You are on page 1of 89

PERHITUNGAN DOSIS OBAT ANAK

Aznan Lelo
Dept. Pharmacology & Therapeutic, School of Medicine Universitas Sumatera Utara
201010, KBK-BBS, FK USU, Medan

Dosis obat
Jumlah atau takaran obat yang diberikan kepada pasien dlam satuan berat, isi atau unit. Kecuali bila dinyatakan lain, yang dimaksud dengan dosis ialah jumlah obat yang memberikan efek terapeutik pada pasien dewasa.

dosis & pengertian


1 2 3 Dosis minimal : dosis yang paling kecil yang masih memberikan efek terapeutik. Dosis maksimal : dosis yang tertinggi yang masih dapat diberikan tanpa efek toksis. Dosis terapeutik (dosis lazim, dosis medicinalis) : dosis optimal yang paling baik. terletak antara dosis maksimal dengan dosis mminimal Dosis toksik : penggunaan obat melebihi dosis maksimal. Dosis letalis : dosis yang menimbulkan kematian. Dosis Letal 50 : dosis yang dapat membunuh 50% dari binatang percobaan. Dosis ganda : pemberian dosis tunggal, disebut juga Multiple dose administration, yang dapat mengakibatkan akumulasi obat dalam tubuh

4 5 6 7

dosis & pengertian


Dosis permulaan : dosis yang diberikan pada permulaan menggunakan obat untuk mencapai kadar tertentu dalam darah, misalnya pemberian antibiotika. Disebut juga sebagai dosis awal, initial dose, loading dose 9 Dosis pemeliharaan : dosis untuk menjaga agar penyakitnya tidak kambuh lagi. Hanya untuk penyakit tertentu, misalnya asthma, alergi, jantung dll. 10 Interval waktu : masa / waktu yang diperlukan antara pemberian suatu dosis dengan dosis berikutnya. 11 Regimen dose : pengaturan dosis serta jarak antar dosis untuk terapi dengan obat, memberikan efek secara klinik, mempertahankan konsentrasi terapeutik obat dalam tubuh. 8

Latar belakang
Kematian pada anak dapat terjadi sebagai akibat kesalahan dalam penentuan dosis. Perbedaan dosis dalam decimal dapat berakibat fatal. Secara farmakologis, anak bukanlah dewasa dalam ukuran kecil, karena anatomi dan fisiologi pada anak belum matang/sempurna (mature) seperti yang dijumpai pada orang dewasa.

Drug Related Problems (DRPs)


merupakan bagian dari suatu medication error. Tahun 1997 di USA tercatat 160.000 kematian dan 1 juta pasien dirawat di rumah sakit akibat adanya DRPs (Strand et.al.,1998). Penelitian dilakukan terhadap 9399 pasien, dari 5544 DRPs:
23% membutuhkan terapi obat tambahan, 15% diidentifikasi menerima obat salah , 8% karena mendapat obat tanpa indikasi yang valid, 6% diantaranya menyangkut dosis yang terlalu tinggi dan 16% untuk dosis yang terlalu rendah. 21% Advers Drug Reactions (ADRs) sebanyak 21%.

Why are children at greater risk of medication errors?


Drug doses calculated individually
Based on age, weight, surface area More calculations Weights change rapidly (esp neonates) 10-fold errors

Inadequate information Incorrect use of dose information resources Lack of suitable dosage forms and concentrations Need for complex calculations & dilutions by medics/nurses Children cant always tell us
if were about to make a mistake if they suffer adverse effects

Children have less internal reserves with which to buffer the effects of errors

Most common error type


Dosing errors Route of administration MAR transcription & documentation Wrong date Frequency 28 % 18 % 14 % 9.9 % 9.4 %

Tujuan
Memperkenalkan dan mempraktekkan berbagai pendekatan/rumus perhitungan dosis pada anak dan kasus tertentu

Pelaksanaan
a-Mengenal satuan unit dosis dan konsentrasi obat b-Mengenal rumus perhitungan dosis pada anak c-Menghitung dosis yang dubutuhkan untuk kasus anak (berdasarkan umur, berat badan dan luas permukaan tubuh) lansia (berdasarkan umur) dengan penyakit penyerta (gangguan ginjal, hati dan jantung) dosis awal dan dosis rumatan (berdasarkan kaedah farmakokinetik; Vd, Cl. Cmax, Css dsb)

Satuan unit dosis dan konsentrasi


Bobot:
mg dan gram Pound dan lb

Volume:
ml / cc, Cth, C Tetes (20 gtt = 1 cc)

Konsentrasi:
%, ml dalam ml, gram dalam gram, gram dalam ml

Timbangan dan Cara Menimbang

Takaran Pemberian Obat


C Cth : 1 Sendok makan ~ 15 ml : 1 Sendok teh ~ 5 ml

Apakah sesuai ukuran sendok yang biasa kita pakai? Hati-hati bila pemberian obat berbentuk cair dan alat takar dari pabriknya tidak ada.

Special Dosage Forms for Pediatrics


Elixirs Suspensions
Sweeteners
Induce infection and dental carries

Alcohol

Measured spoon
Teaspoon 1 Cth = 5 ml 1 C = 15 ml

Chewable tablets Patient Compliance

Sendok Makan & Sendok Teh di Hotel - Rumah Tangga

Ukuran volume 1 sendok makan: tidak ada ukuran 15 ml Ukuran volume 1 sendok teh (seharusnya 5 ml) sangat bervariasi

KETEPATAN SENDOK TAKAR 5 (LIMA) MILLILITER SEDIAAN CAIR (SYRUP) DARI BERBAGAI PERUSAHAAN FARMASI
Sake Juli Martina, Aznan Lelo, Dayat S Hidayat (2007)
6 5 4 3 2 1 0 < cth cth > cth

volume (ml)

classification of "cth"

Dari 70 sendok takar yang berbeda dari 38 Perusahaan Farmasi didapatkan hasil bahwa :
4,3 % volume < 5 ml (4,4 0,2 ml); 75 % volume = 5 ml ; 20 % volume > 5 ml (5,66 0,28 ml)

Distribusi Volume (ml) sendok takar dari berbagai perusahaan Farmasi


Perusahaan Farmasi
Ethica Sampharindo perdana Bufa Aneka Kimia Farma Mutifa Nufarindo Universal Sanbe Farma Phapros

Volume (ml) Jumlah Sendok terkecil terbesar


1 1 1 9 1 1 3 8 2 4,2 4,4 4,6 5

5 5 5,2

5 5,6 5,6 5,8 6 5,4

Improving Medical Products for Children


Its important to use the measuring device that comes with a childs medicine.

Menurut perbedaan usia (1)


Young : n / [n + 12] x dosis dewasa (n = umur tahun) berlaku untuk anak: 1 8 tahun, tidak cock untuk diatas 12 tahun

Dilling: n / 20 x dosis dewasa (n = umur tahun) berlaku untuk anak : 8 20 tahun Cowling: [n + 1] / 24 x dosis dewasa (n = umur tahun) di Indonesia rumus ini tidak banyak dipergunakan.

Menurut perbedaan usia (2)


Ausberger: rumus ini agak tepat untuk anak umur 2 12 bulan: (m + 13) % dari D 1 11 tahun: (4n + 20) % dari D 12 16 tahun: (5n + 10) % dari D m = umur dalam bulan; n = umur dalam tahun; D = dosis dewasa Fried : m / 150 x dosis dewasa ( m = umur bulan) Rumus ini dipakai untuk bayi 1 tahun kebawah.

Calculation of Pediatric Drug Dosage based on body weight

Clarks rule
Kg
Ped. dose weight (kg) = X

adult dose

Pound
Ped. dose

70 Weight (pound) = X

adult dose

150

Contoh menghitung dosis PARASETAMOL untuk anak

Youngs Rule (untuk anak-anak 2-12 tahun)


Umur (thn) x dosis dewasa Dosis anak - anak = Umur + 12 Contoh : Parasetamol (dosis dewasa oral : 500 mg) 3 x 500 untuk umur 3 thn = = 100 mg 3 + 12
Clarks rule
Badan dewasa 70 kg. ( didasarkan pada berat badan dengan berat

Berat (kg) x dosis dewasa 70 Contoh : menghitung dosis parasetamo l untuk anak - anak dengan berat 14 kg (dosis dewasa oral : 500 mg); 14 x 500 = = 100 mg dosis 70

Dosis =

Menurut luas permukaan tubuh (LPT)


Dosis anak = = [LPT anak / LPT dewasa] x dosis dewasa Kaedah ini paling tepat, tetapi kurang praktis

Calculation of Pediatric Drug Dosage based on BSA


Weight Age BSA % adult (kg) (m2) dose 3 Born 0,2 12 6 3 month 0,3 18 10 1 year 0,45 28 20 5,5 year 0,8 48 30 9 year 1 60 40 12 year 1,3 78 50 14 year 1,5 90 60 Adult 1,7 102 Luas permukaan badan dari anak: 70 Adult 1,76 103 Cara ini sebetulnya paling tepat, tetapi kurang praktis

Perhitungan dosis pada lanjut usia


Umur 65 74 tahun : dosis dewasa 10% Umur 75 84 tahun : dosis dewasa 20% Umur 85 tahun ke atas : dosis dewasa 30%

Untuk obat-obat tertentu telah tersedia perhitungan dosis tersendiri


untuk per kilogram berat badan penderita, Amoxicillin : 25 50 mg/kg berat badan Chloramphenicol : 50 100 mg/kg berat badan Diclofenac : 0,7 2 mg/kg berat badan Ibuprofen: 5 10 mg/kg berat badan untuk per tahun usia penderita, umpamanya: Codein : 1 mg/tahun usia/ kali beri Paracetamol: usia 2 10 tahun, dosis 100 200 mg/kali beri

Suggested dosages of some NSAIDs for postoperative pain management


NSAID
Diclofenac Ibuprofen Flurbiprofen Ketorolac Ketoprofen Naproxen Nimesulide Tenoxicam

Dose

Route

0.7 - 2 mg/kg Oral, Rectal, IM 5 - 10 mg/kg Oral 1 mg/kg Oral 0.3 0.5 mg/kg IM, IV 1 2 mg/kg IV 4 - 6 mg/kg Oral 1.5 mg/kg Oral 0.75 mg/kg IM

Kokki H. Nonsteroidal anti-inflammatory drugs for postoperative pain. A focus on children. Pediatr Drugs 5(2):103-23,2003

Anak: 4 tahun & berat badan 15 kg


diclofenac
Dosis per- hari adalah:
(0,7 2) mg/kg x 15 kg = (10.5 - 30) mg dosis terbagi 3 kali sehari, (3.5 10) mg per-kali

ibuprofen
Dosis per- hari adalah:
(5 10) mg/kg x 15 kg = (75 150) mg dosis terbagi 3 kali sehari, (25 50) mg per-kali

R/ Diclofenac mg 5 Saccharum lactis qs


m f pulv dtd S 3 dd pulv I No X

R/ Ibuprofen mg 50 Saccharum lactis qs


m f pulv dtd S 3 dd pulv I No X

IBUPROFEN DOSAGE CHART

CATAFLAM DROPS
(Diclofenac resinate)
Dosis : 1 tetes/ 1 kg BB/ 1 X pemberian

RUMUS-RUMUS P-kinetik:
a. Ketersediaan Hayati ( F ) Jumlah obat yang mencapai sirkulasi (Ab) = F x dosis b. Waktu Paruh ( T ) T = 0,693 x Vd Cl c. Volume Distribusi ( Vd ) Vd = Ab Cp Dosis Muatan = Vd x Cp d. Bersihan Cl = Kd Cp Dosis pemeliharaan = Cl x Cp

2.3 RUMUS-RUMUS : a. Ketersediaan Hayati ( F ) Jumlah obat yang mencapai sirkulasi = F x dosis b. Waktu Paruh ( T ) T = 0,693 x Vd Cl

c. Volume Distribusi ( Vd )
Vd = Ab Cp Dosis Muatan = Vd x Cp

d. Bersihan
Cl = Kd Cp Dosis pemeliharaan = Cl x Cp

2.4. Contoh Kasus : Hitunglah dosis muatan dan dosis pemeliharaan Teofilin yang dibutuhkan untuk mempertahankan konsentrasi obat di dalam plasma 10 mcg /ml. Penyelesaian : Jika diketahui : Vd = 0,5 l/kg BB T = 8 jam Dosis Muatan = Cp x Vd = 10 mcg /ml x 0,5 l/kg BB = 5 mg /kg BB

Dosis pemeliharaan= = Cl x Cp = (0,693 x Vd) x Cp T = (0,693 x 0,5 l/kg BB) x 10 mcg/ml 8 jam = 0,693 x 500 ml/kg BB x 0,01 mg/ml 8 jam = 3,465 mg/kg BB/ 8 jam = 3,5 mg/kg BB/8jam

Penulisan Resep & perhitungan dosis


Dep. Farmakologi & Terapeutik,

Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara

Soal 1
Tuliskan resep yang berisi: 48 tablet vitamin B complex dan diberikan 4 kali tiga tablet sehari 6 tablet Furosemid yang diberikan 1 tablet tiap pagi

Soal 2
Apa yang dimaksud dengan: R/ Amoxycillin mg 125 tab Codein 10 mg 1/8 m f pulv dtd No VIII

Sue Suc

Soal 1a
Tuliskan resep yang berisi: Kapsul Amoxan yang berisi amoksisillin 500 mg sebanyak 15 kasul dan diberikan 3 kali satu kapsul sehari Tablet Panadol yang berisi parasetamol 500 mg sebanyak 12 tablet diberikan 3 kali 1 tablet

Soal 2a
Apa yang dimaksud dengan: R/ cap Amoxycillin 500 mg No X

R/ cap Amoxycillin mg 500


Sol. Efedrin HCl 2% Sol. NaCl 0,9%

No X

Soal 1c
Tuliskan resep yang berisi: 10 tablet Bactrim Forte dan diberikan 2 kali satu tablet sehari 12 tablet Bicarbonas Natricus yang diberikan 2 tablet tiap malam

Soal 2c
Apa yang dimaksud dengan: R/ tab Zyloric mg 200 No X

Sol. H2O2 3%
Simm S p r n tab I S 4 dd cth I

Resep terdiri dari 6 (enam) bagian


1. Inscriptio: -nama dokter, No. Sip., Alamat/Telp./Hp -kota/tempat menulis resep dan tgl. 2. Invocatio: permintaan tertulis dokter dalam singkatan latin R/ = resipe artinya ambilah atau berikanlah. 3. Prescriptio (Ordonantio), yaitu nama obat dan jumlah serta bentuk sediaan yang diinginkan. 4. Signatura, yaitu tanda cara pakai, regimen dosis pemberian, rute, interval waktu pemberian harus jelas, untuk keamanan penggunaan obat dan keberhasilan terapi. 5. Subscriptio, yaitu tanda tangan/paraf dokter penulis resep. 6. Pro (peruntukkan), nama dan umur pasien, teristimewa untuk obat narkotika harus dicantumkan alamat pasien, diperlukan untuk laporan dan pemeriksaan.

Permasalahan Dalam Menulis Resep


Zat aktif Bentuk sediaan / formula Bobot/jumlah zat aktif per-formula Kemasan wadah Farmakokinetik obat Cara pemberian Penyimpanan Harga Singkatan-singkatan !

