You are on page 1of 3

Madarij as Saalikiin baina Manaazil Iyyaka Na'budu wa Iyyaka Nastaiin (Fashl al Uns' bantahan Ibnul Qayyim atas al Harawi)

Oleh : Dilan Imam Adilan

De inisi al Uns' Fashl Manzilah al Uns' billah (Kerinduan terhadap Allah SWT) dari manzilah-manzilah !manzilah (posisi) al Uns' billah menurut al Harawi aitu !uh an" de#at$ atas hal ini dia men andar#an atas nash al %ur'an & * + ] 186 :{ ] ) $ %& #' $ ( ! " # Dan Apabila hamba meminta kepadaku, maka sesungguhnya aku dekat. Aku akan mengabulkan permintaan hambaku jika meminta padaku... 'er#ata al Harawi & Ma#a hadirn a hati lewat berbuat bai#$ ihsan$ dan si#ap lemah lembut & mewa(ib#an mende#atin a #epada !abb Subhanahu wata'ala) Mende#atin a mendatan"#an #erinduan$ buahn a adalah #etaatan dan rasa *inta$ ma#a setiap #eta'atan men"hasil#an #erinduan$ dan setiap ma#siat selamat$ seba"aimana di#ata#an ma#a (i#a #eadaanmu sun""uh men elamat#an mu dari dosa-dosa)) ma#a a(a#lah dia (i#a men"#henda#i dan rindu#anlah dan de#atilah men(awabn a #erinduan dan #ebesaran dan rasa *inta) Derajat al Uns' +era(at ,ertama al Uns' den"an Mus ahadah Ada ti"a dera(at al Uns'$ dera(at an" pertama & al Uns' den"an mus ahadah$ aitu membiasa#an dzi#ir$ dan menerima pemberian ma#anan apa adan a$ wu#u- (berdiam diri) den"an is arat u*apan ini men"alir dari u*apan mere#a$ a#ni la-adz mus ahadah ma#sud mere#a terba"i pada dua$ diantaran a& al Haqiqah & aitu apa an" tertan*ap (si#ap) pada hati seoran" hamba$ sehin""a seolaholah #eadaan n a merasa#an #erinduan dan melihatn a untu# men"alah#an (iwan a) Ma#a setiap an" men"uasai atas hati pemili#n a$ disebut#an & ma#a sesun""uhn a dia bermus ahadah) Ma#a diantara mere#a ada an" bermus ahadah den"an amal$ dan diantara mere#a ada an" bermus ahadah den"an dzi#ir$ dan diantara mere#a ada an" bermus ahadah den"an mahabbah dan (u"a #hau-) Musyahadah Hal & aitu e-e# dari apa an" tertan*ap pada hatin a$ dan nampa# (elas atas amaln a$ sulu# dan hal n a) Ma#a sesun""uhn a dia merasa#an al Uns' tida# mesti nampa#) .an" dima#sud al Harawi & /ran" an" bermus ahadah pertama$ an" merasa#an rindu den"an permus ahadahann a$ aitu membiasa#an dzi#ir untu# men*ari #eberuntun"an$ ma#a rindu den"an dzi#ir men*ari #erinduann a den"an apa an" disebut#an) +an menerima "izi pada tubuh den"an ma#anan dan minuman (i#a #eadann a men*intai saudaran a$ menuntut #arena Allah$ men"er(a#an amalan demi men"harap ridho Allah & Keadaan hidan"ann a den"an as sama dan al %ur'an seba"aimana para sahabat !A) Fashl kedua : Derajat kedua al Uns' bi Nuur al Kasyf 0a ber#ata & +era(at #edua al Uns' bi 1uur al Kas -$ aitu #erinduan an" lebih #husus dari #erinduan pertama) Men erupa#an pema#saan meluap-luap *intan a$ memu#ul#ann a "elomban" #e-ana'an) .aitu an" mampu men"uasai atas a#al-a#al mere#a dan merampas satu #aum #e#uatan untu# bersabar) Tempat dari mere#a i#atan ilmu$ dan men"enai hal ini turun sebuah doa' &

. - " 6 * + 8 9 ) , 7 - ./ 0 0 5) 4 -, ' &1 2 / 3 0 Ma#a an" dima#sud 'a' pada al Uns' bi 1uur al Kas - aitu 'a' Sababi ah$ atau 'a' ilsho2$ #eadaan ma#na n a & al Uns' meruapa#an sebab turunn a *aha a an" tersin"#ap) Ma#a (i#a di#ata#an apa perbedaan antara al Uns'$ 1uur al Kas -$ sehin""a #eadaan #eduan a sebab ba"i an" lain atau#ah meman" serupa3 a#u men"ata#an & ,erbedaan diantara #eduan a & 'ahwasan a 1uur al Kas - dari pintu ma'ri-at-ma'ri-at dan tersin"#apn a ha#i#at ba"i hati) Adapun al Uns' & dari pintu Kede#atan an" men ebab#an #etentraman) U*apann a & 4ebih Khusus (1uur al Kas -) dari al Uns pertama aitu lebih teran"#at$ lebih tin""i darin a) Seperti itulah & Karena sesun""uhn a #eadaan a lebih dahulu al Kas - dari nama-nama As Si-at an" men"hasil#an padan a al Uns') Fashl Ketiga : Uns Idmihlal fi Syuhud al Hadhrati 0a ber#ata dera(at #eti"a & Uns' idmihlal untu# men a#si#an #ehadirann a$ tida# dita#wil#an dari #e "haibann a$ dan tida# beris arat #epada batasan n a$ dan tida# berhenti atas ha#i#atn a) Al 0dmihlaal & Ketiadaan$ mus ahadah atas #ehadirann a aitu bermus ahadah ha#i#at$ dan -ana atas hal tersebut #esa#siann a) 0ni semua ada di bela#an" urusan seoran" hamba$ dan disana ma#sudn berpindahn a satu #aum atas pembawaan tabiat) Ada an" berpendapat$ rindu sema#in bertambah #arena #ede#at-an dn pertemuan) !indu tida# hilan" #arena pertemuan) Karena sebelum meneima #abar dan men"etahui$ be"itu #esa#sian)Al-5unaid ber#ata$ 6A#u pernah menden"ar As-Sar ber#ata$ 6!indu merupa#an #edudu#an an" mulia ba"i oran" an" memili#i ma'ri-at) 5i#a dia dapat mewu(ud#an #erinduan itu$ ma#a perhatiann a han a tertu(u #epada siapa an" dia rindu#an) Karena itu para pen"huni sur"a senantiasa merindu#an Allah$ se#alipun mere#a de#at dan dapat melihat- 1 a)6 +i antara bu#ti bahwa #erinduan (ustru sema#in men""ebu pada saat pertemuan$ bahwa ter#adan" melihat oran" an" (atuh *inta (ustru menan"is (i#a bertemu oran" an" di*intain a) Tan"is itu #arena #erinduann a dan *intan a an" amat besar) Ma#a saat bertemu itu (ustru dia mendapat#an #erinduan lain di sampin" #erinduan an" sudah-ada$ an" tida# dia dapat#an saat ber(auhan den"ann a) 4eta# pertentan"an dalam masalah ini$ bahwa an" dima#sud#an den"an rindu adalah "era#an hati dan #obarann a untu# bertemu #e#asih) Hal ini bisa hilan" setelah ada pertemuan) Tetapi hal ini bisa menimbul#an #erinduan lain an" (ustru lebih besar la"i$ an" memban"#it#an #eni#matan untu# selalu berhubun"an dan melihat #eelo#an #e#asih) Hal ini bisa bertambah #arena pertemuan dan sama se#ali tida# bisa hilan") ,en"aran" Manazilus- a!irin ber#ata$ 6!indu adalah per(alanan hati #epada #e#asih an" ber(auhan) Menurut "olon"an ini$ alasan #erinduan itu amat besar) Kerinduan mun*ul terhadap #e#asih an" (auh) Kerinduan berdasar#an #epada #esa#sian) Karena itu Al%ur'an tida# diba*a den"an naman a)6 Tentan" alasan #erinduan ini sudah diis arat#an sebelumn a$ bahwa di antara manusia ada an" men(adi#an #erinduan lebih sempurna pada saat pertemuan daripada saat ber(auhan) Ada ti"a dera(at rindu$ aitu& 7) Kerinduan ahli ibadah #epada sur"a$ a"ar an" ta#ut merasa aman$

an" sedih merasa "embira dan an" berharap merasa beruntun") Ada ti"a hu#um tentan" #erinduan ahli ibadah untu# masu# sur"a$ aitu& - +iperolehn a rasa aman an" mendoron" harapan) Keta#utan an" tida# memberi#an rasa aman dari se"ala sisi$ tida# a#an mampu mendoron" oran"n a untu# beramal$ sela"i tida# disertai harapan$ an" #emudian berubah men(adi rasa putus asa) - Ke"embiraan oran" an" sedih) Kesedihan an" tida# disertai #e"embiraan$ bisa membunuh oran"n a) Se#iran a tida# ada ruh #e"embiraan$ ma#a #e#uatan oran" an" sedih a#an merosot dan #esedihan a#an selalu men ertain a) - !uh #eberuntun"an) 5i#a oran" an" berharap tida# disertai run ha-rapan$ ma#a harapann a a#an mati) 8) Kerinduan #epada Allah) Kerinduan ini ditanam oleh *inta an" tumbuh di atas hamparan anu"erah) Hati ber"antun" #epada si-at-si-at- 1 a an" su*i$ lalu rindu untu# melihat #elembutan #emurahan-1 a$ tanda-tanda #ebai#an dan #arunia-1 a) 0ni adalah #erinduan an" tertutup #ebai#an$ mende#at#an per(alanan dan men"uat#an #esabaran) Kerinduan #epada Allah sama se#ali tida# men"hapus #erinduan #epada sur"a$ #arena #eni#matan an" palin" bai# di sur"a adalah berde#atan den"an Allah$ memandan"-1 a dan menden"ar #alam-1 a) Keni#matan #erinduan han a semata #epada ma#anan$ minuman dan bidadari di sur"a$ adalah #erinduan an" sama se#ali tida# sempurna$ (i#a dibandin"#an den"an #erinduan #epada Allah) 'ah#an #erinduan ini tida# bisa diu#ur) Kerinduan ini ada dua tin"#atan$ salah satu di antaran a adalah #erinduan an" ditanam oleh *inta$ an" pen ebabn a adalah #emurahan dan anu"erah$ melihat anu"erah Allah$ #emurahan dan ni#mat-1 a) .an" dima#sud si-at-si-at-1 a an" su*i di sini adalah si-at-si-at Allah an" #husus ber#aitan den"an #arunia dan #emurahan$ seperti si-at Al- "irr, Al-Mannan, Al-Muhsin, Al-#a$ad, Al-Mu!thy, Al-%ha&ur dan lain seba"ain a) .an" su*i di sini (u"a berarti su*i dari pen impan"an ta'wil oran"-oran" an" men impan" dan (u"a pen erupaan) Karena ini merupa#an #erinduan an" tertutup #ebai#an$ berarti merupa#an #erinduan an" belum sempurna$ tida# murni #arena +zat Ke#asih$ tapi merupa#an #erinduan an" mun*ul dari #ebai#an an" diterima) +en"an #erinduan ini pela#un a merasa#an #ede#atan per(alanan an" dila#u#an dan #esabarann a men(adi lebih #uat) Kesabaran ini mendu#un" #erinduann a dan tida# men"alah#ann a$ berbeda den"an #erinduan pada dera(at #eti"a) 9) Kerinduan berupa api an" din ala#an #esu*ian *inta$ an" di"era##an hidup$ an" disambar #ebebasan derita *inta$ dan an" tida# bisa dihenti#an #e*uali bertemu #e#asih) Kerinduan ini men erupai api an" din ala#an oleh #esu*ian *inta) +iserupa#an den"an api$ #arena #eadaann a an" ber#obar di dalam relun" hati) Kesu*ian *inta di sini merupa#an is arat bahwa itu merupa#an *inta an" tida# dima#sud#an untu# mendapat#an #arunia dan #eni#matan$ tapi merupa#an *inta an" ber"antun" #epada +zat dan si-at Allah) +i"era##an hidup$ artin a oran"n a tida# bisa diam untu# mendapat#an #eni#matan hidup) Kerinduan ini tida# bisa dihenti#an #e*uali bertemu #e#asih$ berarti harus ditun(an" den"an #esabaran)