Pernghitungan Unit Cost

PENGHITUNGAN UNIT COST DI PELAYANAN KESEHATAN PRIMER

Oleh:

Sharon Gondodiputro,dr.,MARS

Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung 2007

PENGHITUNGAN UNIT COST DI PELAYANAN KESEHATAN PRIMER
Oleh: Sharon Gondodiputro,dr.,MARS Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung

ABSTRAK Kegiatan pengembangan dan operasional dipastikan membutuhkan biaya . Biaya dapat sarana pelayanan kesehatan primer berasal dari bermacam-macam sumber,

misalnya pemerintah, sumbangan maupun dari klien. Namun demikian seringkali kita tidak mengetahui besaran biaya yang dibutuhkan untuk kegiatan-kegiatan tersebut , juga berapa besar tarif yang akan diberlakukan di sarana tersebut Untuk itu dibutuhkan pengetahuan tentang “Konsep biaya “ dan “Analisis biaya “ Untuk menghasilkan suatu produk (output) diperlukan sejumlah input (faktor produksi ). Biaya adalah nilai dari sejumlah input yang dipakai untuk menghasilkan suatu produk ( output ) Dalam hal sarana pelayanan kesehatan primer , maka untuk menghasilkan suatu pelayanan kesehatan yang sadar mutu dan sadar biaya dibutuhkan sejumlah input yang dinilai/dikonversi dalam bentuk uang/nilai. Output atau produk dapat berupa barang atau jasa . Dalam bidang kesehatan produk yang dihasilkan sebagian besar berupa jasa yaitu jasa pelayanan. Misalnya penyuluhan , pemeriksaan medis , pemeriksaan komponen kebugaran jasmani , dan sebagainya. Agar dapat menghasilkan jasa tersebut , maka diperlukan sejumlah input.Input tersebut ada yang langsung digunakan dan dirasakan oleh klien . misalnya tenaga medis, alat kesehatan , obat-obatan dsb, dan ada yang tidak langsung digunakan oleh klien , tetapi sangat dibutuhkan demi kelancaran pelayanan misalnya : gedung, alat tulis kantor, mebelair, listrik, air, jejaring pelayanan kesehatan dsb. Jenis-jenis biaya adalah Biaya tetap (fixed cost) dan Biaya tidak tetap ( variable cost ); Biaya investasi dan Biaya operasional; Biaya langsung ( Direct cost ) dan Biaya tidak langsung ( Indirect cost ); Biaya total ( Total cost ) dan Biaya satuan ( Unit cost ) Analisis biaya adalah suatu kegiatan menghitung biaya untuk berbagai jenis pelayanan yang ditawarkan , baik secara total maupun perpelayanan per klien dengan cara menghitung seluruh biaya pada seluruh unit yang ada dimana biaya yang terdapat pada unit yang tidak menghasilkan produk (pusat biaya) didistribusikan kepada unit-unit yang
___________________________________________________________________________________ 1

Kata kunci: Biaya. Biaya total ( Total cost ) dan Biaya satuan ( Unit cost ). Analisis Biaya ___________________________________________________________________________________ 2 . Jenis biaya. Biaya tetap (fixed cost) dan Biaya tidak tetap ( variable cost ). Mendapatkan gambaran biaya pada tiap unit tersebut . Mendapatkan gambaran tarif dengan menggunakan Break Even Point . Biaya investasi dan Biaya operasional.menghasilkan produk dan menghasilkan pendapatan (Pusat pendapatan). Mendapatkan gambaran biaya satuan pelayanan di sarana pelayanan kesehatan primer. Tujuan analisis biaya adalah : Mendapatkan gambaran mengenai unit/bagian yang merupakan “Pusat Biaya “ (Cost center) serta “Pusat Pendapatan” (Revenue center).Mendapatkan gambaran dan peramalan pendapatan sarana pelayanan kesehatan primer. baik biaya tetap (Fixed cost) atau biaya investasi yang disetahunkan maupun biaya tidak tetap (Variable cost) atau biaya operasional dan pemeliharaan. Biaya langsung ( Direct cost ) dan Biaya tidak langsung ( Indirect cost ).

dr. listrik. pemeriksaan medis .. tetapi sangat dibutuhkan demi kelancaran pelayanan misalnya : gedung. air. ___________________________________________________________________________________ 1 . Misalnya penyuluhan . Break Even Point ? apakah kita untung atau rugi ? Darimana kita mendapatkan biaya ( sumber biaya ) ? Untuk itu dibutuhkan pengetahuan tentang “Konsep biaya “ dan “Analisis biaya “ KONSEP BIAYA Untuk menghasilkan suatu produk (output) diperlukan sejumlah input (faktor produksi ). maka untuk menghasilkan suatu pelayanan kesehatan yang sadar mutu dan sadar biaya dibutuhkan sejumlah input yang dinilai/dikonversi dalam bentuk uang/nilai.MARS Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung Kegiatan pengembangan dan operasional Sarana pelayanan kesehatan primer dipastikan membutuhkan biaya . Dalam bidang kesehatan produk yang dihasilkan sebagian besar berupa jasa yaitu jasa pelayanan. alat tulis kantor. dan ada yang tidak langsung digunakan oleh klien . obat-obatan dsb. pemeriksaan komponen kebugaran jasmani . Biaya dapat berasal dari bermacam-macam sumber.PENGHITUNGAN UNIT COST DI PELAYANAN KESEHATAN PRIMER Oleh: Sharon Gondodiputro. juga berapa besar tarif yang akan diberlakukan di sarana tersebut . misalnya pemerintah. Output atau produk dapat berupa barang atau jasa . dan sebagainya. maka diperlukan sejumlah input. Input tersebut ada yang langsung digunakan dan dirasakan oleh klien . jejaring pelayanan kesehatan dsb. Namun demikian seringkali kita tidak mengetahui besaran biaya yang dibutuhkan untuk kegiatan-kegiatan tersebut . alat kesehatan . Agar dapat menghasilkan jasa tersebut . Biaya adalah nilai dari sejumlah input yang dipakai untuk menghasilkan suatu produk ( output ) Dalam hal sarana pelayanan kesehatan primer . mebelair. sumbangan maupun dari klien. misalnya tenaga medis.

biaya pendidikan (diklat ) dsb . Gambaran Total Fixed Cost Behaviour ___________________________________________________________________________________ 2 .( Grafik 1) Misalnya : biaya menyewa gedung.JENIS.biaya mebelair TOTAL FIXED COST BEHAVIOUR 2500000 2000000 1500000 COST 1000000 500000 0 0 5 10 15 20 JML PRODUK 25 30 35 40 45 Grafik 1. Biaya ini tetap harus dikeluarkan terlepas dari persoalan apakah pelayanan yang diberikan atau tidak.JENIS BIAYA • Biaya tetap (fixed cost) dan Biaya tidak tetap ( variable cost ) Biaya tetap adalah biaya yang secara relatif tidak dipengaruhi oleh jumlah produk yang dihasilkan (output).dimana besarnya tidak berubah meskipun jumlah pasien hanya beberapa saja perhari .

rupiah. maka makin banyak pemeriksaan yang dilakukan. maka bila dilakukan pemeriksaan tekanan darah 5 klien maupun 45 klien . maka unit fixed costnya makin kecil seperti yang terlihat pada Grafik 2 di bawah ini.000.000. tetapi bika kita melakukan pemeriksaan 5 x. Gambaran Unit Fixed Cost Behaviour Pada Grafik 2 terlihat bahwa harga tensimeter bila kita melakukan 1 x pemeriksaan pengukuran tekanan darah adalah tetap Rp 2.000. fixed cost tetap walaupun jumlah produk bertambah.-/5 = ___________________________________________________________________________________ 3 . UNIT FIXED COST BEHAVIOUR 2500000 2000000 1500000 B IA Y A 1000000 500000 0 0 5 10 15 20 JML PRODUK 25 30 35 40 45 Grafik 2.000.Pada grafik 1 terlihat bahwa secara total .000.-. maka nilai tensimeter per kali pemeriksaan adalah Rp 2.000.000.000.. harga tensimeter tersebut tetap sebesar Rp 2.Namun demikian secara perpemeriksaan atau dikenal dengan unit fixed cost. misalnya bila harga tensimeter sebesar Rp 2.

Rp 400. • Biaya tidak tetap ( variable cost ) adalah biaya yang dipengaruhi oleh jumlah produk yang dihasilkan (output).-/20= Rp 100. maka total bertambahnya jumlah produk ( Grafik 3) variable cost akan bertambah dengan TOTAL VARIABLE COST BEHAVIOUR 450000 400000 350000 300000 250000 200000 150000 100000 50000 0 0 5 10 15 20 JML PRODUK B IA Y A 25 30 35 40 45 Grafik 3. bila 20 pemeriksaan.000.000. maka bila kita melakukan penyuntikan sebanyak 5 kali. maka nilai tensimeter per kali pemeriksaan adalah Rp 2. ___________________________________________________________________________________ 4 . misalnya harga 1 spuit disposable adalah Rp 10..000 x 5 = Rp 50.dst.000.000.dan seterusnya.000.-.. Gambaran Total Variable Cost Behaviour Pada Grafik 3 terlihat bahwa Total Variable Cost akan bertambah sejalan dengan bertambahnya jumlah produk. Misalnya : biaya Obat -obatan : besarnya akan berbeda bila jumlah klien sedikit dibandingkan dengan jumlah klien banyak ( Grafik 3 dan 4 ) Kebalikan dari fixed cost .-. total harga spuit tersebut adalah Rp 10.000.

karena biasanya pegawai mendapatkan gaji tetap . biasanya lebih dari satu tahun . Misalnya pembangunan gedung.alat kedokteran dsb.Selanjutnya adalah dengan unit Variable Cost. Nilai satu unit spuit disposable tetap tidak berubah walaupun adanya pertambahan spuit. jadi nilai 1 unit Variable Cost tetap walaupun jumlah produk bertambah ( Grafik 4 ) UNIT VARIABEL COST BEHAVIOUR 12000 10000 8000 COST 6000 4000 2000 0 0 5 10 15 20 JML PRODUK 25 30 35 40 45 Grafik 4. alat . kendaraan . Gambaran Unit Variable Cost Behaviour Bagaimana dengan gaji pegawai ? Gaji pegawai dapat berfungsi sebagai semi fixed cost/semi variable cost . o Biaya investasi dan Biaya operasional Biaya investasi adalah biaya yang kegunaannya dapat berlangsung dalam waktu yang relatif lama . Karena perhitungan biaya biasanya dilakukan untuk kurun ___________________________________________________________________________________ 5 . tetapi kemudian mendapat insentif/bonus yang berfluktuatif tergantung jumlah pasien yang dilayani.

misalnya biaya obat. air . administrasi.biaya reagen . masa pakai dan umur pakai barang (umur ekonomis. Biaya tidak langsung adalah biaya yang digunakan secara tidak langsung demi kelancaran pelayanan . ___________________________________________________________________________________ 6 .life time ) Rumusnya adalah : Annualized fixed cost ( AFc ) = IIC ( 1 + i ) t L Ket : • • • • IIC i t = Innitialized Investment Cost ( harga beli ) = laju inflasi = masa pakai L = perkiraan masa pakai ( life time ) Biaya operasional adalah biaya yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan - kegiatan dalam suatu proses produksi dan memiliki sifat “habis pakai” dalam kurun waktu relatif singkat biasanya kurang dari satu tahun. biaya bahan medis habis pakai. pemeliharaan . misalnya biaya alat tulis .telepon . bahan bakar . • Biaya langsung ( Direct cost ) dan Biaya tidak langsung ( Indirect cost ) Biaya langsung adalah biaya yang dikeluarkan pada unit yang langsung melayani klien atau biaya yang langsung untuk memberikan pelayanan .waktu setahun . listrik . biaya perjalanan dsb. pemasaran .Misalnya . transportasi dsb. maka biaya investasi dihitung disetahunkan dan disebut Annualized Investment Cost atau Annualized Fixed Cost dengan memasukkan nilai inflasi. obat. makanan .

Biaya satuan adalah biaya yang dihitung untuk satu satuan produk pelayanan yang diperoleh dengan cara membagi biaya total dengan jumlah produk. Rumusnya : Unit cost ( Uc) = Total cost ( Tc) / jumlah produk KOMPONEN BIAYA Setiap biaya terdiri dari berbagai komponen biaya yang biasanya terbagi dua yaitu biaya investasi dan biaya operasional. maka nilainya perlu ( AFc) Biaya operasional yaitu : • • • • • biaya/insentif pegawai biaya obat biaya alat dan bahan habis pakai biaya alat tulis kantor biaya rekam medik 7 ___________________________________________________________________________________ . Biaya investasi yaitu : • • • • • • • • disetahunkan biaya perijinan biaya gedung biaya kendaraan biaya alat medis dan nonmedis biaya pendidikan pegawai biaya /gaji pegawai biaya linen biaya sistem informasi manajemen Bila komponen tersebut berumur lebih dari satu tahun .• Biaya total ( Total cost ) dan Biaya satuan ( Unit cost ) Biaya total adalah jumlah total biaya tetap (fixed cost ) dan total biaya tidak tetap (variablel cost ).

Mendapatkan gambaran dan peramalan pendapatan sarana pelayanan kesehatan primer Seperti yang telah diterangkan sebelumnya .air.Mendapatkan gambaran mengenai unit/bagian yang merupakan “Pusat Biaya “ ( Cost center ) serta “Pusat Pendapatan” ( Revenue center “ ) . Ada beberapa cara proses ini sbb : ___________________________________________________________________________________ 8 . maka dalam analisis biaya akan dilakukan kegiatan pendistribusian biaya dari Pusat Biaya ke Pusat Pendapatan .Mendapatkan gambaran tarif dengan menggunakan “Break Even Point “ .Mendapatkan gambaran biaya pada tiap unit tersebut .• • • • • • • • • • • • biaya perjalanan biaya pemasaran/jejaring pelayanan kesehatan biaya bahan bakar biaya sistem informasi manajemen biaya telepon . listrik biaya pemeliharaan gedung biaya pemeliharaan alat medis biaya pemeliharaan alat nonmedis biaya pemeliharaan kendaraan biaya makanan biaya laundry dsb ANALISIS BIAYA Analisis biaya adalah suatu kegiatan menghitung biaya untuk berbagai jenis pelayanan yang ditawarkan . Tujuan analisis biaya adalah : .Mendapatkan gambaran biaya satuan pelayanan di sarana pelayanan kesehatan primer . baik secara total maupun perpelayanan per klien dengan cara menghitung seluruh biaya pada seluruh unit yang ada dimana biaya yang terdapat pada unit yang tidak menghasilkan produk ( pusat biaya ) didistribusikan kepada unit-unit yang menghasilkan produk dan menghasilkan pendapatan ( Pusat pendapatan ). baik biaya tetap ( “Fixed cost” ) atau biaya investasi yang disetahunkan maupun biaya tidak tetap ( “ Variable cost “ ) atau biaya operasional dan pemeliharaan .

masa pakai . Step Down Method adalah cara membagi biaya di Pusat Biaya ke Pusat Pendapatan melalui 2 tahap . masa pakai .Based Costing adalah cara analisis biaya berdasarkan aktivitas Alat bantu yang dibutuhkan untuk melakukan analisis biaya adalah : 1. Jumlah alat . masa hidup . Data inventaris peralatan non medis : Jenis alat. Activity. masa pakai . baru dialokasikan ke Pusat Pendapatan dengan dasar pembobotan .harga satuan . 4. masa hidup . 2. baru pada langkah ke dua dilakukan alokasi dari Pusat Biaya ke Pusat Pendapatan. Unit kerja lain dan % waktu yang digunakan di Unit kerja lain tersebut 5. tahun beli. dibangun tahun .harga satuan . Gaji dan Insentif 4. masa pakai. yaitu mula-mula dilakukan alokasi antar Pusat Biaya ke Pusat Biaya lain dan Pusat Pendapatan . Data inventaris peralatan medis : Jenis alat. kemudian biaya yang diterima Pusat Biaya di bawahnya digabung dengan biaya asli Pusat Biaya tersebut . masa hidup . biaya dan AFc 6. Data gedung : luas lantai masing-masing unit yang ada. Data kepegawaian : Nama pegawai . Data bahan habis pakai nonmedis : di unit-unit baik di Pusat Biaya maupun Pusat Pendapatan ___________________________________________________________________________________ 9 . Data inventaris kendaraan : Jenis kendaraan. Masa kerja. Total biaya dan Afc 7. tahun beli. Jabatan . Total biaya dan Afc 8. Informasi mengenai struktur organisasi sarana pelayanan kesehatan primer dan unitunitnya 2. 3. Unit kerja pokok dan % waktu yang digunakan di Unit kerja pokok tersebut . Data unit kerja pegawai : Nama pegawai . Data biaya obat dan bahan medis habis pakai : di unit-unit yang berfungsi sebagai Pusat pendapatan 10.harga satuan . tahun beli. pendidikan. Total biaya dan Afc 9. Jumlah kendaraan . Double distribution adalah cara membagi biaya dari Pusat Biaya ke Pusat Pendapatan melalui 2 tahap .1. Informasi mengenai unit mana yang menjadi Pusat biaya dan mana yang Pusat Pendapatan 3. masa hidup . Jumlah alat . Simple distribution adalah cara langsung membagi habis biaya di unit-unit Pusat Biaya ke Unit Pusat Pendapatan berdasarkan bobot tertentu. unit kerja. yaitu mula-mula dilakukan alokasi antara Pusat Biaya ( disusun mulai dari unit dengan biaya tertinggi sebagai unit yang memberi biaya ke Pusat biaya lain ) .

Tentukan unit mana yang menjadi Pusat Biaya (“Cost Center” ) dan Pusat Pendapatan ( “ Revenue Center “ ) Dari point 2. misalnya ruangan kepala. maka dibutuhkan struktur/bagan organisasi atau denah ruangan sarana pelayanan kesehatan primer yang ada . Listrik . Setelah diketahui data tersebut diatas .11. dll Langkah-langkah analisis biaya adalah : 1. Susunlah daftar ruangan-ruangan ___________________________________________________________________________________ 10 . Air . Identifikasi jenis pelayanan/unit yang ada di sarana pelayanan kesehatan primer Untuk mengerjakan langkah ini . tentukan ruangan mana yang menghasilkan uang ( Pusat pendapatan ) dan ruang mana yang menjadi Pusat Biaya. ruangan staf. Ruang pendaftaran . 3. Ruang pemeriksaan otot saraf dsb. Data biaya pemeliharaan gedung Data biaya pemeliharaan peralatan medis Data biaya pemeliharaan peralatan nonmedis Data biaya umum misalnya telepon . 12. 14. maka ditentukan asumsi-asumsi untuk melakukan pendistribusian yaitu : Biaya gedung : luas lantai Biaya peralatan medis : proporsi /perbandingan Rp perunit Biaya peralatan nonmedis : proporsi/perbandingan Rp perunit Gaji pegawai : jumlah pegawai Biaya kendaraan : jumlah pegawai Biaya air : jml wastafel Biaya listrik : jumlah titik lampu/watt Biaya telepon : jumlah pegawai Biaya pemeliharaan gedung : luas lantai Biaya pemeliharaan peralatan medis : proporsi/perbandingan Rp per unit Biaya pemeliharaan peralatan non medis : proporsi/perbandingan Rp per unit Dll 2. Ruang pemeriksaan daya tahan jantung paru . 13.

Untuk menghitung Biaya satuan ( Unit Cost ) . Dari kegiatan l ini didapatkan 3 hasil biaya asli yaitu biaya asli peralatan medis dan biaya asli peralatan nonmedis serta biaya gedung. maka dibutuhkan informasi lain yaitu jenis-jenis pelayanan /pemeriksaan (produk) yang dihasilkan di sarana pelayanan kesehatan primer misalnya : pemeriksaan EKG . Hitung dengan biaya operasional lain dan pemeliharaan untuk 1 tahun Seluruh biaya operasional dan pemeliharaan dihitung . Jumlahkan biaya total masing-masing Pusat Pendapatan yang meliputi investasi . Biaya asli adalah biaya yang ada di Pusat Biaya dan Pusat pendapatan yang bersangkutan . peralatan medis dan nonmedis yang ada atau yang akan dibeli ( alat investasi ) dan menentukan masa pakai dan masa hidupnya serta hitung Annualizad fixed cost nya. sayap kiri adalah ruangan yang menjadi Pusat Biaya dan sayap kanan adalah yang menjadi Pusat pendapatan. pemeriksaan fisik.tersebut sedemikian rupa sehingga . Inventaris gedung . Dengan menggunakan metoda distribusi “ganda” dilakukan pendistribusian masing masing biaya investasi dan operasional . Distribusi dilakukan 2 kali yaitu : Yang pertama adalah dari unit Pusat Biaya ke Pusat Biaya yang lain dan Pusat pendapatan dimana dasar pembobotannya/ alokasi biaya dari satu unit ke unit lainnya menggunakan asumsi dasar pada point 1). 6. Inventaris pelayanan kesehatan . 4. yang akan diberikan kepada masyarakat Daftar ini dibutuhkan untuk penghitungan biaya tidak tetap ( “variable cost ‘ ) 5. kalau memungkinkan di masing-masing unit baik Pusat Biaya maupun Pusat pendapatan . Setiap Pusat biaya dan Pusat pendapatan diinventaris biaya investasi (Afc) sehingga didapatkan Biaya asli masing-masing peralatan yang ada di Pusat-Pusat tersebut . Dari hasil kegiatan ini didapat adanya biaya asli dan biaya hasil distribusi I Yang kedua adalah dari unit Pusat Biaya langsung ke Pusat Pendapatan. ___________________________________________________________________________________ 11 . pemeriksaan laboratorium dsb. Bila tidak memungkinkan dapat digunakan beberapa alternatif : Menghitung total biaya operasional dan pemeliharaan yang nantinya akan Mengasumsikan kebutuhan biaya operasional dan pemeliharaan yang juga dilakukan distribusi sesuai dengan pembobotan nantinya akan dilakukan distribusi sesuai dengan pembobotan 7. Dari hasil ini didapat adanya biaya asli . biaya hasil distribusi I dan biaya hasil distribusi II 8. operasional (termasuk pemeliharaan) sehingga didapatkan Biaya total (Total cost ) 9.

misalnya Ruang pemeriksaan hanya untuk memeriksa .gel. Test Treadmill : Kertas EKG.: kertas EKG. tes Bangku. Biaya total yang telah dihitung langsung dibagi dengan jumlah /volume pemeriksaan selama setahun . tissue.tisu.000.000. Sebagai contoh : Pemeriksaan yang dilakukan di ruangan tersebut selama tahun 2006 adalah : 1. karet pengikat. Test Treadmill 5. gel. gel. misalnya Ruang pemeriksaan menghasilkan produk : pemeriksaan EKG . Test ergometer sepeda: Kertas EKG.Rincian biaya medis habis pakai dan bahan habis pakai masing-masing tindakan adalah : a. Test bangku 24.e. Pemeriksaan EKG 2. kertas printer = Rp 24.plester = Rp 108. maka untuk mendapatkan Biaya satuan ( unit cost ) .000 d.000. alcohol dilakukan 2 x = Rp ___________________________________________________________________________________ 12 . Pemeriksaan EKG b. Test bangku 4.alcohol= Rp 36. Test ergometer sepeda : 300 tindakan Adapun biaya keseluruhan adalah Rp 150. elektroda. Spirometri : 750 tindakan : 60 tindakan : 300 tindakan : 300 tindakan = Biaya satuan 3.tisu.tisu.alcohol = Rp 12. Dasar pembobotannya adalah biaya medis habis pakai dan bahan habis pakai ( variable cost ). gel.000 c.000 : kertas EKG.10. tes Treadmill dan pemeriksaan Spirometer maka penghitungan Biaya Satuan menggunakan Relative Value Unit . Rumusnya = Biaya Total ___________ Jumlah pemeriksaan setahun Bila suatu unit/ruangan di sarana pelayanan kesehatan primer menghasilkan produk yang heterogen (bermacam-macam) . Tes ergometer sepeda .000. Spirometri : tabung kertas disposable. Bila suatu unit/ruangan di sarana pelayanan kesehatan primer menghasilkan produk yang homogen .

