You are on page 1of 5

Rini Nurjanah 1211404023 PMI/IV Psikologi Sosial Sejarah Psikologi Sosial

Ilmu jIwa yang menjadi cikal bakal psikologi modern dan psikologi social telah lahir sejak beberapa abad yang lalu. Manusia telah memikirkan secara khusus apa hakikat dar jiwa manusia dan jiwa makhluk lainnya. Pemikiran ini bersifat filsafati, terutama dalam arti mencari pegetahuan mengenai dasar-dasar dan hakikat jiwa. Corak pemikiran filsafati zaman lampau adalah atomistis, artinya bahwa jiwa merupakan sesuatu yang konstan dan tidak berubah, dan iwa dapat dianalisis kedalam unsur-unsur tersendiri yang bekerja terpisah-pisah dari yag lainnya. engan memahami hal tersebut, jelas bahwa zaman dahulu ilmu jiwa telah dipahami. Padagan atomatis itu yang tampak dengan jelas pada hasil pemikiran para filsuf sejak plato sampai pada pertengahan abad ke-!" merupakan hal yang khas dari ilmu jiwa zaman lampau yang sudah konser#atif. $aena itulah ilmu jiwa masih merupakan cabang dari ilmu filsafat dan belum berdiri sendiri sebagai suatu ilmu pengetahuan yang otonom dengan menggunakan metode penelitian yang otonom pula. Ilmu jiwa menjadi ilmu yang mandiri pada abad ke-!" pada saat lahir alran psikologi eksperimental yang tidak hanya berfilsafat mengenai hal-hal kejiaan saja, tapi jug meneliti secara empiris dengan menggunakan metode-metode ilmiah. engan adanya penelitian yang serba luas dan mendalam dengan metode-metode yang objektif lama kelamaan melahirkan psikologi modern. alam sejarahnya yang masih pendek, perkembangan psikologi sosial dapat di uraikan melalui beberapa tahap yang dapat dianalogikan yaitu masa dalam kandungan, masa bayi, masa kanakkanak, masa dewasa, dan masa yang akan datang.

%abriel tarde &!'()-!"*(+ ia adalah seorang sosiologi dan kriminologi prancis yang di anggap pula sebagai bapak psikologi sosial &social interaction+ tarde berpendapat bahwa semua hubungan sosial selalu berkisar pada proses imitasi, bahkan semua pergaulan antar manusia hanyalah semata-mata berdasarkan atas proses imitasi itu $ata imitasi berasal dari bahasa inggris to imitate yang berarti mencontoh, mengikuti suatu pola, istilah imitasi ini secara populer di artikan secara meniru. Menurut tarde masyarakat tidak lain dari pengelompokan manusia. i mana indi#idu mengimitasi indi#idu yang lain dan sebaliknya. Pendapar tarde tersebut ternyata banyak mendapatkan kritikan seperti yang di kemukakan chorus, yang antara lain mengatakan bahwa teori tarde ternyata berat sebelah. ,alaupun tarde tidak di terima secara mutlak namun olehnya telah di kemukakan suatu factor yang memegang peranan penting pergaulan sosial antara lain manusia. %usta# le bon &!'(!-!")+ ia terkenal karena sumbangannya psikologi massa yang di maksud dengan massa adalah kumpulan orang-orang untuk sementara waktu karena minat dan kepentingan bersama. Ia juga mengatakan bahwa massa itu punya jiwa tersendiri yang berlainan sifatnya dengan sifat-sifat jiw indi#idu -adi seorang indi#idu yang tergabung dalam massa itu akan bertingkah laku secar berlainan di banding dengan tingkah lakunya dalam kehidupan sehari-hari sebagai indi#idu Pendapat le bon ini juga menimbulkan banyak kritik terutama pandangannya terhadap massa. -iwa massa dianggapnya banyak menimbulkan sifat-sifat negati#e padahal anggapan tersebut tidak selalu benar seutuhnya, sebab massa dapat membangun secara konstruktif serta dapat mendorong untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang positif .mile durkheim &!'/'-!"!0+ sebagai seorang tokoh sosiologi ia berpendapat bahwa %ejalagejala sosial yang terdapat dalam masyarakat tidak dapat di bahas oleh psikologi, melainkan hanya oleh sosiologi adapun alasannya ialah bahwa yang mendasari gejala-gejal sosial itu suatu ksadaran kolektif dan bukan kesadarn indi#idual 1Masyarakat itu terdiri dari kelompok-kelompok manusia yang hidup secara kolektif dengan pengertian-pengertian dan tanggapan-tanggapam2n yang kolektif pula dan hanya dengan kehidupan kolektif itulah yang dapat menerangkan gejala-gejala sosial

3ahwa pada manusia terdapat dua macam jiwa seperti yang di katakana oleh le bon yaitu jiwa kelompok &group mind+ dan jiwa indi#idu &indi#idual mind+ urkheim pun mendapat beragam kritikan yaitu berat sebelah artinya menitik beratkan pada peranan jiwa kolektif dan fantastis artinya pendapat mengenai jiwa kolektif hanya suatu lamunan, khayalan saja yang sukar di buktikan oleh kehidupan nyata.4!5 Psikologi sosial modern mulai dikembangkan pada saat pergantian abad ke !" menuju abad )*. 6ripplet &!'"'+ memulai sebuah eksperimen perdana dalam bidang psikologi sosial dengan meneliti pengaruh kehadiran orang lain terhadap peningkatan performance seseorang dalam mengerjakan suatu tugas, topic yang di telitinya sering di sebut 7fasilitas sosial8 &social fasititation+ yang sampai saat ini masih banyak di minati oleh para ahli psikologi sosial. 9elain itu, buku yang berjudul 9ocial Psychology diterbitkan pada tahun !"*' &Mc ougall, !"*': ;oss, !"*'+. Menjamurnya penelitian-penelitian di bidang psikologi sosial barangkali dimulai periode !")*!"(*. 3eberapa topik penelitian sengaja difokuskan pada isu-isu tertentu yang sedang booming pada masa itu. Contohnya, pada awal !"**an, yang pada masa itu terjadi imigrasi besar-besaran penduduk .ropa 3arat menuju <merika =tara. 6entunya bukanlah hal yang mengejutkan bila penelitian-penelitian yang banyak dilakukan berbicara tentang sikap, kebangsaan, dan kelompokkelompok etnis &Pancer, !""0+. 9elain itu perkembangan jurnal-jurnal psikologi sosial, juga dapat mencerminkan psikologi sosial itu sendiri, khususnya khususnya di amerika serikat dimana jurnal-jurnal itu di terbitkan > Masa prakelahiran. Psikologi di kokohkan sebagai ilmu yang berdiri sendiri dengan

didirikannya laboratorium pertama di dunia di leipzing oleh wuntdt pada tahun !'0", bibit-bibit psikologi sosial mulai tumbuh. ?aitu ketika lazarus @ steindhal pada tahun !'A* mempelajari bahasa, tradisi dan institusi masyarakat untuk menemukan jiwa ummat manusia &human mind+. =paya lazarus masih sangat di pengaruhi oleh antropologi, kemudian di kembangkan oleh wundt pada tahun !''* mulai mempelajari psikologi rakyat > Masa awal kelahirn psikologi sosial di tandai dengan lahirnya dua buah buku berjudul sama yaitu psikologi sosial pada tahun !"*' yang di tulis oleh dua ilmuwan dari disiplin ilmu yang

berdeda, yaitu w. mcdougall &psikologi+ dan ross adalah seorang sosiolog yang berpendapat bahwa perilaku sosial di sebabkan oleh imitasi atau sugesti. 9erta juga tertarik mendalami topictopik yang berhubungan psikologi massa dan perilaku kolekti. $erja ross ini mengembangkan studi psikologi sosial dalam sosiologi. 9ementara buku ke dua yang di tulis mc dougall menekankan pada sifat instink pada tingkah laku sosial sebagai focus pembahasan yang juga menjadi topic utama pada tahun-tahun awal kemunculan bidang psikologi sosial. > Masa perang dunia ! @ ). di masa-masa perang dunia pertama dan berkuasanya nazi di jerman selama perang dunia ke dua. Perhatian psikoogi sosial berkembang ke arah studi tentang otoritarianisme &kekuasan+, setelah perang dunia selesai perhatian psikologiu beralih ke proses indi#idual dan psikologi sosial mulai mempelajari proses interaksi sosial > Masa mutakhir proses pendewasan psikologi sosial mencapai puncaknya antara tahun !"0* sampai tahun !"'* dengan berbagai penelitian mengenai atribusi, sikap &attitude+, perbedaan jenis kelamin &gender+, diskriminasi seksual psikologi lingkungan , psikologi massa dan sebagainya . 6ahap inipun ditandai dengan berkembangnya penelitian-penelitian psikologi sosial terapan &3aron @ 3yrne , !""(+ seperti psikologi kesehatan , psikologi hokum , psikologi lingkungan kerja , psikologi kepolisian , dan psikologi lingkungan . > Masa yang akan datang perkembangan psikologi sosial masih akan berlanjut di masa-masa yang akan datang &pasca tahun !"""*-an+ . cirinya adalah penelitian kognisi dan penerapan psikologi sosial yan makin canggih , yang menggunakan perspektif cultural yang multidimensional &psikologi lintas budaya + dan kemajemukan sosial . > -urnal-jurnal psikologi sosial jurnal adalah media pertukaran informasi dan hasil-hasil

penelitian ilmiah di bidang ilmu pengetahuan tertentu. -udul-judul jurnal menggambarkan isi jurnal itu dan karenanya dengan memperhatikan perkembangan dan perubahan judul-judul jurnal dari suatu ilmu pengetahuan kita dapat mengetahui perkembangan pemikiran para penelti dari bidang ilmu bersangkutan . dalam bidang psikologi sosial, sebagaimana yang tercatat dalam buku karangan 9ha#er &!""0+ , jurnal yang pertama di terbitkan pada tahun !")) oleh Morton prince yang ketika itu berpendapat bawa psikologi tentang perilakuu menyimpang .ada kaitannya dengan prilaku sosial.

9etelah melalui perjalanan yang panjang, psikologi sosial mengalami stagnasi akibat berkembangnya &dan dominannya+ paham kognitif di <merika. <kibat dari berkembangnya paradigma ini, psikologi sosial seakan diseret dalam wilayah indi#idual yang menginginkan segalanya berfokus pada indi#idu itu sendiri. ,alaupun dalam kajian intimate relationship, pendekatan-pendekatan yang selayaknya digunakan adalah pendekatan indi#idual, yang berarti mengabaikan pendekatan kontekstual yang sebenarnya memiliki peranan yang tak kalah pentingnya dengan perspektif indi#idual &Pancer, !""0+. 9alah satu solusi yang sempat mengemuka sebagai penawar krisis yang pelik ini adalah 7pendudukan8 kembali hakikat psikologi sosial pada singgasananya, yang menghendaki penelitian lapangan dan pengembangan teori-teori berdasarkan isu-isu aktual, serta permasalahan sosial yang kerapkali terjadi dalam realitas. Bamun nampaknya solusi ini terpaksa tidak diindahkan oleh para pengampunya karena mereka lebih senang berkutat pada eksperimeneksperimen manipulatif mereka.