ABORSI

1. Pengertian Aborsi dan Monstrual Regulation Menurut Hukum di Indonesia Aborsi secara umum adalah berakhirnya suatu kehamilan (oleh akibatakibat tertentu) sebelum buah kehamilan tersebut mampu untuk hidup diluar kandungan. Secara lebih spesifik ensiklopedia Indonesia memberikan pengertian aborsi sebagai berikut : “Pengakhiran kehamilan sebelum masa gestasi ! minggu atau sebelum "anin mencapai berat #.$$$ gram. %efinisi lain menyatakan aborsi ialah pengeluaran hasil konsepsi pada usia kehamilan kurang dari $ minggu atau berat "anin kurang dari &$$ gram. Aborsi

merupakan suatu proses pengakhiran hidup dari "anin sebelum diberi kesempatan untuk bertumbuh. 'etode yang dipakai untuk aborsi biasanya ialah : #. (uratage dan %ilatage (( ) %) . %engan alat khusus* mulut rahim dilebarkan kemudian "anin dikiret (dicuret) dengan alat seperti sendok kecil. +. Aspirasi* yakni penyedotan isi rahim dengan pompa kecil. ,. -ysterotomi (melalui operasi). %alam dunia kedokteran dikenal + macam aborsi* yaitu :

#

macam ialah : Aborsi yang kedua ini ada a. 'enstrual regulation secara harfiah artinya pengatutan menstruasi. Abortus pro/ocatus criminalis ialah aborsi yang dilakukan tanpa dasar indikasi medis.haid* tetapi dalam praktek menstrual regulation ini dilaksanakan terhadap 0anita yang merasa terlambat 0aktu menstruasi dan berdasarkan hasil pemeriksaan laboratoris ternyata positif dan mulai mengandung. .abortus pro/ocatus criminalis. 'isalnya aborsi yang dilakukan untuk meniadakan hasil hubungan seks diluar perka0inan atau untuk mengakhiri kehamilan yang tidak dikehendaki. 4arena itu abortus dan menstrual regulation itu pada hakikatnya adalah pembunuh "anin secara terselubung.datang bulan. Abortus artificialis therapicus* yakni aborsi yang dilakukan oleh dokter atas dasar indikasi medis* misalnya "ika kehamilan diteruskan bisa membahayakan "i0a si calon ibu* karena misalnya penyakit-penyakit yang berat* antara lain 12( yang berat dan penyakit gin"al yang berat.senga"a.alamiah ialah aborsi yang tidak disenga"a. Aborsi spontan bisa ter"adi karena penyakit syphilis* kecelakaan dan sebagainya. 'aka ia minta “dibereskan "aninya3 itu. 'aka "elaslah bah0a menstrual pada hakikatnya adalah abortus pro/okatus criminalis* sekalipun dilakukan oleh dokter. b.#. 4arena itu berdasarkan kitab . Aborsi buatan. Aborsi spontan.

9 (#) : 2arang siapa dengan senga"a menggugurkan atau mematikan kandungan seorang 0anita tanpa persetu"uannya diancam dengan + .6 negara melarang aborsi termasuk menstrual regulation dan sanksi hukumannya cukup berat* bahkan hukumannya tidak hanya ditu"ukan kepada 0anita yang bersangkutan* tetapi semua orang yang terlibat dalam ke"ahatan ini dapat dituntut seperti dokter* dukun bayi* tukang obat dan sebagainya yang mengobati atau yang menyuruh atau yang membantu atau yang melakukannya sendiri.undang-undang hukum pidana (45-P) pasal 66* +.7 : Seorang 0anita yang senga"a menggugurkan atau memberikan kandungannya atau menyuruh orang lain untuk itu* diancam dengan pidana pen"ara paling lama empat tahun. Pasal +.!* dan +. ( ) "ika yang bersalah berbuat demikian untuk mencari keuntungan* atau men"adikan perbuatan tersebut sebagai pencarian atau kebiasaan* atau dia seorang tabib* bidan* atau "uru obat* pidananya dapat ditambah sepertiga. Pasal-pasal 45-P yang berkaitan dengan abortus (pengguguran) sebagia berikut : Pasal 66 (#) : 2arang siapa dengan senga"a mengobati seorang 0anita atau menyuruhnya supaya diobati* dengan diberitahukan atau ditimbulkan harapan* bah0a karena pengobatan itu hamilnya digurukan diancam dengan pidana pen"ara paling lama empat tahun atau denda paling banyak tiga ribu rupiah.7* +. (+) 8ika yang bersalah melakukan ke"ahatan tersebut* dalam men"alankan pencarian* maka dapat dicabut haknya untuk melakukan pencarian itu. Pasal +.

atau kumpul kebo). 2. ( ) 8ika perbuatan itu mengakibatkan matinya 0anita tersebut* dikenakan pidana pen"ara paling lama lima belas tahun. Aborsi dan Menstrual Regulation Menurut Pandangan Islam .pidana pen"ara paling lama dua belas tahun. Pendukung ide legalisi abortus itu menghendaki pasal-pasal 45-P yang melarang abortus dengan sanksi-sanksinya itu hendaknya dire/isi* karena "uga dipandang bisa menghambat pelaksanaan program 4eluarga 2erencana dan 4ependudukan. . 'enurut penulis* pasal-pasal 4-5P yang melarang abortus hendaknya tetap dipertahankan sehinga pengguguran kandungan yang benar-benar dilakukan atas dasar indikasi medis* maka aborsi dan menstrual regulation merupakan perbuatan yang tidak manusia0i* bertentangan dengan moral pancasila dan moral agama* dan mempunyai dampak yang sangat negatif berupa dekandensi moral terutama dikalangan rema"a dan pemuda* sebab legalisasi aborsi dapat mendorong keberanian orang untuk melakukan hubungan seksual sebelum nikah (:ree Se. Pasal-pasal tersebut merumuskan dengan tegas tanpa pengecualian bah0a barang siapa memenuhi unsur-unsur ke"ahatan tersebut diancam dengan hukuman sampai lima belas tahun : bahkan bagi dokter* bidan* dan tukang obat yang melakukan atau membantu melakukan abortus* pidananya bisa ditambah sepertiga dan bisa dicabut haknya untuk melakukan praktek propesinya.

Apabila aborsi dilakukan sebelum diberi ruh. %an ada pula ulama yang mengharamkannya antara lain Ibnu -a"ar (0afat tahun #&79) dalam kitabnya Al-1uhfah* berpendapat bah0a se"ak bertemunya sel sperma dengan o/um (sel telur) maka aborsi adalah haram* sebab sudah ada kehidupan pada kandungan yang sedang mengalami pertumbuhan dan persiapan untuk men"adi makhluk baru yang bernya0a yang bernama manusia yang dihormati dan dilindungi eksistensinya. 'engenai menstrual regulation* Islam "uga melarangnya karena pada hakikatnya sama dengan abortus* merusak.menyelamatkan si ibu maka Islam memboleh* bahkan mengharuskan karena Islam mempunyai prinsip : Artinya : menempuh salah satu tindakan yang lebih ringan dari dua hal yang berbahaya itu adalah 0a"ib. Ada ulama yang membolehkan aborsi antara lain 'uhammad <amli dalam kitab Al=ihayah (meninggal tahun #&67) dengan alasan karena belum ada makhluk yang bernya0a ada ulama yang memandangnya makruh dengan alasan karena "anin sedang mengalami pertumbuhan. bulan ada beberapa pendapat.menghan/urkan "anin calon manusia yang dimuliakan oleh Allah* karena ia berhak tetap sur/ice dan lahir dalam keadaan hidup sekalipun eksistensinya hasil dari hubungan yang tidak & . 1etapi apabila pengguguran itu dilakukan karena benar-benar terpaksa demi melindungi.nya0a pada "anin (embrio) yaitu sebelum berumur .

-al ini sesuai dengan firman Allah dalam Al Aur?an surat Al-A?raf ayat #9 : Artinya : Dan (ingatlah ! ketika "uhanmu mengeluarkan keturunan anak#anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhada$ %i&a mereka (sera'a ber(irman ) *Bukankah Aku ini "uhanmu+* Mereka men%a&ab) *Betul (. >ang dimaksud dengan fitrah dalam hadist ini ada pengertian* yaitu : #) %asar pemba0aan manusia (human nature) yang religius dan monoteis* artinya bah0a manusia itu dasar pemba0aannya adalah makhluk yang beragama dan percaya pada keesaan Allah secara murni (pure monotheisme atau tauhid khalis).* (-ami lakukan 'ang demikian itu agar di hari kiamat kamu tidak 7 .ngkau "uhan kami ! kami men%adi saksi.sah (diluar perka0inan yang sah) sebab menurut Islam bah0a setiap lahir dalam keadaan suci (tidak bernoda) sesuai dengan hadist =abi : Artinya : Semua anak dilahirkan atas fitrah* sehingga ia "elas omongannya kemudian orang tuanyalah yang menyebabkan anak itu men"adi >ahudi* =asrani* atau 'a"usi (-adist <i0ayat Abu >a?ala* Al1habrani* dan Al-2aiha@i dari Al-As0ad bin Sari).

$ hari* maka hukumnya boleh ("aiB) dan tidak apa-apa* 0allahu?alam./A0 Aborsi bukan sekedar masalah medis atau kesehatan masyarakat* namun "uga problem sosial* maka pemecahannya haruslah dilakukan secara komprehensif-fundamental-radikal yang intinya adalah dengan mencabut sikap ta@lid kepada peradaban 2arat dengan menghancurkan segala nilai dan institusi peradaban 2arat yang bertentangan dengan Islam* untuk kemudian digantikan dengan peradaban Islam yang manusia0i dan adil. (empat) bulan yakni sudah ditiupkan ruh pada "anin.$ (empat puluh) hari* atau . 8adi ini memang masalah khilafiyah. -ukum aborsi dalam pandangan Islam menegaskan keharaman aborsi "ika umur kehamilannya sudah . =amun menurut pemahaman* pendapat yang ra"ih (kuat) adalah "ika aborsi dilakukan setelah .mengatakan) *Sesungguhn'a kami (bani Adam adalah orang#orang 'ang lengah terhada$ ini (keesaan "uhan *! -. (empat puluh dua) hari dari usia kehamilan dan pada saat permulaan pembentukan "anin* maka hukumnya haram* sedangkan pengguguran kandungan yang usianya belum mencapai . 9 . bulan* para ulama berbeda pendapat.SIMP. 5ntuk "anin yang berumur diba0ah .

Ali. 'asail :i@hiyah Al -aditsah Pada 'asalah-'asalah 4ontemporer -ukum Islam* <a"a Crafindo Persada* 8akarta 000.S"A-A -asan* '. #66&.internet ! .DA1"AR P.

.....................................................# ...................DA1"AR ISI 4A1A PD=CA=1A< .................................................................. Aborsi dan 'enstrual <egulation 'enurut Pandangan Islam .... Pengertian Aborsi dan 'onstrual <egulation 'enurut -ukum di Indonesia ............................. 4DSI'P5FA= ............................................................................................9 %A:1A< P5S1A4A 6 ........# #...........................................................ii A2E<SI .................i %A:1A< ISI ..........................

Penulis menyadari bah0a makalah ini banyak kekurangan dan kurang sempurna* karena kesempurnaan itu hanya milik Allah SG1* sebab itu penulis mengharapkan pembaca atas saran dan kritikannya yang membangun untuk ke depan. Pariaman* April $#$ Penulis #$ i .02A0"AR Pu"i syukur kita ucapkan ii kepada Allah SG1 yang telah melimpahkan rahmat dan karunia=ya kepada kita semua* sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini. Penulis mengucapkan terima kasih. %alam pembuatan makalah penulis menghadapi halangan dan rintangan* seperti kurangnya pengetahuan penulis dan kurangnya buku sumber. 4emudian shala0at serta salam kepada pucuk pimpinan umat Islam sedunia yaitu nabi 'uhammad SAG yang telah memba0a umatnya ke "alan yang benar* Amin ya <abbal alamin.-A"A P. Penulis mengucapkan terima kasih kepada 2apak dosen yang telah membimbing dalam pembuatan makalah ini.

MA-A/AH MASAI/ 1I3H "entang Aborsi Oleh) -.Ag ## .14 • • RI0O SRI P."RIA A1RI0A5A"I Dosen Pembimbing ) Drs. Irdas Ra%a! M./OMPO.

DDI0 PARIAMA0 2414 # .S. "ARBI6AH S6.-H B.RHA0.-O/AH "I022I I/M.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful