III. METODE PENELITIAN A.

Jenis dan Rancangan Penelitian Rancangan eksperimental penelitian deskriptif ini adalah penelitian yang non

kuantitatif

dilakukan

dengan menggunakan studi potong lintang (cross sectional study). B. Lokasi dan Waktu Penelitian 1. Tempat penelitian Penelitian dilakukan di Kampung Jogonegaran RT 49 RW 13 Kelurahan Sosromenduran Kecamatan Gedong Tengen

Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. 2. Waktu penelitian Penelitian dilakukan pada tanggal 10 Desember 2013 sampai dengan 14 Desember 2013. C. Populasi dan Sampel Penelitian 1. Populasi Populasi pada penelitian ini adalah warga RT 49 RW 13 Kelurahan Sosromenduran Kecamatan Gedongtengen

Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. 2. Sampel Penelitian ini menggunakan sampel total sebab jumlah populasi kecil (50 kepala keluarga/KK) penelitian pada sehingga sampel ini
1

memnungkinkan semua

untuk

melakukan

dengan

populasi.

Kriteria

inklusi

penelitian

Kriteria eksklusi yaitu warga RT 49 RW 13 Kelurahan Sosromenduran Kecamatan Gedongtengen Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang tidak berada di tempat saat dilakukan penelitian atau yang tidak bersedia menjadi responden.adalah warga yang secara administratif tercatat dan bertempat tinggal RT 49 RW 13 Kelurahan Sosromenduran Kecamatan Gedongtengen Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Alur Pengambilan Sampel 2 . 50 KK terdaftar di RT 49 RW 13 22 KK tidak ditemui di rumah KK 28 KK dapat ditemui saat penyebaran kuesioner 1 KK tidak mengisi kuesioner Jumlah KK yang menjawab kuesioner = 27 Gambar.

tempat bersih. 3-5 tahun. Usia Usia pada penelitian ini adalah usia responden dan keluarganya saat dilakukan penelitian. kepadatan kepemilikan baik dan jenjang pendidikan. Lingkungan Status rumah. usia 0-2 tahun. jamban.00/bulan) 3 .000. Jenis kelamin Jenis kelamin dibedakan antara laki-laki dan perempuan. 19-55 tahun. Dikatakan jamban fasilitas kepemilikan ketersediaan tempat sampah memadai. jika lingkungan adalah data sumber tentang air. 3. 6-18 tahun. 2. Variabel Penelitian 1. ketersediaan air sampah. Dikelompokkan menjadi pendapatan keluarga lebih per dari bulan pendapatan (Rp rata-rata penduduk dan Yogyakarta pendapatan 1.000. Status ekonomi Status ekonomi adalah tingkat kesejahteraan keluarga yang diukur dengan pendapatan rata-rata per keluarga per bulan. Dalam analisis data akan dibedakan menjadi 5 kelompok usia yaitu. Skala pengukuran nominal (baik dan tidak baik) 4.D. dan > 55 tahun.

dan ASI tidak beli eksklusif diberikan. makanan penggunaan botol susu/empeng dan cara membersihkan botol susu.000. Pola kebiasaan makan tidak baik jika tidak memenuhi kriteria tersebut di atas. botol susu dibersihkan setiap akan dipakai dengan cara merebusnya dahulu di dalam air mendidih. pemberian pola ASI mendapatkan Eksklusif.000. makanan makanan jadi di dimasak pinggir sendiri jalan. Dikatakan baik jika memenuhi syarat kebersihan seperti pihak yang memasak mencuci tangan terlebih dahulu. Jumlah kejadian diare dihitung dari 4 .00/bulan. Jumlah kejadian diare Diare adalah buang air besar yang tidak normal dengan perubahan konsistensi dan frekuensi lebih dari 3 kali dalam 24 jam baik disertai lendir dan/atau darah maupun tidak. 5. Skala pengukuran nominal (baik dan tidak baik). pola penyimpanan (masak/beli).keluarga kurang dari pendapatan rata-rata penduduk Yogyakarta per bulan (Rp 1. Makanan disimpan dengan benar bila tidak habis (di kulkas). 6. Pola kebiasaan makan Pola kebiasaan makan adalah kebiasaan keluarga dalam memasak dan menyiapkan makanan kepada keluarga. makanan.

7. SMP. dukun pijat. S2. Analisis Data 1. dll). SD. 8. Health seeking behavior Health seeking behavior merupakan aspek khusus pada individu dalam mencari bantuan pihak penyedia pelayanan kesehatan. bantuan pada pengobatan alternatif (dukun. Digolongkan menjadi tidak pernah sekolah. E. petugas mengobati Seperti memeriksakan lain dengan diri ke dokter atau kesehatan sendiri (bidan. 5 . jenjang S1. Editing (pengeditan) adalah untuk meneliti kuisioner sudah lengkap atau belum sehingga bila ada kekurangan dapat segera dilengkapi. S3. Tingkat pendidikan Tingkat pendidikan adalah suatu kondisi jenjang pedidikan yang dimiliki oleh seseorang melalui pendidikan formal yang dipakai oleh pemerintah serta disahkan oleh departemen pendidikan. SMA.kejadian diare dalam 1 keluarga dalam rentang waktu 1 bulan. atau mencoba mencari warung. obat perawat). Data tingkat pendidikan didapatkan melalui ijazah terakhir yang dimiliki oleh seseorang.

Identitas responden a. Item Kuesioner Penelitian Jumlah Pertanyaan 1. Instrumen Penelitian Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. 4. 3. Daftar penghuni KK yang bersangkutan 6 . F.1. Tabel III. disajikan Data secara yang dikumpulkan dari kuisioner distribusi (pemasukan penelitian data) tabel adalah sesuai suatu dengan data-data deskriptif dengan frekuensi. Entry/processing pemasukan kriteria.2. Coding (pengkodean) adalah suatu usaha memberikan kode atau menandai jawaban responden atas pertanyaan yang ada pada kuisioner. Dilakukan untuk variabel tingkat pendidikan dan health seeking behavior. Kuesioner yang dibuat disusun atas 36 pertanyaan. Instrumen Penelitian No. Data yang disajikan didistribusikan melalui analisis univariat untuk menghasilkan distribusi dan prosentase crosstabulasi darsi tiap variabel. Berikut ini adalah item-item kuesioner penelitian. Cleaning (pembersihan data) adalah suatu kegiatan yang melihat apakah suatu data sudah benar-benar bebas dari kesalahan. Alamat b. 32 pertanyaan tertutup dan 4 pertanyaan terbuka.

Sumur/PAM/sungai b. Tahap Pelaksanaan 7 . Sumber Air dan Pembuangan a. Health-seeking behavior Hygiene keluarga a. Septic tank Status Lingkungan a. hubungan dengan kepala keluarga. Memasak dan menyiapkan makanan d. 5. Tahap Persiapan Tahap persiapan melliputi penilaian masalah yang ada pada RT 49 RW 13 Kelurahan Daerah Sosromenduran Istimewa Kecamatan Yogyakarta Gedongtengen Provinsi dilanjutkan dengan pembuatan dan pengajuan jdudul. Hewan peliharaan b. Makanan Pendamping ASI c. Kebiasaan cuci tangan b. beserta keterangan tanggal lahir. 2. Penderita b.2. 7. Penggunaan botol susu/empeng d. Pola penyimpanan makanan yang belum habis dalam sehari Pertanyaan khusus anak usia ≤ 2 tahun a. Cara membersihkan botol susu G. Sampah dan pembuangannya Penghasilan keluarga Diare a. ASI Eksklusif b. ijazah pendidikan terakhir dan pekerjaan. Jamban c. 6. 3. Jajan di pinggir jalan c. 4. Jalannya Penelitian 8 5 1 10 8 4 1.

tujuan. membuat kesimpulan dan saran. Keterbatasan Penelitian Beberapa kelemahan penelitian yang berhubungan dengan hasil penelitan ini antara lain adalah: 8 . Prosedur pelaksanaan adalah sebagai berikut: Peneliti datang ke rumah-rumah warga di RT 49 RW 13 Kelurahan Sosromenduran Kecamatan Gedongtengen Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. pertanyaan untuk warga kuisioner yang mendapatkan data akan digunakan untuk penelitian. diberikan ditandatangani. H. serta konsultasi dengan pembimbing.Penelitian Sosromenduran dilakukan Kecamatan di RT 49 RW 13 Kelurahan Daerah Gedongtengen Provinsi Istimewa Yogyakarta dimulai pada tanggal 10 Desember 2013 sampai dengan 13 Desember 2013. serta prosedur dalam penelitian ini dan warga tersebut diminta kesediaannya untuk menjadi subyek untuk penelitian. Apabila setuju maka warga diminta subyek consent berisi menandatangani (inform persetujuan Setelah menjadi inform yang penelitian consent). Tahap Penulisan Laporan Pada tahap ini dilakukan pengolahan dan analisa data. Sebelum diberikan kuisioner warga yang ditemui peneliti dijelaskan terlebih dahulu mengenai maksud. pembahasan hasil penelitian. 3.

1. 9 . Penelitian ini menggunakan jumlah sampel yang sedikit sebab jumlah populasi Kecamatan RT 49 RW 13 Kelurahan Daerah hampir Sosromenduran Istimewa Gedongtengen Provinsi dan Yogyakarta tergolong sedikit separuh jumlah KK yang tidak berada di tempat saat penyebaran kuesioner dilakukan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful