You are on page 1of 16

PROSES FUSI

Selasa, 15 Desember 2009
Diposkan oleh Rahmadhani Kurniawan Proses fusi nuklir (reaksi termonuklir) menurut situs wikipedia adalah sebuah proses di mana dua inti atom bergabung, membentuk inti atom yang lebih besar dan melepaskan energi. Dibandingkan dengan fisi nuklir, fusi nuklir mempunyai banyak keuntungan tidak hanya sebagai sumber energi melimpah, juga lebih aman karena segala kegagalan lebih dini bisa dicegah karena reaktor fusi nuklir lebih mudah dimatikan. Selain itu, proses fusi nuklir tidak menghasilkan polusi di atmosfer yang mengakibatkan hujan asam atau efek rumah kaca. Radioaktif yang dihasilkan fusi nuklir mudah menguap dan diminimalisasikan dengan proses tertentu sehingga tidak berbahaya bagi manusia dan lingkungan hidup. Masalahnya membuat fusi nuklir ternyata tidak semudah proses untuk membuat fisi nuklir. Banyak kendala yang dihadapi dalam upaya membuat fusi nuklir.

Dalam fisika, fusi nuklir (reaksi termonuklir) adalah sebuah proses saat dua inti atom bergabung, membentuk inti atom yang lebih besar dan melepaskan energi. Fusi nuklir adalah sumber energi yang menyebabkan bintang bersinar, dan Bom Hidrogen meledak. Proses fusi nuklir membutuhkan energi yang besar untuk menggabungkan inti nuklir, bahkan elemen yang paling ringan, hidrogen. Tetapi fusi inti atom yang ringan, yang membentuk inti atom yang lebih berat dan neutron bebas, akan menghasilkan energi yang lebih besar lagi dari energi yang dibutuhkan untuk menggabungkan mereka sebuah reaksi eksotermik yang dapat menciptakan reaksi yang terjadi sendirinya.

sementara untuk bintang bermassa lebih besar siklus CNO yang mendominasi.8 MeV) (0.5 → 4He MeV) 6 4 + Li → 2 He + 22.3 MeV + 12.7 MeV) + 11. Reaksi-reaksi yang dapat terjadi di Bumi Beberapa contoh reaksi fusi nuklir yang dapat dilangsungkan di permukaan Bumi adalah sebagai berikut: (1) (2i) (2ii) (3) (4) (5) (6i) (6ii) (6iii) (7) D D T 3 3 D D +T +D → → → + 3He → +T → (3.45 MeV) (14.5 MeV) (1. Pada pembakaran hidrogen.01 T MeV) (0.9 MeV) + 12. bahan bakar netto-nya adalah empat proton.6 4 He MeV) 4 He + + + + n p n p 4 He He He He +2n +2p + + + p D n He + 3He → He + T → → 4 4 4 (14.9 MeV) + p (11. reaksi rantai proton-proton mendominasi. Reaksi pembakaran lain seperti pembakaran helium dan karbon juga terjadi bergantung terutama pada tahapan evolusi bintang.Proses fusi paling penting di alam adalah yang terjadi di dalam bintang.82 3 He MeV) (3. dan energi. tetapi seringkali fusi termonuklir di dalam bintang disebut sebagai proses "pembakaran".1 MeV) (3.4 . Ada dua jenis pembakaran hidrogen. pelepasan dua positron dan dua neutrino (yang mengubah dua proton menjadi dua netron). dengan hasil netto satu partikel alpha. yaitu rantai proton-proton dan siklus CNO yang keberlangsungannya bergantung pada massa bintang. Khusus reaksi proton-proton dan reaksi siklus CNO akan dibahas kemudian.5 MeV) (1.1 MeV eV 50% 50% 51% 43% 6% (4.02 MeV) (2. Untuk bintangbintang seukuran Matahari atau lebih kecil. Meskipun tidak melibatkan reaksi kimia.9 MeV +n (9.

(8) (9) (10) (11) p 3 + 6Li → MeV (1.1.7 MeV + 17.67 MeV D + 9Be → 8Be + T + 4.7 4 He MeV) + + 3 He (2.3 MeV) + 16. D (deuterium).9 MeV He + 6Li → 2 4He + 8. dan T (tritium) adalah sebutan untuk isotop-isotop hidrogen.2. Dimana reaksi ini menghasilkan tritium dan lebih banyak neutron. Sebagai tambahan/pendukung kepada reaksi fusi utama (yang diinginkan).53 MeV (energi yang diserap jauh terlalu kecil. beberapa reaksi fusi berikut yang mana diikutsertakan/disebabkan oleh neutron dan deuterium adalah penting.47 MeV n + 9Be → 8Be + 2n . dalam bom nuklir dan reaktor nuklir : (12) (13) (14) (15) n + 6Li → 4He + T + 4.3 + 7Li → 2 4He MeV + 11B → 3 4He p p p p (protium). neutron-neutron tetap bergerak pada level energi yang tinggi) Lima reaksi fusi yang mungkin terjadi : .7 MeV n + 7Li → 4He + T + n .

menghasilkan konfigurasi yang sangat stabil dengan nilai energi pengikatan yang sangat tinggi per nukleon. ENERGI TERMONUKLIR . biasanya melepaskan energi yang besar sekali. Penggabungan dua neutron dan dua proton yang terjadi pada partikel alfa. Reaksi ini masih tetap merupakan reaksi termonuklir karena reaktan adalah inti bermuatan positif. Reaksi ini dinamakan reaksi fusi karena inti senyawa terangsang carbon-12* pecah menjadi tiga bagian yang sama.Dapat dilihat bahwa reaksi-reaksi itu yang menghasilkan partikel alfa.

merupakan sederetan langkah dimana inti karbon menyerap proton berturut-turut sampai akhirnya inti itu memancarkan partikel alfa dan kembali menjadi inti karbon lagi.49 MeV bereaksi sehingga menghasilkan inti ditambah dua proton : Akhirnya dua inti 3 He + 3He → 4He + 1H + 1H + 12. Proses lainnya disebut siklus karbon. Dalam salah satu proses itu yang disebut siklus proton-proton. Kemudian deuteron itu dapat bergabung dengan proton untuk membentuk inti 2 : H + 1H → 3He + γ + 5.53 MeV dibawa oleh neutrino) Pembentukan deutron melalui penggabungan langsung dari dua proton yang diikuti dengan pemancaran positron. tumbukan langsung dari proton-proton menghasilkan inti lebih berat yang diikuti dengan tumbukan antara inti-inti itu sehingga menghasilkan inti helium.Reaksi eksotermik dasar dalam bintang-jadi merupakan sumber dari hamper semua energi dalam semesta ini – ialah fusi inti hydrogen menjadi inti helium. Gejala ini dapat terjadi pada kondisi bintang menurut dua deretan proses yang berbeda. Reaksi awal siklus proton-proton ialah : 1 H + 1H → 2H + e+ + νe + 0.86 MeV .16 MeV (setidaknya 0.

diserap mengakibatkan fisi c. 5).3) n + E. Untuk 239Pu dan 233U mempunyai f besar pada energi tinggi. Reaksi fisi mengeluarkan energi total E. 233U dan 239Pu di mana kedua unsur terakhir merupakan unsur buatan manusia karena tidak terdapat di alam sebagai hasil dari reaksi inti-inti 232Th dan dan 238U dengan neutron. Beberapa hal yang perlu diketahui dalam jenis reaksi tersebut adalah: 1). Dari reaksi dihasilkan dua inti baru sebaga hasil fisi. Untuk menjadi stabil inti-inti tersebut meluruh (decay) dengan mengeluarkan sinar-sinar maupun partikel. dan untuk dapat menghitung masing-masing kemungkinan perlu diselidiki mekanisme reaksi masing-masing. 3). Dengan meng¬gunakan data konversi . Reaksi nuklir yang tidak terkendali merupakan prinsip kerja bom nuklir. 2). Reaksi fisi adalah suatu reaksi pembelahan. Sebagai contoh dapat disebutkan bahwa nilai f 238U besar pada energi neutron rendah (termal) tetapi kecil pada energi tinggi.REAKSI FISI DAN FUSI REAKSI FISI Reaktor tak lain adalah tempat bereaksi. oleh karena itu bahan ini digunakan sebagai bahan bakar pada reaktor cepat. di mana besaran tersebut tergantung dari energi neutron yang bereaksi dengan suatu inti-tertentu. maka neutron yang baru lahir tersebut harus diturunkan energinya dahulu dengan jalan hamburan-hamburan. X disebut inti bahan fisil (fisile material). 235U. hilang dari sistim d. jika fisii diharapkan terjadi pada En rendah (energi termal 0. yang secara populer disebut "bahan bakar" karena dalam reaksi ini dibebaskan sejumlah energi. Di dalarn reaktor neutron mempunyai kemungkinan-kemungkinan untuk: a. Keboleh jadian suatu inti berfisi dinyatakan dengan f (fission microscopic cross section = penampang fisi mikroskopik). hamburan Jadi penurunan energi neutron berkompetisi dengan kemungkinan¬kemungkinan yang lain. diserap tanpa menimbulkan fisi b.  2 MeV. Neutron yang dihasilkan oleh fisi mempunyai energi yang tinggi. yang disebabkan oleh neutron yang secara umum dapat ditulis sebagai: X + n ——> X1 + X2 + (2 . pengertian sehari hari yang dipakai ialah reaksi inti. 4).025 eV). Sebaliknya nilai f 238U kecil pada saat neutron berenergi besar. sebesar 200 MeV. Adanya neutron-neutron baru yang dihasilkan dari reaksi inti tersebut dapat melanjutkan reaksi fisi hingga mungkin terjadi reaksi berantai. X1 dan X2 yang berupa inti-inti yang tidak stabil. Dalam hal ini. dan pada keadaan tertentu bila tidak dikendalikan maka reaksi berantai ter¬sebut dapat menjadi suatu ledakan. Hanya beberapa inti dapat bereaksi fisi yaitu 238U.

tekanan yang sangat tinggi dihasilkan oleh gaya gravitasi. kalor yang dikeluarkan dari reaksi inti sangat besar. Sebenarnya. mulai dari penggabungan dua inti Hidrogen menjadi inti Deuterium hingga penggabungan inti Deuterium dan inti Tritium. Pada setiap proses pemecahan tadi. maka batang kendali akan menyerap neutron secara maksimum sehingga reaksi berantai akan dihentikan dan daya serap batang kendali akan berkurang bila batang kendali ditarik menjauhi elemen bakar. Inti Uranium yang tidak stabil hanya dapat bertahan selama kurang lebih sepertriliun detik (10-12 detik) sebelum mengalami proses fisi menjadi inti-inti X1 dan X2 serta sekitar dua sampai tiga neutron yang siap untuk memecah inti 235U lainnya. Kebanyakan reaksi ini membutuhkan kondisi tertentu yang hanya terdapat di dalam inti matahari ataupun bintang-bintang. Gambar II.1. Di dalam inti matahari. dapat dihitung bahwa bila semua inti-inti 1 gram uranium melakukan fisi maka kalor yang dikeluar¬kan setara dengan kalor yang dihasilkan oleh pembakaran 1 ton batu bara. Untuk mengendalikan atau mengatur reaksi berantai dalam reaktor nuklir digunakan bahan yang dapat menyerap neutron misalnya Boron dan Cadmium.satuan dan data fisika. Dengan mengatur populasi neutron ini dapat ditentukan tingkat daya raktor. Sebagai bahan bakar umumnya digunakan Uranium 235U yang kandungannya telah diperkaya. Reaksi jenis ini tidak terjadi secara alamiah di permukaan bumi. Reaksi fisi (pembelahan) Reaksi Fusi Proses reaksi fusi adalah kebalikan dari reaksi fisi seperti arti harfiahnya. namun merupakan prinsip kerja pembakaran Hidrogen di pusat matahari serta bintang-bintang. inti atom akan melepaskan energi yang sesuai dengan hilangnya jumlah massa inti-inti di akhir proses rumus E=mc2. Jadi jumlah energi yang dihasilkan akan sebanding dengan banyak proses yang terjadi dan sebanding dengan jumlah neutron yang dihasilkan. Telah dijelaskan bahwa reaktor yang lazim dipakai saat ini bekerja atas dasar reaksi fisi (pemecahan) inti atom. banyak tipe reaksi fusi yang dapat terjadi di matahari yang sering disebut siklus proton-proton. Uranium alam mempunyai kandungan 235U hanya sekitar 0. misalnya tekanan yang sangat tinggi. Perangkat pengatur populasi neutron pada reaktor ini disebut batang kendali.7 persen. tiga proses yang sama akan terjadi dengan produksi akhir sekitar sembilan neutron. Jelas dari gambaran tersebut bahwa. yang bertujuan untuk mengatur populasi neutron. proses ini merupakan reaksi penggabungan dua inti menjadi inti lain yang lebih besar. Gaya gravitasi . Kemudian ketiga neutron tadi diserap oleh inti-inti isotop Uranium lain. selebihnya adalah 238U. bahkan reaksi dapat dihentikan sama sekali (tingkat daya mencapai titik 0) pada saat semua neutron terserap oleh bahan penyerap. Proses berulang-ulang ini dinamakan reaksi berantai ('chain reaction') yang merupakan prinsip kerja reaktor. Uranium yang menangkap neutron segera menjadi tidak stabil. Jika batang kendali disisipkan penuh diantara elemen bakar. Untuk memecah inti isotop Uranium digunakan neutron lambat ('thermalneutron').

Ada dua cara yang paling efektif untuk melokalisir plasma selama proses fusi berlangsung. Masalahnya. Partikel-partikel yang dihasilkan akan berusaha bergerak keluar sehingga menimbulkan tekanan ke dalam yang sangat dahsyat. Cara yang paling mungkin adalah dengan menaikkan suhu kedua inti hingga energi kinetiknya dapat mengatasi gaya 'Coulomb' tadi. sebab tersediaannya di alam boleh dikatakan tak terbatas. Intensitas sinar laser disini harus cukup tinggi agar target dapat seketika menguap. Gaya nuklir kuat merupakan interaksi antara partikel quark dan . yaitu gaya nuklir kuat dan gaya elektromagnetik serta pada jangka waktu yang panjang terdapat gaya nuklir lemah. Litium yang menangkap neutron akan pecah menjadi Tritium serta Helium. yaitu proton dan neutron. Deuterium dapat diekstraksi dari air biasa. Karena tidak ada material di atas permukaan bumi yang dapat menahan suhu setinggi ini. Untungnya. Tekanan yang naik secara drastis ini akan mengakibatkan naiknya suhu target yang pada akhirnya dapat menyalakan proses fusi. Saat ini. sedangkan Litium-7 hanya menangkap neutron cepat. Reaksi fusi di dalam teras reaktor membutuhkan Deuterium dan Tritium sebagai bahan bakar. Sakharov. yaitu Litium-6 dan Litium-7. yang jika bergabung pada kondisi tertentu akan menghasilkan inti Helium yang stabil disertai sebuah neutron yang membawa sebagian besar energi hasil fusi. diperlukan teknik supercanggih untuk melokalisir plasma (inti bermuatan yang memiliki suhu sangat tinggi) pada proses fusi agar tidak bersentuhan dengan komponen-kompnen reaktor. Sebenarnya. Cara kedua adalah dengan menggunakan target yang memiliki kerapatan sangat tinggi yang ditembaki dengan puluhan sinar laser terfokus secara simultan. Tritium alam sangat jarang dijumpai. mengingat komposisi matahari kebanyakan terdiri dari gas Hidrogen. Cara pertama dilakukan di dalam instrumen berbentuk 'donat'. Tritium dapat dihasilkan melalui proses 'breeding' dengan menggunakan sebagian kecil neutron hasil reaksi fusi serta dua jenis isotop Litium yang terdapat di alam. Tamm dan Andrei D.pada pusat matahari haruslah sangat besar untuk mempertahankan strukturnya. yaitu cara magnetis dan cara inersial. untuk setiap satu meter kubik air dapat diperoleh sekitar 200 gram Deuterium. Ide untuk membangun 'Tokamak' pertama kali diusulkan oleh fisikawan Rusia Igor E. yang disebut 'Tokamak'. Berlainan dengan Deuterium. Di dalam inti atom terdapat tiga buah interaksi fundamental yang berperan penting. Deuterium bukan merupakan masalah. Energi Nuklir Nuklir merupakan istilah yang berhubungan dengan inti atom yang tersusun atas dua buah partikel fundamental. pada awal 1950-an. untuk mengatasi gaya ini dibutuhkan suhu jutaan Celsius! Suhu setinggi ini tidak aneh jika kita melihat suhu inti matahari dimana proses fusi dapat dengan mudah terjadi (suhu inti matahari sekitar 15 juta Celsius). Reaktor Fusi Banyak masalah yang harus dipecahkan sebelum reaktor fusi dapat digunakan secara komersil. serta secara terpisah oleh Lyman Spitzer di Princeton USA. gaya tolak-menolak ('repulsive') akibat muatan positif kedua inti harus diatasi. Untuk menggabungkan inti Deuterium dengan Tritium. Litium-6 dapat menangkap neutron cepat dan neutron lambat. Tritium bersifat radioaktif. Tokamak menggunakan kombinasi dua medan magnet yang sangat kuat yang dihasilkan oleh superkonduktor untuk menahan plasma bersuhu sekitar 50 juta Celsius agar tetap berada di tengah-tengah 'donat' tersebut. proses ini merupakan bentuk miniatur dari bom hidrogen.

dan beberapa neutron bebas serta sejumlah energi. Proses penyerapan neutron oleh uranium-235 mengakibatkan terbentuknya partikel uranium-236 (236U) yang tidak stabil sehingga terbelah menjadi partikel kr ypton-92 (92 Kr). Reaksi fisi merupakan kebalikan dari reaksi fusi. Reaksi fusi dapat menghasilkan energi yang sangat besar seperti yang terjadi pada bintang. U-235 dapat bekerja dalam sebuah sampel uranium yang diperkaya menjadi 2 sampai 3 persen. Langkah pertama. barium-141 (141Br).b). Hal ini menyebabkan pemanfaatan reaksi fusi sebagai sumber energi listrik belum dapat direalisasikan. . Perbedaan massa ini diubah menjadi energi dengan nilai yang dirumuskan dalam E = mc2. yaitu 14. yaitu reaksi fusi dan reaksi fisi.10-19 joule).a). Dalam proses peluruhan ini. Penggabungan antara dua buah partikel tersebut membentuk helium-5 (5He) yang tidak stabil sehingga mengakibatkan peluruhan. Dalam satu kali peluruhan atom U-235 bisa dihasilkan energi sebesar 200 MeV (1 eV = 1. Dalam sebuah reaktor yang bekerja (dikenal dengan keadaan kritis). sebuah neutron yang terhambur dari setiap reaksi fisi dapat menyebabkan terjadinya reaksi fisi yang lainnya. Pada senjata nuklir. Energi yang dihasilkan dari reaksi ini dapat dikonversi menjadi energi listrik pada sebuah pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Salah satu contoh dari reaksi fisi adalah reaksi fisi pada partikel uranium-235 (235U) yang ditumbuk oleh sebuah neutron yang bergerak pelan (Gambar 1.6. Reaksi fusi adalah suatu reaksi yang menggabungkan beberapa partikel atomik menjadi sebuah partikel atomik yang lebih berat. Reaksi fisi dapat berlangsung secara terus menerus yang biasa disebut dengan reaksi rantai. Tiga hal menarik yang terjadi pada proses reaksi fisi adalah sebagai berikut: • Peluang sebuah atom U-235 menangkap sebuah neutron bernilai sangat tinggi.2 Energi nuklir dihasilkan di dalam inti atom melalui dua buah jenis reaksi nuklir. komposisi U-235 mencapai 90 persen atau lebih dari sebuah sampel uranium. neutron yang telah terhambur dari reaksi fisi dapat mengakibatkan terjadinya reaksi fisi lain sama baiknya dengan reaksi fisi sebelumnya.gluon yang dibahas dalam teori quantum chromodynamics (QCD) sedangkan gaya nuklir lemah adalah interaksi yang terjadi dalam skala inti atom seperti peluruhan beta yang dibahas dalam elecroweak theory. Sampai saat ini. deuterium dan tritium dipercepat dengan arah yang saling mendekati pada suhu termonuklir. sebuah neutron dan partikel helium-4 (4He) terhambur disertai dengan energi yang sangat besar. Salah satu reaksi contoh reaksi fusi adalah penggabungan partikel deuterium (D atau 2H) dan tritium (T atau 3H) (Gambar 1. Reaksi nuklir lain yang sudah dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik adalah reaksi fisi.1 MeV untuk penghamburan neutron dan 3. Dalam reaksi ini terbentuk beberapa produk fisi dan neutron dengan massa total yang lebih ringan dari partikel U-235 pada awal reaksi. Dalam reaksi rantai. • Proses penyerapan dan penghamburan neutron terjadi dengan sangat cepat pada orde pikosekon (1×10-12 sekon) • Jumlah energi yang dihasilkan berupa panas dan radiasi gamma luar biasa besar pada sebuah reaksi fisi yang terjadi. yaitu reaksi yang membelah suatu partikel atomik menjadi menjadi beberapa partikel atomik lainnya dan sejumlah energi. reaksi fusi belum dapat dirancang oleh manusia karena membutuhkan suhu yang sangat tinggi.5 MeV untuk penghamburan helium-4.

fluida pendingin dalam kontak dengan inti reaktor dapat berupa gas (karbon dioksida) atau logam cair (sodium. jika ingin panas berkurang maka balok kontrol harus diturunkan. Tipe reaktor ini menerima inti uranium untuk beroperasi pada suhu yang lebih tinggi.3 Pada PLTN. Balok kontrol dimasukkan kedalam bundelan uranium dengan menggunakan sebuah mekaninisme yang dapat mengangkat atau menurunkan balok kontrol tersebut. Dalam sebuah reaktor nuklir. Berdasarkan hukum Faraday putaran rotor dikonversi menjadi tenaga listrik. Dalam reaktor nuklir yang sama. potasium). butiran uranium yang sudah diperkaya disusun dalam sebuah balok dan dikumpulkan ke dalam bundelan (reactor). bahan bakar sebuah reaktor nuklir berupa uranium. Sebaliknya.com/2009/01/reaksi-fusi-dan-reaksi-fisi. Dalam beberapa reaktor.html Reaksi Fusi Nuklir . Pengangkatan dan penurunan balok kontrol menerima perintah seorang operator untuk mengatur jumlah reaksi nuklir. U235 mempunyai sekitar 0. Uranium merupakan salah satu hasil tambang yang terdapat di bumi. 75 persen tenaga listriknya dihasilkan oleh reaktor nuklir. Uranium-238 (U-238) mempunyai waktu paruh yang sangat lama (4. uap air akan melalui tahap kedua sebagai pengubah panas medium untuk mengubah air menjadi uap air yang menggerakkan turbin. balok kontrol dinaikkan dari bundelan uranium. Jumlah pembangkit tenaga listrik di dunia diperkirakan lebih dari 400 buah dengan 100 buah diantaranya berada di Amerika Serikat.7 persen dan U-234 jauh lebih rendah yang dibentuk melalui proses peluruhan U-238 (U-238 melalui beberapa tahap peluruhan alpha dan beta untuk membentuk isotop yang lebih stabil dan U-234 adalah salah satu hasil dari mata rantai dari peluruhan ini). Balok kontrol dapat diturunkan hingga komplit untuk menghentikan reaktor nuklir jika terjadi kasus kecelakaan atau penggantian bahan bakar. menurut International Atomic Energy Agency (IAEA). Keuntungan dari desain ini adalah air atau uap air yang tercemar bahan radioaktif tidak akan mengenai turbin. Bundelan tersebut direndam dalam air pada sebuah bejana tekan. Komposisi lainnya. Hal ini dapat menyebabkan uranium menjadi panas dan meleleh dengan mudah. Ketika seorang operator menginginkan inti uranium untuk menghasilkan panas yang lebih.5 milyar tahun) dengan komposisi 99 persen dari total uranium yang ada di bumi.Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) menyediakan sekitar 17 persen dari total tenaga listrik dunia. Bundelan uranium yang digunakan pada reaktor nuklir berada dalam keadaan superkritis. Di Prancis. sebuah balok kontrol (control rods) dibuat dengan bahan yang menyerap neutron. http://autosreview-master-sains. Panas ini dapat mengubah air menjadi uap air. Air tersebut digunakan sebagai sebuah pendingin. Uap air ini digunakan untuk menggerakkan sebuah turbin uap yang memutar rotor pada generator.blogspot. Untuk mencegahnya. Bundelan uranium digunakan sebagai sumber energi panas yang sangat tinggi. Beberapa negara membutuhkan tenaga nuklir yang lebih besat dari negara lain.

telah berkali kali terjadi reaksi fusi yang tidak mampu dikontrol. deuterium (H-2) dan tritium (H-3). Proses kebalikan dari fusi reaksi disebut dengan reaksi fisi. Kemudian langkah ini diteruskan dengan teori tentang reaksi fusi nuklir . Fusi nuklir terjadi di alam bebas. apabila kita gunakan ion yang lebih berat.Ledakan tersebut dihasilkan karena penggunaan isotopes hydrogen. dan tidak pernah mennggunakan H-1 atau "protium". Reaksi fusi buatan manusia dewasa ini sudah umum terjadi.Diterjemahkan dari Wikipedia. Reaksi bisa lebih kompleks. Bila 2 proton ditembakan pada kulit Hydrogen yang berenergi lemah. yaitu proses bergabungnya dua atau lebih atom. reaksi demikian diebut dengan reaksi fusi. Kimia Nuklir dan reaksi nuklir Astrofisika (Fisika Ruang Angkasa) adalah ilmu yang ikut mempelajari reaksi fusi. maka proton tersebut akan berubah menjadi neutron. Fusi dua atom dengan masa atom lebih rendah dari logam biasanya menghasilkan energi yang lebih besar dari yang disimpan logam itu sendiri. terutama diperlukan untuk sejumlah atom yang berfusi. kecuali hanya ledakan yang kuat sekali. maka mekanisma reaksi ( reaction mechanism) akan berbeda. Dalam uji coba senjata nuklir.Org 2011 Fisika Nuklir. yaitu pada aktifitas bintang/matahari.. yaitu reaksi penggabungan inti yang kecil menjadi lebih besar. Pada proses fusi seperti tersebut di atas selalu dihasilkan energi yang kuat. Dalam laboratorium percobaan telah berhasil dilakukan percobaan fusi berbagai macam jenis inti. Teori dasar tentang perpindahan partikel inti atom dihasilkan dari percobaan Ernest Rutherford. yang lebih awal beberapa tahun dari percobaan Mark Oliphant in 1932 yang menggunakan isotop Hydrogen. sehingga terbentuklsh hydrogen isotope (deuterium). sehingga menghasilkan inti atom yang lebih berat. Contoh reaksi fusi yang sederhana adalah fusi Hydrogen. dengan reaksi fusi yang melibatkan dua atau lebih inti (nucleons). meskipun sekarang belum semua teknologi tentang sumber pembangkit tenaga nuklir dikuasi oleh manusia. tetapi pada prinsipnya sama. Reaksi demikian hanya bisa dilakukan dengan suhu yang tinggi. Tetapi energi yang dihasilkan belum sesuai dengan yang diharapkan.

59 MeV. Masa yang hilang ini akan berubah menjadi energi sebesar E=mc2 ( sebenarnya reaksi tidak menghasilkan energi. tetapi energi itu sendiri adalah perubahan dari masa yang hilang ). Pada jarak yang relative jauh inti yang aktif akan menolak lainnya. Reaksi ini disbut dengan exothermic process. dan atom cenderung mempertahankan muatanya. atau bila masa atom (atomic mass) dan jumlah masa ( mass number) lebih rendah dari inti yang terbentuk pada fusi atau dinamakan reaksi mass defect. Reaksi fusi di bidang militer pertama kali dilakukan pada tahaun 1940 di Manhattan Project. Maka akan terbentuk fusi ari inti yang ringan menjadi inti yang lebih berat dan menyebabkan partikel kehilangan masa. Biasanya bila elemen yang berfusi lebih ringan dari logam. Hal ini disebabkan inti bermuatan positif (sesuai dengan jumlah proton). setelah uji coba bom nuklir Ivy Mike hydrogen bomb. untuk tujuan energi pembangkit listrik telah dimulai sejak 50 tahun yang lalu. Energy yang dihasilkan pada reaksi nuklir lebih besar dari reaksi kimia. maka akan timbnulah . hal ini karena inti tersebut sma sama bermuatan positif. hydrogen. Fusi deuterium dan tritium untuk membentuk helium-4. sebab energi yang tersimpan untuk mempertahankan inti atom lebih besar ketimbang mempaertahankan electron pada kulit atom. Hans Bethe. Dibutuhkan energi untuk menggabung inti. melalui serangkaian penelitian yang rumit tetapi terus mengalami perkembangan yang baik. mereka akan menghasilkan energi nuklir yang semaikn dekat jaraknya semakin besar. dan akan menimbulkan reaksi yang berantai. karena adanya gaya ekeltrostatik diantara mereka. Pada reaksi ini jumlah energi yang dibebaskan akan lebih besar ketimbang energi yang dibutuhkan untuk menggabungkan inti inti tersebut. dan menghasilkan energi 17.Matahari olrh . dan semakin mudah untuk mengeluarkan energi nuklirnya dan mudah untuk melakukan reaksi fusi. Jika partikel inti seperti proton dan neutron ditembakan ke inti atom. meskipun pada inti yang paling ringan. yaitu. Pwnwlitian mengenai reaksi fusi yang terkontrol. Jika kedua inti dipaksa saling berdekatan . menghasilkan sebuah neutron. Sejak itu senjata nuklir berkembang pesat sejak 1 November 1952. partikel atom akan semaik cepat bergerak dan meningkat pula gaya tolak elektroststisnya.litian ini dirahasiakan hingga tahun 1951. dimana Δm adalah masa partikel yang berubah. tetapi pene. maka reaksi akan menghasilkan ledakan ermonuklir (thermonuclear explosion). Dengan pemanasan termonuklir. Apabila rangkaian reaksi fusi menjadi tak terkontrol. masa partikel yang berubah membentuk energi kinetic sebesar E = Δmc2. Energi yang tersimpan dalam atom harus tersimpan sebelum dilakukan fusi. Fusi pada zat yang rendah masa atomnya untuk berfusi membentuk inti yang berat akan membebaskan electron atau proton bebas. meski tidak ada inti yang yang terbuang. Reaksi nuklir yang normal masih menghasilkan energi tertentu dan sejumlah neutron. yang biasa disebut dengan hydrogen bomb.

Tetapi disamping itu terdapat reaksi lainya yang bebas terjadi.com/2011/03/reaksi-fusi-nuklir. Maka energi yang tersimpan dalam atom akan meningkat. . Partikel inti akan bertambah saling mendekat di permukaan atom. maka akan timbul gaya tolak listrik yang besar pada inti Energi ini semakin bertambah besar tanpa batas bila atom bertambah besar.blogspot. maka jika proton ditembakan ke atom. Rangkaian reaksi ini terdiri dari 4 proton dengan 1 partikel alpa. maka energi yang dibebaskan hanya sebesar 276 μW/cm³.html Reaksi Fisi Telah dikemukakan sebelumnya bahwa terdapat empat tipe umum reaksi nuklir.energi nuklir antara inti tersebut. Rangkaian Reaksi Fusi Bintang Rangkaian CNO yang berada di bintang yang lebih besar dari matahari Hal yang paling penting yang merupakan sumber energi dari bintang adalah reaksi fusi. Pada jarak inti yang dekat gaya tarik nuklir akan bertambah kuat disbanding gaya tolaknya lektrostatis. transmutasi inti dan peluruhan radioaktif. dan neutrinos (kemudian dua proton berubah menjadi dua neutrons). 2011 Label: Wikipedia. atau T ≈ 0. dan energy. sedangkan untuk mereaksikan fusi bintang di laboratorium membutuhkan 10 – 100 kali dengan suhu bintang. reaksi fusi dan reaksi fisi adalah dua reaksi nuklir yang cukup dikenal karena aplikasinya yang sangat fenomenal di bidang militer pada saat perang dingin antara USA dan Uni Soviet. inilah energi nuklir. Sebab laju reaksi nuklir sangat tergantung pada suhu (exp(−E/kT)). . Maret 24. terhganting dari massa bintang.1–1. reaksi fusi. Diposkan oleh Bambang Sukmadji di Kamis. yaitu reaksi fisi.Org http://bangsuk51.0 GK. yang membebaskan dua positrons. laju reaksi fusi tergolong lambat. Pada temperature dan masa jenis materi angkasa luar. Sebagai contoh pada inti matahari yang bertemperatur T ≈ 15 MK dan masa jenis 160 g/cm³. Dari empat tipe reaksi nuklir tersebut. Sehingga reaksi fusi pada bintang tidak praktis dilakukan di laboratorium. Gaya elektrostatis harganya berbanding terbalik dengan jaraknya.

plutonium-239 ( ). uranium-235 ( ). Isotop aktinida yang dapat berfisi tersebut antara lain adalah plutonium-241 ( uranium-232 ( ). uranium-233 ( ). kalifornium-241 ( ). tiga buah neutron cepat (masing-masing neutron memiliki energi kinetik ~2 MeV). . kurium-243 ( ). gelombang elektromagnetik dalam bentuk radiasi sinar gamma. masih banyak unsur lain yang dapat berfisi. Selain reaksi fisi uranium-235. dan sejumlah energi. Pada dasarnya semua isotop unsur dalam golongan aktinida yang mempunyai jumlah neutron ganjil pada intinya dapat berfisi.Reaksi fisi adalah proses reaksi nuklir yang terjadi karena inti atom terbelah menjadi partikel-partikel inti yang lebih ringan karena tertumbuk oleh partikel inti lain. beberapa partikel neutron. Reaksi fisi uranium-235 menghasilkan produk fisi berupa barium-141 dan kripton-92. kurium-245 ( ). Gambar disamping ini melukiskan proses reaksi fisi dari inti atom uranium-235 yang tertumbuk oleh sebuah neutron dengan kecepatan rendah (neutron kecepatan rendah sering disebut sebagai neutron termal). ). tetapi barium-144 dan kripton-90. Amerisium-242 ( ). Produk fisi dari reaksi fisi uranium-235 bisa saja tidak berupa barium-141 dan kripton-92. atau zirkonium-94 dan telurium-139. dan sejumlah energi. kurium-247 ( ). Reaksi fisi uranium-235 sangat terkenal karena reaksi nuklir ini mendasari beroperasinya reaktor nuklir yang banyak beroperasi di Dunia. kalifornium-251 ( ). Reaksi fisi merupakan reaksi nuklir eksotermis yang akan menghasilkan partikel inti yang lebih ringan (sering disebut produk fisi).

uranium-235. sedangkan uranium-233 digunakan dalam reaktor yang memanfaatkan daur bahan bakar thorium. empat bahan fisil uranium-233. plutonium-239 dan plutonium-241 digunakan dalam bahan bakar reaktor termal dan reaktor pembiak yang memanfaatkan daur bahan bakar uranium. Reaksi fisi berantai Reaksi fisi berantai sangat penting dalam mewujudkan pemanfaatan energi hasil reaksi fisi dalam sebuah reaktor nuklir. energi neutron hasil fisi setinggi ~2 MeV sangat kecil untuk menimbulkan reaksi fisi jika menumbuk inti atom uranium-235 yang lain. Jika kontinuitas reaksi fisi dalam reaktor nuklir terhenti maka dapat berhentinya produksi energi. Reaksi fisi berantai . Salah satu prasyarat yang harus dipenuhi adalah kecepatan atau energi kinetik neutron yang menumbuknya. terdapat beberapa prasyarat kondisi yang harus dipenuhi agar reaksi fisi uranium-235 terjadi. suatu kondisi yang tidak diinginkan. sehingga produksi energi menjadi diskontinu. Sesuai dengan kurva pada gambar di atas. plutonium-239. Uranium-235. plutonium-241 mempunyai arti penting karena sudah diterapkan dalam proses reaksi nuklir di reaktor nuklir. Reaksi fisi uranium-235 tidak akan terjadi dengan begitu saja.Isotop yang dapat berfisi disebut sebagai bahan fisil (fissile material). Neutron dengan kecepatan rendah (energi kinetiknya rendah) mempunyai probabilitas yang lebih tinggi untuk menimbulkan reaksi fisi pada uranium-235 dibandingkan degan neutron dengan energi kinetik yang lebih tinggi. Dari sekian banyak bahan fisil. Dari reaksi fisi uranium-235 dihasilkan 2 hingga 3 buah neutron dengan energi ~2 MeV.

Dalam reaktor nuklir. Hasilnya adalah sebuah ledakan nuklir yang dahsyat. Dua dari tiga neutron hasil reaksi fisi itu kemudian menumbuk inti U-235 lainnya dan menimbulkan reaksi fisi berikutnya (reaksi fisi generasi kedua). yaitu berupa air. Keberlangsungan reaksi fisi berantai dalam reaktor nuklir sangat labil. Dengan adanya air sebagai moderator neutron.9 x 10-18 kWh). sedikit saja kecelakaan yang menguapkan moderator (berupa air). Ini berarti bahwa sebuah neutron lambat setara dengan ~8. Reaksi fisi berantai dapat pula dilangsungkan dalam waktu sangat cepat dengan pelipatan jumlah reaksi yang sangat tinggi. demikian pula dengan pembangkitan energi. . Bila suatu saat air sebagai bahan moderator menghilang dari dalam reaktor nuklir (oleh karena suatu sebab. Apabila dari generasi ke generasi jumlah neutron termal dapat dikendalikan sesuai dengan kebutuhan energi. misalnya kecelakaan) maka dengan sendirinya reaksi fisi berantai terhenti dan produksi energi juga berhenti dengan sendirinya. dan selanjutnya kan terjadi reaksi fisi dari generasi ke generasi secara kontinu. maka reaksi fisi berantai terhenti. dengan cara ini pembangkitan energi meningkat sangat besar dalam waktu yang sangat singkat. Mewujudkan suatu ledakan nuklir dengan uranium-235 tidaklah mudah. Proses pengendalian reaksi fisi berantai ini terjadi dalam sebuah reaktor nuklir. Satu buah neutron lambat (disebut juga neutron termal) dalam reaktor nuklir akan menimbulkan reaksi fisi U-235 yang menghasilkan energi panas ~200 MeV (~8. Persoalan dalam mewujudkan reaksi fisi berantai timbul karena untuk mewujudkan reaksi fisi U-235 diperlukan neutron lambat. maka realisasi pengendalian reaksi fisi dapat terwujud.Pada awalnya sebuah neutron menumbuk inti uranium-235 (U-235) dan menimbulkan reaksi yang menghasilkan produk fisi (Ba-141 dan Kr-92) serta 3 buah neutron. sedangkan neutron yang dihasilkan dari reaksi fisi U-235 adalah neutron cepat yang sangat sulit untuk memicu reaksi fisi generasi ke generasi. harus dilakukan upaya ketersediaan dan peningkatan jumlah neutron dengan energi kinetik yang cocok dalam jumlah besar dalam waktu sesingkat-singkatnya.9 x 10-18 kWh. Neutron hasil fisi dari reaksi fisi kedua ini diharapkan akan menimbulkan reaksi fisi berikutnya (reaksi fisi generasi ketiga). persoalan ketersediaan neutron lambat dengan energi kinetik rendah diwujudkan dengan menyediakan medium yang bertugas memperlambat (memoderasi) kecepatan neutron. maka neutron cepat yang dihasilkan dari reaksi fisi U-235 diperlambat kecepatannya sehingga dapat digunakan untuk melangsungkan reaksi fisi berantai dari generasi ke generasi.