Wawancara

Oleh : Hanibal W Y Wijayanta

Apa Itu Wawancara?
• Tanya Jawab antara wartawan dengan narasumber dengan tujuan untuk mendapatkan penjelasan, keterangan, kesaksian, dan komentar dalam suatu masalah tertentu • Salah satu pekerjaan utama setiap wartawan • Perlu ketrampilan dan penguasaan masalah yang cukup sebelum mewawancarai seseorang • Untuk mendapatkan quotation/kutipan/sound bite yang paling kuat

Untuk Apa Wawancara?
• Untuk mendapatkan informasi tangan pertama tentang suatu masalah dari narasumber yang tepat dan kredibel • Untuk merekonstruksi sebuah peristiwa • Untuk mendapatkan gambaran yang benar tentang suatu masalah • Untuk menjelaskan duduk masalah antara dua pihak yang saling bersengketa • Untuk mendapatkan komentar, analisis dan pandangan orang di luar konflik

Siapakah Narasumber Itu?
• 2. Pihak yang paling tepat, paling tahu dan paling layak diwawancarai karena terlibat sebuah peristiwa Orang Pertama

a.

b. c.

Pelaku utama sebuah peristiwa Orang yang terlibat langsung dalam sebuah peristiwa Dua fihak yang saling bersengketa Saksi mata Pihak yang terkena dampak langsung sebuah peristiwa

3.

a. b.

Orang Kedua

4. 5.

Sumber Formal Orang Ketiga

Jenis-Jenis Wawancara
• A. Wawancara Cegat / Doorstop Interview • B. Wawancara Per Telepon • C. Wawancara Reguler • D. Wawancara Khusus

• A. Wawancara Cegat / Door-stop Interview
• Disebut doorstop interview karena biasa dilakukan ketika narasumber keluar dari ruangan pribadi/tertutup ke ruang publik • Biasanya narasumber sulit ditemui dan enggan memberikan keterangan formal • Waktu sangat singkat, dan pertanyaan pun terbatas sehingga perlu kecepatan, ketepatan dan kecerdasan dalam bertanya • Umumnya hanya untuk mencari kutipan penting • Biasanya tanya jawab

• B. Wawancara Per Telepon
• Waktu wawancara tergantung ketersediaan waktu narasumber dan kepandaian reporter dalam bertanya, • Reporter tak bisa melihat ekspresi narasumber ketika mengomentari masalah yang ditanyakan • Sebaiknya hanya dilakukan pada narasumber yang sudah dikenal benar kredibilitasnya, narasumber di posisi yang sangat jauh, mengecek kebenaran peristiwa, atau untuk mengklarifikasi masalah jika narasumber tak mau ditemui secara langsung

• C. Wawancara Reguler
• Bentuk temu muka dengan narasumber secara langsung • Untuk mendalami materi berita, konfirmasi dan untuk mendapatkan quotation yang menarik • Perlu persiapan yang memadai sebelum wawancara, dan perlu kecerdasan saat bertanya

• D. Wawancara Khusus
• Reporter harus mempersiapkan pertanyaan, informasi, dan latar belakang masalah yang akan ditanyakan • Waktu tergantung kesepakatan reporter dan narasumber • Latar belakang narasumber juga penting untuk melancarkan proses wawancara • Perlu kemampuan bertanya yang taktis, dan pemahaman yang cukup dalam tentang masalah yang ditanyakan

Beberapa Kaidah Wawancara
• On The Record • Off The Record
– Semua keterangan dan wawancara dengan narasumber boleh dimuat atau ditayangkan – Semua atau sebagian wawancara dengan narasumber sama sekali tidak boleh ditayangkan – Narasumber tidak mau namanya dikutip

• Sumber Anonim

• Background Information

– Semua atau sebagian wawancara dengan narasumber untuk melengkapi latar belakang peristiwa

Kiat-Kiat Wawancara
• Jangan pernah mewawancarai seseorang dengan kepala kosong • Bertanya dengan skeptis, kritis namun taktis • Jangan sok tahu dan jangan memotong keterangan narasumber • Hargai dan rebut kepercayaan narasumber jika ia meminta beberapa materi harus off the record • Kredibilitas wartawan tergantung mutu pertanyaan • Pengetahuan tentang latar belakang dan biodata narasumber akan memperlancar wawancara • Meski seolah tidak penting, kerapian, dan kesopanan kadang menjadi faktor penentu saat wawancara

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful