Student’s Guide Blok 20

Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
BLOK 20 KESEHATAN KELUARGA

A. PENDAHULUAN Keadaan sehat merupakan dambaan bagi setiap keluarga, dan upaya-upaya pelayanan kesehatan yang dilakukan baik secra perorangan, keluarga ataupun kelompok masyarakat adalah bertujuan untuk meningkatkan keadaan kesehatan. Sehat yang dimaksud adalah kadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis ( UU No. 23 tahun 1992 ). Khusus untuk kesehatan keluarga, sasaran dari upaya-upaya pelayanan kesehatan yang dilakukan adalah keluarga. Keluarga adalah merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang mempunyai karakteristik tertentu. Dengan demikian maka keadaan kesehatan masyarakat akan ditentukan oleh keadaan kesehatan dari setiap keluarga yang terdapat dalam masyarakat tersebut. Bagi seorang dokter yang merupakan unsur dalam upaya pelayanan kesehatan sebagai perencana, pelaksana, menilai dan memikirkan tindak lanjut dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, sangat penting mengetahui konsep-konsep dan teori-teori bagaimana hubungan keluarga dengan kesehatan dan hubungan kesehatan dengan kelurga. Peranan keluarga sangat penting dalam memelihara dan meningkatkan kesehatan setiap anggota keluarga dan atau kesehatan masyarakat secara keseluruhan, serta dalam menjamin keberhasilan pelayanan kesehatan keluarga dan atau pelayanan kesehatan masyarakat. Keluarga mempunyai arti dan kedudukan tersendiri dalam masalah kesehatan, antara lain adalah ( Freeman, 1970 ) : 1. Masalah kesehatan keluarga akan menentukan masalah kesehatan masyarakat, karena keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat. 2. Keluarga mempunyai peranan yang amat penting dalam mengembangkan, mencegah, mengadaptasi dan atau memperbaiki masalah kesehatan yang ada dalam keluarga. 3. Masalah kesehatan anggota keluarga saling terkait dengan berbagai masalah anggota keluarga lainnya. 4. Keluarga adalah pusat pengambilan keputusan kesehatan yang terpenting. 5. Keluarga adalah wadah dan saluran yang dinilai paling efektif untuk melaksanakan berbagai upaya dan atau menyampaikan pesan-pesan kesehatan. Upaya kesehatan keluarga berbeda dengan upaya kedokteran keluarga, dimana upaya kedokteran keluarga lebih mengacu kepada aplikasi ilmu kedokteran (medical sciences) terhadap keluarga. Sedangkan upaya kesehatan keluarga adalah lebih mengacu kepada aplikasi ilmu kesehatan masyarakat (public health sciences) terhadap keluarga, yaitu lebih mengutamakan upaya-upaya promotif dan preventif dibandingkan dengan upaya-upaya kuratif dan rehabilitatif. Misalnya masalah kesejahteraan ibu dan anak, keluarga berencana, pencegahan penyakit dan kecelakaan, tumbuh kembang, dan atau masalah gizi ibu hamil, bayi dan anak yang terdapat dalam keluarga. Dalam mempelajari blok 20 ini, mahasiswa akan dapat pengetahuan dan pengalaman mengenai siklus keluarga, masalah kesehatan dalam keluraga, hubungan penyakit dengan keluarga dan sebaliknya, trauma dan kecelakaan dalam keluarga, pencegahan penyakit dalam keluarga, serta bagaimana upaya-upaya pengobatan yang dapat dilakukan dalam penanggulangan penyakit dalam keluarga.

Kesehatan Keluarga Edisi 5 tahun 2011

1

Kumpulkan informasi tambahan diluar diskusi kelompok Langkah 7. Jika kelompok tidak bisa bertemu tutor karena sesuatu hal. Formulasikan tujuan pembelajaran Langkah 6. Selama diskusi. untuk memastikan bahwa kelompok tersebut telah mengumpulkan cukup informasi. Tentukan masalah Langkah 3. Diskusi kelompok tanpa tutor. Selain tutorial. Pertanyaan yang digarisbawahi adalah : Apa yang perlu kita ketahui? Apa yang telah kita ketahui? Apa yang ingin lebih kita ketahui? Tujuh langkah terdiri dari : Langkah 1. Keterampilan klinik berupa pemeriksaan fisik abdomen akan didapatkan di laboratorium keterampilan. dan langkah berikutnya dilakukan dalam diskusi kelompok kedua tentang skenario yang sama. mengidentifikasi tujuan pembelajaran kelompok. yang akan dirujuk dalam tutorial.Student’s Guide Blok 20 Fakultas Kedokteran Universitas Andalas AKTIVITAS PEMBELAJARAN BLOK 20 Aktivitas pengajaran dan pembelajaran berikut dipersiapkan untuk menuntun mahasiswa agar mencapai tujuan pembelajaran blok ini : 1. atau untuk mengidentifikasi pertanyaan praktis. Klarifikasi terminologi dan konsep Langkah 2. diskusi kelompok yang pertama mencakup langkah 1-5. Untuk mencapai tujuan pembelajaran. Tergantung pada kebutuhan belajar anda. Kelompok bertanggung jawab untuk mengatur dan merancang konsultasi pakar dengan menghubungi pakarnya secara langsung. masing-masing berlangsung selama 3 minggu. Anda akan mendapatkan kesempatan untuk mempraktekkan keterampilan ini. seperti mengidentifikasi pertanyaan secara teoritis. Biasanya. Sintesa dan uji informasi yang diperoleh 2. kelompok perlu meyakinkan bahwa mereka telah membawa sumber pembelajaran yang relevan. yang terbagi atas pemeriksaan abdomen umum dan spesifik. Analisa masalah Langkah 4. mereka bertanggung jawab untuk menginformasikan segera kepada sekretariat melalui (0751) 7999939. 3. Daftar kontributor blok dan sumber yang dapat dihubungi tercantum pada buku ini. Tujuan dari diskusi tanpa tutor bisa bervariasi. Sangat dianjurkan agar anda menjadwalkan perjanjian dengan pakar. Silahkan periksa jadwal anda untuk mengatur waktu. anda juga dapat merancang pertemuan kelompok tanpa kehadiran tutor. metoda tujuh langkah akan digunakan dalam diskusi kelompok. yaitu : Konsultasi Pakar Aktivitas ini adalah kebutuhan yang mendasar. berbagai aktivitas pembelajaran yang relevan dengan blok ini telah dirancang untuk menambah pengertian mahasiswa terhadap konsep yang didiskusikan dalam kelompok. Diskusi kelompok dengan tutor dijadwalkan dua kali seminggu. Kesehatan Keluarga Edisi 5 tahun 2011 2 . Buatlah suatu pengkajian yang sistematik dari berbagai penjelasan yang didapatkan pada langkah 3 Langkah 5.

mencari informasi yang lebih banyak dari sumber pembelajaran yang tersedia. anda diharapkan untuk melakukan belajar mandiri. dianjurkan agar anda mempersiapkan daftar pertanyaan yang tidak bisa dijawab dalam diskusi kelompok. Tidaklah cukup belajar hanya dari catatan kuliah atau buku teks. kelompok akan ditanya untuk melihat adanya kemajuan pembelajaran. Kuliah dalam kurikulum PBL semestinya digunakan untuk mengklarifikasi dan mengkonfirmasi masalah pembelajaran yang telah ditentukan dan dengan demikian terjadi secara interaktif. suatu keterampilan yang penting untuk karir anda ke depan dan perkembangannya. Jadi bersiaplah dan ambillah keuntungan dari kesempatan ini. Kesehatan Keluarga Edisi 5 tahun 2011 3 . Agar penggunaan kuliah efektif. Keterampilan ini meliputi mengetahui minat anda sendiri.Student’s Guide Blok 20 Kuliah oleh pakar Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Dibandingkan dengan kurikulum kedokteran konvensional. Kuliah diatur menurut topik blok. Belajar Mandiri Sebagai seorang pelajar dewasa. Kelompok mengemukakan persoalan. Tidak akan ada struktur yang kaku untuk diskusi kelas dan tidak dimaksudkan sebagai kuliah. menilai pembelajaran anda sendiri dan mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran selanjutnya. Kegiatan ini diadakan satu kali seminggu. dan fasilitator atau panel akan mengarahkan diskusi dan menjawab pertanyaan anda. jumlah kuliah dalam kurikulum PBL berkurang agar terdapat waktu ekstra untuk belajar mandiri. Belajar mandiri adalah ciri yang penting pada pendekatan PBL dan belajar harus dianggap sebagai perjalanan yang tiada akhir tanpa batas untuk memperoleh informasi. Diskusi Pleno Tujuan dari diskusi ini untuk menyamakan dan membandingkan proses pembelajaran kelompok untuk mencegah adanya kelompok yang mengambil jalur yang salah. Skills Lab Skills lab merupakan kegiatan yang dilaksanakan di laboratorium atau lapangan yang berguna untuk mempraktekkan ilmu yang didapat dari perkuliahan sehingga mahasiswa mempunyai keterampilan yang baik. mengerti informasi dengan menggunakan strategi pembelajaran yang berbeda dan berbagai aktivitas. Untuk memulai diskusi.

