You are on page 1of 23

Adam M. Ramadhan, M.Sc.

, Apt

Di Indonesia pemahaman tentang asuransi kesehatan sosial masih sangat rendah karena sejak lama kita hanya mendapatkan informasi yang bias tentang asuransi kesehatan yang didominasi dari Amerika yang didominasi oleh asuransi kesehatan komersial.
Setiap kata “sosial”, seperti “asuransi sosial” dan “fungsi sosial rumah sakit” hampir selalu difahami sebagai pelayanan atau program untuk orang miskin

Selain asuransi kesehatan sosial. seperti yang dilakukan Malaysia. Sistem pendanaan di Asia yang ada sekarang ini sangat bervariasi. maka disepakati tujuan pengembangan asuransi kesehatan sosial yaitu mewujudkan akses universal kepada pelayanan kesehatan. sistem pendanaan melalui pajak (National Health Service) dengan menyediakan pelayanan kesehatan secara gratis atau hampir gratis kepada seluruh penduduk. Sri Lanka. dan Thailand juga mampu menyediakan akses universal tersebut  .

  Asuransi Kesehatan adalah memastikan seseorang yang menderita sakit akan mendapatkan pelayanan yang dibutuhkannya tanpa harus mempertimbangkan keadaan ekonominya. Ada pihak yang menjamin atau menanggung biaya pengobatan atau perawatannya yaitu insurer .

 Asuransi merupakan jawaban atas sifat ketidak-pastian (uncertain) dari kejadian sakit dan kebutuhan pelayanan kesehatan .

. Risiko ini disebut juga pure risk atau risiko murni. Istilah “risiko” digunakan dalam asuransi untuk kejadian-kejadian yang dapat diasuransikan yang sifatnya bukan spekulatif.

 Risiko yang terlalu kecil seperti terserang pilek atau kehilangan sebuah pinsil. . tidak dapat diasuransikan.

Risiko tersebut haruslah bersifat murni (pure) Menurut sifat kejadiannya. tidak dibuat-buat. risiko dapat timbul benar-benar sebagai accidental dan dapat timbul karena suatu perbuatan spekulatif. Risiko murni adalah risiko yang spontan. atau dicari-cari bahkan tidak dapat dihindari dalam jangka pendek.1. tidak disengaja. Contoh : Sakit Kanker .

. Risiko kecelakaan lalu lintas dibuktikan dengan surat keterangan polisi.2. Risiko kebakaran dibuktikan dengan berita acara dan bukti-bukti lain seperti foto kejadian. Risiko bersifat definitif Pengertian definitif artinya risiko dapat ditentukan kejadiannya secara pasti dan jelas serta dipahami berdasarkan bukti kejadiannya. Contoh : Risiko sakit dan kematian dibuktikan dengan surat keterangan dokter.

Pengertian statis artinya probabilitas kejadian relatif statis atau konstan tanpa dipengaruhi perubahan politik dan ekonomi suatu negara. Contoh : Gagal jantung gagal akan relatif statis. . Risiko bersifat statis.3. tidak dipengaruhi keadaan ekonomi dan politik.

Risiko berdampak finansial. karena yang dapat diperhitungkan adalah kerugian finansial. Contoh : Kecelakaan yang dapat menyebabkan kecacatan . Setiap risiko mempunyai dampak finansial dan nonfinansial Risiko yang dapat diasuransikan adalah risiko yang mempunyai dampak financial.4.

Kalau seorang sakit. Risiko measurable atau quantifiable. waktu kejadian.5. harus dapat diterangkan lokasi terjadinya penyakit. jenis penyakit. tempat perawatan (nama dan lokasi rumah sakit). dan biaya yang dibutuhkan untuk perawatan yang dijalani . Syarat lain adalah besarnya kerugian finansial akibat risiko tersebut dapat diperhitungkan secara akurat.

Syarat yang terakit dengan teknis asuransi adalah: 1. Probabilitas kejadian risiko yang akan disuransikan relatif kecil . Contoh : Pasien HD cuci darah 2x seminggu . Persyaratan teknis asuransi adalah besarnya probabilitas kejadian. besar populasi yang terkena risiko kejadian tersebut.

Kerugian tidak boleh menimpa peserta dalam jumlah besar yang menimbulkan biaya sangat besar 3. Populasi harus cukup besar dan homogen yang akan diikutsertakan dalam skema asuransi .2.

  Asuransi sosial yang ditanggung pemerintah Asuransi Komersial yang dijual perusahaan asuransi .

Termasuk pegawai swasta yang ikut program Askes . pensiunan dan keluarganya. Askes (Asuransi Kesehatan) Adalah asuransi kesehatan bagi pegawai negeri. yang dikelola oleh PT Persero Askes.

Sedangkan yang dimaksud dengan asuransi perusahaan/kantor adalah perusahaan/kantor yang menyediakan biaya atau tempat berobat bagi karyawan dan mungkin keluarganya bila saki . Astek (Asuransi Tenaga Kerja) / Jamsostek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja) dan Asuransi Perusahaan/kantor Astek/Jamsostek adalah asuransi bagi tenaga kerja swasta yang dikelola oleh PT Astek.

4. 2.1. Tidak terjadi seleksi bias Redistribusi/subsidi silang luas Pengaturan tarif fasilitas kesehatan lebih seragam Administrasi sederhana Biaya administrasi murah. 5. . 3.

3. 2. Pilihan terbatas Manajemen kurang keratif/responsif Pelayanan seragam Penolakan fasilitas kesehatan. 4. .1.

kewajiban asuradur baru akan terjadi jika kondisi yang telah ditentukan (misalnya sakit atau kehilangan harta benda) terjadi pada diri tertanggung. Bersifat kondisional. Apabila tertanggung tidak mengalami kejadian tersebut. Dalam kontrak asuransi. maka tidak ada kewajiban asuradur memberikan manfaat .

Apabila tertanggung tidak memenuhi kewajibannya. tidak membayar premi misalnya. Bersifat unilateral. Pada umumnya kontrak bersifat bilateral yaitu masingmasing pihak mempunyai kewajiban dan hak yang dapat dituntut jika salah satu pihak tidak melaksanakan kewajibannya. ia tidak dapat dituntut. akan tetapi haknya otomatis hilang atau kontrak otomatis terputus .

Kontrak pada umumnya mempunyai keseimbangan nilai tukar (economic value) antara kewajiban dan hak bagi pihak pertama maupun pihak kedua. . Bersifat Aleatory. Namun kontrak asuransi memberikan nilai manfaat jauh lebih besar dibandingkan kewajiban premi yang harus dibayarkan oleh peserta.

TERIMA KASIH .