Join Date Dec 2004 Location http://www. Liga Dunia. Catalyst Daemon. walaupun sangat nyaman hidup ditempat ini tetapi aku khawatir Gao Qiu akan mengirim orang mengejarku dan nan ti kalian semua akan menjadi terlibat dengan masalah ini. Dao Xue.

Mereka memberikan Wang Jin 2 gulungan kain sutra dan juga 100 tael perak. Kira2x 1/2 thn kemudian..baiklah... Keesokan harinya Wang Jin telah selesai membereskan semua barang2xnya dan kemudian mereka berdua berpamitan pada Shi Tai Gong. Kenapa sekarang kau berhenti menjual buruanmu padaku ? apakah kau pikir aku tidak . "Mengapa kau mengawasi kediamanku ? apakah kau ingin mencuri sesuatu ?" Tanya Shi Jin. Ketika aku melihat Tuan Muda sedang bersantai maka aku tidak berani menganggu. Disana dia melihat Li Ji. Shi Tai Gong dimakamkan dipemakaman keluarga didesa itu dan pemakamanya dihadiri oleh seluruh penduduk desa. Shi Jin mencari tabib dari berbagai tempat untuk menyembuhkan penyakitnya tetapi tidak ada tabib yang mampu mengobatinya. Dia terus berusaha menguasai ilmu 18 senjata dan menyempurnakan semua tekhnik2x bela dirinya. Shi Tai Gong jatuh sakit.. Kira2x 4 bulan berlalu sejak Shi Tai Gong meninggal. Akhirnya Shi Tai Gong meninggal dunia. Akhirnya dia bersujud pada gurunya itu dan mengucapkan selamat tinggal sebelum kembali kekediamannya. "Siapa disana ?" Shi Jin langsung bangun dan secepat kilat dia lari menuju semak2x itu.. setiap hari Shi Jin berlatih. dia mengadakan upacara pemakamam untuk ayahnya itu. Shi Jin hanya peduli dengan latihan bela dirinya. Shi Jin sedang duduk di halaman dibawah pohon yang rindang ketika tiba2x dia melihat ada orang yang mengawasi kediamananya dari balik semak2x. satu2xnya yang membuatnya tertarik hanya mencari orang untuk diajak bertarung.mengadakan jamuan perpisahan. Li Ji kemudian bersujud ketakutan. Kau biasanya datang dan menjual hasil buruanmu padaku. si Pemburu kelinci. saat ini adalah bulan ke 6 dan cuaca sangat panas. pagi.aku ingin bertanya kepadamu." "Hmm. Shi Jin sangat sedih sekali. siang dan malam dia terus berlatih semua yang telah diajarkan Wang Jin. Shi Jin kemudian mengantarkan Wang Jin 10 Li jauhnya. "Hambamu ini hanya sedang mencari Shi Qiu untuk diajak minum arak. Wang Jin dan ibunya segera meneruskan perjalanannya kearah barat menuju Ye nan.. Aku tidak pernah membayar murah hasil tangkapanmu. Sekarang tidak ada lagi orang yang mengatur urusan keluarga Shi.

ada sekitar 100-200 orang yang hadir ditempat itu. aku akan membayarnya dengan harga yang bagus seka li. Karena hal itu maka cepat atau lambat mereka juga akan menyerang desa ini.. oleh sebab itu maka tidak ada yang dapat kujual pada Tuan. Jika tanda bahaya dibunyikan maka kami semua pasti akan datang. hanya saja belakangan ini tidak ada hasil buruan yang dapat kutangkap.. "Bandit2x itu pasti akan melewati tempat ini suatu saat. kami akan bergantung padamu. Oleh sebab itu maka aku tidak dapat membawakan hasil buruan apapun.Propinsi Hua yin sangat luas. "Aku mendengar ada 3 orang pemimpin bandit diatas gunung Shaohua yang suka menjarah dan menyerang desa2x didaerah Huayin." Li Ji lalu bersujud dan segera pergi dari tempat itu." Jawab Li Ji.. Tetapi aku tidak tahu bahwa bedebah2x itu sungguh berani. aku harus mempersiapkan pertahanan t empat ini." "Aku telah mendengar bahwa ada bandit diatas gunung t ersebut. Apakah kau berharap aku percaya kata2xmu itu ?" "Tuan. Tetapi jika kau memiliki hasil buruan maka jualah padaku. Shi Jin kemudian kembali kekediamannya. Hambamu ini tidak berani berburu diatas gunung karena takut untuk ditangkap mereka. Mereka sudah banyak menjarah tempat2x didaerah Hua yin dan pemerintah tidak dapat berbuat apa2x mengenai hal ini. aku akan bertarung menghadapi mereka." Dia memerintahkan pelayannya untuk memotong sapi dan juga mengeluarkan arak untuk melakukan upacara pada langit dan untuk mengadakan perjamuan besar. Pemerintah memberikan hadiah 1000 Tael emas untuk masing2x kepala mereka." "Kau aturlah hal ini Tuan Muda. Ketika para bandit2x itu datang maka kita harus sudah siap untuk menghadapi mereka. juga ada Chen Da dan Yang Chun. Mereka memiliki 300-400 orang dan juga 100 an kuda yang baik. Pemimpin mereka bernama Zhu Wu Sang Ahli Strategi. Dia juga mengundang para Pria dewasa kekediamannya utnuk membicarakan masalah bandit2x itu.. Mereka tampaknya akan segera mencari masalah denganku. Mungkin kau belum mendengarnya. Jika kalian melihat pemimpin mereka maka beritahukan padaku. Ketika bunyi gong tanda bahaya terdengar maka aku harap kalian semua segera membawa senjata kalian dan bersiap menunggu perintahku. "Aku tidak berani berpikir seperti itu. Aku mengundang kalian semua hari ini untuk berdiskusi." Malam itu mereka berpesta dan . "Omong kosong.memiliki uang lagi ?" Tanya Shi Jin. Sekarang ini ada sekelompok bandit membangun markas diatas gunung. digunung Shao Hua ini saja pasti banyak sekali hewan2x buruan.

Yang kedua adalah Chen Da. dia bersenjatakan tombak dan yang ketiga adalah Yang Chun.segera kembali kerumah mereka untuk mempersiapkan senjata. Kita harus segera turun gunung dan menjarah beberapa desa untuk hal ini." "Jika begitu maka kenapa tidak kita serang saja HuaYin dan kita ambil persediaan beras mereka. dia bersenjatakan pedang kembar." jawab Yang chun. tetapi masalahnya adalah kita kekurangan uang dan juga makanan. "Aku dengan Pemerintah memberikan hadiah 1000 Tael emas bagi masing2x kepala kita dan mereka juga mengumpulkan pasukan untuk menangkap kita. Dia bukanlah seorang petarung yang hebat tetapi sangat ahli dalam strategi perang. Dia juga memerintahkan para pandai besi untuk mengasah senjata2x penduduk desa dan meminta agar kuda2x selalu dalam keadaan siap. Dia sangat tangguh dan gagah. dia menguasai ilmu 18 senjata dan sangat ahli dalam ilmu bela diri. "Jika kita tidak dapat melewati sebuah desa kecil saja." kata Chen Da. Shi Jin segera memerintahkan untuk memperkuat tembok desa dan juga memasang beberapa barikade serta mempersiapkan pertahanan. kamu harus melewati desa Shi." kata Yang Chun. Kita harus memiliki persediaan yang cukup jika pasukan pemerintah mengepung tempat ini. Untuk menyerang HuaYin. dia berasal dari Xie Liang di provinsi Pu Zhou. kakak. ke 3 pemimpin bandit sedang berdiskusi. tidak banyak orang disana dan juga mereka tidak memiliki banyak emas dan beras." "Aku juga mendengar dia adalah seorang yang sangat berani. lebih baik kita mnyerang Pu Cheng. disana pendudukya sangat makmur." Kata Zhu Wu. dia berasal dari Ye Cheng. kakak." jawab Chen Da. Merkea memiliki yang dan beras yang banyak sekali. "Jangan pergi ke Huayin. Aku pikir bukanlah hal yang baik . kabarnya ilmu bela dirinya adalah yang terbaik di Pronvinsi ini. "Kita harus siap2x mempertahankan tempat ini. Disana ada Shi jin si 9 naga. "Pu Cheng adalah daerah kecil. dia bersenjatakan Tombak Halberd. bagaimana kita dapat melawan pasukan pemerintah ?" "Kau jangan meremehkan Shi Jin. Suatu Hari diatas gunung ShouHua. Aku akan menyerang HuaYin. Sangat tidak bijaksana jika kita harus mencari masalah dengannya. Yang tertua adalah Zhu Wu. dia berasal dri Ding Yuan. dia sangat tangguh. "Kau tidak mengerti maksudku.

Dari atas kudanya masing2x Shi Jin dan Chen Da saling memperhatikan lawannya. aku rasa dia tidak sehebat itu. "Omong kosong !!! Aku telah lama ingin mencari kalian para bandit. kejahatanmu sudah pantas diganjar dengan hukuman mati. Nanti dalam perjalanan kembali maka aku pasti akan memberikan hadiah bagi desamu. Aku harap. Jika aku membiarkan kalian pergi dan pemerintah mendengar hal ini maka aku akan terlibat dan dicap sebagai kriminal. Dia segera memerintahkan agar gong dibunyikan. "Membanggakan kehebatan orang lain dan meremehkan kemapuan sendiri. lebih baik kita pikirkan cara lain adikku." "Dibawah langit ini. tetapi dia tidak mau mendengarkan. para pemuda segera keluar dan mengambil senjata serta bersiap diposnya masing2x." Chen Da lalu memanggil pengawalnya. tetapi sekarang karena kalian telah datang sendiri padaku maka akan aku tangkap kalian disini." Jawab Chen Da. Kami tidak akan menyentuh apapun dit empat ini. Shi Jin lalu mengambil kuda dari kandangnya dan menaiking. Dia segera kembali kekemahnya dan segera mengenakan pakaian perangnya dan menaiki kudanya. Shi Jin saat itu sedang memeriksa senjata2x yang diasah oleh pandai besi dan salah seorang penduduk melaporkan bahwa para bandit akan menyerang desa itu. semua pendekar adalah saudara. kita akan turun gunun menyerang Desa Shi dan setelah itu menuju HuaYin !!!" Zhu Wu dan Yang Chun berusaha untuk mencegah tindakan Chen Da. Apakah kau tidak pernah mendengar namaku ? darimana kau mendapatkan keberanian untuk datang dan menganggu sarang harimau ?" "Kami sedang kekuranan beras dan berharap untuk mendapatkannya di HuaYin. Dia membawa 150 orang dan segera menuruni gunung untuk menyerang desa Shi.mencari masalah dengannya. Akhirnya dia bertemu dengan Chen Da dan pasukannya. Karena perjalanan kesana melewati desamu maka aku harap kau mengijinkan kamu lewat. segra dia membawa 40 pengawalnya serta 90 orang dari desa Shi untuk menghadapi bandit2x itu. "Cepat Siapkan kudaku dan perintahkan pada pasukanku untuk bersiap. kau mengijinkan . Gong segera dibunyikan dan penduduk segera kembali ke rumah masing2x. Shi Jin berkata "Kau perampok dan pembunuh." kata Zhu Wu. Apakah dia memiliki 3 kepala dan 6 lengan ? aku tidak percaya bahwa Shi Jin sehebat seperti apa yang dikatakan orang2x.

Shi Jin segera memerintahkan agar pasukannya segera mengikat Chen Da dan kemudian dia menyerang pasukan Chen Da yang sekarang lari berhamburan karena kehilangan pemimpin." Kata Zhu Wu. Set elah beberapa jurus. Chen Da menjadi meremehkan lawannya itu dan menjadi ceroboh." Jawab Shi Jin. "Chen Da sudah ditangkap oleh Shi Jin dan sekarang ditahan dikediamannya untuk diserahkan pada pemerintah !" Zhu Wu bertanya mengenai seluruh kejadian dan pasukan pengintai itu menjelaskan padanya mengenai jalannya pertempuran didesa Shi. Zhu Wu dan Yang Chun khawatir dan menunggu kabar pasukan pengintai mengenai keadaan Chen Da. Dia memutuskan untuk menangkap 2 pemimpin bandit lainnya sebelum dia menyerahkan mereka semua pada pihak yang berwajib. "Kau memaksakku melakukan ini." "Cukup omong kosong ini. Chen Da yang terkejut bahwa Shi Jin memiliki lengan yang kuat menjadi kehilangan keseimbangan dan akhirnya terjatuh dari kudanya. Di atas gunung. Dia menjamu pasukannya dengan arak dan penduduk desa memujinya atas keberaniannya dan keberhasilannya menangkap Chen Da. Chen Da juga melakukan hal yang sama dan mereka kedua bertarung dengan sengitnya. Kau harus bertanya padanya. masih ada yang lain yang tidak setuju. "Mari Kita sekarang turun dan menyerang mereka dengan kekuatan penuh. Shi Jin berpura2x kalah. "Dan siapakah itu. dia segera menarik ikat pinggang Chen Da dan menjatuhkannya dari kudanya. bahkan jika aku mau membiarkan kalian lewat. Segera pasukan pengintai itu kembali dan melaporkan. Shi Jin kemudian kembali ke kediamannya dan mengikat Chen Da pada sebuah tiang bambu dihalaman rumahnya. .kamu melewati desamu. Chen Da lalu sangat marah. Shi Jin melihat ada peluang terbuka. "Shi Jin benar2x seorang pendekar yang tangguh !!!" "Chen Da tidak mau mendengarkan kata2xku dan sekarang dia harus menghadapi petaka ini. jangan salahkan aku kalau aku melukai dirimu !!!" Shi Jin yang juga menjadi marah lalu segera menerjang kearah Chen Da. Pendekar ?" tanya Chen Da "Pedan dan tombak ditanganku ini !" Jawab Shi Jin." balas Yang chun.

Zhu Wu berkata "Kami hanyalah 3 orang biasa yang karena menyinggung perasaat pejabat maka terpaksa harus lari sampai keatas gunung dan menjadi bandit demi bertahan hidup. Mari kita segera pergi kesana dan menyelamatkan kakak Chen Da. Ketika dia sampai diluar desanya.. Tetapi sangat beresiko.. saudara kami Chen Da tidak mau mendengarkan nasehat kami dan akhirnya menyinggung perasaan pendekar Shi. ini mungkin dapat menyelamatkan Chen Da. Tetapi hati kami benar2x tulus dan memegang teguh prinsip persaudaraan ini." "Bedebah2x itu. "Benar2x setia kawan ! jika aku menyerahkan mereka pada pihak berwajib dan mengambil hadiah atas kepala mereka maka orang2x didunia persilatan akan berpikir aku ini pencinta harta. "Zhu Wu dan Yang Chun membawa pasukan menuruni gunung kearah desa Shi.. Kami bersumpah walaupun tidak dilahirkan dihari yang sama tetapi kami mau mati pada saat yang sama. Kami harap pendekar Shi mau menyerahkan kami bertiga pada pihak berwajib.." . Mungkin sumpah kami ini tidak dapat dibandingkan dengan sumpah dibawah pohon persik oleh Guan Yu. Kami tidak akan melawan. Aku memiliki sebuah ide. "Sebuah rencana yang bagus." Shi Jin dikediamannya sedang bersantai ketika ada ayng datang melapor. dia melihat Zhu Wu dan Yang Chun mendekati dirinya dengan berjalan kaki. Shi Jin membawa pasukannya keluar untuk menemui Zhu Wu dan Yang Chun. Hari ini. Shi Jin berkata." Shi Jin tersentuh oleh kata2x Zhu Wu dan berpikir. "Kenapa kalian berlutut dihadapanku ?" Sambil menangis. kami harap pendekar Shi mau memberikan kematian kepada kami bertiga dan tidak memisahkan kami. Zhang Fei dan Liu Bei dimasa lalu." Kata Zhu Wu. Mereka berlutut dibawah kudanya dgn menangis."Jika Chen Da saja tidak mampu menghadapi Shi Jin bagaimana mungkin kita dapat mengalahkannya. Cepat siapkan pasukan dan segera bawakan kudaku !!!" Gong tanda bahaya dibunyikan dan segera para pemuda berkumpul. Karena kami tidak memiliki jalan untuk menyelamatkannya maka kami berdua datang untuk mati bersamanya.pepatah mengatakan seekor harimau tidak akan memakan mangsa yang telah terluka. aku akan menangkap mereka juga. "Apakah rencanamu itu kakak ?" Zhu Wu berbisik ditelinga Yang Chun. Hmm.

"Kematian tidak menakutkan bagi kami. 10 hari kemudian. Shi Jin berulang kali memohon mereka untuk berdiri tetapi mereka menolak." Keduanya tanpa rasa takut segera mengikuti Shi Jin kekediamannya. Kemudian tidak sampai 1/2 bulan kemudian mereka mengirimkan lagi hadiah berupa kalung mutiara. Bagaimana jika aku membebaskan Chen Da dan membiarkan dia pergi dengan kalian ?" "Maka kau akan dituduh bersekongkol dengan kami dan akan jadi masalah kemudian hari. Kami harap kau lebih baik tidak melakukan hal itu dan serahkan kami pada pihak berwajib. "Aku tidak berniat untuk bertarung hari ini. kami membagi suka dan duka bersama. Ke 3 pemimpin bandit itu kembali keatas gunung. Zhu Wu. Shi Jin lalu berkata. dia benar2x seorang pendekar sejati. kalian ikutlah denganku." jawab Zhu Wu. Keesokan harinya. dia kemudian memebebaskan Chen Da dan mengadakan perjamuan malam itu. Shi Jin mengantarkan mereka sampai kedepan gerbang desa Shi. mereka berlutut dan memohon pada Shi Jin untuk mengikat mereka bersama Chen Da. Kemudian setelah sampai. "Jika bukan karena rencanaku maka aku yakin kau sudah mati sekarang. Shi Jin sangat puas mendengar jawaban ini. dengan begitu maka kau akan berjasa pada pemerintah dan mendapat hadiah. utusan dikirimkan membawa 30 tael emas untuk Shi Jin sebagai tanda ucapan terima kasih." Tambah Yang Chun. . Yang Chun dan Chen Da mengucapkan terima kasih dan segera kembali ke markas mereka diatas gunung. Zhu Wu lalu berkata pada Chen Da. Yang Chun dan Chen Da sangat bersyukur atas kebaikan hati Shi Jin. Shi Jin menjamu mereka dan memperlakukan mereka dengan baik.Akhirnya Shi Jin berkata pada Zhu Wu. zhu Wu." Tambah Zhu Wu." "Aku pikir kita harus mengirimkan hadiah pada Shi Jin atas kebaikannya. "Karena kalian bertiga sangat setia kawan maka aku bukanlah seorang pendekat jika aku mencelakakan kalian. Malam itu mereka bersenang-senang bersama dan melupakan kejadian hari itu.

Shi Jin memerintahkan pengawalnya yang bernama Wang Se untuk mengirimkan hadiah ini.Setelah beberapa saat Shi Jin berkata dalam hatinya. "Ketua disana sangat senang dengan pemberian Tuan muda dan mereka mengucapkan terima kasih. aku juga harus mengirimkan hadiah sebagai balasan. Wang Se yang tidak dapat menolak akhirnya meminum 10 mangkuk arak lagi dan sekarang menjadi mabuk. Shi Jin memutuskan untuk mengajak ke 3 pemimpin bandit menikmati bulan purnama dikediamannya sambil meminum arak. Akhirnya hari berganti hari dan tibalah saatnya perayaan Musim Gugur. Dia berusaha menolong Wang Se tetapi Wang Se terlalu berat dan akhirnya dia biarkan terbaring dilantai. Dia mengirimkan Wang Se untuk membawakan sepucuk surat undangan. Ketika dia tiba di atas gunung. Dalam perjalaan kembali ke desa Shi Wang Se bertemu dengan para bandit yang biasanya datang kekediaman Shi untuk membawakan hadiah. Mereka memaksa Wang Se untuk menemai mereka minum arak dikedai terdekat. Li Ji kemudian melihat kantung uang Wang Se dan dia memeriksa isinya. ketika dia kembali dari berburu dia melihat ada yang tidur digubuknya dan setelah diperhatikan baik2x ternyata dia mengenali orang itu. Zhu Wu dan yang lainnya sangat senang dan memberikan tip 10 keping perak pada Wang Se. Akhirnya mereka selesai minum2x dan Wang Se yang 1/2 sadar itu berusaha kembali kekediaman Shi. Ditengah perjalanan dia menemukan sebuah gubuk kecil dan karena sudah tidak tahan akhirnya dia tertidur digubuk itu. ke 3 pemimpin bandit menyetujui undangan itu dan segera memberikan surat balasan. "Darimana dia mendapatkan uang sebanyak ini ?" pikir Li Ji dalam hati. Gubuk itu t ernyata milik Li ji si pemburu kelinci. Bersama dengan itu mereka juga memberikan Wang Se 5 tael perak dan juga 10 mangkuk arak." Keesokan harinya dia meminta pelayannya untuk membeli kain sutra terbaik dan mengirimkannya keatas gunung untuk diberikan pada ke 3 pemimpin bandit. "Mereka sangat menghormatiku. . Setelah sampai diatas gunung." Setelah itu beberapa kali Shi Jin dan ke 3 pemimpin bandit saling mengirmikan hadiah dan Wang Se mendapatkan banyak sekali uang. Kemudian Wang Se kembali dan berkata.

"Ini semua akibat kebaikan para ketua yang menjamu aku dan memberikan arak sehingga aku mabuk dan tertidur. lebih baik aku katakan tidak ada surat balasan dari para ketua. Tidak heran waktu itu Shi Jin ketakutan ketika aku melihat-lihat kediamananya. Segera Festival musim Gugur tiba.." Jawab Wang Se. Li ji kemudian mengambil uang perak itu dan juga surat balasan untuk Shi Jin. "Aku tidak masalah mengenai uang itu. "Kenapa kau lama sekali ?" Tanya Shi Jin. Ketika hari sudah malam. Shi Jin memerintahkan pelayannya untuk menyiapkan daging bakar dan . tetapi kehilangan surat itu adalah masalah besar.." Pikir Li Ji. Wang Se t erbangun dan ketika dia sadar dia memeriksa badannya dan tidak dapat menemukan uang serta surat balasan untuk Shi Jin. "Hmm.". dia hanya dapat membawa 3 nama dalam surat itu yaitu Zhu Wu.. Kata Shi Jin. "Hmm.. Dia pasti akan menghukumku...aku dengar di HuaYin mereka menawarkan hadiah bagi yang bisa menangkap ke 3 orang ini. cuaca sungguh cerah dan bulan bersinar terang sekali... Dia segera pergi menuju HuaYin untuk melaporkan ha l ini pada pihak yang berwajib. "Apakah mereka mengirimkan surat balasan ?" "Mereka tidak mengirimkan surat apapun. Chen Da dan Yang chun. Dia mendapatkan ada sepucuk surat dari para pemimpin Bandit yang ditujukan untuk Shi Jin." Balas Wang Se. Ternyata selama ini dia telah bersekongkol dengan para bandit2x itu. memeriksa daerah disekitar tempat itu dan hanya menemukan kantung uangnya yang telah kosong.Kemudian dia memeriksa badan Wang Se untuk mencari apakah masih ada benda berharga. Dia mencari kesana dan kemari. Dia berkata kepada dirinya sendiri.jika begitu maka esok kau segera suruh pelayan membantumu untuk membeli barang keperluan dikota guna menjamu tamu kita. Mungkin informasi ini berguna dan aku bisa menjualnya. Jika aku katakan aku kehilangan surat itu maka Tuan muda pasti akan marah. Li Ji tidak dapat membaca dengan baik." Akhirnya Wang Se segera kembali kekediaman Shi Jin dan hampir tengah malam baru tiba.

Articleus.menyiapkan jamuan. Liga Dunia. Shi Jin terkejut dan segera bangun dari tempat duduknya. KTP MW. "Sahabatku. Perwira2 tersebut berteriak pada pasukannya. Mirianto @blogspot. Visit my site: Life Note of Me. Setelah sampai dikediaman Shi Jin. jangan khawatir. Chen Da atau Yang Chun akan diberikan hadiah besar !" Shi Jin dan 3 ketua sekarang terkepung.400 prajurit mengepung desa. ". Dao Xue. "Jangan buka gerbang. aku akan pergi keluar dan melihat ada apa gerangan. "Jangan biarkan bandit2 itu lolos. Catalyst Daemon. siapkan tangga !" Dia kemudian menaiki tangga yang sudah disiapkan untuk melihat apa yang terjadi diluar. Menjelang malam mereka segera turun dari atas gunung dengan membawa 5 orang pengawal. Ternyata diluar kediamannya sudah ada 2 orang perwira pengadilan kota HuaYin dan juga sekitar 30 . yang dapat membawa kepala Zhu Wu. mereka kebingunan bagaimana caranya meloloskan diri. Zhu Wu. Psychedelic Galleria. Mereka semua duduk2 disana sambil berbincang2 dan meminum arak. Shi Jin lalu berkata pada pelayannya. menikmati indahnya bulan purnama. Shi Jin juga melihat bahwa ada pasukan disekitar desa Shi yang berjaga-jaga. Shi Jin kemudian segera menyambut mereka dan mempersilahkan me reka untuk pergi ketaman belakang. Reply With Quote Share with Facebook 3rd March 2009 14:25 #7 . Chen Da dan Yang Chun memeirntahkan bawahan mereka untuk menjaga markas mereka baik2 .40 prajurit mengepung kediamannya. shi Jin berusaha menenangkan para tamunya. mereka semua segera memerintahkan agar pengawal mereka menaruh semua senjata digudang. dia memperkirakan ada 300 . Tiba2 terdengar bunyi gaduh diluar kediaman Shi Jin dan melihat banyak nyala obor.

jangan terlibat karena kami. Chen Da dan Yang Chun berlutut dihadapan Shi Jin dan berkata. jika aku melakukan hal seperti itu maka akan tampak seperti aku menjebak kalian untuk datang sehingga aku dapat menangkap kalian dan mendapatkan uang. Kita akan hidup dan mati bersama.mirianto y y y y y View Profile View Forum Posts View Blog Entries Visit Homepage View Articles Silver Users Join Date Dec 2004 Location http://www.mirianto. Biar aku lihat2 dahulu apa yang dapat kita . Lebih baik kau segera ikat kami dan mengambil hadiah atas kepala kami dibandingkan merusak nama baikmu. Tidak perlu mengorbankan diri kalian untuk diriku. Seluruh dunia akan mentertawakan aku nantinya. bangunlah dan jangan khawatir.com Posts 513 Blog Entries 39 Re: [Hi tor i ah Tepi Air/ Pendekar Liang Shan ================================================== ========== Bab 2 Bagian 1 Shi Jin Melarikan Diri Pada Malam Hari. "Kau tidak bersalah dalam kasus ini Saudaraku. Bab 2 Bagian 2 Perwira Lu Memukul Zheng Da Guan ================================================== ========== "Apa yang harus aku lakukan ?" Kata Shi Jin Zhu Wu." "Tidak mungkin aku lakukan hal itu.

. "Lebih baik kau berikan jawaban pada mereka. Sekitar 30-40 orang pelayannya segera mengemas bawaan mereka dan juga mengambil uang serta perhiasan yang dapat dibawa. Mereka kemudian membakar gudang jerami. perwira pengawal itu tidak berani menggunakan kekuatan dan memaksa masuk kedalam kediaman Shi Jin."Apa mau kalian datang tengah malam dan mengepung kediamanku ?" "Jangan berpura2x lagi." Kata Zhu Wu kepada Shi Jin yang mengerti maksudnya." Balas Shi Jin. Shi Jin kemudian memanggil Wang Se. kalau anda membawa mereka keluar dan menyerahkannya pada kami maka kita dapat pergi bersama menuju pengadilan kota HuaYin dan aku tidak akan mempermasalahkan kesalah pahaman ini.lakukan. "Li Ji . Mengapa kau menfitnah diriku ?" Teriak Shi Jin. Kemudian Shi Jin dan 3 pemimpin bandit itu segera membawa senjata mereka dan mengenakan baju zirah.." Jawab Wang Se ketakutan. "Kami tidak ingin mencari masalah tuan Shi. "Jangan betindak gegabah perwira. Dia kembali menaiki tangganya dan berteriak pada mereka yang diluar tembok kediamannya.Aku lupa mengenai hal itu. Aku akan mengikat para bandit ini dan menyerahkan mereka pada kalian dan kita akan bagi hadianya bersama. "Bedebah. Li Ji ada disini sebagai saksi bahwa tuan muda telah bersekongkol bersama para bandit. . aku mengambil sepucuk surat dari Wang Se ketika dia pingsan digubukku dan membawanya kepengadilan untuk diperiksa dan ini adalah hasilnya. Karena takut dengan kehebatan Shi Jin. mundurlah dari tembok kediamanku." Kata Perwira pengawal.. Tuan Shi.. "Aku tidak memfitnah.." Kata Shi Jin dengan marahnya. Perwira pengawal itu tidak memiliki keinginan untuk membuat masalah dengan Shi Jin.kau menyebabkan masalah besar kali ini. Disana dia membunuh Wang Se dengan pedangnya. Kemudian dia memerintahkan pelayan2xnya untuk segera mengepak barang2xnya dan membawa semua benda berharga yang dapat dibawa... " Kau katakan bahwa tidak ada surat balasan.." Balas Li Ji." Teriak Shi Jin dari atas tembok." Shi Jin turun dari tangganya dan menuju taman belakang dengan membawa Wang Se. Darimana Li Ji bisa mendapatkan surat balasan itu ?" "Aku sedang mabuk...

Seorang diri dia menghalau banyak prajurit dan membunuh banyak dari mereka. kemudian mereka semua segera menerjang keluar." Dia merasa tidak tenang untuk terus tinggal bersama para bandit ini dan tidak melakukan apapun. Shi Jin lalu membakar Kediaman utama dan memerintahkan agar pelayannya segera membuka gerbang depan. mereka segera pergi kebelakang rumah Shi Jin untuk melihat apa yang terjadi. Akhrnya dia pergi menemui Zhu Wu dan berkata. Pasukan yang masih tersisa diperintahkan untuk menangkap Shi Jin dan ke 3 pemimpin bandit. dia mencoba melarikan diri.Shi Jin tinggal beberapa hari dit empat itu. "Guru Wang. pelatih ilmu beladiriku sekarang berada di Ye nan. Tetapi Chen Da dan Yang Chun segera mengejarnya dan dengan tombaknya berhasil membunuh ke 2 orang perwira pengadilan itu. tetapi Shi Jin memang seorang pendekar sejati. Aku berencana pergi untuk mencarinya sejak . Melihat hal ini prajurit2x pengawal pengadilan menjadi ketakutan dan mereka berlarian menyelamatkan diri kesegala penjuru.Ketika pasukan diluat melihat nyala api. dia selalu dilayani dengan baik setiap harinya. seluruh hartaku telah musnah semuanya. aku telah membakar kediamanku. Chen Da dan Yang Chun berserta 30 . "Untuk menyelamatkan 3 orang ini. Perwira pengadilan itu melihat bahwa keadaan sudah tidak dapat dikendalikan dan dia sekarang merasa takut. Suatu kali dia berpikir dalam dirinya. Shi Jin. Zhu Wu memerintahkan agar bawahannya menyiapkan perjamuan besar dan membawa arak untuk merayakan kemenangnan hari itu. Li J i yg melihat hal ini jg menjadi takut dan melarikan diri. Shi Jin yang sangat marah melihat dengan tajam kearah Perwira pengadilan itu. Sekarang aku hanya memiliki sedikit uang dan barang berharga. Disana mereka sangat kelelahan dan segera beristirahat.40 orang pelayan Shi Jin segera berusaha menerobos kepungan pasukan pengawal pengadilan. Akhirnya Shi Jin dan ke 3 pemimpin bandit berhasil kembali ke markas para bandit digunung ShouHua. Akhirnya setelah berusaha habis2xan mereka berhasil keluar dari kepungan dan menuju arah gunung. Zhu Wu. Tetapi disana mereka dihadang oleh Perwira pengawal dan juga Li Ji yang menunjukan jalan. tetapi Shi Jin yang lebih cepat segera mengejarnya dan dengan goloknya dia memenggal kepala Li Ji.

Dia memasuki kota itu. Mereka mengantar Shi Jin hingga kekaki gunung. Dia berkelana hampir setengah bulan lamanya sampai akhrinya dia tiba di Wei Zhou. Dia masuk kesana dan duduk disana. Shi Jin berjalan mengikuti Jalan utama menuju Propinsi Yenan. Disana mereka sekali lagi bersujud pada Shi Jin dan mengucapkan terima kasih karena telah menyelamatkan nyawa mereka. "Aku tidak memiliki reputasi apapun dan juga tidak berminat untuk melakukan hal seperti ini.. Posisi terhormat seperti ini tidak dapat aku terima." kata Shi Jin dalam hati. Itu adalah sebuah kota yang ramai sekali. mungkin Guru Wang ada disini." "Saudaraku. saudaraku. Tinggalah disini dan kita dapat bicarakan masalah ini lain kali." "Niat baik kalian aku sangat mengerti." "Jangan pergi. Jika kau tidak ingin bergabung dengan kamu maka tunggulah beberapa saat sampai masalah ini mereda. Dia makan ketika lapar dan bermalam dimana saja dia mendapatkan tempat untuk tidur." Beberapa hari kemudian Shi Jin memutuskan untuk pergi." jawab Shi Jin. tetapi akut tidak ingin tinggal ditempat ini. . mengapa kau tidak tinggal dan jadi pemimpin kami ? apakah hal itu tidak cukup untukmu ?" Tanya Zhu Wu. Ke 3 pemimpin bandit mencoba untuk menahannya tetapi tidak berhasil. Dia meninggalkan pelayan2xnya dan sebagian besar uangnya dimarkas bandit itu. banyak orang berdagang dit empat itu dan banyak sekali orang berlalu lalang dijalan. Sekarang karena kediamanku sudah musnah maka tidak ada lagi alasan mengapa aku harus tinggal ditempat ini.. Disudut jalan utama dia meliaht sebuah kedai teh kecil. Shi Jin lalu mengucapkan salam perpisahan kepada ke 3 pemimpin bandit itu. "Tuan ingin makan atau minum sesuatu ?" "Bawakan aku teh saja. Setelah itu mereka semua segera kembali ke atas gunung dan Shi Jin melanjutkan perjalan kearah barat menuju Yenan. "Hmm. hanya karena ayahku sakit jadi aku urungkan niat itu. Pelayan kemudian mendekati dia.. Jika aku dapat menemukan guruku dan mendapatkan pekerjaan yang aku sukai maka aku sudah cukup senang sampai akhir hidupku. Dia hanya membawa sedikit uang untuk bekal diperjalanan dan juga beberapa potong baju serta sebuah tombak.kota ini juga adalah daerah perbatasan.lama. Setelah itu kami akan membantumu untuk membangun kembali kedimaanmu itu dan kau dapat menjadi Tuan Muda yang dihormati lagi.

" . "Aku bernama Lu Da. dapatkan tuan memberitahukan padaku apakah dia berada ditempat ini ?" "Oh. tuan ?" Perwira itu melihat Shi Jin seorang pria gagah dan juga tampak seperti pendekar. "Tempat itu ada diujung jalan ini. Dia pasti mengenal semua instruktur pasukan ditempat ini. "Bolehkah aku mentraktir anda secangkir teh. pelayan yang sedang berbicara pada Shi Jin berkata.. "Bolehkan aku bertanya siapakah nama Tuan perwira ?" tanya Shi Jin. Dan bagaimana dengan anda Tuan. Dia membalas salam tersebut dan keduanya duduk bersama. aku adalah perwira dia markas pasukan ini.jadi kau adalah Pendekar Shi dari Desa Shi yang memiliki julukan si 9 naga ?" Tanya Lu Da.. "Namaku adalah Shi Jin. "Benar. "Orang itu adalah salah satu perwira di markas pasukan ditempat ini.. "Dimanakan markas pasukan ditempat ini ?" Tanya Shi Jin. tinggal ikuti saja jalan ini menuju utara maka kau akan sampai ditempat itu. Dia kemudian memberi hormat." Sementara mereka sedang berbicara tiba2x tampak seorang perwira militer dengan badang yang besar dan tegap masuk ketempat itu." Shi Jin segera berdiri dan mendekat pada perwira itu. Guruku Wang Jin adalah bekas pelatih pasukan pengawal kekaisaran.Pelayan itu kemudian membawakan pesanan Shi Jin dan meletakannya diatas mejanya." "Apakah kau mengetahui ada seorang instruktur militer bernama Wang Jin tinggal disini ?" tanya Shi Jin. aku dari HuaYin di propinsi HuaZhou. "Markas pasukan disini memiliki beberapa pelatih bermarga Wang tetapi aku tidak tahu apakah ada yang bernama Wang Jin atau tidak. Shi Jin lalu memberi hormat. siapakah anda ?" balas Lu Da. Kau dapat bertanya padanya mengenai Wang Jin. Ketika perwira itu duduk. aku adalah orang itu.

Dari yang aku dengar dia bersama dengan jendral Zhong di Yenan. Mirianto @blogspot. Dao Xue.. WeiZhou hanyalah tempat kecil. Mari kita minum arak untuk merayakan pertemuan kita. mereka berdua ikut untuk melihat. Liga Dunia. " "Aku mendengar mengenai dia tetapi dia tidak ada ditempat ini. Visit my site: Life Note of Me. Mereka menerobos kerumunan itu dan ditengah mereka melihat seseorang pendekar memegang banyak senjata. Articleus. Orang ini adalah penjual obat yang mencoba menarik perhatian dengan mempertunjukan keahlian bela diri." Kata Lu Da. benar dia orangnya. Ketika mereka berjalan menuju kedai arak. " Lu Da dan Shi Jin lalu meninggalkan Kedai teh kecil itu. mereka melihat banyak oran g berkumpul mengelilingin sesuatu.jadi kau Pendekar Shi. Dia adalah guru bela diri pertamanya yang bernama Li Zhong. aku mendengar banyak hal baik tentang kau. Shi Jin mengenali orang itu. Catalyst Daemon. Lu Da lalu mengamati Shi Jin dan berkata.Lu Da membalas membeli hormat. orang seperti Instruktur Wang tidak pantas berada ditempat ini. "Hmm. Julukannya adalah Jendral Petarung Harimau. Karena ingin tahu ada apa. Psychedelic Galleria. KTP MW. Berbagai macam obat dan ramuan ada diatas meja yang dipersiapkannya. "Bertemu dengan seseorang yg terkenal lebih baik daripada mendengar namanya saja. Apakah gurumu yang bernama Wang Jin itu adalah dia yang membuat marah Komandan Gao di ibukota ?" "Ya.. Reply With Quote Share with Facebook 3rd March 2009 14:36 #8 mirianto y y y y y View Profile View Forum Posts View Blog Entries Visit Homepage View Articles .

" "Apakah ada makanan yang Tuan inginkan untuk menemani acara minum arak ini ?" .. Setelah mereka duduk. Dia kemudian pergi bersama Shi Jin dan Lu Da.. "Karena kau adalah guru pendekar Shi mama marilah ikut dengan kami untuk minum arak.!!!" Teriak Shi Jin.." "Baiklah. "lama sekali kita tidak berjumpa..." Lu Da sangat kesal. pelayan datang menghampiri Lu Da dan memberikan hormatnya. "Berapa banyak arak yang kau inginkan Perwira Lu ?" "Hmm. " "Siapa yang memiliki waktu untuk menunggu ? cepatlah ikut dengan kami. segera setelah aku menjual beberapa obat dan memperolah uang.com Posts 513 Blog Entries 39 Re: [Hi tor i ah Tepi Air/ Pendekar Liang Shan "Guru. dia dengan kasar mengusir semua orang yang berkerumun ditempat itu. " "Apa yang kau lakukan disini Tuan Muda ?" balas Li Zhong.ambilkan aku 4 guci arak. Mereka akhirnya tiba disebuah tempat minum yang dikelola keluarga Pan yang sangat terkenal ditempat itu. tetapi dia tidak berani untuk protest. Semua orang yg berkerumun mengenali dia dan segera berhamburan pergi. Dia hanya dapat mengumpulkan senjatanya dan juga obat2 annya serta memberikannya pada bawahanya untuk dijaga. Li Zhong sebenarnya kesal. aku akan segera kesana begitu aku mendapatkan penghasilan.mirianto. " "Kalian pergilah dahulu.Silver Users Join Date Dec 2004 Location http://www.

aku ingin berbicara dengan mereka !!!" Pelayan itu segera membawa orang tua dan putrinya itu kehadapan Lu Da. Lu Da. Mereka sedang meratapi nasib mereka yang buruk. Putrinya itu kira2x berusia 18 thn dan orang tua itu kira2x berusia 60 thn. Aku tidak mungkin berani membiarkan ada orang menganggu Tuan. Mereka tidak mengetahui bahwa Tuan dan teman2x tuang sedang minum disini. Ibuku jatuh sakit dan akhirnya meninggal dipenginapan. taruh dalam tagihanku. kenapa repot sekali !!!" Lu Da tiba2x menjadi tidak sabar. Dia mengirim orang untuk mengancam kami dan akhirnya dia mau memberikan 3000 keping uang tembaga untuk membeli diriku. Walaupun tidak terlalu cantik tetapi putrinya cukup menawan serta memiliki suara yang lembut." Jawab si Putri.. mengapa sungguh bising sekali menggangu acara makan ku. nanti aku bayar semuanya."Aih. Tuan. tetapi ketika kami tiba ternyata mereka sudah pindah dari WeiZhou ke Nan Jing. Ayahku tidak memiliki apapun dan kehidupan kami sangat sulit. Shi Jin dan Li Zhong saling bersulang dan bercerita mengenai banyak hal. Ketika mereka sedang asik berbicara tiba2x terdengar ada suara tangisan dari ruang sebelah. Keduanya memberi hormat pada Lu Da. Orang yang menangis disebelah adalah seorang tua dan putrinya yang biasa menyanyi dikedai ini. Orang tuaku dan aku datang untuk mengunjungi famili kami. "Darimana asal kalian ? mengapa kalian menangis ?" Tanya Lu Da. Lu Da yang kesal mendengar suara tangisan ini segera marah dan dia mengambil piring dan mangkuk dan membantingnya dilantai. keluarkan semua yang terbaik. "Apakah ada masalah Tuan ?" "Siapa yang menangis di ruang sebelah. Pelayan itu segera kebelakang dan segera kembali membawakan 4 guci arak dan membawakan semangkuk daging bakar dan jg makanan kecil lainnya. "Aku akan menceritakan kisah hidup kami. Apakah aku tidak cukup membayarmu untuk mendapatkan ketenangan ditempat ini ?" "Tuan jangam marah.. Pelayang yg terkejut segera melihat apa yang terjadi dan bertanya pada Lu Da." .jangan banyak tanya. "Kami berasal dari Dong Jing. mereka berdebat mengenai ilmu bela diri." "Bawalah mereka kemari. Tuan besar Zheng melihatku dan menginginkan aku menjadi istri mudanya.

"Tenangkan dirimu kakak. Kamu takut tuan besar Zheng akan datang menagih dan mengancam kami. tetapi kurang dari 3 bulan. mari kita bicarakan dahulu."Perjanjiannya adalah aku dan ayahku dapat hidup ditempatnya." "Hmm.. "Kalian berhentilah menangis." .. putriku dan aku tinggal di penginapan Lu digerbang timur. dia tidak mungkin dapat melawan orang kaya dan kuat seperti tuan besar Zheng.aku pusing mendengar kalian menangis.. Tuan besar Zheng adalah si penjual daging didekat jembatan Zhang Yuan. aku akan segera kembali. Kami tidak bermaksud menganggu anda. Ternyata dia suka menindas dan menipu orang juga. Kami tidak tahu harus bagaimana. kedai ini sepi pengunjung sehingga kami tidak dapat membayarnya.!!!" hardik Lu Da.. Sang pelayan disana lalu berkata. kalau tidak bisa menyelesaikan masalah malah akan membawa bencana bagi diri sendiri." "Bah !!!" seraya Lu Da bangun dari tempat duduknya.. "Aku dari tadi sedang bingung berpikir siapakah Tuan Besar Zheng itu. Tetapi berapa hari belakangan ini.jgn menangis lagi. Hidup kami sungguh sulit dan kami tidak memiliki tempat mengadu itulah sebabnya mengapa kami menangis... Sekarang hati sedang panas. Tanya Lu Da... Ternyata dia adalah si penjualan babi yang menjadi bawahan jendral Zhong.cepat .." Dia kemudian berkata pada Li Zhong dan Shi Jin... "Sudah lah kalian jangan menangis terus...hentikan tangis kalian.. julukannya adalah Penguasa gerbang barat. bagaimana mungkin kami membayarnya ? ayahku sudah tua dan lemah... Kami memberikan Tuan Besar Zheng sebagian besar uang yang kami kumpulkan dan menabung setiap hari agar memiliki uang untuk kembali ke Dong Jing.." Mereka berdua kemudian mencoba menahan Lu Da. istri nya mengusir kami keluar dari rumah. Kami belum pernah menerima sekepingpun uang darinya. Aku adalah anak ke 2 dan nama ku adalah Er Luo. Putriku ini bernama Yu Lian. Orang tua itu menjawab. ayo berhenti. Dan karena hal itu tuan besar Zheng meminta agar uangnya dikembalikan. mengapa aku tidak pernah mendengarnya. Ayahku pernah mengajariku menyanyi waktu kecil dan sekarang kami harus mencari makan sebagai penyanyi jalanan. "Kalian berdua tunggu disini sementara aku menghajar si bedebah itu sampai mati.siapa nama ayahmu dan apa marganya ? dimana kalian tinggal sekarang ? dan siapakah Tuan Besar Zheng itu. mohon tuan mau memaafkan kami... dimana dia tinggal ?"." Lu Da merasa ada benarnya omongan kedua tamunya itu dia pun akhirnya tidak jadi pergi. "Nama margaku adalah Jin...

apakah kau mau ?" tanya Lu Da.". "Kau juga pinjamkan uang. "Hmm. aku akan memberikan kau sedikit uang. Lu Da lalu mengambil 5 tael perak dari dalam bajunya dan meletakannya di meja. Shi Jin kemudian mengambil 10 tael perak dari kantung uangnya dan meletakannya disamping uang Lu Da."Apa !!! kau kira bisa menghentikan tangis mereka dengan memaksa. aku tidak bawa uang banyak hari ini bisakah kau meminjamkan uang padaku. Esok kau segera kembali ke Dong Jing bersama putrimu.." "Perwira Lu tidak perlu sungkan.Paman Jin. kau tidak perlu membayarnya. Lu Da sedikit kesal melihat jumlah uang yang dikeluarkan Li Zhong. tetapi aku khawatir si penjaga penginapan tidak akan mengijinkan aku pergi. "Pendekar Shi. Kemudian dia berkata pada Shi Jin.. Aku ingin lihat siapa yang berani menghentikan kalian !" Orang tua itu dan putrinya segera bersujud berterima kasih dan kemudian meinggalkan mereka. besok aku pasti akan membayarmu. "Esok hari ketika fajar menjelang aku akan datang dan mengantar kalian pergi." Li Zhong kemudian mengeluarkan 2 Tael perak dan meletakannya di samping uang Lu Da.. Setelah selesai." "Jangan khwatirkan hal itu. Tuan besar Zheng berpesan padanya untuk selalu menagih uang kepada kami sampai lunas.. aku beritahu yah. Kemudian Lu Da juga melihat pada Li Zhong dan berkata." jawan Lu Da. aku akan berikan uang untukmu. aku akan mengurus si penjaga penginapan.. "Sungguh dermawan sekali kau ini. Lu Da kemudian mengemba likan 2 Tael perak itu pada Li Zhong.jika kau yang mengalami hal seperti mereka pasti tangisanmu lebih keras lagi !!!" hardik Lu Da pada pelayan itu. mereka semua akhirnya meninggalkan tempat itu dan setelah itupun Shi Jin dan Li Zhong berpamitan." Dia kemudian menyerahkan 15 Tael perak kepada orang tua itu dan putrinya serta memerintahkan mereka untuk kembali kepenginapan dan membereskan barang2x mereka. "Jika kau mau membantu kamu kembali kerumah maka aku akan sangat berterima kasih padamu. .

"Dimana kamar Paman Jin ?" "Paman Jin !!!" Pelayan itu berteriak. "Dia telah membayar semuanya tadi malam. mengapa kau belom juga berangkat ? apa yang kau tunggu ?" balas Lu Da." Orang tua itu segera membuka pintu kamarnya dan kemudian berkata." "Aku tidak mau duduk. membayar sewa kamar dan juga makanan serta membereskan barang2x mereka dan hanya dapat menunggu esok hari tiba untuk segera berangkat ke Dong Jin. "Perwifa Lu Da datang untuk menemuimu. Jika kau mau pergi. dia tidak berani melawan dan langsung menyembunyikan diri didalam penginapannya. Tidak ada yang berani bertanya padanya apa yang terjadi." Kata Lu Da. Tetapi disana si pelayan menghentikan mereka. mari masuk dan duduk sebentar. Paman Jin dan putrinya kembali kepenginapan mereka. Orang tua itu segera memanggil putrinya dan membawa barang bawaannya naik ketas gerobak kecil dan lalu dia berterima kasih pada Lu Da dan segera menuju gerbang penginapan. Malam itu berlalu tanpa ada insiden yang terjadi. tetapi tuan besar Zheng berpesan padaku untuk menagih uang setiap hari pada mereka sampai terkumpul 3000 keping tembaga". paman Jin ?" "Apakah dia masih berhutang uang sewa padamu ?" tanya Lu Da. biarkan orang tua dan putrinya itu pergi. "Pelayan !!!" Teriak Lu Da. Kemudian Lu Da memberikan tinjunya dan si pelayan langsung roboh. . kata si pelayan menjelaskan. Pelayan itu tetap tidak mau mengijinkan orang tua dan putrinya itu pergi. disana mereka lalu membeli gerobak kecil. fajar baru saja mereka dan Lu Da kemudian tiba didepan penginapan itu. "Perwira Lu. paman Jin dan putrinya segera bangun pagi2x sekali dan memakan sarapan mereka.Lu Da kembali ke penginapannya dan dengan rasa kesal dia pergi tidur tanpa memakam makan malamnya. Ketika mereka selesai makan. Lu Da menjadi marah dan menampar dia tepat dimukanya sehingga darah keluar dari bibirnya. "Kemana kau akan pergi. "Aku akan membayar hutang mereka pada tuan Zheng itu.

tidak perlu terburu-buru." Lu Da duduk dikursi yang telah disediakan. "Pilihakan 10 kati daging terbaik dan cincang.".baiklah.Orang tuan itu dan putrinya langsung berangkat meninggalkan kota secepatnya. jangan ada minyak sedikitpun... sebentar akan aku panggilkan anak buahku untuk menyediakan teh. Zheng akhirnya membungkus daging itu dan berkata pada anak buahnya. Dia pun segera memilih 10 kati daging terbaik dan mulai mencincangnya. Lu Da yang khawatir si penjaga penginapan akan menghentikan mereka atau melapor pada Tuan Zhang akhirnya duduk didalam penginapan itu selama 4 jam.." Kata Lu Da.. Hanya setelah dia yakin orang tua itu dan putrinya telah jauh meninggalkan kota maka dia pergi dari penginapan itu dan langsung menuju jembatan Zhang Yuan. kemudian dia berkata. ingat tidak boleh ada sedikit dagingpun didalamnya. Setelah mencincang selama hampir 1 jam. "Kau cepat antarkan daging ini kebarak perwira Lu.!!!" Zheng mengenali dia dan segera keluar untuk menyambutnya. Dia meminta si penjaga penginapan untuk memijit dan menyediakan arak untuknya. "Atasanku berpesan untuk membelikan 10 kati daging terbaik. Harus di cincang dengan halus untuk digunakan sebagai isi pangsit." Kata Zheng. Kata Lu Da. "Perwira Lu.. "Zheng. Pada saat itu penjaga penginapan tiba ditempat itu dan ingin memberitahukan pada Tuan Zheng perihal kelakukan Lu Da." "Tenanglah..silakan duduk disini.." "Aku tidak ingin mereka yang melakukannya. Jangan ada minyak sedikitpun. Tetapi ketika dia melihat Lu Da ada disana dia tidak bernai mendekat dan hanya memperhatikan dari jauh saja.. "Daging cincang ini baik untuk isi pangsit. tetapi untuk apa minyak babi ini ?" . "Hmm. aku masih ingin memesan yang lainnya. Sekarang tolong cincangkan untukku 10 kati minyak babi. Kata Zheng.. Lu Da sampai didepan pintu dan berkata. Disana dia pergi ketoko daging milik Tuan Zheng.!". aku ingin kau yang melakukannya. Kemudian dia berbalik pada anak buahnya dan berkata." "Baiklah.

kalau begitu baiklah. Lengannnya sangat letih karena mencincang 20 kati daging dan minyak selama 2 jam berturut-turut. "Aku adalah inspektur militer untuk 5 distrik didaerah ini. Sambil menginjak badan Zheng. Lu Da berkata. Lu Da menekan pergelangan tangan Zheng keras sekali sampai pisau itu terlepas. dia lalu mengambil pisau daging besar dan menyerang Lu Da. " Sebuah tinju yang bagus tetapi kau akan menyesal nanti !!!!" . dicincang halus. Kira2x sekitar 1 jam kemudian dai baru selesai melakukannya. kau hanyalah seorang penjual daging. dia segera menangkap pergelangan tangan Zheng ketika Zheng mengayunkan pisau besarnya. berani sekali kau mempermainkan dan menipu orang2x ?" Dia kemudian meninju muka Zheng sehingga menyebabkan darah mengalir dari hidungnya dan setelah itu Zheng berusaha untuk bangkit dan berkata. "Ketika atasanku memberi perintah. Selama kau dapat membayarnya maka aku akan melakukannya untukmu. Tidak ada orang berani melerai salah satu dari mereka karena kedua-duanya sangat besar dan kuat. Tetapi setelah itu Lu Da berkata. Dengan kemampuanku saja aku tidak berani bertindak sembarangan terhadap orang lain.. "Apa ini ??? apakah kau sedang mempermainkan aku ??" Lu Da langsung bangkit dari tempat duduknya.Lu Da menatap dengna tajam. "Sekarang aku ingin 10 kati tulang muda. "Benar !!! aku sedang mempermainkan kau !!!" Dia lalu melemparkan bungkusan berisi daging dan minyak tadi pada Zheng dan mengenai mukanya. Zheng berteriak kesakitan dan kemudian Lu Da menendang badannya hingga Zheng terjatuh." perintah Zheng pada bawahannya." Jawab Zheng. siapa yang berani untuk membangkangnya ???" "Ah. Zheng lalu marah besar. "Antarkan minyak babi ini dan daging cincang itu kebarak Perwira Lu. Tetapi Lu Da lebih sigap.. Zheng akhirnya memilih 10 kati minyak babi dan mulai mencincangnya." Zheng lalu tertawa sinis dan berkata.

Dai kemudian memeriksa nadi dan mencari napas Zheng tetapi ternyata Zheng telah meninggal dunia. tetapi dia tiba2x melihat bahwa Zheng tidak bergerak. "Aku hanya ingin memberinya pelajaran.jika saja kau menunjukan sedikit keberanianmu seperti ketika kau mempermainkan orang2x maka aku mungkin akan mengampunimu. Pikir Lu Da. Mulut Zheng mengeluarkan darah segar. . "Kau bedebah.. Dia segera meninggalkan tempat itu sambil berkata. lebih baik aku segera pergi !!!". Mereka kemudian semua memeriksa keadaan Zheng dan menemukan ternyata Zheng telah meninggal. Zheng berusaha untuk bangun tetapi akhirnya dia terkulai lemas. tetapi siapa sangka hanya dalam 3 pukulan saja telah dapat membunuhnya. Lu Da berkata. Sementara itu Lu Da kembali ke baraknya dan segera mengepak barang2xnya. Beberapa pengawal pengadilan dan prajurit mencari Lu Da kebaraknya. Seluruh orang yg melihat takut mendekat dan tidak ada dari mereka yg berani untuk melerai. "Sekarang kau ku ampuni. Kali ini pelipis mata kiri Zheng sobek dan darah becucuran dari sisi matanya.."Kau penipu dan pencuri licik !!! masih berani kau berkata begitu didepanku !!!" Kata Lu Da yang kemudian memberikan tinjunya lagi dimuka Zheng. " Berani sekali kau berpura-pura mati !!! akau akan memukulmu sampai kau benar2x mati !!!" Lu Da mendekat dan menarik kerah baju Zheng. Zheng lalu berlutut untuk memohon ampunan dari Lu Da. Pengadilan segera memerintahkan agar Lu Da segera ditangkap untuk dimintai pertanggung jawabannya. Para bawahan Zheng segera menuju kegedung pengadilan untuk melaporkan hal ini. Mereka pasti akan menangkapku. lain kali aku akan kembali lagi untuk menghajarmu !!!" Tidak ada seorangpun yg berani menghentikan dirinya utnuk pergi dari tempat itu. Dia segera meninggalkan kota melalui gerbang selatan.. tetapi kau sungguh pengecut maka hari ini aku akan memberkanmu pelajaran keras padamu !!!" Dia kemudian meniju dada Zheng dengan keras sekali dan Zheng terlempar sejauh beberapa kaki.

Setiap orang yang mengetahui keberadaannya diharapkan memberitahukan pada petugas pengadilan terdekat untuk segera menangkapnya. Articleus. Catalyst Daemon. " Ketika Lu Da membaca hal itu dia tiba2 dikejutkan oleh seseorang memanggilnya dari belakang dan menariknya keluar dari kerumunan. "Perwira Lu telah melarikan diri. maka pengumuman ini dibuat : Perwira Lu Da dari Wei Zhou telah bersalah membunuh Zheng si tukang daging. "Dengan perintah dari Komandan militer di Tai Yuan. dia akhirnya tiba di Ya Men. Liga Dunia. dia segera pergi meunju arah timur untuk menghindarai pencarian petugas. KTP MW. Dia berkata pergi untuk urusan dinas. "Apa yang sedang kau lakukan disini Tuang Zhang ??" Visit my site: Life Note of Me. Bagi mereka yang dapat menangkapnya atau membawa kepalanya atau memberikan infomasi yang meunju pada penangkapannya maka akan mendapatkan 1000 keping tembaga. Kota itu sungguh ramai dan banyak pedagang dengan berbagai produk dijual disana. Dao Xue." Mereka kemudian kembali melapor pada hakim bahwa Lu D a telah melarikan diri. Dia berusaha melihat apa yang ada dipapan pengumuman itu. sebuah kota di pronpinsi Dai Zhou. " Pengadilan segera memutuskan bahwa Lu Da adalah buronan dan memberikan hadiah 1000 Keping tembaga untuk mereka yang berhasil menangkapnya atau membawa kepalanya. tidak ada yang tahu kemana dia pergi. Psychedelic Galleria. "Dia telah pergi beberapa saat yang lalu membawa barang2 dan senjatanya. Kami telah menahan para saksi untuk dimintai keterangan. Siap apun yg menyembunyikannya dan membantunya akan dinyatakan sebagai kaki tangan dan dianggap bersalah. Setelah beberapa bulan berkelana. Dijalanan dia melihat banyak orang berkerumun melihat papan pengumuman.Sampai disana penjaga barak berkata. Mirianto @blogspot. Setelah meninggalkan Wei Zhou. Reply With Quote Share with Facebook 3rd March 2009 14:50 #9 mirianto .

Tak disangka dia adalah Paman Jin yang pernah dibantunya tempo hari.y y y y y View Profile View Forum Posts View Blog Entries Visit Homepage View Articles Silver Users Join Date Dec 2004 Location http://www.. "Kau terlalu ceroboh Perwira Lu.Paman Jin aku kira kau telah kembali ke Dong Jing dengan putrimu. Pengumuman itu berkata akan memberikan 1000 tael perak bagi yang bisa menangkapmu. Balas Lu Da.com Posts 513 Blog Entries 39 Re: [Hi tor i ah Tepi Air/ Pendekar Liang Shan ================================= Bab 3 Bagian 1 Lu Zhi Shen membuat kekacauan digunung Wu Dai Bab 3 Bagian 2 zhao Gao memperbaiki Kuil Wen Shu. Bagaimana mungkin kau masih berkeliaran dan dilihat orang banyak seperti ini ? Jika saja aku tidak melihatmu. mungkin kau sudah ditangkap oleh petugas dan dipenjara. tidak ada orang yg mengenaliku apalagi berani menangkapku.. " "Paman Jin tidak perlu khawatir. .mirianto. ================================= Lu Da kemudian berbalik untk melihat siapa yang menariknya. mengapa kau masih berada ditempat ini ?" "Waktu itu setelah kau bebaskan kami berdua.". "Eh. sudah 40-50 hari aku berkelana kesana kemari. kami memang berpikir untuk pergi ke Dong Jing tetapi karena khawatir akan terkejar oleh mereka maka kami memutuskan untuk pergi ke Utara dan ditengah perjalanan bertemu dengan kenalan lama.

aku tidak memiliki rencana kemana akan pergi." Jawab Lu Da.... Jika harus mati maka aku akan mati. Kau tidak perlu Khawatir.berdirilah..". tidak perlu sungkan begitu..Kemudian kami mengikutinya dan karena dia melihat putriku belum menikah maka dia mencarikan seorang suami untuknya.". Lebih baik aku pergi saja. jika waktu itu kau tidak membantu kami maka kami tidak akan bisa hidup enak hari ini. "Hmm.". Kemudian dia segera mempersilahkan Lu Da untk duduk di kursi kehormatan dan segera bersujud 6 kali sebagai tanda terima kasihnya." .. aku tidak ingin merepotkan kalian.Perwira Lu.. "Tuan Perwira. biarkan langit yang memutuskan untukku. aku tidak ingin melibatkan kalian dalam kesulitan ini. "Perwira Lu. dia pasti bisa membantumu. Aku harus berterima kasih padamu karena telah menyelamatkan kami.. "Tuan. Jawab Lu Da sambil membantu putri paman Jin berdiri.. Karena sekarang kau telah kemari maka aku pikir ini adalah kehendak langit bahwa kalian berdua harus bertemu. Kami akan menyediakan jamuan kecil untuk menyambut mu." Lu Da berkata. Pinta Paman Jin.itu hanya urusan kecil saja.. Kata putri paman Jin. Putriku sering sekali menceritakan kebaikanmu kepada Saudagar Zhao dan dia pun ingin sekali bertemu denganmu untuk berterima kasih. "Putriku." "Kemanakah kau akan pergi ? apakah kau memiliki rencana ? " Tanya Paman Jin. Budimu pada kamu sungguh tidak terbalas... bermalamlah beberapa hari dirumah kami. sekarang kami sangat berkecukupan. Akhirnya Lu Da setelah didesak memutuskan untuk setuju mengikuti Paman Jin menuju kediaman Zhao Gao..kemarilah. penyelamat kita datang untuk berkunjung !!!" Putrinya lalu muncul dengan berpakaian rapi dan tampak sangat menarik.. Sekarang ini aku adalah buronan yg dicari pemerintah. Sekarang putriku telah menikah dengan seorang saudagar kaya dikota ini yg bernama Zhao Gao. didaerah ini Saudagar Zhao sangat berpengaruh dan dihormati. Mereka berjalan kira2x 1/2 Li sebelum mencapai kediaman Zhao Gao. "Tidak perlu Paman Jin.. Disana kau bisa tinggal beberapa hari dan kemudian memikirkan apa yang akan kau lakukan selanjutnya. "Ahh. ikutlah denganku ketempat Saudagar Zhao.. Sesampainya disana Paman Jin langsung memanggil Putrinya..

. "Tuan.." Putrinya lalu menemani Lu Da untk duduk sement ara Paman Jin pergi ke dapur untuk menyiapkan jamuan dan tidak lupa membeli arak terbaik.". maka aku ingin bersujud langsung dihadapanmu untuk bantuanmu tempo hari dulu. Kata Lu Da sambil membantu Paman Jin untuk berdiri. sekarang kau telah kemari. Setelah siap semuanya dibawa kemeja makan dan Lu Da dipersilahkan untuk duduk di kursi kehormatan. aku menuliskan namamu pada kertas doa dan menaruhnya di Altar. mana mungkin kami akan membiarkanmu pergi begitu saja.".aku merasa tidak enak dilayani seperti ini. Tiba2x Paman Jin dan Putrinya berlutut dihadapan Lu Da. pedangnya dan Bungkusan kainnya dan segera meminta putrinya untuk menemani Lu Da sementara dia meminta pelayan menyiapkan jamuan. apalagi hanya menyiapkan jamuan sederhana ini. aku menjadi sangat tidak enak hati...".. Jawab Lu Da. jangan repot2x untukku. sungguh membuatku tidak enak hati. . aku dan putriku selalu bersujud didepannya sebagai tanda penghargaan kami. semuanya akan baik-baik saja. "Kalian jangan seperti itu. Paman Jin dan putrinya bergantian menuangkan arak untuk Lu Da. Lu Da yang telah lama mengembara sangat puas dengan jamuan dan arak yang dipersiapkan oleh paman Jin. "Aku sangat tersentuh oleh kebaikan hati kalian tetapi kalian tidak perlu melakukan seperti ini. "Paman Jin. "Tidak perlu. Kata Paman Jin." Dia lalu segera mengambil Tongkat Lu Da. "Ketika kami baru sampai kemari.Lu Da lalu menjawab.aku tidak enak menyusahkan kalian saja. Lu Da lalu berkata." "Bahkan jika aku berikan nyawaku ini juga belum dapat membalas semua budi baikmu Tuan. hal2x yang sudah lalu tidak perlu diungkit2x kembali. Mari bangun.." Paman Jin lalu berusaha menghalangi Lu Da.lebih baik aku pergi sekarang. Tuan perwira tidak perlu khawatir. Setiap pagi dan malam. Sekarang setelah kau ada disini. Akhuirnya mereka bertiga bercerita dan minum arak sampai malam hari.

"Perwira Lu. KTP MW. Dao Xue.mirianto. Catalyst Daemon. Psychedelic Galleria. Tiba2 Paman Jin tiba dan berkata.30 orang bersenjata mendekati rumah kediamanan zhao Gao. Reply With Quote Share with Facebook 3rd March 2009 15:06 #10 mirianto y y y y y View Profile View Forum Posts View Blog Entries Visit Homepage View Articles Silver Users Join Date Dec 2004 Location http://www. jangan biarkan lari !!!" Lu Da menyadari bahwa dia berada dalam bahaya.Visit my site: Life Note of Me.com Posts 513 Blog Entries 39 Re: [Hi tor i ah Tepi Air/ Pendekar Liang Shan Tiba2 terdengar suara gaduh diluar. Lu Da kemudian membuka jendela dan melihat kurang lebih ada 20 . kau tenang saja dahulu. Dia segera mengambil barang bawaannya dan akan segera kabur. . Liga Dunia. Mereka berteriak2 . Mirianto @blogspot." Paman Jin kemudian keluar dan segera menemui pemimpin kelompok itu yang berada diatas kudanya. "Tankap buronan itu. Aku akan melihat keluar. Articleus.

Sungguh suatu keberuntungan aku dapat menemuimu hari ini.Kemudian pemimpinnya itu tertawa dan memerintahkan anak buahnya untuk membubarkan diri."Aku bersulang sebagai tanda hormatku pada Perwira Lu. Zhao Gao kemudian bersulang untuk Lu Da. "Aku pikir tempat ini tidak cukup aman. "Siapakah orang ini ? mengapa dia memberi hormat padaku ?" Tanya Lu Da pada Pamam Jin." balas Lu Da. pemimpinnya itu turun dari kudanya dan kemudian bersama paman Jin memasuki kediaman Zhao Gao dan menemui Lu Da. Mereka membicarakan banyak hal terutama mengenai bela diri sampai larut malam dan kemudian setelah itu mereka berpamitan dan pergi kekamarnya masing2x. "Dia adalah Zhao Gao." Kata Lu Da." "Jadi begitu rupanya. "Menemui seseorang lebih baik daripada hanya mendengar namanya saja. Seseorang mengatakan padanya bahwa ada buronan memasuki rumahnya dan oleh sebab itu dia datang membawa bawahannya untk menangkap orang itu." Jawab Zhao Gao. Ketika aku menjelaskan bahwa orang itu kau maka dia sangat ingin bertemu denganmu. . "Sekitar 10 Li ke utara dari tempat ini. Aku sudah banyak mendengar mengenai kehebatan Perwira Lu. Ketika mereka semua sudah pergi." "Walaupun aku adalah buronan rendahan tetapi Tuan Zhao tidak merendahkan aku dan mau menjadi temanku. Perwira Lu. Terimalah salam hormatku. Paman Jin meminta pelayan untk menyediakan arak dan makanan kecil. Suami dari putriku." Kata si Pemimpin tersebut. Kenapa kau tidak pergi ke deasku dan tinggal di Kediamanku disana untk sementara ?" "Dimanakah tempatnya ?" Tanya Lu Da. Jika ada yang dapat aku bantu maka Tuan Zhao cukup mengatakannya saja. orang2x disana sangat kenal dengan keluargaku jadi mereka tidak akan menggangu tamu2xku. Keesokan paginya Zhao Gao berkat pada Lu Da. Aku pasti tidak akan menolaknya. Zhao Gao sangat senang dan dia meminta Lu Da untuk bercerita mengenai perkelahiannya dengan Zheng Da Guan. Zhao Gao kemudian mengundang Lu Da untguk berbincang2x di Kamar atas. banyak orang melewati daerah ini dan mengenali wajahmu. ternyata hanya salah paham saja.

"Jika memang begitu maka baiklah. Keduanya berbincang sepanjang perjalanan sampa i mereka tiba didesa Zhao Gao. Sekitar 30 Li . Petugas pemerintah sekarang banyak bertanya pada orang2x dijalan mengenai buronan pemerintah. Aku menjadi sungkan hanya makan dan tidur dit empatmu. "Tuan. kau tidak perlu terburu-buru seperti itu."Perwira Lu. Aku tidak ingin menyusahkan kalian. Tetapi aku juga tidak dapat membiarkanmu pergi begitu saja. Kemudian suatu hari Lu Da menemui Zhao Gao dan berkata. Aku memiliki sebuah ide. "Jika begitu. Aku khawatir seseorang akan menceritakan bahwa Tuan menyembunyikan perwira Lu dirumahmu. mengapa berbicara mengenai balas budi ?" Lu Da sangat berterima kasih pada kebesaran hati Zhao Gao dan dia berusaha membantu Zhao Gao untuk menjaga desanya. Suatu hari Paman Jin tiba dan menemui Zhao Gao. Setiap orang adalah bersaudara. Zhao Gao memerintahkan pelayannya untuk menyembelih seekor kambing dan meminta agar arak terbaik disiapkan." Jawab Lu Da."Baiklah jika begitu. Memang benar." "Aku seorang buronan dengan hukuman mati menantiku. aku akan pergi ke tempat mu. Lu Da kemudian berpamitan dengan Paman Jin dan Putrinya." Lu Da yg juga ada disana lalu berkata." Jawab Lu Da. "Tuan Zhao. aku akan mengungkapkan ideku. dibawah langit. Tidak lama setelah itu merekapun turun dari kudanya dan masuk kedalam kediaman Zhao Gao didesa itu." Zhao Gao lalu menghalanginya. Kau kuanggap saudaraku. tetapi tidak tahu apakah Perwira Lu mau menerimanya atau tidak. Bagaimanakah aku dapat membalas semua kebaikanmu ini ?" "Diatas bumi. Zhao Gao kemudian meminta bawahannya menyiapkan kuda untuk Lu Da. Selama beberapa hari Lu Da dijamu dan dilayani seperti itu. kau sangat baik padaku. aku lebih baik pergi sekarang. Aku akan melakukan apapun untuk dapat menhindar dari kematianku sendiri. diseluruh penjuru dunia. set elah itu dia dan Zhao Gao segera pergi menuju desa Zhao Gao. Hal ini akan membawa petaka pada kita semua. akan sangat berbahaya jika aku tetap membiarkanmu berada disini.

" Jawab Kepala Biara... Ditempat itu ada sekitar 700 bhiksu tinggal dan mendalami ajaran Buddha.. akhirnya mereka semua bersiap2x untuk pergi kegunung Wu Tai. Mereka kemudian dipersilahkan duduk diruang tamu sementara menunggu kepala biara tiba. Tanya Zhao Gao. Aku memiliki seorang sepupu bermarga Lu. Aku bergantung sepenuhnya pada kebaikan hatimu Tuan Zhao."Aku akan mengikuti idemu dan menjadi Bhiksu dibiara." Setelah diputuskan." "Aku ada sedikit permintaan. tetapi kau harus mau mengikui ajarab Buddha dan mencukur rambut mu. .dari tempat ini ada sebuah biara ditas gunung Wu Tai. Mereka sampai dikaki gunung keesokan harinya dan kemudian dengan segera sampai ke biara Wen Shu. Lu Da kemudian berpikir..jika begitu. Zhao Gao dan Lu Da langsung bangkit dan memberi salam hormat. Aku akan sangat berterima kasih jika guru mau menerimanya. Kebetulan kepala Biara itu adalah temanku dan aku sering datang kesana untuk memberikan sedekah. Aku berharap guru dapat memberikan pencerahan dan pengarahan padanya agar dia dapat lepas dari penderitaanya. Apakah kau menerima hal ini ?". apakah ada yang bisa kami bantu ?" Tanya Kepala Biara. katakanlah terus terang apa yang dapat kami bantu. Didepan gerbang biara. mereka disambut oleh para bhiksu yang telah mengetahui kedatangan mereka. "Sebenarnya ada masalah kecil yang aku butuh bantuan dari guru.jika begitu aku setuju untuk menerimanya asal dia mau belajar sungguh2x aku pasti akan mendidiknya. Leluhurku jg merupakan pelindung dan jg pemberi sedekah untuk biara itu. Aku akan membayar semua biaya hidupnya selama dia tinggal dibiara ini. Kepala biara kemudian meminta undur diri dahulu untuk mempersiapkan upacara pentasbihan Lu Da.." Jawab Zhao Gao. Biara itu bernama Kuil Wen Shu. Aku akan meminta mereka untuk menerimamu menjadi bhiksu. tetapi karena satu dan lain hal dia ingin mengakhiri kesusahan hatinya dan meninggalkan keduniawian. Kepala biara pun membalas salam hormat mereka. "Tidak biasanya Tuan Zhao datang kemari secara mendadak seperti ini." "Hmm. "Ohh. dia sebelumnya adalah seorang perwira militer.." Kemudian dia berkata. Setelah kepala Biara tiba.. "Siapa lagi yang dapat melindungiku jika aku pergi dari sini ? Aku pikir lebih baik menerima tawaran ini.

Namamu mulai hari ini bukan lagi Lu Da. Walaupun wajahnya dan penampilanya seperti hewan buas tetapi hatinya sangat lembut." Walaupun tidak puas tetapi para tetua dan wakil kepala biara menuruti jawaban itu." "Jika kita menerimanya. Sambung tetua bhiksu yang lainnya. Aku melihat dia memiliki pot ensi untuk mencapai tingkat tertinggi yang bahkan tidak ada diantara kalian yang dapat disamakan dengannya. Tuan Zhao dan Lu Da diminta untuk bermalam sementara biara akan menyiapkan upacara untuk Lu Da. Kepala Biara kemudian mencukur rambut Lu Da sambil membacakan larangan2x yang tidak boleh dilakukan oleh Lu Da serta peraturan biara Setelah selesai mencukur rambut Lu Da. Para bhiksu itu kemudian mengucapkan doa sementara Lu Du berlutut dihadapn Patung Buddha yang ada diruangan itu. . rasa setia kawan dan persaudaraan yang besar. dia tampak seperti seekor harimau. "Orang itu tidak tampak seperti seorang Bhiksu. aku melihat bahwa dia mewakili sebuah bintang di Langit. Hatinya memiliki rasa kebenaran dan kejujuran yang tinggi. "Dia sepupu dari Tuan Zhao yg merupakan sponsor kita. "Kalian tidak perlu khawatir. kepala biara berkata. Lu Zhi Shen diperkenalkan dengan anggota biara lainnya dan diberi pengarahan mengenai aturan2x biara dan jg mengenai apa yg harus dilakukan setiap harinya." Setelah itu. bagaimana mungkin aku dapat menolaknya ? Kalian tidak perlu khawatir dahulu."Mulai hari ini kau telah di Lahirkan kembali. Keesokan harinya setelah semuanya siap." Kepala biara itu kemudian memasang dupa dan bermeditasi. aku khawatir dia akan menimbulkan masalah dit empat ini. lihat tatapan matanya. aku akan mencoba untuk mempertimbangkannya dahulu.Di ruangan dalam biara. Setelah dupa itu habis terbakar. lonceng besar dibiara dibunyikan dan semua anggota biara berkumpul di Ruang utama. Tinggalkanlah masa lalumu dibelakang dan hiduplah sesuai ajaran Buddha. dia kemudian berdiri. Dengarlah kata2xku dan jangan ragu lagi.". wakil kepala biara kemudian berkata pada kepala biara. karena kau memiliki rasa kebenaran dan keadilan yg tinggi maka kau kuberi mana Lu zhi shen.

Kau harus dapat menahan amarahmu dan jgn mudah terbawa emosi. Zhao Gao kemudian berkata pada kepala biara. Setelah makan pagi." Jawab Lu Zhi Shen. Tetapi kepala biara sedang menjalani meditasinya dan tidak dapat diganggu. Keesokan harinya hal yang sama terjadi dan mereka kemudian melapor pada kepala biara. Ketika Lu Zhi Shen kembali keruang meditasi. Wakil kepala biara berusaha untuk menenangkan para bhiksu yang lain dan meminta mereka untuk bersabar karena Lu Zhi Shen belum mengerti mengenai aturan2x biara. "Kau tidak boleh tidur." "Saudaraku. Kepala biara serta tetua2x biara termasuk Lu Zhi Shen mengantar keberangkatan Zhao Gao. dia langsung merebahkan dirinya dan tidur. Zhao Gao berpamitan dengan kepala biara tersebut dan juga Lu Zhi Shen. Jawab Zhao Gao. Jika tidak maka aku akan sulit nantinya. Jika dia berkata yg kurang enak didengar atau melanggar aturan. Bhiksu itupun akhirnya tidak mengubrisnya lagi dan membiarkan dia tidur." "Lain kali aku akan datang lagi dan membalas kebaikan guru."Guru. harap guru mau bermurah hati. Aku akan menjaga sikapku. aku akan mengirimkan bekal dan baju untuk dirimu lain hari." Jawab Lu Zhi Shen." "Tuan tidak perlu khawatir." Kata Bhiksu itu. Bhiksu yang berada disampingnya segera membangunkannya.". kau harus belajar bagaimana untuk bermeditasi. Setiap harinya Lu Zhi Shen selalu tidur dengan mendengkur dan menganggu para . Jagalah dirimu baik2x. Zhao Gao kemudian mendekat pada Lu Zhi Shen dan berkatam "Kau harus mengikuti aturan biara dan mengikuti kata2x kepala biara. Sepupuku itu sangat kasar dan selalu berkata apa adanya. Harap guru mau memaafkan dirinya.Keesokan harinya. Akhirnya Zhao Gao pergi meninggalkan biara itu untuk kembali kekediamannya dan para bhiksu pun kembali ke biara. kau tidak perlu khawatir. aku akan mendidiknya pelan2x agar dia mengikuti jalan Buddha dan mencapai ketenangan hati. "Kau sekarang seorang bhiksu." "Aku ingin tidur sekarang dan bermeditasi nanti. kau jangna ganggu aku.

dia pasti akan dapat berubah. Setelah cukup dekat. Wakil kepala biara kemudian melaporkan apa yg terjadi kepada kepala biara ketika dia telah selesai bermeditasi. Andai saja aku bisa mendapatkan seguci arak." Jawab Lu Zhi Shen."Dahulu aku makan daging dan minum arak setiap hari. "Saudaraku. Tuan Zhao tidak pernah mengirim makanan padaku. "Walaupun kau membunuhku aku tetap tidak akan menjualnya padamu. Mulutku sekarang terasa hambar. Lu Zhi Shen melihat bahwa dia membawa arak.bhiksu yg lain. Ditengah jalan menuruni gunung Wu Tai. bagaimana mungkin orang seperti dia dapat tinggal dibiara kita dan mengikuti ajaran buddha ?" "Omong kosong. Lalu dia bertanya." "Berapakah harganya untuk 1 guci ?" "Apakah kau serius atau hanya bercanda saja ?" "Mengapa aku harus bercanda denganmu ? aku serius bertanya." jawab si Tukang arak." "Kau sungguh tidak mau menjualnya ?" Tanya Lu Zhi Shen. Saat itu musim dingin baru saja tiba dan dia berpikir untuk berjalan2x keluar dari biara untuk melihat2x. Jika aku berani menjualnya pada para Bhiksu maka dia tidak akam membolehkan aku berdagang lagi di tempatnya. Aku sungguh kelaparan. Kepala biara telah memperingatkanku utnuk tidak menjual arak ini pada para bhiksu. Hal ini membuat para bhiksu sulit berkonsentrasi dalam bermeditasi dan membaca doa. "Arak ini untuk para tukang bangunan dan pekerja yang bekerja dibiara. apa yang ada didalam guci2x itu ?" "Arak yang terbaik. dia melihat sebuah paviliun kecil dan duduk didalamya. . sekarang aku seorang bhiksu dan hanya makan nasi dan sayur setiap harinya. Dalam hatinya dia berkata. setiap orang memiliki Buddha didalam haitnya." Tak terasa sudah 5 bulan Lu Zhi Shen berada dibiara Wu Tai. "Lu Zhi Shen ini tidak tahu diri. Aku tidak berani untuk menjual arak ini kepadamu." Tiba2x dikejauhan dia melihat ada seseorang yang membawa dua guci besar didalam gerobak dorongnya.

" Karena mabuk."Kau datanglah ke biara esok hari. Kemudian mereka semua segera berusaha untuk menyergap Lu Zhi Shen. Lu Zhi Shen kemudian segera mengejarnya dan menghentikan gerobak itu... aku . mereka mencium baru arak dari tubuhnya dan kemudian segera menghampirinya. Kepala biara segera tiba dihalaman dan menghardik Lu Zhi Shen." Lu Zhi Shen segera menghajar kedua bhiksu penjaga gerbang itu dan kemudian segera mendobrak gerbang biara. kemudian dia menendang si Tukang arak sampai tersungkur ditanah. Para bhiksu lain yang melihat kejadian ini segera melaporkan pada Kepala biara. "Kalian ingin bertarung denganku ? baiklah.aku sedang ingin bersenang-senang hari ini. Sekitar 30 bhiksu dengan besenjatakan toya segera mengepung Lu Zhi Shen. Sampai dipintu biara. Begitu Lu Zhi Shen cukup dekat. Lu sekarang sudah mulai mabuk. Setelah puas dia lalu berkata. tetapi hanya dengan dengan beberapa pukulan saja. dia mulai tertawa sendiri dan tidak dapat berjalan dengan lurus. Jika kau tidak ingin dipukul maka lebih baik kau pergi saja dari tempat ini. mereka semua terpelanting." Akhirnya dia harus kembali turun kekaki gunung untuk mengisi kembali guci araknya yang kosong. Setelah itu dia membuka 1 guci arak dan mulai meminumnya. Lu Zhi Shen tidak dapat mengenda likan emosinya. jika kepala biara sampai tahu aku menjual arak ini kepada seorang Bhiksu maka aku dapat kehilangan mata pencaharianku. akan aku layani kalian semua. penjaga pintu memperhatikan gerak-gerinya yang seperti orang mabuk.. "Lu Zhi Shen. aku akan membayarmu."Bagaimana mungkin aku datang meminta bayaran darimu.Dia lansung mendorong gerobaknya meninggalkan Lu Zhi Shen. Lu Zi Shen yang sudah sangat mabuk hanya menatap mereka semua dengan tatapan yang mengerikan." Si Tukang arak itu lalu berpikir dalam dirinya. "Tahukah kau apa hukumannya bagi mereka yang melanggar aturan biara dengan meminum arak ? Setiap mereka yang bersalah harus menerima 40 kalo pukulan bambu dan akan dikeluarkan dari biara.

melarangmu untuk berkelahi !!!" Lu Zhi Shen walaupun mabuk tetapi dia dapat mengenai kepala biara. Dia kemudian membuang toyanya dan memberi hormat,"Aku baru saja meminum beberapa cangkir arak dan tidak mencari gara2x dengan mereka. Tetapi mereka datang dan menyerangku bersama-sama." "Kau tidak menghormatiku dan juga aturan biara ini. Kau segera kembali ke kekamarmu dan tidur, besok aku ingin berbicara denganmu diruanganku." Kata Kepala Biara. Lu Zhi Shen kemudian segera kembali ke Kamarnya dan langsung tertidur lelap dan mendengkur dengan keras sekali. Kemudian para Bhiksu segera memprotes keputusan kepala biara,"Dia telah melanggar aturan biara, bagaimana mungkin kita dapat membiarkannya tinggal disini ?" "Memang benar bahwa dia itu tidak tahu aturan, tetapi dia akan menemukan jalannya nanti. Saat ini tdk ada yang dapat kita lakukan. Kita harus memaafkannya, paling tidak demi Tuan Zhao yang telah banyak memberi donasi untuk biara kita. Aku akan memberinya pengarahan esok hari. Kalian tidak perlu khawatir." Para Bhiksu yang lain tidak puas mendengar penjelasan ini t etapi mereka hanya dapat menerimya. Keesokan paginya ketika Lu Zhi Shen sudah bangun dia langsung diminta untuk menghadap kepala Biara. Lu Zhi Shen langsung pergi ke ruangan kepala biara setelah mencuci mukanya. Kepala Biara berkata,"Aku menerimamu disini salah satu alasannya karena Tuan Zhao yang sudah begitu baik pada kami.Aku sudah melarangmu untuk melakukan 5 hal yaitu Membunuh, Mencuri,Berzinah,mabuk dan berbohong. Ini adalah 5 pantangan yang semua bhiksu harus mematuhinya. Tetapi kemarin sore kau kembali dalam keadaan mabuk dan memukul penjaga pintu lalu berteriak-teriak dan merusak banyak hal. Bagaimana kau dapat bertindak seperti itu ?" Lu Zhi Shen lalu berlutu dihadapan kepala biara dan berkata,"Guru, aku berjanji tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi." "Kau telah menjadi seorang bhiksu sekarang, kau harus menjaga sikapmu dan tidak bertindak ceroboh. Jika bukan karena kebaikan Tuan Zhao maka sekarang aku sudah

mengusirmu keluar dari biara ini. Aku harap kau tidak mengulangi perbuatanmu dikemudian hari.", Kata kepala biara. Lu Lalu bersujud,"Aku tidak akan berani lagi mengulanginya, Guru jangan khawatir." Kepala biara kemudian memberikan Lu zhi Shen sepasang kasut yang dibuatnya sendiri agar Lu Zhi Shen selalu mengingat nasehatnya. Selama 3 sampai 4 bulan berikutnya Lu Zhi Shen tidak membuat masalah, dia berusaha untk belajar bermeditasi dan membaca doa. Kemudian suatu hari cuaca tiba2x berubah menjadi lebih hangat. Ini adalah bulan kedua yang menandakan musim semi tiba. Lu Zhi Shen akhirnya memutuskan untuk keluar biara dan berjalanjalan. Di atas sebuah tebing dia memandang keindahan gunung Wu Tai dan kemudian dia pergi menuju kaki gunung. Dia kemudian tiba disebuah kota kecil yg menjual banyak makanan dan arak serta barang2x. "Jika saja aku tahu ada tempat seperti ini, aku sudah sering keluar biara dari dahulu kala. aku ingin melihat2x ada makanan apa saja yang dijual dikota ini." Kemudian dia mendengar ada suara nyaring logam yang dipukul. Setelah mencari-cari,akhirnya dia menemukan t empat pandai besi. Dia kemudian melihat2x isi toko pandai besi tersebut. "Apakah kau memiliki besi yang bagus disini ?", Tanya Lu Zhi Shen. Pandai besi itu segera menghampiri Lu Zhi Shen dan berkata,"Tuan silakah duduk dahulu, apakah yang tuan inginkan untuk dibuat ?" "Aku ingin membuat sebuah Tongkat dan golok yg cocok untk seorang Bhiksu. Apakah kau memiliki logam yang bagus ?" "Aku memilikinya tuan .Tetapi berapa berat yang tuan inginkan untuk Senjata itu ? Kami akan membuatnya sesuai spesifikasi tuan." "Tongkatnya harus seberat 100 kati." "Itu terlalu berat tuan." Kata Pandai besi itu sambil tertawa,"Aku dapat membuatnya untukmu tetapi kau tidak akan pernah dapat mengangkatnya.Bahkan Golok Naga Guan Yu saja tidak lebih dari 81 kati !" "Apakah menurut mu aku lebih lemah dari Guan Yu ?", Kata Lu Zhi Shen sambil

menunjukan wajah garangnya. "Eh...maksudku...tuan, bahkan 45 kati juga sudah sangat berat." "Kau bilang Golok Guan Yu itu seberat 81 Kati ? buatkan aku juga senjata seberat itu." "Terlalu tebal, tuan. Bentuknya akan sangat jelek dan tidak enak untuk digunakan. Jika mau dengarlah nasehatku, aku akan membuatkan tongkat seberat 62 kati dari logam t erbaik dan untuk mata pisaunya akan disesuaikan kemudian. Aku hanya menggunakan logam terbaik untuk membuatnya." "Berapa harga untuk kedua barang itu ?" Tanya Lu Zhi Shen. "Kami tidak melakukan tawar menawar, harga semuanya adalah 5 tael perak." "Baiklah, jika hasilnya memuaskan maka akan aku tambah lagi." Kata Lu Zhi Shen. Setelah Lu Zhi Shen menyerahkan uangnya, si Pandai besi segera memulai pekerjaanya dan Lu zi shen segera keluar dari tempat itu untuk mencari tempat makan. Dia kemudian memilih sebuah kedai makan diseberang tempat pandai besi itu. "Pelayan !!! bawakan arak !" Teriak dia. Kemudian sang pelayan yang melihat bahwa dia seorang bhiksu segera berkata,"Maafkan saya, tuan. Tetapi kepala biara telah berpesan bahwa kami tidak boleh menjual daging dan arak pada bhiksu. Jika kamu melanggar maka usaha kami bisa ditutup. Aku mohon anda mau mengerti hal ini." "Yang aku mau hanya lah sedikit arak, aku tidak akan melaporkan kalian padanya." "Aku tidak berani tuan, mohon tuan cari tempat lain saja." Kata pelayan itu. Lu Zhi Shen lalu berdiri dan berkata,"Jika tempat lain mau melayaniku maka aku akan kembali berurusan dengan kalian nanti." Dia kemudian meninggalkan kedai itu dan mencari tempat lainnya. Tidak jauh dari tempat itu dia melihat ada kedai lain yang buka. "Pelayan !!! bawakan arak yang bagus dan cepat aku sudah haus sekali !!!", Teriak Lu Zhi Shen.

"Tuan, apakah kau tidak tahu aturan yang ditetapkan kepala biara ? apakah kau ingin menghancurkan usahaku ?", tanya si Pemilik kedai. Lu zhi shen tetap memaksa untuk dilayani tetapi pemilik kedai menolaknya dan akhirnya Lu zhi shen meninggalkan kedai itu dan mencari kedai yang lain tetapi semuanya sama, tidak ada yang mau melayaninya. "Aku harus mencari cara lain untuk mendapatkan arak.", Pikir dia. Dia kemudian pergi agak jauh dari kota kecil tersebut, dan menemukan ada sebuah kedai arak ditepi jalan. "Pelayan !!! tolong bawakan arakn untukku." Pemilik kedai yang tua itu kemudian menghampiri Lu zhi shen dan berkata, "Darimanakah kau berasal, tuan ?" "Aku hanyalah seorang bhiksu yang sudah turun gunung dan kebetulan lewat daerah ini. Aku ingin disediakan arak." "Jika tuan berasal dari Biara di gunung Wu Tai maka aku tidak dapat menjualnya padamu." "Aku bukan berasal dari sana, cepatlah bawakan araknya untukku.",Jawab Lu zhi shen. "Berapa banyak yang kau mau, tuan ?" "Tidak perlu kau pusingkan hal itu, bawalah semangkuk penuh." Lu lalu segera meminumnya dan setelah 10 mangkuk dia meminta daging pada pelayan itu. "Aku memiliki daging sapi pagi ini t etapi sekarang telah habis." "Aku mencium bau daging sedang dimasak disekitar sini.", kata Lu Zhi Shen. Dia kemudian melihat2x kesekelilingnya dan menemukan bahwa ada sebuah bejana besar sedang merebus daging anjing. "Kau punya daging anjing, kenapa kau tidak ingin menjualnya padaku ?" tanya Lu Zhi Shen. "Aku pikir seorang bhiksu tidak akan memakan daging anjing, jadi aku tidak

Karena tidak dapat mengendalikan dirinya maka dia menggunakan seluruh kekuatannya. Lu zhi shen mengeluarkan sebuah tael perak dan memberikannya pada pemilik kedai itu. "Tuan. Merkeka kemudian pergi mencari tempat yang tinggi untuk melihat darimana asal ." kata si pemilik kedai. Siapa yang memintamu untuk menasehati aku ? bawakan aku arak lagi !!!" "Berapa banyak yang tuan mau ?" tanya si pemilik kedai yg gemetaran. "Bawakan aku 1/2 porsi. "Aku membayar apa yang aku makan dan minum. Lu zhi shen duduk disebuah pavilliun dan beristirahat. saya rasa anda sudah cukup banyak minum hari ini.menawarkan padamu. Lu zhi shen lalu menatap tajam si pemilik kedai itu."."Ini sebuah tael perak untukmu. Penjaga gerbang biara yang mendengar ada bunyi berisik segera berusaha mencari tahu apa gerangan yang terjadi. "Bawakan aku 1 guci lagi !!!" Pemilik kedai itu tidak berani melawan dan akhirnya dia membawakan sebuah guci arak untuk Lu zhi shen yg segera menghabiskannya. Kira2x 1/2 perjalanan menuju puncak gunung. Setelah selesai Lu zhi shen berkata."Aku telah lama tidak berlatih dan sekarang rasanya badanku semua sangat pegal. Pemilik kedai akhirnya membawakan sepiring besar daging anjing untuk Lu zhi shen yg memakannya dengan lahap." "Aku punya banyak uang disini. Sekarang dia mulai mabuk dan tidak dapat mengatur lagi dirinya. Dia jg meminta dibawakan lagi 10 mangkuk arak. tanpa sengaja salah satu pukulannya mengenai pilar pavilliun itu yang langsung merobohkan seluruh pavalliun kecil itu. aku akan kembali lagi besok." Pemilik kedai yang ketakutan itu hanya dapat mengiyakan apa yang diminta Lu zhi shen. Dia kemudian berdiri dan berteriak.. Dia melihat bahwa Lu zi shen berjalan menuju gunung Wu Tai. pintanya.". Aku memerlukan sedikit latihan !" Lu zhi shen lalu mulai melakukan gerakan2x bela dirinya.

. Lu zhi shen kemudian tetap mengedor2x gerbang biara. Pada saat itu para tetua dan wakil kepala berkata."Orang ini pasti sedang mabuk lagi. "Jangan ganggu dia.. Kemudian dia melihat ada sebuah patung Buddha disisi kiri gerbang itu. dia melihat bahwa gerbang itu tertutup. karena mereka takut akan dipukul lagi oleh Lu zhi shen.kau tidak mau !!! apakah kau ingin mencari gara2x denganku lagi !!!" Akhirnya Lu zhi shen yang sedang mabuk itu segera meninju patung Buddha tersebut yang langsung hancur berkeping2x. Teriak Lu zhi shen pada patung itu... segera kembali ke tempat masing2x. Dengan kedua tangannya dia segera mengangkat patung itu dan membantingnya ketanah hingga hancur.. Setelah mereka menemukan tempat yang tinggi untuk melihat... Lalu seorang bhiksu melaporkan apa yang terjadi pada kepala biara.tolong bukakan pintu untukku !!!"...kau.." perintah kepala biara. "Berani sekali kau tersenyum padaku dan mengangkat tanganmu !!! apakah kau ingin memukulku ???" Teriak Lu zhi shen pada patung itu. . Kedua penjaga gerbang yang sedang mengintip apa yg Lu zhi shen lakukan sangat terkejut ketika melihat dia dapat menghancurkan sebuah patung Buddha yg terbuat dari batu dengan 1 tinju saja.. Lu zi shen lalu tertawa keras sekali sehingga membuat orang2x yang berada didalam gerbang ketakutan. mereka menemukan bahwa Lu zhi shen sedang menghancurkan apa saja yang ditemuinya disepanjang jalan dan sekarang dia sedang menuju biara."Orang ini mengacau lagi. "Kenapa..bunyi berisik itu. Dia segera mengedor gerbang itu dan meminta untuk dibukakan baginya." Mereka segera menutup gerbang dan mengemboknya dengan sebuah balok besar.. Ketika Lu zhi shen tiba di depan gerbang. Sementara itu Lu zhi shen sekarang sedang mengamati patung Buddha yang ada disebelah kanan gerbang. "Hei. Mereka berkata. Tetapi kedua orang yang menjaga gerbang biara itu tidak berani untuk membukanya.

tetapi karena mabuk dia salah mengenali kamarnya. "Apa yang kalian lihat !!!". jangan pedulikan apa yang dia lakukan diluar gerbang. disana dia melihat para bhiksu yang sedang . dia lalu menatap para bhiksu2x lain yang sedang memperhatikannya. "Jika tidak kita biarkan dia masuk. maka aku akan membakar biara ini hingga menjadi abu !!!" "Buka gerbangnya. Biarkan Lu zhi shen berada diluar dan melakukan apa yang ingin dilakukannya. Jika dia menghancurkan patung2x itu maka kita akan meminta pada Tuan Zhao untuk bertanggung jawab dan membuatkan kembali yang baru untuk biara kita. teriak Lu zhi shen. Bagaimana mungkin kita akan membiarkannya begitu saja ???" "Sejak jaman dahulu kala telah dikatakan bahwa lebih baik menghindari orang yang sedang mabuk dan tunggu dia tenang kembali sebelum melakukan sesuatu padanya. "Tapi kita tidak mungkin membiarkannya seperti itu. "Jika kalian tidak membiarkan aku masuk.Dia telah menghancurkan patung2x Buddha yang berada diluar gerbang. Apakah kalian tidak melihat betapa ganasnya dia tempo hari jika sedang mabuk ?" Akhirnya mereka semua menurut dan penjaga gerbang diperintahkan untuk mengawasi gerak-geriknya saja." Perintah Wakil kepala biara. Dia masuk ke ruangan meditasi." Akhirnya kedua penjaga gerbang itu dengan hati2x membuka pintu gerbang biara untuk membiarkan Lu zhi shen masuk. biarkan dia masuk. "Tidak ada yang dapat kita lakukan sekarang. aku takut dia akan benar2x membakar biara kita. Suara teriakannya seperti halilintar yang memekakan telinga sehingga membuat semua bhiksu2x itu segera pergi dari sana dan bersembunyi. Lu zhi shen yang melihat pintu gerbang dibuka akhinrya segera masuk. Sementara itu diluar Lu zhi shen makin marah.". Dia berusaha untuk pergi ke ruangannya untuk tidur. hal ini akan merusak reputasi kita !" jawab yang lain. Kata ketua biara itu.

Dia segera memaksa bhiksu itu untuk memakannya. Tiba2x Lu zhi shen terjatuh dan mengerang kesakitan. Dia lalu menjewer telinga bhiksu itu hingga bhiksu itu membuka mulutnya. Bhiksu2x yang lain segera menjadi ketakutan dan memohon agar Lu zhi shen tidak menyakiti mereka. Erangannya membuat gaduh ruang meditasi itu. Lu zhi shen tertawa keras sekali melihat hal ini. lalu Lu zhi shen memasukin daging itu kemulut bhiksu tersebut. . "Cobalah daging ini ? rasanya enak sekali. Merkea segera bergeraK ke ruang meditasi untk menghadapi Lu zhi shen. tetapi karena bhiksu itu menghindark maka Lu zhi shen jadi kesal." Bhiksu itu hanya dapat menutup mata dan bibrnya rapat2x. Lu zhi shen yang melihat mereka datang dengan membawa tongkat segera mematahkan tiang penyangga lilin dan menggunakannya sebagai toya besi. "Apakah kau tidak mau ? kau pikir daging ini tidak enak ?" Tanya Lu zhi shen. Bhiksu yang melihatnya ketakutan sekali dengan tingkah laku Lu zhi shen.menjalani meditasi. Kemudian Lu zhi shen mencoba bangun dan melihat bahwa dia masih memiliki sisa daging Anjing yang dibelinya tadi. Lu zhi shen kemudian mengambil sedikit daging anjing itu dan menawarkannya pada salah satu Bhiksu yang ketakutan itu. Lu zhi shen mengertak mereka semua hingga akhirnya para bhiksu itu lari berhamburan keluar dari ruang meditasi. Sementara itu Wakil ketua dan para tetua lainnya mengumpulkan para tukang dan bhiksu yang berjumlah 200 orang dan bersenjatakan toya untuk menangkap Lu zhi shen. Sekarang Lu zhi shen tertawa puas sekali. dan dia mulai melihat pada bhiksu2x yang lain.

Keesokan paginya. Lu zhi shen harus mengikuti apa yang ketua biara sarankan.. hentikan perkelahian ini !!! kalian juga semua.kau hanya memberiku banyak masalah saja. Karena sedang mabuk maka badannya tidak merasakan sakit ketika terkana pukulan mereka. Mereka yang terluka segera dirawat dan disuruh beristirahat.tolonglah aku. Kau mabuk dan menghancurkan patung2x Buddha serta merusak pavilliun. seorang Bhiksu tidak boleh makan dagin dan minum arak.. apakah kau lupa aturan itu ? Selama ratusan tahun tempat ini terkenal dengan ketenangannya. Tetapi itu semua masih dapat aku lupakan dan dapat dignati. dan sebaliknya kekuatannya bertambah besar dan membuat ke 200 orang itu seperti sedang menghadapi binatang buas. Sekarang kau mempermalukan dirimu lagi dan menganggu ketenangan biara ini. Zhao Gao yang menerima kabar ini sangat kesal tetapi dia dapat mengerti alasannya. Kata Zhao Gao kepada bhiksu yang membawa pesan tersebut. Sedangkan bhiksu2x yang lain disuruh melanjutkan tugasnya masing2x."Lu zhi shen. Sementara itu Lu zhi shen tiba2x menangis dan berlulut didepan kepala biara."Guru. Sebelumnya kau telah mabuk dan mengacau. sekarang ini kau selalu membuat ribut dan merusak reputasi biara ini."Aku akan membayar kerusakan yang dia timbulkan. Kau telah berulang kali .mereka semua mau menghajarku !!!" "Haihhhh. Aku telah menuliskan surat pada Tuan Zhao mengenai hal ini dan dia mengirimkan surat permintaan maaf. kepala biara berdiskusi dengan para tetua. Setelah Bhiksu itu kembali dan memberithaukan jawabab Zhao Gao. kau telah membuat masalah besar ditempat ini. Ini adalah dosa besar. Mereka setuju untuk mengeluarkan Lu zhi shen dari biara tetapi sebelumnya mereka akan menginformasikan pada Zhao Gao dahulu..Dia segera menghadapi ke 200 orang itu dan memukuli mereka.". Tiba2x kepala biara muncul.. buang senjata kalian !!!" Lebih dari 20 orang terluka dan puluhan lainnya memar2x karena berusaha menangkap Lu zhi shen. "Lu zi shen." Lu zhi shen hanya dapat tertunduk saja dan mengikuti kepala biara keruangannya. kepala biara segera memanggil Lu zhi shen. Kau tinggalah diruanganku selama beberapa hari sementara aku akan memikirkan untuk mengirimmu ketempat lain.Lu zhi shen. Tetapi kau memaksa bhiksu untuk memakan daging dan mengacaukan meditasi mereka.

Kelakukanmu sungguh buruk sekali dan tidak dapat dimaafkan. kau tidak dapat lagi tinggal disini. Aku telah menulis sebuah surat kepada biara Xiang Guao di Ibukota timur (Dong Jing) untuk menerimamu. Bawalah surat ini dan berikan kepada kepala biara disana." "Kemanakah kau ingin aku pergi guru ?" Tanya Lu zhi shen.mabuk dan menyakiti sesama bhiksu dan merusak banyak benda dit empat ini. Dia menyesali semua perbuatannya tetapi tahu bahwa kesalahannya tidak dapat dimaafkan. "Lu zi shen. Setelah menerima semuanya. Dia kemudian menuruni gunung Wu Tai dan tinggal dipenginapan di kota kecil dibawah gunung Wu Tai sembari menunggu sejatanya selesai dibuat oleh pandai besi. Para bhiksu di biara Wen Shu sangat lega dengan kepergian Lu zhi shen." Kata Kepala biara itu. Zhao Gao datang membawa uang dan jg peraltan untuk memperbaiki pavilliun dan jg patung Buddha yang dirusak Lu zhi shen. Beberapa hari kemudian. Dia kemudian menyiapkan barang2xnya dan segera berpamitan dengan kepala biara dan jg para bhiksu lainnya. Ketenangan dan kedamaian kembali ke Biara Wen Shu di gunung Wu Tai . Aku telah membuatkan sepucuk surat pengantar untukmu agar kau dapat diterima dibiara lain. Set elah aku memikirkannya. aku merasa biara ini bukanlah tempat yang cocok untuk dirimu. Lu zhi shen lalu bersujud 9 kali pada kepala biara sebagai tanda hormatnya.