www.rajaebookgratis.

com

Alap-alapan Sukesi
Lakon ini oleh sebagian dalang disebut Sastrajendra. Prabu Sumali mengumumkan sayembara, bahwa siapa yang dapat menjabarkan ilmu Sastra Jendra Pangruwating Diyu, akan dapat menjadi suami putrinya, yaitu Dewi Sukesi. Ilmu yang disayembarakan ini adalah ilmu rahasia, yang hanya diketahui para dewa. Karenanya, tidak ada seorang pun yang mencoba mengikuti sayembara itu. Di Kerajaan Lopakapala, Prabu Danaraja meminta ayahnya, yaitu Begawan Wisrawa, untuk melamarkan Dewi Sukesi baginya. Karena itu, Begawan Wisrawa lalu berangkat ke Alengka untuk mengikuti sayembara. Karena ilmu yang akan dijabarkan adalah ilmu rahasia, maka Begawan Wisrawa dan Dewi Sukesi harus berada di ruang tertutup. Pada saat Begawan Wisrawa memulai ajarannya, kahyangan geger, karena pengaruh ilmu itu. Untuk mencegah penyebarluasan ilmu itu Batara Guru dan Dewi Uma turun ke dunia. Batara Guru menyusup ke raga Wisrawa, sedangkan Dewi Uma ke raga Dewi Sukesi. Akibatnya hubungan antara guru dan murid merubah menjadi hubungan antara pria dan wanita yang dimabuk asmara. Karena peristiwa ini akhirnya Begawan Wisrawa dikawinkan dengan Dewi Sukesi. Berita perkawinan ini membuat Prabu Danaraja murka. Ia lalu mengerahkan bala tentara Lokapala untuk menyerbu Alengka guna menghukum ayahnya, yang dianggapnya telah mengkhianatinya. Sewaktu Begawan Wisrawa dan Prabu Danaraja berperang tanding, Batara Narada datang melerai. Dikatakan oleh Narada, bahwa Dewi Sukesi memang merupakan jodoh bagi Wisrawa

 

Anggada Duta
Menjelang pecah perang antara bala tentara kera yang memihak Ramawijaya dengan tentara raksasa dari Kerajaan Alengka, Ramawijaya mengutus Anggada untuk memberi ultimatum kepada Prabu Dasamuka. Waktu Anggada bertemu Prabu Dasamuka, raja Alengka itu menghasutnya dengan mengatakan bahwa Anggada sebenarnya adalah keponakannya, dan kematian Resi Subali — ayah Anggada, adalah akibat perbuatan Rama. Termakan oleh hasutan itu Anggada kembali dan langsung menyerang Rama. Untunglah Gunawan Wibisana dan Anoman berhasil menyadarkan Anggada. Anggada lalu kembali ke Alengka dan memberi laporan palsu bahwa Rama dan Laksmana sudah tewas. Ketika Prabu Dasamuka sedang bersuka ria mendengar berita baik itu, Anggada menyerangnya, dan berhasil merampas serta melarikan mahkota raja Alengka itu, dan kemudian melarikan diri. Usaha prajurit Alengka untuk menangkapnya sia-sia saja. Mahkota Alengka itu dipersembahkan pada Ramawijaya, tetapi Rama kemudian menyerahkannya pada Prabu Sugriwa.

 

Anoman Duta
Prabu Dasamuka menyerahkan Dewi Sinta yang diculiknya, di bawah pengawasan Dewi Trijata di Taman Argasoka, kemenakannya. Sementara Regawa alias Rama terus mencari istrinya yang hilang. Ia sudah mendapat petunjuk dari Jatayu bahwa Sinta diculik raja Alengka bernama Prabu Dasamuka. Perjalan Rama ke Alengka disertai Laksamana, adiknya, dan Prabu Sugriwa serta seluruh bala tentara Kerajaan Guwakiskenda. Setelah membangun perkemahan di daerah Mangliawan, Ramawijaya mengutus Anoman untuk menjadi duta, menemui Dewi Sinta di Keraton Alengka.

www.rajaebookgratis.com

Hal ini membuat iri Anggada, sehingga terjadi perkelahian dengan Anoman. Rama kemudian menyadarkan Anggada, bahwa nanti akan ada tugas penting lainnya bagi Anggada. Perjalanan Anoman ke Alengka ternyata penuh hambatan. Mulanya ia berjumpa dengan Dewi Sayempraba, salah seorang istri Prabu Dasamuka. Anoman dirayu, dan diberi hidangan buah-buahan beracun. Akibatnya Anoman menjadi buta. Untunglah ia ditolong oleh Sempati, burung raksasa yang pernah dianiaya oleh Dasamuka. Berkat pertolongan Sempati, kebutaan Anoman dapat disembuhkan. Ia juga ditolong oleh Begawan Maenaka, saudara tunggal bayu-nya, sehingga dapat sampai ke negeri Alengka. Sesampainya di Alengka, Senggana pergi ke Taman Argasoka bertemu dengan Dewi Sinta dengan membawa cincin pemberian Rama. Dalam pertemuan itu Dewi Sinta menyerahkan tusuk kondenya, dengan pesan agar disampaikan kepada Ramawijaya, dengan pesan bahwa Sinta masih tetap setia pada suaminya. Setelah menyelesaikan misinya sebagai duta, Anoman sengaja membuat dirinya ditangkap. Peristiwa penyusupan itu membuat Dasamuka marah, maka ia memerintahkan membakar hidup-hidup Senggana. Setelah bulunya terbakar, Anoman melepaskan diri dari ikatan, dan berlompatan kesana-kemari membakar Keraton Alengka. Setelah menimbulkan banyak kerusakan, ia pulang menghadap Ramawijaya

 

Anoman Lair
Dewi Anjani yang bersedih hati karena wajahnya yang cantik berubah ujud menjadi wajah kera. Atas nasihat ayahnya, Begawan Gotama, ia bertapa nyantoka, serupa katak berendam di Telaga Madirda (ada versi yang menjebut Telaga Nirmala), hanya kepala saja yang muncul di permukaan air. Selama berbulan-bulan, Dewi Anjani hanya makan benda-benda yang hanyut dipermukaan air dan lewat di depan mulutnya. Pada suatu hari Batara Guru sedang melanglang buana, memeriksa keadaan dunia. Ketika ia terbang melintasi Telaga Mandirda, dilihatnya tubuh seorang wanita berendam di telaga yang bening itu. Seketika gairahnya bergejolak, sehingga jatuhlah kama benih (mani) nya, menimpa sehelai daun asam muda. Daun asam muda itu melayang jatuh ke permukaan telaga, tepat di depan mulut Dewi Anjani. Segera saja Anjani memakan daun asam muda itu (di masyarakat Jawa daun asam muda disebut sinom). Begitu daun asam muda itu ditelan, Dewi Anjani merasa dirinya mengandung. Segara ia mencari-cari siapa yang menjadi penyebabnya. Ketika ia melihat Batara Guru melayang-layang di atasnya, segera ia menuntut tanggung jawab atas janin yang dikandungnya. Batara Guru tidak mengelak tangung jawab itu. Ketika saatnya melahirkan, Batara Guru mengirim beberapa orang bidadari untuk menolong kelahiran bayi yang berujud kera putih mulus itu. Selanjutnya Dewi Anjani diruwat sehingga menjadi cantik kembali dan hidup di kahyangan. Bayi yang lahir itu diberi nama Anoman. Di kahyangan, ketika Batara Guru sedang memangku bayi Anoman, Batara Narada menertawakannya. Segera Batara Guru menghampirinya, dan menempelkan sehelai daun nila di punggung Narada, dan seketika itu juga di punggung Batara Narada menggelendot seekor bayi kera berwarna biru nila. Bayi kera itu diberi nama Anila. Para dewa yang hadir tertawa semua. Karena merasa ditertawakan, Batara Guru lalu memerintahkan para dewa untuk menciptakan seekor kera bagi anak mereka masing-masing.

 

Arjunasasra Gugur
Prabu Garbamurti dari Jonggarba akan membalas dendam kepada Arjuna Sasrabahu atas kematian ayahnya. Rama Bargawa bersedia membantunya. Prabu Garbamurti mendatangi tempat Dewi Citrawati yang sedang berpesta dengan delapan ratus putri raja,

www.rajaebookgratis.com

dengan cepat Garbamurti menculik salah satu putri raja, tetapi patih Kartanadi dapat menggagalkan dan Garbamurti dibunuh. Sekarang Rama Bargawa datang menantang Arjunasasra untuk merentangkan busur sakti Bargawastra. Arjunasasra dapat merentangkan busur itu tetapi tiba-tiba membalik dan sekaligus membunuh Arjunasasra. Namun terdengar suara bahwa Bargawa akan terbunuh oleh pemuda tampan yang bernama Regawa atau Ramawijaya.

 

Arjunasasra Lahir
Prabu Kartawirya alias Partawirya mengundang Bambang Suwandageni, saudara sepupunya, untuk hadir pada upaca siraman, karena permaisurinya, Dewi Danuwati telah mengandung tujuh bulan. Sesaat setelah upacara itu selesai, datanglah utusan dari Kerajaan Lokapala, bernama Gohmuka, yang menyampaikan pesan agar Dewi Danuwati boleh dibawa ke Lokapala untuk dijadikan permaisuri Prabu Wisrawana alias Danaraja. Mendengar permintaan itu Suwandageni marah dan menghajar Gohmuka, yang lalu lari pulang ke negaranya. Setelah melaporkan kegagalan tugasnya, Prabu Danaraja lalu menyiapkan bala tentaranya untuk menyerbu Maespati. Ia juga minta bantuan seorang brahmana sakti yang berujud raksasa, bernama Begawan Wisnungkara. Sementara itu di kahyangan, Batara Wisnu diperintahkan oleh Batara Guru untuk turun ke dunia guna memelihara ketentraman. Batara Wisnu dengan senjata Cakra lalu merasuk ke janin bayi yang dikandung oleh Dewi Danuwati. Beberapa saat kemudian, Dewi Danuwati melahirkan seorang putra, yang oleh Prabu Kartawirya diberi nama Arjunawijaya, alias Arjuna Sasrabahu. Anehnya, bayi itu lahir dengan menggenggam senjata Cakra. Sementara itu balatentara Kerajaan Lokapala yang dipimpin oleh Prabu Danaraja telah sampai di tapal batas Maespati. Prabu Kartawirya bersama Suwandageni berangkat untuk menghadang musuh. Senjata Cakra yang digenggam putranya yang baru lahir dibawa ke medan perang. Dalam perang tanding antara Begawan Wisnungkara dengan Suwandageni berlangsung seru. Prabu Kartawirya lalu meminjamkan senjata Cakra pada Suwandageni. Dengan senjata itu Begawan Wisnungkara tak bisa berbuat apa-apa. Badannya hancur lebur terkena senjata Cakra. Prabu Danaraja yang berhadapan dengan Prabu Kartawirya yang bersenjatakan Cakra, seketika luluh semangatnya. Prabu Danaraja sadar bahwa ia berhadapan dengan senjata sakti dari kahyangan. Karena itu ia segera lari pulang ke Lokapala.

 

Arjunasasra Rabi
Dikisahkan usaha Prabu Dasamuka untuk membunuh dan memenggal kepala 1000 orang pendeta di dunia. Untuk melaksanakannya, ia menugasi raksasa sakti bernama Yaksamuka. Waktu hendak membunuh Begawan Jumanten dari Pertapaan Giriretno, usaha Yaksamuka dihalangi oleh Bambang Kertanadi, putra sang Begawan. Yaksamuka kalah dan lari, tetapi dikejar Bambang Kartanadi. Dalam pelariannya raksasa Alengka itu bertemu dengan Arjunawijaya, lalu minta perlindungan. Setelah Bambang Kartanadi dapat menyusul, Arjunawijaya menghalangi niat Bambang Kartanadi membunuh Yaksamuka. Mereka berperang, sehingga Bambang Kartanadi takluk. Yaksamuka dan Bambang Kartanadi lalu bersama-sama mengabdi pada Arjunasasra. Keduanya juga mengikuti Arjunawijaya pergi ke Tunjungpura, untuk melamar Dewi Citralangeni. Setelah dapat menenuhi segala persyaratan, Arjunawijaya menikah dengan Dewi Citralangeni, lalu membawanya pulang ke Kerajaan Maespati. Bambang Kartanadi tetap mengikuti Arjunawijaya, tetapi Yaksamuka pulang kembali ke Alengka karena Bambang Kartanadi masih tetap mengancamnya. Ternyata sesampainya di Alengka, Yaksamuka dibunuh

www.rajaebookgratis.com

oleh Prabu Dasamuka karena dianggap gagal menunaikan tugas.

 

Ayodya Bedah
Prabu Banaputra dan permaisuri Dewi Kukilawati di Ayodya sedang merawat putrinya Dewi Raguwati alias Suksalya, karena sakit lumpuh. Berkat bantuan raja pertapa bernama Begawan Rawatmaja dan raja burung raksasa bernama Sempati, Dewi Raguwati dapat disembuhkan. Setelah sembuh Raguwati diserahkan kepada Rawatmaja dan dibawa ke pertapaannya. Sementara itu Prabu Rahwana dari Alengka marah, karena merasa keingiannya mempersunting Raguwati mendapat halangan, segera mengejar Rawatmaja. Ketika Rahwana dan Rawatwaja berperang tanding, Dewi Ragu pergi melarikan diri ke Hutan Dandaka dan bertemu dengan Dasarata serta Begawan Yogisrawa. Dasarata memuja bunga menjadi Dewi Ragu tiruan dan diberikan Rahwana. Dewi Raguwati selamat. Namun, ketika Rahwana tahu bahwa dirinya tertipu, ia marah dan pergi ke Kahyangan Suralaya. Sesudah Rahwana mengamuk, Batara Endra memberinya tiga orang bidadari cantik sebagai gantinya yakni: Dewi Tari, Dewi Kiswani, dan Dewi Triwati. Dengan memiliki tiga bidadari ini kerinduan terhadap Raguwati dapat terlupakan. Beberapa waktu kemudian Dewi Kiswani diberikan pada Kumbakarna, Dewi Triwati diberikan kepada Gunawan Wibisana, sedangkan Dasamuka hanya memperistri Dewi Tari.

 

Bedah Lokapala
Termasuk lakon pakem, lakon ini menceritakan keangkaramurkaan Prabu Rahwana raja Alengka, yang membuat prihatin Prabu Danaraja, raja Lokapala. Karena itu Danapati mengutus Gohmuka untuk mengantarkan surat peringatan sekaligus nasehat kepada Rahwana. Rahwana membaca surat Danapati sangat murka, Gohmuka dibunuhnya; kemudian segera menyusun kekuatan menyerang Lokapala. Peperangan antara pasukan Alengka dan Lokapala pun terjadi. Rahwana bertanding dengan Danapati, keduanya sama-sama sakti. Namun, peperangan belum selesai, dewa telah menjemput kematian Danapati, untuk dinobatkan sebagai pelengkap caturlokapala (keempat dewa penguasa dunia). Karena itu Rahwana gugat kepada dewa, minta agar Danapati dihidupkan kembali. Batara Guru tidak mengabulkan, sebagai pengganti Rahwana dianugerahi umur panjang. Ketika Rahwana kembali dari kahyangan, ia bertemu dengan Widawati. Rahwana jatuh cinta, namun ditolak, bahkan Widawati bunuh diri ke dalam api, sehingga Rahwana mabuk asmara.

 

Brubuh Alengka
Dasamuka marah besar karena telah banyak kehilangan bala tentaranya dalam perang melawan bala tentara Ramawijaya. Di sisi lain barisan Rama semakin kuat dan maju. Karena telah banyak makan korban yang berjatuhan maka Dasamuka sendiri yang akan menghadapinya. Sebelum berangkat ke medan laga, Prabu Dasamuka menemui Dewi Sinta. Sekali lagi, istri Rama itu dirayunya, tetapi Sinta tetap menolak. Karena birahi Dasamuka telah memuncak, kama benih (mani) raja Alengka itu jatuh, menimpa sehelai daun Nagasari. Ketika tertiup angin, daun yang telah ternoda kama benih itu melayang jatuh di hadapan Dewi Trijata, dan menjelma menjadi seorang bayi raksasa. Oleh Trijata, bayi itu dinamai Dasawilukrama.

Setelah itu. Dewi Anjani dan Endang Suwareh yang tiba kemudian. putri sulungnya.www. Adapun di pihak Rama. dan Trigangga selanjutnya berjuang di pihak Rama. sehingga makluk itu binasa. Namun ketika Bukbis mengenakan ‘topeng waja’.   Cupu Manik Astagia Di Pertapaan Grastina. yaitu Dewi Anjani datang memergokinya. kecuali bila dapat membunuh Rama dan Laksmana. yang diketahuinya milik Batara Surya. menggunakan Aji Panyirep. alangkah terkejutnya. Ia mempunyai saudara tunggal ibu. ujud keduanya berubah menjadi kera. lalu membuangnya jauh-jauh. seketika itu juga wajah mereka berubah pula menjadi wajah kera. yakni Trigangga yang berujud kera. Cupu Manik Astagina dibuangnya pula. akhirnya Dasamuka mati terbunuh oleh Rama. selain saudaranya yang maju. Namun. sedangkan Rama menggunakan siasat untuk tidak bisa mempertemukan antara kepala dan badan Dasamuka. Akibatnya Cupu Manik Astagina itu menjadi rebutan. Hal ini membuat Resi Gotama amat marah dan mengutuk Dewi Indradi menjadi tugu. dan menyelam mencari cupu itu. dan menculik Rama serta Laksmana. Anoman dan Trigangga kewalahan. lebih dulu sampai ke Telaga Sumala. Jembawan. jatuh di dekat perbatasan Kerajaan Alengka. adalah salah seorang anak Prabu Dasamuka. Terjadi perang tanding.rajaebookgratis. Dengan cermin itu ia membalikkan sinar sakti Bubis. bersama ibunya. Anoman melawan Bukbis sambil membawa sebuah cermin besar. tetapi dihalangi Trigangga. . Dan. sehingga terjadi keributan. dengan syarat jangan sampai diketahui oleh adik-adiknya. dan Menda. Dasamuka mengutuk Trijata kelak akan kawin dengan seekor kera tua yang buruk rupanya. Ia hanya membisu saja. tetapi Dasamuka tidak mengakuinya sebagai anak. Dewi Anjani meminjam alat permainan itu. semuanya berlari mengikuti Cupu Manik Astagina yang dibuang ayah-nya. karena dari mata topeng waja itu keluar sinar sakti yang dapat menghanguskan lawannya. tidak berani menjawab. Guwarsa. yang mengikuti kedua anak Begawan Gotama itu. Mereka dilahirkan oleh Dewi Sayempraba dan tinggal di Kadipaten Kutawindu. yang dapat membuatnya dapat menikmati keadaan alam. Dan. ia sendiri yang akan menghadapi Dasamuka. Anoman mengejar. Rama dan Laksamana kemudian dibebaskan. dibawa ke Kutawindu. diikuti oleh pamong mereka Endang Suwareh. Begitu menyelam. yang kemudian menjelaskan bahwa sesungguhnya Trigangga adalah anak kandung Anoman.com Karena kesal pada Dewi Trijata yang selalu menghalangi niatnya merayu Sinta. tidak terjun. Dewi Indradi meminjamkannya. Dasamuka menggunakan Aji Pancasona Bumi. Anak beranak ini lalu bahu membahu melawan Bukbis. Dewi Indradi. Dewi Anjani. Ketika sudah dewasa keduanya menghadap ke Istana Alengka. Keduanya langsung terjun ke telaga itu. raja Alengka. istri Begawan Gotama sedang asyik dengan permainan Cupu Manik Astagina. yang berujud makhluk mengerikan. ketika ia mengetahui bahwa yang menjadi pangkal keributan adalah Cupu Manik Astagina. dan jatuh di Telaga Sumala. Begawan Gotama yang sedang bersamadi menjadi terganggu. dan Guwarsi.   Bukbis Bukbis. Dewi Anjani justru memamerkan kepada kedua adiknya. Mereka lalu dilerai oleh Batara Narada. tetapi hanya membasuh muka untuk mengurangi rasa lelahnya. Guwarsa dan Guwarsi. Begitu pula Jembawan dan Menda. Bukbis dan Trigangga lalu menyusup ke Pesangrahan Suwelagiri. Tiba-tiba. Dewi Indradi yang ditanya tentang asal usul Cupu Manik Astagina itu. Atas nasihat Gunawan Wibisana. Gurarsa dan Guwarsi yang lari lebih cepat daripada Dewi Anjadi.

Setelah menanjak dewasa. ia ingin menjadi orang yang sakti. Tiba-tiba air sungai itu meluap sehingga mengenai perkemahan pasukan Alengka. Kedua pasangan ini melahirkan empat anak. Mereka pun lalu berangkat ke Gunung Gohkarno yang terkenal angker. lalu Kumbakarna. Setelah itu keempatnya pulang. Masing-masing mengambil tempat yang terpisah. akhirnya Prabu Arjuna Sasrabahu membebaskan Dasamuka dengan syarat tidak boleh lagi berlaku sewenang-wenang. Kematian Patih Suwanda membuat Arjuna Sasrabahu marah. Dengan demikian Dewi Citrawati dapat bersenang-senang berenang di sungai itu. Karena permohonan Patih Prahasta. di tepi sungai dekat batas kerajaan. Namun. Kumbakarna menjawab. Yang pertama Dasamuka. dan berani menyatakan kebenaran. Dalam perjalanan. mereka disarankan untuk bertapa. dengan kelahiran anak-anak Begawan Wisrawa dan Dewi Sukesi.rajaebookgratis. Sarpakenaka. Dengan panah sakti Kalamanggaseta ia meringkus Dasamuka. Resi Gotama mengatakan bahwa perubahan ujud mereka sudah menjadi kehendak dewata. tetapi juga mengingatkan. Untuk itu. . dan segara sesuatu mesti mengandung resiko. Namun. Sumantri alias Patih Suwanda akhirnya gugur sebab taring Prabu Dasamuka terisi oleh arwah Sukasrana. Dasamuka menjawab. Prabu Sumali yang mendapat cucu. mereka masih dapat menunaikan darma. ia ingin agar dapat melampiaskan nafsu birahinya. Dengan penuh penyesalan mereka kembali ke pertapan. Anak bungsu lahir sebagai ksatria tampan.com Betapa sedih hati mereka ketika mengetahui bahwa ketampanan dan kecantikan mereka telah hilang dan kini berujud kera. walaupun ujudnya kera. dan dapat terujud semua yang diinginkannya. karena Begawan Wisrawa menolak menduduki takhta Alengka. dinamakan Gunawan Wibisana. Ketiganya berujud raksasa. dan ketiga bernama Sarpakenaka. sedangkan Gunawan Wibisana menjawab bahwa ia ingin agar selalu dapat berpihak pada kebenaran. Raja Alengka itu dibawa ke Maespati dan dipertontonkan di alun-alun. oleh Begawan Wisrawa keempatnya disuruh bertapa di Gunung Gohkarna. Patih Suwanda mencoba menghalangi niat Dasamuka menyerang Prabu Arjuna Sasrabahu. semuanya memerlukan pengorbanan. ia ingin selalu dapat makan enak dan kenyang. dan beberapa waktu kemudian Prabu Sumali mengangkat Dasamuka sebagai raja. Tapa mereka ternyata menimbulkan goncangan di kahyangan. dan mohon pada Resi Gotama agar ujud mereka dikembalikan seperti semula. bahwa segala sesuatu selalu ada batasnya.   Dasamuka Bandan/Sumantri Gugur Diceritakan rencana Prabu Dasamuka dari Alengka menyerbu Kerajaan Maespati dengan tujuan merebut Dewi Citrawati dari tangan Prabu Arjuna Sasrabahu. Batara Guru lalu mengutus Batara Narada untuk menghentikan tapa keempat putra Begawan Wisrawa itu. tidak ada orang yang mengalahkannya. Prabu Dasamuka mengistirahatkan dulu pasukan Alengka. adiknya yang mati terbunuh karena tidak sengaja. Ternyata penyebab banjir itu adalah tubuh Prabu Arjuna Sasrabahu. satu-satunya perempuan dari putra Wisrawa menjawab. yang melakukan triwikrama melintang sungai sehingga airnya terbendung. Dasamuka marah dan mencari penyebab banjir mendadak itu.   Dasamuka Lair Kebahagiaan raja Alengka. apa tujuan tapa mereka. Kepada keempat orang itu Batara Narada menanyakan.www. Batara Narada mengabulkan permohonan mereka. dan dapat tidur pulas selama ia mau.

Dengan demikian. Keduanya harus berhadapan dengan Jaya Anggada. Sang Dewa berusaha mempertahankan. ia berhak mempersunting Dewi Kekayi dan Dewi Sumitrawati. menghancurkan negeri itu dan membunuh Prabu Kusumaraja. Somalawan lari mengadu pada ayahnya Resi Kala dari Pertapaan Taksikenda.   Indrajid Lena Di Negara Alengka Prabu dasamuka merasa gusar karena senapati Alengka sudah banyak yang mati. siapa yang dapat mengalahkan Somalawan. Indrajit maju ke medan laga didampingi kedua adaknya. Dasarata memperistri kakak beradik putri Benggala itu. Begitu terkena panah. dan Somalawan. rupanya. yang ternyata juga akan melamar Dewi Kekayi dan Dewi Sumitrawati. tetapi gagal. Prabu Dasamuka puas dengan keterangan itu dan pulang ke Alengka. langsung berangkat ke Benggala. disamping Narataka.www. tetapi adik Ramawijaya itu bisa hidup lagi berkat kesaktian Rama. Namun. Untuk memenangkan perang. Keduanya lalu berperang tanding. putri Prabu Kusumaraja dari Kerajaan Benggala atau Bindarata. Panah Nagapasa semula bisa membunuh Laksmana. mengdapat pengaduan itu segera beangkat ke Benggala untuk menghajar Prabu Dasarata. keduanya putra Kumbakarna. berpikir keras untuk memenangkan perang melawan bala tentara kera anak buah Ramawijaya. Begasura dan Kuntalabahu. sedangkan Dasarata pulang ke Ayodya. Sang Resi. Dasamuka merebut Kembang Dewaretna dari tangan Batara Danaraja alias Batara Kuwera. setelah kalah dari Prabu Dasarata. ia diperintahkan mengambil kembali Kembang Dewaretna yang dirampas Dasamuka. Kera jadi-jadian itu dinamakan Kapi Pramuja. Prabu Dasamuka memerintahkan Patih Prahasta untuk melamarkan Dewi Kekayi dan Dewi Sumitrawati. dan diperintahkan mengabdi pada Sri Rama. dibunuh oleh Jaya Anggada dan panah pusaka Guwawijaya milik Rama bisa menghancurkan Megananda. . Prahasta kalah dan lari pulang ke Alengka. Akhirnya Narataka. Setelah itu ia memburu Prabu Dasarata. telah gugur karena kepala mereka diadubenturkan oleh Anoman. raja Alengka.com   Dasarata Rabi Di negara Alengka. Setelah Kapi Pramuja menghadap Rama. Ia mengamuk. Prabu Dasamuka yang mendapat laporan Prahasta. Kini tinggal Megananda yang masih hidup dan yang menjadi harapannya. keponakan raja. Resi Kala.rajaebookgratis. tetapi setelah bertemu. Somalawan juga menginginkan kedua putri itu. Dalam perjalanan ia berjumpa dengan Patih Prahasta. Yang dapat mengalahkan Somalawan ternyata adalah Prabu Dasarata. Senapati terakhir adalah Kumba-kumba dan Aswani Kumba. raja Ayodya. Dasarata dapat menipunya. Karena itu. Prabu Kusumaraja mengadakan sayembara. Ia kemudian mencipta seekor kera berbulu kuning dari seekor kumbang yang selama ini selalu bersama dengan Kembang Dewaretna. badan Indrajit musnah menjadi mega yang melayang di antara awan   Kembang Dewaretna Prabu Dasamuka. Raja Ayodya itu mengatakan bahwa Dewi Kekayi dan Dewi Sumitrawati kini berada di Pertapaan Kutarungu untuk menambah ilmu. anak Dasamuka yang tersisa.

yaitu menjaga pedang pusaka Kyai Mentawa. Kapi Pramuja lebih dulu menghadap Batara Surya dan mohon agar dewa itu menciptakan seribu matahari. Sesampainya di perbatasan Alengka dan Hutan Dandaka. Dasamuka memaki-maki adiknya sebagai orang tidak tahu diri dan kerjanya hanya makan dan tidur. Dasamuka marah besar pada Patih Prahasta karena hilangnya Kembang Dewaretna. Prabu Dasamuka. Anila kewalahan. Sesudah kaki dan tangan Kumbakarna buntung. Karena tersinggung. Setelah bangun dan menghadap. Kumbakarna gugur dengan tubuh terpotong-potong. Dengan penciumannya yang amat tajam. Anila melihat sebuah tugu batu. Usul itu bukan diterima baik. Mula-mula dibidiknya kedua lengan Kumbakarna. Kumbakarna memuntahkan seluruh makanan yang pernah disantapnya dalam keadaan utuh dan segar. dan digunakan untuk memukul kepala Prahasta. Ia gugur demi membela negrinya dari serangan musuh. dan gugur. setelah menerima Kembang Dewandaru. bahwa menculik Dewi Sinta adalah salah. Kapi Pramuja berhasil menemukan Kembang Dewaretna dan membawanya kabur dari Alengka. Segera dicabutnya tugu itu. Anila berangkat ke Alengka. tetapi malahan membuat Dasamuka marah. dan muncullah bidadari Dewi Indradi. Sewaktu orang Alengka. tetapi dari Dewi Kekayi . Ksatria itu menggunakan panah sakti Naracabala. setelah itu kedua kakinya. Sesudah itu ia mengenakan pakaian serba putih dan berangkat ke medan laga. Keduanya minta agar Prabu Dasamuka mau mengembalikan Sinta secara baik-baik kepada Ramawijaya. karena Prahastalah yang diserahi tanggung jawab. ia segera kembali ke Kahyangan. Setelah berubah ujud menjadi bidadari. Anoman memimpin prajurit kera mengeroyok Kumbakarna. dan untuk merampas pedang itu terpaksa berperang tanding dengan Patih Prahasta. Rama memerintahkan Patih Anila untuk merampas pedang Kyai Mentawa dari Alengka. Prahasta harus mempertaruhkan jiwanya untuk menjaga pedang itu. Seketika itu juga Prahasta roboh. Kapi Pramuja menyusup ke Keraton Alengka. sedangkan Kumbakarna karena kesal segera pulang dan tidur. dan melarikan diri. Tugu yang digunakan sebagai gada lenyap. Prabu Dasamuka mengutus Indrajit agar membangunkan Kumbakarna. Dalam pada itu. Kumbakarna akhirnya berhadapan dengan Laksmana. Gunawan Wibisana diusir. Raja Alengka itu mengingatkan bahwa Prahasta masih punya tanggung jawab lain.   Rama Gandrung Regawa alias Ramawijaya akan menjadi raja untuk menggantikan Dasarata.www. termasuk Prabu Dasamuka.com Sebelum berangkat ke Alengka. Waktu bala tentara Alengka kewalahan menghadapi musuh. Tugu itu ternyata penjelmaan Dewi Indradi yang dikutuk. Rama yakin bahwa prajurit keranya akan menang karena bunga sakti itu berkhasiat melindung keselamatan para kera.rajaebookgratis.   Kumbakarna Gugur Gunawan Wibisana dan Kumbakarna menyadarkan abangnya. tetapi tetap dikejar Prahasta. Agar lebih yakin akan datangnya kemenangan. sedang mengagumi sinar matahari di langit.

. bahkan kemudian dipaksa membantu membuat bendungan. Di perjalanan ia bertemu dengan Mayaretna anak Prabu Janaka dari Kerajaan Mantili yang jatuh cinta kepada Dewi Sumekar. Regawa merasa sedih karena telah kehilangan pengikut yang setia. Setelah semuanya siap maka Ramawijaya.   Rama Obong Dewi Trijata adalah abdi setia Dewi Sinta sejak pada waktu berada di Alengka lalu mengikuti Sri Rama sampai di Ayodya. Peristiwa ini dilaporkan kepada Sang Rama. Ramawijaya juga mengatakan bahwa Anoman akan berumur panjang dan diminta bertempat tinggal di Gunung Kendalisada guna menjaga Gunung Somawana sebagai kuburan Rahwana. lalu ia pergi dari Ayodya bersama istrinya menjalani masa pembuangan di Hutan Dandaka. Setelah itu Regawa melanjutkan perjalanan ke Gunung Argasoka. maka ia memerintahkan kepada Sugriwa dan Anoman membuat bendungan. tetapi Regawa tetap pada pendiriannya semula. Karadusana kalah. Setelah bendungan menjelang selesai tiba-tiba diterjang gelombang besar sehingga batang-batang pohon itu hanyut. tetapi mereka mendapat gangguan sekelompok kera hitam di bawah pimpinan Endang Suwareh dan Bambang Suweda. Di tengah hutan Regawa bertanding melawan dengan Karadusana yang menjadi utusannya Sarpakenaka. penjelmaan Kalamarica. Karena Sinta menginginkannya maka binatang itu. Demikian juga Mayaretna bersama Dewi Sumekar juga mengikuti Rama masuk ke perapian. Ramawijaya kemudian memutuskan akan masuk ke dalam api pembakaran dan meninggalkan pesan yang terakhir kepada Wibisana agar memerintah negeri Alengka. Dewi Sinta dan Laksmana masuk ke dalam perapian. Hal ini membuat Sri Rama marah maka ia melepaskan anak panah Suwarah Geni ke dalam laut dan seketika itu air surut. seorang kera tua. Di halaman tersebut terlihatlah seekor kijang kecil. Atas petunjuk Jatayu maka Regawa tidak dapat mengejarnya dan Jatayu hampir mati karena kelelahan. dipanahnya. tapi gangguan itu dapat dikalahkan. Barata menolak naik takhta dan minta agar Regawa tetap berada di Ayodya. Sedangkan kendaraan Mayaretna yaitu gajah Jaka Maruta serta kuda Balang Anteban masuk ke dalam Hutan Sokarembe. Namun ada kesulitan karena harus menyeberangi lautan.   Rama Tambak Ramawijaya setelah menerima laporan mengenai kekuatan musuh maka ia memerintahkan untuk segera menyerang Alengka. dan diterima baik oleh Sutignayogi. jatuh cinta kepadanya dan merubah ujudnya sebagai Lesmana agar dapat bertemu dengan Trijata. Dalam mimpinya ia melihat wanita muda yang cantik dan dikira Dewi Sinta.com menuntut agar anaknya yang bernama Baratalah yang dijadikan raja. seorang pangeran dari Madura. Dewi Sinta yang tanpa dikawal oleh seorangpun lalu diculik oleh Dasamuka. Atas petunjuk Kapi Jembawan pangeran itu diminta menemui Rama dan bergabung. Kapi Jembawan. Para prajurit kera dikerahkan untuk mengambil batang pohon dan batu yang berada di Pasanggrahan Maliawan. yang selanjutnya Kapi Jembawan diperintahkan pergi ke Gunung Kutarunggu bersama Dewi Trijata.www. tidak lama kemudian berubah menjadi seekor raksasa besar. Sedangkan Laksmana menjelaskan bahwa kelak ia akan menjelma pada Kakrasana. anak Suwareh. Namun perbuatannya dapat dibongkar oleh Anoman maka berubah ujud semula Jembawan.rajaebookgratis. adik Dasamuka.

Namun. asalkan Rama mengembalikan air laut yang surut itu. putri Mantili. Tindakannya itu dapat diketahui Anoman maka Anggrisana ditangkap dan telinganya dipotong dan diminta kembali ke Alengka. Setelah bertemu. Sarpakenaka juga ikut mencampuri urusan ini. adik tirinya. Rama menganjurkan Barata menjadi raja. istri ketiga sang Prabu. Dewi Trijata yang setia kepada menaruh curiga dan mengadakan penyelidikan. Kepergian Rama dan Sinta diikuti oleh Laksmana. Dalam waktu yang singkat bendungan dapat diselesaikan serta para bala tentara kera mulai menyeberang menuju ke Alengka. Sementara Anoman sangat khawatir akan keselamatan tentara yang melewati bendungan itu. Dengan demikian ia akan dapat menentramkan hati Sinta. Ramawijaya kembali ke Ayodya. ia mengutus Anggrisana ke Swelagiri dan membaur sebagai kera. tubuhnya menjadi besar dan membawa para prajurit kera ke daratan Alengka dan membangun Pesanggrahan di Swelagiri. karena istri Rama itu 12 tahun lamanya berada dalam sekapan Prabu Dasamuka. mengusir Ramawijaya dari Kerajaan Ayodya dan harus hidup sebagai orang buangan di Hutan Dandaka selama 12 tahun. ia pergi melawan Anoman sendiri. Setelah melihat penggalan dua kepala ksatria itu Dewi Sinta sangat sedih. bahkan menyusul Rama dan Laksmana di Hutan Dandaka. dengan membekalinya ajaran Hasta Brata. Para raksasa dari utusan Rahwana itu akhirnya dapat dibunuh oleh prajurit kera yang bernama Kapi Yasraba. Kapi Rekata dan Kapi Menda. maka Anoman melakukan triwikrama. Setelah tiba di Alengka. Adapun permintaan Kekayi adalah agar Dasarata mengangkat Barata.   Sinta Obong Setelah Ramawijaya dan anak buahnya berhasil mengalahkan pasukan Kerajaan Alengka. Walaupun tidak setuju.rajaebookgratis.   Rama Tundung Setelah memboyong Dewi Sinta. ia mendengar desas-desus. sebagai raja. Prabu Dasarata terpaksa memenuhi tuntutan itu. Pada waktu itu keadaan bendungan sangat mengkhawatirkan karena adanya gangguan dari prajurit Alengka. Rahibaya.com Tak lama kemudian Sang Hyang Baruna menampakan diri serta berjanji akan membantu dalam pembuatan bendungan. tetapi akhirnya ia terbunuh oleh Anoman. bahwa rakyat Ayodya tidak yakin akan kesucian Dewi Sinta. Sarpakenaka sangat marah melihat utusannya terluka. ayah Rama. ia memenggal kepala Trikala dan Kalasekti. yaitu dua orang raja taklukannya. yaitu Prabu Dasarata berniat mengangkatnya sebagai raja. Sementara itu Rahwana membuat tipu muslihat kepada Sinta untuk meyakinkan bahwa Rama dan Laksmanatelah mati. Setelah membatalkan pengangkatan Ramawijaya sebagai putra mahkota dan mengusirnya bersama istrinya. sehingga makhuk di laut tidak mati. anaknya. Ternyata Barata tidak mau naik takhta menggantikan ayahnya. Mereka menyerang bala tentara kera sehingga menjadi kalang kabut. . Yang kedua. sebagai istrinya ke Kerajaan Ayodya.www. Namun niat Dasarata ini dihalangi Dewi Kekayi. Yuyurumpung dan Rahirebata. raja Ayodya itu sangat menyesal. Trijata mendapat penjelasan bahwa Rama dan Laksmana masih segar bugar. Dasarata diingatkan bahwa raja itu pernah berjanji akan meluluskan dua permintaan Dewi Kekayi. Diperjalanan tentara Rama dihadang oleh raksasa dari Alengka yakni Agsraba. sehingga meninggal dunia. dan tewasnya Prabu Dasamuka dan Dewi Sinta dibebaskan. ia pergi ke Swelagiri dan bertemu dengan Anoman. dengan tujuan membuat kekacauan serta huru-hara. Beberapa waktu setelah Ramawijaya menjadi raja di Ayodya.

Jatayu luka berat dan jatuh ke bumi. Rama kemudian memutuskan Jembawan menjadi suami Dewi Trijata. seekor tua kera yang sedih karena rupanya yang buruk.   Subali Gugur Setelah berguru pada Resi Subali. dalam perang tanding itu Sugriwa kalah lagi. bahwa ia terpaksa membunuh Subali sebagai hukuman karena Subali mengajarkan ilmu Pancasonya pada Rahwana. Sebelum ajal. bahwa Dewi Tara kini hidup menderita karena sering disiksa Prabu Sugriwa. Rama menjawab. Hasutan ini termakan oleh Subali. Kepada Resi Subali. Ketika kejadian ini dilaporkan Sri Rama. Prabu Dasamuka berhasil menculik Dewi Sinta. Dalam perjalanan. Sebagai rasa terima kasih Sugriwa menyatakan kesanggupannya membantu Rama dalam usahanya membebaskan Dewi Sinta.rajaebookgratis. Kemudian Dewi Sinta minta agar dirinya dibakar hidup-hidup. Dasamuka lebih sakti. Sugriwa. tubuhnya dijepit di dahan pohon kamal. Rama dan Laksmana yang mencari Dewi Sinta menemukan Jatayu yang sedang sekarat. segera Laksama asli disuruh menjumpai Laksamana tiruan. Ketika kakak beradik itu berperang tanding lagi. Sementara itu.com Keraguan rakyat Ayogya yang mempengaruhi Ramawijaya itu membuat Dewi Sinta merasa perlu untuk membuktikan kesuciannya. sehingga di dunia ini hanya Dasamuka seorang yang memiliki ilmu sakti itu. Batara Narada lalu mengubah ujud Jembawan menjadi Laksmana tiruan. Dewi Trijata menyanbut kedatangan Laksamana tiruan dengan suka cita karena diam-diam ia memang jatuh cinta pada Laksmana. Rama memanah Subali. Sesudah bertapa. sehingga tidak hangus dijilat api. mengapa ia mencampuri urusan orang lain. dan memperoleh Aji Pancasonya. Sugriwa ditolong. emban dayang yang sebenarnya adalah Kala Marica itu mengadu. walaupun selama 12 tahun berada di dalam kekuasaan Dasamuka. dan mengatakan bahwa ujud sebagai kera sudah nasibnya. Batara Agni melindungi tubuh dan pakaian Sinta. Dasamuka mencari akal agar gurunya itu mati. dibawa terbang ke Alengka. dan saat itu yang tiruan menjelma kembali menjadi Jembawan. dan bilamana tubuhnya tidak termakan api. Jatayu sempat memberitahukan bahwa Dewi Sinta diculik Dasamuka dan dibawa ke Alengka. Terjadilah cumbu rayu di antara mereka. Terkena pedang Candrasa. sehingga resi berujud kera itu segera pergi ke Guwakiskanda untuk menghajar adiknya. Batara Narada datang menemuinya. Sebelum ajal. Pada lakon ini juga diceritakan tentang Kapi Jembawan. Ketika api mulai berkobar. Rama lalu menyuruh Sugriwa mengenakan janur kuning di lehernya. dan kemudian menghasut Resi Subali. dan disuruh menjumpai Dewi Trijata di Alengka. Subali bertanya pada Rama. Sugriwa kemudian menantang Subali. pada dewa berkenan akan memberikan keturunan yang mulya bagi Kapi Jembawan.   . Namun. berarti ia tetap suci. Namun. Namun. Sugriwa kalah. sebab itu memang sudah jodohnya. Terjadilah perang tanding antara yang asli dengan yang tiruan. Rama dan Laksamana kemudian bertemu dengan Sugriwa yang sedang tersisa dijepit dua buah dahan. Untuk mencapai tujuannya Prabu Dasamuka mengutus Kala Marica untuk berubah rupa menjadi dayang pengasuh Dewi Tara. seekor burung raksasa melihat peristiwa itu dan mencoba menolong Dewi Sinta.www.

milik Batara Wisnu. Para dewa pun kemudian memberi anugerah pada Subali. Bahkan Dewi Jarini yang memiliki kekebalan kulit yang berbulu dapat dibinasakan Anoman.com Sugriwa-Subali Terjadilah keributan keluarga Resi Gotama. lalu pergi ke kahyangan untuk melapor. ia tidak tahu jika darah itu bercampur dengan otak. Guwarsi. Subali dan Sugriwa kemudian pergi ke Kerajaan Guwakiskenda. tetapi berkat kesigapan Anoman para raksasa itu dapat dibunuh. ia tidak membuka mulut gua itu. mereka sangat gembira selanjutnya pesta bersama. Sugriwa menjelaskan kejadiannya. Subali berbesan. agar setelah ia masuk ke gua itu. Sementara itu. Setelah ditunggu. sedangkan Dewi Anjani yang diikuti emban Sarweah mencuci muka. Batara Baruna dan Batara Amburawa diperintah untuk membantu Rama dan Sinta dengan cara membuat bendungan di atas laut serta pesanggrahan Kuta Giriging. bilamana tubuhnya masih bersentuhan dengan tanah. dan Dewi Anjani. Ternyata Dewi Sinta walaupun masih tetap setia pada Rama meskipun telah lama tinggal di Alengka bersama Rahwana. Karena perjalanannya menyeberangi lautan. Karena para dewa tidak sanggup menandingi kesak-tian Patih Lembusura. dan istrinya. hanya wajahnya yang berubah menjadi kera. yang jalan masuknya berupa gua. Sugriwa mengira. Untuk mendapat kepastian tentang kesuciannya. Subali mau memahami. di Pertapaan Grastina. Dan. Kelemahan Aji Pancasonya hanya jika berhadapan dengan panah sakti Guwawijaya.www. Cupu Manik Astagina dibuang. mereka minta pertolongan Subali dan Sugriwa. Kedua kera itu ternyata sanggup membunuh Lembusura. Resi Gotama marah. berupa Aji Pancasonya. sampai ke Telaga Sumala. jika darah yang keluar berwarna putih. Rama masih meragukan. karena itu berarti Sugriwa yang gugur. Selanjutnya Rama dan Sita bertemu lagi dengan Branta serta Trugena di Ayodya. Tak lama kemudian datang Subali marah-marah. putri Sarpakenaka yang dibantu Sekesa anak Prabu Sumali dari Krenda Buntala.rajaebookgratis. Guwarsa. sedangkan Guwarsi menjadi Sugriwa. Gara-gara anak-anaknya memperebutkan Cupu Manik Astagina. Setelah keraguan Rama lenyap.   Tambak Undur Rahwana telah terbunuh oleh Ramawijaya. berarti lawannya mati. Karena para dewa menganggap Sugriwa berjasa. selanjutnya ia mengutus Wibisana untuk masuk ke Istana Alengka terlebih dahulu untuk menemui Sinta. memburu Cupu Manik Astagina yang dibuang ayahnya. Dewi Indradi dikutuk menjadi tugu batu. keluar darah berwarna merah muda. dan bukan darah putih. pintu itu jangan dibuka. Sugriwa segera menutupnya dengan batu Sela Gilang. beberapa waktu kemudian. Guwarsa dan Guwarsi. Rama meminta Dewi Sinta masuk ke dalam api pembakaran yang dinyalakan dan ternyata ia dapat keluar dari api sebagai gadis remaja yang penuh sinar. Perjalanan Rama dan istrinya menuju Ayodya di tengah tambak (bendungan) mendapat serangan Dewi Jarini. Setelah menjadi kera. Ketiga anaknya. Bala tentara Sekesa menghancurkan bendungan. karena adiknya tidak membukakan pintu. Sugriwa harus membuka gua itu agar Subali dapat keluar. maka ia dianugerahi Dewi Tara sebagai istrinya. abangnya mati bersama musuhnya. diikuti cantrik Jembawan yang mencebut ke telaga itu berubah ujud menjadi kera. ia memerintahkan anak buahnya segera kembali ke Ayodya. dan dibuang jauh sampai jatuh di Hutan Dandaka. kahyangan diserbu oleh Patih Lembusura yang meminta bidadari Dewi Supraba dan Dewi Tara untuk dijadikan istri Prabu Maesasura. Karena itu. Jika nanti dari sela batu itu mengalir darah merah. Guwarsa berganti nama menjadi Subali. yang tidak dapat mati. di tepi perbatasan negara Alengka. Namun. .

Keduanya mirip dengan Rama dan Laksmana. kakak beradik taklukan Alengka.www. Setelah Trijata menunaikan tugas itu. Sementara itu.com   Trikaya Lena Pada lakon itu dikisahkan tentang kematian Trikaya alias Atikaya. Ia menyuruh Dewi Trijata. dua orang adik Prabu Dasamuka. Sinta tidak yakin kalau kepala itu adalah kepala suami dan adik iparnya. dengan niat hendak mengabdi pada Ramawijaya. untuk pergi ke Pasanggrahan Mangliawan guna membuktikan Rama dan Laksamana masih hidup. untuk melemahkan semangat Dewi Sinta. raja Alengka. Ketika terjadi peperangan untuk membebaskan Dewi Sinta. salah seorang anak Prabu Dasamuka. Baru setelah Kapi Saraba datang membantunya.rajaebookgratis. kedua adiknya itu diusir.   Wibisana Tundung Dalam lakon yang termasuk serial Ramayana ini. Pengabdian Gunawan Wibisana diterima dengan baik oleh Ramawijaya. Laksmana menghadapinya dengan anak panah pusaka bernama Surawijaya. bahu membahu bersama raksasa Mataka berhasil memporakporandakan pasukan kera. Prabu Dasamuka diminta mengembalikan Sinta pada suaminya. Kepala kedua orang itu diperlihatkan pada Dewi Sinta. Prabu Dasamuka membunuh dan kemudian memenggal kepala Prabu Kalaseti dan Prabu Trikala. Peringatan itu membuat Dasamuka marah. putri Gunawan Wibisana. Karena pengusiran itu Kumbakarna meninggalkan Keraton Alengka. Ramawijaya. sedangkan Wibisana pergi meninggalkan Alengka. Pawaksara artinya panah api. yakni Gunawan Wibisana dan Kumbakarna mencoba mengingatkan bahwa penculikan Dewi Sinta merupakan perbuatan salah. Anoman kewalahan menghadapi kedua musuhnya. Anoman dapat membunuh Ditya Mataka.   . Trikaya yang amat mahir dan cekatan dalam meluncurkan anak panah. Waktu Trikaya melepaskan anak panah pusaka bernama Pawaksara. Sedangkan yang membunuh Trikaya adalah Laksmana. ternyata Rama dan Laksmana memang masih hidup. sedangkan Surawijaya artinya pahlawan kemenangan. pergi ke Gunung Gohkarna untuk bertapa tidur. Setelah dikata-katai.

Tiba-tiba Prabu Baladewa sebagai utusan Duryudana datang ingin memboyong Abimanyu beserta Dewi Subadra ke Kerajaan Astina. Akhirnya Kresna minta bantuan Semar untuk melawan Pramanasejati dan kembali berujud semula yaitu Batari Durga dan pulang ke Setra Gandamayit. Patih Pragota diperintah Baladewa untuk membawa Abimanyu ke tengah hutan bersama keris Baladewa. burung garuda menjadi Gatotkaca dan ular menjadi Antareja. Di hutan itu Abimanyu dilindungi oleh seekor gajah. yang tergolong lakon pakem. Pragota tanggap bahwa Abimanyu supaya dibunuh. Ulah Abimanyu itu membuat marah Duryudana. kehilangan kewaspadaan. Abimanyu akhirnya tewas dengan tubuh penuh luka. adalah bagian dari serial lakon-lakon Baratayuda. tetapi karena tidak sampai hati. Hal ini menyebabkan para Pandawa sedih.www. dan ular. Di tengah jalan mereka bertemu Gatotkaca yang meminta bantuannya untuk menolong Abimanyu yang menjadi arca. Abimanyu menjadi pusat sasaran musuh. dan ular. Putra Mahkota Astina itu mati ketika hendak mencoba menjadi pahlawan dengan membunuh Abimanyu yang telah terkepung. dan Wilugangga. burung. Wisanggeni dari Kahyangan Argadahana dan Prabangkara dari Kaindran ingin mencari ayahnya. Abimanyu diperkenankan ikut berperang. Arjuna kemudian berperang tanding melawan Begawan Pramanasejati tetapi tidak dapat me-ngalahkan. Sementara di Kasatrian Madukara Dewi Dewi Subadra meminta kepada Arjuna untuk mencari Abimanyu. yakni Brantalaras. Dewi Subadra dan Abimanyu dibawa Baladewa ke Astina tetapi Dewi Srikandi ingin ikut. Pada waktu Abimanyu sendirian di tengah hutan ia buang hajad kebetulan mengenai Jaka Prayitna yang bertapa dan Abimanyu dibunuhnya. Inilah yang terutama membuat Abimanyu mengamuk. Dengan demikian di tengah gelanggang. Pada saat yang sama. Abimanyu dikutuk menjadi arca. Peristiwa itu membuat marah sang Gajah yang mengawal Abimanyu. sedangkan Abimanyu dihidupkan Arjuna.   Abimanyu Gugur Terkadang disebut Angkawijaya Gugur. Jaka Prayitna dikejar gajah. Setelah mereka sampai di tengah hutan. Permintaan bayi itu akan diusahakan oleh Drona.   Abimanyu Grogol Abimanyu berada di Tegalkuru dan membuat pesanggarahan. Baru pada hari ke tigabelas. Bambang Sumitra. Baladewa melarang sehingga terjadi pertengkaran.com Abimanyu Gendong Arjuna yang pergi dari Kasatrian Madukara. dan akhirnya terjebak dalam perangkap siasat perang Kurawa. . sampai bertemu dengan Arjuna maka terjadi peperangan. Selanjutnya mereka menuju ke Keraton Astina dan bertemu dengan Arjuna. Ketiganya gugur terkena panah Begawan Drona. Namun Abimanyu yang masih kecil itu selalu menangis dan minta bunga Tunjungseta. dari pihak Pandawa. Terjadilah peperangan antara Kurawa dengan Jaka Prayitna dan akhirnya Dewi Subadra dikembalikan kepada Arjuna. dan diminta pergi ke Astina bersama Jaka Prayitna untuk menemui Baladewa. Wisanggeni memoleskan minyak Candusekti pada arca itu dan Abimanyu hidup kembali. Sebelumnya. telah gugur tiga orang ksatria putra Arjuna lainnya.rajaebookgratis. Abimanyu akhirnya gugur setelah dikeroyok para Kurawa. Abimanyu ditinggal sendirian di tengah hutan. Pada hari itu. sebab Dewi Subadra masih menyusui Abimanyu yang saat itu masih bayi. putra mahkota Astina. dan kepalanya dihantam gada Kyai Glinggang milik Jayadrata. penguasa Astina dan atas bantuan Begawan Pramana Sejati. Arjuna dan Bima terpancing mengejar lawan-lawannya sampai keluar gelanggang. burung. alias Sarojakusuma. Gajah kembali ujudnya yaitu Bima. Dalam lakon itu diceritakan tentang kegundahan Abimanyu karena ia tidak diijinkan turun ke gelanggang Baratayuda. Namun gugurnya Abimanya berhasil membunuh Lesmana Mandrakumara.

dan Rajamala. ternyata lurah pasar itu mengatakan adiknya. Rarasati. Sementara Pamadi yang diikuti Semar. yang menjadi jago dari Kencakarupa dan Rupakenca. Wijakangka membangunkannya dengan cara menarik rambut yang ada pada ibu jari kakinya. Palasara kemudian meninggalkan Dewi Durgandini. dari perahu Durgandini. segera ia mencarinya dan menemukannya. Abilawa terbangun. Kesempatan ini digunakan Kencakarupa untuk . Dalam hal ini ia tidak jadi meneruskan memburu burung dan kembali ke Gajah Oya. Namun setelah dijelaskan ia tenang kembali dan sanggup menjadi jago melawan Rajamala. ia marah dan mengangkat ke udara Wijakangka. Dewi Durgandini kemudian diperistri Oleh Sentanu. Oleh Hyang Guru dicoba lagi dengan Narada merubah dirinya menjadi sepasang burung emprit dan bersarang di gelung Palasara. maka ia memberikan senjata Bramasta kepada Semar agar dimasukkan ke dalam kolam dan seketika itu air kolam mendidih dan berbusa. Jika aku berkata tidak benar. Perkawinannya melahirkan seorang anak diberi nama Kresnadwipayana (Abyasa). gugurnya Abimanyu juga disebabkan termakan oleh sumpahnya sendiri."   Abiyasa Lair/Palasara Rabi Cerita ini mengisahkan tentang Palasara yang menjadi pertapa besar dan sedang diuji oleh Hyang Guru melalui bidadari tetapi tidak berhasil. Pada suatu hari ia diutus Utari untuk membawa surat untuk Kencaka. Abimanyu berkata: "Aku masih perjaka. Dewi Rekatawati.rajaebookgratis. Jagal Abilawa berhasil melemparkan musuhnya sehingga tidak bergerak. Akibatnya. maka bersama-sama mereka pergi ke tempat Jagal Walakas. untuk meyakinkan bahwa ia masih perjaka. Selanjutnya Kandi Wrahatala mengabdi kepada Dewi Utari dan sanggup menolong Kencakarupa.Dulu. lahir Kencakarupa dan Rupakenca. Selama tinggal di tepi Sungai Gangga. Kencakarupa dan Rupakenca melihat jagonya mati maka mengejar Abilawa dan dalam pengejarannya ia bertemu dengan Kandi Wrahatnala maka ia jatuh cinta dan ingin mengawininya. Begawan Palasara bertemu dngan Dewi Durgandini dan dapat menebak teka-teki akhirnya menjadi istrinya dan Palasara membuat istana di Hutan Gajah Oya. Perjalanan mereka tidak sia-sia. sebelum menikah dengan Dewi Utari.   Adon-adon Rajamala Pangeran Wratsangka dan Utara menghadap ayahnya Prabu Matswapati dan memohon agar sang Raja mencari jago untuk menandingi Rajamala. Abilawa akan siap menjadi jago. karena merasa terganggu tidurnya. kelak aku akan mati dengan tubuh penuh anak panah. Ia sedang tidur di bawah pohon beringin. Sesampainya ditepi Sungai Gangga. Sementara itu ketiga putra angkat Palasara . tetapi juga tidak dihiraukannya. Pamadi harus menyamar sebagai wanita dengan nama Kandi Wrahatnala. Pada waktu Rajamala jatuh dan dimasukkan ke dalam kolam ia tidak segar bugar tetapi tubuhnya hancur lebur dan mati. Namun setelah ia mengetahui kedua burung itu tidak mengurus anaknya ia marah dan mengejar burung itu. Teman-temannya menolongnya dengan melemparkan Rajamala ke dalam kolam yang berisi air berkhasiat yang dapat menyembuhkan. Namun. Gareng dan Petruk berada di hutan dan bertemu sepasang raksasa yang akan memangsanya. Sang Raja memberikan nasehat agar menemui Lurah Wijakangka yang kemungkinan dapat mencarikan jago. begitu berulangkali dan Abilawa tidak dapat membunuhnya. Rajamala segar bugar ke luar dari kolam dan menyerang Abilawa. Ia memerintahkan kepada Arjuna agar pergi ke alun-alun Wirata dan menghadiahkan senjata Bramasta untuk membunuh Rajamala. tetapi setelah Arjuna melepaskan panahnya kedua raksasa itu berubah ujud menjadi Dewa Brahma dan istrinya.www. Di alun-alun Wirata perang tanding Rajamala melawan Abilawa dimulai. Namun yang dicari tidak ada dan mendengar bahwa adiknya berada di hutan. tetapi dikalahkan oleh Durgandana. Hal ini dilihat oleh Kandi Wrahatnala. yaitu Kencakarupa.com Dalam pewayangan diceritakan. Rupakenca dan Rajamala mengadakan pembrontakan di Wirata.

Kedatangan R. karena itu Gatotkaca menerimanya sebagai istri. mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra. untuk itu segala daya upaya dicari untuk membinasakan keluarga Pandawa agar tidak selalu mengusik-usik negara Astina yang memang menjadi haknya. .Kencaka datang di tempat Jagal Walakas dan meminta Wrahatnala. tanpa izin dari para Pandawa. para putra Pandawa. Dalam perjalanan mencari Dursala untuk membalas dendam.Dursala ke Tegal Kuru Setra. Gatotkaca bertemu dengan Dewi Sumpani. Setelah perang tanding dengan Prabu Baladewa.   Aji Narantaka 2 Di Negara Astina Prabu Duryudana. Ia terus mengejarnya.Dursala. maka dengan diiringi bala tentara Kurawa berangkatlah R. Latihan perang ini dianggap sebagai provokasi oleh pihak Kurawa. ini menunjukan bahwa negara Astina segera ingin dikuasai lagi pihak Pandawa. maka orang yang terkena aji Gineng akan hancur lebur.   Aji Narantaka 1 Beberapa tahun sebelum pecah Baratayuda. untuk membubarkan latihan perang itu. Dengan senjata kuku Pancanaka.rajaebookgratis. Kemampuan Aji Gineng bila digunakan dan mengenai seseorang. Kencakarupa dan Rupakenca terbunuh oleh Abilawa dan jenazahnya dibakar. terjadi lagi perang tanding di antara mereka. Dursala harus tanding lebih dahulu dengan Prabu Baladewa.www. sehingga Gatotkaca toboh. Dewi Sumpani ternyata kuat. Ia lalu berguru pada Resi Seta. Setelah sembuh Gatotkaca bertekad untuk membalas kekalahannya. Di Tegal Kurusetra Dursala menyampaikan perintah Duryudana untuk bubar. R. Tetapi sebelum Dursala pergi ke Tegal Kuru Setra untuk membinasakan pihak Pandawa. Dursala menggunakan Aji Gineng. Gatotkaca bersedia memperistrinya.com merayunya tetapi Wrahatnala lari ke tempat lurah Pasar Wijakangka. Wanita ini ingin diperistri. Para putra Pandawa mengundurkan diri dari gelanggang.Dursala. Untuk mengembalikan Negara Astina kepihak Pandawa. Akibatnya pecah perang di antara mereka. Prabu Anom Duryudana lalu memerintahkan para putra Kurawa di bawah pimpinan Dursala. Sang Resi memberinya ilmu sakti bernama Aji Narantaka. Gatotkaca dan saudarasaudaranya menolak perintah itu. Dengan Aji Gineng pemberian gurunya (Pisaca ).Dursala di Tegal Kuru Setra menjadikan keributan dan perkelahian. Begawan Dorna lalu mengusulkan agar Dursala muridnya dapat diberi tugas tersebut. maka terjadi perang tanding antara kedua ksatria itu. Dursala kalah dan tewas seketika terkena Aji Narantaka. Dalam perang tanding. Gatotkaca mengajak saudarasaudaranya. Setelah bersua dengan Dursala.Dursala mengalahkan semua kerabat Pandawa. terluka berat. Antareja lalu mengobati Gatotkaca hingga sembuh. sedangkan Antareja membawa tubuh Gatotkaca ke tempat yang aman. tetapi Gatotkaca memberi syarat. namun para putra Pandawa dan Pandawa tak satupun mampu menandingi kesaktian R. Patih Harya Sangkuni dan kerabat kerajaan Astina sedang membicarakan perihal berdiamnya keluarga Pandawa di Tegal Kuru Setra. Prabu Duryudana merasa sayang dan tidak rela. putra Dursasana. dan R. jika wanita itu dapat menahan pukulan dengan Aji Narantaka. tetapi Wrahatnala terus menghindar dan pergi ke tempat Abilawa di pejagalan. sebab Prabu Baladewa menyangsikan kemampuan dan kesaktian R.Gatotkaca terkena aji Gineng tidak mampu menahanya dan gemetar tubuhnya.

Setelah tiba ditempat penyekapan Dewi Dursilawati. Dursala lalu menghantamnya dengan aji Gineng namun dapat ditangkis dengan aji Narantaka milik Gatotkaca. Benturan Aji Gineng milik R. Ternyata Arjuna menang. Petruk sedang lewat di tengah hutan tiba-tiba mendengar tangis wanita yang berada di atas punggung gajah yakni Dursilawati.   Alap-alapan Dursilawati Pada suatu hari Prabu Suyudana kehilangan adiknya putri yakni Dursilawati yang telah bertunangan dengan Jayadrata. Oleh Resi Seta R. Perjalanan Kepetmega membuahkan hasil sehingga membuat gusar Prabu Suyudana. Akhirnya Arjuna dapat membunuh Kuranda Geni dan membebaskannya dan dibawa ke Astina.Dursala. Tanpa pikir panjang Arjuna segera memberi pertolongan dengan melepaskan panah angin untuk mengusir gajah itu serta membebaskan sang Putri. yang selanjutnya akan dibawa ke Astina. Gareng.   Alap-alapan Setyaboma Terkadang juga disebut lakon Kresna Pujangga. Akhirnya Aji Gineng tidak dapat mengalahkan Aji Narantaka milik Gatotkaca.Gatotkaca kembali menemui Dursala.com Dengan sisa-sisa tenaganya R. Setelah Dursana dan para Kurawa serta raja-raja yang lain dikalahkan. adik Dewi Setyaboma. apakah Dursilawati bersedia menjadi istri Jayadrata. maka diperistrilah Dewi Sampani dan berputra Jaya Sumpena. akibatnya tubuh R. Sementara Arjuna yang diikuti Semar.www. Setelah mendapat jawaban yang pasti maka Jayadrata diminta membebaskan sendiri Dursilawati di ruang Prabu Kuranda Geni. Melihat kedatangan R. putri Prabu Setyajid dari Kerajaan Lesanpura. Arjuna mengajukan pertanyaan. Di perjalanan bertemu dengan Kala Bancuring.Gatotkaca menimbulkan suara yang dahsyat. yang ingin pergi ke Astina dan terjadi perkelahian. walaupun para Kurawa yang lain datang membantunya. Satu syarat yang harus ditempuh para pelamar sang Dewi. datanglah Arjuna memasuki gelanggang sayembara. Namun diperjalanan Arjuna diserang oleh Kurawa dan ditangkap.Gatotkaca diberi Aji Narantaka untuk menandingi Aji Gineng milik R. menunjuk Dursasana sebagai wakil Drona pada adu kesaktian itu. Namun Dewi Setyaboma belum mau . adalah harus sanggup mengalahkan kesaktian Setyaki.Dursala dan Aji Narantaka milik R. Setelah mendapatkan kesaktian dan aji Narantaka. bala tentara Kurawa kucar-kacir dan melarikan diri kembali ke negara Astina untuk memberi kabar kematian R. Gatotkaca dengan memiliki Aji Narantaka. Untuk itu sang Raja mengutus Adipati Karna yang diikuti Kurawa mencari putri itu. Prabu Kurandageni yang mendengar berita bahwa bala tentaranya terbunuh maka ia mengutus emban Kepetmega untuk menculik Dursilawati.Gatotkaca melarikan diri untuk menghadap Resi Seta. Drona yang didukung oleh Kurawa. Ternyata Dewi Sampani mampu menahan Aji Narantaka miliknya. Kala Mingkalpa dan Kala Pralemba utusan Prabu Kuranda Geni dari Tirtakadasar. Begawan Drona dan Prabu Kalakresna adalah dua di antara banyak pihak yang ingin memperistri Dewi Setyaboma. Kali Arjuna sanggup tetapi ia minta Jayadrata mengikutinya dan kedua ksatria itu menuju Tirtakadasar.Dursala. sesumbar barang siapa wanita yang mampu menahan Aji Narantaka miliknya. R. Ternyata Dursasana kalah.rajaebookgratis.Gatokaca.Dursala hancur lebur terkena hantaman Aji Narantaka. Untuk itu ia minta pertolongan Arjuna agar dapat menemukan kembali Dursilawati. Maka Suyudana mengawinkan pasangan itu. ia akan diperistri. diikat kemudian ditahan di Astina. Sedangkan gajah yang menculik Dursilawati datang tetapi dapat dibunuh Bima.Dursala. Dengan kematian R.

karena menurut dewa. Sesudah menjadi raja di Awangga. ia sendiri jagonya. Patih Kalawresni dan Prabu Kalakresna dikalahkan. ke hadapan Prabu Kalakresna. raja Awangga. Saat itulah Arjuna dan Narayana datang membebaskan Dewi Setyaboma. Setelah tiba di Widarakandang sebenarnya ia merupakan tamu yang ditungu-tunggu.rajaebookgratis. oleh karena itu ia diperintah untuk segera datang di Kademangan Wirakandang. Pada saat itulah Dewi Setyaboma diculik Patih Kalawresni dan dibawa ke Kerajaan Dwarawati. Karena secara tak langsung Permadi menjadi tertuduh. Suryaputra alias Adipati Karna dikawinkan dengan Dewi Surtikanti. datanglah Arjuna . Rarasati telah dewasa dan cantik maka banyak pria yang melamar. Arjuna bingung menghadapi tebakan itu dan karenanya ia minta waktu. Satu syarat yang harus ditempuh para pelamar sang Dewi. Ia datang ke Widarakandang bersama Sengkuni. sehingga ialah yang kemudian menjadi suami Dewi Setyaboma. Agar ia mendapatkan suami yang terhormat maka kakaknya.   Alap-alapan Surtikanti Dalam lakon ini.   Alap-alapan Larasati Kyai Antagopa yang bertempat tinggal di Widarakandang wilayah Mandura mempunyai anak Rarasati. menunjuk Dursasana sebagai wakil Drona pada adu kesaktian itu. Banyak para raja dan pangeran yang melamar termasuk Jayapitana putra mahkota dari Astina yang telah mendapat restu Drestarastra. Sekarang perang tanding dimulai dan akhirnya Udawa kalah dan Udawa me-nyerahkan Rarasati kepada Arjuna. Ternyata yang sering datang ke keputren menjumpai Dewi Surtikanti adalah Suryaputra alias Karna.www. atas usaha Permadi alias Arjuna. Sementara itu. putri Prabu Setyajid dari Kerajaan Lesanpura. Rarasati telah ditentukan sebagai istri Permadi. adik Dewi Setyaboma. Jayadrata mencoba memasuki sayembara perang tetapi Suyudana kalah. Semar memberikan nasehat agar Rarasati dilarikan tetapi Arjuna menolak dan memutuskan akan mengikuti sayembara perang. Narayana juga sanggup menguraikan tebakan Setyaboma. tetapi Arjuna tetap akan mengadakan perang tanding. diceritakan keresahan Prabu Salya setelah mendapat laporan tentang adanya seseorang yang serupa dengan Permadi (Arjuna semasa muda) sering memasuki keputren pada malam hari. ia menyanggupi akan menangkap orang yang melarikan putri Prabu Salya itu dalam waktu satu minggu. Dursasana. Sementara Arjuna diberitahu oleh Abiyasa bahwa Dewi Rarasati itu diperuntukan kepadanya. serta mempunyai anak angkat Bratajaya dan Narayana. Begawan Drona dan Prabu Kalakresna adalah dua di antara banyak pihak yang ingin memperistri Dewi Setyaboma. Drona yang didukung oleh Kurawa. Melalui perang tanding seru. dibantu oleh Permadi.com menerima kemenangan Arjuna. Ternyata Dursasana kalah. akhirnya Permadi bisa menangkapnya. adalah harus sanggup mengalahkan kesaktian Setyaki. yakni Udawa mengadakan sayembara perang tanding. Narayana mentertawakan dan mengatakan bahwa sayembara itu hanya tipu muslihat Udawa agar supaya Dewi Rarasati tidak diambil orang lain. Setelah Dursana dan para Kurawa serta raja-raja yang lain dikalahkan. Suryaputra berhasil mengalahkan Prabu Karnamandra. sebelum ksatria Pandawa itu dapat menguraikan tebakannya Rasa sejati dan sejatining rasa.   Alap-alapan Setyaboma Terkadang juga disebut lakon Kresna Pujangga. walaupun para Kurawa yang lain datang membantunya. Arjuna tidak senang mendengar keterangan itu dan ia tetap ingin perang tanding.

Dursasana dan Jayadrata maju perang melawan Antasena. raja dari Paranggumiwang. akan saya serahkan kembali . prajurit Paranggumiwang. dia berhak menjadi suami Dewi Ulupi."Biarlah si Antarja menghadapi musuh dari Paranggumiwang. bahwa Hyang Guru berkenan memberi nama kepada si bayi: Senaputra. bernama Prabu Salksadewa. lagipula diberi wahyu kesaktian racun hru pada gigi taringnya si bayi. lahirlah bayi dari kandungan Dewi Nagagini.rajaebookgratis. patih Kalasudarga. para Pandawa. Negara Amarta pada waktu yang bersamaan . berkatalah Hyang Narada. Untuk mendapatkan kelemasan ototototnya. Werkudara bimbinglah puteramu ke medan laga". Resi Abiyasa diberitahu oleh Hyang Kanekaputra."Hyang Anantaboga perkenankanlah nagagini saya bawa ke negara Amarta. Patih Kalawresni dan Prabu Kalakresna dikalahkan. Seluruh istana besukacita merayakan kemenangan. titahku resi Abiyasa akan menurunkan ke-alusan-nya Gandamana. Narayana juga sanggup menguraikan tebakan Setyaboma. sehingga ia berhak mengawini Dewi Ulupi. Kerinduan Arjuna itu diketahui oleh Batara Kamajaya. Hyang Anantaboga. Antareja. Setelah Hyang Narada selesai bersabda. berkatalah resi Abiyasa. Arjuna bingung menghadapi tebakan itu dan karenanya ia minta waktu. lagipula aku datang di Amarta atas nama Hyang guru. resi Abiyasa. tak lain dan tak bukan. ke hadapan Prabu Kalakresna. Saat itulah Arjuna dan Narayana datang membebaskan Dewi Setyaboma.   Antarja Lair Di negara Saptapratala. berkumpul untuk menunggu Dewi Nagagini yang akan melahirkan putera. anak Begawan Kanwa." Hyang Anantaboga menyetujuinya. yang kemudian mendatanginya dan menjelaskan bahwa ada seorang wanita yang wajah dan tindak tanduknya mirip dengan Dewi Angraini. kembalilah ke Suralaya diiring pada bidadari .   . Pada saat itulah Dewi Setyaboma diculik Patih Kalawresni dan dibawa ke Kerajaan Dwarawati. Berkatalah Hyang Anantaboga. dan dapat memenang-kan sayembara itu. Demikian juga Dewasrani juga mengalami nasib yang sama. sebelum ksatria Pandawa itu dapat menguraikan tebakannya Rasa sejati dan sejatining rasa. tempatnya di Pertapaan Yasarata. ayah dari Prabu Yudistira dari negara Wanamarta. untuk menyaksikan kelahiran bayi Nagagini". Tak lama setelah Hyang Narada bersabda. emban Saksadewi tak dapat pula menandingi Antarja."gara-gara telah terjadi . datang akan menuntut balas dendam kematian ayahnya prabu Kaskaya. yang dibunuh oleh prabu Pandudewanata. dengan mudah terlempar oleh kesaktian Antasena.www. diseyogyakan si bayi diadu perang.   Alap-alapan Ulupi Arjuna rindu terhadap Dewi Anggraini . Siapa yang dapat mengalahkan Antasena. Nama wanita itu adalah Dewi Ulupi atau Palupi. Akhirnya Arjuna datang. Hyang Ananboga membawa cucunya Raden Anatareja kembali ke Saptapratala. Antarja. dikepung oleh musuh. mati kesemuanya oleh putera Raden Arya Werkudara. dan berangkatlah Resi Abiyasa dengan Dewi Nagagini beserta pada Pandawa kembali ke Amarta. Namun Dewi Setyaboma belum mau menerima kemenangan Arjuna. sehingga ialah yang kemudian menjadi suami Dewi Setyaboma. Prabu Saksadewa mati oleh Anantareja.com memasuki gelanggang sayembara. dikemudian hari bayi akan menjadi jagonya para dewa. Sesampainya di Amarta telah hadir pula Hyang Kanekaputra dan para bidadari. Berita diadakannya sayembara bagi Dewi Ulupi didengar oleh Dursasana dari Kerajaan Astina dan Dewasrani dari Kerajaan Tunggul Malaya yang juga ingin melamar Dewi Ulupi. jika bayi telah lahir. Ternyata Arjuna menang.

Angkawijaya yang sedang mencari jago untuk melawan Prabu Nagabagendo. R. Werkudara akan mengakui sebagai anaknya bila mampu membinasakan Prabu Nagabagendo. Akhirnya berdasarkan saran Prabu Kresna. R. Pudak Kencana pergi menuju kasatrian Jodipati dan di tengah jalan bertemulah ia dengan R. R. Antasena tidak binasa dan luka terkena senjata R. Pudak Kencana diberi kesaktian Ajian Upas Onto.Antareja.Tirtanata sedang bersidang di Balairung istana Astina untuk membahas pelaksanaan perkawinan putra mahkota negeri Astina R. Sentyaki mendapat dirinya berada di negeri Amarta.com Antarja Takon Bapa Di kerajaan Astina Prabu Nagabagendo. Janaka justru sebaliknya menjadi kesatria yang tampan. Dengan diiringi kakeknya. Suryakusuma. Sentyaki jatuh di negeri Amarta. segera melaporkan akan mara bahaya yang akan menimpa pihak Pandawa. datang Prabu Nagabagendo untuk merebut kekuasaan Amarta. R. Suryakusuma dengan Dewi Janaka yang telah dipersuntingkan dan dipertunangkan dengan R. dengan ketentuan siapa yang kalah dipersilahkan pulang kenegeri asalnya. Sang Hyang Hanantaboga untuk diberitahu siapa sebenarnya ayahnya dan dimana berada. Akhirnya R. maka dengan diikuti adiknya Prabu Dewa Pratala beserta bala tentaranya pergilah Prabu Dasa Kumara menuju Kasatrian Madukara. bahwa yang dapat mengalahkan Prabu Nagabagendo adalah kesatria yang berkulit sisik seperti ular.Pudak Kencana menjadi bagian keluarga besar Pandawa dan beralih nama R. Maka R. Janaka menghadapi banyaknya pelamar yang ingin mempersunting putrinya Dewi Janakawati. . Werkudara. berangkatlah Begawan Durna diiringi Prabu Nagabagendo menuju negeri Amarta. oleh kakeknya R. Prabu Duryudana percaya dengan kelihaian Pendeta Durna bahwa pertunangan Dewi Janakawati dengan R. akhirnya diadakan sayembara bertanding. Prabu Dasa Kumara raja negeri Krenda Bumi juga tergila-gila dengan Dewi Janakawati dan ingin memperistri. belum selesai melaporkan kejadian yang dialami pihak Pandawa. Antasena putra Werkudara. Sesampainya di negeri Amarta. R. Pudak Kencana dapat membinasakan Prabu Nagabagendo dan bala tentara Kurawa dapat dikalahkan oleh Pandawa beserta putra-putranya. R. Dengan kematian Prabu Nagabagendo negeri Amarta menjadi aman. Antasena yang tidak berhias dan bersehaja.rajaebookgratis. Dengan kesaktian Upas Onto. Begawan Durna menghadap Prabu Duryudana. namun R. tentram dan damai serta R. Setelah semua mufakat. R. Dewi Janakawati tidak mau dipersandingkan. mengingat Dewi Janakawati telah dipertunangkan dengan R. Pudak Kencana menghadap kakeknya. Antasena dapat digagalkan yang akhirnya Dewi Janakawati akan dipersandingkan dengan R. Begitu R. oleh Begawan Durna dikatakan bahwa anak muridnya yang bernama Nagabagendo bersedia menjadi duta untuk membinasakan Pandawa. Angkawijaya ditugaskan untuk mencari satria yang dimaksud. Oleh Sang Hyang Hanantaboga diberitahu bahwa ayahndanya ada di negeri Amarta bersemayam di Kasatrian Jodipati. patih Sangkuni dan R. dan barang siapa berbuat curang dinyatakan pihak yang kalah. Yang akhirnya R. Antasena dan keanehan terjadi bahwa R. Antasena memenangkan sayembara untuk memiliki Dewi Janakawati. akhirnya R. Prabu Kresna sedang bingung atas permintaan putranya Samba untuk dikawinkan dengan Janakawati. Prabu Baladewa. Pudak Kencana bertemu dengan R. Werkudara. kedua satria tersebut lalu berperang dengan Prabu Nagabagendo dam kedua satria digertak Prabu Nagabagendo. Setelah mengetahui bahwa Prabu Nagabagendo akan menjadi perusuh dan membahayakan keluarga Pandawa. Samba. maka R. Janaka dengan senjata Kyai Pamuk menhajar R. Sementara itu di sumur Jalatunda. Pudak Kencana dapat dihidupkan kembali dengan air kehidupan yang disebut Tirta Kamandanu serta R. Udawa jatuh dilapangan negeri Amarta dan R. Sentyaki dan R. Antasena putra R. Udawa kesatria dari Dwarawati. Melihat R. Suryakusuma. Pudak Kencana berperang melawan Prabu Nagabagendo dan binasa. namun diperjalanan bertemu dengan R. Antasena saling berhadapan mengadu kesaktian. Prabu Dasa Kumara dan R. maka terjadilah peperangan dan pihak Pandawa tak ada yang dapat mengalahkan kesaktian Prabu Nagabagendo.www.   Antasena Rabi Prabu Duryudana.

Negara Astina diserang musuh dari Srawantipura yang dipimpin raja raksasa Andrawalika. Abiyasa. Arimba ingin membalas dendam atas kematian Prabu Trembaka. Arjuna dikutuk menjadi banteng. Prabu Arimba akhirnya tewas.www. Atas perintah . Perkelahian antara Arimba dengan Bima tidak dapat dicegah oleh Dewi Arimbi. Antasena dan melarikan diri sambil menculik Dewi Pergiwati istri Gatotkaca yang akhirnya terjadilah saling kejar mengejar diangkasa dan Prabu Dewa Pratala dapat dibinasakan R. Antasena. tiba-tiba rombongan Batara Narada dan bidadari datang. setelah pergi dari Kahyangan Saptapretala. Prabu Kresna dan R. sehinga Kresna minta bantuan seekor banteng. yang dibunuh oleh Prabu Pandu Dewanata.   Arjuna Banteng Ada seorang wanita yang bernama Sriwitari yang jatuh cinta dengan Arjuna. sedangkan badannya agar masuk pada putra Dewi Maerah. kemudian sinar terang merasuk ke dalam tubuh Kunti. Seketika itu ia melahirkan putra yang memiliki paras yang luar biasa bagusnya melebihi sinar bulan dan Batara Endra datang serta mengangkat bayi bayi sebagai anaknya dan memberi nama Pamadi (Pamade). dan Dewi Arimbi menjadi istri Bima. Prabu Dewa Pratala yang mengamuk dapat dikalahkan R. Para senapati Kerajaan Dwarawati ternyata tidak ada yang dapat menandingi kesaktian Siwandakala. Sementara Batara Wisnu menerima perintah dari Batara guru agar jiwanya merasuk ke dalam putra Prabu Pandu yang ketiga. Sementara Pandu. Ambiki dan Ambahini berada di kamar bersalin menjaga Kunti.Suryakusuma beserta pengiringnya kembali ke negeri Astina. walaupun sebelumnya Bima menolak. Setelah itu ia menghadiahkan panah Kyai Bramastra. Setelah Dewi Arimbi dirias oleh Dewi Kunti dan Puntadewa sehingga berubah menjadi gadis cantik. Sewaktu banteng itu terkena senjata candrasa. Ketika itu di Suralaya terjadi huru-hara dan keributan (gara-gara). Dalam waktu yang sama Dewi Maerah permaisuri Prabu Basudewa juga akan melahirkan putranya. ayahnya. untuk melawan Siwandakala. seketika itu juga berubah menjadi Arjuna. Prabu Dewa Pratala mengamuk di kesatrian Madukara sebab kakandanya Prabu Dasa Kumara telah ditolak lamarannya memperistri Dewi Janakawati tetapi hal ini bisa ditangani oleh putra Pendawa.com gagah dan perkasa sehingga Dewi Janakawati bersedia dipersandingnya perkawinan Dewi Janakawati dengan R. dan berubah ujud menjadi Batara Kala   Arjuna Lair 1 Dewi Kunti. sedangkan Siwandakala akhirnya dapat dikalahkan. raja Pringgadani. dengan demikian Bima bersedia menikahinya. Arjuna alias Endratanaya. Gatotkaca. yang menyatakan bahwa Kerajaan Dwarawati akan ditaklukkan. permaisuri Pandu raja di Astinapura akan melahirkan putra yang ke tiga.Samba juga kembali ke negeri Dwarawati. Sementara itu Prabu Kresna menerima surat ancaman dari Prabu Siwandakala dari Kerajaan Medang Sawanda. Mereka bertemu dengan Prabu Arimba. Dengan binasanya Prabu Dewa Pratala negeri Amarta menjadi tenang dan R. Karena cintanya ditolak. adik Arimba yang jatuh cinta pada Bima.   Arimba Lena Lakon ini menceritakan perjalanan Dewi Kunti dan kelima anaknya di hutan. yang sebenarnya penjelmaan Arjuna.rajaebookgratis.

kewadagannya nantinya pada bayi yang akan terlahir dari Dyah Maerah. bahwasanya Dewi Kuntilanibrata. sampaikanlah pesanku kepada Hyang Wisnu dan Sri. seyogyanya kehalusannya nanti pada Pandawa. akan melahirkan seorang puteri.”Hai Arjuna. dikarenakan Dyah Maerah permaisuri raja Mandura dan Dyah Kuntinalibrata permaisuri prabu Pandudewanata dari kerajaan Astina. mundurlah Hyang Narada. Di Astina Pandudewanata menungguhi Dewi Kuntinalibrata melahirkan bayinya. bukan lagi berujud dewa. keduanya dibawa oleh Hyang Narada. akan melahirkan bayi “gundangkasih”. sesudahnya adinda Arjuna mati diracun. Pada kalanya prabu Pandudewanata menjamu prabu Basudewa. Kepada Hyang Narada. maksud akan membalas dendam kematian bapaknya dari Palasara. Prabu Basudewa. berikan nama raden Narayana. permaisuri raja Astina. musuh telah sirna. bahwasanya kepada mereka saya perintahkan untuk menitis kepada Dyah Maerah dan Dyah Kuntinalibrata. . pula dewa bersabda nantinya yang putih adalah penjelmaannya Hyang Basuki. dihadapan patih sakuni. akan tetapi hal tersebut hanya menunggu sabda Hyang Siwahbuja.” Widura dan patih Arya Gandamana memunahkan musuh-musuh dari Srawantipura. bagiku siap menanggulanginya. bala yaksa mati terbunuh kesemuanya. sangat bersenang hati. mendapatkan wisik dewata. adapun yang hitam Hyang Wisnu. keduanya mereka mengandung dan sudah masanya bayi lahir. dan mengancam. Terdengar berita. musuh dari negara Srawantipura. mereka merayakannya dengan segenap anggota keluarga istana. Seluruh istana Astina. prabu Bismaka. Pandudewanata sudah masanya akan melahirkan bayi. seorang prajurit juga melaporkan kepada sang prbau. Pamadi diminta menghadapi musuh yang dibantu Patih Gandamana dan akhirnya Ardawalika mati terbunuh dari tangan Arjuna. satu nantinya berwujud putih dan satu hitam. kepada ratu sabrang prabu . akan tetapi dalam bentuk cahaya.”Besok ataupun sekarang. bahwasanya gara-gara terjadi. menerima Hyang Narada dan mendengarkan laporannya. Wisnu. pula diberi senjata yang berupa panah bernama Bramasta. oleh Hyang Endra bayi diangkat menjadi putera. “Pamanda patih sakuni.   Arjuna Papa 1 Di istana Astina. Hyang Guru bersabda.   Arjuna Lair 2 Syahdan Hyang Siwahbuja. Sri juga demikian. juga Kesawa. Dalam kematiannya ia mengancam kelak dalam perang Baratayuda akan membalas dendam. diberinya nama Endratanaya. akan kubalas kematianku pada kalanya Baratayuda”’ sang Arjuna menjawabnya.rajaebookgratis. suatu cahaya berlalu sudah masuk ke kandungan Dyah Kunti. yaitu bayi yang akan terlahir berilah nama raden Arjuna. sekarang kuperintahkan. Hayu-hayu. Hyang Endra dan Hyang Narada setelah selesai menunaikan tugasnya segera kembali ke kahyangan. juga Pamadi. itu pula besok akan ada bidadari. dengan disaksikan pula bagawan Kresnadipayana. demikian pula Hyang Endra. terlahirlah bayi dari kandunagn Dewi Kunti. akan hal itu sang prabu Basudewa berkehendak akan menghadirinya ke Astina. dan kewadagannya pada Dyah Jembawati berikan juga nama Dyah Nawangsasi.com Abiyasa. Prabu Ardawalika dapat dibunh Arjuna. dengan mengheningkan cipta. bersabdalah Hyang Narada kepadanya dengan diiring para bidadari. Dewi Sri yang menjelmanya kepada sianak yang akan terlahir. bahwasanya kelak Dewi Maerah permaisuri raja. resi Abiyasa memerintahkan kepada Arya Widura. dan Arjuna supaya dibawa pula dalam medan peperangan melawan Ardawalika.www. dengan dihadap pula para Pandawa. Prabu Pandudewanata memerintahkan kepada segenap wadya supaya menanggulangi musuh yang dating. turun ke bumi. Dewi Badrahini. dan setelah kepada mereka dijelaskan perintah Hyang Padawinenang. prabu Ardawalika dating. Adapun permaisuri yang muda. iba rasa hatiku. kehalusannya pada Dyah Wara Subadra. prabu Suyudana berkata.”Wahai kakanda Hyang Narada. raja Mandura. Seorang bayi terlahir lelaki.”.

ikut serta pula para Kurawa dibelakangnya. Nakula. Suyudana akhirnya meminta maaf. Dewi Banowati terperanjat hatinya melihat raden Arjuna sudah ada di kamarnya. Namun dibalik itu sebenarnya Pandawa akan diracuni agar mati semua.www. “Wahai.com Jayasutikna hendaknya dapat memusnahkan para Pandawa. Sebagai balas jasa maka Arjuna dihidupkan kembali oleh Sang Hyang Baruna dan diperintah untuk pergi ke Gua Sigrangga. kesemuanya telah berangkat untuk mencari pamandanya Arjuna. Druna dan Patih Sengkuni membuat kesepakatan akan mengundang Pandawa ke Astina untuk jamuan makan. Arjuna segera menuju ke Gua Sigrangga dan di sana bertemu dengan Dewi Suparti istri Sang Hyang Antaboga yang sedang menunggui jenazah Yudistira. Sri Kresna dengan prabu Yudistira. dan Sadewa. Adapun putramu Abimanyu dan Irawan. Pula telah berkumpul. lalu jenazah Arjuna dilempar ke tengah samudera. jika terlaksana. para bidadari resah karena tidak ada air. melaporkan. lajulah raden Abimanyu ke gupit Mandragini. resi Durna. setellah berbincangbincang. telah berada di Astina”. Dewi Sutiknawati. berangkatlah Arjuna ke gua Srigangga. mencuri asmara Dewi Sutiknawati. iba rasa hatinya melihat Arjuna terapung-apung di samudera. diseyogyakan menuju ke ruangan lain. Tidak lama Bima juga datang di tempat itu setelah dihidupkan kembali oleh Hyang Antaboga pada waktu ia berada di sumur Jalatunda. berkatalah. Anantasena. sedangkan jenazah Yudistira. sehingga mereka turun ke hutan Krendayana menemukan kolam terus mandi dan mereka juga harus berada di dalam kolam bersama Begawan . dan bertemulah dengan puteri ratu sabrang. Perang terjadi sangat rame. dan para Kurawa untuk menyampaikan pesan prabu Suyudana. Suyudana memerintahkan agar jenazah Bima dibuang ke sumur Jalatunda. sambil mengucapkan terimaksih. Hyang Baruna beserta puterinya retna Suyakti. baiklah raden segera berangkat ke Sigrangga. dan Sadewa dimasukkan ke Gua Sigrangga. Nakula. lajulah mereka dengan maksud akan menangkap si pencuri. akan kupenuhi permintaannya meminang ananda Dewi Lesmanawati”. Prabu Jayasutikna mati terbunuh oleh raden Arjuna. dengan isyarat darii ayahandanya. takut jika dipersalahkan oleh prabu Jayasutikna. Batara Guru tidak senang dengan kecongkakan Arjuna itu dan dikutuk menjadi sendang (kolam air) atas permintaan Jatikusuma. prabu Jayasutikna dan para Kurawa lengkap di istana sedang mereka berbincang-bincang.   Arjuna Sendang Arjuna merasa karena dapat mengalahkan Prabu Jatikusuma dari Parang Gubarja. Pandawa datang di Astina memenuhi undangan serta tidak menduga akan adanya akal busuk yang dirancang Sengkuni. Jenazah Arjuna yang terapung-apung di lautan terlihat oleh Sang Hyang Baruna dan putrinya yakni Suyakti (istri Arjuna) pada waktu Arjuna membunuh raja raksasa Kala Roga dari Kerajaan Guadasar. tak ada lain. kusembuhkan raden dari perbuatan para Kurawa yang meracuni raden. Para inang pengasuh dari puteri tersebut.   Arjuna Papa 2 Prabu Duryudana. raden Arjuna. Sri Suyudana. kesemuanya akan menuju ke istana Astina. demikian pula Gatutkaca. berangkatlah patih Sakuni. Tidak lama antaranya. Arjuna meminta agar saudara-saudaranya dihidupkan kembali dan permohonan itu dikabulkan. sangat terheran-heran melihat tindak-tanduk sang puteri Dewi Sutiknawati dan raden Abimanyu. bahwasanya di gupit Mandragini terdapat pencuri. Pandawa bersedia pula memaafkannya. sembuhlah raden Arjuna dari keracunannya. Sadewa dan Werkudara. masuklah inang Dewi Sutiknawati. masuklah raden Abimanyu dan Irawan.rajaebookgratis. tak lain akan mencari Arjuna. Arjuna sadar apa yang terjadi maka mohon kepada dewa agar semua mata air mengalir ke sendang. Nakula. lajulah para inang untuk melapor. Para Kurawa gembira akan kedatangan Pandawa dan setelah menyantap makanan para Pandawa jatuh ke tanah dan mati. Marahlah Suyudana. demikian pula Jayasutikna.

dikeluarkanlah perintah untuk menyelidiki kebenaran berita tersebut.rajaebookgratis. selanjutnya berkenan bertemu dengan permaisuri Dewi Banowati. kepada Raden Angkawijaya dipersiapkan segara meninggalkan pertapaan Wukir Retawu. Permasalahan berkisar kepada tersiarnya berita. Raden Arya Citraksa dan Raden Arya Citraksi. segera Sri Kresna melaju ke praja Amarta. yalah putra mahkota Raden Arya Samba. Konon pada suatu hari dipacrabakan pertapaan Begawan Abyasa menerima kedatangan cucunya yang bernama Raden Angkawijaya. Patih Sakuni. Dipati Karna dan para Korawa pergi ke praja Amarta. Di Kerajaan Srawantipura Prabu Sukendra membicarakan perihal keadaan putra-putrinya yang bernama Dyah Sarimaya dengan Patih Kalakismaya. Di Gunung Retawu. bagaimana asal-mulanya anakku mengandung? Dan siapakah gerangan yang telah berbuat denganmu itu?. namun kedua-duanya menyadari tak perlunya dilanjutkan perselisihan tersebut. Raja meninggalkan pasewakan. pertemuan di pasewakan pada waktu itu segera dibubarkan. bermukimlah seorang pertapa yang suci bernama Begawan Abiyasa. Selesai perintah raja. Konon di pasewakan Prabu Suyudana menguraikan keheranannya perihal berita yang tersiar bahwasanya saudaranya Pandawa mengalami keelokan-keelokan kehidupannya. Pada waktu akan dicium. dan Petruk. Raden Arya Setyaaka dan Raden Arya Setyaki. Dipati Karna beserta para Korawa. Seetlah sang Begawan memberikan jawaban seperlunya. Kalakarawu. kedua putri itu berubah menjadi Dewa Guru dan Narada. bahwasanya raja dari Kerajaan Srawantipura bernama Prabu Sukendra berputra-putri bernama Dyah Sarimaya yang teramat elok parasnya." Patih Kalakismaya mempersilakan. sehingga kedua-duanya pun melanjutkan perjalanannya masing-masing." Dyah Sarimaya dengan berterus-terang melaporkan keadaan dirinya dari awal sampai akhir.www. Adipati Karna. Patih Udawa diperintahkan untuk tetap berada di istana. dan emban raja bernama Jatayaksi. Raja bersabda. bahwasanya Pandawa mengalami keelokan-keelokan dalam kehidupannya. Jatikusuma menyerang tetapi dapat dikalahkan Arjuna. bagaimana duduk perkara sebenarnya. " Wahai Kakanda Patih Kalakismaya. yang kemudian kembali ke Kayangan. sebab bertemu dengan seorang satriya Madukara bernama Raden Arjuna. Sementara itu ada putri cantik bernama Dewi Nilawati dan Dewi Suwarsi duduk di tepi sendang.com Banyurasa (Arjuna) dan lama kelamaan tidak mau kembali ke kahyangan. Raden Arya Kartamarma. bahwasanya atas kehendak raja telah diutus Patih Sakuni. terjadilah perselisihan rembug sehingga memuncak menjadi peperangan. Bukanlah aib yang kusandang. berdatang sembah menceriterakan bahwasanya kedatangannya di pertapaan diutus ayahandanya ialah Raden Arjuna dengan maksud mohon doa restu terkabulkanlah apa yang dicita-citakan ayahandanya. Sesuai titah raja. bahwasanya sampai dalam keadaan mengandung. sebaiknya kepada putri Sarimaya ditanyai saja.melihat putriku Dyah Sarimaya mengandung tak tetntu ayahnya? Justru keadaan ini lebih mempersulit lagi. Ditanyailah Raden Angkawijaya. Anakku Sarimaya." Wahai buah hatiku. Agaknya keterangan yang jujur dari putri Sarimaya tak dapat begitu saja . kepada mereka yang menghadapnya. Kepada Dyah Sarimaya raja bertanya. bermohon dirilah Kalameru untuk melaksanakan tugas raja. Tugas diberikan kepada Patih Arya Sakuni. cobalah berterus-terang ceritakanlah kepada aku. Di pertengahan perjalanannya mereka bertemu dengan wadyabala dari Kerajaan Astina. Raja Guwamiring berketetapan diri untuk melamarnya. alangkah sedihnya keadaan saya ini. bagaimana sikapku menghadapi mereka Paman Patih?. Raden Arya Durmagati. Wadya yaksa terpaksa mundur tak tahan menghadapi wadyabala Astina. segera menemui putrinya di dalam kraton. untuk segera kembali diiringikan Kyai Semar. Untuk jangan sampai raja selalu dirundung keheranan. Raja menerima usul Patih Kalakismaya. Kepada sang Permaisuri dijelaskan.   Arjuna Terus Raja Astina Prabu Suyudana berkenan duduk di singgasana kerajaan. Prabu Jatayaksa sedang mengadakan perembukan dengan Patih Jataketu. Raden Arya Jayadrata. sebab banyak sudah para ratu lain negeri yang mengajukan lamaran. kepada punggawa praja ialah dtya tertua bernama Kalameru diserahi tugas menyampaikan surat lamaran ke hadapan raja Srawantipura. Nalagareng. Konon Sri Kresna raja di negara Dwarawati sangat rindu kepada adik-adiknya Pandawa. Di Kerajaan Guwamiring. Setelah diterima perintah raja. Arjuna jatuh cinta pada keduanya. yang tak lain tentu atas perkenan dewa. saudara-saudara raja tampak juga Raden Arya Dursusana. Kalanindita. untuk menyatakan kebenaran berita. Kepergiannya disertai wadyabala Kerajaan Guwamiring parjurit andalan raja kesemuanya berwujud raksasa si Kalayaksa. dihadap oleh Pandita Praja Dhahyang Durna.

Kyai Semar. barubah pulalah rupa dari dirinya sudah berubah menjadi wanita segera meninggalkan pura Madukara. berputra tak keruan tingkah-lakunya. " Wahai Anakku Mayakusuma. Hari itu Prabu Arjuna berkenan memberikan perintah. tak ketinggalan Raden Angkawijaya.santun berbuasana. Namun apa yang terjadi. baliklah Sri Kresna dengan tak mengucap sepatah kata pun kepada Raden Angkawijaya. menghadaplah Sri Kresna kepada Hyang Girinata menceriterakan bahwasanya diretyapada Arjuna sedang mempertontonkan kesaktiannya. undurlah Raden Arya Wrekodara mengurungkan niatnya. namun tak mati. sebaiknya aku tak suadi melihatnya saja. yang tak ubahnya seperti lalaning jagat. Perintah segera dilaksanakan. dan berdatang sembah sambil berkata." kepada Raden Mayakusuma dan Patih Kalakismaya diperintahkan untuk segera menghukum Dyah Sarimaya. kepada putranya bersabdalah sang Raja. kembali melapor ke Suralaya. Segera Prabu Arjuna masuk kedalam kedaton. apakah gerangan yang terjadi dengan adiknya Arjuna bertingkah sedemikian rupa. Raden Arya Dursasana. masuklah Raden Arya Wrekodara ke dalam ruangan tamu di praja Madukara. Ramanda Arjuna berpesan semua tamu yang masuk ke dalam praja Madukara. Untuk meyakinkan keadaan tersebut. berubah pula keadaan Prabu Kresna menjadi wanita. Tak lain akan mencari sebab-musabab kejadian tersebut. Kelihatan Raden Arjuna di dalam api unggun itu bertemu dengan istrinya ialah Dyah Sarimaya. apa lagi kelengkapan sopan. Raden Arya Kartamarma. (Lalaning Jagad dapat diartikan bahwasanya Janaka menjadi jagonya para dewa. Prabu Puntadewa menerima kedatangan raja Dwarawati Prabu Kresna. Raden Arya Gatutukaca. mohon senjata ditinggalkan"' namun Prabu Kresna pun tak menuruti permintaan Raden Angkawijaya. memaksakan dirinya untuk masuk melangkahi pintu gapura utama Madukara. Raden Arjuna yang bergelar Sang Prabu Arjuna sedang duduk dihadap oleh putra-putranya. Murkalah Hyang Narada kepada kedua istrinya tersebut. Selagi memaksa masuk ke dalam. Nalagareng. dan Petruk. Menyadari dirinya telah berubah jenis. Disusul kemudian oleh Sri Kresna. apa lagi merasa dirinya sebagai seorang dewa dan menjadi utusan Hyang Girinata." para putra mengiyakan perintah. selagi melangkahi pintu utama. Dengan segala kerendahan hati kedua ksatriya memberitakan perihal segala peraturan tata cara yang dipesankan oleh ramandanya Prabu Arjuna. tampak juga hadir Raden Arya Wrekodara. Hyang Narada diutusnya kemretyapada untuk menemui Arjuna. apakah gerangan yang menjadikan gara-gara (huru-hara) di lingkungan Suralaya ini?". Tampak raja sangat meluap amarahnya. Seluruh yang hadir membulatkan tekad untuk menemui Raden Arjuna di praja Madukara. Raden Angkawijaya menyongsongnya. ialah barang siapa yang akan memasuki praja Madukara tak diperkenankan membawa serta senjata pada dirinya. hendaknya tak melambung keris (senjata). bahwasanya Suralaya dalam keadaan garagara tak lain dikarenakan Prabu Kresna naik ke kadewatan. Hyang Siwah setelah mendengar laporan Sri Kresna amat murka. Setelah berpesan kepada Dyah Sarimaya. Raden Arya Gatutkaca menyongsong kedatangan Hyang Narada. agaknya merasa malu tak mengindahkan permohonan Raden Angkawijaya. pamandanya. tak ubahnya seperti yang terdahulu. Hyang Narada melapor pada Hyang Girinata. Dalam benaknya Raden Wrekodara mengguman. Raden Angkawijaya. Tak lama datanglah Sri Kresna dan Raden Arya Wrekodara.rajaebookgratis. tak layak lagi seorang ksatriya menanggalkan kerisnya. Raden Arjuna kembali ke praja Madukara. Selagi mereka berbincang-bincang masuklah Adipati Karna dan Patih Arya Sakuni diiringi pula oleh para Korawa. Raden Arya Wrekodara sudah berubah warna. jika hendak masuk ke Madukara keris harap ditanggalkan. coba perhatikan kejadian kakakmu itu. Hyang Girinata berembug dengan Hyang Narada. Dyah Sarimaya tampak terbakar di api unggun. sudah mengandung tak keruan lagi lakinya. Raden Arya Jayadrata. bahwasanya Suralaya. Bagiku hidup di dunia ini sudah tak ada gunanya lagi. Tak pantaslah bagi seorang raja yang disegani oleh para raja negeri lain." Ah. Peringatan yang disampaikan oleh putranya Raden Arya Gatutkaca dianggap oleh Raden Wrekodara agak janggal. Raden Arya Citraka. Raden Nakula. Namun dalam hatinya sangat masgul. lajulah Sri Kresna terbang menuju ke tempat Dewa Suralaya. hari ini siapa saja yang berkunjung ke Madukara. dan Sadewa. Hyang Narada tentu saja tak dapat menerima perlakuan peraturan yang sedemikian itu. para putra berjaga-jaga kalau ada tamu berkunjung ke Madukara. . " Uwa Prabu Kresna. dengan jalan dibakar hidup-hidup. Sri Kresna menyadarinya.com diterima oleh Prabu Sukendra. Apa yang terjadi. Di Kearajaan Amarta. segera segala peringatan tak diindahkannya. dikarenakan kesaktiannya ). aib yang kuderita. sabda Hyang Girinata.www. dan berangkatlah Hyang Narada melakukan tugas tersebut. Raden Arya Gatutkaca berdatang sembah kepada kepada ayahandanya Raden Arya Wrekodara menyampaikan pesan Prabu Arjuna. Belum usai Hyang Narada melapor. " Wahai Putra-pitraku. Adapun Sri Kresna bersama-sama Raden Arya Bima. berganti menjadi wujud seorang wanita. " Kakanda Narada. Sampailah sudah di praja Madukara. ada-ada saja Arjuna ini ". hanya tertegun saja melihat keadaan demikian itu. dan Raden Arya Citraksi. Pembicaraan berkisar perihal Raden Arjuna yang sudah sekian lamanya tak tampak sowan ke praja Amarta. Di kadewatan Suralaya. Raden Arya Durmagati.

Agaknya setelah tugas penyelidikan Adipati Karna dan Patih Arya Sakuni cukup membawa bukti-bukti. Raden Angkawijaya menerima kedatangan Hyang Siwah dan Hyang Narada. Para keluarga merangkul Raden Arjuna. Raden Arya Gatutkaca dan Raden Angkawijaya diperintahkan untuk mengundurkan musuh yang ternyata mereka saudara sendiri. Di kahyangan Arjuna ditugasi membunuh Prabu Niwatakawaca dengan dibekali dengan anak panah pusaka Pasopati. Raden Arya Wrekodara pergi ke praja Amarta untuk melapor kepada Raja Yudistira. Setelah berpesan.www. Sesudah melakukan berbagai pengujian. Hyang Jatiwisesa meninggalkan tubuh Arjubnam kembalilah dalam keadaan sebenarnya. untuk mengundurkan wadyabala dari Guwamiring. yaitu Dewi Supraba. Tampak tak jauh dari Sri Yudistira. Justru para Korawa yang dipimpin oleh Adipati Karna mengadakan pembakaran. dari Korawa. yang bernama Dewi Rumbini. yang berkehendak mempersunting bidadari kahyangan. para Korawa tak tahan menghadapi ulah kedua ksatriya tersebut dalam medan laga. dan menyatakan kesanggupannya. yang dihadapinya. dan mendaratlah mereka digunung Jamurdipa.. Batara Guru lalu menyuruh Batara Endra untuk mencari manusia yang sanggup melawan Prabu Niwatakawaca dari Manimantaka. Selain itu. ia juga ditemani salah seorang bidadari. Arjuna diangkat sebagai raja para bidadari di kahyangan dengan gelar Prabu Kariti dan dibolehkan kawin dengan 40 orang bidadari yang dipilihnya. Sri Kresna dan Raden Wrekodra yang hadir pula di pura Madukara diberitahu oleh Sang Hyang Jatiwisesa. untuk membawanya arya Prabu ke kahyangan. Setelah bertatap muka dengan Arjuna.rajaebookgratis. Suralaya terancam ketentramannya oleh Prabu Sasradewa . Bersujudlah Hyang Siwah di hadapan Sang Hyang Jatiwisesa. dan setelah diberi uraian dan penjelasan. malainkan Sang Hyang Jati wisesa. bahwasanya sesungguhnya Raden Arjuna menjadi lelananging jagat jagonya para dewa dalam membrantas kejahatan-kejahatan di dunia ini. Batara Endra akhirnya memilih Arjuna sebagai jago para dewa. bersabda kepada Hyang Narada. Sri Kresna setelah melepaskan rindunya kepada Raden Arjuna berkenan mohon diri kembali ke negara Dwarawati. Dengan bantuan Supraba akhirnya Arjuna berhasil membunuh Prabu Niwatakawaca. berangkatlah Hyang Narada mencarinya. raja dari negaa Guwamiring. Tiga orang bidadari diutus menjemput ke kahyangan. hanya Arya Prabulah yang jago para dewa. apalagi setelah bala tentaranya yang dipimpin oleh Kalasaramba. maka Arya prabu dibawa . Ajhirnya mundurlah mereka kembali ke negara Astina. tak lupa Hyang Narada tutut serta mengiringinya.   Aryapabu Kawin 1 Syahdan.com Di Kerajaan Amarta. Hyang Siwah segera turun kemretyapada untuk menemui Arjuna. Sebagai pertapa ia menggunakan nama Begawan Mintaraga atau Begawan Ciptoning.   Arjunawiwaha Untuk memperoleh senjata sakti yang dapat diandalkan untuk menghadapi Baratayuda Arjuna pergi meninggalkan keluarga dan saudara-saudaranya untuk bertapa di Gunung Indrakila. perihal kejadian-kejadian tersebut. Sementara itu para dewa di kahyangan kebingungan karena tidak mampu menahan serbuan balatentara raksasa dari Kerajaan Manimantaka. Konon Sekermbalinya Hyang Narada dari Madukara. Kembalilah pura Madukara diliputi kesenangan. Namun suasana yang hanggarbinggar itu tak berlangsung lama. Sri Yudistira menerima kadatangan Adipati Karna beserta Patih Arya Sakuni dan para Korawa. Hyang Girinata. segenap wadyabala Guwamiring dikerahkan untuk menggempur ka-Endran. Sebagai hadiahnya. Setelah didapatnya. Hyang Siwah menyadarinya bahwasanya bukan Arjuna. bermohon dirilah mereka balik ke nagara Astina. bermohon dirilah Hyang Siwah untuk kembali ke kahyangan Suralaya beserta Hyang Narada. Raden Nakula. Berbagai godaan yang dilakukan oleh tujuh orang bidadari tercantik dari kahyangan tidak membuatnya goyah. Banyak bangunan di Madukara yang terbakar. Kadua ksatriya mengamuk bagaikan banteng yang terluka. seisi pura Madukara diliputi kebahagiaan. Di pura Madukara Raden Arjuna yang sedang dihadap oleh Raden Gatutkaca. Raden Sadewa. sama sekali tak mendapatkan hasil.

raja Mandura. Dikala Prabu Pandudewanata. Namu ia tidak mau. Tak ayal lagi. Prabu Basudewa. yaitu Dewi Rukmini dan Rukma. putra Prabu Basudewa. Batari Durga lalu pergi ketempat Bahgawan Senarodra dan memerintahkan agar para makhluk halus itu mengganggu orang-orang yangh sedang berguru. termasuk Satyaka. Arya Prabu gagal . Batara Kresna tidak sependapat. dan menyuruh Setyaki berangkat mendahuluinya. prajurit dari Guwamiring dapat dikalahkan   Aryaprabu Kawin 2 Menceritakan tentang perkawinan Haryaprabu dengan seorang bidadari cantik bernama Dewi Rumbini. Ketika Batari Durga hampir dikalahkan.Mereka lalu berpisah. Ugrasena diperintahkan untuk mengundurkankannya. anaknya. dan terlaksanalah. Dewasrani melaporkan bahwa banyam orang mengikuti ajaran Sena rodra sehingga tidak menghaormati para Dewa lagi. Musuh dari Guwamiring datang. dan yang berganti nama menjadi Bagawan Senarodra. Suatu saat. mendapat kesempurnaan hidup. Ternyata Haryaprabu Rukma yang dibantu Prabu Pandu Dewanata berhasil mengalahkan Prabu Sasradewa dan menghalau pasukan penyerang. Arya Prabu disembuhkan oleh Hyang Narada dan kepadanya pula oleh Pandudewanata dipesan banyak-banyak. Di tengah jalan ia bertemu dengan Batara Kresna. Demikian pula Hyang Narada juga sudah berada disekitar tempat kejadian tersebut. didapatkannya adiknya Arya Prabu jatuh dari akasa. menerima laporan Patih saragupita. Oleh Hyang Girinata.rajaebookgratis. pimpinan raja raksasa Prabu Sasradewa. Ia menyebarkan ajarannya di Unggul Pawenang. Batari Durga ketakutan dan karenanya akan memenuhi kemauan Sri Kresna. sisa prajurit dari Guwamiring melarikan diri. Sebagai imbalan. Namun Batari Durga ternyata . mereka mendapat dua orang anak. Dewi Rumbini. raja Mandura dihadap oleh adiknya Raden Arya Ugrasena. sukacitalah seluruh isi istana Mandura. Tak lama. dan banyak orang berguru kepadanya. Para dewa merasa tidak senang karena merasa disamai dan menganggap Senarodra akan memberontak terhadap para dewa. Menurut Batara Kresna Senarodra hanya ingin agar manusia itu berpandangan luas. dan mohon dirilah Arya Prabu beserta istrinya. tak sadarn diri lagi Arya Prabu. muncullah Arya Prabu beserta istrinya Dewi Rumbini. yang akhirnya kmebali ke medan laga. dengan kesaktian raja Guwamiring. Arya Prabu diperintahkan untuk segera kembali ke Mandura. dapat dibunuh oleh Arya Prabu. oleh karenanya minta agar Batari Durga mengurungkan niatnya. Di Tunggulmalaya Batari Durga dihadap oleh para makhluk halus dan juga Dewasrani. Ketika ditanya keperluannya Batari Durga mengatakan akan menyadarkan Senarodra karena telah mengajarkan agar orang-orang membelakangi para dewa. Prabu Sasradewa.   Bagawan Sena Rodra Sri Batara Kresna yang bergelar Sang Padmanaba dari Dwarawati membicarakan Werkudara yang sedang menyebarkan ajaran yang didapatnya dari Barat. Dari perkawinan ini.www. dimedan laga tak ayallah telah banyak berkumpul prajurit-prajurit dari Guwamiring. Arya Prabu untuk kali ini bisa dikalahkan oleh Sasradewa. karenanya terjadi pergulatan antara keduanya. oleh Prabu Basudewa. dilaporkankanlah mulai awal sampai akhir dari perjalanannya. kepada Hyang Narada diperintahkan untuk mengawinkan Arya Prabu dan Dewi Rumbini. Hyang Narada kembali terlebih dahulu.com Hyang Narada ke Suralaya \. Arya Prabu dihembus melayang jatuh sangat jauh. mereka minta bantuan Haryaprabu Rukma. bahwasanya tugas untuk menemukan adik rajanya. dan jangan mendapat kepapaan. raja Astina sedang mengadakan perburuan hewan-hewan dihutan Jatirokeh. Kahyangan Suralaya diserang oleh balatentara dari Kerajaan Guwamiring. Kalayaksa juga mati terbunuh. ia marah sekali dan memperlihatkan taringnya. Sri Kresna ingin mengunjungi dan melihat sendiri keadaannya. untuk membalas dendam. Selain itu Haryaprabu kemudian juga menjadi raja di Kumbina dengan gelar Prabu Bismaka. Karena bala tentara dewa kewalahan menghadapi serangan itu. Haryaprabu Rukma dinikahkan dengan Dewi Rumbini. Hal ini diimbangi oleh Batara Kresna yang lalu tiwikrama menjadi raksasa sebesar gunung. dengan restu Hyang Endra terlaksanalah perkawinan tersebut. demikian pula patihnya.

Melawan yang putih. di pekarangannya dibangun masjid kecil yang di bawahnya terdapat tempat berwudhu. Gareng dan Petruk. supiah keinginan barang yang bagus-bagus. supiyah melawan mutmainah. tarekat. memberi zakat. solat. Sena rodra patuh ketika diminta memasuki Retna Dumilah. Senarpdra hanya berjalan kaki dengan membawa gadanya Rujakpolo. Mereka segera berangkat meskipun mereka mengatakan bahwa sebenarnya sudah merasa nikmat berada di dalam Retna Dumilah. Sanghyang Tunggal menyampaikan bahwa perbuatannya itu karena tindakan para dewa sudah dianggap melanggar aturan yang berlaku. raja raja raksasa Kala Srenggi memerintahkan patih Kala Srenggini dan Kala Srenggana bersiap-siap untuk menyerang Suralaya dengan maksud meminta semua bidadari agar menjadi isterinya. Dalam pertempuran semua dewa-dewa dikalahkan oleh pasukan Kala Srenggi. yaitu persatuan antara kawula dan Gusti. Aluamah berarti nafsu angkara murka.   Bima bungkus Anak Pandu dan Kunti yang lahir dalam bungkus dibuang ke hutan Krendawahana. Destarata menyuruh para Kurawa untuk memusnahkan dengan cara . aluamah. Hyang Pramesti menyetujui namun masih minta jaminan bahwa Senarodra tidak akan mengajarkan ilmunya yang dapat menurunkan wibawa para dewa. Danaraja maju ke medan perang dengan naik kereta. yaitu hitam. selanjutnya para dewa menyampaikan terimaksih kepada para Pandawa yang telah berhasil mengatasi keributan di Suralaya. Hakekat artinya mengetahui adanya Tuhan yang mempunyai sifat dua puluh. Setyaki yanga datang menyatakan leinginnannya mendapat ajaran baru itu. Ia juga meminta raja Astina tunduk kepadanya dan ikut menyerang Suralaya. maka Sanghyang Tunggal menghilang. tetapi karena belum waktunya mati maka agar Senarodra dimasukkan ke dalam cupu Retna Dumilah yang berisi gambar sorga. yaitu : syahadat. tinggallah para raksasa dan pemimpinnya. sedangkan Kala Srenggi berubah menjadi Sanghyang Tunggal. amarah berarti hati yang mudah berang. Syariat adalah ' tindakan badaniah'. karena tidak ada senjata yang mampu membuka bungkus itu. Kala Srenggini dan Kala Srenggana dapat dipanah oleh Dananjaya. Karenanya ia memerintahkan Yamadipati untuk mengambil Senarodra. baik yang kasar maupun yang halus. merah. Narada mengusulkan agar para Pandawa yang dikurung dalam Retna Dumilah dikeluarkan dan diminta melawan perusuh yang datang. dan seketika berubah menjadi Batara Kamajaya dan Batari Kamaratih. secara batiniah ia harus dapat menguasai nafsunya. Batari Durga sendiri pergi ke Suranadi untuk melaporkan tindakan Senarodra ke Hyang Pramesti Guru. dan makrifat. puasa. semar. Atas pertanyaan Setyaki begaimana cara mendapatkannya. juga Batara Kresna. karena tidak merasakan lapar dan haus atau pun susah. saudarasaudaranya mengikutinya. berupa Ilmu Kesempurnaan Hidup. Di Jodipati Bagawan Senarodra dikelilingi oleh anak-anaknya dan orang-orang Jawa yang ingin mendapatkan ilmu dari Barat tersebut. sedangkan mutmainah berterimakasih atas apa yang didapat. Sedangkan makrifat artinya mengetahui adanya dua hal yang menyatu. hakekat. mereka mengundurkan diri dan kembali ke negara masing-masing. Maka Hyang Narada membuka Retna Dumilah dan minta agar Pandawa melawan para penyerang Suralaya itu. Bagawan Senarodra menjawab ia tak usah memaksakan diri. lebih baik berada di di tengah-tengah.www.yaitu : syarat. dan naik haji. Melihat hal itu para Pandawa segera bersujud di hadapan mereka. Mareka hidup layak dan tenteram.Setelah menyampaikan nasehat kepada Hyang Pramesti dan minta agar Senarodra diijinkan tetap mengajarkan ilmunya. sehingga orang yang telah sampai makrifat dapat mengatahui hal-hal yang jasmaniah maupun yang rohaniah. karena ia merasa bodoh sekali. amarah. Katika para raja Jawa mengetahui bahwa lawannya adalah para Pandawa. Di Nusakambangan. karena disitulah sumber dari perkumpulan orang-orang Jawa. Sifat-sifat manusia dilambangkan oleh empat warna. Atas pertanyaan Hyang Pramesti siapa yang kiranya dapat melawan raksasa tersebut. Batara Guru yang mendengar bahwa Bagawan Senarodra mengajarkan ilmu kesempurnaan Hidup merasa khawatir kekuasaan para dewa akan berkurang.rajaebookgratis.Dikatakan oleh Begawan Senarodra bahwa ada empat hal yang penting. Sebagai seorang satriya secara lahiriah ia harus menjalankan tugas sebagai menjaga negara. tarekat'tindakan batiniah'. Syariat adalah bagian dari Rukun Islam. kuning.com masih melanjutkan usahanya dengan cara menyuruh anak buahnya yang berupa makhluk halus untuk mengganggu mereka dengan pergi ke Zjodipati. Dengan mempelajari ilmu itu hilanglah sifat angkara murka.

ia akan lahir menjadi satria utama. Setelah mereka dikalahkan. Rohulkudus. Raden Premadi. Lalu mulailah mereka membuat sungai.www. Kemudian akan melalui alam arwah karena telah dimasuki roh. anaknya yang berupa gajah. Dengan demikian sifat-sifat unsur alam yang empat yaitu. roh Rahmani. gelang. dan roh Rewani. Untuk menghentikan kegoncangan itu Batara Guru menyuruh Gajahsena. pupuk. ia akan mengembara pada akyan sabiyah. karena terkeju keduanya lalu berkelahi. hitam. Gajahsena turun dari sorga lalu membuka bungkus yang merupakan anak Pandu. kuning. memecah bungkus yang akan melahirkan Manusia Sejati. Kemudian Dewi Uma minta diri dengan mengatakan bahwa sebenarnya ia telah menyatu dalam dirinya. Kurawa segera bekerja. yang telah beberapa tahun belum juga dapat dibuka.Pandawa berunding dengan Narayana bagaimana caranya mereka dapat memenangkan perlombaan itu. Abiyasa mengatakan kepada Arjuna bahwa saudaranya sedang menjalani kamarnya. Pada martabat Akhadiyat ia diberi nafsu mutmainah yang berwarna putih. namun bila ia menolaknya. dan memerintah Dewi Umayi agar memberinya teman berupa empat macam warna yang akan melindunginya . Dalam perjalanannya ia melalui'martabat terakhir' (martabat wuntat) yaitu permulaan menjadi benih (manusia). sumping . Hyang Narada. yaitu : roh ilapi. Ketika telah berada pada alam misal diberi nafsu aluamah. Sungai yang dibuat Kurawa sudah hampir sampai ke Laut Selatan. roh Rokhani. bumi. Setelah bungkus itu pecah. Narayana minta agar Wijasena (Bima) terjun ke Sumur Jalatunda dan seterusnya ke Saptapratala untuk menemui nagaraja dan memintanya datang ke tempat Pandawa. yang menanyakan keadaan kakaknya yang terakhir dalam bungkus. masing-masing mencangkuli tanah. karenanya mempunyai keinginan makan minum dan bersanggama. ia tidak dapat masuk sorga. Dewi Uma memberinya busana berupa cawat kain bang bintulu berwarna merah. tidak berbeda dengan hewan.rajaebookgratis. roh jasmani. namun tidak berhasil. selanjutnya diberi bnafsu amarah yang berwarna merah. porong.Diberitahukannya juga bahwa sekarang ia masih berada dalam taraf mertabat Akhadiyat. Orang tersebut. artinya pada tingkat pertama. Dewi Umayi juga memberi ajaran tentang tujuh macam hal mengenai hubungan antara manusia dengan Tuhan. Kemudian atas permintaan raja Tasikmadu Bratasena diminta mengalahkan raja raksasa Kala Dahana. . Masih jauh perjalanannya menuju martabat Insan Kamil yang merupakan tingkatan Manusia Sempurna. Setelah selesai diberi ajaran.com berpura-pura membantu membuka bungkus itu. dan senapati Kala Ranu. jika ia berbicara suaranya menggelegar seperti geledek. roh mereka masuk ke dalam Bratasena . angin. Dalam alam Kabir ia telah bersatu dengan sembilan roh (Hyang Guru). Penampilan Bratasena terlihat menakutkan. patih Kala Bantala. tinggi besar dan gagah. putih. Sebagai calon Manusia ia harus sanggup mengerjakannya. Bedanya. ia dipakai sebagai sarana (penampilan Hyang Guru) di dunia. (kadang-kadang) mengaum seperti singa kelaparan. Kurupati akan memberikan bila dalam pertandingan membuat sungai Pandawa lebih dahulu selesai. Kala Maruta. karena ia penjelmaan Hyang Maya dan disayangi Hyang Manon. Semua itu tadi merupakan badan Hyang Guru yang menggerakkan (tindakan) manusia. Di pertapaan Rhatawu Bagawan Abiyasa mendapat pertanyaan dari cucunya. api.   Bima Damel Lepen Serayu Pandawa minta setengah dari Negara Amarta seperti yang telah dijanjikan. roh Nurani. roh nabati. Ketika memasuki alam jisim (alam jasad) ia telah mempunyai wujud jasmaniah. Dan air telah menyatu dalam dirinya. Gajahsena dipegang oleh Bratasena dan dibantingnya. Semuanya telah tertulis dalam Lohkilmakpul yang berupa Ngelmi Kadim. ia akan diberi budi luhur. Ia menanyakan kepada orang yang ada didekatnya siapa dirinya. Hyang Narada memberinya nama Bratasena dan diberitahu bahwa neskipun di hadapan Batara Guru ia tidak boleh duduk di bawah dan menyembah. Kurupati yakin akan menang karena mereka berseratus. Keadaan itu menyebabkan adanya kegoncangan di dunia yang terasa pengaruhnya sampai di kahyangan. Ada sembilan macam roh yang masuk. jasadnya musna tetapi roh hewaninya masuk ke dalam dirinya. Roh Robbani. dan kuku Pancanaka. mengatakan bahwa ia adalah anak Pandu yang terlahir dalam bungkus. dan akan mendapat wahyu jati. sedangkan Pandawa hanya berlima.

Ia menanyakan kepada Batara Narada di mana Dewi Uma berada. Ia sedang bertapa dengan cara tidur di Pucang Sewu. Namun tiba-tiba Wijasena pingsan. dan ia diminta membantunya dengan cara duduk di atas phallus Wijasena. ia berada sendirian. Dewi Uma yang didukung oleh Emban Suntul Kenyut sampai di atas Pucang Sewu dan telah melihat sinar (teja) yang keluar dari tubuh Bima. Arya Werkudara. maka Dewi Arimbi didukung oleh Kalabendana dan dibawa terbang. demikian pula diperhatikan barangkali terlihat sinar (teja) yang berasal dari tubuh Bima. Agar dapat segera sampai. Kepada Dewi Sembadra diceritakan tentang permohonan itu. Di kahyangan Junggring Selaka Batara Guru dihadap oleh Hyang Kanekaputra serta para dewata. Maka pusaka Cis Jaludara itu dikenakan antara keduanya.Dewi Sembadra menurutinya.com Setelah nagaraja datang. Bima merasa tertarik Kepada Dewi Uma karena Dewi Uma sengaja menggodanya. sehingga membuat lorong di bawah tanah. Dewi Uma memegang kakinya untuk membangunkannya. Ketika Wijasena siuman Kresna menanyakan sebabnya ia pingsan. Karenannya pelayannya menyarankan agar Dewi Uma menggoda Arya Werkudara. Dengan selesainya pembuatan sungai itu.Maka mulailah nagaraja berjalan di bawah tanah. Ia bertapa agar pada perang besar nanti dapat memenagkan peperangan. Sedangkan Wijasena diminta berlari di atasnya ( di atas permukaan tanah). Lalu keduanya berangkat dengan memperhatikan keempat penjuru angin dan pusatnya.Dalam sekejap mata jadilah sungai itu sampai ke Lau Selatan dan dinamakan Sungai Serayu. hal itu berakibat Dewi Uma dan para bidadari lainnya terpengaruh. Keduanya lupa diri. ia minta Dewi Arimbi ikut serta. Arya Werkudara. Bima menjawab agar ia dapat memenangkan perang yang akan terjadi. Dewi Uma memberanikan diri menuju tempat Bima bertapa. Bima lalu menanyakkan apakah yang dikehendaki (Dewi Uma). Dewi Uma sanggup membantu terlaksananya hal itu dengan disaksikan oleh embannya . Narayana menceritakan tentang perlombaan itu dan minta agar nagaraja mau membantunya dengan cara berjalan di bawah tanah menuju Laut Selatan. Adiknya menyarankan agar ditanyakan kepada Batara Guru. belum kembali. heran sekali marena yang menungguinya seorang bidadari. dijawabnya bahwa phallus-nya ducapit oleh udang betina. Di kahyangan Tinjamaya Dewi Uma dihadap oleh Emban Suntul Kenyut: ia bermuran durja karena sedang jatuh cinta kepada satria Jodipati. pelayannya tetap diminta ikut untuk menunjukkan jalan ke Pucang Sewu. Atas saran pelayannya. Karena telah merasa cukup lama namun belum ada tandatanda bahwa permohonannya akan terkabul. Dewi Uma merasa lega. tentu Batara Guru mengetahui apakah ia masih hidup atau mati. Dewi Uma menjawab bahwa ia ingin membantu terlaksannya keinginan Bima. Dengan membawa pusaka Kyai Cis Jaludara Batara Guru mendekati mereka agar berpisah. Batara Guru yang sampai di tempat itu amat marah karena menemukan mereka sedang memadu kasih. Karena kuatnya bertapa. Meskipun demikian ia akan tetap mencarinya . Batara Narada memberitahu agar dicari ke Pucang Sewu. sekali lagi para Pandawa menagih janji. ia merasa sedih. Kalabendana menolak ketika disuruh menghadap Batara Guru sendirian. Kahyangansamapi tergetar. Ia bingung bagaimana jika hal itu samapai diketahui oleh Hyang Girinata. namun keduanya tidak dapat berpisah. sebaliknya Dewi Uma menanyakan apa keinginan Bima sehingga ia melakukan tap tidur itu. dengan tak . Ia telah bertapa selama lima belas hari dan tidak akan berhenti sebelum keinginannya terkabul. Lalu Narayana mengeluarkan Dewi Sembadra yang disimpannya di dalam cincinnya. Bima terkejut karena merasa kakinya oleh seorang wanita. namun Kurawa selalu mengelak dengan cara minta diadakan perlombaan lainnya. Ketika telah diketahui tempat pertapaan Bima.rajaebookgratis.www. Batara Guru merasa terpukul dan heran atas kepergian Dewi Uma yang tanpa minta diri. pelayanannya menyarankan agar dapat cepat sampai ke tujuan Dewi Uma akan didukung saja oleh Emban Suntul dan dibawanya terbang. Mereka mencari akal bagaimana mendekatinya. Ia merencanakan akan mencarinya dengan Kalabendana. Dalam pembicaraan dengan pelayannya diketahui bahwa Bima (Arya Werkudara) sedang tidak ada di Jodipati. Batara Guru menuruti saran Batara Narada dan keduanya segera berangkat menuju Pucang Sewu. Di Pucang Sewu Arya Werkudara sedang bertapa dengan jalan tidur. Kresna datang menolong. Wijasena berlari di atasnya dengan membawa Dewi Sembadra di atas phallus-nya.   Bima Kacep Dewi Arimbi merasa kesal hatinya karena sudah lama suaminya. sedangkan para Dewata yang lain agar menjaga kahyangan.

Demikianlah mereka menunggu tanamannya yang mulai hidup. Dewi Arimbi menyuruh orang-orang yang diminta bantuannya untuk mulai menanam padi. Dijawab oleh Batara Guru bahwa perbuatannya itu hanya untuk membalas dendam. ia marah sekali melihat Dewi Arimbi bersama Bima (yang lain). mereka jangan sekali-kali menerjang karena mereka akan hancur. Gatutkaca minta diri untuk berangkat. ia memberitahu agar Kalabendana memisahkan diri. Batara Guru menurut akan nasehat Batara Narada. Batara Guru menanyakan kepada Batara Narada bagaimana caranya dapat membalas dendam. Bima terkejut dan bertanya mengapa Batara Guru menginginkan isterinya.com disangka-sangka senjata itu memotong phallus Bima yang karena mantra Batara Guru berubah menjadi senjata Angking Gobel. sedangkan Dewi Arimbi diminta mencari orang yang akan menanam bibit pad tersebut. yaitu bila bertemu papan yang terdapat gambar Prabu Kalawintaka yang dibawa dengan membaca mantra. Sebelum mereka berangkat Prabu Kalawintaka memberi tahu berupa larangan. anak inilah nanti yang akan menolong Bima dalam perang besar Barata. Mereka merintih dan mengaduh karena ingin sekali makan. Mereka diminta mengingat-ngngat petunjuk-petunjuk . dan bila mendengar orang membaca mantra harus segera berlari pulang. Gatutkaca dan adik-adiknya menuju hutan Sumeja yang masih berada di lingkungan kerajaan Jodipati.Bila ia berhasil menanam jenis padi tersebut di kemudian hari keturunannya dapat menjadi raja Jawa.Prabu Kalawintaka menyerankan agar mereka pergi ke negara Jodipati . Arya Werkudara sambil membajak mencangkul juga. tanpa mengetahui bahwa itu Bima gadungan. demikian pula Dewi Uma. Werkudara yang akan mengerjakannya. tidak menolak ketika diajak memadu kasih oleh Bima. Werkudara memerintahkan kepada Dewi Arimbi dan anak-anaknya agar mencari bibit padi tersebut dan agar anak-anaknya mempersiapkan lahannya. dan agar keinginannya terlaksana ia harus mengubah diri menjadi Bima. ia sedang dihadap oleh anak-anaknya. yang menuntun lembu adalah Antasena. Batara Narada menyarankan agar Batara Guru menggoda Dewi Arimbi. Prabu Kalawintaka juga menggambarkan bagaimana cara mempergunakan papanitu. ia hamil dan nanti melahirkan anak yang dinamakan Bimadari. Batara Narada memisahkan diri agar Batara Guru dapat menggoda Dewi Arimbi. apalagi Bima sudah tidak mempunyai kejantanan lagi. Kadua Bima itu lalu bertengkar dan berkelahi. berupa ham padi. Werkudara minta disiapkan bajak dan lembunya. yaitu dibawa mengelilingi sawah sambil dibacakan mantra. Lama kelamaan Bima gadungan tidak dapat menghadapi Bima asli. Batara Guru harus mencarinya. Setelah Bima dan Dewi Uma pergi. Setelah jelas persolannya.namun di mana ia dapat menemui Dewi Arimbi ? Batara Narada mengatakan bahwa Dewi Arimbi yang ditinggal Bima sekarang sedang mencarinya bersama Kalabendana. Dewi Arimbi yang merasa telah lama tidak bertemu dengan suaminya .www. Kalabendana merasa girang sekali ketika malihat Bima (gadungan) itu. sehingga ia berubah kembali menjadi Batara Guru. Bima lalu disuruh kembali ke negaranya.rajaebookgratis. Ketika Bima (yang asli) lewat di tempat itu. Anak-anak Prabu Kalawintaka minta diri akan berangkat. sedangkan ia sendiri akan menghadap Batara Guru mohon kerelaan Batara Guru agar anak-ankanya tidak diganggu. Bila mereka melihat papan itu agar hati-hati. Dalam satu hari siaplah lahan tersebut.dan yang diminta adalah tanaman padi ketan gondhil. Dewi Arimbi juga heran mengapa ada dua Bima. Kemudian mereka bertemu. lying-iying. mereka semua pulang ke tempat masing-masing. Ketika lahan sudah siap. Demikian pula Dewi Uma kembali ke Suralaya. Bima minta ampun kepada Batara Guru dan berjanji tidak akan berbuat demikian lagi. Batara Guru menjelaskan kepada Batara Narada bahwa Angking Gobel itu nanti dapat dipakai untuk membaasmi hama padi Ginjah Klepon. Dewi Arimbi didukung oleh Kalabendana. Tersebutlah negeri Nganjuk yang diperintah oleh Prabu Kalawintaka. sedangkan Antareja dan Gatutkaca mencangkul pinggiran sawah. Bima merasa malu sekali. Batara Guru mengatakan bahwa ia juga turut merasa mempunyai anak Arimbi nanti yang bernama Gatutkaca   Bima Medamel Di negara Jodipati Arya Werkudara memberitahukan kepada anak isterinya bahwa ia mendapat perintah dari Dewa di Suralaya harus menanam padi ketan gondhil. Demikian juga Bima (gadungan).

yaitu dibawa mengelilingi sawah sambil dibacakan mantra. Ia memerintahkan isteri dan anak-anaknya menyiapkan srana (perlengkapan sesaji) dan menjelang malam Selasa Kliwon mulai menumpas hama. Ketika akan berangkat Werkudara membaca mantra. Batara Lodra juga membritahu caranya memakainya. yang telah menerima perintah dari Dewaruci agar menjadi petani. Ia merasa putus asa menyaksikannya. Karena marahnya ia bermaksud menghancurkannya saja. Ketika Gatutkaca menengok tanamannya. Begitu melihat ada yang mulai makan. dan bersama anak-anaknya berangkat ke sawah. Selanjutnya Batara Lodra diperintahkan memberikan pusaka itu kepada Bima dan diberitahukan pula cara memakainya. Antasena membawa gada Kulitasari. lainnya segera menyerbu tanaman padi sehingga menyebabkan kerusakan yang cukup parah. Antareja membawa dupa.Ia dijadikan tempat pusaka Bima yang berupa keris bernama Kyai Banteng yang terjadi dari keturunan Kalagumarang yang bernama Kalabuja. Bila kedua senjata itu disatukan menyebabkan yang mempunyainya tenteram sehingga dalam mencari penghidupannya. Bidadari itu turun dari kahyangan dan memberitahukan kelemahan Bima. Segera ia memberitahu ayahnya. tidak ada gunanya dipelihara terus. Duryudana menyuruh Drona membunuhnya. tetapi sekarang tanamannya diganggu oleh hama. Dengan adanya pusaka itu Raden Werkudara merasa terhibur. Menjelang pagi selesai upacara pembasmian hama tersebut.com tersebut. Drona sebenarnya tidak sanggup melaksanakan tugas itu. Hal itu membuat Prabu Anom Duryudana tidak senang. Dewi Wilutama. Ia marah sekali. dan Gatutkaca membawa keris Kyai Banteng. Batara Guru lalau memerintahkan Batara Lodra untuk membunuh Kalawintaka agar tidak menjadi penghalang bagi Bima. Sementara itu para hama yang menunggu di pinggir sawah mulai ada yang makan tanaman. Batara Narada menerangkan bahwa hal itu akibat badan Bima. karena berupa makhluk halus dan amat sakti. Ia membawa Gada Rujak Polo.Seketika itu juga Prabu Kalawintaka rebah. Itulah sebabnya ia lalu minta bantuan istrinya.padahal ia bertanam itu atas perintah Dewaruci. Sepeninggal anak-anaknya Prabu Kalawintaka terbang ke kahyangan menghadap Batara Guru . Batara Lodra menyanggupi dan ia diberi bekal besi Pulosanipidonya sebagai senjata untuk menghadapi Prabu Kalawintaka. demikian pula Batara Lodra karena Prabu Kalawintaka menolak untuk kembali. Tak lama kemudian ia mendapat pemberitahuan (wangsit) dari Dewaruci bahwa dalam perang Barata nanti ia akan mendapat kemenangan karena telah berhasil menanam padi ketan gondhil. Batara Lodra mengambil gada Pulasani dan dipukulkannya ke Prabu Kalawintaka . Tanaman yang ditinggalkan kembali menghijau. Batara Lodra segera menerangkan bahwa ia duuutus Batara Guru untuk memberikan pusaka yang bernama Tlawingan Busur yang dapat dipergunakan untuk menolak hama lyingiying.rajaebookgratis. dan kemudian memerintahkan Begawan Drona untuk meyuruh Bima pergi dari Gunung Jamurdipa. ia terkejut melihat banyak tanaman yang layu. isterinya membawa sesajian. Di kahyangan Jonggring Salaka Batara Guru bertanya Batara Narada mengapa terjadi kegoncangan yang terasa sampai di kahyangan. Prabu Klana Bramadirada dari . Dewi Arimbi menghalangi niat itu dengan membujuknya. Para hama yang terkena penolak hama itu menjadi sakit dan segera melarikan diri. namun tiba-tiba ia berubah menjadi papan dan kelihatan ia berada di dalamnya. Kemudian Batara Lodra minta diri. Bratasena yang sedang dihadap Raden Antareja dan Raden Antasena terkejut mendengar laporan itu. serta membekalinya dengan anak panah pusaka Kyai Cundamanik. barangkali ada pertolongan dari Hyang Agung. Tak lama kemudian datanglah Batara Lodra yang membuatnya terkejut. Keduanya lalu berkelahi. Karena lama tidak ada yang kalah atau menang.   Bima Pupuk Bima yang menjadi pendeta pertapa dengan gelar Begawan Bimakandaka di lereng Gunung Jamurdipa. ia tidak terlihat oleh manusia . Begawan Drona lalu pergi ke Gunung Jamurdipa dengan dikawal muridnya.www. Ketika Prabu Kalawintaka sampai di kahyangan Kuwandawaru ia temui oleh Batara Lodra yang tidak mengijinkannya untuk menghadap Batara Guru dan disuruhnya kembali ke dunia. Batara Guru dan Batara Narada yang kemudian datang dan melihat hal tersebut mengatakan bahwa papan itu dinamakannya Tlawingan Busur dan dapat dipakai untuk menolak hama.kakakPrabu Kalawintaka. Jika Bima menolak.

Karena panah Cundamanik tidak mempan. Seketika itu sukma Bima masuk ke tubuhnya dan hidup kembali. Hal ini dipandang Duryudana akan mengurangi kewibawaan bahkan bisa dianggap merongrong kedudukannya. selanjutnya memerintahkan Sengkuni membawa para Kurawa membantu Raja sabrang untuk menyerbu Amarta. ditangkap oleh sukma Bima lalu dibawa ke Gunung Jamurdipa. raksasa besar luar biasa. Semua tuduhan Duryudana maupun Sengkuni dibantah oleh Drona. Prabu Puntadewa setelah mendengar laporan Gatotkaca menjadi sedih dan marah. karena Bima ternyata hidup kembali. setelah terkena panah Arjuna. Hal ini akan membahayakan keselamatan negara. sesuai petunjuk Dewi Wilutama.com Kerajaan Bantarangin. Di Kerajaan Amarta. . kalau Bima tidak berada di kerajaan berarti kerajaan Amarta kehilangan kekuatannya sehingga akan mudah dihancurkan. Begawan Drona minta agar Bima membubarkan pertapaannya. dengan nama Dewa Amral.www. sehingga melakukan triwikrama. tetapi Drona menolak. Kenapa Drona yang bersedia mencelakakan Bima tapi justru sebaliknya.   Bima Suci Di Kerajaan Astina. Sementara itu Begawan Drona yang lari diburu brahala Dewa Amral. sampai ke Jamurdipa. Semakin hari semakin banyak rakyat Astina yang berguru pada pendeta tersebut. Maka untuk menunjukkan kebenaran pendapatnya dan kesetiaannya pada raja. Bima telah berhasil mendapatkan ilmu kasampurnan dan setelah itu tidak langsung kembali ke Amarta tapi justru mendirikan pertapaan di wilayah Astina. Bima menolak sehingga terjadi perang. Sedang kenapa Bima tidak langsung kembali ke Amarta dan justru mendirikan pertapaan di wilayah Astina ini merupakan strateginya. Drona memanggil siswa barunya untuk datang dan membantu menyerang Amarta. tetapi para Kurawa kalah. Karena kekuatan Pandawa terletak pada Bima. kembali pada ujudnya semula. sehingga Begawan Drona menyerah. segera melaporkan peristiwa itu ke Kerajaan Amarta. prabu Duryudana mengkhawatirkan keamanan negaranya dengan adanya pendeta baru di perbatasan Astina (Sumur Jalatunda/Gunung Argakelasa) yang bernama Begawan Bimasuci. Gatotkaca yang menjadi murid Bima. menjelma menjadi brahala. Dewa Amral minta agar pupuk Bima diberikan kepadanya. Ia kaget. sukmanya melayang keluar dari tubuhnya. Kekawatiran ini didukung Sengkuni yang selanjutnya menyalahkan Pandita Drona. Tidak lama kemudian datanglah Patih Tambak Ganggeng yang melaporkan adanya musuh yang akan menyerang Negara Amarta. segera menyerbu Kerajaan Amarta. Karena Dewa Amral terus memburunya. Begawan Drona lalu diwejang oleh Bima. Setelah berjumpa dengan Drona. Pupuk yang terbuang itu melayang di udara. satu sisi ini justru menguntungkan Astina karena Bima berperan ikut mendidik dan membina moral rakyat Astina disisi lain untuk meringkihkan negara Amarta. Karena sudah bisa diketahui bahwa Begawan Bimasuci tidak lain adalah Werkudara yang merupakan murid Drona. sehingga Bima roboh tanpa daya. bahwa keberhasilan Bima mendapatkan ilmu kasampurna adalah berkat ketekunan dan ketabahan Bima dalam menghadapi segala cobaan dan rintangan hal ini lain dengan Kurawa. semua dibentak jadi terlempar entah kemana jatuhnya. dipasang kembali pada jenasah Bima. Duryudana menyetujuinya. lalu lari. Drona lalu membuang pupuk Bima itu dengan melemparnya jauh-jauh. Pandawa dirundung kesedihan karena kepergian Bima yang sehabis mendapatkan ilmu kasampurna tidak kembali ke kerajaan tapi malah menghilang entah dimana keberadaannya disamping itu juga disusul kepergian Arjuna yang tampa pemberitahuan saudara-saudaranya pergi entah kemana. dan lari pulang ke Astina. Duryudana yang mendapat laporan tentang kegagalan Begawan Drona. Drona merenggut pupuk di dahi Bima. Sedang prajurit lainya kocar-kacir menyelamatkan diri.rajaebookgratis. Sesampainya di Gunung Jamurdipa. Sementara itu Dewa Amral yang bertemu Arjuna. Sedang dirinya justru akan menemui Bima supaya selalu tekun tetap berada di pertapaan. Selanjutnya Puntadewa memerintahkan para putra-putra Pandawa untuk menghadapi serangan musuh. Dalam peperangan para putra-putra Pandawa kewalahan menghadapi raja sabrang yang didukung prajurit Astina.

Batara Bayu. tak lama kemudian datanglah Kresna yang mengingatkan Bimasuci. Tidak lama kemudian datanglah Drona. Siapa yang berbuat baik ikut memayu hayuning bawana ddilandasi dengan rasa iklas dan pasrah pada Tuhan maka insya Allah amalnya akan diterima dan akan mencapai kesempurnaan hidupnya baik di dunia maupun di akhirat.com Di Kahyangan Jonggring Saloka. dengan maksud menyanjung dan mendorong Bima untuk tetap berada di pertapaan. Untuk sementara Drona. Setelah Nararya Werkudara mengalahkan pasukan Kingkara yang diantaranya terdapat Suratma. Atas saran Semar Arjuna disuruh pergi ke wilayah negara Astina nanti akan menemukan dimana Bima berada. Para pandawa bersyukur dengan kembalinya Bima dan bersatunya kembali Pandawa. Anoman dan Arjuna diminta meninggalkan tempat oleh Bimasuci karena akan kedatangan para dewa. di Padang Bunga ditemani oleh kedua pelayanannya Twalen dan Mredah. sehingga ketentraman. Tujuan Batara Kala menyamar lalu membuat onar tidak lain adalah ingin mengingatkan Bima supaya segera kembali ke Amarta. setelah disadarkan Bima. Tiba-tiba Gatutkaca. Drona menghadap Bimasuci kembali. Tapi juga dengan darma dengan kehidupan sehari-hari . Setelah itu Sang Hyang Wenang keluar dari dalam tubuh Bima kembali ke Kahyangan. Batara Guru menghadapi sendiri. Pandu. Werkudara hanya diperkenankan mengeluarkan tiga roh. Batara Guru mengkawatirkan keberadaan Bimasuci yang mengajarkan ilmu kasampurnan. angin. Brama. Tak lama kemudian datang juga Arjuna yang bermaksud juga mengingatkan kakaknya untuk segera pulang ke Amarta. karena ketika mencari roh Pandu hampir-hampir tidfak . Setelah tiba di Amarta. karena kalau ditinggal terlalu lama akan membayakan keselamatan negara. Arjuna. yang dimasukkan ke neraka Aweci dalam Bejana Tembaga Yang Berkepala Sapi oleh Batara Yama. Hal ini akan mengurangi eksistensi keberadaan dan kedudukan para dewa. Di Gunung Argakelasa/Sumur Jalatunda Bima sedang menerima kedatangan Anoman. Amiin.   Bima Swarga Nararya Werkudara telah berada di surga. Arjuna dan para putra-putra Pandawa segera mengusir para musuh. Jogormanik. bahwa usaha untuk mencapai kesempurnaan tidak harus dengan laku ibadat yang terus meninggalkan keduniaan. Untuk itu Batara Guru memerintahkan para prajurit Dewa untuk mengusir Bimasuci dari pertapaannya. Selanjutnya Kresna juga mengingatkan bahwa Kerajaan Amarta sekarang dalam bahaya karena mendapat serangan dari musuh untuk itu Bima diminta segera pulang ke Amarta menyelamatkan negara dan rakyatnya menuju kedamaian dan ketentraman yang abadi. Brama. yang menyerang Wrekudara karena telah menyalahi janji. Karena para prajurit Dewa tidak berhasil mengusir Bimamsuci. Bima segera tergugah hatinya segera berangkat ke Amarta dengan para putera-puteranya. air namun semuanya dapat diatasi Bimasuci. Endra dll. namun setelah menerima alas an dan wejangan dari Bima. niat awal Anoman mengingatkan Bima untuk segera pulang ke Amarta namun setelah tahu kedudukan Bimasuci sebenarnya justru Anoman malah berguru kepadanya. mereka melaporkan keadaan negara Amarta yang porak poranda diserbu Musuh. Ditengah hutan Arjuna merasa sedih mencari keberadaan Bima yang sehabis memperoleh ilmu kasampurnan tidak pulang tapi justru menghilang pergi entah kemana keberadaannya. Karena dengan mendalami ilmu kasampurnan. Batara Guru kewalahan menghadapi Bimasuci dan mengetahui siapa sebenarnya yang sedang bersemayan dalam jiwa Bima suci yang tidak lain adalah Sang Hyang Wenang. manusia tidak lagi mau menyembah dan berbakti pada Dewa. Bima. Setelah bertobat akhirnya pergi Batara Guru pergi mmeninggalkan Bimasuci. Raja sabrang dapat ditundukkan dan kembali ke wujudnya asli yakni Batara Kala. . Ia ingin mengeluarkan ayahnya.rajaebookgratis. Arjuna justru berguru sama Bimasuci dan ingin tetap tinggal bersama di pertapaan. Terjadilah Bantah tentang kedudukan dan eksistensi para dewa sebenarnya yang dikaitkan dengan ketauhitan. Namun untuk menghadapi raja sabrang semua kewalahan akhirnya Semar yang menghadapinya. Anoman. namun yang dikeluarkan adalah semua roh yang dineraka. Para Kurawa merasa malu terus mengamuk namun dapat diusir Bima.mereka adalah penjaga kerajaan Yama-. Dorakala dan Mahakala. Endra datang ingin mengusir Bima karena lewat perdebatan para dewa kewalahan selanjutnya para dewa menjatuhkan guntur api. Yang menerima perintah selanjutnya sama berangkat yang dipimpin Batara Bayu.www. Antarja tiba (jatuh) tanpa sadarkan diri. kedamaian dan kesejahteraan dapat hidup kembali di bumi Amarta.

ia dengan tergesa-gesa ingin mengikuti jejak kakaknya. Tentang luasnya agar disesuaikan dengan kekuatan masing-masing. yang juga akan melepaskan Pandu dari neraka dan menghidupkannya. Bayu kemudian memerangi Wrekudara.lalu mati. Ia mengijinkan Werkudara mendapatkan air suci. dikitari oleh ular. dan memberinya dalam sebuah botol. Karenanya sawah Raden Werkodara dinamakan Sawah Sebahu. Pandu hidup lagi. Ia duduk beralaskan daun-daunan. Menurut Werkudara mereka memang hanya merupakan tiga (macam) roh.rajaebookgratis. hantu-kepala dan hantu-perut. karena atas bantuannyalah Wrekudara lahir ke dunia. ia minta air suci tersebut. bersama Anggapati di Utara. wanita. Setyiap kali ia dipulul hingga mati oleh Bayu. dan ia amat mengenal akan hal-hal yang lahir bersamanya. hanya manusia seperti Werkudara-lah yang dapat melakukan pekerjaan ini secara sempurna. daya penglihatan. menghidupkannya lagi. tulang-tulang itu disembah oleh Kunti dan saudara-saudara Werkudara. karena manusia yang bertulang tidak boleh berada berada di kahyangan. untuk menyucikan Pandu. Kemudian muncul Siwatma di atas Werkudara dan Nawaruci di atas Bayu. Wrekudara dipukulnya dengan gada. Siwatma mengatakan kepada Bayu agar ia tidak memerangi Werkudara. Nawaruci selalu menghidupkannya. dan dinamakan Sawah Saejung. dan agar pembuatan sawah itu dapat diselesaikan dalam waktu satu hari. yaitu air ketuban yang disebut Mrajapati terletak di sebelah Timur. demikian juga Werkudara yang ditipu oleh Nakula sehingga memberi sembah. Mereka semua berangkat ke hutan Suwelagiri. Prabu Darmakusuma mengambil tempat di tengah. paling sedikit membuat tempat untuk pembibitan padi. Dengan menerapkan Aji Sepi Angin ia mulai berdoa. pemberian Kalamaya. maka bejana itu isinya dituangkannya keluar. Mereka minta bantuan Dewa Bayu yang disebutnya Pramajnana. anak dari Bayu atau Prabajnana (Sic !). Banaspati di Barat.com diketemukan. Dan segera menyuruhnya pergi. Citra Werkudara digambarkan oleh Twalen sebagai manusia kadua setelah Prama-Siwa. Dengan mendapat air suci itu. meskipun hanya sedikit. namun tidak dapat berbicara. daya rasa. namun dapat dikalahkan oleh Werkudara. Raden Nakula ketika melihat ketiga kakaknya telah selesai membuat sawah. roh Pandu diketemukan didasar bejana. Air suci itu dijaga oleh dewa-dewa. . Berganti Raden Werkodara maju akan membuat sawah. Penjaga Dunia Yang Empat dan Sembilan Penjaga Arah Mata-angin. sehingga setelah jadi dinamakan Sawah Sak Inguk.www. Kemudian Raden Arjuna mengambil pinggir hutan. demikian pula hidup juga baik. dan daya pendengaran. Namun Nawaruci yang cintanya kepada Werkudara tidak berkurang. Wrekudara bahkan menyerahkan gadanya. Karena saktinya mantra itu hanya dengan menggerakan bahunya saja semua batu besar maupun pohon besar dapat disingkirkan dan jadilah sawah itu. karena dia adalah anak dari Dewa Penguasa Kehidupan Di Tiga Dunia. maka jadilah sawah itu. dan banci. Ia seorang yang tidak peduli terhadap hidupnya. Ia mau mengorbankan dirinya untuk memenuhi permintaan ibunya yaitu mencari air suci. daya peraba.   Bima Tulak Para Pandawa disertai Gatutkaca sedang membicarakan rencana pembukaan hutan Suwelagiri untuk dijadikan sawah. sedangkan pintunya merupakan roda yang berputar. Setelah sampai di kahyangan Batara Siwa. serupa dengan Dewa Bayu. dengan mempergunakan Aji Amral pembuatan sawah itu cukup dengan ditengok (diinguk) saja. ia duduk lalu menerapkan Aji Jala Sengkara. Twalen memujinya. anak arsitek Wismakarma yang dapat melarikan diri dari hutan Kandawa yang terbakar pada zaman dahulu ketika ia membangun Indraprasta. dan dinamakan Sawah Saidu.Ia mempunyai kemampuan yang besar karena ia adalah Dewa Kahidupan. dan terutama Dewa Ludra. dan Banaspati-raja di Selatan. mati juga baik. Ia menguasai panca tanmatra yaitu daya penciuman. yaitu laki-laki. dapat berjalan. lalu merebahkan diri dan tiduran sambil berselimut (mujung). Agar cepat selesai tanah itu diludahinya (idu). Kunti minta kepada Werkudara agar mencari air suci yang berada di tempat kedudukan Siwa. Setelah ia mengeluarkan tulang-tulang Pandu. anak dari Dewa Kehidupan. Dewa-dewa penjaga air suci itu marah dan menyerangnya. Tidak lama kemudian sawah itu telah selesai. Prabu Darmakusuma minta agar masing-masing Pandawa membuat sawah sesuai dengan perintah dewa-dewa. Werkudara merasa terbebas. Ia menguasai pengetahuan.

lumpurana. rampung. Setelah benih padi tumbuh. Puthut Jayalapa hanya memperhatikannya dari jauh. 2. Karena merupakan hama. karena mengetahui bagaimana saktinya para Pandawa. rampung. Mel Plecung Semilah sundul gunung moncar uruping cahya.www. karenanya mereka akan pergi ke sana mencari makan. Mereka semua menuju ke sawah masing-masing. Puthut Jayalapa hanya mengawasi dari jauh. Sebetulnya Parabu Kalagumarang merasa khawatir akan keselamatan para hama. Raden Wrekodara berjalan paling depan. susurem damaring jagad. Ia segera menuju ke tempat kakak-kakaknya. menyebar padi untuk bibit. Mel Tanggul Semilah jambe-jambe thongun.perjalanan mereka cepat sekali dan tidak terlihat oleh manusia. Mel Gentur Tunjungsari sarining ngukir. mereka tidak lagi dapat menahan diri . Raden Wrekodara mengetahui bahwa tanamannya disebu para hama. dhasar bagus terusing ngati. Raden Arjuna memberitahu bahwa terdengar suara berisik di antara batang padi. Pada saat itu saudarasaudaranya sedang berkumpul. adik Prabu Kalagumarang melaporkan bahwa para hama tanaman ini telah beberapa hari menangis karena kelaparan. Setelah jadi dinamakan Sawah Saecrit. diikuti oleh Prabu Darmakusuma yang membaca mantra serta membawa serat membawa Serat Klimasada dan di belakangnya adik-adiknya yang lain. Namun ia juga tidak dapat melarang . Mereka juga menyiangi rimput-rimput liar yang tumbuh. khasiatnya bila hama yang mau mati akan hidup lagi bila pusaka itu diletakkan di atas hama yang mati.com Raden Sadewa demikian juga. Prabu Darmakusuma dan lainnya mengikuti bagaimana upaya Wrekodara dalam membasmi hama. ana baya mambang alun-alun. karena terburu-buru ia hanya dapat menyiapkan tanah sedikit (saecrit). 3. pan leburing jagading ama iki. Wrekodara meminta semuanya telanjang sambil membawa sesajian penolak hama berjalan mengelilingi sawah mereka. Ia memintakan izin untuk berangkat ke sana. Setelah sampai di sawah dengan tanaman padinya yang subur. salallahu ngalahi wasalam. Selesai dengan pekerjaan itu mereka tinggal merawat dan menunggu buah padinya menjadi siap dipetik. Tanaman yang terkena hama tanpa ampun lagi menjadi rusak dan mati. Raja Amarta beserta adik-adiknya menjadi petani. mereka lalu berangkat. dan lain-lain pekerjaan petani. karena beberapa hari yang lalu tanamannya masih terlihat subur. sedangkan Prabu Darmakusuma membicarakan bagaimana caranya agar tanamannya menjadi sehat lagi. tapung kepruka marang ama. untuk menjaga keselamatan para hama ia memberi pusaka yang bernama Tumbak Kyai Ujung Langkir. percaya bahwa bila ada yang mengganggu para hama akan dapat dimusnahkan dengan pusaka tadi. terkejut sekali ketika melihat tanaman padinya banyak sekali yang mati. Tersebutlah di negara Nganjuk hama tanaman yang merupakan anak-anak Prabu Kalagumarang menghadap ayahandanya. Pada suatu hari Raden Nakula memeriksa tanamannya ke sawah. putra Pandhu Dewanata pretapane. rampung. Puthut Jayalapa. Mereka mendengar berita bahwa di Amarta banyak tanaman padi.rajaebookgratis. . Semuanya menyrbu dan makan tanaman padi dengan perasaan gembira. Ketika mulai membaca mantra yang berbunyi sebagai berikut: 1. Ia berpendapat bahwa hama itu dapat dibasmi. Setelah mendapat restu. mereka juga menyabit rimput. menyiapkan lahan. Mereka terkejut. Mel Tarung 4. maka bibit padi itu dipkul dibawa ke sawah masing-masing untuk ditanam. datanglah Raden Nakula memberitahu bahwa tanaman mereka mati semua.

Werkudara naik ke sebuah pulau dan bertemu dengan mahkluk kecil yang menyerupai dirinya. sahadat kalima kekalih delinga. namun Werkudara berangkat juga. 6. Iia disuruh menceri tirtamarta untuk mensucikan dirinya. Ia menolak permintaan saudara-saudaranya agar mngurungkan niatnya dan ia segera berangkat. Beberapa hari kemudian mereka memeriksa tanaman mereka yang sudah mulai hidup subur dan mulai nerbunga. Setelah sampai di pinggir samudera lalu terjun ke laut. Setelah sampai di gunung Candramuka. ia menjawab bahwa ia merasa bingung . Karena saudara-saudara Werkudara amat bersedih. ngama bareng pesating nyawa iki. Setelah berdialog. karena kekagumannya ia minta diberi wejangan. oleh karenanya Puthut Jayalapa mengajak para hama itu pulang kembali ke Nganjuk. Ada yang siuman. Mereka kena tulah Hyang Pramesti sehingga berupa raksasa. Tiba-tiba muncul Hyang Indra dan Hyang Bayu yang menyatakan terima kasih kepada Werkudara karena telah meruwatnya. dan ketika melihat phallus Bima mereka menjadi pingsan. Mreka lalu bernusana kembali. Sebelum berangkat lagi ia lebih dahulu pergi ke Amarta. tetapi akan makan tanaman lagi sudah tidak berdaya. Para hama terkejut karena terkena pengaruh tolak bala tadi. Mereka bebesar hati ketika padinya telah dapat dituai. Semula para hama tadi menolak untuk pulang. kang kotedha sira manyar gawa luwung gancang-gancang carita kabeh. di gadamadana pada lereng gunung Candramuka. tetapi bertemu dengan raksasa Rukmuka dan rukmalkala. menonjol di dunia dan akan melindungi orang tuanya yang dihormati karena dirinya. Kresna menenangkannya dengan mengatakan bahwa Werkudara tidak akan mati.   Dewa Ruci Arya Sena berguru kepada Dahyang Durna. Ia meminta diri kepada saudara-saudaranya. Ia disuruh masuk ke perun Dewaruci melalui telinag kirinya. lalu diberitahu bahwa iar itu ada di pusat samudra. maka bersihlaj sawah tadi dari hama. Dengan selesainya mereka mengelilingi sawah. seolah-olah tidak bertepi. yang diberi ansehat bila ia mendapatkan air itu maka akan mempunyai pengetahuan yang sempurna. Suyudana (pura-pura) menahan kepergian Werkudara. Ia bertemu dengan seekor naga besar yang membelitnya.com Subana subani telenge kembang. Mel Sipat Koluk jati rampung gunung. bahkan akan mendapat anugerah dewata. dibongkarnya gunung itu namun ia tidak mendapatkan iar yang dicari. Tidak ada yang menemaninya. 5. Mereka berlarian. Ketika ditanya apa yang dilihatnya. Di dalam perut Dewaruci ia melihat laut amat luas. Ia disuruh minta penjelasan kepada dahyang Durna lagi. ia akan kembali dalam keadaan suci. Ia minta diri kepada Dahyang durna. meskipun mereka menahan agar sena tidak berangkat. naga itu ditusuk dengan kuku Pancanaka hingga tewas. Mel Gulung Gulung-gulungan emel sida mati ora lunga mendhung ajur telujuring nyawa ama. yang ketika melihat Werkudara amat marah sehingga kelihatan seperti Batara Berawa yang akan menggempur bumi. rampung. Ia mendengar suara dari Hyang Indra dan Bayu) yang memberitahukan bahwa iar kehidupan itu memang ada tetapi tempatnya bukan di gunung Candramuka. dan yang mengatakan bernamma Dewaruci. Berulang kali dikerjakannya tetapi hasilnya tidak memuaskan.rajaebookgratis. Dikatakan oleh dahyang durna air itu ada di hutan Tikbrasara. Werkudara membanting kedua raksasa itu di batu hingga hancur luluh. rampung. namun ia berangkat juga. Ia ingat bahwa mempunyai Aji Jalasengara.www. kecuali angin ribut. Ketika kembali ke Astina dahyang durna mengatakan bahwa ia hanya diuji keteguhan hatinya dan baktinya kepad agurunya. salalaahu ngalahi wasalam. Puthut Jayalapa yang melihat hal itu segera meletakan pusaka tadi di atas hama yang pingsan. salallahu. rampung. tetapi dipaksa oleh Puthut Jayalapa.

yang menuju ke penyatuan dengan Hyang Suksma. Cawat poleng bang bintulu itu akan menyebabkan ia mampu menghilangkan kesombongan. sarung Wijayacapa masuk ke dalam perut Tetuka. Begitu tali pusat terpotong. lalu ia dapat melihat Timur. berupa isi bumi yang digambarkan sebagai badannya. sarung pusaka Wijayacapa itu dari kayu tersebut. Suryatmaja kemudian bersedia memotong tali pusat bayi Gatutkaca. Baladewa mencoba melawan Sekipu tetapi kalah. Ketika Werkudara melihat sebuah boneka putih. Di dalam dunia yang terbalik (jagad walikan) ia juga melihat matahari.rajaebookgratis. dan Narada ke kahyangan untuk menghalau Sekipu dan Kala Pracona. Ia hanya dapat dilihat oleh orang yang telah jernir pandangannya. Werkudara. Suryatmaja ketakutan dan lari meninggalkan Pringgadani. tak berwujud.Gatutkaca tidak akan kuat menghadapi pusaka Suryatmaja. Di Pringgadani. bayi Tetuka tumbuh dewasa sebagai Gatutkaca yang berotot kawat bertulang besi. Berkat bantuan Empu Ramadi dan Anggajali. kahyangan Jonggringsalaka tenteram kembali.com sehingga tidak jelas penglihatannya.www. Kresna. ia melihat empat macam warna yaitu hitam. Ketika tiba-tiba Narada datang dan mengatakan bahwa pusaka Wijayadanu dan Wijayacapa untuk Arjuna telah jatuh ke tangan Suryatmaja. Ia diberi busana berupa cawat kain poleng bang bintulu yang sebenarnya telah diterimanya dari Hyang Guru sejak masih berada di dalam bungkus. Ketika Suryatmaja menolak meminjamkan. Namun Dewaruci tidak mengijinkannya. Bila warna yang empat itu telah menghilang akan terlihat atu nyala dengan delapan warna yaitu kesatuan sejati (sejatining tunggal). dan ia tidak mau keluar dari perut Dewaruci. Batara Guru kemudian menyuruh Batara Narada turun ke bumi untuk memberikan pusaka Wijayadanu dan Wijayacapa kepada Arjuna guna melawan Sekipu. merah dan putih itu menjadi penghalang tindakannya yang baik. Suryatmaja sendiri kemudian memotong tali pusat itu. kayu kastuba mulia. Werkudara. maka Tetuka segera didewasakan di kawah Candradimuka. yang ada dalam tubuhnya. Bila ketiga hal itu dapat dihilangkan ia akan dapat bersatu dengan Hyang illahi. Bersarangnya sarung Wijayacapa di perut Gatutkaca tidak membahayakan. Akhirnya Werkudara kembali ke Amarta. Ternyata. kuning.   . Dewaruci mengatakan bahwa warna merah. ia bertanya apakah itu zat yang sedang ia cari. Karena hanya dengan kematian hal itu dapat dicapai. Kala Pracona menolak berperang melawan bayi. Bila semua wwarna itu telah menghilang yang tinggal adalah bentuk yang sebenarnya. Selanjutnya dikatakan bahwa semua warna itu ada dalam dirinya. Dijawab oleh Dewaruci bahwa bukan itu yang dicari. Barulah kemudian Arjuna bersedia memenuhi Suryatmaja untuk meminjam sarung wijayacapa. Werkudara minta diberi ajaran sampai tuntas. Arjuna. Yang kelihatan itu disebut Pramana. Barat. Arjuna sedang berada di hutan untuk mencari kayu kastuba mulya guna memotong tali pusar Gatutkaca. dan bahwa jagad besar dan jagad kecil itu tidak ada bedanya. dan tak bertempat tinggal. merah kuning dan putih. Putih menunjukkan kesucian dan kesejahteraan. hanya yang putihlah yang dapat menerima petunjuk ke arah kesatuan antara manusia dengan Tuhan (pamoring Kawula Gusti). pusaka jatuh ke tangan Suryatmaja yang memang berwajah mirip Arjuna. Tiba-tiba ia telkah berhadapan dengan Dewaruci. tetapi jangan sampai Gatutkaca bermusuhan dengan Suryatmaja. dan Kresna sedang menantikan kedatangan Arjuna yang sedang mencari alat untuk memotong tali pusat Tetuka. karena disitu ia merasa nikmat. Arjuna kemudian datang bersama Suryatmaja dan Narada. Baladewa baru saja bermimpi kahyangan dilanda banjir. selatan dan Utara atas dan bawah. Wrekudara dan Arjuna kalah. Kala Pracona dan Sekipu akhirnya dikalahkan oleh Gatutkaca. Ketika ia disuruh melihat lainnya. para dewa kedatangan tamu Baladewa. Kresna menyarankan agar Narada menjemput bayi Tetuka sebagai jago para dewa. Puntadewa.   Gatutkaca Lair Di kahyangan Jonggringsalaka. Ternyata menurut Narada. bahkan nambah kekuatan. tak berwarna. ternyata kahyangan memang sedang menghadapi serangan Kala Sekipu. Hanya satu yang sedang Arjuna cari. Arjuna tidak begitu peduli. terjadilah perang. Yang dicari itu tak dapat dilihat.

