PERCOBAAN NYALA API

I. TUJUAN Mengenal sifat logam alkali serta alkali tanah, meliputi warna nyala yang menjadi ciri khansnya masing-masing. II. LANDASAN TEORI Ciri khas dari logam alkali dan alkali tanah merupakan reaktivitasnya yang cukup besar dan unumnya larut dengan mudah di dalam air dan membentuk basa kuat. Larutanlarutan tersebut dapat dijadikan bahan percabaan dari reaksi nyala api dan akan memberikan warna nyala yang khas. III. ALAT DAN BAHAN A. Alat 1. Gelas kimia 2. Tang krus 3. Kawat nikrom 4. Pembakar spirtus B. Bahan 1. Larutan HCl pekat dan encer 2. Larutan NaCl 3. Larutan KCl IV. CARA KERJA 1. Celupkan ujung kawat nikrom yang pijar kedalam larutan HCl encer untuk membersihkan kawat tersebut 2. Bakar kawat tersebut, lalu celupkan ke larutan HCl pekat 3. Kemudian celupkanlah ujung kawat tersebut kedalam larutan senyawa NaCl , dan bakar diatas api, amati perubahan warna api yang terjadi 4. Dengan cara yang sama, ulangi percobaan bagi senyawa : KCl, CaCl2, SrCl2 dan BaCl2 V. HASIL PENGAMATAN No. 1. 2. 3. 4. 5. Rumus Kimia NaCl KCl CaCl2 SrCl2 BaCl2 Nama Senyawa Nartrium Klorida Kalium Klorida Kalsium Klorida Stronsium Clorida Barium Klorida Warna Nyala Kuning Ungu Orange Merah Hijau 4. Larutan CaCl2 5. Larutan SrCl2 6. Larutan BaCl2 5. Kertas Ampelas 6. Labu erlenmeyer 7. Kaca kobalt

Tuliskan hasil reaksi berikut dan setarakan Jawab: a. Dimana. 2Mg(s) + O2(g)  2MgO(s) b. ketika suatu atom atau molekul menyerap suatu radiasi maupun energi akibat proses pembakaran (oksidasi) maka elektron pada kulit terluar atom tersebut akan tereksitasi ke keadaan yang lebih tinggi energinya. Pada keadaan energi tinggi. PERTANYAAN 1. Perbedaan ini berhubungan erat dengan peristiwa penyerapan energi atau radiasi oleh suatu atom atau molekul. Besarnya lompatan atau perpindahan elektron dari segi energi bervariasi dari satu logam ke non logam lainnya. Hal ini dapat ditujukkan dari warna nyala atomatom logam yang mampu meneyerap radiasi cahaya didaerah sinar tampak. bahwa perbedaan warna nyala dapat dijelaskan dengan cara menghubungkannya dengan perbedaan jumlah elektron yang dimiliki oleh setiap atom atau molekul yang diuji. 2Mg(s) + CO2(g)  2MgO(s) + C(g) VII. Ini berarti bahwa setiap logam yang berbeda akan memiliki pola warna spektra yg berbeda sehingga warna nyala berbeda satu sama lain. KESIMPULAN Kesimpulan dari percobaan yang telah kami lakukan. Mengapa unsur-unsur yang berbeda mempunyai warna nyala yang berbeda pula? Jawab: Hal ini dikarenakan warna nyala yang dhasilkan dari pergerakan elektron didalam ionion logam yang terdapat dalam senyawa oleh perpindahan elektron perpindahan elektron sehingga dapat menghasilkan spektrum garis yang berbeda warna.VI. Mg(s) +2 H2O(l)  Mg(OH)2(s) + H2(g) c. HCl(aq) + NaHCO3(s) NaCl(aq) + H2O(g) + CO2(g) d. atom logam tersebut sifatnya tidak stabil sehingga mudah kembali ke keadaan semula (berenergi rendah) dengan cara memancarkan energi yang diserapnya dalam bentuk cahaya. . 2. Besarnya energi yang diserap atau yang dipancarkan oleh setiap atom unsur logam bersifat khas. Warna yihasilkan merupakan kombinasi dari semua warna individual.