Sistem : Wikipedia: Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan

yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi. Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu ilayah serta memiliki item-item penggerak, !ontoh umum misalnya seperti negara. "egara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti pro#insi yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu negara dimana yang berperan sebagai penggeraknya yaitu rakyat yang berada di negara tersebut. $eori %a#id &aston: Sistem dapat diartikan sebagai kesatuan yang terbentuk dari beberapa unsur (elemen). 'nsur, komponen atau bagian yang banyak ini satu sama lain berada dalam keterkaitan yang mengikat dan fungsional. (asing-masing kohesif satu sama lain, sehingga ketotalitasan unit terjaga utuh eksistensinya. Komponen dari system kesehatan: Definisi sistem kesehatan menurut WHO adalah keseluruhan komponen yang meliputi semua aktor, organisasi, lembaga, dan sumber daya yang di!urahkan untuk tujuan peningkatan kesehatan. %i banyak negara, sebuah sistem kesehatan men!akup komponen pelayanan pemerintah, s asta, tradisional, dan informal. )al ini juga berlaku di *ndonesia+ kita mengenal pelayanan kesehatan formal (poliklinik, dokter praktik, puskesmas, rumah sakit) dan pelayanan kesehatan informal (jamu, pijat, tusuk jarum, dan lain-lain). SISTEM KESEHATAN NASIONAL (SKN) %okumen sistem kesehatan nasional (S,") mendefinisikan S," sebagai suatu tatanan yang menghimpun berbagai upaya -angsa *ndonesia se!ara terpadu dan saling mendukung guna menjamin derajat kesehatan yang setinggi-tingginya sebagai per ujudan kesejahteraan umum seperti dimaksud dalam .embukaan ''% /012. 3da enam subsistem (komponen) dalam S,", yaitu (/) subsistem upaya kesehatan, (4) subsistem pembiayaan kesehatan, (5) subsistem sumber daya manusia kesehatan, (1) subsistem obat dan perbekalan kesehatan, (2) subsistem pemberdayaan masyarakat, dan (6) subsistem manajemen kesehatan. $ujuan S," adalah terselenggaranya pembangunan kesehatan oleh semua potensi bangsa, baik masyarakat, s asta, maupun pemerintah se!ara sinergis, berhasil-guna dan berdaya-guna, sehingga ter!apai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. %epkes 7*. 4889. )al 98) (http:::mki.idionline.org:inde;.php<u.age=mki.mki>dl?smod=mki?sp=publi!?key=($34L$& ) Landasan S," meliputi: /. Landasan *diil, yaitu .an!asila. 4. Landasan ,onstitusional, yaitu ''% /012, khususnya: .asal 4@ 5. Landasan Aperasional meliputi seluruh ketentuan peraturan perundangan yang berkaitan dengan penyelenggaraan S," dan pembangunan kesehatan. (%epkes 7*. 4880. http::: .depkes.go.id:do nloads:S,"B48final.pdf )

Se!ara logis. yang jelas tujuannya. (elakukan analisis untuk memilih alternatif kegiatan terbaik 2. sekaligus menentukan prioritas masalah-masalah tersebut. Sehingga masalah yang ditetapkan untuk ditanggulangi betul-betul merupakan masalah dari masyarakat. morbiditas dan !a!at yang timbul dari penyakit-penyakit yang ada dalam masyarakat. Perencanaan kesehatan adalah kegiatan yang perlu dilakukan di masa yang akan datang. masalah adalah terdapatnya kesenjangan (gap) antara harapan dengan kenyataan. termasuk masyarakat. yakni : /. pada akhirnya akan diperoleh hasil dari analisis ini yang merupakan titik tolak peren!anaan kesehatan terpadu dan dalam langkah selanjutnya diikuti oleh kegiatan untuk merumuskan masalah se!ara jelas. (enurut definisi.Perencanaan Pelayanan Kesehatan A. sehingga dapat diperoleh gambaran tentang masalah kesehatan yang ada serta faktor-faktor yang mempengaruhi masalah kesehatan tersebut. . perilaku. Aleh sebab itu langkah a al dalam peren!anaan kesehatan adalah mengidentifikasi masalah-masalah kesehatan. Yang dimaksud dengan masalah dalam peren!anaan kesehatan tidak terbatas pada masalah gangguan kesehatan saja. PENDAHULUAN 'ntuk meningkatkan kinerja dan mutu peren!anaan program kesehatan. . sehingga dalam pelaksanaan kegiatan untuk menanggulangi masalah kesehatan yang ada.ada umumnya setiap orang ingin bebas dari rasa sakit dan rasa tidak aman yang ditimbulkan penyakit:ke!elakaan. (http:::rid anamiruddin. Langkah-langkah peren!anaan sebetulnya bersifat generik. *dentifikasi masalah dan menetapkan prioritas 5. !ara perumusan masalah yang baik adalah kalau rumusan tersebut jelas menyatakan adanya kesenjangan. masalah kesehatan diukur atas dasar pendapat orangorang penting dalam suatu msyarakat (pemerintah atau tokoh-tokoh masyarakat).elima langkah pokok di atas harus dilaksanakan se!ara berurutan (sistematis). kependudukan dan pelayanan kesehatan). . Setiap langkah yang dilakukan memiliki tujuan sendiri.ragmatis. *dentifikasi .endekatan . yang merupakan tujuan dari analisis ini. akan tetapi meliputi semua faktor yang mempengaruhi kesehatan penduduk (lingkungan. Identifikasi dan prioritas masalah kesehatan merupakan bagian dari proses peren!anaan harus dilaksanakan dengan baik dan melibatkan seluruh unsur terkait. (enyusun ren!ana operasional. 4. %alam pendekatan ini.olitis. . 5. 3nalisis situasi sebagai langkah a al dalam peren!anaan harus dilakukan sebaik mungkin. yaitu sama dengan alur pikir siklus peme!ahan masalah. masyarakat dapat berperan aktif didalamnya /. (enetapkan tujuan 1.endekatan .esenjangan tersebut dikemukakan se!ara kualitatif dan dapat pula se!ara kuantitatif. . langkah-langkah pokok yang perlu dilakukan adalah : /. Aleh sebab itu. 3da 5 !ara pendekatan yang dilakukan dalam mengidentifikasi masalah kesehatan.!om:4889:81:46:bab-#-identifikasi-masalah-kesehatan:) . diperlukan suatu proses peren!anaan yang akan menghasilkan suatu ren!ana yang menyeluruh (komprehensif dan holistik). . identifikasi masalah kesehatan dilakukan dengan mengukur mortalitas.endekatan logis.eren!anaan pada hakikatnya adalah suatu bentuk ran!angan peme!ahan masalah. 3nalisis situasi 4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful