PREVALENSI Insiden keseluruhan pusing, vertigo, dan ketidakseimbangan adalah 5-10%, dan mencapai 40% pada pasien berusia

lebih dari 40 tahun. Insiden jatuh adalah 25% pada subjek ang lebih tua dari !5 tahun. "ebuah laporan mengkaji persentase oleh departemen darurat #merika $%&"' dari tahun 1((5 sampai 2004 menunjukkan bah)a vertigo dan pusing men umbang 2,5% dari persentase keseluruhan. $1' "ebuah laporan menggunakan data dari studi *ational ")edia +enuaan dan +era)atan $"*#,' menemukan bah)a pada pasien usia muda kurang dari -0 tahun, prevalensi jatuh adalah 1!,5% dan 1.,-% dari pusing, sedangkan pada pasien berusia mulai dari -0 tahun, prevalensi jatuh adalah /1,.% dan pusing /1%. +ara pasien ang lebih muda cenderung memiliki 0aktor predikti0 ang lebih spesi0ik, sedangkan pasien usia lanjut cenderung memiliki ang lebih umum. $1' ETIOLOGI 1ertigo sentral adalah vertigo akibat pen akit ang berasal dari sistem sara0 pusat $""+'. &alam praktek klinis, sering kali melibatkan lesi kranial 1III sara0 juga. Individu dengan vertigo mengalami halusinasi gerak lingkungan mereka. $2' 2idak semua vertigo akibat dari vestibulopati peri0er dan dapat benar-benar menjadi sekunder untuk patologi sentral. +asien dengan patologi sentral lebih sering muncul dengan keluhan dise3uilibrium dan ataksia ang bukan gejala vertigo sejati, tapi ini tidak selalu menjadi kasus. "eringkali ketidakmampuan mereka untuk berdiri atau berjalan membedakan mereka dari pasien dengan lesi peri0er, ang secara umum mampu berdiri atau mobilisasi denganbantuan. 2idak seperti lesi peri0er, nistagmus dari patologi sentral dapat mengubah arah dengan tatapan, ini tidak terpengaruh oleh 0iksasi, dan bisa murni vertikal atau torsional.

atau dapat terjadi secara spontan. 1ertigo > #spek *eurologi. $/' "eperti disebutkan sebelumn a. suara serak.2ergantung pada lokasi lesi dapat dikaitkan dengan gangguan pendengaran serta beberapa gejala neurologis lainn a. 4klusi arteri cerebellar posterior in0erior akan men ebabkan in0ark meduler lateralis dan berakibat pada pada sindrom meduler lateralis. 6an ak proses dapat men umbat sistem vertebrobasilar. juga dikenal sebagai sindrom 8allenberg . ataksia tungkai ipsilateral dan n eri )ajah atau mati rasa. +en ebab ang kurang umum termasuk "ubclavian "teal " ndrome. hemianestesia tubuh kontralateral. nistagmus. 7ang paling umum adalah aterosklerosis. dan kondisi peradangan. Indonesia > . dan 0inger to nose. cerebellum. &iseksi arteri vertebralis dapat disebabkan oleh trauma atau manipulasi leher. gangguan cara berjalan. arteri posterior cerebellar in0erior. dan kelumpuhan sara0 )ajah. emboli. $/' +asokan darah ke otak. 9ani0estasi ang diperkirakan termasuk vertigo. heel to shin. atau arteri cerebellar superior. $/' KEPUSTAKAAN .1< =i anto 6. 4klusi salah satu cabang utama sistem ini dapat men ebabkan vertigo. 144A 2004 2 .ermin &unia @edokteran *o. gangguan hiperkoagulasi. gejala ang terkait dengan stroke iskemik di daerah ini sangat bervariasi dan sangat tergantung dimana sistem cabang ang tersumbat. arteri cerebellar anterior in0erior. dan diseksi arteri vertebral. dis0agia. "indrom :orner. 5ejala stroke iskemik vertebrobasilar $1I"' sangat bervariasi dan tergantung dimana dari tiga cabang sirkum0erensial utama ang tersumbat. dan telinga bagian dalam berasal dari sistem vertebrobasilar. +emeriksaan neurologis men eluruh ini penting dan harus mencakup seperti tes 0oam and dome. ?akarta.

#medee =.comCarticleC.entral 1estibular &isorders.. &iunduh tanggal #pril 2011. *e) 4rleans.entral 1ertigo .-(-clinicalDa021.medscape. &iunduh dari http>CCemedicine.(4.Internet<. / . B# > 2he 4chsner ?ournal.ommon +eripheral and . 1ertigo> # =evie) o0 . 8eb9& BB./< 2homson 2.2< 9arril @#. .. 21 ?anuari 2011. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful