You are on page 1of 80

BAHAN AJAR MATEMATIKA KELAS XII IPA/1

MA DARUL ULUM MUHAMMADIYAH GALUR


TAHUN PELAJARAN 2013/2014
Definisi
Transformasi Geometri:
Pemindahan objek (titik, garis,
bidang datar) pada bidang.

Perubahan yang (mungkin) terjadi:
Kedudukan / letak
Arah
Ukuran

Jenis jenis Transformasi
Pergeseran (Translasi)
Pencerminan (Refleksi)
Pemutaran (Rotasi)
Perkalian bangun (Dilatasi)
Beberapa transformasi lain (tetapi tidak akan
dipelajari secara khusus di SMA):
Regangan
Rebahan
Gusuran, dll.
a
b
T=
a
b
X
Y
O
P(x,y)
P(x,y)
x
y
x
y
Sebuah Titik P(x,y) ditranslasikan sejauh a satuan sepanjang sumbu X
dan b satuan sepanjang sumbu Y, diperoleh peta Titik P(x,y).
Komponen translasi yang memetakan
(memindahkan) titik P ditulis T=
a
b
= P(x+a,y+b)
Translasi T yang memetakan sebuah titik P(x,y)
sehingga diperoleh bayangan P(x,y) ditulis:
a
b
T=
P(x,y)
P(x+a, y+b)
Notasi lain:
T=
:
a
b
P(x,y) P(x+a, y+b)
Atau bisa ditulis:
x
y
=
x + a
y + b
dengan
x = x + a
y = y + b
Contoh 1
Ruas garis AB dengan A(1,5)
dan B(3,-2) ditranslasikan 2
satuan searah sumbu X dan 3
satuan searah sumbu Y.
Tentukan bayangannya?
Penyelesaian:








x
y
=
x + 2
y + 3
A(1,5) A(1+2,5+3) = A(3,8)
B(3,-2) B(3+2,-2+3)=B(5,1)
Pergeseran 2 satuan arah X dan 3 satuan arah Y
identik dengan komponen translasi T=
2
3
Peta (bayangan) titik ujung ruas garis masing-masing
ditentukan sebagai berikut:
Contoh 2
Garis g dengan persamaan
4x + 5y =11
ditranslasikan oleh vektor T=
sehingga diperoleh g.
Tentukan persamaan garis g !
a
b
Penyelesaian:
x
y
=
x + a
y + b
Pergeseran a satuan arah X dan b satuan arah Y
identik dengan komponen translasi T=
a
b
Garis g : 4x + 5y =11
menghasilkan garis g :
4(x a) + 5(y b) = 11
tanda aksen dihilangkan menjadi :
(4x 4a) + (5y 5b) = 11 atau
4x + 5y = 11 + (4a + 5b)
x = x + a x = x a
y = y + b y = y b
Contoh 3
Penyelesaian
Contoh 4
LATIHAN 1
P(x,y)
P
1
(x,-y)
P
2
(-x,y)
P
3
(-x,-y)
Y
X
1) Terhadap Sumbu X, Notasi : T
x
2) Terhadap Sumbu Y, Notasi : T
Y
3) Terhadap Pusat Koordinat, Notasi : T
(0,0)
P(x,y) P(x,-y)
T
X
T
Y
P(x,y) P(-x,y)
T
(0,0)

P(x,y) P(-x,-y)
Ditulis:
Ditulis: Ditulis:
NOTASI MATRIKS
1) Terhadap Sumbu X




2) Terhadap Sumbu Y



3) Terhadap Pusat Koordinat

1 0
0 -1
x
x x x
T
y y y
'
( ( ( (
= =
( ( ( (
'

-1 0
0 1
y
x x x
T
y y y
'
( ( ( (
= =
( ( ( (
'

(0,0)
-1 0
0 -1
x x x
T
y y y
'
( ( ( (
= =
( ( ( (
'

Contoh Soal :
Tentukan bayangan jajaran-genjang ABCD
dengan titik sudut A(-2,4), B(0,-5) C(3,2) dan
D(1,11) jika direfleksikan terhadap sumbu-x,
kemudian dilanjutkan dengan refleksi terhadap
sumbu-y.
Jawab :
Penyelesaian soal tersebut dilakukan dengan
dua tahap yaitu mencari bayangan jajaran-
genjang ABCD dari refleksi terhadap sumbu-x,
kemudian bayangan yang terjadi direfleksikan
terhadap sumbu-y.
Refleksi terhadap sumbu-x adalah sebagai
berikut :

Selanjutnya titik A, B, C dan D
direfleksikan pada sb-y
Hasil akhir diperoleh jajaran-genjang ABCD
dengan titik sudut A(2,-4), B(0,5), C(-3,-2)
dan D(-1,-11).
Coba pikirkan :
Bagaimana cara mendapatkan matrik transformasi
pada suatu sistem yang mengalami refleksi lebih
dari satu kali tetapi penyelesaiannya hanya dengan
mengunakan satu tahap saja ?
Penyelesaian satu langkah :

1 0
0 1

1 0
0 1

2 0 3
4 5 2

1
11

Sb - X Sb - Y ABCD

1 0
0 1

2 0 3
4 5 2

1
11

=

2 0 3
4 5 2

1
11

=
A (2,-4) B(0,5) C(-3,-2) D(-1,-11)


=
Contoh:

Kurva parabola y=5x
2
-2x+11 di
refleksikan terhadap Sumbu X.
Tentukanlah persamaan parabola
yang merupakan bayangan
terakhir refleksi!
Penyelesaian:
Refleksi terhadap Sumbu X,
x = x
x = x
y = -y
y = -y
Disubstitusi ke persamaan parabola, y=5x
2
-2x+11
(y) = 5(x)
2
- 2(x) + 11
-y = 5x
2
2x + 11
y = -5x
2
+ 2x 11
Jadi bayangan dari kurva y=5x
2
-2x+11 adalah
y = -5x
2
+ 2x 11
Tanda aksen pada
variabel bayanganhanya
untuk menunjukkan
variabel baru hasil
pemetaan. Selanjutnya
tidak dituliskan dalam
persamaan
Y
X
y = x
x
y
y
x
-y
-x
4) Refleksi Terhadap Garis y=x, Notasi T
Y = x
5) Refleksi Terhadap Garis y=-x, Notasi T
Y = -x
P
4
(y,x)
P(x,y)
P
5
(-y,-x)
P(x,y)
T
y=x
P(y,x)
P(x,y)
T
y=-x
P(-y,-x)
Catatan:
Hati-hati bahwa refleksi
terhadap garis y=-x seolah
mirip dengan refleksi
terhadap pusat koordinat!
y = -x
4) Refleksi Terhadap Garis y=x, Notasi T
Y = x
5) Refleksi Terhadap Garis y=-x, Notasi T
Y = -x
0 1
1 0
y x
x x x
T
y y y
=
'
( ( ( (
= =
( ( ( (
'

0 -1
-1 0
y x
x x x
T
y y y
=
'
( ( ( (
= =
( ( ( (
'

NOTASI MATRIKS
Contoh
Tentukan bayangan lingkaran
x
2
+y
2
-10x+2y+7=0
Jika dicerminkan terhadap
garis y+x=0!
Penyelesaian:
Garis y+x=0 identik dengan y=-x.
Refleksi titik (x,y) terhadap garis y=-x ditentukan sebagai
berikut:
x = -y sehingga y = -x, dan
y = -x sehingga x = -y
(selanjutnya tanda aksen dihilangkan).
Bayangan lingkaran menjadi:
(-y)
2
+(-x)
2
-10(-y)+2(-x)+7=0
y
2
+x
2
+10y-2x+7=0

Diperoleh persamaan baru, sebagai bayangan dari
lingkaran x
2
+y
2
-10x+2y+7=0 yaitu:

x
2
+y
2
-2x+10y+7=0
6) Refleksi terhadap garis x=k, Notasi T
x=k
x
y
x = k
y = k
x= x+2(k-x)
k-x k-x x=2k-x
P(x,y)
P
6
(2k-x, y)
y=y+2(h-y) P
7
(x,2h-y)
h-y
h-y
y=2h-y
P(x,y)
M y=h
P(x, 2h-y)
P(x,y)
M x=k
P(2k-x ,y)
7) Refleksi terhadap garis y=h, Notasi T
y=h

Proses refleksi dapat ditulis:
Proses refleksi
dapat ditulis:
6) Refleksi terhadap garis x=k

7) Refleksi terhadap garis y=h
NOTASI MATRIKS
1 0 0
0 -1 2
x x
y y h
'
( ( ( (
= +
( ( ( (
'

-1 0 2
0 1 0
x x k
y y
'
( ( ( (
= +
( ( ( (
'

Contoh
Sebuah titik A(x,y) direfleksikan
terhadap garis x=5 sehingga diperoleh
bayangan titik A(2,11).
Tentukanlah :
a. Koordinat titik A.
b. Bayangan refleksi titik A jika
ditransformasikan oleh garis y=-1
Penyelesaian:
A(x,y)
A(2,11)
T
x=5
2(5)-x=2
10-x=2
x=8 y=11
Koordinat titik A(8,11)
Titik A(8,11) direfleksikan oleh garis y=-1, diperoleh
A(8,11) A(8,2(-1)-11)
=A(8,-13)
Ingat,
Nilai ordinat
tetap pada
refleksi
terhadap garis
vertikal
Ingat lagi, pada
refleksi terhadap
garis horizontal,
nilai absis tetap
T y=-1
Penyelesaian dengan notasi matriks
A(x,y)
A(2,11)
T
x=5
-1 0 2
0 1 0
x x k
y y
'
( ( ( (
= +
( ( ( (
'

2
11
=
1 0
0 1

+
2(5)
0

2 = -x + 0 + 10 x = 8
11 = 0 + y + 0 y = 11
LATIHAN
Perputaran (rotasi)
Rotasi adalah perpindahan obyek dari titik P ke
titik P, dengan cara diputar dengan sudut u
x
y
P(x,y)
P(x,y)
u
x = x cos u - y sin u
y = x sin u + y cos u
Untuk memudahkan perhitungan, maka dibuat
notasi dalam bentuk matrik :



dengan :
- sin dan cos adalah fungsi linier dari
- x kombinasi linier dari x dan y
- y kombinasi linier dari x dan y



cos -sin
sin cos
x x
y y
u u
u u
'
( ( (
=
( ( (
'

Bukti :
Titik A berpindah ke titik A sejauh .
Dalam koordinat kutub, titik A(a,b) ditulis : A(r cos , r sin ).
Sedangkan A(a,b) ditulis : A(r cos ( + ), r sin ( + )).
Maka, diperoleh :
Matrik transformasi untuk titik yang
dirotasi terhadap titik pusat O (0,0)
CONTOH
JAWAB
CONTOH
LATIHAN
Penskalaan (dilatasi)
Merupakan transformasi suatu titik atau sistem
terhadap suatu acuan yang menyebabkan jarak
titik atau sistem berubah dengan perbandingan
tertentu.
(Perpindahan titik P ke titik P dengan jarak titik
P sebesar m kali titik P)



x
y
P(x,y)
P(x,y)
m
x
.x
m
y
.y
x = m
x
x
y = m
y
y
Dalam bentuk matrik dituliskan :




Transformasi ini tidak mengalami perubahan
bentuk, hanya mengalami perubahan ukuran
karena jarak titik-titik penyusun berubah dengan
perbandingan tertentu terhadap acuan.

0
0
x
y
m
x x
m
y y
'
(
( (
=
(
( (
'


Dikenal suatu istilah faktor dilatasi k yang
menyebabkan perbesaran atau perkecilan suatu
sistem.
Jika nilai k (bilangan nyata):
k> 1 : hasil dilatasi diperbesar
-1<k<1 : hasil dilatasi diperkecil
k = 1 : hasil dilatasi sama dengan aslinya.
Contoh :
Gambar disamping
dilakukan dilatasi dengan
faktor k = 2. Carilah titik-titik
A, B C dan D !
Jawab :
Transformasi dapat dilakukan dengan :
Jadi hasil dilatasi
terhadap titik O(0,0):
A(4,6), B(10,6)
C(12,10), D (6,10)
Notasi :
A(a,b) A(ka,kb)
(0,k)
Shear
Pergeseran pada suatu sistem dengan
terjadinya perubahan bentuk disebut
transformasi shear.
Biasanya digunakan dalam memanipulasi grafik
pada komputer. Untuk memberi kesan lain pada
obyek jika dilihat dari sudut pandang berbeda.
Ada dua macam transformasi shear yaitu shear
terhadap sumbu-x dan shear terhadap sumbu-y
Shear terhadap sumbu-x
Perubahan terjadi pada absis titik-titik pada
ujung sistem yang tidak terletak pada sumbu-x
dengan faktor shear k (k : bilangan nyata)


Shear terhadap sumbu-y
Perubahan terjadi pada absis titik-titik pada
ujung sistem yang tidak terletak pada sumbu-y
dengan faktor shear k (k : bilangan nyata)

Contoh soal :
Tentukan titik koordinat bayangan dari sebuah
bangun segitiga ABC dengan A(2,0), B(6,0),
C(0,4) jika segitiga tersebut di shear terhadap
sumbu-x dengan faktor shear k=3 serta sketsakan
bayangan yang terbentuk.
Jawab :
Sketsa bayangan :

Koordinat Homogen
Koordinat homogen adalah representasi
koordinat 2 dimensi dengan 3 vektor











1
x
x
y
y
(
(
(
(
(

(

Koordinat homogen
cos - sin 0
sin cos 0
0 0 1
otasi
R
u u
u u
(
(
=
(
(

0 0
0 0
0 0 1
kala
a
S b
(
(
=
(
(

1 0
0 1
0 0 1
x
ranslasi y
T
T T
(
(
=
(
(

Komposisi Transformasi
Komposisi transformasi adalah menggabungkan
beberapa tranformasi, sehingga dapat
menghasilkan bentuk transformasi yang lebih
kompleks
Dapat dilakukan 3 transformasi dalam sebuah
matrik tunggal :
- operasi yang dilakukan adalah perkalian matrik
- ketika mentransformasikan suatu titik, tidak
ada penangan khusus : matrik . Vektor
- transformasi gabungan : matrik . matrik


Macam komposisi transformasi :
Rotasi sebagai titik perubahan :
Translasi Rotasi Translasi
Skala sebagai titik perubahan :
Translasi Skala Translasi
Perubahan sistem koordinat :
Translasi Rotasi Skala



Latihan :
1. Jika titik (a,b) direfleksikan terhadap sumbu-y,
kemudian dilanjutkan dengan transformasi sesuai
matrik menghasilkan titik (1, -8).

Tentukan nilai a dan b.
2. Tentukan matrik yang bersesuaian dengan dilatasi
pusat (0,0) dan faktor skala 3 dilanjutkan dengan
refleksi terhadap garis y = x.

3. Buktikan bahwa :


merupakan matrik transformasi untuk titik yang dirotasi
terhadap titik P(m,n)

-2 1
1 2
(
(