MODUL PELATIHAN

DYNAMITE TRAINING

2009

Mate ! I " Pe #e$a%a$ &a$ Pe'()#aa$ A. DESKRIPSI SINGKAT Sebelum pelatihan memasuki materi utama maka diperlukan suatu kegiatan pembuka agar peserta dapat mengenal satu sama lain, baik sesama peserta maupun fasilitator, memahami tujuan dan manfaat pelatihan, serta membuat peserta dapat mengikuti jalannya pelatihan dengan rileks dan menyenangkan. B. TUJUAN AKTIVITAS: - Mencairkan suasana sehingga peserta dapat mengikuti pelatihan dengan rileks. - Memperkenalkan Tim Pelatihan - Membuat Kesepakatan Bersama - Memperkenalkan atribut-atribut yang dapat mendukung jalannya pelatihan dan menjadi identitas dari peserta selama pelatihan. - Breaking Paradigma C. WAKTU: ! menit

D. TEMPAT: - Kelas E. KELOMPOK AKTIVITAS: ". Perkenalan Tim Pelatihan, Penjabaran Tujuan, Manfaat Pelatihan, dan #oa Bersama $. Pembuatan Kesepakatan Bersama, %arapan, dan Kekha&atiran Peserta '. Brain (ym ). *#+,(-, B-,((- S-.- P+/K+,-0K-,....1 2Pengenalan Peserta3 4. 5ce Breaking *Mill-Mill-Mill* 2Breaking Paradigm3

*. METODE: - Permainan - 6eramah G. ALAT: - 0aptop - 06# Projector - Sound system

H. AKTIVITAS: a+

PERKENALAN TIM TRAINING, PENJABARAN TUJUAN, MAN*AAT
PELATIHAN, DAN DOA BERSAMA 7asilitator memperkenalkan diri kepada para peserta, memnjabarkan tujuan dan mafaat pelatihan, serta memimpindoa bersama sebelum memulai pelatihan. -. Me$!t+

b) PEMBUATAN KESEPAKATAN BERSAMA Pada sesi ini, fasilitator akan mengajak para peserta untuk membuat “Kesepakatan Bersama”, yaitu suatu daftar hal-hal yang boleh dan tidak boleh,serta suatu “aturan main” yang dilakukan selama Pelatihan berlangsung. Kata “Kesepakatan Bersama” digunakan untuk menumbuhkan rasa kebersamaan antara peserta dengan fasilitator atas jalannya pelatihan dengan menggunakan sistem “bottom-up” dibandingkan sistem “top down” (5 Menit)

C) BRAIN GYM Melakukan gerakan-gerakan dan akti itas tertentu yang mudah dan menyenangkan untuk memaksimalkan fungsi otak.

”. 'etelah itu. (2 Menit P!"!n#!n) E) MILL $ MILL GAMES e".(10 Menit) d) PENGENALAN PESERTA Pada sesi ini fasilitator mengajak peserta untuk bermain ! “"#$%&$ B&$%%& '&(& M#MP#)K#$&*K&$+” "eskripsi Permainan ! . -asilitator akan membagi peserta menjadi berpasangan (3 Menit) . /iap pasang akan diminta untuk berkenalan dan saling bertanya tentang diri masingmasing (5 menit) 0. pekerjaan.. Pertama : tama peserta akan dibagi dalam $ kelompok .. -asilitator mendorong peserta untuk memperkenalkan pasangannya dengan gaya Pemandu Kuis. #+SK/5PS5 -KT585T-S 9 ". dll. kebiasaan buruk. /iap pasang akan diminta maju ke depan kelas untuk saling memperkenalkan pasangan masing-masing dan selalu diawali dengan kalimat “"#$%&$ B&$%%& '&(& M#MP#)K#$&*K&$+. dapat dilengkapi dengan hal-hal lain tentang pasangan yang telah diperoleh saat waktu perkenalan. seperti hobi.

. M500 : M500 9 Peserta menyilangkan kedua tangan di depan dada.#-K T+M-.. P-=S+ 9 Peserta freeze pada posisi terakhir ketika bergerak c. COM*ORT 0ONE 0> # > 6 > Penjelasan Singkat 9 ". 5nstruksi terus di ulangi.ang ingin di gali dari permainan ini adalah 9 Perasaan tidak nyaman selama permainan karena disentuh atau menyentuh di area : area yang tidak biasa disentuh orang lain seperti dahi atau mata.(-. T+M-. dan menjelaskan bah&a kotak kecil tersebut adalah COM*ORT 0ONE kita.T-. 7asilitator akan menuliskan pada kotak kecil di dalam kotak besar. kelompok kecil akan diminta untuk bergabung dengan kelompok besar -/0 Me$!t+ e$. dan berputar : putar sambil mengatakan . #+B/5+75.. 5nstruksi : instruksi cepat seperti 9 .-< T-.( P=. >ona dimana kita merasa sangat nyaman untuk melakukan rutinintas harian dan melakukan hal : hal yang sudah biasa kita lakukan . P+(-. K5/5 P+(-.(-..( 0+. 5nstruksi yang akan muncul adalah 9 a.M500 : M500 : M500 :M500 : M500< b.(-. Pada akhirnya. gradien instruksi yang ketiga dimulai dari hal : hal mudah dan biasa seperti pegang lengan sampai dengan pegang dahi atau bibir ).$.-< dll '.-.( . K-.

>ona dimana ada begitu banyak hal diluar comfort @one kita yang dapat kita pelajari dan temukan untuk mengembangkan diri kita. dll '. -. 7asilitator akan menuliskan pada kotak besar./0 Me$!t+ e'. tra?eling keluar kota sendirian. .(-. 7asilitator menggali hal : hal yang ingin dilakukan oleh peserta namun tidak berani atau ingin dilakukan namun banyak faktor : faktor yang menghambat. S%-/5.DANGER 0ONE1 . >ona dimana ketika kita gagal atau belum berhasil kita tidak mau bangkit untuk mencoba lagi.$.( 7asilitator meminta peserta untuk sharing mengenai pengalaman keluar di 6omfort >one atau sebaliknya sebagai seorang fasilitator 2tanya juga pengalaman menjadi fasilitator3. Me$!t+ .amun A-. S-MP-5 kita memasuki . Seperti 9 Melakukan bungee jumping. bernyanyi di depan umum. . dan menjelaskan bah&a kotak tersebut adalah LEARNING 0ONE kita. ). #alam learning @one akan ada proses dimana kita mungkin belum berhasil namun disitulah letak pembelajaran kita.

TUJUAN AKTIVITAS: a. #i lingkungan organisasi komunikasi sangat diperlukan untuk tercapainya target. Seseorang tidak akan dapat menyampaikan sesuatu atau membantu orang lain tanpa melalui komunikasi baik lisan maupun tertulis. %al-hal tersebut membuktikan bah&a menguasai cara berkomunikasi dengan baik adalah hal yang amat penting untuk dimiliki oleh seorang indi?idu. DESKRIPSI SINGKAT Ketrampilan berkomunikasi merupakan sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh setiap orang.Mate ! II " K2')$!#a3! A. . Memperkenalkan kepada peserta proses komunikasi dan faktor-faktor kendala yang sering dihadapi. B. Tidak ada pemimpin yang berhasil memimpin anak buah tanpa kemampuan berkomunikasi dengan baik.

Mendorong tercapainya kepuasan klien atau rekan bisnis melalui etika berkomunikasi yang di deli?er oleh semua orang maupun bagian dalam perusahaan C.b. Membangun relationship melalui komunikasi yang baik.0aptop . WAKTU: . ALAT: . TEMPAT: . c. d."$! menit D.Kelas E.Sound system H. perkataan-perkataan dan sikap yang positif. METODE: 6eramahB /ole-playingB (amesCpermainanB #iskusiB G. KELOMPOK AKTIVITAS: *. AKTIVITAS: .06# Projector . Membekali dengan teknik berkomunikasi yang efektif agar dapat meminimalkan dampak dari distorsi dalam komunikasi.

DESKRIPSI SINGKAT Sepertinya tidak ada orang di dunia yang tidak mempunyai masalah.Mate ! III " P 2(%e' S2%4!$5 A. %al yang menjadi perhatian bukan hanya bagaimana teori memecahkan masalah itu sendiri. %ampir setiap hari kita selalu dihadapkan sengan masalah. TUJUAN AKTIVITAS: . -gar kehidupan kita tidak terus menerus dibebani oleh masalah yang datang tanpa henti maka setiap orang sepatutnya mempunyai keterampilan untuk menyelesaikan masalah dengan baik atau dikenal dengan istilah Problem Sol?ing. dan dimana saja. namun juga memahami apa sesungguh-nya yang dinamakan dengan problem 2masalah3 dan cara-cara apa saja yang bisa digunakan untuk dapat menyelesaikan setiap masalah dengan baik B. di tempat kerja. baik di rumah.

"$! menit D. .Kelas E. WAKTU: . TEMPAT: .6eramah G.C. AKTIVITAS Mate ! IV " Lea&e 36!7 A. Peserta mampu menemukenali gaya-gaya kepemimpinan. TUJUAN AKTIVITAS: a. METODE: . Sebagian berpendapat bah&a kemampuan memimpin adalah &arisan atau bakat yang dimiliki seseorang. DESKRIPSI SINGKAT Salah satu faktor penunjang keberhasilan organisasi adalah adanya para pemimpin baik di le?el atas maupun menengah yang mempunyai kemampuan memimpin dengan baik.Permainan . ALAT: . namun dibentuk dan ditingkatkan dengan pengetahuan dan praktek dari &aktu ke &aktu. B. b.06# Projector . Peserta mampu mengidentifikasi kemampuan kepemimpinan pada dirinya sendiri.0aptop . namun sebenarnya kemampuan memimpin yang terutama bukan diperoleh dari bakat seseorang.Sound system H. KELOMPOK AKTIVITAS: *.

Sound system H. AKTIVITAS: . WAKTU: . Peserta mampu mengenal bah&a perkembangan ketrampilan kepemimpinan akan melalui proses yang terus menerus. f. C. Mengetahui sejauh mana efektifitas kepemimpinan yang telah dilakukan oleh peserta. 6eramahB b. g.$ %ari D.Kelas E. (amesCpermainanB d. /ole-playingB c.c. TEMPAT: .0aptop . Mengetahui dan memahami penerapan cara kepemimpinan yang tepat dalam berbagai situasi yang dihadapi. d. Memba&a setiap peserta memahami sifat-sifat kepemimpinan yang perlu dimiliki e. #iskusiB G.06# Projector . ALAT: . Membuat setiap peserta memahami kelebihan-kekurangan dan tindak lanjut yang diperlukan untuk meningkatkan kemampuan memimpin. KELOMPOK AKTIVITAS: *. METODE: a.

#emikian halnya dalam lingkungan organisasi.Mate ! V " Tea' W2 # A. sasaran kinerja. bekerja sama antara sesama rekan kerja adalah hal yang mutlak agar keberhasilan pencapaian tujuan organisasi dapat ter&ujud. Mengenalkan kepada para peserta pentingnya kualitas dan peningkatan tim kerja yang harmonis dalam keberhasilan mencapai tujuan perusahaan b. mengikatkan diri kepada suatu tujuan bersama. TUJUAN AKTIVITAS: a. Tim mempunyai pengertian sejumlah orang dengan keterampilan yang saling melengkapi. =ntuk itu. -rtinya agar dapat memenuhi kebutuhan hidup setiap manusia perlu bekerja sama dengan manusia lainnya. diperlukan adanya pembentukan suatu tim. B. serta mempunyai tanggung ja&ab secara bersama. dan pendekatan. Mengetahui dan memahami pentingnya tim kerja dalam menjalankan setiap tugas . DESKRIPSI SINGKAT Manusia diciptakan sebagai makhluk sosial.

06# Projector .0aptop .dalam unit kerja masing-masing c.Kelas E. WAKTU: . AKTIVITAS ."$! menit D. KELOMPOK AKTIVITAS: *. Membentuk tim kerja yang harmonis di unit kerja masing-masing C. ALAT: .Sound system H. TEMPAT: . /ole-playingB c. METODE: a. #iskusiB G. (amesCpermainanB d. 6eramahB b.

Secara definisi. kreati?itas dipahami sebagai kemampuan untuk berpikir baru dan cara yang tidak biasa serta menghasilkan solusi yang unik untuk memecahkan suatu masalah. Drang-orang yang demikian dapat disebut sebagai orang yang kreatif atau memiliki kreati?itas. TUJUAN AKTIVITAS: a. orang-orang yang mampu memberikan solusi dengan cara-cara yang tidak biasa atau kon?ensional namun tetap efektif dan efisien akan mempunyai nilai lebih tersendiri.Mate ! VI " C eat!4!t8 A. ketepat gunaan dan keragaman ja&aban. Peserta memiliki kemampuan untuk membuat kombinasi baru berdasarkan data. b. informasi atau unsur-unsur yang ada. B. Peserta memiliki kemampuan menemukan banyak kemungkinan ja&aban terhadap suatu masalah yang ditekankan kepada kuantitas. . DESKRIPSI SINGKAT #alam menangani tantangan-tantangan dan permasalahan dalam kehidupan.

kelu&esan dan orisinalitas dalam berpikir. AKTIVITAS: . TEMPAT: . METODE: ."$! menit D. ALAT: .c.06# Projector . Peserta memiliki kemampuan yang mencerminkan kelancaran.Sound system H. WAKTU: .6eramah G.0aptop . KELOMPOK AKTIVITAS: *. C.Permainan . serta kemampuan untuk mengelaborasikan 2mengembangkan.Kelas E. memperinci3 suatu gagasan. memperkaya.

TEMPAT: . harus jelas dan dapat dimengerti.Mate ! VII " P)(%!9 S7ea#!$5 A. TUJUAN AKTIVITAS: C. WAKTU: . Berbicara. Berbicara memiliki pola dan cara yang berbeda-beda."$! menit D. Menjadi public speaker yang efisien dan efektif akan memberi bekal dan alat untuk membuat perbedaan besar dalam bisnis. -kan tetapi. DESKRIPSI SINGKAT %ampir setiap orang akan tampil sebagai public speaker. dan masyarakat. B. berbicara tidak dapat dilakukan hanya dengan membuka mulut dan bersuara. di berbagai titik dalam hidupnya. pekerjaan. Berbicara tidak dapat dilakukan hanya dengan asal bicara.

Percaya #iri 2Self 6onfidence3 adalah meyakinkan pada kemampuan dan penilaian (judgement) diri sendiri dalam melakukan tugas dan memilih pendekatan yang efektif. B. KELOMPOK AKTIVITAS: *.'! menit D..Kelas E. %al ini termasuk kepercayaan atas kemampuannya menghadapi lingkungan yang semakin menantang dan kepercayaan atas keputusan atau pendapatnya. salah satu hal yang perlu dimiliki untuk meraih keberhasilan adalah rasa percaya diri. DESKRIPSI SINGKAT Menghadapi tantangan kehidupan yang dirasakan semakin meningkat de&asa ini. AKTIVITA Mate ! VIII " Pe 9a8a D! ! A. TUJUAN AKTIVITAS: C.06# Projector .0aptop . ALAT: .Permainan . METODE: .Sound system H. WAKTU: .6eramah G. TEMPAT: .

06# Projector .Kelas E. Membuat peserta memahami akan tujuan training dan hal-hal apa yang harus dihindari. latihan dan jam terbang untuk menjadi trainer yang handal.. Peserta mengetahui kemampuan dasar fasilitasi b. Peserta mendapat kesempatan berlatih menjadi fasilitator dengan pemahaman modul yang baik d.6eramah G. METODE: . . Melalui pelatihan dengan pendekatan yang unik dan praktis akan memberikan kesanggupan untuk menjadi trainer yang baik. B. sehingga apa yang hendak disampaikan dapat diterima secara penuh oleh para peserta. terutama seorang pemimpin. Peserta memperoleh gambaran mengenai karakteristik-karakterirtik yang diperlukan untuk menjadi seorang fasilitator. AKTIVITAS: Mate ! I: " T a!$!$5 *2 T a!$e A.0aptop . ALAT: . c. DESKRIPSI SINGKAT Keterampilan menjadi trainer atau fasilitator semakin dibutuhkan de&asa ini oleh setiap orang.amun menjadi trainer yang baik tidak dapat terjadi secara otomatis. #iperlukan persiapan. KELOMPOK AKTIVITAS: *. TUJUAN AKTIVITAS: a.Permainan .Sound system H. .

Kelas E. TEMPAT: . KELOMPOK AKTIVITAS: *.06# Projector . METODE: . g. WAKTU: . C.6eramah G. alat apa saja yang dapat digunakan dalam training : sehingga dapat menggunakan sesuai dengan saat dan kondisi yang tepat.$ %ari D.Sound system . f. Membuat peserta mengetahui cara. Membekali dengan teknik berkomunikasi yang efektif agar dapat meminimalkan dampak dari distorsi dalam komunikasi dalam penyampaian training.0aptop .Permainan . teknik. Mengetahui reaksi-reaksi peserta khususnya reaksi yang dapat mengganggu jalannya training dan cara mengatasinya. ALAT: .e.

menyiapkan materi. menggali keterangan lebih lanjut dan membuat suasana akrab dengan peserta diskusi kelompok. 7asilitator harus menjadi nara sumber yang baik untuk berbagai permasalahan. F. Mengadakan e?aluasi terhadap peserta dan proses pelatihan.e$a$5 ". $. Menghormati sesama anggota kelompok 7asilitator harus menghargai sikap. menyimpulkan pendapat mereka. . . -pabila dalam diskusi terdapat pembicaraan yang keluar jalur.a( Tim 7asilitator bertanggung ja&ab agar persiapan dan kegiatan proses pembelajaran berhasil sesuai dengan tujuan pelatihan. dan penyajian materi sesuai dengan bidangnya. Mengarahkan acara belajar dan menilai bahan belajar sesuai dengan modul. '. T)5a3 &a$ We. Mengadakan bimbingan pada diskusi kelompok.H. Berkomunikasi dengan baik 7asilitator harus mendengarkan pendapat setiap anggota kelompok. 4. AKTIVITAS: 7asilitator adalah orang yang memberikan bantuan dalam memperlancar proses komunikasi sekelompok orang. 7asilitator juga bertugas sebagai mediatorCpenengah untuk mengembalikan topic pembicaraan ke jalur yang benar. E. memberikan umpan balikCfeedback kepada anggota kelompok. Merumuskan kegiatan$ dan hasil$ kegiatan peserta. sehingga mereka dapat memahami atau memecahkan masalah bersama-sama. Menata situasi proses belajar. Ta$55)$5 Ja. $. bimbingan nasihat atau pendapat. pendapat dan perasaan dari setiap anggota kelompok. Kemampuan Seorang 7asilitator ". 7asilitator bukanlah seseorang yang bertugas hanya memberikan pelatihan. ). Mengintensifkan kerjasama dan komunikasi antar anggota kelompok. Menata acara belajar.

banyak senyum serta dalam memberikan contoh atau celetukan yang lucu tetap dalam suasana terkendali. Gaktu yang diperlukan untuk ceramah disesuaikan dengan banyaknya materi yang akan dibahas. &hite board. santai dan tidak bekuCtegang. =ntuk memudahkan digunakan alat Bantu seperti buku. terdapat teknik-teknik. 7asilitator bertindak sebagai penegnah dan memberikan kesempatan berbicara pada semua anggota kelompok. sbb9 Pencairan Suasana Maksud pencairan suasana adalah agar suasana diskusi kelompok menjadi tenang. flipchart. ). sehingga akan memberikan arti lebih mendalam bagi anggota kelompok. Maka 7asilitator harus memperlihatkan raut &ajah yang ramah. Berpengetahuan 7asilitator harus mempunyai pengetahuan yang cukup terhadap setiap persoalan yang akan dibahas. Gaktu untuk pencairan suasana cukup maksimal "! menit. 7asilitator harus menanggapi hal tersebut di atas dengan sikap terbuka.'. sambil terta&a atau bergurau Te#$!# *a3!%!tat2 #alam melaksanakan tugas sebagai 7asilitator baik dalam menyampaikan materi pelatihan. Memiliki Sifat Terbuka 7asilitator harus dapat menerima pendapat atau sikap yang mungkin kurang sesuai yang disampaikan oleh anggota kelompok. 6eramah 6eramah adalah menyampaikan materi kepada anggota kelompok agar pesan dan kesan yang benar dapat dipahami oleh peserta. #iskusi #iskusi adalah pendalaman materi yang dilakukan secara komunikasi $ arah. agar anggota juga merasa lebih dihargai pengetahuan atau pendapatnya. Permainan . dll. dan hal ini dilakukan pada saat pertemuan pertama. nyaman. 5a harus memiliki minat yang besar terhadap berbagai persoalan yang ada. memberikan bimbingan atau diskusi.

Membangun Komunikasi9 Aangan memakai bahasa yang terlalu resmi. -jaklah mereka berdiskusi mengenai keadaan dan masalah yang sedang dihadapi dengan menghormati sudut pandang mereka. sesekali boleh menggunakan istilah$ yang berkembang di kalangan muda. Sedangkan bagi beberapa pernyataan yang benar. fasilitator hanya bertugas untuk menegaskan kebenaran pernyataan tersebut. kasus atau dialog yang dibuat untuk permainan indi?idual maupun kelompok.• Kuis Permainan kuis adalah cara mudah bagi kelompok untuk mengulang atau mengingat kembali materi yang telah disampaikan agar kita yakin bah&a isi dari materi telah dapat dimengerti sepenuhnya oleh peserta kelompok. =ntuk mencairkan suasana. =ntuk permainan ini dapat dibuat kartu$ cerita. seperti bahasa Hgaul* atau jargon$ yang popular di tele?ise atau di daerah anda. atau Benar atau Salah. • Bermain Peran Permainan peran adalah cara yang sangat efektif untuk belajar bersikap secara benar bagi peserta dan sangat membantu peserta kelompok apabila mereka menemukan masalah yang nyata di kemudian hari. Aangan menggurui. 6ontoh dari kuis adalah penggunaan kartu$ yang berisi pernyataan dengan ja&aban mudah yaitu .a atau Tidak. Beberapa pernyataan sengaja dibuat salah. sehingga ja&aban yang benar harus diterangkan oleh peserta kelompok. .

Mate ! : " C !t!9a% T6!$#!$5 A. karir. dapat meningkatkan kemampuan untuk mengekspresikan gagasan secara lebih . Selain itu. DESKRIPSI SINGKAT Berpikir kritis adalah sebuah keahlian atau cara yang berguna dan penting dalam pengembangan profesi. maupun kehidupan. berpikir secara jernih dan sistematis.

0aptop .komprehensif.6eramah G. tidak hanya di lingkungan sekolah. TUJUAN AKTIVITAS: C.06# Projector . ALAT: . berpikir kritis secara tidak langsung menambah kemampuan ber-bahasa dan keahlian presentasi dari orang tersebut. KELOMPOK AKTIVITAS: *. mudah diejek dan tidak bisa membela diri.'! menit D. WAKTU: . -rtinya. DESKRIPSI SINGKAT Bullying adalah perilaku agresif yang disengaja dan berulang untuk menyerang target atau korban. B.Sound system H. AKTIVITAS Mate ! :I " B)%%8!$5 A. yang secara khusus adalah seseorang yang lemah. METODE: .Permainan . TEMPAT: . namun . Bullying dapat terjadi di mana saja.Kelas E.

KELOMPOK AKTIVITAS: *. METODE: . B.6eramah G.06# Projector . TEMPAT: . DESKRIPSI SINGKAT Setiap orang dalam menjalani kehidupan akan menghadapi tekanan-tekanan yang seringkali membuat seseorang dalam kondisi kehilangan moti?asi atau biasa disebut demoti?asi. AKTIVITAS: Mate ! :II " M2t!4at!2$ A.juga di tempat kerja ataupun rumah.0aptop . TUJUAN AKTIVITAS: C. Selain itu.Kelas E.'! menit D.Sound system H. demoti?asi juga dapat terjadi &alaupun seseorang tidak sedang menghadapi . WAKTU: . -pabila tidak dilakukan tindakan pencegahan yang memadai terhadap bullying tersebut maka dapat memberikan pengaruh negatif terhadap lingkungan serta indi?idu yang berada di dalamnya. ALAT: .Permainan .

WAKTU: . ALAT: . suatu pelatihan mengenai moti?asi dapat berguna untuk menemukan dan menumbuhkan kembali semangat yang sempat padam. KELOMPOK AKTIVITAS: *. Dleh karena itu. AKTIVITAS Mate ! :III " Ma$a<e'e$ K2$=%!# A. TUJUAN AKTIVITAS: C." %ari D. . yang memiliki tujuan dan pandangan berbeda. B.06# Projector . perlu dihindari agar perbedaan pendapat tersebut terus meruncing hingga memancing terjadinya suatu konflik.tantangan-tantangan khusus.Sound system H. METODE: . -kan tetapi. misalnya saat menghadapi kejenuhan. #alam definisi. konflik adalah sikap saling mempertahankan diri sekurang-kurangnya diantara dua kelompok.Kelas E. DESKRIPSI SINGKAT #alam kehidupan tentu perbedaan pendapat adalah suatu hal yang &ajar terjadi.0aptop . TEMPAT: .Permainan .6eramah G.

6eramah G. TEMPAT: . B."$! menit D. Melalui pelatihan ini.Permainan . WAKTU: .0aptop . Pengalaman . ALAT: . =ntuk dapat menangani konflik dengan baik maka diperlukan suatu keahlian yang biasa disebut dengan istilah manajemen konflik.06# Projector . bukan kerjasama.Sound system H. TUJUAN AKTIVITAS: a. peserta akan belajar prinsip-prinsip dasar presentasi dan beberapa tips dan teknik presentasi termasuk pengenalan dan penggunaan media presentasi. KELOMPOK AKTIVITAS: *. METODE: . Peserta mampu men C. AKTIVITAS Mate ! :IV " P e3e$tat!2$ S#!%% A.Kelas E. DESKRIPSI SINGKAT Pesan yang sangat penting akan efektif disampaikan apabila dikemas dalam format presentasi yang baik dan disampaikan dengan standar dan cara-cara yang baik pula. Peserta mampu mengidentifikasi tanda-tanda potensial terjadinya konflik b.dalam upaya mencapai satu tujuan sehingga mereka berada dalam posisi oposisi.

Membuat rencana pengajaran f./ole Play . Belajar menguasai diri dan menguasai kelas atau audience melalui kemampuan menyajikan presentasi d.6eramah . Memimpin diskusi kelas d. Mampu memilih dan menentukan metode dan media penyampaian informasi dengan tepat. TEMPAT: . Menangani akti?itas pembelajaran *. METODE: . Teknik pembelajaran orang de&asa c. Peserta memahami prinsip-prinsip dasar melakukan presentasi kepada audience b. Prinsip dasar presentasi yang benar b." %ari D.Permainan .Kelas E. Mampu menja&ab pertanyaan dan meberikan feedback dalam komunikasi yang positif e. WAKTU: . c. C. Memilih media yang akan digunakan e.mempresentasikan suatu topik di depan peserta lain dan memperoleh feedback terhadap presentasi yang diba&akan akan membantu peserta mengembangkan kemampuannya B. Belajar dari pengalaman pribadi mempresentasikan suatu topik dengan menggunakan teknik presentasi yang benar. KELOMPOK AKTIVITAS: a. TUJUAN AKTIVITAS: a.

Sound system H.0aptop . ALAT: . DESKRIPSI SINGKAT .06# Projector .. AKTIVITAS: Mate ! :V " I$te5 !ta3 A.#iskusi Kelompok G.

06# Projector . AKTIVITAS Mate ! :VI " O)t(2$& . Mengkomunikasikan maksud. jujur dan langsung sekalipun dalam negosiasi yang sulit dengan pihak lain. KELOMPOK AKTIVITAS: *.6eramah G. ALAT: .'! menit D.Kelas E. METODE: .Sound system H. ide dan perasaan secara terbuka. &alaupun dalam keadaan yang sulit untuk melakukan ini. TEMPAT: . TUJUAN AKTIVITAS: C. WAKTU: . #engan kata lain. Hsatunya kata dengan perbuatan*.Permainan .5ntegritas 25ntegrity3 adalah bertindak konsisten sesuai dengan nilai-nilai dan kebijakan organisasi serta kode etik profesi.0aptop . B.

=ntuk meningkatkan performa organisasi dirasakan penting untuk para anggotanya dilengkapi dengan akti?itas pembangunan tim dan karakter 2character and team building3 dan nampaknya pengalaman secara outdoor. atau disebut juga dengan outbond. b. dan keyakinan bah&a kebersamaan dapat menyelesaikan masalah. Mencairkan kekakuan hubungan antara anggota untuk menjadi bonding bagi kepentingan bersama. DESKRIPSI SINGKAT Banyak kalangan menyadari bah&a sulit bagi suatu organisasi untuk dapat menunjukkan performa maksimal bila suasana antara anggota kurang solid.A. c. d. TUJUAN AKTIVITAS: a. TEMPAT: . B.$ %ari D. Membangkitkan semangat juang peserta dalam menghadapi tantangan. yang tidak membedakan antara indi?idu sangat kondusif untuk meningkatkan interaksi yang efektif. WAKTU: . Memberikan kesegaran fisik dan psikis melalui akti?itas kebersamaan yang menyenangkan C.Kelas E. kurang terdapat rasa tanggung ja&ab dan rasa memiliki yang terbatas. Memba&a setiap peserta mengerti pentingnya kebersamaan tim dalam mencapai tujuan. KELOMPOK AKTIVITAS: .

In door Games dan Role Play Outbound activities Recreational G.*. METODE: a. AKTIVITAS: . ALAT: . b.06# Projector . c.0aptop . d.Sound system H.

B. mengerti dan bisa saling berinteraksi dengan baik antara satu dengan yang lainnya. c.Mate ! :VII " I9e B ea#!$5 > Ga'e3 A. %al ini dimungkinkan karena perbedaan usia.Kelas . Terciptanya kondisi-kondisi yang eIual 2setarap3 antara sesama peserta dalam forum training. DESKRIPSI SINGKAT 5stilah ice breaking sering dipakai dalam training dengan maksud menghilangkan kebekuan-kebekuan di antara peserta latihan. Menimbulkan kegairahan 2moti?asi3 antara sesama peserta untuk melakukan akti?itas selama training berlangsung. Terciptanya kondisi yang dinamis di antara peserta d. si bos dan lain sebagainya. Menghilangkan sekat-sekat pembatas di antara peserta. sosial ekonomi.$ Aam D. dan sebagainya akan menyebabkan terjadinya dinding pemisah antara peserta yang satu dengan yang lainnya. diperlukan sebuah proses ice breaking. TEMPAT: . TUJUAN AKTIVITAS: a. si bodoh. yang ada hanyalah kesamaan kesempatan untuk maju. untuk melebur dinding-dinding penghambat tersebut. b. si kaya. sehingga mereka saling mengenal. sehingga tidak ada lagi anggapan si pintar. WAKTU: . C.

tujuannya adalah B . perlakukan yang sama. . Simulasi berbagai macam 5ce Breaking dan (ames *.Met2&e S!')%a3! &a$ Pe 'a!$a$ tim building. &.Met2&e S!$et!# Sebuah metode pengembangan sumbang saran.E. kelompok dll. antara lain 9 pentingnya kesatuan dalam suatu komunitas. dengan bertanya.Met2&e Ce a'a6 Pelatih melakukan terlebih dahulu ceramah pembuka yang pada hakikatnya menjelaskan tentang beberapa hal. Tujuan dan kegunaan 5ce Breaking c. Met2&e St)&! Ka3)3 Memberikan kesempatan kepada peserta untuk ikut andil memecahkan persoalan-persoalan praktis sehari-hari yang dita&arkan oleh pelatih. .Memberikan pengertian bah&a sejak hari itu mereka akan menjadi sebuah keluarga 2sanak famili3 sampai kapanpun. dimana dalam suatu pemecahan masalah dipadukan berbagai pendapat dari berbagai disiplin ilmu sehingga memunculkan solusi yang lebih kreatif terhadap persoalan yang muncul.Membiasakan peserta untuk berinteraksi dengan kelompoknya yang baru. KELOMPOK AKTIVITAS: a. Pengenalan mengenai 5ce Breaking b. menanggapi atau mengamati peserta lain. METODE: a. kerjasama antar . (. persamaan hak di antara sesama peserta. kognitif maupun psikomotornya.=ntuk melihat potensi a&al yang dimiliki masing-masing peserta baik dari segi afektif. 9. kesadaran potensi.

.Sound system H. sifat dan Hkarakteristik special* seorang peserta. yang lain akan ikut merasakannya*. Ketika peserta belum lebur namun ice breaking sudah dihentikan. hal ini akan menyusahkan se&aktu penyajian materi berikutnya. sikap.Metode ini merupakan metode yang paling mudah dilakukan. menjabarkan tujuan dan manfaat i2e breaking. . 5a harus tahu saat peserta sudah lebur atau belum dan masih harus dileburkan. Seorang pelatih haruslah mempunyai naluri 2feeling3 khusus yang kuat ketika melakukan proses ice breaking. G. Saat melakukan ice breaking. pelatih mempersiapkan beberapa permainan yang bertujuan untuk memecah kebekuan 2ice breaking games3 peserta. Pe$5e$a%a$ I9e B ea#!$5 -asilitator memperkenalkan diri kepada para peserta mengenai pengertian 12e Breaking.06# Projector .Terciptanya keakraban di antara peserta. 2minimal beberapa orang dari peserta sudah masuk dalam memorinya3 tentang potensi a&al.0aptop .Tertanamnya anggapan bah&a mereka adalah satu kesatuan 2solidaritas3 Hbila satu sakit. Tujuan simulasi ini adalah 9 . . AKTIVITAS: a.Masing-masing peserta dapat menghafal nama dan beberapa identitas penting peserta lainnya. seorang pelatih harus sudah dapat mendeteksi. serta saat-saat 12e Breaking dibutuhkan (5 Menit) Ha%?6a% 8a$5 Pe %) D!7e 6at!#a$ Saat I9e B ea#!$5 a. ALAT: . b.

sikap. -da peserta yang mudah lebur dan ada yang sulit lebur. dll yang sangat signifikan. seorang pelatih haruslah dipandang oleh peserta dalam pandangan yang positif. Gaktu yang disediakan untuk melakukan ice breaking sangat kondisional. karena perbedaan pendidikan. latar belakang. Dleh karena itu seorang pelatih harus mempunyai beberapa Hjurus simpanan* yang harus dikeluarkannya bila peserta sulit mengalami peleburan antara satu dengan yang lainnya. baik dari segi pendapat. d. sifat dan interaksinya dengan peserta. Menimbulkan kesan positif. karena tidak menutup kemungkinan nanti seorang pelatih akan menjadi tempat Hcurhat* paling dipercaya bagi peserta yang mengalami persoalan-persoalan khusus . tergantung kepada tingkat keleburan peserta.c.

DESKRIPSI SINGKAT Mengambil Keputusan 2#ecision Making3 adalah kemampuan untuk mengendalikan diri 2self control3 dan tidak mudah terpancing oleh reaksi yang pro?okatif untuk dapat menentukan suatu pilihan-pilhan yang akan diambil agar menghasilkan suatu kondisi yang terbaik. Peserta dapat mengambil keputusan untuk tugas rutin secara mandiri c. Peserta dapat mengambil keputusan untuk tugas non rutin d.Mate ! :VIII " De9!3!2$ Ma#!$5 A. Peserta dapat mengambil keputusan untuk tugas rutin berdasarkan prosedur kerja yang jelas b. B. TUJUAN AKTIVITAS: a. Peserta mampu mengambil keputusan yang beresiko namun situasinya lebih jelas .

AKTIVITAS SUMBER : http9CC&&&."$! menit D. KELOMPOK AKTIVITAS: *.0aptop . ALAT: .htm http9CC?ibi@learning.comCdocument$CiceJbreaking. TEMPAT: .6eramah G.e.Kelas E.06# Projector . Peserta mampu dan berani mengambil keputusan &alaupun situasinya tidak menentu. C.andragogi.Permainan . #alam hal ini ada unsur prediksi dan perhitungan resiko. WAKTU: .comCne&Cprogram . METODE: .Sound system H.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful