You are on page 1of 82

EKONOMI PEMBANGUNAN

MUQADIMAH
 TREND INDUSTRIALISASI MODERN  PENCEMARAN LINGKUNGAN YANG TERUS MENINGKAT

 GLOBALISASI
 EKSPLOITASI NEGARA MAJU TERHADAP NEGARA BERKEMBANG  .......................

 Indonesia, dengan kemerdekaan yang sudah diperoleh lebih dari setengah abad, kondisi kehidupan kelihatannya semakin buruk dan perubahan kearah perbaikan, kemiskinan penduduk secara masal, jumlah dan tingkat pengangguran angkatan kerja yang tinggi, tingkat melek huruf yang rendah, kekurangan gizi, dan kesehatan yang jelek.  Semua apa yang tergambar di atas merupakan masalahmasalah ekonomi pembangunan (the development economics), yang tidak mungkin dapat diatasi tanpa intervensi negara dalam bentuk pembangunan berencana, dan tidak menyerahkan pada pasar bebas dengan mengandalkan pada mekanisme harga.

 TEORI PERTUMBUHAN EKONOMI Teori pertumbuhan ekonomi sudah timbul sejak awal berkembangnya pemikiran tentang ilmu ekonomi. Ada kesepakatan para ahli ekonomi mengenai pengertian pertumbuhan ekonomi, yang pada dasarnya adalah proses peningkatan barang-barang dan jasa dalam kegiatan ekonomi mesyarakat dalam peride tertentu

 SECARA KONVENSIONAL PERTUMBUHAN EKONOMI DIUKUR SEBAGAI TINGKAT PROSENTASE DARI PENINGKATAN GROSS DOMESTIC PRODUCT (GDP) NYATA. PERTUMBUHAN BIASANYA DIHITUNG DALAM HARGA RIIL. DENGAN MELAKUKAN PENYESESUAIAN TERHADAP INFLASI. ‘PERTUMBUHAN EKONOMI” ATAU “TEORI PERTUMBUHAN EKONOMI” SECARA KHAS MENGACU PADA PERTUMBUHAN DARI OUTPUT POTENSIAL. YANG DISEBABKAN OLEH PERTUMBUHAN DALAM PERMINTAAN AGREGAT (AGREGATE DEMAND) ATAU OUTPUTYANG DIAMATI.  DALAM ILMU EKONOMI. AGAR MENGHILANGKAN EFEK DARI INFLASI TERHADAP HARGA BARANG-BARANG DAN JASA-JASAYANG DIHASILKAN. . YAITU PRODUKSI PADA TINGKAT “FULL EMPLOYMENT”.

PERTUMBUHAN EKONOMI BIASANYA DIHASILKAN OLEH INOVASI TEKNOLOGI DAN KEKUATANKEKEUATAN EKSTERNALYANG POSITIF .  PERTUMBUHAN NOMINAL DIDEFINISIKAN SEBAGAI PERTUMBUHAN EKONOMI TERMASUK INFLASI. PERTUMBUHAN EKONOMI ADALAH SUATU PERUBAHAN POSITF DALAM TINGKAT PRODUKSI DARI BARANG-BARANG DAN JASA-JASA OLEH SUATU NEGARA DALAM PERIODE TERTENTU. SEDANGKAN PERTUMBUHAN NYATA ADALAH PERTUMBUHAN NOMINAL KURANG INFLASI.

GDP PER KAPITA TIDAKLAH SAMA DENGAN PENGHASILAN PER PEKERJA. PERTUMBUHAN EKONOMI UMUMNYA DIBEDAKAN DARI EKONOMI PEMBANGUNAN. BAGAIMANA NEGARA-NEGARA DAPAT MEMAJUKAN EKONOMI MEREKA. EKONOMI PEMBANGUNAN ADALAH STUDI ASPEK-ASPEK EKONOMI DARI PROSES PEMBANGUNAN PADA NEGARANEGARA PENDAPATAN-RENDAH ATAU NEGARA-NEGARA SEDANG BERKEMBNAG. SEBAGAI SUATU BIDANG STUDI. GDP MENCAKUP SEMUA BARANG-BARANG DAN JASA-JASA FINAL DALAM NEGERI DALAM SATU TAHUN. .  KARENA PERTUMBUHAN EKONOMI DIUKUR SEBAGAI PERUBAHAN PROSENTASE DARI GDP. MAKA PENGUKURAN ITU MEMILIKI SEMUA KEUNGGULAN DAN KEKURANGAN. YANG PERTAMA ADALAH STUDI SECARA PRIMER.

KONSEP EKONOMI PEMBANGUNAN
 EKONOMI PEMBANGUNAN Suatu cabang ilmu ekonomi yang menganalisis masalah-masalah yang dihadapi oleh negara-negara sedang berkembang dan mendapatkan cara-cara untuk mengatasi masalah-masalah tersebut supaya negara-negara berkembang dapat membangun ekonominya dengan lebih cepat lagi.  PEMBANGUNAN EKONOMI Kegiatan-kegiatan yang dilakukan untuk mengembangkan kegiatan ekonomi dan taraf hidup masyarakatnya, atau Suatu proses yang menyebabkan pendapatan perkapita penduduk meningkat dalam jangka panjang

PERHATIAN TERHADAP PEMBANGUNAN EKONOMI
Sebelum PD II para ilmuwan kurang memperhatikan pembangunan ekonomi, karena faktor-faktor sbb : 1. 2. Masih banyak negara sebagai negara jajahan Kurang adanya usaha dari tokoh masyarakat untuk membahas pembangunan ekonomi. Lebih mementingkan usaha meraih kemerdekaan dari penjajah.

3.

Para pakar ekonomi lebih banyak menganalisis kegagalan ekonomi dan tingginya tingkat pengangguran (depresi berat)

PERHATIAN TERHADAP PEMBANGUNAN EKONOMI
Pasca PD II, banyak negara memperoleh kemerdekaan (al : India, Pakistan, Phillipina, Korea & Indonesia), perhatian terhadap pembangunan ekonomi mulai berkembang disebabkan oleh :

1.
2.

Negara jajahan yang memperoleh kemerdekaan
Berkembangnya cita-cita negara yang baru merdeka untuk mengejar tertinggalannya di bidang ekonomi.

3.

Adanya keinginan dari negara maju untuk membantu negara berkembang dalam mempercepat pembangunan ekonomi.

PENGGOLONGAN NEGARA
Berdasarkan pada tingkat kesejahteraan masyarakat :  Negara Dunia I (Negara Maju)
 Eropa Barat (Inggris, Perancis, Belanda, Portugis, Jerman Barat)  Amerika Utara (USA, Kanada)  Australia, New Zeland dan Jepang

 Negara Dunia II (Negara Maju)
 Eropa Timur (Rusia, Polandia, Jerman Timur, Cekoslowakia)

 Negara Dunia III (Negara Sedang Berkembang/Negara Selatan)
 Sebagian besar Asia (kecuali Jepang), Afrika, Amerika Latin (Amerika Tengah dan Selatan).

PENGGOLONGAN NEGARA Berdasarkan pada tingkat pendapatan perkapita  Negara Maju ≥ US$ 2.000   Negara Semi Maju > US$ 400 Negara Miskin ≤ US$ 400 .

Pendapatan per kapita total suatu negara biasanya lebih rendah dari PDB negara tersebut. Pendapatan per kapita didapatkan dari hasil pembagian pendapatan nasional suatu negara dengan jumlah penduduk negara tersebut. Pendapatan per kapita juga merefleksikan PDB per kapita  Data Total personal income / pendapatan per kapita total sebuah negara jarang sekali ada.PENDAPATAN PER KAPITA  Pendapatan per kapita adalah besarnya pendapatan rata-rata penduduk di suatu negara. . PDB / Gross domestic product lebih sering digunakan.

194.869 1.211.621.NEGARA BERDASARKAN PDB Peringkat Negara PPP $m 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 United States China India Japan Germany Russia Brazil United Kingdom France Italy Mexico South Korea Canada Spain 15.974 .807 4.316.445.880 801.419 1.559 4.365.536 1.246 2.945 1.708 2.833.684 Data berdasarkan IMF 15 16 17 18 19 20 Indonesia Turkey Iran Australia Taiwan Poland 1.252.616.876 3.875 2.382.722 901.757.653.511.125.532 1.540 960.366 12.006.406.710.580 1.199 2.961 1.

392.259.911 4.752.385.444 Year 2011 2011 2011 2011 2011 Data berdasarkan Bank Dunia Per tahun 2011 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Russia France Brazil United Kingdom Italy Mexico South Korea Spain Canada Turkey Indonesia Australia Iran Poland Argentina 3.434 2.986 1.009 2.306.227.614 1.983.290.055 1.495 715.NEGARA BERDASARKAN PDB Rank 1 2 3 4 5 Country United States China India Japan Germany GDP (PPP) $Billion 14.982 1.503.300 11.587 1.289.571 812.481.507.469 898.233.991.513 839.015.459 1.583 1.069 4.123.351 2.586 2011 2011 2011 2011 2011 2011 2011 2011 2011 2011 2011 2011 2009 2011 2011 .868 3.

TUGAS PRESENTASI KELOMPOK/PERORANGAN  cari data dan buat makalah untuk dipresentasikan (word dan powerpoint) dengan tema :  Dampak Kenaikan Tarif Dasar Listrik  Redenominasi nilai Mata Uang  Ketimpangan pendapatan di Indonesia  Dampak Krisis Energi di Indonesia  Hutang Indonesia  Perbankan Indonesia  Dampak Krisis Global dalam pembangunan di Indonesia  Boleh pilih yang lain .

Menelaah faktor-faktor yang menimbulkan keterlambatan pembangunan. Menelaah faktor-faktor yang menimbulkan ketiadaan pembangunan. Mengemukakan cara-cara pendekatan yang dapat ditempuh untuk mengatasi masalah-masalah yang dihadapi sehingga mempercepat jalannya pembangunan.  Tujuan analisis ekonomi pembangunan 1. 2. .ANALISIS EKONOMI PEMBANGUNAN  Analisis Ekonomi Pembangunan = Permasalahan Negara Sedang Berkembang. 3.

BIDANG-BIDANG PENTING YANG DIANALISIS DALAM EKONOMI PEMBANGUNAN :  Masalah pembentukan modal (investasi)  Masalah perdagangan luar negeri (ekspor & impor)  Masalah pengerahan tabungan. .  Masalah bantuan luar negeri  Masalah dalam sektor pertanian atau industri  Masalah pendidikan dan peranannya dalam menciptakan pembangunan.

PEMBANGUNAN EKONOMI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI  PEMBANGUNAN EKONOMI  PERTUMBUHAN EKONOMI  SEBAB-SEBAB PERCEPATAN PERTUMBUHAN EKONOMI .

PEMBANGUNAN EKONOMI  PENINGKATAN PENDAPATAN PERKAPITA MASYARAKAT PERTAMBAHAN GDP > TINGKAT PERTAMBAHAN PENDUDUK  PENINGKATAN GDP DIBARENGI DENGAN PEROMBAKAN STRUKTUR EKONOMI TRADISIONAL KE MODERNISASI  PEMBANGUNAN EKONOMI UNTUK MENYATAKAN PERKEMBANGAN EKONOMI NYSB. .

PERTUMBUHAN EKONOMI  KENAIKAN GDP TANPA MEMANDANG TINGKAT PERTAMBAHAN PENDUDUK DAN PERUBAHAN STRUKTUR ORGANISASI EKONOMI.  PERTUMBUHAN EKONOMI MENYATAKAN PERKEMBANGAN EKONOMI NEGARA MAJU. .

4. KEINGINAN NEGARA UNTUK MENGEJAR KETINGGALAN PERTUMBUHAN PENDUDUK 3.SEBAB-SEBAB PERCEPATAN PERTUMBUHAN EKONOMI 1. 2. ADANYA KEHARUSAN NEGARA MAJU UNTUK MEMBANTU NYSB ADANYA PERIKEMANUSIAAN THD NYSB .

METODE PENGHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL  Metode Produksi  Metode pendapatan  Metode pengeluaran .

METODE PENGHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL  11 SEKTOR PRODUKTIF PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL  CARA PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL .

3. 10. 6. 9. 7. 8. 11. 5. 4. 2. 12.11 SEKTOR PRODUKTIF PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL 1. PERTANIAN INDUSTRI PENGOLAHAN PERTAMBANGAN DAN GALIAN LISTRIK AIR DAN GAS BANGUNAN PENGANGKUTAN DAN KOMUNIKASI PERDAGANGAN BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN SEWA RUMAH PERTAHANAN JASA LAINNYA .

PENDAPATAN NASIONAL HARGA BERLAKU (NOMINAL) PENDAPATAN NASIONAL HARGA TETAP (RIIL) .CARA PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL 1. 2.

INDIKATOR PEMBANGUNAN MONETER DAN NON MONETER  PENDAPATAN PERKAPITA PERTAHUN PERLU DIKETAHUI UNTUK  TINGKAT PENDAPATAN PERKAPITA TIDAK SEPENUHNYA MENCERMINKAN TINGKAT KESEJAHTERAAN DAN TINGKAT PEMBANGUNAN SUATU NEGARA  KELEMAHAN AD 1.  KELEMAHAN AD 2 .

2. 3. .PENDAPATAN PERKAPITA PERTAHUN PERLU DIKETAHUI UNTUK 1. MEMBANDINGKAN TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DARI MASA KE MASA MEMBANDINGKAN LAJU PERKEMBANGAN EKONOMI ANTARA BERBAGAI NEGARA MELIHAT BERHASIL TIDAKNYA PEMBANGUNAN EKONOMI SUATU NEGARA.

. KARENA : 1.TINGKAT PENDAPATAN PERKAPITA TIDAK SEPENUHNYA MENCERMINKAN TINGKAT KESEJAHTERAAN DAN TINGKAT PEMBANGUNAN SUATU NEGARA. KELEMAHAN-KELEMAHAN YG BERSUMBER DATI KENYATAAN BAHWA TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT BUKAN SAJA DITENTUKAN OLEH TINGKAT PENDAPATAN MEREKA TETAPI JUGA OLEH FAKTORFAKTOR LAIN. KELEMAHAN-KELEMAHAN YG BERSUMBER DARI KETIDAKSEMPURNAAN DALAM MENGHITUNG PENDAPATAN NASIONAL DAN PENDAPATAN PERKAPITA. 2.

WALAUPUN DALAM TEORI DIKATAKAN NILAI TUKAR INI MENYATAKAN HARGA. .  KELEMAHAN METODOLOGIS & STATISTIS DALAM MENGHITUNG PENDAPATAN PERKAPITA DALAM NILAI MATA UANG SENDIRI MAUPUN MATA UANG ASING.KELEMAHAN AD 1.  NILAI TUKAR RESMI MATA UANG SUATU NEGARA DENGAN VALUTA ASING TIDAK MENCERMINKAN PERBANDINGAN HARGA KEDUA NEGARA.  TERJADI PENAFSIRAN YANG SALAH / TERLALU RENDAH THD NEGARA MISKIN KARENA JENIS-JENIS KEGIATAN DI NEGARA MISKIN TERDIRI DARI UNIT-UNIT KECIL DAN TERSEBAR DI BERBAGAI PELOSOK SHG TIDAK DIMASUKKAN DALAM VARIABEL PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL.

SEBAGIAN TIDAK MENIKMATI HASIL PEMBANGUNAN.KETIDAKBEBASAN BERTINDAK DAN MENGELUARKAN PENDAPAT DAN BERTINDAK . FAKTOR NON EKONOMI : .KELEMAHAN AD 2 FAKTOR-FAKTOR LAIN MENENTUKAN PENDAPATAN DARI TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT SUATU NEGARA 1.PENGARUH ADAT ISTIADAT .STRUKTUR UMUR PENDUDUK . FAKTOR EKONOMI : . .CORAK PENGELUARAN MASYARAKAT BERBEDA MASA LAPANG / WAKTU SENGGANG TINGGI .KEADAAN IKLIM DAN ALAM SEKITAR .PEMBANGUNAN EKONOMI TDK HANYA UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT TETAPI JUGA HARUS MENGURANGI JUMAH PENGANGGURAN 2.DISTRIBUSI PENDAPATAN TIDAK MERATA.

menyempurnakan nilai-nilai GNP untuk memperoleh indicator ekonomi yg lebih baik. Indikator Kesejahteran Ekonomi Bersih (Net Economic Welfare) Diperkenalkan William Nordhaus dan James Tobin (1972). Koreksi Negatif : Kerusakan lingkungan oleh kegiatan pembangunan . dgn dua cara : a. b. PENDAPATAN PERKAPITA 2. Koreksi Positip : Memperhatikan waktu senggang (leisure time) dan perekonomian sector informal.INDIKATOR PEMBANGUNAN MONETER 1.

INDIKATOR PEMBANGUNAN NON MONETER 1. 3. 2. Indikator Sosial Indeks Kualitas Hidup dan Pembangunan Manusia Indikator Campuran .

di dua negara dengan memperbaiki cara perhitungan pendapatan nasional. dibandingkan dengan mempertimbangkan tingkat harga berbagai negara. Penyesuaian pendapatan masy. . Usaha untuk membandingkan tingkat kesejahteraan dari setiap negara berdasarkan data yg tdk bersifat moneter (non monetary indicators). dipelopori oleh Collin Clark dan Golbert dan Kravis. 2. Indikator non moneter yg disederhanakan (modified nonmonetary indicators).INDIKATOR SOSIAL Oleh Backerman . Usaha membandingkan tingkat kesejahteraan masy. dibedakan 3 kelompok : 1. 3.

berd. angka kematian dan tingkat melek huruf. . Semakin mendekati 1 berarti indkes pembangunan manusianya tinggi demikian sebaliknya. Besarnya indeks 0 s/d 1. Daya beli masing-masing negara.INDEKS KUALITAS HIDUP DAN PEMBANGUNAN MANUSIA Morris D : Physical Quality of Life Index (PQLI) Indeks Kualitas Hidup (IKH) yaitu gabungan tiga faktor : tingkat harapan hidup. Sejak thn 1990 UNDP mengembangkan indeks pembangunan manusia (Human Development Index = HDI) : (1) Tingkat harapan hidup (2) Tingkat melek huruf masyarakat dan (3) Tingkat pendapatan riil perkapita masy.

jumlah radio dan jumlah televisi . jml jam kerja. kehadiran tenaga kesehatan pada kelahiran. 4. jumlah perkosaan pertahun. Perjalanan wisata : frekuensi perjalanan wisata pertahun Akses di media massa : jumlah surat kabar. tk melek huruf & tk partisips pendidikan 1. Kesehatan : rata-rata hari sakit. 2. 5. 6. 7. penggunaan alat kontrasepsi Ekonomi : tingkat konsumsi perkapita Kriminalitas : jml pencurian pertahun. status pekerjaan Keluarga Berencana dan Fertilisasi : Penggunaan ASI. 3. tingkat imunisasi. 8. sanitasi & mutu rumah Angkatan kerja : partisipasi tenaga kerja. fasilitas kesehatan Perumahan : sumber air bersih & listrik. jumlah pembunuhan pertahun. sumber penghasilan utama.INDIKATOR CAMPURAN BPS : Indikator Kesejahteraan Rakyat Susenas Inti (Core Susenas) Pendidikan : tk pendidikan.

TEORI SCHUMPETER . 5. ROSTOW) 6.TEORI PERTUMBUHAN & PEMBANGUNAN EKONOMI 1.1840) 3. BRUNO HILDEBRAND (1848) BRUNO HILDEBRAND (1848) WALT WHITMAN ROSTOW (WW. MAZHAB HISTORISMUS FRIEDRICH LIST (TH. 4. 2.

MAZHAB HISTORISMUS Pola pendekatan Pembangunan ekonomi yg berpangkal pd perspektif sejarah Bersifat induktif empiris. Menyeluruh & tahap tertentu dlm sejarah. Fenomena ekonomi : Perk. . Dimulai di Jerman abad XIX s/d awal abad XX.

Industri Pengolahan (Manufacturing) 5. Tahap primitip 2. Tahap Beternak 3. Industri Pengolahan & Perdagangan . Pertanian.1840) Pelopor Historismus : Eksponen Nasionalisme Ekonomi Bhw Tahap Perkemb. Tahap Pertanian 4. Ekonomi yaitu dgn cara produksi : 1.FRIEDRICH LIST (TH.

Ekonomi. Perekonomian Barter (Natura) 2.BRUNO HILDEBRAND (1848) Terjadi Evolusi dalam masyarakat Kritik thd List : Bhw Pembangunan. Perekonomian Uang 3. Perekonomian Kredit . yaitu : 1. Tetapi cara distribusi. bukan dr cara produksi / cara konsumsi.

Tdk jelas proses perkembangan dr tahap tertentu ke tahap berikutnya Tdk memberi sumbangan yang berarti thd perlatan analitis di bidang ilmu ekonomi. . 2.KELEMAHAN TEORI BRUNO : 1.

Dimana peran pedagang menjadi semakin penting . 3. Ekonomi.KARL BUCHER Sintesa Pendapat List dan Bruno Perkemb. Kota dimana pertukaran sudah meluas Perekon. 2. Sendiri (subsistence) Perekon. Nas. Produksi utk keb. Ada 3 tahap : 1.

Perubahan sikap hidup dari adat istiadat yg kurang merangsang Pembangunan Ekonomi missal kurang menghargai waktu kerja dan orang lain . politik dan social yg pd mulanya berorientasi kpd suatu daerah menjadi berorientasi keluar. 2.WALT WHITMAN ROSTOW (WW. Perubahan dlm kegiatan investasi masyarakat dari melakukan investasi yg tdk produktif menjadi investasi yg produktif 4. ROSTOW) Sangat popular dan paling banyak komentar dari ahli Artikel : Economics Journal (Maret 1956) dimuat dlm Buku The Stages of Economics Growth (1960). mengenai jumlah anak dlm keluarga yaitu kesadaran utk membina keluarga kecil 3. Menurut WW Rostow. Pembangunan Ekonomi mrpk suatu proses yg dpt menyebabkan : 1. Perubahan orientasi ekonomi. Perubahan pandangan masy.

4. 3. 5. Tahap Masyarakat Tradisional (The Traditional Society) Tahap Prasyarat Tinggal Landas (The Preconditions for TakeOff) Tahap Tinggal Landas (The Take-Off) Tahap Menuju Kedewasaan (The Drive to Maturity) Tahap Konsumsi Tinggi (The Age og High Mass Consumption) . 2.WW ROSTOW MEMBEDAKAN PEMBANGUNAN EKONOMI KE DALAM 5 TAHAP : 1.

Fungsi Produksi terbatas.Tingkat produktifitas masy.Struktur social hirarkis : mobilitas vertical masy. . kedudukan masy tidak berbeda dengan nenek moyang. rendah : utk sector pertanian . kecil .Kegiatan politik dan pemerintahan di daerah-daerah berada di tangan tuan tanah. . cara produksi masih primitive .TAHAP MASYARAKAT TRADISIONAL (THE TRADITIONAL SOCIETY) .

Australia dan Selandia Baru) : tanpa harus merubah sistim masy. tradisional yg sudah ada.TAHAP PRASYARAT TINGGAL LANDAS (THE PRECONDITIONS FOR TAKE-OFF) Masa transisi masy. mempersiapkan untuk mencapai pertumbuhan atas kekuatan sendiri (self sustained growth). tradisional yg sudah ada untuk mencapai tahap tsb. Tahap ini memiliki 2 corak berbeda : a. b. Kanada. Asia. . Timur Tengah dan Afrika : perombakan thd masy. Tahap Prasyarat Tinggal landas yg dialami negara Eropa. Tahap Prasyarat Tinggal landas yg dialami negara born free (daerah imigran) (Amerika Serikat.

Kemajuan pesat dalam inovasi atau terbukanya pasar-pasar baru.  3 ciri utama negara yg mencapai Tahap Tinggal Landas :  4 faktor untuk menciptakan leading sector : .TAHAP TINGGAL LANDAS (THE TAKEOFF) Pertumbuhan ekonomi selalu terjadi.

Kenaikan investasi produktif dari 5% atau kurang menjadi 10% dari PNB (Nett National Product). . 3. 2.3 CIRI UTAMA NEGARAYG MENCAPAI TAHAP TINGGAL LANDAS : 1. social dan kelembagaan yg bisa menciptakan perkembangan sektor modern dan eksternalitas ekonomi yg menyebabkan pertumbuhan ekonomi. Berkembangnya satu atau beberapa sector industri pemimpin (leading sector) dgn tingkat pertumbuhan tinggi Tercapainya suatu kerangka dasar politik.

. 4.4 FAKTOR UNTUK MENCIPTAKAN LEADING SECTOR : 1. Harus ada kemugkinan perluasan pasar bagi barang-barang yg diproduksi yg mempunyai kemungkinan utk berkembang dgn cepat 2. 3. Dalam sector tsb hrs dikembangkan teknik produksi yg modern dan kapasitas produksi harus bisa diperluas Harus tercipta tabungan dalam masyarakat dan para pengusaha harus menanamkan kembali keuntungannya untuk membiayai pembangunan sector pemimpin Pembangunan dan transformasi teknologi sector pemimpin harus bisa diciptakan kebutuhan akan adanya perluasan kapasitas dan modernisasi sector-sektor lain.

URUTAN NEGARA LEPAS LANDAS & LEADING SECTOR (WW ROSTOW) : (MASA TINGGAL LANDA : 20 – 25 TAHUN) : No Urut 1 2 Negara Inggris Perancis Tahun 1783-1802 1830-1860 Leading Sector Industri Tekstil Jaringan KA 3 4 5 6 7 8 9 10 Belgia USA Jerman Swedia Jepang Rusia Kanada Argentina 1833-1860 1843-1860 1850-1873 1868-1890 1878-1900 1890-1914 1896-1914 1935 Jaringan KA Jaringan Jalan KA Jaringan Jalan KA Industri Kayu Industri Sutera Jaringan Jalan KA Jaringan Jalan KA Industri Subst Impor 11 12 13 Turki India RRC 1937 1952 1952 .

Sektor pemimpin baru akan bermunculan menggantikan sector pemimpin yang mengalami kemunduran.TAHAP MENUJU KEDEWASAAN (THE DRIVE TO MATURITY) Kondisi masy. . Teknologi modern di hampir semua kegiatan produksi dan kekayaan alam. sudah secara efektif mengg.

KARAKTERISTIK NON EKONOMI PADA TAHAP MENUJU KEDEWASAAN : 1. Masy. Peranan manajer professional semakin penting dan menggantikan kedudukan pengusaha pemilik. . USA (1900). 2. Jerman dan Perancis (1910). bosan dgn keajaiban yg diciptakan industrialisasi shg timbul kritik-kritik. 3. mengalami perubahan. Struktur dan keahlian tenaga kerja berubah Kepandaian dan keahlian pekerja bertambah tinggi. Sektor indusri bertambah penting peranannya Sektor pertanian menurun peranannya. Swedia (1930) Jepang (1940) Rusia dan Kanada (1950). Sifat kepemimpinan dalam perush. Negara yg mencapai tahap ini (WW Rostow) : Inggris (1850).

Memperbesar kekuasaan dan pengaruh ke luar negeri dan kecenderungan berakibat penjajahan thd bangsa lain Menciptakan negara kesejahteraan (welfare state) (Negara Persemakmuran = Comment Wealth) dgn cara mengusahakan terciptanya pembagian pendapatan yg telah merata melalui sistim pajak progresif (semakin banyak semakin besa) 3. pangan. Jepang dan Eropa Barat (th. Negara pertama mencapai tahap ini : USA ( th. 1930). menekankan pd masalah konsumsi dan kesejahteraan masyarakat bukan masalah produksi. 1920). 1950) Rusia (Pasca Stalin) . 2. 3 macam tujuan masy. Meningkatnya konsumsi masyarakat melebihi kebutuhan pokok (sandang.TAHAP KONSUMSI TINGGI (THE AGE OF HIGH MASS CONSUMPTION) Perhatian masy. Inggris (th. yg ingin dicapai pada tahap ini : 1. papan) menjadi konsumsi thd barang tahan lama dan barang-barang mewah.

TEORI SCHUMPETER .SISTIM KAPITALISME SISTIM YANG PALING BAIK MENCIPTAKAN PEMBANGUNAN EKONOMI .NAMUN DALAM JANGKA PANJANG SISTIM KAPITALISME AKAN MENGALAMI STAGNASI. .

 INOVASI MEMPUNYAI 3 PENGARUH :  FAKTOR-FAKTOR PENUNJANG INOVASI :  SYARAT-SYARAT TERJADINYA INOVASI :  TEORI KETERGANTUNGAN .FAKTOR UTAMA PENYEBAB PERKEMBANGAN EKONOMI Proses inovasi oleh Inovator atau Wiraswasta (ENTREPRENEUR).

sumber dana akumulasi modal.INOVASI MEMPUNYAI 3 PENGARUH : 1. 2. 3. meniru teknologi. Diperkenalkan teknologi baru Keuntungan lebih (monopolistis). Timbul proses peniruan (imitasi). .

Diperkenalkannya cara produksi baru Pembukaan daerah pasar baru Penemuan sumber bahan mentah baru 5. Diperkenalkan produk baru yang sebelumnya tidak ada. Perubahan organisasi industri EFISIENSI INDUSTRI . 3. 4. 2.FAKTOR-FAKTOR PENUNJANG INOVASI : Schumpeter  Ada 5 kegiatan dalam inovasi : 1.

SYARAT-SYARAT TERJADINYA INOVASI . yaitu : 1. Ada sistim perkreditan menyediakan dana entrepreneur untuk merealisir ide tersebut menjadi kenyataan.Ada lingkungan sosial. politik & teknologi untuk merangsang semangat inovasi & pelaksanaan ide-ide untuk berinovasi.Ada calon pelaku inovasi (inovator dan wiraswasta) dlm masyarakat . . Ada 2 faktor penunjang lain. Tersedia cadangan ide-ide baru secara memadai 2.

TEORI KETERGANTUNGAN . struktur sosial budaya & pola perilaku masyarakat prakolonial.Tergabungnya secara paksa (FORCED INCORPORATED) daerah-daerah pinggiran ke dalam ekonomi kapitalisme dunia . . . penyebab keterbelakangan (UNDERDEVELOPED) NYSB.Mengabaikan faktor-faktor intern . . NYSB mampu mencapai tingkat kesejahteraan tinggi dan dapat mengembangkan pengolahan (MANUFACTURING) mereka atas usaha dan kekuatan sendiri.IMPLIKASI Tanpa kolonialisme dan integrasi ke sistim kapitalisme dunia. .Terlalu melebihkan EFISIENSI ADMINISTRATIF untuk menekankan kemungkinan yang sebenarnya terbuka bagi negara-negara untuk mengalami suatu transisi KAPITALISME BORJUIS.

STRATEGI PERTUMBUHAN & PEMBANGUNAN EKONOMI  STRATEGI UPAYA MINIMUM KRITIS (CRITICAL MINIMUM EFFORT)  PERTUMBUHAN PENDUDUK FUNGSI DARI PENDAPATAN PERKAPITA  Faktor-faktor mempengaruhi pertumbuhan pendapatan perkapita dari pelaksanaan Upaya Minimum Kritis :  AGEN PERTUMBUHAN  Kegiatan tersebut membantu pertumbuhan sehingga memunculkan :  RANGSANGAN PERTUMBUHAN .

Menaikkan pendapatan perkapita pd tingkat pembangunan berkesinambungan (SUSTAINABLE) terjadi HARVEY LEIBSTEIN.  Hambatan  menurunkan pendapatan perkapita dari tingkat sebelumnya  Rangsangan  menaikkan pendapatan perkapita .  Setiap ekonomi tergantung HAMBATAN & RANGSANGAN.STRATEGI UPAYA MINIMUM KRITIS (CRITICAL MINIMUM EFFORT) .

kenyataan mengurus anak sangat sulit dan mahal. meningkatkan laju pertumbuhan penduduk. jika melampaui titik tsb. Dan ketika pembangunan mencapai tahap maju. Maka laju pertumbuhan penduduk KONSTAN dan menurun (TESIS KAPILARITAS SOSIAL DUMONT) .  Dengan kenaikan pendapatan perkapita. kenaikan pendapatan perkapita menurunkan tingkat kesuburan. Spesialisasi meningkat dan Mobilitas ekonomi & sosial .PERTUMBUHAN PENDUDUK FUNGSI DARI PENDAPATAN PERKAPITA  Pendapatan naik. maka laju pertumbuhan penduduk turun (LEIBSTEIN). keinginan memperoleh anak semakin berkurang. Hanya pada titik tertentu.

FAKTOR PENDAPATAN PERKAPITA Faktor-faktor mempengaruhi pertumbuhan pendapatan perkapita dari pelaksanaan Upaya Minimum Kritis  Skala disekonomis internal . akibat ketergantungan eksternal.  Skala disekonomis external . akibat tidak dapat dibaginya faktor produksi. hambatan budaya dan kelembagaan di negara berkembang .

AGEN PERTUMBUHAN  Pengusaha  Investor  Penabung  Inovator .

HASIL DARI KEGIATAN AGEN PERTUMBUHAN  Kewiraswastaan  Peningkatan sumber pengetahuan  Pengembangan keterampilan produktif masyarakat  Peningkatan laju tabungan dan investasi .

RANGSANGAN PERTUMBUHAN Rangsangan ZERO-SUM Tidak meningkatkan pendapatan nasional tetapi bersifat upaya distributif  Kegiatan bukan dagang . nilai sosial nibil / lebih rendah dari privatnya. kekuatan politik & prestise sosial  Kegiatan dagang . tidak menambah sumber agregat  Kegiatan spekulatif. memboroskan sumber kewiraswastaan yang langka  Kegiatan tabungan netto . posisi monopolistik. .

RANGSANGAN PERTUMBUHAN (2) Rangsangan POSITIVE-SUM Menuju pada pengembangan pendapatan nasional .

. ada pengaruh bersifat anti perubahan yang menekan pendapatan perkapita :  Kegiatan usaha ZERO-SUM.HAMBATAN Dalam ekonomi terbelakang. pembatasan peluang ekonomi  Tindakan konservatif para buruh yg terorganisir menentang perubahan  Perlawanan thd gagasan dan pengetahuan baru dan daya tarik pengtahuan  Kenaikan pengeluaran konsumsi mewah pribadi / publik . tidak produktif  Pertumbuhan penduduk & Angkatan buruh.

 Berkurangnya keefektifan faktor-faktor penghambat pertumbuhan  Penciptaan kondisi lingkungan dan sosial . . tabungan & investasi naik. shg pendapatan perkapita naik. yaitu :  Ekspansi agen pertumbuhan  Sumbangan masy. thd. mobilitas ekonomi dan sosial naik. per unit modal naik seiring rasio modal output turun.  Peningkatan spesialisasi dan perkembangan sektor sekunder dan tersier.UPAYA MENGATASI HAMBATAN Upaya minimum kritis mengatasi pengaruh perekonomian terbelakang agar laju pertumbuhan ekonomi merangsang POSITIVESUM menjadi lebih besar dari ZERO-SUM.

 TUJUAN UTAMA : menciptakan jenis industri yg berkaitan erat satu dgn yg lain shg setiap industri memperoleh EKSTERNALITAS EKONOMI sbg akibat INDUSTRIALISASI . Diperlukan keseimbangan antara DEMAND & SUPPLY.STRATEGI PEMBANGUNAN SEIMBANG  Yaitu pembangunan di berbagai jenis industri secara bersamaan (SIMULTANEOUS) sehingga industri tersebut saling menciptakan pasar.

SCITOVSKY  Eksternalitas : jasa-jasa yg diperoleh dgn cuma-cuma oleh suatu industri dari satu atau beberapa industri . pembangunan industri besarbesaran menciptakan 3 macam eksternalitas ekonomi. yaitu  Yang diakibatkan oleh perluasan pasar  Karena industri yang sama letaknya berdekatan  Karena adanya industri lain dalam perekonomian tersebut.Menurut REINSTEIN-RODAN.

STRATEGI PEMBANGUNAN TAK SEIMBANG  ALBERT O. karena :  Secara historis Pembangunan ekonomi coraknya tidak seimbang  Mempertinggi efesiensi penggunaan Sumber daya tersedia  Pembangunan tak seimbang menimbulkan KEMACETAN (BETTLENECKS) yaitu gangguan dlm proses pembangunan tetapi akan menjadi pendorong pembangunan selanjutnya . HIRSCHMAN dan PAUL STREETEN pola yang lebih cocok untuk mempercepat pembangunan di NYSB.

PEMBANGUNAN TAK SEIMBANG ANTARA SEKTOR PRASARANA & SEKTOR PRODUKTIF  Cara pengalokasian sumber daya ada 2 bagian :  Cara pilihan pengganti (SUBSTITUTION CHOICES)  Menentukan proyek yang harus dilaksanakan  Cara pilihan penundaan (POSTPONEMENT CHOICES)  Menentukan urutan proyek yang harus didahulukan pelaksanaannya. .

(Directly Productive Activities = DPA).  Pembangunan tidak seimbang dimana sektor produktif lebih ditekankan. .HIRSCHMAN  Menganalisis alokasi sumber daya sektor prasarana (Social Everhead Capital = SOC) dgn sektor produktif yg menghasilkan brg kebutuhan masy. Ada 3 pendekatan :  Pembangunan yg seimbang antar kedua sektor  Pembangunan tidak seimbang dimana sektor prasarana lebih ditekankan.

HIRSCHMAN (2)  Kegiatan ekonomi mencapai efisien & optimal. jumlah sumber daya digunakan DPA sedangkan SOC jumlahnya menurun. pd tingkat produksi maksimum  Pada tingkat produksi tertentu. . jika :  Sumber daya dialokasikan DPA & SOC.

PEMBANGUNAN TAK SEIMBANG DALAM SEKTOR PRODUKTIF  Mekanisme pendorong pembangunan (INDUCEMENT MECHANISM) ada 2 :  Pengaruh keterkaitan ke belakang (Backward Linkage Effects) Tingkat rangsangan yg diciptakan pembangunan industri thd perkembangan industri yg menyediakan input bagi industri tsb.  Pengaruh keterkaitan ke depan (Forward Linkage Effects) Rangsangan yg diciptakan oleh pembangunan industri thd perkembangn industri yg menggunakan produk industri yg pertama sbg input mereka .

ada 2 golongan :  Industri SATELIT (SATELITY INDUSTRY)  Lokasi berdekatan dgn industri induk mempertinggi efisiensi  Input utama berasal dari produk industri induk  Besarnya industri tidak melebihi industri induk.  Industri NON SATELIT (NON SATELITY INDUSTRY) .PENGGOLONGAN INDUSTRI (1) Berdasarkan pada tingkat keterkaitan antar industri.

.PENGGOLONGAN INDUSTRI (2) CHENERY & WATANABE  Penggolongan industri ada 4 golongan : • Industri barang setengah jadi • Industri barang jadi • Industri barang setengah jadi sektor primer • Industri barang jadi sektor primer.

Suatu proses yg bersinambung & mencakup keputusan atau pilihan berbagai alternatif penggunaan sumber daya untuk mencapai tujuan tertentu pada masa yang akan datang. 1. Perencanaan untuk masa depan . Perencanaan merupakan alat pengalokasian sumber daya 3. Merencanakan berarti memilih 2. Perencanaan merupakan alat untuk mencapai tujuan 4.  Berdasarkan definisi diatas tdp 4 elemen perencanaan.PERENCANAAN PEMBANGUNAN EKONOMI  CONYERS & HILLS (1994) .

bangunan. dll. membagi perencanaan dlm 6 pengertian : 1. 5. Perencanaan kota & negara (Town & Country Planning) Perencanaan tata guna tanah (Land-use Planning) Perencanaan fisik (Physical Planning) Perencanaan kota & daerah (Urban & Regional Planning)  DI NYSB 1. Berarti ekonomi berencana Perencanaan kadangkala setiap penentuan sasaran produksi pemerintah Penetapan sasaran perekonomian secara keseluruhan Perencanaan kadangkala untuk menggambarkan sarana pemerintah .PERENCANAAN PEMBANGUNAN EKONOMI (2) ARTHUR LEWIS (1966) dlm buku “DEVELOPMENT PLANNING”. 3.     Berarti faktor letak geografis. 4. Berarti keputusan penggunaan dana pemerintah di masa datang 2. bioskop. tempat tinggal.

CIRI-CIRI PERENCANAAN PEMBANGUNAN EKONOMI  Usaha mencapai perkembangan sosial ekonomi mantap (Steady social economic growth).  Usaha meningkatkan pendapatan  Usaha perubahan struktur ekonomi .  Usaha terus menerus menjaga stabilitas ekonomi . Tercermin pada pertumbuhan ekonomi positif. Usaha diversifikasi ekonomi  Usaha perluasan kesempatan kerja  Usaha pemerataan pembangunan . DISTRIBUTIVE JUSTICE  Usaha pembinaan lembaga ekonomi masy.

hambatan & risiko masa y. prospek perkembangan. pedoman kegiatan kpd pencapain tujuan pemb.FUNGSI PERENCANAAN  Terdapat pengarahan kegiatan.d.  Tedapat perkiraan potensi.  Memberi kesempatan mengadakan pilihan terbaik  Dilakukan penyusunan skala priorotas dari segi pentingnya tujuan  Sebagai alat mengukur / standar thd pengawasan evaluasi .a.