STATUS PASIEN I. Identitas Nama Usia Pekerjaan Alamat Agama Status Pendidikan : Tn.

SP : 48 tahun : Buruh : Jerengan, Jatimulyo, Klaten : Islam : Menikah : SMA

II.

Keluhan Utama Merusak barang

III.

Riwayat Perjalanan Penyakit Pasien masuk ke RSJ Soedjarwadi pada tanggal 21-4-2013. Dari Alloanamnesis dengan kakak pasien, didapatkan keterangan bahwa bahwa satu hari sebelum pasien dirawat di RSJ Soedjarwadi pasien merusak barang, dan memecahkan kaca rumah sendiri. Pasien sering terlihat marahmarah dan mudah merasa tersinggung. Pada malam hari pasien sering terlihat bingung dan tiba-tiba berteriak sendiri. Pasien pernah mengiris tangannya dan pernah berusaha untuk bunuh diri. Pasien juga tampak sulit tidur. Satu minggu sebelum masuk ke RSJ, pasien terlihat mengumpulkan benda tajam, dan sering mengancam orang yang lewat di depan rumahnya. Menurut Kakak pasien, pasien sering curiga terhadap orang-orang yang tidak dikenalnya. Satu bulan sebelum pasien masuk ke RSJ, pasien pernah berkelahi dengan salah seorang pekerja di tempatnya bekerja. Pasien berkelahi karena merasa bahwa dirinya selalu dicemooh dan tidak dihargai. Pasien juga sering terlihat mengancam akan membunuh orang lain. Jika pasien memegang arit, pasien sering mengejar orang lain.

Pasien tidak memiliki riwayat trauma. Ibu pasien sudah dan tidak bisa memberikan keterangan 2. IV. Pasien juga pernah melempar batu kepada temannya sampai kepala temannya berdarah. Riwayat Penyakit Dahulu Pasien memiliki riwayat mondok dua kali di RSJ. pasien dikatakan sering berkelahi dengan temannya. Pasien mengatakan bahwa dirinya kesulitan untuk tertidur di malam hari. Pasien mengatakan bahwa dirinya ingin cepat pulang dan bisa kembali bekerja agar bisa mendapat uang. tumor dan tekanan darah tinggi V. Riwayat masa kanak-kanak awal Dari keterangan kakak pasien.Dari autoanamnesis dengan pasien sendiri. Riwayat Kehidupan Pribadi 1. RM. Pasien merasa bosan di RSJ karena dirinya merasa tidak punya kegiatan dan tidak suka dengan teman-temannya. Soedjarwadi dan pulang pada tenggal 24-2-2007. Pasien kemudian masuk lagi tanggal 18-7-2008. karena selalu merasa ingin kembali bekerja dan bergabung dengan keluarganya. Pasien mengatakan bahwa dirinya merasa tidak enak makan karena merasa makanan yang diperoleh bukan karena jerih payahnya sendiri. Pasien semasa SD tidak pernah tinggal kelas. suara-suara itu mulai berkurang . . Tetapi sejak dirawat di RSJ. Riwayat Prenatal Tidak didapatkan dari autoanamnesis pasien mengenai bagaimana saat pasien di dalam kandungan dan saat dilahirkan serta tidak tahu-menahu dibantu oleh siapa dan tidak diketahui berat badan saat lahir berapa. pasien mengatakan bahwa dirinya sangat tidak betah berada di RSJ. Pertama masuk tanggal 9-12007 di RSJD Dr. kejang. Pasien mengatakan bahwa dirinya sering mendengar suara-suara bisikan yang mengatakan bahwa dirinya sedang dalam bahaya. Pasien juga mengatakan bahwa dirinya tidak bebas melakukan aktifitas sehari-hari.

Riwayat Keluarga Pasien tinggal dengan satu orang istri dan 2 orang anak. Pasien adalah anak ke dua dari 3 bersaudara. Paman dan ibu pasien adalah penderita gangguan jiwa. Situasi Sekarang Saat ini pasien dirawat di RSJD. Dr. Setelah pasien tamat SMP. VI. . Pasien ingin cepat pulang karena dia ingin berkumpul kembali dengan keluarga.3. dan bisa mencari nafkah buat keluarganya. RM. Pasien juga merasa bahwa dirinya harus kuat untuk bisa segera sembuh. Persepsi pasien tentang dirinya Pasien merasa bahwa dirinya sering merasa terancam. VII. Masa kanak-kanak pertengahan akhir Pasien dikenal sebagai pribadi yang gampang marah dan mudah tersinggung. VIII. pasien tidak melanjutkan pendidikan ke SMA karena keluarga tidak punya biaya. SOEDJARWADI untuk yang ke tiga kalinya. Pasien merasa tidak betah di RSJ dan ingin cepat-cepat pulang. tetapi pasien tidak takut dengan ancaman tersebut.

Proses Pikir 1. Hendaya berbahasa : Tidak ada hendaya berbahasa 2. Kontinuitas : Jawaban pasien sesuai dengan pernyataan : Tidak ditemukan depersonalisasi : Tidak ditemukan derealisasi c. Preokupasi : Tidak ada gagasan untuk bunuh diri b. pasien dapat menjawab pertanyaan tempat. Status Psikiatri (pemeriksaan dilakukan pada 20 Mei 2013 pukul 11. Gangguan Persepsi 1. Alam perasaan 1. Mood 2. Arus Pikiran a. Produktifitas : Pasien berbicara spontan b. Penampilan rawat diri baik 2.IX. . Daya konsentrasi dengan spontan 2. dan Situasi. Keserasian Afek C. Fungsi Intelektual 1. Orientasi : Tidak ditemukan gangguan orientasi waktu. Kesadaran 3. : Baik. Halusinasi : Pasien sering mendengar suara-suara yang : Labil : Afek meningkat : Apropriate : Compos Mentis : Normoaktif : Kooperatif : Tampak seorang pria sesuai umur dengan mengatakan bahwa dirinya sedang dalam bahaya 2.00) A. Isi pikir a. Sikap B. Derealisasi D. Depersonalisasi 3. Deskripsi umum 1. Perilaku 4. Gangguan pikiran : Tidak ditemukan adanya waham E. Afek 3. orang.

3. Pengendalian impuls : Baik. pasien mampu mengingat tanggal. pasien dapat mengendalikan keinginan untuk marah. Pemeriksaan Fisik 1. dan tahun kelahirannya. dan sering mengancam orang yang . pasien dapat membedakan sandal dan sepatu. R:23/mnt. Daya ingat jangka panjang : Baik. N:85/mnt. Sistem cerebrospinal 4. Pada malam hari pasien sering terlihat bingung dan tiba-tiba berteriak sendiri. Sistem musculoskeletal : Compos Mentis : TD :140/90. Sistem gastrointestinal 8. Pikiran abstrak : Baik.bulan. dan memecahkan kaca rumah sendiri. Sistem urogenital 7.serta bantal dan guling F. Sistem karadiovaskuler 5. Pasien sering terlihat marah-marah dan mudah merasa tersinggung. Resume Seorang pria 43 tahun. Taraf dapat dipercaya : Dapat dipercaya X. Vital Sign 3. didapatkan keterangan bahwa bahwa satu hari sebelum pasien dirawat di RSJ Soedjarwadi pasien merusak barang. serta masih mengingat tempat sekolah dasarnya sewaktu SD. Sistem respirasi 6. dari Alloanamnesis dengan kakak pasien. G. pasien tahu sudah berapa lama dia dirawat inap di bangsal matahari 4. Pasien pernah mengiris tangannya dan pernah berusaha untuk bunuh diri. Pasien juga tampak sulit tidur. Daya ingat jangka pendek : Baik. Satu minggu sebelum masuk ke RSJ. T: : dbn : dbn : dbn : dbn : dbn : dbn XI. Keadaan Umum 2. pasien terlihat mengumpulkan benda tajam. Daya Ingat : a. b.

5mg : 2x2mg : 1x100mg XV. Menurut Kakak pasien. Prognosis Hal yang memperberat : 1. XIII. Pasien berkelahi karena merasa bahwa dirinya selalu dicemooh dan tidak dihargai.lewat di depan rumahnya. Medikamentosa : Haloperidol Trihexilphenidil Clorpromazid : 2x1. Axis II : Gangguan kepribadian paranoid 3. Axis I : Skizofrenia Paranoid (F. Skizofrenia Paranoid (F.20.20. Diagnosis Banding 1. serta halusinasi auditorik. Dari pemeriksaan status mental.0) Memenuhi kriteria umum Skizofrenia dan terdapat waham curiga. Diagnosis Multi-Axial 1. Pasien juga sering terlihat mengancam akan membunuh orang lain. Ciri kepribadian paranoid 2. terdapat halusinasi auditorik. Axis IV : Masalah lingkungan sosial 5. pasien sering curiga terhadap orang-orang yang tidak dikenalnya. pasien pernah berkelahi dengan salah seorang pekerja di tempanya bekerja.0) 2. Terapi 1. Satu bulan sebelum pasien masuk ke RSJ. Sudah dua kali mengalami kekambuhan 3. Ada riwayat bunuh diri . Axis V : XIV. XII. Axis III : Belum ditemukan 4.

Masalah pembiayaan Hal yang memperingan 1. Mau minum obat 2. Tidak ada retardasi mental 3. Lingkungan keluarga baik - Ad sanam Ad fungsionam Ad vitam : Dubia ad malam : Dubia ad malam : Dubia ad bonam .4.

5mg : 2x2mg : 1x100mg . Pasien tau kalau dirinya sedang sakit dan sedang berobat di rumah sakit. nafsu makan baik. Kesadaran 3. karena sudah tidak betah dan ingin segera bekerja menghasilkan uang. Tingkah laku 6. Pasien masih mendengar suara bisikan-bisikan. O : 1. dapat dicantum : Mudah : Terdapat halusinasi auditorik : Baik : Tampak seorang pria sesuai umur TD 120/80. Mood 10. R: 22/mnt A P : Skizofrenia Paranoid (F. Pasien mau minum obat. aktifitas menyapu dan mengambil air. Hubungan jiwa 12. Persepsi 13. Progresi pikir 8. Keadaan Umum dengan rawat diri baik 2. Afek 9.0) : Haloperidol Trihexilphenidil Clorpromazid : 2x1.20.00 di Bangsal Matahari S : Perasaan biasa-biasa saja. Perhatian 11. Pasien mengatakan kalau dirinya ingin segera pulang.Follow Up 1 Tanggal 21 mei 2013 Jam 08. tampak kesal. Orientasi 4. Sikap 5. Isi pikir 7. Isight : Compos Mentis : Baik : Kooperatif : Realistis : Tidak ditemukan adanya waham : Tidak ditemukan gangguan : Sedih : Sedih : Dapat ditarik. N:78.

Isight : Compos Mentis : Baik : Kooperatif : Realistis : Tidak ditemukan adanya waham : Tidak ditemukan gangguan : Sedih : Sedih : Dapat ditarik. Afek 9. Persepsi 13. Pasien tau kalau dirinya sedang sakit dan sedang berobat di rumah sakit.20.kadang mendengar suara bisikan-bisikan. Mood 10. Sikap 5. Isi pikir 7. Perhatian 11. O : 1. Orientasi 4. dapat dicantum : Mudah : Ada halusinasi auditorik : Baik : Tampak seorang pria sesuai umur TD 110/80. Kadang.5mg : 2x2mg : 1x100mg . Kesadaran 3. R: 25/mnt A P : Skizofrenia Paranoid (F. Pasien rutin minum obat. Keadaan Umum dengan rawat diri baik 2.30 di bangsal matahari S : Perasaan senang dan merasa sudah sehat. N:70. Pasien mengatakan kalau dirinya ingin segera pulang. Tingkah laku 6.Follow Up 2 Tanggal 3 Juni 2013 Jam 12. Progresi pikir 8.0) : Haloperidol Trihexilphenidil Clorpromazid : 2x1. Hubungan jiwa 12. dan menutup telinga ketika mendengar bisikan tersebut.