S1 PTE off.

A

Tabel Parameter dan Rumus Kemagnetan .

 Nilai yang diekspresikan (µr-1) disebut magnetisasi per unit dari intetitas medan magnet yang disebut susceptibilitas magnetisasi. Jika arus dialirkan melalui kumparan dengan inti kumparan yang terus bertambah secara bertahap dimulai dari nol maka medan magnet dan kerapatan fluk akan bertambah. Gb. Jerat Histerisis Bahan Ferro . Besanya µ untuk bahan ferromagnetic tidak constant.

mempunyai suspensibilitas positif yang kecil pada segala suhu. Pt dan Ag. yaitu : 1. W. pemeabilitasnya jauh lebih besar dari 1. Gd dan Dy. 3. nikel . 4. FeSO4. Fe2 SO4. Pb. seng. Cu. 5. Co. Diamagnetic : bahan yang sukar menghantarkan garis gaya magnetic (ggm). Contohnya Al. FeO dan CoO. 2. Ni. Mo. Al2O3 dan Ni SO4. bahan dapat digolongkan menjadi 5. Ferromagnetic adalah bahan yang mudah menyalurkan ggm. Contohnya ferrit. permeabilitasnya sedikit lebih kecil dari 1 dan tidak mempunyai dwikutub yang permanen. Contohnya Bi. Ferrimagnetik (ferrit) : pada peralatan yang menggunakan frekuensi tinggi. Paramagnetic : bahan yang dapat menyalurkan ggm tetapi tidak dwikutubnya tidak beraturan. MnO. Anti ferromagnetic. Berdasarkan permeabilitas. Au. Contohnya MnO2. Ta. Contohnya adalah Fe.

0 .25 0.2.8 1.8 . Untuk mengubah bahan magnetic lunak menjadi baja listrik.57 7.5 Massa Jenis g/cm3 0.75 7.8 2.65 4.55 Tabel Pengaruh Campuran Si terhadap Resistivitas dan Massa Jenis Baja .1. agar rugi histerisis arus pusarnya turun. Tabel dibawah ini memberikan data campuran silicon pada baja sehubungan dengan resistivitas dan masa jenisnya.8 . Namun perlu diingat bahwa penambahan silicon akan menyebabkan bahan menjadi rapuh.4.4. adalah dengan menambahkan silicon ke dalam komposisinya.0 7.4 0.8 7.8 0. Kandungan Si (%) Resistivitas ohm-mm2/m 1.8 . Cara ini akan mengurangi rugi histerisis dengan tajam karena penambahan silicon mengakibatkan pertambahan resistivitas.

 Bahan magnetic yang banyak digunakan adalah paduan besi nikel. Tabel di bawah menunujukkan hubungan antara permeabilitas dengan komposisi antara besi dan nikel. Paduan yang terdiri dari besi nikel dengan tambahan molybdenum. yang disebut permalloy. chromium atau tembaga. No 1 2 3 4 5 % Fe (Besi) 100 80 60 40 20 % Ni (Nikel) 0 20 40 60 80 100 µi 500 0 2 3 150 100 6 0 .

Alsifer adalah bahan magnetic yang lebih murah dibanding permalloy.000. 84. permalloy yang mengandung nkel 40 sampai 50%. komposisinya 9. permalloy yang mengandung nikel 72 hingga 80% Permeabilitas permalloy berbanding terbalik dengan frekuensi.5% Ni. Camolloy termasuk bahan magnetic lunak yang komposisinya adalah 66.9% Fe. Cobalt dan Aluminium. 3.5% Si. Bahan akan kehilangan sifat ferromagnet pada suhu 1000 C (titik Curie untuk Fe adalah 7680 C). daya koersip 1. Sifat yang menarik adalah Curienya relative rendah. Gejala magnetostriksi adalah berubahnya ukuran bahan apabila bahan terletak pada medan magnet.5% Fe.6% Al. Gejala ini dialami antara lain oleh Ni murni. yaitu: 1) 2) Nikel rendah. .000-35. Nikel tinggi.81 Ω mm2/m. 30% Cu. Permeabilitasnya berkisar antara 10. beberapa paduan antara Fe dan Crom.59 amper lilit/m dan resistivitas 0. 5.Permalloy dapat dibedakan berdasarkan kandungan nikelnya.

Kemagnetan bahan ini relative lebih mudah untuk hilang terutama oleh pukulan atau vabrikasi.Magnet permanen digunakan pada instrumen penginderaan.7%. merupakan bahan dasar pembuatan magnet pemanen. Penggunaan antara lain untuk magnet pada pengeras suara. indox atau ferroba. maka baja karbon ditambah wolfram. perangkat penggandeng magnetic . relay. kobal oksida dan barium.4-1. mesin-mesin listrik yang kecil dan banyak lagi. Vectolit adalah bahan paduan yang terdiri dari besi. Walaupun bahan ini tergolong murah harganya tetapi kualitas kemagnetannya tidak terlalu tinggi. Baja karbon yaitu baja dengan komposisi karbon 0. kromium atau kobal. dari bubuk bahan yang akan dipadukan pada suhu yang tinggi. Bahan ini juga disebut berium ferrit dan di pasaran sering disebut dengan arnox. Untuk menaikkan mutu kemagnetannya.

9 1. Klasifikasi No 1 1 2 3 Baja murni untuk listrik Besi tuang Dinamo dan Transformator a.5 0.9 Komposisi (sisanya % Fe) 2 0.1.2 4.7% Si 3. 01% C 2 .2.79 23.9 1.2% Cu 50% Ni 76% Ni .6 1. 5% Mo .1 2 1. Baja trafo I b.4 Br Wb / m2 4 2. 5 % Mn 7. 0. 5% Mo 79% Ni .4 2.4.47 1.6 126. Baja trafo III d.78 0.5% C Hc A lilit / m 3 6.8 63.6% Si 99% Ni . Baja trafo IV 4 Bahan yang mengandung Ni Permenorm 3601 Kl Nikel murni Hyperm Memetal (II) Supermalloy 3.32 .3.15 > 1.31. Baja trafo II c.1 .4% . 0.3% Si 158 252. Beberapa sifat kemagnetan dari bahan magnet permanen paduan terlihat pada tabel dibawah ini.95 1.7 .5 .2.74 .47.8 0.2 0.3 0.7% Si 1% Si 1.2 .72% .