Student’s Guide Blok 20 Fakultas Kedokteran Universitas Andalas POHON TOPIK BLOK 20 Prinsip dan Konsep Struktur Keluarga Pengaruh Sosio Kultural KESEHATAN KELUARGA Pertahanan Terhadap Penyakit Personal dan Keluarga Intervensi dan pengobatan Mekanisme Pertahanan Yang Berkompeten Dan Respon Terhadap Penyakit Kesehatan Keluarga Edisi 5 tahun 2011 4 .

Mustafa Noer.PA Dr. Dr. Selfi Renita Rusjdi. dr.Apt : Dr. M. dr.Biomed. Apt 19.Student’s Guide Blok 20 KOORDINATOR BLOK 20 Ketua Sekretaris Anggota Fakultas Kedokteran Universitas Andalas : Dr. Eva Chundrayeti. Dr. dr. Dr. Yuli Ismail. MS. MPH 3. M. Rose Dinda Martini SpPD(K) 10.Biomed Dr. dr. Sp. Prof. Wirsma Arif. Erlina Rustam MS. Yuniar Lestari 5.OT 16.dr Masrul SpGK 2. Elly Usman. Defrin. Dra. Adnil Edwin. SpOG 13. Yusrawati SpOG 11. SpB Onk(K) 14. Iskandar Syarif. SpA 8. dr. Dra. Apt 18. Rizki Rahmadian Sp. SpB(K) 15.dr. dr. Henny Mulyani. Drg. Ida Rahman Burhan Dosen Pakar : 1. dr. SpA 9. Rahmatini. Evi Derma Sativa 4. dr. dr. Hafni Bachtiar. Yoserizal Seruji SpOG(K) 12. Dr. MKes 17. Indrawati Lipoeto PhD 7. dr. dr. MSi.Nur. Elly Usman.dr. SpKJ Kesehatan Keluarga Edisi 5 tahun 2011 5 . Rizanda Mahmud Mkes 6. MS 20. Edison MPH : Dra. dr. dr. dr.

Ujian blok (60% dari nilai akhir) Pada minggu terakhir blok ini. Penilaian tutorial selama diskusi kelompok kecil (20% dari nilai akhir). 2. Walaupun ujian blok ini dilakukan di akhir blok.Student’s Guide Blok 20 Fakultas Kedokteran Universitas Andalas PENILAIAN Tujuan pembelajaran akan dinilai dengan menggunakan berbagai jenis ujian. jika masih tidak lulus maka mahasiswa tersebut dianggap tidak lulus blok 7. praktikum) tidak akan diizinkan mengikuti ujian blok. anda akan menjalani ujian blok untuk menilai pemahamann anda terhadap tujuan pembelajaran. Setelah 2 x 24 jam. Nilai Skills lab (20% dari nilai akhir). Mahasiswa yang menghadiri kurang dari 75% aktivitas blok (tutorial. mereka harus melapor kepada tutor dalam 2 x 24 jam dan membawa atau mengirim surat dari dokter atau orang tua agar mendapatkan tanda tangan dan penilaian dari tutor. Evaluasi formatif (40% dari nilai akhir) a. maka instruktur akan memberikan kesempatan untuk ujian ulangan sebanyak 1 kali. Manajemen waktu yang baik sangat penting untuk mencapai tujuan pembelajaran anda sendiri. sangat dianjurkan agar anda mempersiapkan diri mulai dari permulaan blok dan tidak meninggalkan apapun sampai menit terakhir. mahasiswa tersebut tidak akan memperoleh nilai. b. kuliah. sebagai berikut : 1. Kesehatan Keluarga Edisi 5 tahun 2011 6 . Jika mahasiswa tidak lulus ujian skills lab. Jika mahasiswa tidak datang pada satu pertemuan.

