January 18, 2014

MATERI PKN KELAS 9

BAB III GLOBALISASI DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT, BERBANGSA, DAN BERNEGARA
PENGERTIAN GLOBALISASI
1. Globaliasi dapat diartikan sebagai proses masuknya ke ruang lingkup dunia. 2. Globalisasi adalah sebuah perubahan sosial, berupabertambahnya keterkaitan di antara dan elemenelemennya yang terjadi akibat dan perkembangan teknologi di bidang transportasi dan komunikasi yang memfasilitasi pertukaran budaya dan ekonomi internasional. 3. Globalisasi adalah proses, di mana berbagai peristiwa, keputusan dan kegiatan di belahan dunia yang satu dapat membawa konsekuensi penting bagi berbagai individu dan masyarakat di belahan dunia yang lain. 4. Globalisasi adalah proses meningkatnya aliran barang, jasa, uang dan gagasan melintasi batas-batas negara. 5. Globalisasi adalah proses di mana perdagangan, informasi dan budaya semakin bergerak melintasi batas negara. 6. Globalisasi adalah meningkatnya saling keterkaitan di antara berbagai belahan dunia melalui terciptanya proses ekonomi, lingkungan, politik, dan pertukaran kebudayaan. 7. Globalisasi merupakan gerakan menuju terciptanya pasar atau kebijakan yang melintasi batas nasional. GLOBALISASI MENURUT PARA AHLI : 1. LODGE mendefinisikan globalisasi sebagai sebuah proses yang dikuasai oleh aliran informasi, perdagangan, dan manusia yang mengglobal. 2. EMANUEL RITCHER : Globalisasi adalah jaringan kerja global secara bersamaan menyatukan masyarakat yang sebelumnya terpencar-pencar dan terisolasi kedalam saling ketergantungan dan persatuan dunia 3. SELO SOEMARDJAN : globalisasi adalah suatu proses terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antarmasyarakat di seluruh dunia. Tujuan globalisasi adalah untuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah tertentu yang sama misalnya yerbentuknya PBB, OKI
Atanasia Yayuk Widihartanti

4. MARTHIN ALBROW. Globalisasi mengacu pada semua proses dimana masyarakat dunia dimasukkan ke dalam sebuah masyarakat tunggal dunia, masyarakat global. 5. JOHN HUCKLE: Globalisasi adalah suatu proses dengan mana kejadian, keputusan, dan kegiatan di salah satu bagian dunia menjadi suatu konsekuensi yang signifikan bagi individu dan masyarakat di daerah yang jauh. 6. ROBERT COX : Globalisasi adalah kecenderungan menyatunya internasionalisasi produksi, pembagian kerja sama internasional yang baru, dan perpindahan/peningkatan status sosial ke dalam lingkungan kompetisi yang dapat mempercepat proses globalisasi, yang akibatnya dapat menginternasionalkan negara.

CIRI-CIRI GLOBALISASI
Menurut Hamijoyo (Mimbar, 1990) ciri-ciri globalisasi ialah: 1. Didukung oleh kecepatan informasi, teknologi canggih, transportasi, dan komunikasi yang diperkuat oleh tatanan dan manajemen yang tangguh. 2. Telah melampaui batas tradisional geopolitik. Batas tersebut saat ini harus tunduk kepada kekuatan teknologi, ekonomi, sosial politik, dan mempertemukan tatanan yang sebelumnya sulit dipertemukan. 3. Adanya saling ketergantungan antara negara. 4. Pendidikan merupakan bagian dari globalisasi. Menurut EMIL SALIM (Mimbar, 1989) ada empat kekuatan yang menyebabkan dunia menjadi transparan yaitu perkembangan Iptek yang semakin tinggi, perkembangan bidang ekonomi yang mengarah kepada perdagangan bebas, lingkungan hidup, dan politik.

Page 1

January 18, 2014

MATERI PKN KELAS 9

Menurut TILAAR ciri era globalisasi yaitu adanya era masyarakat terbuka. Keterbukaan tersebut meliputi bidang ekonomi yang ditandai dengan adanya pasar bebas dan bidang politik ditandainya dengan berkembangnya nilai demokratis. Masyarakat yang demokratis adalah masyarakat yang menghormati hak asasi manusia dan menjunjung tinggi antara hak dan kewajiban. Globalisasi membuat suatu kenyataan bahwa kehidupan dunia menjadi satu kesatuan dalam “satu dunia”, yang membuat sebuah desa global (global ville) dengan kehidupan manusia secara individu, kelompok, atau bangsa-bangsa menjadi saling ketergantungan (interdependent) dalam semua aspek kehidupan. CIRI-CIRI GLOBALISASI DITANDAI DENGAN : 1. Kecanggihan teknologi/era digital khususnya pada bidang informasi dan komunikasi. Oleh sebab itu, kejadian, kegiatan dan atau keputusan individu/masyarakat di belahan dunia sangat mudah diakses dan dikomunikasikan atau disebarluaskan kepada masyarakat dunia. 2. Kekuatan teknologi, ekonomi, sosial politik yang mampu menembus/melampaui batasbatas 3. geopolitik. 4. Penyebarluasan gagasan, pembaharuan dan penemuan hal-hal baru melalui pendidikan. 5. Era kompetitif baik dalam hal jasa dan produk barang. 6. Masyarakat yang aktif, kreatif, dan selalu mengikuti zaman. 7. Era perdagangan bebas. 8. Tuntutan transparansi, demokratisasi maupun penghormatan hak asasi manusia. 9. Kehidupan bisnis yang semakin marak. TANDA-TANDA GLOBALISASI Secara umum Budiyanto (2005:90) menyebutkan bahwa tanda-tanda globalisasi : 1. meningkatnya aliran data lintas batas, seperti penggunaan internet, satelit komunikasi, dan telepon, meningkatkan perdagangan global, adanya desakan berbagai pihak untuk mengadili para penjahat perang di Makamah Internasional (Internasional Criminal Court), dan adanya
Atanasia Yayuk Widihartanti

gerakan untuk menyerukan keadilan internasional, 2. meningkatnya pertukaran budaya (cultural exchange) internasional, menyebarluasnya faham multikulturaslisme dan semakin besarnya akses individu terhadap berbagai macam budaya meningkatnya perjalanan dan turisme lintas negara, meningkatnya imigrasi, termasuk imigrasi gelap, berkembangnya infrastruktur telekomunikasi global, berkembangnya sistem keuangan global, meningkatnya aktivitas perekonomian dunia, yang dikuasai oleh perusahaan-perusahaan multinasional, meningkatnya peran organisasi-organisasi internasional, seperti WTO, WIPO, IMF, yang berurusan dengan transaksi-transaksi internasional.

GLOBALISASI DI INDONESIA
Peran yang cukup menonjol yang dimainkan oleh Indonesia adalah dalam rangka membantu mewujudkan pemeliharaan perdamaian dan keamanan internasional. 1) Dalam hal ini Indonesia sudah cukup banyak pengirimkan Kontingen Garuda (KONGO) ke luar negeri. Secara garis besar kontingen garuda yang telah dikirim ke luar negeri secara berturutturut adalah : 1. Kongo I bertugas di Mesir, yang dikirim pada bulan Nopember l956, dengan tugas mengamankan dan mengawasi genjatan senjata di Mesir. 2. Kongo II dikirim pada bulan September l960 yang bertugas di Kongo. Tugas ini diembannya sampai bulan Mei l961. 3. Kongo III dikirim ke Kongo pada bulan Desember l963 sampai Agustus l964. 4. Kongo IV, Konga V dan Konga VII di kirim ke Vietnam, dan bertugas mulai bulan Januari l974. 5. Kongo VI, dikirim ke Sinai, Mesir, bertugas dari bulan Agustus l973 sampai April l974. 6. Kongo VIII, ke Sinai, Mesir, pada bulan September l974. 7. Kongo IX, ke Irak-Iran, pada bulan Agustus l988 sampai bulan Nopember l990. 8. Kongo X, ke Namibia, pada bulan Juni l989 sampai Maret l990.
Page 2

January 18, 2014

MATERI PKN KELAS 9

9.

10. 11. 12.

13. 14. 15. 16. 17.

18. 19.

Kongo XI, ke perbatasan Irak-Kuwait, pada bulan April l991 sampai Nopember l991. Kongo XII, ke Kamboja, pada bulan Oktober l991 sampai Mei l993. Kongo XIII, ke Somalia, pada bulan Juli l992 sampai April l993. Kongo XIV, ke Bosnia Herzegovina, bulan Nopember l993 sampai Nopember l995. Kongo XV, ke Georgia, bulan Oktober l994 sampai Nopember l995. Kongo XVI, ke Mozambik, tahun l994. Kongo XVII, ke Philipina, Oktober l994 sampai Nopember l994. Kongo XVIII, ke Tajikistan, Nopember l997. Kongo XIX, yang terdiri atas XIX-1, XIX2, XIX-3 dan XIX-4, bertugas di Siera Leone, mulai l999 sampai 2002. Kongo XX, bertugas di Republik Demokratik Kongo, tahun 2005. Kongo XXI-XXIII , bertugas di Lebanon, 2006 - sampai sekarang.

 Tujuan politik luar negeri adalah untuk mewujudkan kepentingan nasional  Dasar hukum pelaksanaan politik luar negeri Republik Indonesia tergambarkan secara jelas di dalam Pembukaan UUD 1945 alinea pertama dan falsafah Pancasila  Rumusan pokok kepentingan nasional itu dapat dicari dalam alinea IV Pembukaan UUD 1945, yaitu bahwa bangsa Indonesia diamanatkan untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang menyelenggarakan empat fungsi sebagai berikut : a. Fungsi Hankam, dalam hal ini adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. b. Fungsi Ekonomi, yaitu memajukan kesejahteraan umum. c. Fungsi Sosial dan Budaya, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. d. Fungsi Politik, yaitu pada rumusan kalimat ... ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.  Negara Indonesia menganut politik bebas aktif dalam hubungan dengan pihak luar negeri.  Bebas, maksudnya bahwa Indonesia tidak memihak pada kekuatan-kekuatan yang pada dasarnya tidak sesuai dengan kepribadian bangsa sebagaimana dicerminkan dalam Pancasila.  Aktif, maksudnya bahwa dalam menjalankan kebijaksanaan luar negerinya, Indonesia tidak bersikap pasif-reaktif atas kejadian-kejadian internasionalnya, melainkan bersikap aktif. UNTUK MELAKSANAKAN KEBIJAKAN POLITIK LUAR NEGERI, Pemerintah membentuk Departemen Luar Negeri dan membuka hubungan diplomatik dengan negara lain.Tugas Departemen Luar Negeri ialah membantu Presiden dalam menyelenggarakan sebagian tugas di bidang politik dan hubungan luar negeri. Dalam melaksanakan tugasnya Departemen Luar Negeri menyelenggarakan fungsi: 1. Pelaksanaan politik luar negeri serta penyelenggaraan hubungan luar negeri. 2. Pembinaan, koordinasi, dan konsultasi dalam pelaksanaan politik luar negeri
Page 3

2) Penyelesaian sengketa yang terjadi di Kamboja, dengan menyelenggarakan Pertemuan Informal Jakarta (Jakarta Informal Meeting) I dan II. Indonesia juga menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, menjadi anggota Badan Tenaga Atom Internasional. Salah seorang putra terbaik Indonesia juga pernah memegang jabatan Presiden Majelis Umum PBB yaitu Adam Malik tahun 1971. Indonesia juga menjadi sponsor dan sekaligus tuan rumah diselenggarakannya Konferensi Asia Afrika di Bandung tahun l955; menjadi salah satu sponsor lahirnya Gerakan Non Blok, juga sponsor lahirnya organisasi regional Asia Tenggara “ASEAN” 8 Agustus 1967di Bangkok-Thailand

POLITIK LUAR NEGERI INDONESIA DI ERA GLOBAL
 Politik luar negeri adalah strategi dan taktik yang digunakan oleh suatu negara dalam hubungannya dengan negara-negara lain.  Politik luar negeri adalah komponen dari kebijaksanaan politik nasional yang tidak dapat dipisahkan dari kondisi-kondisi riil di dalam negeri.

Atanasia Yayuk Widihartanti

January 18, 2014

MATERI PKN KELAS 9
7.

serta penyelenggaraan hubungan luar negeri. 3. Pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas serta pelayanan administrasi departemen. 4. Pelaksanaan penelitian dan pengembangan terapan serta pendidikan dan pelatihan tertentu dalam rangka mendukung kebijakan di bidang politik dan hubungan luar negeri. 5. Pelaksanaan pengawasan fungsional. KEWENANGAN DEPARTEMEN LUAR NEGERI, : 1. Penetapan kebijakan di bidangnya untuk mendukung pembangunan secara makro. 2. Penyusunan rencana nasional secara makro di bidangnya. 3. Penetapan persyaratan akreditasi lembaga pendidikan dan sertifikasi tenaga profesional/ahli serta persyaratan jabatan di bidangnya. 4. Pengaturan penerapan perjanjian atau persetujuan internasional yang disahkan atas nama negara. 5. Penetapan kebijakan sistem informasi nasional di bidangnya.

Memberikan peluang bagi bangsa Indonesia untuk melakukan ekspor terhadap produksi dalam negeri ke negara lain untuk meningkatkan devisa Negara
.

PEDOMAN POLITIK LUAR NEGERI
Untuk melaksanakan politik luar negeri yang bebas aktif bangsa Indonesia berdasarkan pada faktor-faktor : 1. Dasasila Bandung yang mencerminkan solidaritas negaranegara Asia dan Afrika, dan perjuangan melawan imperalisme dan kolonialisme dalam segala bentuk dan segala manifestasinya, serta mengandung sifat nonintervensi (tidak turut campur urusan negara lain). 2. Prinsip bahwa masalah Asia hendaknya dipecahkan oleh bangsa Asia sendiri dengan kerjasama regional. 3. Pemulihan kembali kepercayaan negeranegara lain terhadap maksud dan tujuan revolusi Indonesia dengan cara memperbanyak kawan daripada lawan, menjauhkan kotradiksi dengan mencari keserasian yang sesuai dengan falsafah Pancasila. 4. Pelaksanaan dilakukan dengan keluwesan dalam pendekatan dan penanggapan sehingga pengarahannya harus dilakukan untuk kepentingan nasional terutama kepentingan ekonomi rakyat.

MAKNA POLITIK LUAR NEGERI INDONESIA 1. Meningkatkan kerja sama antarberbagai negara, sehingga saling menguntungkan untuk kemajuan bangsa dan negara, serta dapat meningkatkan citra Indonesia di forum internasional. 2. Mempererat persaudaraan antarbangsa dan antarnegara sehingga terjalin semangat kekeluargaan, serta kerja sama. 3. Memberikan peluang kepada Indonesia untuk melakukan kegiatan promosi produk dalam negeri maupun kekayaan budaya, serta keindahan alam Indonesia yang dapat meningkatkan devisa negara. 4. Meningkatkan pertukaran pemuda, pelajar dan mahasiswa dalam rangka menambah wawasan serta ilmu pengetahuan dan teknologi serta pada bidang olahraga. 5. Melakukan antisipasi terhadap gejolak, perkembangan dan perubahandunia, agar pelaksanaan pembangunan tidak terganggu. 6. Mendorong untuk selalu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam rangka berkompetisi dengan masyarakat global.
Atanasia Yayuk Widihartanti

PRINSIP-PRINSIP POKOK
pernyataan pemerintah pada tanggal 2 September 1948 yang disampaikan di depan Badan Komite Nasional Pusat, bahwa prinsipprinsip dasar untuk melaksanakan politik luar negeri Indonesia : 1. Negara Indonesia menjalankan politik damai. 2. Negara Indonesia menjalin persahabatan dengan segenap bangsa atas dasar saling menghargai dengan tidak mencampuri soal susunan dan corak pemerintahan negeri masing-masing. 3. Negara Indonesia memperkuat sendi-sendi hukum 4. internasional dan organisasi internasional untuk menjamin perdamaian yang kekal. 5. Negara Indonesia berusaha mempermudah jalannya pertukaran pembayaran internasional.

Page 4

January 18, 2014

MATERI PKN KELAS 9

6. Negara Indonesia membantu pelaksanaan keadilan social internasional dengan berpedoman pada piagam PBB. 7. Negara Indonesia membantu PBB menyokong perjuangan kemerdekaan bangsa-bangsa yang masih terjajah. Hal ini, disebabkan karena tanpa kemerdekaan tidak mungkin terciptanya rasa persaudaraan dan perdamaian internasional.  Contoh perwujudan Indonesia melaksanakan politik luar negeri yang bebas aktif adalah sebagai berikut: 1. Indonesia pada tahun 1955, menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika (KAA) yang melahirkan semangat dan solidaritas negara-negara AsiaAfrika yang kemudian melahirkan Deklarasi Bandung. 2. Indonesia aktif dalam pendirian Gerakan Nonblok, pada tahun 1961 berusaha membantu dunia internasional untuk meredakan ketegangan perang dingin antara blok Barat dan 3. blok Timur. 4. Indonesia aktif dalam merintis dan mengembangkan organisasi negaranegara di kawasan Asia tenggara (ASEAN). 5. Indonesia aktif ikut membantu penyelesaian konflik di Kamboja, perang saudara di Bosnia, pertikaian dan konflik di Philipina, dan masih banyak lagi yang lain.

b. Makin tersedianya lapangan pekerjaan. c. Kualitas sumber daya meningkat karena persaingan global. d. Barang produksi meningkat akibat pertumbuhan ekonomi yang berkembang. Dampak negative : a. Tatanan perekonomian yang berdasarkan kekeluargaan semakin pudar. b. Timbulnya kelas-kelas ekonomi sehingga menimbulkan buruh dan majikan menjadi perbedaan atau kesenjangan. c. Barang-barang yang kurang bermutu menumpuk mengakibatkan kerugian yang besar sehingga ekonomi negara tidak menentu. 2. POLITIK Bidang politik ditandai dengan adanya: a. Masuknya nilai-nilai demokrasi dan kesadaran berpolitik. Contoh : masyarakat mulai berani mengkritik pemerintah yang tidak menjalankan fungsinya dengan baik. b. Praktik demokrasi yang kurang sejalan dengan prinsip demokrasi di Indonesia. c. Keterbukaan dalam menyelenggarakan pemerintahan semakin mendapat evaluasi dari masyarakat. d. Lahirnya partai-partai baru atau Lembaga Swadaya e. Masyarakat yang berbeda-beda maksud dan tujuannya.. Dampak positif : a. Masyarakat dapat menggunakan hak berpolitik dengan bebas. b. Hak Asasi Manusia semakin diakui keberadaannya. c. Masyarakat dapat menggunakan haknya secara langsung. Dampak negatif a. Musyawarah sebagai proses demokrasi semakin ditinggalkan. b. Masyarakat cenderung mementingkan kepentingan kelompok daripada kepentingan umum. c. Sifat anarkhis sulit dibendung .

ASPEK-ASPEK GLOBALISASI : 1. EKONOMI
Mengacu kepada makin menyatunya unitunit ekonomi di dunia ke dalam satu unit ekonomi dunia. Bidang ekonomi ditandai dengan adanya: a. Perdagangan internasional dalam bentuk ekspor dan impor – Arus modal dalam bentuk pinjaman dan investasi antar negara b. Kebijakan pasar yang memengaruhi perekonomian Negara Dampak positif : a. Taraf hidup dan pendapatan masyarakat meningkat.
Atanasia Yayuk Widihartanti

3. SOSIAL
Page 5

January 18, 2014

MATERI PKN KELAS 9

Globalisasi mengubah bentuk kehidupan keseharian kita secara mendasar,yaitu; a. Meningkatnya Induvidualisme Kesempatan individu untuk menentukan dirinya sendiri dibatasi masyarakatnya, entah oleh tradisi maupun oleh kebiasaan-kebiasaan yang berlaku. Di era globalisasi ini, kesempatan individu untuk mengatur dan menentukan yang terbaik bagi dirinya sendiri sangat terbuka lebar. b. Pola Kerja Pekerjaan-pekerjaan mengarah ke era perekonomian berbasis pengetahuan. Orang-orang sudah tidak mengandal kerja penuh di kantor, tetapi part time job. c. Kebudayaan Pop Citra, gagasan, dan gaya hidup baru menyebar dengan begitu cepat keseluruh pelosok dunia lebih daripada sebelumnya.
Dampak positif

Dampak positif a. Banyak model bangunan rumah maupun gedung perkantoran bermotif Eropa. b. Bidang pendidikan yang dulunya menggunakan mesin ketik dalam mengolah data, sekarang beralih menggunakan komputer. c. Model pakaian yang beraneka ragam Dampak negative

a. Meningkatkan tata nilai sosial, cara hidup, pola pikir yang baik, maupun ilmu pengetahuan dan teknologi dari bangsa lain yang telah maju. b. Meningkatkan etos kerja yang tinggi, suka bekerja keras, disiplin, mempunyai jiwa kemandirian, rasional, sportif, dan lain sebagainya.
c. Bidang kesehatan yang dulunya menggunalkan pengobatan tradisional sekarang menggunakan pengobatan yang modern. Dampak negatif a. Semakin lunturnya semangat gotongroyong, solidaritas, kepedulian, dan kesetiakawanan sosial, sehingga dalam keadaan tertentu,

a. Semaikin memudarnya apresiasi terhadap nilai-nilai budaya lokal yang melahirkan gaya hidup individualistis ( kepentingan diri sendiri ), pragmatisme ( yang menguntungkan), hedonism (kenikmatan sesaat ), permisif ( membiarkan yang dianggap tabu), dan konsumerisme ( lebih senang memakai daripada membuat ). b. Semakin mudahnya nilai-nilai barat masuk ke Indonesia baik melalui internet, media televisi, maupun media cetak yang banyak ditiru oleh masyarakat. c. Bidang model pakaian masyarakat cenderung tidak memperhatikan kesopanan. d. Bidang properti, banyak perumahan elite gaya Eropa tidak menggunakan perumahan rakyat biasa. e. Bidang kesenian, generasi muda sekarang sedikit yang ikut melestarikan kesenian daerah BENTUK HUBUNGAN LUAR NEGERI YANG DILAKUKAN OLEH BANGSA INDONESIA: 1. Hubungan individual, misalnya kunjungan sebagai wisatawan di Negara lain sebagai mahasiswa di luar negeri atau melakukan transaksi jual beli dengan pedagang di negara lain. 2. Hubungan antar kelompok, misalnya lembaga-lembaga sosial, keagamaan maupun lembaga perekonomian Indonesia dengan bangsa lain. 3. Hubungan antar negara yang bersifat lebih luas lagi karena melibatkan kepentingan nasional dan politik. PROSES GLOBALISASI Proses globalisasi terjadi melalui tiga tahap, yaitu 1. Modernisasi Di Benua Eropa, Perkembangan globalisasi di awali dari modernisasi Eropa yang mendorong
Page 6

b. Membuat sikap menutup diri, berpikir sempit c. Meniru perilaku yang buruk d. Semakin merebaknya gaya hidup konsumerisme.

4. BUDAYA
Globalisasi budaya melalui Tv, film, musik menyebabkan pertemuan budaya-budaya dari berbagai Negara yang dapat menyebabkan fusi atau peleburan menjadi budaya baru yang produktif.
Atanasia Yayuk Widihartanti

January 18, 2014

MATERI PKN KELAS 9

terjadinya revolusi industri pada abad pertengahan. Pada masa itu Eropa mengalami proses modernisasi di segala bidang. Industri berkembang pesat sejalan dengan penemuan-penemuan alat-alat produksi modern. Perkembangan industri ternyata malahirkan masalah-masalah baru, yaitu bagaimana memenuhi kebutuhan bahan baku yang jumlahnya sangat terbatas dan bagaimana memasarkan produk yang
dihasilkan industri tersebut.

DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP KEHIDUPAN BERMASYARAKAT, BERBANGSA, DAN BERNEGARA DAMPAK POSITIF GLOBALISASI 1. Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi 2. Munculnya masyarakat yang mega kompetitif 3. Keinginan melakukan sesuatu dengan kualitas yang terbaik 4. Terjadinya peningkatan kualitas hidup 5. Masyarakat menjadi lebih dinamis, aktif dan kreatif 6. Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan 7. Mudah melakukan komunikasi 8. Cepat dalam bepergian (mobilitas tinggi) 9. Menumbuhkan sikap kosmopolitan dan toleran 10. Memacu untuk meningkatkan kualitas diri 11. Mudah memenuhi kebutuhan 12. Membuat sikap terbuka, berpikiran luas DAMPAK NEGATIF GLOBALISASI 1. Beralihnya masyarakat agraris menjadi masyarakat industry 2. Menimbulkan keguncangan, ketimpangan dan pergeseran nilai budaya 3. Perubahan prinsip kehidupan bersama menjadi individualis 4. Rendahnya sumber daya manusia akanterseret arus globalisasi 5. Bergesernya jati diri bangsa kea rah liberalisasi 6. informasi yang tidak tersaring 7. Perilaku konsumtif 8. Ketergantungan dengan teknologi 9. Pemborosan pengeluaran dan meniru perilaku yang buruk 10. Mudah terpengaruh oleh hal yang tidak sesuai dengan kebiasaan atau kebudayaan suatu negara

2. Kolonialisasi Bangsa Barat, Globalisasi ekonomi pada masa koloalisme Eropa lima abad lalu bertujuan untuk mendapatkan kekayaan di belahan dunia yang sebelumnya tidak terjangkau. Cristopher Columbus, berlayar mengarungi lautan menuju wilayah Asia yang di beritakan berlimpah dengan kekayaan alam. Untuk membiayai perjalanan itu, ia mendapat dukungan dana dari Raja dan Ratu Spanyol. Upaya mencari wilayah baru untuk memperoleh kekayaan bagi negara semacam itu terus berlanjut dan di ikuti oleh
penjelajah-penjelajah yang lain

3. Perdagangan Bebas.  Globalisasi ekonomi yang sudah berakar sejak berabad-abad yang lalu terus berevolusi. Titik perkembangan yang signifikan terjadi pada tahun 1947 saat di mulai berlakunya dan di lembagakannya perjanjian umum tentang tarif dan perdagangan atau GATT.  Pada tahun 1995 berhasil di sepakati untuk membentuk WTO. Keanggotaan WTO terus berkembang sampai dengan bulan Februari 2005 anggotanya mancapai 148 negara dengan bidang cakupan yang lebih luas, yaitu menyangkut liberalisasi lalu lintas barang dan jasa(GATS).

CATATAN : SUMBER BAHAN : BUKU-BUKU SEKOLAH ELEKTRONIK ( BSE )

Atanasia Yayuk Widihartanti

Page 7