Permasalahan Dalam Menulis Resep


Zat aktif
Kimia-fisis Aktifitas-potensi

Misalnya:
KANAMYCIN Al[OH]3

Permasalahan Dalam Menulis Resep


Bentuk sediaan / formula
Tablet (misal: retard, enteric, lozenges). Larutan (solutio, syrup, suspensi dsb) Injeksi, dsb

Misalnya:
KANAMYCIN Al[OH]3

Permasalahan Dalam Menulis Resep


Bobot/jumlah zat aktif per-formula
Amoxycillin tablet ada yang mengandung bahan aktif 250 mg, 500 mg atau 1000 mg Diclofenac tablet (25 mg, 50 mg, 75 mg)

Misalnya:
Bactrim Forte Neozep

Permasalahan Dalam Menulis Resep


Kemasan wadah
Amoxycillin
Padat: tablet, capsule Granule: sachet, botol (untuk suspensi) Injeksi: vial

Diclofenac
Padat: immediate release, slow release, enteric coated, suppository Topical: emulgel dalam tube Larutan: drops dalam botol Injeksi: ampul

Inhaler, dsb

Permasalahan Dalam Menulis Resep


Farmakokinetik obat, Cara pemberian
Aminoglycoside tidak diserap di saluran cerna maka untuk mendapatkan efek sistemik karus diberikan secara INJEKSI Obat diharapkan bekerja topikal di mukosa rectum, maka berikan setelah defikasi sebagai suppository

Permasalahan Dalam Menulis Resep


Penyimpanan
Suppository
Ditempat yang sejuk

Harga
Generik lebih murah dari branded patent Generik tidak selalu tersedia di apotik

Permasalahan Dalam Menulis Resep


Singkatan-singkatan ???

Dokter XXX
SIP. No. 13/Menkes/II/01 Alamat praktek : Jl. Sei Amazon No. 99 Ph/ HP : 0614567891/08521234567 Medan, 3 Maret 2005

R/ Kemicetine susp. Fl. No. III S 4 dd Cth. I -------R/ Bactrim P susp. Fl. No. II S 2 dd Cth. I -------R/ Sol. H2O2 3 % 300 ml S m. et ves garg. I -------R/ Garamycin Cream tub. No.I Sue -------Pro : Siti Umur : 5 tahun Alamat :

Kaedah I penulisan resep


R/ Btk sediaan Nama sediaan Kekhasan Wadah Jumlah sediaan sediaan sediaan

Cap

Amoxycillin

500 mg

No

XV

Tab
Syr Supp Opth oint

Bactrim
Glostrum Borraginol N cendocillin

Forte

No
Fl. No

X
I VI I

1%

tube

Kaedah I penulisan resep


R/ Nama sediaan Kekhasan Btk Wadah sediaan sediaan sediaan Jumlah sediaan

Amoxycillin Dibekacin Lamisil Lidonest

500 mg 150 mg

Cap Inj. cream

No vial tube amp

XV III I IV

2%

Inj.

IMAGINE HAVING TO READ THIS !

APO
tulis

Dr
periksa dan diagnosis

R/

baca

Apt
beri label pada Kemasan obat

Pasien
keluhan dan gejala penyakit keberhasilan pengobatan

Penulisan aturan pakai obat pada resep dokter umum (D Um) dan spesialis (D Sp)
600 500 400 300 200 100 0 tidak ada tidak jelas jelas D Um D Sp

X = 9.412; df = 2; P = 9.042E-03

Informasi mengenai pihak yg menulis resep

RESEP di USA

superscriptio

invocatio

Inscriptio dan subscriptio

signatura

Isi ulang

Paraf,nama & singkatan pangkat

RESEP di Inggris
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Informasi alamat dokter Informasi pasien Tanggal Simbol R/ Obat yang ditulis dalam resep Petunjuk peracikan kepada farmasis Petunjuk untuk pasien (signa) yang ditulis dalam label Pemakaian ulang, label khusus dan/atau petunjuk lain Tanda tangan dokter

Beri komentar anda !

???

R/ Bellamox Forte Syr I S3 dd cth R/ Sohopect Syr I S3 dd cth R/ Tremenza tablet Inolin tablet Ryzo 1/3 tablet Ocuson tablet m.f pulv dtd no. X S3 dd pulv I

???
Obat generik
Dokter Andini Wulandari SIP. No. 01/Menkes/II/01 Alamat praktek : Jl. Dr. Mansur Ph/ HP : 0618362505/08126426954

Obat paten
Dokter Raja Disfahan SIP. No. 01/Menkes/II/01 Alamat praktek : Jl. Dr. Mansur Ph/ HP : 0618362505/08126426954

Medan, 9 Agustus 2003 mg R/ Ampicillin 500 tab No. XX S 4 dd Tab. I ac -------

Medan, 9 Agustus 2003 R/ Amcillin tab No. XX S 4 dd Tab. I ac -------

Pro Umur

: Tn.Taufik Akbar Lubis : 35 thn

Pro Umur

: Tn. Ade Indra : 50 tahun

Alamat :

Alamat :

Contoh Resep Pulveres ???


Medan, 9 Agustus 2003 R/ Acetaminofen tab. No. I Diazepam mg 2 Vit C mg 50 M.f. pulv. dtd No XII S prn 4 dd p. I ac ________ Pro Umur Alamat : Ririn : 3 thn : Medan, 9 Agustus 2003 R/ Acetaminofen tab 1 Diazepam mg 2 Vit C mg 50 m. f. pulv. dtd No XII S prn pulv. I ac ________ Pro Umur Alamat : Ririn : dewasa :

Contoh Resep Bentuk Sediaan Cair per-Oral ???


Dokter Fadhilah Ihsani SIP. No. 01/Menkes/II/01 Alamat praktek : Jl. Dr. Mansur No. 6 Medan Ph/ HP : 061 8362505 / 08126426954
Medan, 9 Agustus 2003 R/ Potio nigra ml 300 S 4 dd C I ________ Pro : Tn. Munar Umur : 40 thn Alamat :

Dokter Andini Wulandari SIP. No. 01/Menkes/II/01 Alamat praktek : Jl. Dr. Mansur No. 6 Medan Ph/ HP : 061 8362505 / 08126426954
Medan, 9 Agustus 2003 R/ Batugin elixir Fl. No. I S 4 dd 30 ml ________ Pro : Tn. Tedy Umur : 37 thn: Alamat :

Resep Obat Topical ???


Dokter Raja Disfahan SIP. No. 01/Menkes/II/01 Alamat praktek : Jl. Dr. Mansur No. 6 Medan Ph/ HP : 061 8362505 / 08126426954
Medan, 9 Agustus 2003 R/ Salcoseryl Pasta tub No I sue ________ Pro : Tn. Aditya Umur : 76 thn Alamat :

Dokter M. Zulfikri SIP. No. 01/Menkes/II/01 Alamat praktek : Jl. Dr. Mansur No. 6 Medan Ph/ HP : 061 8362505 / 08126426954
Medan, 9 Agustus 2003 R/ Betadin sol 60 ml Fl No I sue ________ Pro : Tn. Leo Umur : 80 thn Alamat :

Resep Obat Parenteral


Dokter Fadhilah Ihsani SIP. No. 01/Menkes/II/01 Alamat praktek : Jl. Dr. Mansur No. 6 Medan Ph/ HP : 061 8362505 / 08126426954
Medan, 9 Agustus 2003 R/ Neurobion 5000 inj. Amp. No. II S. i m m ________

Dokter Andini Wulandari SIP. No. 01/Menkes/II/01 Alamat praktek : Jl. Dr. Mansur No. 6 Medan Ph/ HP : 061 8362505 / 08126426954
Medan, 9 Agustus 2003 R/ Glucose 5% Fl. No. III S pro Inj ________

Pro : Tn. Tommy Umur : 58 tahun Alamat :

Pro : Tn. Pablo Umur : 56 tahun Alamat :

Contoh Resep Obat Suppositoria Intra Rectum


Dokter Raja Disfahan SIP. No. 01/Menkes/II/01 Alamat praktek : Jl. Dr. Mansur No. 6 Medan Ph/ HP : 061 8362505 / 08126426954
Medan, 9 Agustus 2003
R/ Anusol Supp. No. VI S. rect. 2 dd sup. I p.d ________ Pro : Bayu Umur : 5 tahun Alamat :

Sediaan pada Mukosa Tubuh


Dokter Fadhilah Ihsani SIP. No. 01/Menkes/II/01 Alamat praktek : Jl. Dr. Mansur No. 6 Medan Ph/ HP : 061 8362505 / 08126426954 Medan, 9 Agustus 2003 R/ C.Polidex eye drops Fl. l S 4 dd gtt. Ll ODS ________ Dokter M. Zulfikri SIP. No. 01/Menkes/II/01 Alamat praktek : Jl. Dr. Mansur No. 6 Medan Ph/ HP : 061 8362505 / 08126426954 Medan, 9 Agustus 2003 R/ Sol. Perhidrol 3 % ml 30 S q dd gtt. IV AD ________

Pro : Tn. Aril Umur : 34 thn Alamat :


Contoh resep guttae ophtalmic

Pro : Tn. Haryo Umur : 44 thn Alamat :


Contoh resep guttae auricularres

Contoh Resep Sediaan pada Mukosa Mulut dan Tenggorokan


Dokter Andini Wulandari SIP. No. 01/Menkes/II/01 Alamat praktek : Jl. Dr. Mansur No. 6 Medan Ph/ HP : 061 8362505 / 08126426954 Medan, 9 Agustus 2003 R/ Gargarisma Khan ml 300 S m et ves garg. I ________ Pro : Ny Yuri Umur : 37 thn Alamat :

Hati-hati dengan INTERAKSI OBAT


QUAKER smart heart challenge 30 hari CHOLESTEROL turun !

Pertimbangan Klinis dalam Penulisan Resep


Interindividual variability Klinis vs bentuk obat Klinis vs cara pemberian obat Klinis vs kombinasi obat Klinis vs informasi tentang obat Klinis vs dlsb ..

Interindividual Variability in Drug Response


How do we prescribe drugs?

How do we individualize therapy?

CYP2C19 l PMs EMs

Time after Omeprazole (hour) Sohn, JPET 262: 1195-1202; 1992

The use of NSAIDs in the elderly


Self medication
Fatal toxic reactions
elderly
Concomitance diseases Concomitance drugs NSAID + NSAIDs

Prescription Safe
chronic use Long t- short t- single NSAID

topical

women

COX-2 inh.

Tuliskan resep berikut ini:

Soal A
Tuliskan resep yang berisi: Rifampisin 150 mg Isoniazid 100 mg Vitamin A 600 iu Sebanyak sepuluh bungkus

Soal B
Tuliskan resep yang berisi: Borraginol N suppository sebanyak 6 biji yang diberikan sekali sehari sebelum tidur

Soal C
Tuliskan resep yang berisi: Satu botol syrup Pyravit 220 ml dan digunakan sekali sehari 10 cc tiap malam Satu botol syrup Vitacur diberikan 3 kali satu sendok teh

Soal D
Tuliskan resep yang berisi: Clindamycin, 3 x 150 mg Syrup Donexan DX, 3 x satu sendok makan Parasetamol, kalau demam Untuk 4 hari pengobatan

Soal E
Tuliskan resep yang berisi: Glibenklamid, 1 x tablet tiap pagi Metformin, 3 x tablet Captopril, 3 x tablet Untuk 12 hari pemakaian

Soal F
Tuliskan resep yang berisi: Tablet Cataflam 50 mg, 3 x 2 tablet Tablet Colchicin, 3 x 2 tablet Untuk waktu 2 hari pemakaian

Soal G
Tuliskan resep yang berisi: Voltaren emulgel, 2 tube, untuk pemakaian luar Parasetamol, 48 tablet, 3 x 2 tablet

Soal H
Tuliskan resep yang berisi: Ventolin inhaler, satu botol, 3 x 2 puff Syrup Salbutamol, dua botol, 3 x 1 sendok makan Tablet methylprednisolon, 3 x 2 tablet, untuk waktu 3 hari