Petugas posyandu mengatakan bahwa dari KMS terlihat anaknya mengalami KEP. Dua adik Mawar yang laki-laki juga merokok meskipun mereka masih duduk di bangku SMA. 25 tahun. Rumahnya terasa pengap. Anak pertama duduk di kelas 1 SD. ventilasinya kurang dan MCK biasanya ke sungai saja. Anak-anak tetangga yang seumurnya tampak riang bermain. Dia menanggung kehidupan mereka. anak kedua 5 tahun. seorang ibu rumah tangga dengan tiga orang anak. perutnya buncit. kadang sebagai buruh cuci. dan mengupayakan melakukan five level of prevention untuk kejadian malnutrisi di wilayah kerja Puskesmas Salido tersebut. matanya cekung . sementara dia tampak lesu. kadang sebagai penggiling cabai di pasar. Mereka dibiarkan bermain dengan tetangga tanpa pengawasan.Student’s Guide Blok 20 Fakultas Kedokteran Universitas Andalas MODUL 1 SKENARIO 1 : SI MAWAR YANG PONTANG PANTING Mawar. namun masih juga merokok. Bagaimana pendapat anda tentang keadaan keluarga Mawar dalam memecahkan masalah kesehatan? Kesehatan Keluarga Edisi 5 tahun 2011 7 . belum sekolah. Mawar pontang panting bekerja. Anak-anak jarang mencuci tangan sebelum makan. Dalam beberapa hari ini tampak batuk-batuk dan nafasnya terengah-engah. menurut kader disana anak Mawar jarang ke posyandu. Bapaknya sudah lama tidak bekerja. Suami Mawar yang nelayan. beberapa hari ini tidak banyak mendapatkan ikan karena musim badai. Kegiatannya hanya merokok sampai beberapa bungkus sehari. Petugas Puskesmas telah mendata keluarga Mawar sebagai keluarga Resiko Tinggi. Anaknya yang paling kecil (3 tahun). terlihat kurus dengan tulang dada menonjol. mencari uang tambahan untuk biaya hidup sehari-hari dan membayar uang sekolah adiknya.Mawar masih tinggal bersama kedua orang tuanya dan tiga adiknya.

hanya saja gigi incicivus sentralis decidua atas mengalami fraktur sampai pulpa. Orang tua Evita khawatir melihat kejadian yang dialami anak tersebut dan mudah mudahan hal ini tidak terjadi pada Evita “Kasihan. namun tadi malam evita jatuh sehingga segera dibawa ke Puskesmas.Student’s Guide Blok 20 Fakultas Kedokteran Universitas Andalas MODUL II SKENARIO 2 : BUAH HATIKU EVITA Setelah dua tahun pernikahan akhirnya pasangan muda ini dikarunia seorang anak perempuan yang cantik. Bagaimana anda menjelaskan tentang kejadian ini ? Kesehatan Keluarga Edisi 5 tahun 2011 8 . Ternyata dia terjatuh dari sepeda. beruntung tidak terdapat fraktur pada tangannya. Evita nama bayi yang berumur tiga bulan ini. Orang tuanya cemas apakah Evita masih dapat diimunisasi sesuai jadwalnya Di Puskesmas tampak banyak bayi lain yang akan diimunisasi. Pekan depan Evita akan dibawa orangtuanya ke Puskesmas untuk melengkapi imunisasi dasar yang harus dia dapatkan. sewaktu bermain dengan teman-temannya. yang terpenting adalah merawat gigi sejak kecil sehingga tidak terjadi karies. apakah gigi anak itu masih bisa diperbaiki? Bagaimanakah keadaan giginya jika sudah remaja atau dewasa?” Menurut dokter. Menurut dokter yang memeriksa anak tersebut. mulut serta tangan dan kakinya berdarah. diantara mereka yang berobat tampak seorang anak berumur kira-kira 5 tahun menangis kesakitan karena luka pada wajah.

Setelah diperiksa menurut dokter nenek menderita demam influenza. Bagaimana anda menerangkan keadaan nenek Janah? Kesehatan Keluarga Edisi 5 tahun 2011 9 . karena menurut anaknya nenek kadang kadang juga suka lupa nama cucu dan anaknya yang berjauhan dan sering merajuk.Student’s Guide Blok 20 Fakultas Kedokteran Universitas Andalas MODUL III SKENARIO 3 : NENEKKU SAYANG Nenek Janah 74 tahun dalam beberapa hari ini merasa demam. Keadaan ini sangat berbeda saat nenek Janah masih muda. Apakah perubahan ini karena faktor usia beliau. dan dokter menyarankan untuk diperksa ke dokter gigi. Anak nenek Janah membawa beliau berobat ke dokter keluarga karena khawatir dengan kondisi nenek Janah. nafsu makan berkurang dan terasa nyeri saat menelan disertai hidung tersumbat. Anaknya menanyakan apakah penyakit yang sedang diderita nenek Janah. beliau sangat aktif dan energik dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. apalagi sejak 6 bulan ini terlihat nampak mulai bungkuk. Pada saat pemeriksaan tenggorokan tampak faring hiperemis dan beberapa molar bawah mengalami destruksi. Dokter menanyakan kepada nenek apakah nenek merasakan sakit bila mengunyah. Dalam kesehariannya nenek berjalan menggunakan tongkat supaya lebih kuat. apakah perlu perawatan lebih lanjut? Apakah perlu imunisasi? Anaknya juga menanyakan tentang keadaan gigi nenek Janah.

Yoan menanyakan apakah pendidikan S2 istrinya harus ditunda sampai setelah melahirkan. Ny. apalagi dia sedang menyelesaikan pendidikan S2 nya. Biasanya dia tidak suka es krim dan roti. Dokter menyarankan agar Ny. Dokter menanyakan apakah mendapat imunisasi sebelum menikah dan pernah menderita penyakit kronis sebelum hamil? Dokter menyarankan untuk kontrol kembali dan imunisasi TT untuk ibu hamil.Yoan 32 tahun sore ini pergi ke dokter keluarga untuk memeriksakan kehamilannya.Yoan berencana akan memakai baju hamil yang sudah disiapkan. Ny Yoan sangat berbahagia karena kehamilan ini sudah ditunggu selama 5 tahun perkawinan. tidak beraktivitas terlalu melelahkan serta berhati-hati bila berjalan dan tidak memakai alas kaki yang bertumit tinggi. Dokter mengatakan bahwa usia kehamilannya saat ini sekitar 10-12 minggu. namun sejak beberapa minggu ini dia menyukainya. karena baju yang biasanya dipakai sudah terasa sempit.Yoan mengatur waktu istirahatnya. Pada saat kontrol sore ini Ny. Saat ini Ny Yoan sering merasakan mual dan pusing terutama pagi hari dan merasakan lebih sensitif dan mudah tersinggung. Suami Ny.Yoan menanyakan dan meminta saran apa yang harus dilakukan dan dihindari selama kehamilan ini agar dapat melahirkan bayi yang sehat dan ibu melahirkan dengan lancar dan selamat. Ny.Yoan juga menanyakan tentang aktivitas yang cukup banyak.Student’s Guide Blok 20 Fakultas Kedokteran Universitas Andalas MODUL IV SKENARIO 4 : NYONYA YOAN YANG BERBAHAGIA Ny. Jika anda dokter tersebut. Yoan? Kesehatan Keluarga Edisi 5 tahun 2011 10 . bagaimana anda menjelaskan pada Ny. Ny. Yoan juga merasakan nafsu makannya lebih meningkat dari biasanya.

Student’s Guide Blok 20 Fakultas Kedokteran Universitas Andalas MODUL V SKENARIO 5 : KETIDAKPAHAMAN PAK RUDY Pak Rudy mempunyai tiga orang anak. Sebelum menuliskan resep. Kebetulan pada hari itu anak yang paling tua pulang ke rumah karena anak asrama tiap hari Minggu boleh pulang ke rumah orang tuanya. Dokter memberi resep yang harus diambil ke apotik di puskesmas tersebut. sedangkan yang paling kecil masih balita. Dokter juga berpesan agar obat antibiotika diminum sesudah makan dan harus dihabiskan meskipun anaknya sudah sehat . Ternyata anak yang paling tua ini menderita gatal pada badannya. yang sulung laki-laki tinggal di asrama. Kedua anak tersebut dibawa Pak Rudy berobat ke puskesmas pada keesokan harinya. yang sulung dapat salap untuk dioleskan pada seluruh tubuh. Dokter menerangkan bahwa obat demam yang diresepkannya dapat diberikan bila anak pak Rudi demam maksimal 4 kali dalam sehari. Pak Rudy bingung apa yang ditulis dokter di kertas resep itu. Pak Rudi berniat menyampaikan hal ini pada pimpinan asrama. Bagaimana anda menjelaskan pengobatan yang diberikan dokter kepada anak pak Rudi? Kesehatan Keluarga Edisi 5 tahun 2011 11 . Si bungsu ini sedang demam dan rencananya akan dibawa berobat ke puskesmas. dokter menimbang berat badan anak Pak Rudy yang bungsu supaya dosisnya tepat. sedangkan si bungsu dapat obat makan berupa puyer dan sirup. anak Pak Rudi yang besar menderita scabies dan pengobatannya harus dilakukan juga pada teman-temannya di Asrama. Setelah mengambil obat di apotik. sungguh ia tak paham. Menurut Dokter.

pada sore harinya Willi mendapatkan seorang pasien anak berusia 6 tahun dengan patah pada pergelangan tangan kanannya setelah terjatuh saat bermain petak umpet dirumahnya sore itu. membuat Willi harus berusaha keras memahami teori mengenai trauma. Dari hidungnya terlihat keluar darah dan tampak bengkak tanda Brill hematoma disekitar matanya. Sewaktu pulang dari rumah sakit dokter muda Willi pulang bersama temannya yang jaga di perinatologi. Sementara itu pada malam harinya. Pria tersebut mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helm. Begitu banyak kasus yang dia temukan sewaktu jaga tersebut. Saat dinas tersebut. Dokter muda Willi geleng-geleng kepala karena mendapatkan pasien trauma dari berbagai jenis usia dan ingin mengikuti kasus ini sampai dinyatakan sembuh apakah ada perbedaan dalam penyembuhan trauma yang dialami pasien tersebut.Student’s Guide Blok 20 Fakultas Kedokteran Universitas Andalas MODUL VI SKENARIO 6: PENGALAMAN PERTAMAKU DI IGD Hari ini adalah hari ke tiga dokter muda Willi menjalani kepaniteraan klinik di Bagian Bedah. Willi mendapatkan pasien seorang pria berusia 37 tahun yang tidak sadarkan diri setelah mengalami kecelakaan motor. ternyata temannya tersebut menemukan kasus luksasio humeri pada seorang neonatus. Sebagai dokter bagaimana anda menjelaskan berbagai masalah dan penanganan kasus di atas? Kesehatan Keluarga Edisi 5 tahun 2011 12 . Di ruangan IGD yang lain ada pasien orang tua berusia 65 tahun yang mengalami nyeri pada panggul kirinya setelah jatuh terpeleset di kamar mandi. Kebetulan dia mendapat dinas jaga IGD semalam. dan hasil rontgen menunjukkan fraktur pada collum femoris.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.