000.000 = Rp22.751.465 /300 = Total cost Rp 22.425 /300 = = Rp 53.425 Rp 17.254.290 Rp 26.000.205 / 300 = ___________________________________________________________________________________ 13 .335 Rp 3.254.Bobot dan besaran output tindakan dikalikan dengan hasil sbb : Jenis tindakan output Rincian biaya habis pakai Pemeriksaan EKG Test bangku Test ergometer sepeda Test Treadmill Spirometri Jumlah 750 60 300 300 300 1710 1 2 3 9 2 RVU = output X rincian biaya habis pakai 750 120 900 2700 600 5070 Jadi Total cost dan Unit Cost masing-masing tindakan adalah : Jenis tindakan Pemeriksaan EKG Test bangku Test ergometer sepeda Test Treadmill Spirometri 1800/5070 x Rp 150.627.189.000 = Rp 17.171 Rp 88.290/60 = 900/5070 X Rp 150.171 600/5070 x Rp 150.000 = Rp 26.000.550.000.000 Rp 53.189.335 /750 = 120/5070 X Rp 150.000.514 Rp 59.205 Unit Cost Rp 29.585 Rp 59.751.627.000 = Rp 3.550.757 750/5070 X Rp 150.465 Rp 177.

Biaya ketidakpastian : 6. b. a. maka sangat perlu diketahui sumber-sumber biaya yang dapat menunjang kegiatan sarana pelayanan kesehatan primer .lain 2. Secara umum sumber utama biaya kesehatan adalah Pemerintah dan Non Pemerintah. d.Penentuan biaya total sangat penting diketahui untuk kelangsungan hidup sarana pelayanan kesehatan primer. 1. b. c. a. Biaya pengembangan kegiatan : 4. Profit SUMBER BIAYA Untuk kelangsungan hidup sarana pelayanan kesehatan primer . a. Biaya bertahan dalam kegiatan : 3.modal biaya tuntutan hukum politis lain . Pemerintah : 14 ___________________________________________________________________________________ . b. c. b. c. Biaya pelaksanaan kegiatan : a. b. biaya langsung dan tidak langsung layanan biaya tagihan yang tidak dilunasi pasien tidak mampu discount Modal kerja Pengembangan SDM dan penelitian Peremajaan investasi Pengadaan teknologi baru Biaya perubahan layanan Biaya pengadaan layanan baru Bunga pinjaman Pengembalian pinjaman pokok. a. d. Biaya pengembalian kapital/investasi : 5. maka kita juga perlu mempertimbangkan kebutuhan biaya lain yaitu dengan pendekatan “Total Financial Requirement “ yaitu suatu pendekatan dengan memperhitungkan kebutuhan biaya secara total yaitu : 1. Setelah dilakukan analisis biaya .

Sumbangan d. Pemerintah Pusat : APBN .0 dan sisa unit costnya dibebankan ke pemeriksaan Treadmill.000. Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota : APBD Daerah 2.Subsidi silang antar pelayanan . Pemerintah Propinsi : APBD Propinsi c.Pesaing yang dapat memberikan jenis pelayanan yang sama seperti SARANA unit cost pemeriksaan PELAYANAN KESEHATAN PRIMER 5. yang diukur dengan “Ability to Pay” dan ___________________________________________________________________________________ 15 . oleh sebab itu dipertimbangkan unit costnya menjadi Rp 20. makin banyak produk yang dijual kemungkinan tarif yang diberlakukan makin rendah ( pengaruh komponen biaya tetap / Fixed cost ) 2. misalnya dari perhitungan EKG adalah sebesar Rp 29. Asuransi kesehatan c. yaitu : Total cost ( Total biaya ) = Total revenue ( Total pendapatan ) atau Total Fixed Cost + Total Variable Cost = Tarif x jumlah produk Atau Unit Cost X jumlah produk = Tarif X jumlah produk Secara umum unit cost tidak selalu sama dengan tarif. Perusahaan swasta : Biaya kesehatan karyawan b. Biaya kesehatan yang dikeluarkan oleh masyarakat PENYUSUNAN TARIF Simulasi tarif merupakan kegiatan setelah diperoleh informasi mengenai biaya satuan di sarana pelayanan kesehatan primer.Tingkat kemampuan masyarakat “Willingness to pay” 4.Adanya pertimbangan-pertimbangan lain dengan menggunakan Total financial requirement 3.585. tidak mungkin di Bandung dihargai sedemikian . Non Pemerintah : a. Perkiraan jumlah produk yang akan terjual setahun.a. Bantuan dan Pinjaman Luar Negeri b. Mahal. Break even point . Beberapa pertimbangan untuk penetapan tarif adalah : 1.

Menurut kontraktor .perpasangnya ..perbuahnya .Tensimeter dan stetoskop sebnayak 3 pasang seharga Rp 2. Hitunglah Total cost dan unit cost pemeriksaan Ergometer sepeda dengan informasi untuk tahun 2003 sebagai berikut : .Peralatan medis yang ada dibeli tahun 2002 sbb : .000. Pada tahun 2003 dilakukan analisa biaya gedung tersebut .Ergometer sepeda sebanyak 3 buah seharga Rp 25.Meja sebanyak 3 buah seharga Rp 750..perbuahnya .000.000. Biaya total pemeriksaan spirometer setahun sebesar Rp 10.000.___________________________________________________________________________________ 16 . Harga satuan perkali pemeriksaan spirometer adalah Rp 10.LATIHAN 1..000.perbuahnya . Berapa jumlah pemeriksaan spirometer yang dilakukan selama 1 tahun tersebut ? 4.Air conditioner sebanyak 1 buah seharga Rp 4.Ruangan pemeriksaan mempunyai luas 24 m2 . Laju inflasi saat itu adalah 10 % .perbuahnya ..000. Hitunglah berapa besar biaya gedung pada tahun 2003 tersebut ? 2.000.000.000..000.. Sarana Pelayanan Kesehatan Primer dibangun oleh pemerintah daerah seluas 1000m2 pada tahun 2000. dibangun tahun 2001 dengan biaya Rp 1.000.Tempat tidur sebanyak 1 buah seharga Rp 1.000.Kursi sebanyak 6 buah seharga Rp 300.000.000..-/ m2 .Heart Rate Monitor sebanyak 3 buah seharga Rp 2. gedung tersebut dapat digunakan selama 25 tahun .000 .000. Biaya pembangunan pada saat itu adalah Rp 1.000 perbuahnya Peralatan nonmedis yang ada dibeli tahun 2002 sbb : . Sarana Pelayanan Kesehatan mendapatkan alat Treadmill pada tahun 2000 seharga Rp 400..ECG exercise sebanyak 3 buah seharga Rp 40.000 perbuahnya .000. Umumnya masa hidup alat tersebut adalah 5 tahun .000..000/m2 .000. Laju inflasi saat itu adalah 10 % .. Hitunglah biaya alat treadmill tersebut tahun 2003 ! 3.000.

Jumlah pemeriksaan Ergometer sepeda tahun 2002 adalah sebulan 100 pemeriksaan DAFTAR PUSTAKA 1.000. HornGreen .. and Hall. .McGRAW-Hill. Prentice ___________________________________________________________________________________ 17 . Cost Accounting.D. Management Accounting in Health Care Organizations. and Kimmel.000. Foster. 2005 5.1992 3. Hicks.Jossey-Bass. kertas-kertas . W.Keseluruhan insentif pegawai Rp 4. USA.. Inc.000.P. listrik . Weygandt.D.000.John Wiley & sons. R.000. Managerial Accounting. Pelatihan Perencanaan dan Penganggaran Kesehatan Terpadu .USA.. Jakarta 2.J. gel dsb ) Rp 5.- Keseluruhan biaya operasional selama 1 tahun (termasuk kertas ECG.Inc. Young. Hilton.500.2003. Activity-based Costing for Small and mid-sized Businesses.. Datar. 1997 . Biro Perencanaan Depkes RI. A Managerial Emphasis. Accounting Principles 7th ed.John Wiley & Sons.- - Keseluruhan biaya pemeliharaan selama 1 tahun adalah Rp 1.fourth Ed. 1999 4.2003 6.DW.San Fransisco. Kieso.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful