%

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Fisika merupakan ilmu yang mempelajari gejala alam yang tidak hidup atau materi dalam lingkup ruang dan waktu. Para fisikawan atau ahli fisika mempelajari perilaku dan sifat materi dalam bidang yang sangat beragam, mulai dari partikel submikroskopis yang membentuk segala materi (fisika partikel) hingga perilaku materi alam semesta sebagai satu kesatuan kosmos. Beberapa sifat yang dipelajari dalam fisika merupakan sifat yang ada dalam semua sistem materi yang ada, seperti

hukum kekekalan energi. Fisika membahas beraneka ragam sistem dan beberapa teori yang digunakan secara keseluruhan dalam ilmu ini, bukan di satu bidang saja. Setiap teori ini diyakini benar adanya. ontohnya seperti teori mekanika

klasik dapat menjelaskan pergerakan benda dengan tepat, asalkan benda ini lebih besar daripada atom dan bergerak dengan kecepatan jauh lebih lambat daripada kecepatan cahaya. Salah satu subtopik utama dari mekanika klasik yaitu mekanika fluida. !ekanika fluida merupakan salah satu disiplin ilmu bagian dari bidang mekanika terapan yang mengkaji perilaku dari "at#"at cair dan gas dalam keadaan diam maupun bergerak. Bidang mekanika ini mencakup berbagai persoalan yang sangat ber$ariasi, seperti misalnya fenomena aliran#

.

aliran darah di saluran kapiler tubuh sampai aliran minyak pada pipa yang panjangnya bermil#mil. &unia teknik tidak akan pernah lepas atau bebas dari keberadaan "at cair atau fluida. !aka dari itu perlu diketahui prinsip#prinsip mekanika fluida lainnya yang digunakan dalam kehidupan sehari#hari seperti halnya mekanika fluida pada bola golf. &iharapkan mekanika fluida mampu menjelaskan pengaruh cekungan#cekungan pada permukaan bola golf terhadap jauhnya lontaran bola tersebut. Berdasarkan hal tersebut, penulis membuat makalah ini dengan mengangkat judul 'Pengaruh ekungan# ekungan Pada Permukaan Bola

(olf )erhadap *auhnya +ontaran Bola,

1.2 Tujuan Penelitian %. -ntuk mengetahui pengaruh cekungan#cekungan pada permukaan bola golf terhadap jauhnya lontaran bola. .. -ntuk mengetahui lintasan gerak bola golf yang melengkung menyerupai bentuk pisang. /. -ntuk mengetahui parameter#parameter yang menyebabkan lintasan gerak bola golf. 0. -ntuk mengetahui fenomena fisika dan gaya#gaya yang terjadi pada bola golf saat dilontarkan.

/

1.3 Batasan Masalah %. Bagaimana pengaruh cekungan#cekungan pada permukaan bola golf terhadap jauhnya lontaran bola1 .. 2enapa lintasan gerak bola golf melengkung1 /. Parameter#parameter apa saja yang menyebabkan lintasan gerak tersebut1 0. Fenomena fisika dan gaya#gaya apa saja yang terjadi pada bola golf saat dilontarkan1

1.4 Met !e Penulisan !etode yang digunakan adalah studi literature yaitu mencari referensi dari buku#buku dan media internet.

0

BAB II DA"A# TE$#I

2.1 De%inisi &lui!a !ekanika fluida melihat semua bahan hanya terdiri atas dua keadaan saja, yaitu fluida dan "at padat. Secara teknis perbedaannya terletak pada reaksi kedua "at tersebut terhadap tegangan geser atau tegangan singgung yang dialaminya. 3at padat dapat menahan tegangan geser dengan deformasi yang tetap (statis), sedangkan fluida, betapapun kecilnya tegangan geser yang diberikan, akan menyebabkan fluida itu begerak. Fluida itu bergerak dan berubah bentuk secara terus#menerus selama tegangan geser itu bekerja. 4leh karena itu fluida yang diam (hydrostatis) berarti dalam keadaan tegangan gesernya nol. Fluida diartikan sebagai suatu "at yang dapat mengalir. Bentuk fluida cenderung tidak tetap, yakni bergantung pada wadah atau penampungan tempat "at itu berada. 2arena sifatnya yang demikian, maka pemanfaatannya fluida dalam kehidupan sehari#hari cukup banyak. Bahkan sesungguhnya tubuh kita pun sebagian besar tersusun dari fluida. 5stilah fluida mencakup "at cair dan gas karena "at cair seperti air atau "at gas seperti udara dapat mengalir. 3at padat seperti batu dan besi tidak dapat mengalir sehingga tidak bisa digolongkan dalam fluida. 6ir, minyak pelumas, dan susu merupakan contoh "at cair. Semua "at cair itu dapat dikelompokkan ke dalam fluida karena sifatnya yang dapat mengalir dari satu tempat ke tempat yang lain. Selain "at cair, "at gas juga termasuk fluida. 3at

:

gas juga dapat mengalir dari satu tempat ke tempat lain. 7embusan angin merupakan contoh udara yang berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Fluida merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam kehidupan sehari#hari. Setiap hari manusia menghirupnya, meminumnya, terapung atau tenggelam di dalamnya. 6ir yang diminum dan udara yang dihirup juga bersirkulasi di dalam tubuh manusia merupakan aliran fluida meskipun sering tidak disadari.

2.2

"i%at !an 'arakteristik &lui!a Semua fluida nyata (gas dan "at cair) memiliki sifat#sifat khusus yang dapat diketahui, antara lain8 rapat massa (density), kekentalan (viscosity), kemampatan (compressibility), tegangan permukaan (surface tension), dan kapilaritas (capillarity). Beberapa sifat fluida pada kenyataannya merupakan kombiasi dari sifat#sifat fluida lainnya. Sebagai contoh kekentalan kinematik melibatkan kekentalan dinamik dan rapat massa. Seperti yang diketahui, fluida adalah gugusan yang tersusun atas molekul#molekul dengan jarak pisah yang besar untuk gas dan kecil untuk "at cair. !olekul#molekul itu tidak terikat pada suatu kisi, melainkan saling bergerak bebas terhadap satu sama lain. Fluida memiliki . karakteristik, yaitu8 • Fluida 9ewtonian Fluida 9ewtonian (istilah yang diperoleh dari nama 5saac 9ewton) adalah suatu fluida yang memiliki kur$a tegangan atau regangan yang linier. ontoh umum dari fluida yang memiliki

karakteristik ini adalah air. 2eunikan dari fluida newtonian adalah

=

fluida ini akan terus mengalir sekalipun terdapat gaya yang bekerja pada fluida. 7al ini disebabkan karena $iskositas dari suatu fluida 9ewtonian tidak berubah ketika terdapat gaya yang bekerja pada fluida. • Fluida 9on#9ewtonian Fluida 9on#9ewtonian adalah fluida yang tegangan gesernya tidak berhubungan secara linier terhadap laju regangan geser.

2.3

(erak Para) la (erak parabola yaitu gerak suatu bola yang ditendang dengan sudut ele$asi tertentu dan akan mengalami gerak melengkung seperti parabola. (erak parabola ini terutama disebabkan oleh pengaruh gaya gra$itasi bumi. )anpa adanya gra$itasi bumi, bola akan bergerak lurus keatas. (aya gra$itasi memberikan gaya ke arah bawah sehingga kecepatan $ertikalnya semakin berkurang. 2etika mencapai ketinggian maksimum, kecepatan $ertikalnya nol. Selanjutnya bola mengalami percepatan sesuai dengan hukum 55 9ewton. Bentuk lintasan parabola tergantung sudut ele$asi dan kecepatan yang diberikan. Secara matematis gerak parabola dapat diuraikan pada sumbu ; dan sumbu y. Pada sumbu#;, benda dianggap mengalami gerak lurus beraturan. Persamaan geraknya dirumuskan <

Pada sumbu y, benda mengalami gerak lurus berubah beraturan. Persamaan geraknya dirumuskan 8

>

(a*)ar 2.1 (erak parabola

Bentuk lintasan ini sangat dipengaruhi oleh gra$itasi bumi, kecepatan dan sudut ele$asi bola. )anpa gra$itasi bola akan bergerak lurus ke atas. (ra$itasilah yang menarik bola turun. Semakin besar gra$itasi semakin cepat bola jatuh ke tanah (lintasan bola semakin pendek). &i bulan yang gra$itasinya lebih kecil, lintasan bola yang dipukul astronot akan jauh lebih panjang dibandingkan dengan lintasan bola di Bumi. !enurut perhitungan fisika, dengan menggabungkan persamaan (%) dan (.), kita bisa mendapatkan sudut untuk pukulan terjauh, yaitu sebesar 0:°. 9amun perlu diperhatikan bahwa jarak tendangan terjauh bukan berarti tendangan yang paling kuat. 2arena penulis disini mengabaikan gesekan.

2.4

(aris Alir Suatu partikel di dalam fluida mengalir akan menempuh lintasan tertentu. +intasan itu membentuk suatu susunan garis yang disebut garis alir (flow line). 6da dua macam aliran fluida, yaitu aliran garis arus (streamline)

?

dan aliran turbulen. Pada aliran tunak, kecepatan $ di suatu titik konstan terhadap waktu. 2ecepatan $ di titik 6 tidak berubah terhadap waktu sehingga tiap#tiap partikel yang tiba di 6 akan terus lewat dengan kelajuan dan arah yang sama. 7al ini juga berlaku untuk titik B dan menghubungkan 6, B, dan . +intasan yang

itulah yang disebut garis arus. 2etika melebihi suatu

kelajuan tertentu, aliran fluida menjadi turbulen.

(a*)ar 2.1 (aris alir

6liran turbulen ditandai dengan adanya aliran berputar. 6da partikel# partikel yang arah geraknya berbeda dan bahkan berlawanan dengan arah gerak keseluruhan fluida. -ntuk mengetahui apakah suatu aliran "at cair merupakan aliran garis arus atau turbulen, kita cukup menjatuhkan sedikit tinta atau pewarna ke dalam "at cair itu. *ika tinta menempuh lintasan yang lurus atau melengkung tetapi tidak berputar#putar membentuk pusaran, maka aliran fluida itu berupa garis arus. 6kan tetapi, bila tinta kemudian mengalir secara berputar#putar dan akhirnya menyebar, aliran fluida itu termasuk turbulen. &an udara merupakan suatu fluida yang dapat dikelompokkan sebagai fluida mengalir.

2.+

Huku* Bern ulli Pada abad ke#%?, &aniel Bernoulli menemukan bahwa tekanan pada daerah dengan kecepatan fluida yang rendah akan lebih besar dibandingkan dengan tekanan pada

@

daerah dengan kecepatan fluida tinggi, hal ini disebut hukum Bernoulli. Secara matematik hukum ini dirumuskan sebagai berikut8

2ebanyakan pukulan yang dilakukan para pemain golf professional mengikuti hukum Bernoulli ini, dimana bola akan membelok seperti pisang, karena salah satu sisi bola memiliki tekanan yang lebih rendah dibanding sisi lainnya. Pukulan ini mengakibatkan lintasan bola tidak sepenuhnya parabola yang simetris.

2.,

"ejarah B la ( l% Saat awal mula permainan golf diciptakan, bola golf dibuat dari kayu. 9amun seiring perkembangan "aman, pada abad ke#%>, bola kayu digantikan dengan bola dari bulu angsa yang dibungkus dengan kulit sapi (featheri). 9amun keduanya (kayu dan bulu angsa) tidak membuat bola golf tahan lama. Sampai akhirnya ditemukan bola getah (guttie), bola golf kini dapat bertahan cukup lama karena guttie dibuat dari getah perca yang dipanaskan. 2elahiran guttie juga turut mengubah wajah stik golf, yang dahulunya menggunakan kayu kini menggunakan besi karena sifat guttie yang lentur. 9amun guttie hanya bertahan dari tahun %?0? hingga %?@A#an saja. Sebagai penggantinya diciptakan bola golf dengan inti karet yang diciptakan pada tahun %?@? oleh oburn 7askell bekerjasama dengan BF (oodrich

ompany. 7ingga kini, bola golf masih dibuat dari inti karet padat yang komposisinya merupakan rahasia dagang masing#masing produsen. Benang

%A

karet dililitkan mengelilingi inti sebelum dibungkus dengan getah balata. Sekarang ini juga dibuat bola golf berlapis polimer seperti syrlin yang membuat bola golf lebih tahan lama dibandingkan bola golf berlapis balata.

2.-

'arakteristik Dan Ti.e B la ( l% &iameter bola golf minimum adalah 0.,=> mm dan harus bermassa lebih dari 0:,@/ gram. 6da tiga tipe dasar bola golf yang ada dipasaran saat ini 8 • . Piece *enis bola ini menjadi mayoritas di pasaran. Bagian dalamnya lebar dan berbahan karet solid (terlihat pada warna biru) dibungkus dengan plastik atau urethane (karet). Para ahli pembuat bola golf dapat mengubah performa bola dengan mengubah ukuran core (inti), kompresi serta kelembutan co$ernya. Bola gof .#Piece biasanya menjadi andalan dalam maksimalisasi jarak. yang lebar memberikan laju yang tinggi saat terkena clubface. *enis bola ini juga memiliki putaran yang lebih pelan (lower spinning), artinya dapat terhindar dari slice atau hook yang tidak diinginkan dan bola akan melambung lebih lurus. Bola . piece dengan model kompresi yang lebih rendah memberi hasil lebih baik untuk pria, wanita dan anak#anak dengan kecepatan ayunan yang lebih pelan (B?: mph). ore

(a*)ar 2.2 Bola golf . piece

%%

/ Piece 7ybrid Bola golf / Piece 7ybrid memiliki core yang solid dengan lapisan mantle (terlihat pada warna hijau). Pertemuan dua bagian ini dibungkus dengan plastik lembut atau co$er karet urethane. *enis bola ini memadukan forgi$eness dari bola golf model . piece, dengan performa tambahan dan kontrol spin dari konstruksi / piece. Para ahli menyesuaikan core dan lapisan tipis menghasilkan performa bola yang mudah dimainkan untuk beragam tipe pegolf. Bola ini merupakan re$olusi dalam industry golf.

(a*)ar 2.3 Bola golf . piece hybrid

/ atau 0 Piece Para pegolf professional dan pegolf berhandicap rendah dengan kecepatan swing yang tinggi membutuhkan bola dengan putaran awal yang rendahC low intial spin (untuk jarak) dan putaran iton yang tinggiC high iron spin (untuk ketepatanC presisi). Bola golf / atau 0 piece (terlihat warna hijau dan abu#abu muda) dikelilingi dengan lapisan mantle yang tebal, urethane dan dimple. Pembungkus urethane digabungkan dengan komponen lain

memberikan bola jenis ini.

(a*)ar 2.4 Bola golf / atau 0 Piece

%.

BAB III PEMBAHA"AN

4.1 Pengaruh /ekungan0/ekungan .a!a .er*ukaan ) la g l% terha!a. jauhn1a l ntaran ) la. Pembentukan bola golf dengan permukaan yang tidak rata namun berisi cekungan#cekungan merupakan salah satu contoh penerapan ilmu mekanika fluida yang sudah diterapkan di dunia ini. Pembentukan bola golf dengan permukaan yang tidak rata ternyata memiliki tujuan khusus yang berkaitan dengan jauhnya jarak tempuh lontaran bola saat dipukul. *ika dibandingkan antara . buah bola golf yang terbuat dari bahan yang sama, yaitu bola golf yang pertama dengan permukaan yang rata dan yang kedua dengan permukaan yang tidak rata namun memiliki cekungan maka akan terjadi perbedaan jarak tempuh lontaran bola saat dipukul. *ika kedua bola tersebut dipukul dengan kekuatan yang sama maka yang terjadi adalah bola yang terdapat cekungannya akan melayang lebih jauh daripada bola yang permukaannya rata. 7al ini terjadi karena ketika bola golf melayang, akan ada aliran fluida yang dialami oleh bola golf tersebut dan boundary layer yang terjadi pada bola golf tersebut akan berpengaruh terhadap hambatan yang terjadi. Bola golf yang permukaannya memiliki cekungan, jarak lontaran bolanya dapat mencapai dua kali lipat jarak bola golf yang mulus. ekungan# cekungan ini berguna untuk mengurangi daya hambat udara sehingga dapat

%:

%/

memberi kemampuan pada bola golf untuk meluncur lebih jauh. Berikut penjelasan mekanismenya.

(a*)ar 3.1

!ekanisme aliran udara pada bola golf

(ambar /.% membandingkan pola aliran udara untuk bola yang mulus dengan bola yang memiliki cekungan dalam gerakan hori"ontal. &alam kasus sebuah bola dengan permukaan halus, aliran udara di lapisan tipis di sebelah bola tersebut (boundary layer) sangatlah halus. 6liran jenis ini disebut laminer. -ntuk sebuah bola dengan permukaan halus, boundary layer terpisah dari permukaan bola terlalu dini, sehingga menciptakan turbulen yang lebar di belakang bola. )urbulen ini menimbulkan gaya gesek yang besar pada bola. 2etika cekungan#cekungan kecil ditambahkan ke permukaan bola, maka akan menciptakan turbulensi di dalam (boundary layer) itu sendiri. )urbulen dalam (boundary layer) ini memiliki lebih banyak energi daripada laminar boundary

%0

layer, sehingga aliran udara akan terpisah lebih lambat dibandingkan dengan bola yang mulus. *ika aliran udara ini terpisah lebih lambat, maka lebar turbulen udara di belakang bola akan lebih sempit, dengan kata lain akan mengurangi gaya gesek terhadap bola, sehingga bola bercekung akan bergerak lebih jauh daripada bola yang mulus. !enurut perancang bola golf, bola dengan permukaan yang rata hanya akan terlontar paling jauh sekitar %%@ meter. Bola dengan permukaan yang rata akan mengalami aliran laminer dan menghasilkan boundary layer yang lebih besar daripada bola dengan permukaan yang memiliki cekungan karena pada bola tersebut terjadi aliran turbulen. 7al ini mengakibatkan hambatan yang dialami oleh kedua bola tersebut akan berbeda sehingga jarak tempuhnya juga berbeda.

7al ini bisa terjadi karena ketika bola dibuat permukaannya tidak rata, maka aliran turbulen akan terjadi di permukaan bola golf tersebut yang mengakibatkan mengecilnya boundary layer yang dihasilkan. *adi dapat disimpulkan bahwa pengaruh cekungan pada bola golf adalah untuk menghambat aliran fluida pada udara sehingga dapat memberi kemampuan pada bola golf untuk meluncur maksimal.

4.2

Lintasan ) la g l% *elengkung Peristiwa lintasan melengkung bola ini dapat dijelaskan dengan aerodinamika, yaitu bahwa aliran uniform apabila dikombinasikan dengan $orte; akan menghasilkan aliran yang tidak simetris yang mana kemudian akan menimbulkan lift. Pada kasus bola ini, $orte; yang dimaksud adalah

%:

dihasilkan oleh bola yang berputar dan uniform flow adalah aliran udara sfreestream relati$e terhadap gerakan bola. (ambar /.. memperlihatkan bentuk streamline dari suatu bola yang bergerak sambil berputar, dan dapat terlihat bahwa bentuk streamline#nya tidak simetris antara satu sisi dengan sisi yang lain, yang mana hal tersebut menimbulkan gaya resultan pada salah satu sisinya

(a*)ar 3.2 !edan aliran pada bola yang bergerak berputar

Saat bola berputar (spin), udara yang terdapat dekat dengan bola ikut berputar bersamaan dengan bola. 6pabila bola hanya berputar namun tidak bergerak maju (tidak ada kecepatan relatif terhadap freestream, maka bola hanya akan menghasilkan aliran melingkar ($orte;), namun apabila bola ini bergerak, maka aliran freestream ditambahkan ke $orte; tersebut sehingga dapat terbentuk aliran yang menghasilkan lift. 2eadaan udara di sekitar bola sangat mempengaruhi gerak bola. 2eadaan udara tersebut dapat berupa keadaan laminar atau turbulen. Selain itu udara juga memberikan hambatan pada bola. Besar hambatannya ternyata dipengaruhi oleh kecepatan bola maupun kekasaran dari permukaan bola. 6pabila pada saat melayang keadaan udara di sekitar bola berada dalam keadaan yang sedemikian rupa, maka efek !agnus yang terjadi mencapai maksimal. (erak bola menyebabkan adanya aliran udara disekitar bola dan

%=

ada perbedaan tekanan udara yang menimbulkan gaya yang menekan bola untuk bergerak melengkung.

4.3

Para*eter0.ara*eter 1ang *en1e)a)kan lintasan gerak ) la g l% *elengkung Parameter#parameter yang digunakan dalam gerak bola bolf sehingga pergerakannya melengkung seperti parabola yaitu diantaranya gerak parabola, garis alir, hukum Bernoulli dan efek !agnus. (erak parabola yaitu gerak suatu bola yang ditendang dengan sudut ele$asi tertentu dan akan mengalami gerak melengkung seperti parabola. (erak parabola ini terutama disebabkan oleh pengaruh gaya gra$itasi bumi. )anpa adanya gra$itasi bumi, bola akan bergerak lurus keatas. Semakin besar gra$itasi semakin cepat bola jatuh ke tanah (lintasan bola semakin pendek). Suatu partikel di dalam fluida mengalir akan menempuh lintasan tertentu. +intasan itu membentuk suatu susunan garis yang disebut garis alir (flow line). 6da dua macam aliran fluida, yaitu aliran garis arus (streamline) dan aliran turbulen. Pada aliran tunak, kecepatan $ di suatu titik konstan terhadap waktu. 2ebanyakan pukulan yang dilakukan para pemain golf professional mengikuti hukum Bernoulli, dimana bola akan membelok seperti pisang, karena salah satu sisi bola memiliki tekanan yang lebih rendah dibanding sisi lainnya. Pukulan ini mengakibatkan lintasan bola tidak sepenuhnya parabola yang simetris. 7al ini juga sekaligus berhubungan dengan efek magnus yang ikut menyebabkan bola golf bergerak melengkung.

%>

4.4

&en *ena %isika 1ang )ekerja .a!a ) la g l% Feneomena yang bekerja pada bola golf adalah sebagai berikut. 6. Fenomena pada bola golf • Dimple Bola yang digunakan pada olahraga golf memiliki bentuk dan konfigurasi yang khusus, yaitu permukaannya yang memiliki dimple# dimple kecil. Bentuk ini ternyata memiliki pengaruh pada aerodinamika dari bola golf tersebut. Bola golf dibuat berlubang#lubang untuk membuat pergeseran lapisan pada udara semakin lambat karena ada lapisan kecil pada alur atau lubang bola pada permukaan sehingga memperpanjang jarak geseran lapisan udara pada lapisan paling dekat pada permukaan, jadi kecepatan udara pada permukaan naik sehingga beda kecepatan dengan lapisan diatasnya lebih kecil hal ini juga dapat mengurangi timbulnya turbulensi pada bagian akhir bola. Bola golf yang licin jika dipukul oleh pemain golf profesional hanya mampu menempuh jarak setengah dari bola golf dengan dimple. -mumnya bola golf mempunyai /AA#:AA dimple dengan kedalaman rata sekitar A,A% inci. (aya angkat (lift) dan gaya hambat (drag) pada bola golf sangat sensitif terhadap kedalaman dimple, perubahan kedalaman A,AA% inci bisa menghasilkan perubahan yang besar terhadap lintasan bola dan jarak terbang benda bergerak mempunyai daerah tekanan tinggi pada sisi depannya.

%?

(a*)ar 3.2 6liran udara pada permukaan dimple

-dara mengalir dengan mulus pada keseluruhan permukaan sisi depan dan akhirnya berseparasi di sisi belakang benda. Benda bergerak juga menunda daerah olakan turbulen dimana udara mengalir secara tidak tetap, mengakibatkan tekanan rendah dibelakang benda. -kuran tolakan dipengaruhi oleh drag pada benda. Dimple pada bola golf membuat lapisan batas udara turbulen mengecil karena melekat pada permukaan bola. 5ni memberikan aliran udara yang mulus ketika mengikuti permukaan bola sedikit lebih jauh di sisi belakang bola, dengan demikian dapat mengurangi ukuran dari olakan yang terjadi. Dimple juga mempengaruhi lift. Bola licin yang berputar menimbulkan lift karena belokan aliran udara serupa dengan yang terjadi di sayap pesawat. (erakan memutar membuat tekanan udara pada bagian bawah lebih besar daripada tekanan udara pada bagian atas,

ketidakseimbangan ini membuat gaya keatas pada bola. Putaran bola

%@

menyumbang sekitar D pada gaya angkat bola golf. D lainnya dihasilkan akibat dimple bola golf.

Efek !agnus 2ecepatan lokal di dekat bola terdiri dari kecepatan aliran udara dan kecepatan putaran bola, yang berkurang jika jaraknya makin jauh dari bola. Pada sebuah bola yang berputar dengan bagian atas bergerak searah dengan aliran udara, maka kecepatan udara setempat di bagian atas akan lebih cepat dari pada di bagian bawah. Perbedaan kecepatan di permukaan melibatkan perbedaan tekanan, dengan tekanan yang lebih rendah di atas dibandingkan dengan tekanan yang ada di bawah. &aerah bertekanan rendah mengakibatkan gaya ke atas yang dikenal dengan ,Efek !agnus,.

(a*)ar 3.3 Efek magnus

.A

)eori efek magnus digunakan pada aerodinamika. 2etika objek bergerak melalui udara, permukaannya dipengaruhi oleh lapisan tipis udara yang disebut dengan lapisan batas. Pada kasus bola, yang mempunyai bentuk aerodinamik yang kurang baik, udara dilapisan batas keluar dari permukaan, membentuk ombak atau daerah tekanan rendah dibelakang bola. Black pressure yang berbeda membuat gaya yang terbalik pada bola, yang melambatkan pergerakan ke depan. 5ni merupakan aerodinamik yang terjadi pada setiap benda yang bergerak di udara. Bagaimanapun juga jika bola berputasr sepanjang

pergerakannya, lapisan batas terpisah pada titik yang berbeda. 6kibatnya udara yang mengalir mengelilingi bola membelok

menyamping sehingga tidak simetriknya ombak di belakang bola. Efeknya menyebabkan perbedaan tekanan. Seperti terlihat pada gambar, di titik ,6,, sebuah titik stagnasi terbentuk dimana aliran udara yang mengenai permukaan terpisah, sebagian ke ayas dan sebagian ke bawah. )itik stagnasi yang lain adalah titik ,B, ketika kedua aliran udara bergabung dan melanjutkan dengan kecepatan yang sama. 9ilai putaran bola golf menunjukkan kecepatannya berputar pada sumbu ketika terbang, diukur dalam satuan rotasi per menit (rpm). 9ilai putaran yang umumnya digunakan antara .AAA#0AAA rpm. Putaran menghasilkan lift yang secara langsung mempengaruhi seberapa tinggi bola golf terbang dan seberapa cepatnya berhenti ketika jatuh ke tanah.

.%

(a*)ar 3.4 +intasan terbang dipengaruhi oleh putaran bola golf

2elebihan jumlah putaran akan menyebabkan bola melonjak tinggi, akibatnya kehilangan jarak. Putaran terlalu sedikit akan menahan terjadinya lift sehingga bola tidak terangkat. !enjaga jumlah putaran pada tingkatan yang tepat dapat memaksimalkan jarak yang dicapai, jejak lintasannya parabola dapat dilihat pada gambar diatas.

4.3 (a1a 1ang )ekerja .a!a ) la g l% Sebuah benda akan mengalami total gaya akibat fluida apabila terjadi gerak relatif antara permukaan benda dan fluida. (aya#gaya fluida tersebut merupakan gaya permukaan yang tegak lurus dan juga searah permukaan benda atau merupakan gaya normal ataupun gaya gesek. )otal gaya fluida yang arahnya searah aliran fluida disebut drag atau gaya hambat dan total gaya yang tegak lurus aliran fluida disebut lift atau gaya angkat. Perhitungan total gaya tersebut tidak dapat diselesaikan secara analitis. 7ampir semua penyelesaian total gaya tersebut membutuhkan hasil eksperimen yang dinyatakan dalam bentuk koefisien gaya angkat ataupun koefisien gaya hambat untuk bentuk geometri tertentu.

..

Drag (aya hambat adalah komponen gaya fluida pada benda yang searah dengan arah aliran fluida atau gerakan benda. (aya hambat dibedakan menjadi gaya hambat bentuk (form drag) dan gaya hambat gelombang (wa$e drag). &engan pendekatan bahwa pada aliran tidak timbul gelombang maka pembahasan gaya hambat hanyalah gaya hambat bentuk saja, untuk selanjutnya disebut gaya hambat. &ari analisa tanpa dimensi dapat ditentukan gaya hambat diduga merupakan fungsi sebagai berikut8 Parameter tanpa dimensi tersebut dinyatakan sebagai koefisien gaya hambat, & pada persamaan dibawah ini 8

6da dua drag yang terjadi pada bola golf, yaitu skin friction drag (gaya hambat akibat gesekan dengan udara degan bola) dan pressure drag (gaya hambat akibat olakan aliran dibelakang bola). Pada bola licin, aliran dari depan akan bola terbelah ke sekitar bola, bergerak ke belakang, namun aliran terlepas sebelum sampai diujung belakang, dan terjadi ulakan#ulakan kecil dibelakang bola. 6lirannya adalah aliran laminar. Pada bola golf yang memiliki dimple, pelepasan aliran ini ini dapat ditunda, artinya titik pelepasan aliran dapat dapat digeser lebih ke belakang, olakannya pun lebih sedikit. 6liran pada bola dengan

./

dimple adalah aliran turbulen. Pressure drag pada aliran turbulen lebih kecil dari aliran laminer. *adi, dengan memberi dimple pada bola (menambahkan kekasaranCroughness) memang akan meningkatkan skin friction drag, tetapi penguranganCreduksi terhadap pressure drag nya jauh lebih besar, sehingga drag totalnya lebih kecil.

Lift (aya angkat adalah komponen resultan gaya fluida tegak lurus terhadap aliran fluida. Besarnya gaya angkat untuk mengangkat benda dengan bidang angkat umumnya didefinisikan sebagai8

Bidang angkat adalah bentuk#bentuk yang mampu manghasilkan daya angkat seperti 8 layang#layang, aerofoil, hidrofoil, baling#baling atau kipas. Persamaan koefisien gaya angkat adalah 8

(ejala tentang gaya angkat diawali dari mekanika fluida klasik, yang kemukakan oleh 9ewton tahun %=>. dan di teliti oleh !agnus tahun %?:/ dan menghasilkan efek !agnus yaitu 8 munculnya gaya angkat pada aliran fluida tidak bergesekan sekitar sebuah silinder akibat diberikan $ortek bebas atau sirkulasi.

.0

BAB 2 PENUTUP

+.1

"i*.ulan &ari hasil analisis dan pembahasan dapat disimpulkan8 :.%.% Bola yang berdimpel akan melayang lebih jauh daripada bola yang permukaannya rata. Bola golf yang permukaannya memiliki cekungan, jarak lontaran bolanya dapat mencapai dua kali lipat jarak bola golf yang mulus. ekungan#cekungan ini berguna untuk

mengurangi daya hambat udara sehingga dapat memberi kemampuan pada bola golf untuk meluncur lebih jauh. :.%.. Peristiwa lintasan melengkung bola golf dapat dijelaskan dengan aerodinamika. :.%./ Parameter#parameter yang digunakan dalam gerak bola bolf sehingga pergerakannya melengkung seperti parabola yaitu diantaranya gerak parabola, garis alir, hukum Bernoulli dan efek !agnus. :.%.0 Fenomena yang terdapat pada bola golf yaitu dimple dan efek magnus. Sedangkan gaya#gaya yang bekerja pada bola golf yaitu drag dan lift.

.: