You are on page 1of 20

ANALISIS INFORMASI KEUANGAN

Analisis Aktivitas Investasi

OLEH I Putu Surya Dhinata ( ! "#" $! %

FAKUL&AS EKONOMI DAN 'ISNIS UNI(ERSI&AS UDA)ANA DENPASAR

!* #Analisis Aktivitas

Investasi

A+ Aktiva Lan,ar (Current Assets% Aktiva lancar merupakan sumber daya atau klaim atas sumber daya yang langsung dapat diubah menjadi kas, biasanya dalam jangka waktu siklus operasi perusahaan. 1. Kas dan Setara Kas Kas (cash) merupakan aktiva yang paling likuid, mencakup mata uang, deposito dana, money orders, dan cek. Setara kas (cash equivalents) juga tergolong sangat lancar, investasi jangka pendek yang siap dikonversi menjadi kas dan hampir jatuh tempo sehingga risiko perubahan harga yang disebabkan pergerakan tingkat bunga hanya minimal. Konsep likuiditas (liquidity) penting dalam analisis laporan keuangan. ikuiditas berarti jumlah kas atau setara kas yang dimiliki perusahaan dan jumlah kas yang dapat diperoleh dalam periode singkat. ikuiditas memberikan !leksibilitas untuk meman!aatkan kondisi perubahan pasar dan untuk bereaksi terhadap strategis pesaing. ikuiditas juga terkait dengan kermampuan perusahaan untuk memenuhi kewajibannya saat jatuh tempo."anyak perusahaan dengan neraca yang kuat mengalami kesulitan yang serius karena tidak likuid. Selain memeriksa jumlah aktiva likuid yang tersedia untuk perusahaan, analisis juga harus mempertimbangkan hal berikut# $ $ Sejauh mana setara kas diinvestasikan pada e!ek ekuitas, perusahaan mengalami penurunan likuiditas jika nilai pasar dari e!ek investasi tersebut turun. Kas dan setara kas sering kali dibutuhkan sebagai saldo kompensasi ( compensating balances) untuk mendukung suatu perjanjian pinjaman atau sebagai jaminan utang. &iutang (receivables) merupakan nilai jatuh tempo yang berasal dari penjualan barang atau jasa, atau dari pemberian pinjaman uang. a. &enilaian &iutang Analisis piutang penting karena dampaknya terhadap posisi aktiva dan arus laba perusahaan.'isiko analisis ini adalah pengalaman masa lalu mungkin bukan alat 1

%. &iutang

prediksi yang layak atas kerugian masa depan, atau mungkin kita gagal mencerminkan kondisi terkini. Kerugian piutang dapat menjadi sangat berarti dan memengaruhi baik aktiva lancarserta laba bersih sekarang dan masa depan. b. Analisis &iutang $ 'isiko Kolektibilitas (n!ormasi penuh untuk menilai risiko kolektibilitas biasanya tidak dicakup dalam laporan keuangan. (n!ormasi yang berguna harus diperoleh dari sumber lain atau dari perusahaan. Alat analisis untuk memeriksa kolektibilitas mencakup# ) ) ) ) $ *embandingkan persentase piutang terhadap penjualan perusahaan pesaing dengan perusahaan yang sedang dianalisis. *emeriksa konsentrasi pelanggan, risiko terkonsentrasi pada satu atau sedikit pelanggan. meningkat jika piutang

*enyelidiki pola umur piutang (sudah melewati jatuh tempo dan berapa lama). *enentukan bagian piutang yang merupakan pengalihan atau perpanjangan (renewal) dari piutang atau wesel tagih masa lalu.

Keaslian &iutang +eskripsi piutang pada laporan keuangan atau catatan atas laporan keuangan biasanya tidak cukup untuk memberikan tingkat keandalan mengenai apakah piutang asli, jatuh tempo, dan dapat ditagih.&emahaman mengenai praktik industri dan sumber in!ormasi tambahan digunakan untuk menambah keyakinan.Salah satu !aktor yang memengaruhi keandalan piutang adalah kebijakan kredit perusahaan.Kebijakan kredit yang ketat berdampak pada kualitas yang lebih tinggi, atau risiko piutang yang lebih rendah.&erusahaan biasanya melaporkan kebijakan kreditnya dalam catatan atas laporan keuangan.

Sekuritisasi &iutang Salah satu masalah analisis penting adalah saat perusahaan menjual semua atau sebagian piutangnya pada pihak ketiga.&raktik ini disebut anjak piutang (factoring) atau sekuritisasi (securitization).&iutang dapat dijual dengan recourse atau tanpa recourse pada pembeli (recourse terkait atas jaminan kolektibilitas)

&enjualan piutang dengan recourse tidak memindahkan dengan e!ekti! risiko kepemilikan piutang dari penjual. ,. "eban +ibayar +imuka "eban dibayar di muka (prepaid expenses) merupakan pembayaran di muka atas jasa atau barang yang belum diterima.Sebagai contoh adalah pembayaran di muka untuk asuransi, utilitas, dan pajak bangunan.Analisis kita harus mewaspadai bahwa, karena alasan percepatan atau tidak material, beberapa jasa yang jatuh tempo lebih dari satu tahun juga dicakup dalam beban dibayar dimuka yang dikelompokkan sebagai aktiva lancar. -. &ersediaan &ersediaan (inventory) merupakan barang yang dijual dalam aktivitas operasi normal perusahaan.+engan pengecualianorganisasi jasa tertentu, persediaan merupakan aktiva inti dan penting dalam perusahaan.&ersediaan harus diperhatikan karena merupakan komponen utama dari aktiva operasi dan langsung memengaruhi penghitungan laba."iaya persediaan awalnya dicatat pada neraca.Saat persediaan terjual, biaya ini dipindahkan dari neraca dan mengalir pada laporan laba rugi sebagai harga pokok penjualan (.&&). "iaya tidak dapat berada pada dua tempat yang sama pada waktu bersamaan, mereka dapat dicatat pada neraca (sebagai beban masa depan), atau diakui saat ini pada laporan laba rugi dan mengurangi pro!itabilitas untuk dikaitkan dengan pendapatan penjualan. a. +ampak biaya persediaan terhadap pro!itabilitas aba kotor dapat dipengaruhi oleh pilihan metode penghitungan biaya

perusahaan.&ada periode di mana harga meningkat /(/0 memberikan laba kotor yang lebih tinggi dibandingkan (/0 karera persediaan yang lebih rendah dikaitkan dengan pendapatan penjualan dengan harga pasar terkini. .al ini sering kali dinyatakan sebagai keuntungan !ikti! /(/0 karena laba kotor sebenarnya merupakan penjumlahan dari dua komponen# laba ekonomi (economic profit) dan laba kepemilikan (holding gain). aba ekonomi sesuai dengan jumlah yang terjual dikalikan dengan selisih antara harga jual dan biaya penggantian persediaan (kira)kira sebesar biaya pembelian persediaan yang paling kini). aba kepemilikan merupakan kenaikan pada biaya penggantian karena persediaan telah diperoleh dan sama dengan ,

jumlah unit terjual dikali dengan selisih biaya penggantian terkini dengan biaya perolehan awal. b. +ampak biaya persediaan terhadap neraca &ada periode harga meningkat, dan dengan asumsi persediaan belum melikuidasi layer persediaan lamanya, (/0 melaporkan persediaan akhir pada harga yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan biaya penggantian..asilnya neraca perusahaan yang menggunakan (/0 tidak secara akurat mencerminkan investasi lancar yang dimiliki perusahaan dalam persediaannya. c. +ampak biaya persediaan terhadap arus kas &eningkatan laba kotor dengan metode /(/0 juga menyebabkan laba sebelum pajak lebih tinggi, dan karenanya, utang pajak yang lebih tinggi.&ada periode di mana harga meningkat, perusahaan dapat terjebak pada pengurangan arus kas karena mereka membayar pajak yang lebih tinggi dan perlu mengganti persediaan yang terjual pada biaya penggantian yang lebih tinggi dibandingkan dengan biaya pembelian awal..al ini dapat mengarah pada masalah likuiditas. 1. 2!ek (nvestasi &erusahaan juga menginvestasi aktivanya pada e!ek investasi ( investment sec urities)."eberapa investasi merupakan penyimpanan sementara kelebihan kas dalam bentuk e!ek. (nvestasi ini juga dapat mencakup dana yang akan digunakan untuk investasi pada pabrik, peralatan, dan aktiva operasi lain, atau dapat digunakan sebagai dana pembayaran kewajiban. 3ujuan penyimpanan sementara ini adalah untuk menggunakan kas yang menganggur secara produkti!. a. 2!ek 4tang 2!ek utang (debt securities) adalah e!ek yang mewakili hubungan sebagai kreditor terhadap pihak lain. *isalnya obligasi perusahaan lain, obligasi pemerintah, surat utang. $ 2!ek diperdagangkan (trading securities) merupakan utang (atau ekuitas yang tidak memiliki pengaruh) yang dibeli dengan tujuan dikelola secara akti! dan dijual untuk mendapat keuntungan pada jangka waktu dekat. $ 2!ek yang dimiliki hingga jatuh tempo ( held-to-maturity securities) merupakan e!ek utang yang ingin dan mampu dimiliki manajemen hingga jatuh tempo. 2!ek -

ini dapat jatuh tempo dalam jangka waktu pendek (di mana mereka diklasi!ikasi sebagai aktiva lancar) atau jangka panjang (di mana mereka klasi!ikasi sebagai aktiva tak lancar). $ 2!ek yang tersedia untuk dijual (available-for-sale securities) merupakan e!ek utang (atau ekuitas yang tidak memiliki pengaruh) yang tidak tergolong e!ek diperdagangkan atau dimiliki hingga jatuh tempo. 2!ek ini dapat dikelompokkan sebagai aktiva lancar atau tak lancar, tergantung dari jangka waktu atau kapan manajemen berniat menjual e!ek tersebut. 2!ek ini dinilai berdasarkan nilai wajar pada neraca. b. 2!ek 2kuitas 2!ek ekuitas (equity securities) mencerminkan bagian kepemilikan pada

entitas.5ontohnya meliputi saham biasa dan pre!eren serta hak untuk memperoleh atau menjual bagian kepemilikan seperti waran, stock right, serta opsi beli dan opsi jual. *otivasi utama perusahaan membeli e!ek ekuitas adalah untuk memaksakan pengaruh pada direksi dan manajemen entitas lain (seperti emasok, pelanggan, anak perusahaan) dan untuk mendapatkan dividen dan penghasilan dari kenaikan harga saham. $ 3idak memiliki pengaruh(kepemilikan kurang dari %67). 2!ek ekuitas berbentuk saham pre!eren tanpa hak suara atau kurang dari %67 dari seluruh saham hak suara investee, maka e!ek ini dianggap tidak berpengaruh. &ada kasus ini, investor diasumsikan memiliki pengaruh minimal pada aktivitas investee. (nvestasi ini dapat dikelompokkan sebagai e!ek diperdagangkan atau tersedia untuk dijual berdasarkan niat dan kemampuan manajemen. $ &engaruh signi!ikan (kepemilikan antara %67 hingga 167). Kepemilikan saham meskipun kurang dari 167 saham dengan hak suara, dapat memberikan investor kemampuan untuk memengaruhi secara signi!ikan aktivitas usaha investee. &embuktian atas kemampuan investor untuk memaksakan pengaruh signi!ikan terhadap aktivia usaha investee diperlihatkan dalam berbagai cara seperti, perwakilan dan partisipasi manajemen. $ &ihak yang mengendalikan (kepemilikan lebih dari 167). Kepemilikan lebih 167 disebut sebagai pihak yang mengendalikan (controlling interests). (nvestor 1

disebut sebagai induk perusahaan (holding company) dan investeesebagai anak perusahaan (subsidiary). 4ntuk kepemilikan lebih dari 167, perusahaan menyiapkan laporan keuangan konsolidasi. c. Analisis 2!ek (nvestasi Analisis investasi e!ek memiliki paling tidak tiga tujuan utama# untuk memisahkan kinerja operasi dengan kinerja investasi dan pendanaan, untuk mengevaluasi kinerja dan risiko investasi, dan untuk menganalisis distorsi akuntansi yang disebabkan aturan akuntansi dan8atau manajemen laba yang terkait dengan investasi e!ek. 9. Sekuritas +erivati! +erivati! merupakan instrumen keuangan yang nilainya berasal dari nilai aktiva lain, kelompok aktiva, atau variabel ekonomis seperti harga saham, obligasi, harga komoditas, tingkat bunga, atau kurs pertukaran valuta. a. :enis)jenis derivati! Kontrak masa depan (futures contract) merupakan perjanjian antara dua atau lebih untuk membeli atau menjual komoditas tertentu atau aktiva keuangan pada tanggal tertentu di masa depan (yang disebut tanggalpenyerahan) pada harga tertentu.Kontrak ini dapat dibuat untuk berbagai komoditas dan aktiva keuangan. Kontrak swap (swap contract) merupakan perjanjian antara dua pihak atau lebih untuk menukar arus kas masa depan. Kontrak ini umumnya digunakan sebagai perlindungan atas risiko seperti tingkat bunga dan.risiko kurs valuta asing. Kontrak opsi (option contract) memberikan hak pada suatu pihak bukan kewajiban untuk melakukan suatu transaksi.0psi beli ( call option) merupakan hak untuk membeli sekuritas (atau komoditas) dengan harga tertentu pada atau sebelum tanggal penyerahan.0psi jual (put option) merupakan opsi untuk menjual sekuritas (atau komoditas) dengan harga tertentu pada atau sebelum tanggal penyerahan. +erivati! penting yang sering kali tidak diatur dalam S/AS 1,, adalah kontrak !orward (forward contract). Salah satu contohnya adalah pembelian atau pejualan persediaan dengan kontrak !orward sebagai bagian dari operasi usaha normal, karena penyelesaian langsung tidak dimungkinkan.

'+ Aktiva &ak Lan,ar (Non Current Assets) Aktiva tak lancar (Non Current Assets) atau aktiva jangka panjang atau juga disebut aktiva tetap merupakan sumber daya atau klaim atas sumber daya yang diharapakan dapat memberikan man!aat pada perusahaan selama periode melebihi periode kini. 1. Aktiva :angka &anjang a. Kapitalisasi, Alokasi, dan &enurunan ;ilai Kapitalisasi merupakan keputusan. Aktiva jangka panjang diciptakan memalui proses kapitalisasi. Aturan akuntansi untuk kapitalisasi dibatasi untuk memenuhi tujuan relevan dan andal.3ujuan andal berarti aturan kapitalisasi menjadi konservati! dan, dalam berapa kasus, tidak konsisten. 4mumnya, suatu biaya akan dikapitalisasi jika emenuhi kriteria berikut# $ Aktiva harus berasal dari transaksi atau kejadian masa lalu. Kriteria ini menghasilkan perlakuan yang tidak konsisten antara aktiva tak berwujud yang dibeli dengan yang diciptakan internal. *isalnya, goodwill yang dibeli dapat dikapitalisasi, tetapi goodwill yang diciptakan sendiri (yang nilainya jauh lebih besar) tidak dapat dikapitalisasi. $ Aktiva harus menghasilkan kemungkinan man!aat masa depan yang dapat diidenti!ikasi dan layak. Kriteria ini menghasilkan pembebanan pengeluaran litbang dengan segera, meskipun litbang merupakan salah satu dari aktiva yang paling berharga bagi perusahaan teknologi tinggi. $ Aktiva memberikan pemiliknya pengendalian (khusus) atas man!aat masa depan. Kriteria ini (dan lainnya) tidak memungkinkan kapitalisasi teknologi atau modal manusia karena kepemilikan tidak dapat dipaksakan secara hukum. Alokasi merupakan pembebanan biaya aktiva secara periodik sepanjang periode man!aat yang diharapkan.Alokasi biaya disebut penyusutan (depreciation) jika terkait dengan aktiva tetap, amortisasi ( amortization) jika digunakan untuk aktiva tak berwujud, dan deplesi ( depletion) jika dikaitkan dengan sumber daya alam. :ika arus kas yang diharapkan (tidak didiskonto) lebih dibandingkan nilai tercatat aktiva (biaya dikurangi akumulasi penyusutan), perlu diturunkan nilainya dan dinyatakan sebesar nilai pasar wajar (jumlah diskonto taksiran arus kas). +ari

perspekti! analisis kita, terdapat dua distorsi terkait dengan penurunan nilai aktiva# <

$ $

"ias konservati! mendistorsi penilaian aktiva jangka panjang karena nilai aktiva dapat diturunkan namun tidak dapat dinaikkan. &engakuan penurunan nilai aktiva memiliki dampak temporer besar mendistorsi laba bersih sementara berpotensi untuk meningkatkan kegunaan nilai aktiva pada neraca.

%. Aktiva 3etap dan Sumber +aya Alam a. *enilai properti, bangunan, dan &eralatan &rinsip biaya historis digunakan saat menilai properti, bangunan, dan

peralatan.&enilaian biaya historis mengharuskan suatu perusahaan pertama kali mencatat sebesar nilai wajar atau nilai wajar aktiva yang ditukarkan.Alasan digunakannya biaya historis adalah# $ $ $ Konservatisme (conservatism), karena tidak mengantisipasi adanya biaya penggantian berikutnya. Akuntabilitas (accountability), manajer dalam jumlah uang. 0bjektivitas (objectivity), dalam penentuan biaya.

b. *enilai sumber daya alam Sumber daya alam (natural resource), juga disebut aktiva yang dihabiskan (wasting asset), merupakan hak untuk mengambil atau mengonsumsi sumber daya alam.5ontohnya meliputi hak untuk menambang, menebang kayu, mengambil gas alam, dan minyak. Sumber daya alam memiliki dua karakteristik penting yaitu pemindahan konsumsi aktiva dan penggantian aktiva hanya melalui proses alamiah. c. &enyusutan &enyusutan merupakan alokasi biaya properti, bangunan, dan peralatan sepanjang masa man!aatnya. :ika suatu operasi tidak menguntungkan, penyusutan akan menjadi biaya yang tidak dapat dihindari, sehingg menambah kerugian. d. *enganalisis aktiva tetap dan sumber daya alam &enilaian aktiva tetap dan sumber daya alam menekankan objektivitas biaya historis, prinsip konservatisme, dan akuntansi atas uang yang diinvestasikan pada aktiva tersebut.Aturan akuntansi untuk penurunan nilai aktiva jangka panjang mewajibkan perusahaan untuk secara berkala menelaah kejadian atau perubahan kondisi yang =

memungkinkan

penurunan

nilai."erdasarkan

aturan

terkini,

perusahaan

menggunakaan >uji perolehan kembali? (recoverability test) untuk menentukan apakah terdapat penurunan nilai, yaitu perusahaan harus mengestimasi taksiran arus kas bersih masa depan aktiva tersebut dan nilai disposisi akhirnya. ,. Aktiva 3ak berwujud Aktiva tak berwujud (intangible asset) merupakan hak, keistimewaan, dan man!aat kepemilikan atau pengendalian. +ua karakteristik umum aktiva tak berwujud adalah tingginya ketidakpastian masa man!aat dan tidak adanya wujud.!isik. a. Aktiva tak berwujud yang dapat diidenti!ikasi Aktiva tak berwujud yang dapat diidenti!ikasi merupakan aktiva yang dapat diidenti!ikasi terpisah dan dikaitkan dengan hak tertentu atau keistimewaan selama periode man!aat terbatas.5ontohnya hak paten, merek dagang, hak cipta, dan franchise. b. Aktiva tak berwujud yang tidak dapat diidenti!ikasi Aktiva tak berwujud yang dapat diidenti!ikasi merupakan aktiva yang dapat dikembangkan secara internal atau dibeli namun tidak dapat diidenti!ikasi dan sering kali memiliki masa man!aat yang tak terhingga.5ontohnya iklan dan goodwill. c. *enganalisa aktiva tak berwujud +alam menganalisis aktiva tak berwujud, kita harus siap untuk membuat estimasi sendiri mengenai penilaian aktiva.:uga harus diingat bahwa goodwill tidak membutuhkan amortisasi dan auditor mengalami masa sulit dengan aktiva tak berwujud, terutama goodwill.*ereka menganggap sulit untuk menilai aktiva tak berwujud yang belum diamortisasi.Analisis juga harus waspada terhadap komposisi, penilaian, dan disposisi goodwill. oodwill dihapus jika kelebihan laba yang mendasari eksistensinya tidak ada lagi.+isposisi, atau penghapusan goodwill sering kali dilakukan manajemen pada periodehal tersebut memiliki dampak pasar terendah. 5. Aktivitas Antar Perusahaan (Intercompany Activities% 1. (nvestasi Antar &erusahaan (nvestasi antarperusahaan (intercorporate investments) merupakan investasi oleh satu perusahaan dalam e!ek)e!ek (sekuritas atau surat berharga) ekuitas

perusahaan @

lainnya. (nduk perusahaan (parent) merupakan pihak yang mengendalikan, umumnya melalui kepemilikan e!ek ekuitas.Aktivitas entitas legal terpisah lainnya disebut sebagai anak perusahaan (subsidiary). .ubungan induk perusahaan)anak perusahaan (parentsubsidiary) terjadi saat satu perusahaan memiliki seluruh atau sebagian besar e!ek ekuitas dengan hak suara perusahaan lain. a. aporan Keuangan Konsolidasi aporan keuangan konsolidasi (consolidated financial statements) melaporkan hasil operasi dan kondisi keuangan induk perusahaan berikut anak perusahaannya dalam satu set laporan keuangan. Akun investasi dalam laporan keuangan induk perusahaan merupakan bukti kepemilikan saham dalam anak perusahaan b. 3eknik +asar Konsolidasi Konsolidasi terdiri atas dua langkah, agregasi dan eliminasi.&ertama, laporan keuangan konsolidasi menambahkan aktiva, kewajiban, pendapatan, dan beban anak perusahaan ke akun)akun terkait dalam laporan keuangan induk perusahaan. angkah kedua adalah mengeliminasi Atransaksi antarperusahaan.A untuk menghindari pencatatan ganda atau pengakuan laba terlalu cepat.Sebagai contoh, utang induk perusahaan pada anak perusahaannya dan piutang anak perusahaan terhadap induk perusahaan dieliminasi saat neraca konsolidasi disiapkan. c. &rinsip)prinsip Konsolidasi 3erdapat dua kondisi di mana anak perusahaan seharusnya tidak dikonsolidasikan untuk keperluan pelaporan yaitu# $ &engendalian tidak lengkap atau sementara. 4ntuk mengonsolidasikan

perusahaan, induk perusahaan harus mempunyai kepemilikan atas anak perusahaan atau mengendalikan manajemen anak perusahaan secara e!ekti!. Kepemilikan saham lebih dari 167 umumnya mensyaratkan konsolidasi Konsolidasi tidak tepat jika pengendalian bersi!at sementara, pengendalian tidak berada di tangan pemilik mayoritas, atau jika anak perusahaan akan dihapuskan. $ aba tidak pasti. :ika terdapat ketidakpastian yang tinggi tentang peningkatan ekuitas dari anak perusahaan telah dicatat sebagai akrual pada induk perusahaan, konsolidasi bukanlah hal yang tepat. Ketidakpastian yang tinggi dapat muncul,

16

sebagian dengan anak perusahaan internasional, ketika terdapat batasan)batasan konversi atas mata uang asing atau atas penerimaan laba dari luar negeri. d. +ra! eksposur atas konsolidasi +ra! eksposur mengasumsikan adanya pengendalian jika perusahaan memenuhi satu atau lebih kondisi sebagai berikut# $ $ $ *emiliki hak suara mayoritas dalam kepengurusan perusahaan lain atau memiliki hak untuk menunjuk mayoritas kepengurusan perusahaan lain. *emiliki hak suara minoritas dalam jumlah besar dan tidak terdapat pihak atau organisasi lain yang memiliki hak suara signi!ikan. *emiliki kemampuan unilateral untuk (1) mendapatkan hak suara mayoritas dalam kepengurusan perusahaan lain atau (%) mendapatkan hak untuk menunjuk mayoritas kepengurusan perusahaan lain melalui kepemilikan e!ek yang dapat dikonversi atau hak lainnya yang saat ini dapat dipilih untuk dijalankan oleh pemegang e!ek dan man!aat yang diharapkan dari konversi e!ek tersebut atau pelaksanaan hak tersebut melebihi biaya yang diharapkan. $ Apakah hanya partner umum (general partner) dalam persekutuan terbatas (limited partnership) dan tidak ada partner atau kelompok partner lain yang memiliki kemampuan untuk menghentikan persekutuan terbatas atau sebaliknya memindahkan partner umum. e. *etode akuntansi ekuitas *etode akuntansi ekuitas (equity accounting method) melaporkan investasi perusahaan dalam anak perusahaan dan bagian induk perusahaan atas laba anakperusahaan sebagai akun perusahaan. %. &enggabungan 4saha dalam laporan keuangan induk

&enggabungan usaha (business combination) mengacu pada merger, akuisisi, reorganisasi, atau restrukturisasi atas dua atau lebih perusahaan untuk membentuk sebuah perusahaan lainnya.&enggabungan usaha mengubah kepemilikan dan pengendalian atas perusahaan yang diakuisisi atau diinvestasi. a. Akuntansi &enggabungan 4saha

11

/AS" baru)baru ini mengeluarkan dua standar penting ( !"A! #$# %&usiness Combination% dan !"A! #$' % oodwill and (ther )ntangible Assets% ). Standar ini memuat beberapa perubahan besar dalam pelaporan keuangan# $ Akuntansi dengan purchase method diharuskan untuk semua penggabungan usaha, sehingga pooling accounting dilarang untuk digunakan di masa depan. ;amun demikian, penggabungan usaha terdahulu yang memenuhi perlakuan pooling terus dicatat sebagai pooling dalam laporan keuangan konsolidasi. $ $ $ &erusahaan harus mencatat nilai pasar wajar aktiva tak berwujud yang dibeli, yang sebelumnya tidak diakui, sebelum mencatat goodwill. oodwill tidak lagi diamortisasi, melainkan diuji setiap tahun untuk penurunan nilai (impairment). Standar mengharuskan pengungkapan alasan utama penggabungan usaha dan memperluas in!ormasi alokasi harga beli. *enilai pertukaran *asalah utama dalam purchase accounting adalah penentuan total harga perolehan entitas yang diakuisisi. &enentuan harga perolehan aktiva yang diperoleh secaraindividu, dalam kelompok, atau dalam penggabungan usaha, menggunakan prinsip akuntansi yang sama. $ ;ilai pertukaran kontijen &anduan untuk akuntansi kontinjensi meliputi# (1)mengungkapkan pengeluaran kontinjen atas aktiva tambahan, tetapi tidak sebagai kewajiban atau sebagai saham beredar, kecuali hasil kontinjen dapat ditentukan dengan pastiB (%) mencatat pengeluaran kontinjen atas aktiva tambahan berdasarkan laba di masa depan sebagai tambahan harga perolehan akuisisi ketika kontinjen terselesaikanB (,) menyesuaikan jumlah yang semula dicatat untuk saham pada tanggal akuisisi untuk pengeluaran kontinjen atas nilai pertukaran tambahan berdasarkan harga saham di masa depan. $ Alokasi total harga perolehan Setelah total harga8biaya perolehan aktiva yang diakuisisi dapat ditentukan, harga perolehan tersebut harus dialokasikan ke masing)masing aktiva. Seluruh aktiva 1%

b. *asalah)masalah penggabungan 4saha $

yang dapat diidenti!ikasi yang diakuisisi dan kewajiban yang ditanggung dalam penggabungan usaha menerima alokasi harga perolehan, yang umumnya sama dengan nilai wajar masing)masing pada tanggal akuisisi. +. Aktivitas Internasi-nal (International Activities% 1. &elaporan Aktivitas (nternasional Kita menghadapi kendala yang khas dalam perusahaanyang beroperasi dilebih dari satu negara. Kendala tersebut dapat dikelompokkan dalam setidaknya dua kategori# $ $ Kendala karena perbedaan praktik akuntansi di negara di mana perusahaan beroperasi. Kendala karena translasi aktiva, kewajiban, dan ekuitas dalam unit pengukuran negara di mana induk perusahaan berada. a. Akuntansi (nternasional dan &raktik Audit &raktik akuntansi di berbagai negara sangatlah beragam.3erdapat beberapa alas an atas keragaman tersebut, termasuk tiadanya kesepakatan atas tujuan laporan keuangan, perbedaan ketentuan hukum, perbedaan undang)undang perpajakan,variasi dalam otoritas dan umur badan pro!esi lokal (seperti pasar saham).&embuatan standar akuntansi internasional oleh )nternational Accounting !tandards &oard ((AS") merupakan langkah besar menuju keseragaman.3ujuan (AS" adalah merumuskan dan mempublikasikan kepada publik standar dasar yang diobservasi dalam penyajian akun yang diaudit dan penyajian laporan keuangan, serta mempromosikan penggunaan standar tersebut di seluruh dunia. b. &erspekti! atas akuntansi internasional Keragaman lingkungan sosial tersebut menyebabkan perbedaan besar dalam praktik akuntansi antarnegara.Analisis harus menggunakan sumber yang terbaru untuk mengidenti!ikasi perbedaan akuntansi internasional yang signi!ikan. +alam mengkonolidasikan anak perusahaannya yang berada di negara lain, perusahaan multinasional yang berpusat di Amerika Serikat umumnya meminta anak perusahaan untuk menerapkan akuntansi yang selaras dengan induk perusahaan. c. &erspekti! atas pemeriksaan dan tata kelola internasional

1,

Aktivitas pemeriksaan dan tata kelola terkait dengan keandalan pelaporan keuangan dan keyakinan akuntabilitas manajemen.3erdapat keragaman dalam pemeriksaan dan praktik tata kelola internasional.

d. 3ranslasi mata uang asing Konsolidasi dan akuntansi ekuitas atas anak perusahaan asing memerlukan translasi laporan keuangan menjadi setara dolar..al ini dilakukan sebelum akun anak perusahaan asing digabungkan dengan induk perusahaan. e. *etode translasi mata uang asing Akuntansi untuk translasi mata uang asing diatur dalam !"A! *' yang dikeluarkan di tahun 1@=1.Standar ini menyarankan dua pendekatan translasi, metode kurs kini (current rate method) yang banyak digunakan dan metode sementara (temporal method).4ntuk menentukan metode mana yang tepat untuk satu anak perusahaaa tertentu, standar menerapkan konsep mata uang !ungsional (functional currency) *ata uang !ungsional adalah mata uang utama yang digunakan oleh anak perusahaan.*ata uang tersebut dapat berupa dolar AS atau mata uang lokal. !. Akuntansi translasi mata uang asing &ersyaratan utama untuk akun translasi mata uang asing yaitu# $ 3ranslasi memerlukan identi!ikasi mata uang !ungsional bagi sebuah entitas. *ata uang !ungsional ini umumnya mata uang negara di mana anak perusahaan berada. Seluruh elemen laporan keuangan entitas asing diukur dengan menggunakan mata uang !ungsional, sejalan dengan praktik akuntansi induk perusahaan. $ 3ranslasi dari mata uang !ungsional menjadi ASC harus dilakukan sebelum konsolidasi. 3ranslasi ini umumnya terjadi pada nilai tukar kini (tanggal pelaporan), kecuali untuk pendapatan dan beban yang ditranslasikan pada nilai tukar rata)rata sepanjang periode. $ &enyesuaian translasi tidak disertakan dalam laba bersih, melainkan laporkan dan diakumulasikan sebagai komponen ekuitas terpisah (dalam pendapatan komprehensi!) sampai induk perusahaan menjual atau melikuidasi investasinya dalam entitas asing. &ada saat penjualan atau likuidasi terjadi, penyesuaian 1-

translasi kumulati! ini dipindahkan dari ekuitas dan diakui sebagai laba atau rugi yang menentukan laba. $ Setelah laporan keuangan anak perusahaan ditranslasikan dalam ASC, anak perusahaan dikonsolidasikan dalam laporan keuangan induk perusahaan.

Re.erensi Dild, :ohn :. Subramanyam, K.'. E .asley, 'obert /. %66<. "inacial !tatement Analysis+ *c Fraw .ill (nternasional 2dition.