You are on page 1of 9

by Thalasemia artikel on Monday, September 27, 2010 at 9:43pm · Thalasemia merupakan suatu kelainan darah, oleh sebab itu kita

harus membicarakan terlebih dahulu mengenai darah dan fungsi darah sebelum kita dapat memperbincangkan lebih lanjut mengenai thalasemia.

Apa itu darah? Darah merupakan bagian dari tubuh kita. Ia dipompa berputar dalam tubuh oleh jantung kita, dan ia beredar dalam pembuluh darah yang menyebar diseluruh tubuh kita. Pembuluh darah itu adalah (1) pembuluh arteri, (2)pembuluh kapiler, dan (3) pembuluh vena (lihat Gambar 1). Ketika jantung memompa darah, pertama-tama darah itu mengalir ke dalam pembuluh arteri besar, kemudian masuk pembuluh arteri yang lebih kecil dan akhirnya sampai pada pembuluh kapiler. Pembuluh kapiler ini sangat kecil yang hanya bisa dilihat dengan mikroskop, tetapi pembuluh kapiler ini sangat penting karena selagi darah mengalir didalamnya, darah mengeluarkan udara dan makanan, dan memindahkannya ke jaringan tubuh, kemudian mengambil sisa pembuangan untuk disingkirkannya. Setelah ini darah mengalir ke dalam pembuluh vena, dan kembali kejantung.

Terbentuk dari apakah darah itu? Darah terbentuk dari suatu cairan kuning yang ringan --yang disebut plasma-- dan tiga jenis "sel" (lihat Gambar 2).Sesungguhnya, seluruh tubuh kita ini dibentuk dari blok blok bangunan kecil yang disebut sel, yang terlalu kecil untuk dilihat. Di dalam banyak jaringan, sel-sel itu tetap bersatu, namun di dalam darah, sel-sel ini mengambang dan bergerak bebas di dalam plasma. Ada 3 jenis sel darah: (1) sel darah merah, (2) sel darah putih dan (3) sel darah pembeku / keping keping darah (platelets).

Apa yang darah lakukan? Setiap komponen darah mempunyai fungsinya sendiri.Plasma membawa air, garam dan zat-zat seperti makanan,hormon dan obat-obatan ke jaringan tubuh, dan mengangkut zat-sisa, untuk dibuang melalui paru-paru(dalam bentuk nafas) dan dibuang melalui ginjal (dalam bentuk air seni). Sel darah putih mempertahankan badan kita terhadap infeksi /peradangan. Sel darah pembeku menghentikan kehilangan darah jika kita terluka. Ketika pembuluh darah mendapat kerusakan, Keping keping darah ini bersatu dan merintangi pembuluh, sedemikian hingga dapat menghentikan kehilangan darah lebih lanjut. Kita mempunyai sel darah merah yang lebih banyak dibandingkan dengan sel darah putih. Sel darah merah ini penuh dengan haemoglobin, yang berwarna merah, dan haemoglobin inilah yang membuat darah kita terlihat merah. Haemoglobin mengambil oksigen dari udara di dalam paru-paru, dan pada gilirannya membawa oksigen ini ke jaringan tubuh, dan melepaskannya. Untuk hidup, jaringan tubuh perlu bernafas, sehingga jaringan tubuh itu memerlukan oksigen. Sel darah merah yang baru selalu dibuat setiap saat di dalam sumsum tulang. Mereka hanya hidup sekitar 120 hari. Kemudian sel darah merah ini akan dihancurkan di dalam limpa.

skala kiri untuk %Hb (dari normal). Bagaimana mengukur anemia? Dengan mengukur jumlah haemoglobin yang ada didalam darah. tingkat-Hb sebelum tranfusi diijinkan turun serendah 6-7 g/dl . Ini cukup mudah. Di sebagian tempat tingkat haemoglobin dijelaskan sebagai “persen dari normal”. atau mempunyai terlalu sedikit jumlah haemoglobin pada sel darah merah. “Anemia berat” (severe) berarti tingkat -Hbnya dibawah 55%. Secara sederhana anemia berarti kekurangan darah. Di tempat yang lain. Dengan cara ini. Terdapat dua cara untuk menjelaskan hasilnya. Anemia-berat berarti tingkat-Hbnya dibawah 8 g/dl. kita akan menggunakan kedua cara itu dalam buku ini. Bentuk anemia yang paling umum adalah 'anemia kekurangan zat besi'. tingkat-Hb 63% = 9 g/dl. sebagai contoh. Gambar ini juga menjelaskan tingkat-Hb pada skema tranfusi-rendah dan skema tranfusi-tinggi (low tranfusion and high tranfusion). hal ini tidak membahayakan dan bahkan kita mungkin tidak memperhatikannya. contohnya: tingkat -haemoglobinnya 63%. tingkat-Hb dijelaskan sebagai gram-Hb per desiliter (sepersepuluh liter) darah. tingkat-Hb yang umum untuk pria adalah 13-16 g/dl. Jika anemianya termasuk ringan. Haemoglobin untuk ringkasnya kita tulis Hb.Apa itu "anemia"? Jika kamu mempunyai terlalu sedikit sel darah merah. untuk wanita dan anak anak sekitar 77-100%. Akan tetapi jika anemianya termasuk berat. Pada sisi kanan. karena jaringan tubuh kita tidak mendapat oksigen yang cukup. wanita. Thalasemia Itu merupakan 'anemia warisan/turunan' dan tidak bisa diobati dengan obat manapun. Thalasemia sungguh berbeda dari 'anemia kekurangan zat besi'. Gambar ini (lihat Gambar 3) menunjukkan cara yang berbeda untuk menjelaskan tingkat-Hb. kamu termasuk "anemia". skala kanan g/dl cara yang lebih modern. kita akan sakit. Pada skema tranfusi-rendah. Dengan cara ini dijelaskan bahwa tingkat-Hb yang umum untuk pria adalah 90-110%. ditunjukkan cakupan Hb normal untuk pria. Anemia jenis ini akan terjadi jika kita tidak mendapat cukup zat besi didalam makanan kita. untuk wanita dan anak-anak sekitar 11-14 g/dl. dan anak anak. “Anemia sedang” (moderate) berarti tingkat-Hbnya berkisar 55-70%. Anemia-sedang berarti tingkat-Hbnya berkisar 8-11 g/dl. Jadi anemia jenis ini dapat diobati dengan obat penambah zat besi. Satugram/desiliter (g/dl) setara dengan 7% Hb.

jadi kedua orang tuanya pastilah pembawa-sifat. Pada skema tranfusi-rendah. Ketika sperma dan telur bertemu dan menjadi satu. satu dari ibu. THALASEMIA: Thalasemia adalah kelainan darah yang diturunkan / diwariskan. Di antara banyak gen-gen yang lain. dalam thalasemia mayor tingkat-Hb berubah setiap saat. Orang “Normal” adalah normal sebab mereka mempunyai dua gen yang normal untuk haemoglobin. dan dgn demikian tidak bisa menjangkitkan thalasemia. Pada skema tranfusi-tinggi. Pembawa-sifat yang sehat (Carrier) dari b-thalassaemia trait (trait=ciri) mempunyai satu gen normal untuk haemoglobin dan satu gen yang berubah. sekurangnya satu dari orang tua mereka haruslah pembawa-sifat. Sekarang mari kita perhatikan tiga jenis pasanganyang menikah: . Tentu saja. wanita. Anak dikandung ketika sperma dari ayah bertemu sel telur dari ibu.sehingga Ia menyebabkan anemia. Juga menunjukkan tingkat-Hb yang dijaga oleh skema tranfusi-rendah dan skema tranfusi-tinggi. setengah sperma adalah thalasemik dan setengah lagi adalah normal. Gen terdapat didalam setiap sel dari tubuh kita. dan tingkat-Hb normal pria. Hb tidak diijinkan turun dibawah 10 g/dl. mereka sehat karena satu gen-nya bekerja dengan baik. pasien tak pernah mempunyai pengalaman dengan tingkat-Hb yang normal. kamu mempunyai dua gen yang mengendalikan bagaimana haemoglobin itu dibuat dalam setiap sel darah merah. Bagaimana thalasemia diwariskan orang tua kepada anak-anaknya? Setiap karakteristik tubuh dikendalikan oleh gen(gene). satu diwariskan dari masing-masing orang tuanya. Telur dan sperma dibuat sedemikian sehingga mereka hanya membawa satu untuk setiap gen dari orang-tuanya.atau bahkan lebih rendah. Ketika Carrier menghasilkan telur atau sperma. karena tranfusi yang diterimanya. satu dari ibu dan satu dari ayah(lihat Gambar 4). Ia mengurangi jumlah haemoglobin yang dapat dibentuk oleh tubuh. dan mengendalikan semua fungsi fisik kita. Orang dengan b-thalassaemia-mayor mempunyai dua gen yang berubah. jadi Hb setelah tranfusi jarang melebihi 10-11 g/dl. Satu atau dua unit kantong darah hanya dapat meningkatkan Hb 2-4 g/dl. Gen ini mengendalikan pertumbuhan mulai dari embrio. dan anak anak. Oleh karena satu gen diwariskan dari setiap orang tua. Pasien dengan skema tranfusi-tinggi mempunyai tingkat-Hb yang normal hampir pada setiap saat. setiap telur atau sperma membawa satu gen normal atau satu gen thalasemia. dan yang satu lagi dari ayah. Kita mempunyai dua untuk setiap jenis gen. Telur atau sperma dari orang normal selalu membawa gen yang normal untuk haemoglobin. Materi embrio ini mempunyai dua gen lagi untuk setiap karakteristiknya. Gambar 3 menunjukkan cara yang berbeda menjelaskan tingkat-Hb. Jadi separuh telur adalah thalasemik danseparuh lagi adalah normal. terbentuklah embrio. tetapi tidak keduanya.

jika hal ini terjadi si anak menjadi pembawa-sifat. namun mereka mungkin diwarisi gen normal atau gen thalasemik dari Ortu pembawa-sifat. Ketika sang ibu memproduksi sebuah telur (umumnya sebulan sekali). Akan tetapi jika telur thalasemik itu dibuahi oleh sperma thalasemik. telur itu bisa benar benar normal atau sepenuhnya thalasemik. Akan tetapi jika sang ibu memproduksi telur thalasemik. Jika sperma yang membuahinya adalah sperma yang normal. si anak akan sehat dengan membawa sifat thalasemia. tak menjadi masalah jenis sperma mana yang membuahinya. Tak ada cara untuk menjelaskan yang mana yang akan terjadi. Satu Orang tua thalasemia-trait dan yang lain“normal”. Tak ada satupun anak dari pasangan ini yang memiliki thalasemia mayor ( lihat Gambar 6). Inilah alasan mengapa pasangan pembawapembawa sifat ini mempunyai seperempat(25%) kemungkinan dalam setiap kehamilan untuk mempunyai anak dengan thalasemia mayor. 2. si anak akan memikili thalasemia mayor. Kedua Orang tuanya ( OrTu ) “normal”. si anak akan sepenuhnya normal. Mereka tidak mungkin menurunkan “ciri” thalassaemia (thalasemia -trait) atau thalassaemia mayor kepada anak-anak mereka (lihat Gambar 5). . Kedua Orang tuanya adalah pembawa-sifat b-thalasemia (Carrier): yakni mereka adalah pasangan yang “beresiko”. Jika telur normal itu bertemu dengan sperma thalasemik. Jika telur normal itu dibuahi oleh sperma yang normal. 3. si anak akan sehat dengan membawa sifat thalasemia.1. separuh (50%) kemungkinan mempunyai anak dengan “ciri” thalasemia. Sang ayah memproduksi sperma yang separuhnya benar benar normal dan separuhnya lagi sepenuhnya thalasemik. Setiap anak mempunyai separuh kemungkinan (50%) untuk diwarisi gen thalasemik dari OrTu pembawa sifat. Ketika sang ibu memproduksi telur yang benar benar normal. Separuh kemungkinan (50%) juga diwarisi gen normal dari Ortu pembawa sifat: jika ini terjadi si anak sepenuhnya normal. Semua anak haruslah diwarisi gen normal dari OrTu“normal”. akan menjadi masalah besar tergantung jenis sperma yangmembuahinya.

untuk menemukan secara persis jenis gen thalasemia yang mereka bawa. yaitu tingkat-Hb ratarata diantara 85% dan 90% (12-13 g/dl). . Diagram pertumbuhan seharusnya digunakan oleh setiap penderita thalasemia. untuk melihat apakah si janin itu memiliki thalassaemia mayor. Tingkat Haemoglobin. si anak mungkin memerlukan tranfusi. Perubahan tulang. Jika limpanya diangkat. 4. Adalah penting untuk tidak membiarkan mulainya tranfusi terlalu terlambat. Perubahan bentuk muka yang sangat jelas (terutama jika terjadi ketulian. Kesempatan ini adalah sama pada setiap kehamilan. Dapat dilihat pada tabel 1 bahwa untuk mempertahankan Hb rata-rata 12 g/dl (85%). kamu perlu mulai tranfusi pada tingkat-Hb sebelum tranfusi yang tergantung dari waktu (minggu) antar tranfusi.dan seperempat (25%) kemungkinan anak yang mewarisi gen normal dari kedua orang tuanya sehingga si anak sepenuhnya normal. Umur si penderita dan ukuran limpa. Jika si anak tak dapat mempertahankan tingkat haemoglobinnya dengan mantap diatas 50% (7 g/dl) maka ia mungkin memerlukan tranfusi secara teratur. 3. dan mempunyai limpa yang besar. Beberapa dari penderita ini dapat mempertahankan dengan baik tingkat-Hbnya sekitar 50% (7 g/dl). perlu dipelajari darah dari kedua orang tuanya. Suatu hal yang memungkinkan menguji janin selama kehamilan. Untuk melakukan pengujian ini. Beberapa penderita memiliki HbA mulai 30%-70%. Penderita yang mulai membutuhkan tranfusi diatas umur 5 atau 6 tahun. bisa jadi sesungguhnya merupakan bentuk thalasemia yang ringan. atau beberapa perubahan yang telah terjadi tidak dapat dikembalikan lagi. Dapatkah kamu jelaskan kapan perlu memulai tranfusi anak secara teratur? Terkadang sangat sulit untuk memutuskan kapan tranfusi itu dimulai. 5. namun mulai turun. Yang berikut ini semua harus diperhitungkan: 1. hal ini menandakan kebutuhan untuk memulai tranfusi darah. Tingkat Haemoglobin-dewasa (HbA). Banyak penderita thalasemia tidak mempunyai haemoglobin dewasa(HbA). Jika tumbuh kembang anak tak dapat mengikuti dengan mantap sepanjang garis yang seharusnya. beberapa dari penderita ini mungkin tidak memerlukan tranfusi. Kemudian orang tua dapat memutuskan untuk meneruskan kehamilan tersebut atau tidak. Tumbuh kembang anak. (terdapat satu dalam buku catatan yang disediakan untuk para orang tua dan penderita). Pada tingkat Hb berapakah seharusnya darah mulai diberikan? Berapakah tingkat Hb terbaik sebelum tranfusi? Setiap orang setuju bahwa kita perlu mencapai suatu tingkat-Hb yang normal. yang dapat terjadi karena perkembangan sumsum tulang di dalam telinga) atau terdapat tulang yang patah. Pengujian ini disebut “diagnosa prenatal”. Ini disebut “Skema tranfusi-tinggi” meskipun sesungguhnya akan lebih tepat jika disebut Skema tranfusi normal. 2. Ini akan pasti memerlukan tranfusi jika mereka tidak dapat mempertahankan tingkat Hbnya diatas 50% (7 g/dl).

Hal ini dapat diatur dengan memberikannya dalam dua kali tranfusi dengan jarak satu atau dua hari diantara tranfusi. Jadi untuk meningkatkan Hb28% (4 g/dl) diperlukan 12 ml PRC atau 20 ml WB perkilogram berat badan. perhitungan ini hampir selalu tepat. Gambar 14 adalah grafik yang menunjukkan jumlah darah yang perlu diberikan setiap tranfusi meningkat dengan meningkatnya berat badan. atau memberikan tranfusi setiap dua minggu. Karena pertumbuhan anak. Jika limpamu belum diangkat. di Indonesia memerlukan angka 4 ml/kg untuk setiap kenaikan hb 1 g/dl ] setiap kilogram berat badan = 5 ml darah pendonor (WB). Skemamu akan tergantung pada banyak hal seperti apakah kamu harus menempuh perjalanan jauh dan perlu bermalam untuk tranfusimu. karena secara umum jantung mereka sehat. Meskipun demikian. Jadi jika kamu di tranfusi setiap empat minggu. Contoh. Kami merencanakan jumlah darah yang perlu diberikan sebagai berikut: di antara tranfusi. Masuk akal bahwa fluktuasi Hb yang kecil (misalnya tranfusi yang lebih sedikit dalam waktu yang lebih sering) membebankan tekanan yang lebih kecil terhadap tubuh penderita thalasemia. . Berapa angka yang tepat untuk “minggu antar tranfusi”? Terdapat beberapa skema tranfusi yang memungkinkan. Berapa banyak darah yang diperlukan setiap tranfusi? Hal ini tergantung dari waktu antar tranfusi. jantung mereka umumnya lemah dan sirkulasinya tidak sehat.Jika limpamu telah diangkat. atau kamu tinggal dekat pusat perawatan yang memungkinkan tranfusi harian. tingkat Hb akan turun sekitar 28% (atau 4g/dl). di Italy mereka memberikan setiap tiga minggu. dan di Inggris mereka umumnya memberikan tranfusi yang lebih banyak setiap 4 sampai 5 minggu. Jumlah darah yang harus diberikan padasetiap tranfusi meningkat seiring pertumbuhan anak. jumlah darah yang diperlukan setiap tranfusi berikutnya berangsur meningkat. kamu memerlukan 240 ml PRC = 400 ml WB untuk meningkatkan Hb sebanyak 28% (4 g/dl) Apakah aman untuk memberikan setiap pasien 12 ml PRC/Kg pada sekali tranfusi? Adalah aman untuk memberikan darah sejumlah tersebut kepada pasien yang menggunakan skema tranfusi tinggi. perlu sedikit lebih sering untuk mempertahankan tingkat-Hb yang tinggi. Untuk menaikkan HB 7% (1 g/dl) kamu memerlukan 3 ml sel darah merah (PRC) [ Red. Akan tetapi Tak ada data yang cukup untuk menjawab masalah ini dengan memuaskan. Di Cyprus mereka memberikan sedikit tranfusi setiap dua minggu. tingkat-Hb turun sekitar 7% (or1 g/dl) setiap minggunya. jika pasien berada pada skema tranfusi rendah. Oleh karena itu akan bijaksana untuk memberikan jumlah yang lebih kecil pada sekali tranfusi. Berapa banyak kebutuhan penambahan darah tersebut? Kamu benar. dan tergantung dari jumlah kantong darah yang diperlukan. jelas diperlukan lebih banyak darah pada setiap tranfusi berikutnya. Karena itu pada setiap tranfusi kamu memerlukan darah yang cukup untuk menaikkan Hb sekitar 28% (atau 4g/dl). jika berat badanmu 20 kg.

tingkat-Hbnya tidak naik sebanyak yang diharapkan. (kamu dapat sering melihat denyutan vena yang membesar pada leher penderita dan vena yang membiru pada pelipisnya). Namun sumsum tulang tetap berusaha keras dan lebih keras lagi untuk membuat sel darah merah. Ini menjelaskan anemia. Ukuran sumsum tulang yang sangat besar dengan sendirinya membutuhkan pasokan darah yang besar pula. Ini seolah olah kamu sedang mengisi suatu ember dan ember itu lebih besar dari ukuran normal. Kamu berbicara setiap saat tentang tranfusi-tinggi. Kebanyakan sel sel itu hanya mati di dalam sumsum tulang. Jika limpanya sudah diangkat mereka mungkin membutuhkan darah yang sedikit lebih berkurang. 2. tanpa sempat keluar (dari tulang). Jika pasien mempunyai limpa yang besar yang menghancurkan darah terlalu cepat. Gambar 15 menunjukkan bahwa sumsum dapat merubah bentuk tulang. dan hasilnya meningkatkan jumlah sumsum sampai 20 kali lipat atau bahkan 30 kali lipat dari jumlah dan ukuran normal. karena sumsum terus berkembang didalamnya. . Sumsum juga membuat tulang menjadi rapuh karena“dimakan” dari dalam. Hal ini juga berarti bahwa jika kamu memberikannya darah. mereka akan membutuhkan darah lebih banyak dari yang dicantumkan disini. Dapatkah kamu jelaskan mengapa hal itu lebih baik dibanding tranfusi-rendah? Ya. khususnya tulang wajah. sehingga tulang menjadi mudah patah. Hal ini membuat anemia bertambah parah. dan menaruh tegangan yang besar pada jantung. Gambar 15 merangkum efek thalasemia pada tubuh. Hasilnya adalah volume total darah dalam tubuh meningkat.Grafik itu menunjukkan jumlah darah yang diperlukan tiap bulanan tranfusi dalam hubungannya dengan berat badan (dan pendekatan umur). Kami jelaskan bahwa masalah thalasemia adalah sumsum tulang tidak dapat membuat sel darah merah yang normal. tetap masih belum dapat membuat sel darah merah yang mencukupi. Kendati dengan semua usaha itu. Akan tetapi semua usaha itu telah membimbing ke arah permasalahan-permasalahan yang lain: 1. Akan mudah menjelaskannya denganmenggunakan sebuah grafik. sering kali sebanyak dua kali volume total yang normal.

Kamu membuat tranfusi tinggi terlihat sangat bagus. dan penyakit ini menjadi semakin sulit ditangani ketika mereka bertambah dewasa. penderita tidak dapat tumbuh sebaik anak yang normal. Ketika ditambah darah haemoglobinmu meningkat seperti yang diharapkan. Halini berarti membatalkan semua perubahan seperti yang baru saja kita uraikan. kamu tetap memerlukan tranfusi secara teratur. Secara umum. Sangat sedikit yang bertahan hidup sampai ke usia dewasa. sebaliknya hal ini membuat situasi bertambah buruk dengan meningkatnya jumlah zat besi dalam tubuh. Akhirnya karena semua tegangan tegangan pada sistem ini. 5. Oleh karena thalasemik itu anemik. kamu masih dalam keadaan anemia setiap saat. namun bukankah ini berarti diperlukan darah yang lebih banyak dibandingkan dengan tranfusi rendah? Untuk memulainya dibutuhkan 30% (sepertiga) darah lebih banyak. Hal ini membuat limpa membengkak dan menjerat lebih banyak lagi. Jadi. Jika kamu dalam skema tranfusi rendah. dan ukuran tinggi badan mereka jauh tertinggal dibanding anak anak yang lainnya. Limpa bisa bertahan ukurannya dan tidak membahayakan. penderita thalasemia menjadi kuat dan sehat seperti yang lainnya. Oleh karena sumsum tulang tidak dapat memperbaiki keadaan anemia. Singkatnya. Hal ini disebabkan beberapa perubahan yang terjadi pada skema tranfusi rendah meningkatkan jumlah darah yang diperlukan: . Dan sebagai akibatnya tubuhmu menumpuk banyak zat besi. Tentu saja hal ini tidak menolong. Gambar 16 meringkas hasilnya. kamu mungkin membutuhkan darah yang lebih sedikit dibandingkan dengan skema tranfusi rendah. dan mulai menghancurkannya. Sumsum tulangmu tidak harus berusaha untuk membuat lebih banyak darah. sehingga tubuh menyerap zat besi lebih banyak dari makanan dalam usahanya memperbaiki keadaan anemia. Tetapi anehnya. pada akhirnya. tulangmu menjadi kuat dan wajahmu tampak normal. Masalah utama kita sekarang adalah masalah kelebihan zat besi dari tranfusi yang kamu peroleh.3. tulang kaki dan tangannya cenderung kurus dan lemah. kamu tumbuh dengan normal. Sumsum tulangmu masih terus berusaha membuat sel sel darah merah dan kamu masih memiliki semua masalah masalah ini. Banyak sel sel darah merah yang diatur pembuatannya oleh sumsum tulang itu terjerat didalam limpa karena sel sel darah merah itu tidak normal (abnormal). Akibatnya perut dan wajahnya mungkin membesar. Dengan tranfusi tinggi. bagaimana tranfusi tinggi merubah keadaan ini? Ketika haemoglobinmu dipertahankan dalam cakupan normal oleh tranfusi darah. tubuh membuat kesalahan dengan mengira bahwa terjadi kekurangan zat besi. 4. pasien dalam skema tranfusi rendah akan berangsur angsur menjadi semakin lemah. Kamu tidak lagi menyerap terlalu banyak zat besi dari makanan. Sebagai konsekuensinya tentu saja hal ini membuat keadaan anemia bertambah parah. jantung dan sirkulasi darahmu normal. Ini menghentikan semua usahanya yang sia sia dan menyusutkan ukurannya kembali ke keadaan normal.

Gambar 17 menunjukkan bagaimana haemoglobin turun dan naik pada skema tranfusi rendah. Membutuhkan waktu 6 bulan sampai satu tahun untuk menurunkan volume darah menjadi normal. Jadi kamu harus tekun dan sabar. mulai makan dan tumbuh lebih baik hampir seketika itu juga. berapa cepat efek baiknya dapat dilihat? Si anak akan merasa lebih energik. Perlu waktu sekitar enam bulan untuk tulang menjadi lebih kuat. Kemudian kamu dapat kembali memperoleh tranfusi setiap empat minggu seperti sebelumnya. bukankah kelebihan zat besinya menjadi lebih parah? Tidak. daya tahan tubuhmu terhadap efek yang membahayakan dari zat besi lebih baik ketika haemoglobinmu dalam keadaan normal dibanding ketika haemoglobinmu rendah. Apakah tranfusi tinggi selalu berhasil? Tidak selalu. Jika tranfusi kedua diberikan 2 sampai 5 hari sesudah tranfusi selesai (sebagai pengganti tranfusi bulan berikutnya). kamu menyerap terlalu banyak zat besi dari makanan. Ketika kamu merubah ke tranfusi tinggi. Haemoglobin akan naik mendekati 100%. Kamu mungkin memerlukan lebih banyak darah dibanding sebelumnya. ganjilnya hal itu tidak terjadi. perlu pengangkatan limpa terlebih dahulu sebelum skema tranfusi tingi dapat diterapkan. tetapi kelebihan yang lainnya membutuhkan waktu yang lebih lama. Limpa yang besar meningkatkan jumlah darah yang dibutuhkan. Kedua. Jika pasien sudah mempunyai limpa yang besar yang menghancurkan banyak darah yang kamu berikan. Jika hal ini terjadi. Kamu hanya perlu satu atau dua ektra tranfusi.1. 2. Ketika kamu memasuki tranfusi tinggi penyerapan ini berhenti. tidak mungkin mempertahankan pada skema tranfusi tinggi. Hal ini tidak terjadi pada tranfusi tinggi. Pertama. Sebagai tambahan. namun ini hanya akan berlangsung 6 bulan atau kira kira segitu. Jadi ketika kamu diberi darah. Akan tetapi jika perlu lebih banyak darah. haemoglobin tidak meningkat seperti yang seharusnya. Kami uraikan diatas bahwa jika kamu pada tranfusi rendah. Jadi laju pertambahan zat besi dalam tubuh sesungguhnya menurun. . Pada pasien skema tranfusi rendah limpa hampir selalu membesar dan mulai menghancurkan darah yang ditranfusikan. total jumlah darah dalam tubuhnya meningkat karena ekspansi sumsum tulang. Sesudahnya kebutuhan darahmu hanya akan sedikit lebih banyak dibandingkan sebelumnya. dan kamu harus memberikannya lebih banyak. Hal ini biasanya tidak terjadi pada pasien yang menggunakan terus skema tranfusi tinggi mulai dari permulaannya. Bagaimana kamu merubah dari tranfusi rendah ke tranfusi tinggi? Cukup sederhana. karena limpa itu menghancurkan sel darah merah. Namun kamu akan terdukung karena si anak menjadi semakin lincah.