Check List Psikiatri No Anamnesis 1 2 3 Mengucapkan salam dan memperkenalkan diri Menanyakan identitas pasien : nama, umur, jenis

kelamin, alamat, status, pekerjaan, pendidikan, agama, no rekam medis Menanyakan keluhan utama Riwayat penyakit sekarang a. Onset b. Kuantitas c. Kronologis 4 d. Faktor presipitasi e. Keluhan tambahan f. Fungsi jiwa Afek emosi, Proses berpikir, Persepsi, Kemauan g. Riwayat pengobatan Riwayat penyakit dahulu 5 a. Keluhan sebelumnya b. Faktor organik c. Resiko masa prenatal dan perinatal 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Riwayat penyakit keluarga Perkembangan dan sosial Riwayat pribadi, sosial, dampak gejala pada hidup pasien Menanyakan faktor premorbid Pemeriksaan Status Psikiatri Kesan umum Kontak (verbal / non verbal) Kesadaran (orientasi, atensi, dan memori) Afek emosi Proses berpikir (arus, isi pikiran) Inteligensi Persepsi (halusinasi, ilusi, derealisasi) Kemauan Psikomotor, memori dan orientasi Diagnosis Multiaksial Aspek yang dinilai Skor 0 1 2 3

kondisi lain yang menjadi fokus perhatian.18 19 20 21 22 23 24 Aksis I (gangguan klinis. klinis) Aksis II (gangguan kepribadian dan retardasi mental) Aksis III (kondisi medik umum) Aksis IV (masalah terkait keluarga) Aksis V (GAF scale) Memberikan terapi farmakologis atau non farmakologis Merujuk pasien .

delusion of control. alkohol. pencetus. ↓ nafsu makan. sulit konsentrasi. penyebabnya Sering bicara sendiri Ketakutan Percobaan bunuh diri walaupun sebelumnya sangat bersemangat Nyeri perut. perilaku. penyakit organik Onset. kehidupan seharihari terganggu 4 Faktor resiko Peristiwa berat. menangis tanpa sebab yang jelas Onset. 3 Penjabaran penyakit pesimis. rasa bersalah. gangguan organik (-) Pencetus.No Anamnesis STEP Depresi Skizofrenia Paranoid Gangguan Ansietas Gangguan Bipolar Gangguan Somatoform PTSD Usaha bunuh diri. kembung seperti tertusuk sejak 1 tahun lalu Onset. Riwayat Peristiwa berat. perilaku. sering terbangun pada malam hari. halusinasi. penurunan nafsu makan) Riwayat zat psikoaktif. perilaku. penyakit kronis. vegetatif symptom (gangguan BB. BAK dan mestruasi) Reproduksi (menstruasi) Neurologi Depresi cemas (sedih. gangguan afek. waham. drugs Perubahan emosi. mimpi buruk telah dirasakan 6 bulan Onset. Sudden/progresif 2 Perjalanan penyakit Onset Onset. penyebab. hambatan. diare) Perubahan emosi. stress psikososial. Sudden/progresif Perubahan emosi. rasa bersalah. halusinasi. penyerta. . Sudden/progresif sifatnya. ide bunuh diri. ↓ nafsu makan. gangguan tidur. Sulit tidur. lokasinya (nyeri minimal 4 tempat) GI (mual-muntah. keterlibatan sosial. Thought echo. intensitas. penurunan kepercayaan diri. mengurung diri di 1 Keluhan utama kamar. keluhan fisik.

atau pendidikan (+/-). masa anak (+/-). kehidupan berkeluarga. persepsi pasien tentang dirinya Nama. efek samping psikososial. riwayat sekolah pernikahan. efektivitas. dosis. keadaan sekarang. persepsi pasien tentang dirinya Nama. efek samping. pernikahan. cara pemberian. perinatal. dosis. efektivitas. drugs. pernikahan. pendidikan. dosis. lama 8 Riwayat pengobatan pemberian. riwayat sekolah (+/-). efektivitas. masa anak akhir (12 – 18 tahun) Pekerjaan. cara pemberian. episode manik (+/-) (+/-). pendidikan. efek samping Nama. masa anak (1 – 3 tahun). riwayat Prenatal. episode manik (+/-) 5 Riwayat penyakit dahulu . lama pemberian. masa anak (1 – 3 tahun). Kepribadian saat 7 Riwayat hidup pasien kecil. cara pemberian. lama pemberian. kehidupan berkeluarga. post partum (+/-). pendidikan. lama pemberian.alkohol. penyakit kronis Prenatal. kehidupan berkeluarga. efek samping Nama. keadaan sekarang. dosis. pola asuh pertengahan (4 – 11 tahun. masa anak (1 – 3 6 Riwayat keluarga/kehidupan pasien tahun). cara pemberian. cara pemberian. penggunaan zat psikoaktif Prenatal. perinatal. efektivitas. masa anak akhir (12 – 18 tahun) Pekerjaan. dosis. lama pemberian. masa anak pertengahan (4 – 11 tahun. efek samping Kepribadian saat kecil. persepsi pasien tentang dirinya Nama. pola asuh (+/-). keluarga. masa anak akhir (12 – 18 tahun) Pekerjaan. perinatal. masa anak pertengahan (4 – 11 tahun. keadaan sekarang. efektivitas.

orang Halusinasi Memori. keinginan bunuh diri. kesadaran. daya konsentrasi Bentuk. eye contact. rapport. rapport. tingkah laku dan bicara Waktu. rapport. rapport. afek/mood. jalan. isi (waham curiga) Penampilan. 14 Mood kurang percaya diri. tempat. afek/mood. daya konsentrasi Obsesi. kesadaran. kesadaran. kesadaran. kebersihan. hilang minat. orang Halusinasi auditorik Penampilan. mudah lelah. kebersihan. kebersihan. orang Halusinasi Memori. tingkah laku dan bicara Waktu. afek/mood. kebersihan. hilang minat. tempat. afek/mood. tingkah laku dan bicara Baik (+/-) (+/-) . rasa bersalah Depresi. jalan.MRS Pemeriksaan Status Mental Penampilan. raut wajah. afek/mood. rapport. Delusi 13 Pikiran paranoid. orang Halusinasi (-) Baik Penampilan. raut wajah. isi (waham) Depresi. raut wajah. merasa masa depan suram Melakukan gerakan Melakukan gerakan Melakukan gerakan berulang-ulang yang tidak berulang-ulang yang tidak berulang-ulang yang tidak Normal (+/-) Penampilan. kebersihan. mudah lelah. eye contact. eye contact. tingkah laku dan bicara 10 11 12 Orientasi Persepsi Fungsi kognitif Waktu. tempat. eye contact. waham. merasa masa depan suram Melakukan gerakan 15 Psikomotor berulang-ulang yang tidak Bentuk. kesadaran. tingkah laku dan bicara Waktu. 9 Observasi eye contact. raut wajah. kurang percaya diri. raut wajah. tempat.

Gangguan fobia Gangguan afektif bipolar episode manik dengan gejala psikotik Gangguan afektif bipolar episode campuran PTSD Gangguan campuran ansietas dan depresi Diagnosis Kerja Gangguan ansietas Gangguan . Zung depression scale ventrikel 3 PET : penurunan aktivitas metabolisme pada lobus frontalis Gangguan afektif bipolar episode depresi dengan gejala psikotik Episode depresi Diagnosis Diferensial berat tanpa gejala psikotik Skizofrenia paranoid. PTSD.terkendali 16 Insight of illness Pemeriksaan Fisik 17 18 Persilakan berbaring Cek vital sign dan periksan fisik sesuai keluhan General General dan neurologis General dan neurologis Masalah kejiwaan lain terkendali Masalah kejiwaan lain (-) terkendali Masalah kejiwaan lain (-) terkendali Masalah kejiwaan lain (-) General MRI : pembesaran General General Hamilton rating Pemeriksaan Penunjang scale. Skizoid Gangguan ansietas.

5 mg Psikoterapi suportif Sosioterapi Konsultasi psikiatri Alprazolam 0.5 mg 2 x/hari Psikoterapi (ventilasi. konseling. Aksis III Masalah keluarga (+) GAF scale 60 – 51 Fluoxentine 20 mg 1 – 2 kali/hari ATAU Amitriptilin Tatalaksana 25 mg 3 – 4 kali/hari Cognitif behaviour therapy Psikoterapi Prognosis Dubia ad bonam Dubia ad bonam Dubia ad bonam Dubia ad bonam Haloperidol 1.5 mg 3 x ½ tab Psikoterapi suportif (ventilasi. dan masa nifas Aksis IV Aksis V GAF scale 30 – 21 Masalah keluarga (+) GAF scale 20 – 11 Trauma saat perang GAF scale 60 – 51 Fluoksetin tab 20 mg 2 x/hari Alprazolam tab 0.somatisasi Gangguan afektif Episode depresi Aksis I berat tanpa gejala psikotik Skizofrenia paranoid bipolar episode depresi berat dengan gejala psikotik Gangguan Aksis II Gangguan kepribadian cemas kepribadian emosional tidak stabil Kehamilan. konseling. sosioterapi) Valproat 20 – 30 mg/kg/hari Psikoterapi Okupasional terapi Konsultasi psikiatri Fluoksetin tab 20 mg 2 x/hari kelahiran anak. sosioterapi) Dubia ad bonam Gangguan kepribadian cemas PTSD .