You are on page 1of 84

KIAT MENGHINDARI TUNTUTAN / GUGATAN DAN CARA PENANGGULANGANNYA

Anna Haroen Atmodirono, SH


KONSULTAN HUKUM RUMAH SAKIT DOSEN FAKULTAS KEDOKTERAN DOSEN STIKES

PROSES PENYELESAIAN PERKARA


MA P T MA P T

P N
JAKSA POLRI PIDANA

P N PERDATA PERATUN
5

PASAL 66 UU PRAKTEK KEDOKTERAN


(1) Setiap orang yang mengetahui atau kepentingannya dirugikan atas tindakan

dokter atau dokter gigi dalam menjalankan praktek kedokteran dapat mengadukan secara tertulis kepada ketua majelis kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia. (2) Pengaduan sekurang-kurangnya harus memuat :
(1)

(2)
(3)

Identitas pengadu; Nama dan alamat tempat praktik dokter atau dokter gigi dan waktu tindakan dilakukan; dan Alasan pengaduan

(3) Pengaduan sebagaimana dimaksud sebagai ayat (1) dan ayat (2) tidak

menghilangkan hak setiap orang yang melaporkan adanya dugaan tindak pidana kepada pihak yang berwenang dan/atau menggugat kerugian perdata ke pengadilan. Untuk non dokter sanksi pidananya pasal 359-361 KUHP sanksi perdatanya pasal 1365-1371 KUH perdata

KIAT MENGHINDARI TUNTUTAN


Bekerja sesuai prosedur
Memahami hak & kewajiban dokter & pasien Memahami aspek hukum yang berlaku bagi dokter /

drg Membuat rekam medis Meminta persetujuan atau penolakan tindakan medik Meminta pernyataan pulang paksa dari pasien Menyimpan rahasia pasien Bersikap etis terhadap pasien Hati-hati dalam memberikan komentar
7

CARA PENANGGULANGAN
Pendampingan oleh kuasa hukum yang memahami medico legal Asuransi

HAK PASIEN
ATAS INFORMASI MEMBERIKAN PERSETUJUAN MEMILIH DOKTER MEMILIH SARANA KESEHATAN ATAS RAHASIA KEDOKTERAN MENOLAK PENGOBATAN / PERAWATAN MENOLAK TINDAKAN MEDIK TERTENTU
9

HAK PASIEN pasal 52 UU PRADOK


a. MENDAPAT PENJELASAN b. c.

d.

e.

SECAA LENGKAP MEMINTA PENDAPAT DOKTER / DOKTER GIGI LAIN MENDAPAT PELAYANAN SESUAI DENGAN KEBUTUHAN MEDIS MENOLAK TINDAKAN MEDIS MENDAPATKAN ISI REKAM MEDIS
10

KEWAJIBAN PASIEN PASAL 53 UU PRADOK


a. MEMBERIKAN INFORMASI YANG LENGKAP

DAN JELAS TENTANG MASALAH


KESEHATANNYA.
b. MEMATUHI NASEHAT DAN PETUNJUK

DOKTER / DOKTER GIGI


c. MEMATUHI KETENTUAN YANG BERLAKU

DISARANA PELAYANAN KESEHATAN


d. MEMBERIKAN IMBALAN JASA
11

HAK DOKTER
Perlindungan hukum Bekerja menurut standar profesi Menolak keinginan pasien yang bertentangan dengan standar profesi, etika dan peraturan UU Menghentikan jasa profesionalnya Privacy Informasi Di perlakukan adil dan jujur Imbalan atas jasa
12

KEWAJIBAN DOKTER
Mematuhi perundang-undangan Pelayanan medis Merujuk Px ke dokter / drg lain yang punya keahlian atau kemampuan lebih baik Memberi kesempatan pada Px utk beribadah Memperoleh informasi yang lengkap dan jujur dari Px Membuat RM Bekerja sesuai dengan profesi
13

YANG DILARANG
KELALAIAN 359-361 KUHP

EUTHANASIA 344 KUHP


SUMPAH PALSU Ps 242 KUHP MENGHALANGI PENYIDIKAN 216 KUHP

TANPA PERSETUJUAN Px
PermenKes 290 TH 2008 MENGHINA Px Ps 310-315

MELAKUKAN PERBUATAN YG TIDAK MENYENANGKAN PS 335 KUHP


TANPA KEAHLIAN & KEWENANGAN MELAKUKAN TINDAKAN KEDOKTERAN Ps 77 UU PRADOK
14

YANG DILARANG
ABORTUS PROV. CRIMINALIS Ps 283 ,299,346,347,348,349,534.KUHP dan Ps 75 DAN 90 UU NO 36 TH 2009 TTG KESEHATAN KETERANGAN PALSU- 263-268 KUHP ASUSILA 281-300 KUHP PENIPUAN 378 KUHP EXPLANTASI TANPA PERSETUJUAN Px 34, 81 UU Kes MEMBOCORKAN RAHASIA PASIEN 79 UU PRAKTEK KEDOKTERAN

15

Yang Dilarang di UU Pradok


Pasal 79 : Dipidana 50 juta
Sengaja tidak memasang papan nama b. Tidak membuat rekam medis c. 1. Memberikan yanmed tidak sesuai dengan : standar profesi, SOP, kebutuhan medis px. 2. Tidak merujuk px 3. Tidak menyimpan rahasia kedokteran 4. Tidak melakukan pertolongan darurat kecuali bila yakin pada orang lain yang lebih mampu. 5. Menambah ilmu pengetahuan
a.
16

Pasal 75 UU Pradok
Ayat (1) : Dokter/Dokter gigi praktek tanpa SIP penjara max 3 tahun / denda max 100 juta.

Pasal 76 UU Pradok
Dokter/dokter gigi praktek tanpa SIP penjara max 3 th/denda max 100 juta.

Pasal 77 UU Pradok
Orang yang sengaja menggunakan Identitas seolah-olah dr/drg Penjara max 5 th/ denda max 150 juta.

Pasal 78 UU Pradok
Orang yang sengaja menggunakan alat, metode cara Yankes seolah-oleh dr/drg Penjara max 5 tahun/denda max 150 juta

Pasal 80 UU Pradok
Ayat (1) : Yang memperkerjakan dr/drg yang tidak punya SIP max penjara 10 th / denda 300 juta.

17

SIP dan Pelaksanaan Pradok


PERMENKES No 269/th 2008 IJIN PRAKTEK Pasal 2 ayat (2) : Syarat Permohonan ke DKK a. Fotocopy STR b. Pernyataan punya tempat praktek c. Rekomendasi IDI / PDGI d. Pas Photo berwarna : 4 x 6 3 lembar 3 x 4 2 lembar Pasal 2 ayat (4) : SIP ke 2 dan 3 dr/drg yang bekerja di Yankes Pemerintah melampirkan Surat Ijin dari Pimpinan 18

Pasal 4
ayat (1) : SIP diberikan paling banyak 3 tempat. Ayat (2) : kepala DKK otomatis memberikan SIP pada dr/drg yang memiliki STR yang ditempatkan di sarana yankes milik pemerintah. Ayat (3) : SIP dapat berada : Dalam 1 kabupaten / kabupaten kota Dalam 1 kabupaten / kabupaten kota lain (Dalam Provinsi yang sama atau yang lain)

19

Pasal 9 : Tidak memerlukan SIP (Insidentil) :


a. Diminta yankes untuk memenuhi yanmed yang

b.
c. d. e.

khusus tidak terus menerus / tidak berjadwal tetap. Melakukan bakti sosial Tugas kenegaraan Melakukan penanganan bencana atau pertolongan darurat Memberikan pertolongan yanmed kepada : keluarga, tetangga, kunjungan rumah, pertolongan masyarakat tidak mampu

20

SURAT TUGAS / ST Pasal 10 :


Ayat (1) : Surat tugas diberikan oleh kepala Kadinkes Prov tanpa SIP berdasar permintaan kepala DKK Ayat (2) : ST berlaku 1 tahun Ayat (3) : Perpanjangan dengan persetujuan Kadinkes Prov Ayat (4) : kepala DKK harus mempertimbangkan keseimbangan antara kebutuhan pelayanan dan kemampuan dr/drg Ayat (5) : keseimbangan berdasar pedoman yang ditetapkan Menkes

21

Pemberhentian Praktek
Pasal 12
Ayat (1) : dr/drg yang akan memberhentikan praktek memberitahu kepala DKK Ayat (2) : Pemberitahuan secara tertulis dan mengembalikan foto copy STR yang telah dilegalisir KKI Ayat (3) : Kepala DKK hrs mengembalikan foto copy STR kepada dr/drg yang telah mengembalikan SIP. Pasal (4) : Bila foto copy STR yang dilegalisir hilang kepala DKK hrs membuat pernyataan tentang hilangnya STR kepada KKI.

22

Pencabutan SIP
Alasan pencabutan SIP :
Pasal 23 : a. Atas dasar rekom MK DKI b. Dicabut oleh KKI c. Tempat praktek tidak sesuai dengan SIP d. Dicabut rekomnya oleh IDI / PDGI Pasal 24 : Ayat (1) :Pencabutan o/ kepala DKK disampaikan paling lambat 14 hari sejak tanggal keputusan. Ayat (2) : Bila dr/drg keberatan diajukan kepada kepala DKK untuk diteruskan ke Menkes dalam waktu 14 hari setelah keputusan. Ayat (3) :Menkes meneruskan kepada MK DKI paling 23 lambat 14 hari

PERSETUJUAN TINDAKAN KEDOKTERAN DI INDONESIA

PERMENKES No. 290/MENKES/PER/III/2008


24

Pasal 1
1. Persetujuan tindakan kedokteran adalah

persetujuan yang diberikan oleh pasien atau keluarga terdekat setelah mendapat penjelasan secara lengkap mengenai tindakan kedokteran atau kedokteran gigi yang akan dilakukan terhadap pasien. 4. Tindakan invasif adalah suatu tindakan medis yang langsung dapat mempengaruhi keutuhan jaringan tubuh manusia

25

BENTUK PERSETUJUAN Pasal 2


TERTULIS (yang berisiko tinggi) LISAN (yang tidak berisiko tinggi)

Formulir khusus

Ucapan setuju/ mengangguk

Kalau Meragukan tertulis (Pasal 3 ayat 5)

26

INFORMASI
DIAGNOSE & TATA CARA TERAPI / ALTERNATIFNYA

TUJUAN TINDAKAN KEDOKTERAN

RISIKO & KEMUNGKINAN RASA SAKIT KOMPLIKA SI KEUNTUNGAN PROGNOSE PERKIRAAN PEMBIAYAAN

LENGKAP & JELAS

27

INFORMASI
HARUS DIBERIKAN ISTILAH KEDOKTERAN (-) SESUAI DGN TINGKAT PENDIDIKAN LENGKAP & JUJUR, KECUALI MERUGIKAN Px TINDAKAN INVASIF -> INFORMASI DARI DOKTER AHLI TINDAKAN BUKAN INVASIF -> DOTER LAIN / PERAWAT
28

PENJELASAN
(1) LANGSUNG KEPADA PX DAN/ATAU KELUARGA

TERDEKAT (2) PX ANAK-ANAK / ORG TIDAK SADAR PADA KELUARGA / YANG MENGANTAR

PENJELASAN

PERKECUALIAN PENJELASAN RESIKO & KOMPLIKASI


RISIKO & KOMPLIKASI SUDAH MENJADI PENGETAHUAN UMUM B. SANGAT JARANG TERJADI / DAMPAKNYA SANGAT RINGAN C. TIDAK DAPAT DIBAYANGKAN SEBELUMNYA / UNFORESEEABLE
A.

29

PENOLAKAN PENJELASAN
PASAL 9 Ayat (3) Yang merugikan Px Px menolak Diberikan kepada keluarga terdekat

Saksi 1 Nakes

30

Dr/ Drg berhalangan menjelaskan (Pasal 10)


Dr/Drg lain yang Kompeten Nakes tertentu

LIFE SUPPORT Pasal 14

(1) Harus mendapat persetujuan keluarga

terdekat (2) Persetujuan diberikan setelah mendapat informasi (3) Harus tertulis
31

PENOLAKAN TINDAKAN KEDOKTERAN PASAL 16


(1) Dilakukan oleh Px atau keluarga terdekat (2) Harus Tertulis

(3) Akibat penolakan manjadi tanggung

jawab Px

32

33

34

YANG BERHAK T. TANGAN


21 THN / SUDAH MENIKAH (Px. SENDIRI)
< 21 THN :
- AYAH / IBU KANDUNG - SAUDARA KANDUNG

35

YANG BERHAK T. TANGAN


< 21 THN TDK PUNYA ORTU :
- AYAH / IBU ADOPSI - SAUDARA KANDUNG - INDUK SEMANG

36

YANG BERHAK T. TANGAN


< 21 THN TDK PUNYA ORTU :
- AYAH / IBU ADOPSI - SAUDARA KANDUNG - INDUK SEMANG

37

YANG BERHAK T. TANGAN


Px. DEWASA GANGGUAN MENTAL :
- AYAH / IBU KANDUNG - WALI YANG SAH - SAUDARA KANDUNG

38

YANG BERHAK T. TANGAN

Px. DIBAWAH PENGAMPUAN :


- WALI - CURATOR

39

URUTAN PERSETUJUAN / PENOLAKAN


SUAMI / ISTERI AYAH / IBU KANDUNG ANAK-ANAK KANDUNG SAUDARA KANDUNG

40

SANKSI HUKUM
PIDANA
PERDATA

: ps. 351 KUHP


: ps. 1365, 1366, 1367, 1370, 1371 KUH PERDATA

41

TANPA PERSETUJUAN Px PERMENKES No. 290/MENKES/PER/III/2008 Pasal 4 : Untuk menyelamatkan jiwa Px dan menghindari kecacatan Pasal 12 : Untuk perluasan operasi yang tidak dapat diduga sebelumnya Pasal 15 : Tindakan yang sesuai dengan program pemerintah

42

ASPEK LEGAL REKAM MEDIS

43

Permenkes No. 269/MENKES/PER/111/2008 Tentang Rekam Medis


Pasal 1 1. Rekam medis adalah berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien
44

NAKES TERTENTU
4. Tenaga kesehatan tertentu adalah tenaga kesehatan yang ikut memberikan pelayanan kesehatan secara langsung kepada pasien selain dokter dan dokter gigi.

45

JENIS RM Pasal 2 ayat (2)


Tertulis, lengkan & jelas Elektronik

Isi RM Pasal 3
Rawat Jalan (A J) Rawat Inap (A M) Gawat Darurat ( A L)

46

(2) Isi ringkasan pulang :


a. Identitas pasien b. Diagnosa masuk dan indikasi pasien dirawat c. Ringkasan hasil pemeriksaan fisik dan penunjang diagnosa akhir, pengobatan dan tindak lanjut lain. d. Nama dan tanda tangan dokter/dokter gigi yang memberikan pelayanan kesehatan.
47

TATA CARA Pasal 5


(1) Dokter / dokter gigi wajib membuat rekam medis (2) Harus dibuat segera setelah Px menerima Yankes (3) Catatan dan Dokumentasi :

- Hasil pemeriksaan - Pengobatan - Tindakan & Pelayanan lain (4) TT Dr, Drg dan NAKES tertentu (5) Kalau ada kesalahan tulis dapat dibetulkan (6) Cara pembetulan : Dicoret, Ditulis pembetulannya dan diparaf.
48

Sanksi Pidana: Pasal 79 UU Tentang Praktek Kedokteran: Dokter yang tidak membuat rekam medis dipidana kurungan paling lama 1 tahun atau denda Rp. 50.000.000,-

49

PENYIMPANAN, PEMUSNAHAN DAN KERAHASIAAN PASAL 8


(1) Px rwt Inap minimum 5 tahun
(2) Setelah 5 tahun dimusnahkan kecuali

ringkasan pulang dan pertindok (3) Ringkasan pulang dan pertindok 10 tahun (4) Ayat (3) di atas dilaksanakan o/ petugas yang di tunjuk oleh Pimpinan Sarana Yankes Non Rs min 2 th (Pasal 9)
50

PASAL 9;
(1) Rekam medis pada sarana pelayanan

kesehatan non rumah sakit wajib disimpan sekurang-kurangnya untuk jangka waktu 2 (dua) tahun terhitung dari tanggal terakhir pasien berobat (2) Setelah batas waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilampaui, rekam medis dapat dimusnahkan
51

Yang wajib menyimpan RHS pasal 10 ayat (1)


1. 2.

3.
4. a.

b.
c. d.

e.

Dr / Drg NAKES tertentu Petugas Pengelola Pimpinan sarana Yankes INFORMASI DAPAT DIBUKA Ayat (2) U/ kepentingan kesehatan Px Memenuhi permintaan aparat penegak hukum dalam rangka penegakan hukum atas perintah pengadilan Permintaan dan/ persetujuan Px sendiri Permintaan Institusi/Lembaga menurut Undang-undang u/kepentingan penelitian, pendidikan dan audit medis

52

PEMBUKAAN ISI RM PASAL 11; YG BERHAK MEMBUKA


(1) Dr/Drg yg merawat px dengan seijin

tertulis px/peraturan UU Ayat 2 (2) Pimpinan sarana yankes secara tertulis/langsung kepada pemohon tanpa izin px brdsr peraturan UU

53

KEPEMILIKAN, PEMANFAATAN DAN TANGGUNG JAWAB PASAL 12


(1) Berkas RM milik sarana yankes (2) Isi RM milik px (3) Isi RM : dlm bntuk ringkasan RM (4) Ringkasan RM diberikan, dicatat / di copy oleh px / org lain yg diberi kuasa / atas persetujuan tertulis px / keluarga px yg berhak utk itu MANFAAT RM (PASAL 13) (1) a. Pemeliharaan dan pengobatan Px b. Alat bukti proses menegakkan hukum c. Untuk pendidikan dan penelitian d. Dasar pembayaran Yankes e. Data statistik kesehatan
54

(2) Pemanfaatan RM ayat (1) huruf C yang

menyebutkan identitas px hrs mendpt persetujuan scara tertulis dr px atau ahli warisnya dan hrs dijaga kerahasiaannya (3) Kemanfaatan RM utk pendidikan dan penelitian tdk diperlukan persetujuan px bila dilakukan u/ kepentingan negara PASAL 14 Pimpinan sarana yankes bertanggung jwb atas hilang, rusak, pemalsuan dan/ atau penggunaan o/ org atau badan yg tdk berhak thd RM
55

SANKSI HUKUM pasal 51 UU PRADOK


d. Dr / drg wajib merahasiakan segala sesuatu
yg diketahuinya ttg px bahkan juga setelah px itu meninggal dunia. SANKSI PIDANA dr / drg yg membuka rahasia px dipidana dgn pidana kurungan paling lama 1 tahun atau denda paling banyak 50 juta rupiah Selain dr/drg yg membuka rahasia px dipidana penjara paling lama 9 bln atau denda 9 ribu rupiah (Psl 322 KUHP)
56

[Ps.10(1) PERMENKES & BAB IV.1 JUKLAK]

BERKAS RM MILIK SARANA KESEHATAN

TDK BOLEH KELUAR DARI SARANA KESEHATAN Px TDK BOLEH MEMBAWA PULANG Px BUTUH RM --> BERI COPY PENYIDIK --> BERI COPY SAKSI / SAKSI AHLI --> BAWA COPY
57

[Ps.10(2) PERMENKES & BAB IV.2 JUKLAK]

ISI RM MILIK PASIEN

Px BERHAK MENGETAHUI / MELIHAT RM MILIKNYA Px BOLEH MINTA COPY RM MILIKNYA UNTUK :


- SECOND OPINION - DASAR PEMBAYARAN BIAYA YANKES - CATATAN PRIBADI - ALAT BUKTI DI PENGADILAN
58

Rekam Medik Elektronik?


Hakim menganggap print out isi rekam medis bukan alat bukti Bila hakim membutuhkan alat bukti rekam medis maka seluruh komputer akan di sita sebagai barang bukti.

59

ASPEK LEGAL KELALAIAN

60

MEDICAL MALPRACTICE
CRIMINAL CIVIL

FALSIFIES CERTIFICATE

POST OPERATION

ILLEGAL PLASTIC SURGERY ILLEGAL ABORTION

BREAST SURGERY

CIRCUMCITION
61

CONTOH KELALAIAN
OBAT YG SALAH BIUS : OVER DOSIS PERALATAN TDK STERIL MELETAKKAN LILIN DIPINGGIR BOX BAYI SALAH MENYEBUT JNS KELAMIN BAYI GOL. DARAH SALAH SELANG SALAH MASUK AIR PANAS BOCOR
62

SANKSI PIDANA
Ps. 359 KUHP
BARANG SIAPA KARENA KELALAIANNYA MENYEBABKAN ORANG MATI, DIPIDANA DENGAN PIDANA PENJARA PALING LAMA 5 TAHUN ATAU PIDANA KURUNGAN MAX. 1 TAHUN
63

SANKSI PIDANA
Ps. 360(1) KUHP
LALAI LUKA BERAT 5 THN PENJARA 1 THN KURUNGAN
64

LUKA BERAT
[Ps. 90 KUHP] PENYAKIT / LUKA YG TDK DPT SEMBUH TDK DPT BEKERJA SETERUSNYA TDK DPT MEMAKAI SALAH SATU 5 INDERA MENDPT CACAT BESAR LUMPUH TERGANGGU AKAL > 4 MINGGU GUGUR / MATINYA KANDUNGAN SEORANG WANITA
65

SANKSI PIDANA
Ps. 361 KUHP
MENJALANKAN PEKERJAAN JABATAN LALAI PIDANA DITAMBAH SEPERTIGA
66

INSTRUKSI
DOKTER : A DOKTER : A

PERAWAT : B

PERAWAT : A

PASIEN MATI

PASIEN MATI

TANGGUNG JAWAB PERAWAT

TANGGUNG JAWAB DOKTER


67

Ps.55(1) KUHP
MENYURUH, TURUT SERTA
= PELAKU

68

Ps.56 KUHP
PEMBANTU = PELAKU

69

SANKSI PERDATA
Ps. 1366 KUHS
SETIAP ORANG BERTANGGUNG JAWAB TIDAK SAJA ATAS KERUGIAN YG DIAKIBATKAN KARENA PERBUATANNYA, TETAPI JUGA KARENA KELALAIANNYA
70

SANKSI PERDATA
Ps. 1367 KUHS
RESPONDEAT SUPERIOR / TANGGUNG JAWAB ATASAN

71

SANKSI PERDATA
Ps. 1370 KUHS

KELUARGA BERHAK MINTA GANTI RUGI.

72

SANKSI PERDATA
Ps. 1371 KUHS

KELUARGA BERHAK MINTA BIAYA PENYEMBUHAN.

73

CARA MEMBUKTIKAN KELALAIAN


SDH SESUAI DGN PROTAP ? SDH SESUAI DGN STANDAR PROFESI ? BAGAIMANA ISI RM ? BAGAIMANA HASIL VISUM ? BAGAIMANA PENDAPAT AHLINYA ?
74

ASPEK HUKUM
KEWAJIBAN MENYIMPAN RAHASIA
DALAM KAITANNYA DENGAN

REKAM MEDIK
75

RAHASIA DAPAT DIBUKA ?


DAYA PAKSA
[Ps. 48 KUHP]

UNTUK MELINDUNGI :
- KEPENTINGAN UMUM - KEPENTINGAN ORG YG TDK BERSALAH - KEPENTINGAN PASIEN - KEPENTINGAN DOKTER
76

RAHASIA DAPAT DIBUKA ?


MENJALANKAN PERINTAH UNDANG-UNDANG. [Ps. 50 KUHP] MENJALANKAN PERINTAH JABATAN. [Ps. 51 KUHP] MENGISI FORM ASURANSI.

77

SANKSI PIDANA
Denda paling banyak 50 Juta Rupiah (Pasal 79 UU No. 29 Th 2004 ttg Praktek Kedokteran)

78

ASPEK HUKUM
ANAPHILACTIC SHOCK

79

Px WANITA, 28 THN
PHARINGITIS --> STREP. --> SYOK

CORTISON --> DELLADRYL --> ADRENALIN

RSU - 1979 MENINGGAL


80

PN 3 JAN 79
- CORTISON dst.
- HISTORY (-) - SKIN TEST (-) - OXYGEN + INFUS (-)

SAKSI AHLI

VONIS : SEPT. 81 3 BLN m.c 10 BLN


81

PT ====== PN
19 - 5 - 82

SE

MENKES

JAKGUNG
82

MAHKAMAH AGUNG

INDIKASI ? HISTORY ? SKIN TEST ? USAHA ? OXYGEN ? INFUS ? NIAT ?

BEBAS DEMI HUKUM

83

84