Abimanyu bersumpah kepada Dewi Utari. putri Batara Yamadipati. untuk membantu persiapan pernikahan. Atas bantuan Wisanggeni dan Hyang Wenang. putra Arjuna yang lahir dari Dewi Dresanala. Begitu juga R. maka Dewi Utari putri Wirata dianugrahkan sebagai hadiah kepada R.   . akhirnya atas petunjuk Prabu Kresna R. walaupun sempat dikacaukan oleh Bomanarakasura. Sementara Prabu Yaksadewa dari Puserbumi yang akan meminta Siti Sundari dapat dikembalikan Gatutkaca.rajaebookgratis. tetapi Kalabendana telah terlanjur memberitahu Dewi Siti Sundari dan Dewi Utari pun akhirnya mengetahui bahwa suaminya telah beristri. Sementara itu PrabuYaksadewa dari Kerajaan Puserbumi yang akan meminta Dewi Siti Sundari dapat diusir oleh Gatutkaca. perkawinan R. Antasena dapat dikawinkan dengan Tirtawati. yang akhirnya tanpa terkendali dirinya. R.com Gendreh Kemasan Di Negeri Wirata R. yakni putri Batara Yamadipati. Arjuna. Abimanyu segera melangsungkan pernikahan dan pihak Kurawa berusaha menhalangi namun dapat digagalkan oleh Pandawa. Abimanyu dengan Dewi Utari agar dirahasiakan sebab Prabu Duryudana tidak berkenan bila Dewi Utari dipersanding R. Abimanyu dalam perang Bharatayudha nanti. R. Setelah semua persyaratan dan persiapan telah terpenuhi. Abimanyu tega membunuh pamannya sendiri. Abimanyu diperintahkan ikut sayembara junjung. Kalabendana berkata bahwa ia akan menanti R. namun Dewi Utari bersedia dijadikan hadiah apabila Pandawa mampu menjujung/mengangkatnya. Abumanyu dipintu surga sampai datangnya ajal menjemput R. Prabu Kresna dan Prabu Baladewa bersiap pergi ke Kasatrian Jodipati.www. Abimanyu mampu mengangkat Dewi Utari tanpa kesulitan. Prabu Kresna dan Baladewa bersiap pergi ke Kasatrian Jodipati. Abimanyulah yang berhak memiliki Dewi Utari. Dewi Utari dan R. Abimanyu murka kepada pamannya Kalabendana. Ketika ajal akan menjemputnya. bahwa perkawinan gagal oleh karena dewa menganggap Bima tidak pernah menyembah dewa. akhirnya Antasena dapat dikawinkan dengan Dewi Tirtawati. Sementara itu Bima memberitahukan kepada Wisanggeni. akan tetapi tak satupun mampu mengangkat Dewi Utari. rombongann Kurawa mengamuk tetapi dapat diusir oleh R. Setelah selesai acara perkawinan Dewi Utari dan R. walaupun sempat dikacaukan oleh Prabu Boma-narakasura dari Kerajaan Trajutrisna. Werkudara. Maka dengan demikian R. Arjuna ( Pandawa ) mengingat banyak jasa-jasa Pandawa kepada negara Wirata. Abumanyu.   Rabinipun Antasena Bima akan mengawinkan Antasena dengan putri di kahyangan yakni DewiTirtawati. dengan mengeluarkan sekuat tenaga R. sementara Bima memberitahukan kepada Wisanggeni. Perkawinan ini masih dirahasiakan agar istri R. bila ia berbohong ia rela mati hancur di perang Bharatayudha nanti.Abumanyu Dewi Siti Sundari tidak mengetahui. Untuk itu semua keluarga Pandawa mencoba menggendong/ mengangkatnya. Seta. bahwa rencana perkawinan Antareja itu ternyata gagal oleh karena dewa menganggap Bima tidak pernah menyembah dewa. Atas kesepakatan bersama. Dengan kesepakatan bersama. Utara. Abimanyu. melihat hal ini R. sehingga ia merasa dibohongi dan terjadi perselisihan keduanya.Wiratsangka dan Patih Nirbita sedang menghadap Prabu Matswapati untuk membicarakan tentang hadiah yang akan diberikan kepada R. Atas bantuan Bambang Wisanggeni.   Rabinipun Antareja Bima akan mengawinkan Antasena dengan Dewi Tirtawati. tempat tinggal Bima. R.

Menebang hutan bukan berarti merusak lingkungan tetapi dalam rangka memberi penghidupan baru yang lebih baik yang tidak hanya untuk diri sendiri atau kelompoknya namun juga bagi rakyatnya. Dalam pembukaan dan penebangan Hutan Amerta ini berabgai cobaan dan gangguan telah menimpanya. Tidak antara lama jabang bayipun lahir dan diberi nama Parta. Berkat kesaktian yang diterimanya dari para Dewa jabang bayi dapat selamat kembali lagi ke kandungan Dewi Kunthi. Untuk menghindari percekcokan dan pertumpahan darah antara kedua keturunan darah Kuru itu maka diputuskan Pandawa diganti diberi wilayah Amer yang masih berujud hutan untuk bisa ditebang dan didirikan Kerajaan. Arjuna. ternyata setelah peristiwa Bale Sigala-gala ternyata Pandawa yang dikira mati terbakar ternyata masih hidup.rajaebookgratis. Disisi lain Prabu Drestarastra telah menyerahkan kekuasaannya kepada anaknya yakni Duryudana yang telah dinobatkan sebagai Raja Astina dengan pertimbangan karena Pandawa sudah dianggap meninggal saat peristiwa Sigala-gala dengan bukti diketemukannya enam mayat yang dipercaya sebagai jasad Pandawa dan Dewi Kunti ibunya. Dan tidak lama bicara yang makin lama memanas. hingga akhirnya Narada memisahkannya dan dihantarkan menghadap Batara Guru. .com Arjuna Piningit ARJUNA PININGIT Prabu Pandudewanata raja Hastina sedih hatinya. Pandawa telah muncul di Negara Pancala setelah memenangkan sayembarara menarik busur panah dan memperistri Dewi Drupadi. Bupati Karna dapat dikalahkan lalu mengadu kepada Arjuna. Bambang Dupa Yana ingin merampas menjadi Raja Astina Jaya. Adegan ini perlu ditampilkan dalam vitrin untuk memberi gambaran dan menunjukkan jiwa besar Pandawa dengan ikhlas merelakan Negara Astina yang menjadi haknya untuk dikuasai orang lain dan kini harus memulai sesuatu yang baru untuk membangun suatu negara. Arjuna yang mendengar berita dari Bupati Karna terkejut. ketekunan dan keteguhan hati para Pandawa yang dibantu para Panakawan akhirnya segala rintangan dan cobaan dapat dilaluinya. Alkisah perjalanan jabang bayi anak Prabu Pandu nyasar di parang pawidodaren sehingga menimbulkan huru-hara dengan para bidadari. In perlu kita contoh bahwa setiap kesusahan pasti ada kemudahan. Dalam perjalanan menuju ke kandungan ibunya ia bertemu Batari Durga yang memaksa jabang bayi mengikuti kehendaknya. Kini Pandawa menuntut kembali akan haknya Negara Astina yang telah dikuasai Kurawa. Hal ini dikarenakan Hutan Amer secara lahiriah berujut belantara hutan namun secara gaib Hutan Amer sebenarnya sebuah Kerajaan para Jin dengan Rajanya bernama Sapujagad. Pandutenaya. Bambang Dupa Yana. Peranglah antara Dupa Yana dengan Bupati Karna. yang kebetulan disitu ada Semar Cepot dan Duwara.   Babat Alas Amer Tidak disangka oleh Kurawa. Namun dengan kesaktian. Maka berangkatlah Prabu Pandudewanata ke kayangan Jonggringsalaka. Jabang bayi diberi wejangan tentang tugas kehidupan dan tugas kelak yang harus dijalani jabang bayi.www. semarlalu berperang melawan Rd. Wijanarka. sehingga peristiwa yang menimpa istrinya adalah ulah para dewa. Selanjutnya jabang bayi diberi anugerah Lananging Jagad Lancuring Bawana dan menjadi jago di dunia dalam memerangi kejahatan. Dengan semangat dan tekat yang kuat akhirnya Pandawa berhasil membuka Hutan Amer dan mendirikan kerajaan yang diberinama Amarta. Prabu Pandu berpikir bahwa seluruh permasalahan itu berasal dari dewa. Janaka. Dengan semangat yang kuat dilandasi keyakinan pada kekuasaan Yang Maha Kuasa semuanya akan berhasil. Berangkatlah menuju Artina Jaya di situ ada para Bupati Karna. Pandupun sempat melihat ketampanan calon anaknya tersebut. disebabkan kandungan permaisurinya yang telah berumur 7 bulan hilang tiba-tiba dari perut Dewi Kunthi. dan diserahkan oleh Semar. bercakaplah Bambang Dupa Yana dan Bupati Karna.   Bambang Dupa Yana Bambang Dupa Yana yang berasal dari Atas Angin (mega sembilan) di situ Rd. Bambang Dupa Yana dapat dikalahkan semar dan kembali ke wujud aslinya yakni Pendeta Drona.

. Akhirnya ibunya tahu kalau itu hati si Tunang maka ibunya marah. Sumber Ki Awih Naih (dalang wayang Betawi)   Sangkuriang Cerita di pajajaran seorang ibu yang bernama Suri lagi di hadapan putranya laki-laki nama RD. Raden Sangkuriang dipukul oleh ibunya lalu dia lari lupa ingatan nama pun lupa. Raden Sumbing minta ijin kedua kalinya untuk berburu kembali. Jakarta Selatan   Sang Hyang Kuncir Sakti Di Negara Astina Prabu Suyudana kedatangan seorang Resi sakti yang resi bernama Raksa Buana. Barang siapa yang memiliki ajian tersebut ia akan menjadi orang yang paling sakti di Jagat raya. Untuk memenuhi persyaratan tersebut Prabu Suyudana memerintahkan Resi Drona untuk menangkap Udawala. Dayang Sumbi hamil. Untuk memiliki ajian tersebut diperlukan persyaratan yakni tumbal darah Uudawala putra ki Semar. lalu dia turun mengadu kepada Romo pungutnya bahwa dia hamil. Di minum oleh babi wayungyung. Sumbing Perbangkara sedang minta ijin restu pergi berburu ia lalu berangkat diiringi para pembantunya. Di dalam ketidakberdayaannya. Ia akan menurunkan ajian Aji Jaya Kamijaya.www. Babi yang minum tadi terjadi hamil lalu lahir manusia biasa perempuan. Lalu anak tersebut menemui di Rangar tiba-tiba alat tenunnya jatuh. sesudah minum ia kencing di tempurung kelapa lalu pulang bersama-sama.com Sumber : Ki Oking (dalang Betawi) Sanggar Marga Juwita. Namun Semar mempunyai firasat bahwa ada sesuatu yang tidak semestinya dengan sikap Arjuna yang memaksakan kehendaknya akan membawa Udawala ke Astina. Dengan tipu dayanya Drona. Di Pajajaran.rajaebookgratis. Udawala memohon pertolongan Dewata. Akhirnya Dayang Sumbi diasingkan dibuatkan saung (gubuk) disitu melahirkan bayi diberi nama Raden Sangkuriang. Akhirnya anak itu senang sama ibu kandungnya sebab sudah lupa ingatan. Sampai di tempat berburu dia mendapat seekor Babi sedang makan dan akan dipanahnya tapi dihalanghalangi oleh Tunang. menunggu saat yang tepat diadakannya upacara menurunkan Ajian Jaya Kawijaya. Udawala ditempatkan pada kerangkeng besi. Sedang lari dia bertemu Raksasa perang dengan Raksasa. Akhirnya Dayang Sumbi minta dibuatkan bendung kali citarum. senang berburu lalu minta ijin sama ibunya pergi diiringi oleh Tunang. dan harus selesai sebelum hayam kongkorongok (fajar) . Akhirnya si Tunang yang dibunuh dan diambil hatinya dibawa pulang dan di makan bersama-sama dengan ibunya. Sepulangnya air kencing Raden Sumbing. Cepot dan Gareng diperintah Semar untuk membuntuti Arjuna. Sampai dihutan tidak berhasil berburunya lalu ia ingin minum air kelapa. maka dengan alasan untuk pengobatan. Keduanya sama-sama kalah dan menghilang alam kayangan berbakti kepada Sangkuriang. Anak tersebut berbakat dan tingkah lakunya sama dengan Raden Sumbing. Arjuna membawa Udawala ke Astina. Sang Hyang Wenang menjelma lalu datanglah Sang Hyng Kuncir Sakti untuk menyelamatkan Udawala. ia membujuk Arjuna untuk membantu memperoleh tumbal tersebut. Bersamaan dengan itu Udawala sedang sakit. dihadapan ibunya anak tesebut diberi nama Nyai Dayang Sumbi. Kemudian datang Raden Sumbing dan rekan balat melihat ada bayi lalu dibawa pulang.

www.com Bendungan hampir selesai maka Dayang Sumbing menipu supaya ayam berbunyi. Anoman melompat membawa api itu ke seluruh kota. anak paku Alam. Pecahan sarung carang Kerajaan Gubarpangarak adalah Kayangan Wetan Prabu gargampa Alam adalah Sukmanusa Kerajaan Barantaman adalah Amarta Prabu Barama Syahdan adalah Arjuna Ratu Pancar Buminata adalah Angkawijaya   Cupu Dading Astagina Dewi Daksi. Namun perselingkuhan Dewi Daksi ini diketahui Resi Gutama. Ia kemasukan air mani Rama sehingga mengandung dan melahirkan anak diberi nama Anoman.   Kunci negara Alengka Adik Dasamuka yaitu Bibisana membantah kakaknya untuk mengawini Dewi Sinta dengan paksa karena ia adalah isteri Rama. Prabu Isteri tidak menyukainya sehingga melarikan diri ke kerajaan Barantaman dan kawin dengan Ratu Pancar. perahu yang dia bikin dia tendang maka jadi gunung Tangkuban Perahu. Ia bertunangan dengan Prabu Isteri. Anoman berhasil menemui Dewi Sinta dan membuktikan kesuciannya yang belum dinodahi Dasamuka. akhirnya Dayang Sumbing dikejarkejar oleh Sangkuriang. Niin Neran (dalang Betawi) dari Sanggar Marga Juwita Jakarta Selatan   Anoman Duta Dewi Sinta ditawan Rahwana di negara Alengka. anak Dewi Daksi yakni Dewi Injani diberi hadiah Cupu Gading Astagina agar rahasia ibunya tidak terbuka. maka Dayang Sumbing menghilang jadi lambangsakti. Hal ini menimbulkan peperangan antara kerajaan Gubarpangarak dengan kerajaan Barantaman. Dari perselingkuhannya ini Dewi Daksi melahirkan anak kembar laki-laki yang diberi nama Guwarsah dan Guwarsih. Sangkuriang marah. Oleh Rama diutuslah Anoman dengan cara diam-diam ke Alengka untuk menemui Dewi Sinta serta mengirimkan sebuah cincin. terapung dengan mulut terbuka. . Di negara Alengka. tetapi ditemukan oleh orang-orang Pancawati. Dalam peperangan ini dimenangkan oleh Prabu Barama Syahdan. berbuat serong dengan Batara Surya atau Batara Semirang. Di kerajaan Gubarpangarak telah memerintah raja Gargampa Alam. Rd.rajaebookgratis. Sedang Gewarsah dan Gewarsih dikutuk ayahnya berubah menjadi kera berganti nama Sugriwa dan Subali. Oleh Batara Semirang. isteri Resi Gutama. Anaknya yakni Ratu Pancar Bumirata. suatu tanda bahwa Dewi Sinta tidak suci lagi. ketika suaminya sedang bertapa. sehingga seperempat negara Alengka habis terbakar. Dasamuka marah kemudian menyiksa Bibisana yakni dengan mencukil mata dan mematah kaki tangan Bibisana. Anoman kemudian diketahui oleh orang-orang Alengka kemudian tertangkap dan ekornya dibakar.   Barama Syahdan (Diambil dari syair Baram Syahdan) Raja Barama Syahdan memerintah kerajaan Barantaman. Ia kemudian dibuang ke dalam hutan. Dewi Anjani yang ditanyai ayahnya berbohong sehingga dilempar ke laut. Bila cincin itu longgar.

demikian pula rakyat pendengar biasa. Untuk membunuh jin Kauk. tetapi masih awam soal kebatinan. Lakon ma’rifat yang ditamsilkan lakon Lamut ini tak sama dengan wayang Jawa untuk menarik orang yang belum Islam agar masuk agama Islam. Anaknya yakni Dewi Awansyah selalu diintip jin Kauk untuk dimakan. Anaknya Bujang Manuala dikawinkan dengan puteri Junjung Masari. Lamut adalah Semar. Arti asal katanya banyak yang dilupakan Palmutan sekarang. raja mengadakan sayembara. Ia berhasil membunuh jin Kauk lalu dikawinkan dengan Dewi Awansyah. dan kata Lamut sebenarnya berasal dari kata La Mautu. Akhirnya datanglah anak raja Indra Bungsu dari kerajaan Siring Mega bernama Indra bangsawan. Akhirnya sayembara ini dimenangkan oleh Raja Kasan Mandi dari negara Pasir Tuya.   Mangga Palimbang (Diambil dari Hikayat Indra Bangsawan) Kerajaan Bandung Alimunan diperintah oleh raja Prabu Wirantunu. Akhirnya Bibisana diangkat menjadi raja Alengka. Dasamuka dapat dikalahkan Rama. Kata Paman sebenarnya berarti pamang = “Siapa gerangan”.www. “ia yang tak pernah mati”. Pecahan carang lakon Negara Pasak Palinggam adalah Kayangan Miring Ratu Berunai adalah Batara Guru Puteri Junjung Masari adalah Dewi sasi Negara pasir Tuya adalah Amarta Bujang Manuala adalah Angkawijaya Kasan mandi adalah Arjuna Lamut adalah Semar Anglung Anggasina adalah Bagong Labai Burantana adalah Garing Jaratulis Cinggang Kuba adalah Jambulita Lakon Lamut dari syair Lamut dan lakon kebesaran dari Kitab kamus Marbawi merupakan ajaran hakikat dan Ma’rifat. Bibisana memihak Rama dan menerangkan segala rahasia kelemahan Dasamuka maupun para ksatria lainnya di waktu perang.com Pada waktu terjadi perang Rama dengan Alengka.rajaebookgratis. Ia berfungsi mengajarkan hakekat kesempurnaan bagi mereka yang sudah beragama Islam.   Lamut ( dari syair Lamut) Ratu Berunai dari kerajaan Pasak Palinggam mengadakan sayembara untuk merebutkan puterinya Junjung Masari. Pecahan sarung carang Negara Bandung Alimunan tidak lain dari Kayangan Miring Prabu Wirantunu ialah Batara Guru Dewi Awansyah ialah Dewi Sasi Jin Kauk ialah Sukmanusa Negara Siring Mega ialah Amarta Indra Bangsawan ialah Angkawijaya Indra Bungsu ialah Arjuna   . kata Lamut kerap kali ditambah dengan Paman Lamut.

Ia memperingatkan agar jangan membuangnya. Sasarbau kemudian pergi bertapa dan berganti nama Arjuna Wijaya. Ketika Dastarat meninggal. Dewi Kunti segera memeluk Pandu sehingga menimbulkan kemarahan Narasoma. ia juga lenyap. Mula-mula terjadi pertandingan antara ksatria Mandura yakni Arya Prabu melawan Prabu Gunapansirna ksatria negara Sunda Periangan. Setelah itu Pandu menatap Dewi Kunti ke dua kalinya sehingga Dewi Kunti hamil lagi dan melahirkan anak bernama Sabrang Layun Arjuna Sasra lalu dibuangnya. Akhirnya Pandu melakukan perang tanding dengan Narasoma yang akhirnya narasoma dapat dibunuhnya sehingga Dewi Kunti dapat diperistri Pandu. Dalam pertandingan. Akhirnya keluarga Pandawa dan keluarga Kurawa berperang tanding. Dewi Kunti melahirkan anak laki-laki diberi nama Karna. Kedudukan raja dipegang anaknya yakni Suyudana. Dalam perang tanding Jayawinangun. Pandu menatap Dewi Kunti ketiga kalinya. namun tiba-tiba ia kembali. Akhirnya Narasoma dikawinkan dengan Dewi Kunti. ia lenyap dan kedudukan raja digantikan oleh kakanya yakni Dastarat. Ketika Narasoma sedang bersanding dengan Dewi Kunti. karena apabila hal itu terjadi sampai tiga kali. Basunanda. Rajutelor datang menghidupkan Kertanadi yang segera berubah wujud dan memakai nama Sumantri Pati Suwanda. Tetapi Sasarbau tetap melemparkannya sehingga hilang. maka diadakan sayembara perang tanding. Raden Pandu yang ditemani Semar datang untuk mempertunjukkan tarian.   Rajutelor Prabu Mayaspati mempunyai anak kembar yakni Sasarbau dan seorang lagi yang tidak berupa manusia tetapi menyerupai sebiji telor yang besar. Ketika Pandu meninggal. Anak Dewi Kunti yakni Karna dihanyutkan ke dalam sungai. sedang anaknya yakni Gumbayana melawan Basudewa. Narasoma dari kerajaan Alas Mandraka datang menolong ksatria Mandura yang kalah dalam pertempuran. Ketika Rajutelor dilemparkan selalu kedengaran menyanyikan tembang. Sasarbau suka mengganggu saudaranya dengan melemparkan Rajutelor hingga hilang tidak diketahui.rajaebookgratis.   Salimbara (Sayembara) Dewi Kunti Dewi Kunti adalah anak perempuan Prabu Basuki dari kerajaan Mandura. Sebelum menghilang Rajutelor sempat berkata bahwa ia akan kembali kalau terjadi perang besar. Anak-anak Pandu meminta bagian kerajaan tetapi ditolak Suyudana atas usul Drona. yang bisa mengalahkan kakak-kakaknya yakni Basudewa. Gumbayana dapat dikalahkan Narasoma begitu juga Gunapansirna dapat dikalahkan Bagaspati. Pandu menatapi Dewi Kunti sehingga Dewi Kunti menjadi hamil. Untuk mendapatkan suami Dewi Kunti.www. Sumantri Pati Suwanda tewas terkena keris Dasamuka yang bernama keris Limpung Durak. Dalam perang Sasarbau dengan Dasamuka. pembatunya Kertanadi terbunuh saudaranya sendiri yakni Aria Gelimbuh karena kena taringnya. Keluarga Kurawa dapat dikalahkan. Narasoma menghadapi Gumbayana sedang Gunapansirna dihadapi Bagawan Bagaspati.     .com Menurut Hak Kerajaan Astina semula diperintah oleh Pandu. ia akan hilang. Basukati dan Arya Prabu akan dinikahkan dengan Dewi Kunti.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful