You are on page 1of 6

APPENDIKS

Membuat larutan HCl 0,055 N 100 ml
V
= 100 ml
e
=1
%
= 37 %
ρ
= 1,19 Kg/L
Mr
= 36,5 gram/mol
Cl- + H+ → HCl
x 1190 gram = 440,3 gram

n=

=
= 12,06 mol

M=
=
= 12,06 M
MxV =MxV
12,06 x V
= 0,055 x 100
V=
V = 0,456 ml
HNO3 sebanyak 0,456 ml dimasukkan ke dalam labu ukur dan dilarutkan dengan H2O
hingga batas ukur 100 ml.
• Membuat larutan KOH 0,11 N 100 ml
V = 100 ml
e =1
Mr= 56,1 gram/mol
K+ + OH- → KOH

Mr = 0. 90 = 0.11 M n =M.1 = 0.N 0.1125 gram Asam Oksalat 0.e =M. 10H2O N 0.2 = 0.02 N 100 ml V = 100 ml e =2 Mr= 381 gram/mol 2Na+ + B4O7.6171 gram KOH 0.0125 M n =M. 0.011 .1 .011 mol m = n .+ 10H2O → Na2B4O7.e =M.11 .V = 0.1 = 0.025 N 100 ml V = 100 ml e =2 Mr= 90 gram/mol 2H+ + C2O42. 0.1 = 0.01 M n =M.6171 gram dimasukkan ke labu ukur dan dilarutkan hingga batas ukur 100 ml dengan aquades • Membuat larutan Asam Oksalat 0.0125 .00125 . Mr = 0.1125 gram dimasukkan ke labu ukur dan dilarutkan hingga batas ukur 100 ml dengan aquades • Membuat larutan Asam Boraks 0. 56.025 M =M.11 M =M.e =M.02 M =M.01 .V = 0.2 = 0.00125 mol m = n .V = 0.1 = 0.→ H2C2O4 N 0. 0.

Mr = 0.3 % • Perhitungan Standarisasi larutan H2C2O410 ml dengan titran KOH 0. 381 = 0.001 . 10H2O 10 ml dengan titran HCl 0.001 mol m = n .381 gram dimasukkan ke labu ukur dan dilarutkan hingga batas ukur 100 ml dengan aquades • Perhitungan Standarisasi larutan Na2B4O7.17 ml Nboraks x Vboraks = NHCl x VHCl N x 10 = 0.11 N Volume rata-rata titran = = .055 N Volume rata-rata titran = = = = 9.381 gram Na2B4O7.= 0.0503 N Persen Kesalahan % Kesalahan = x 100 % = x 100 % = 8.17 N= N = 0. 10H2O 0.055 x 9.

17 x 2 N= N = 0.1 ml Nsabun x Vsabun = NHCl x VHCl N x 10 = 0.11 x 1.1 N= N = 0.17 ml x Voksalat = 1 x MKOH x VKOH N x 10 = 0.11 N Volume rata-rata titran = .1426 N • Perhitungan konsentrasi Minuman Buavita Orange dengan titran KOH 0.96 % • Perhitungan konsentrasi Sabun Cair Biore dengan titran HCl 0.= = 1.055 x 26.02574 M Persen Kesalahan % Kesalahan = x 100 % = x 100 % = 2.055 N Volume rata-rata titran = = = = 26.

Membuat larutan standart HCl 0.11 x 1.1125 gram asam oksalat kemudian dilarutkan ke dalam 100 ml aquades 4. 2. Menetesi dengan indikator PP sebanyak 2-3 tetes 6. 8.025 N dalam 100 ml aquades.025 N 1. 9.055 N 1. Melakukan titrasi sebanyak 3 kali.97 N= N = 0. Menghitung normalitas HCl yang sebenarnya dan % kesalahan kurang dari 10% Standarisasi KOH 0. 6. Mencatat volume penitran setelah terjadi perubahan warna. Menghitung normalitas KOH yang sebenarnya dan % kesalahan kurang dari 10% Titrasi sampel basa dengan HCl 0. Mengulangi 3x sehingga mendapat rata-rata.02156 N Prosedur percobaan 1. Mengambil 10 ml sampel basa sabun mandi ‘biore’ 2. Mengambil 0.= = = 1. 2. 7. Standarisasi HCl 0. Mencatat volume penitran setelah terjadi perubahan warna 5. 10. Mengambil 10 ml larutan boraks kemudian dimasukkan ke dalam erlenmeyer 5. melakukan percobaan sebanyak 3x sehingga diperoleh volume rata-rata . Menitrasi 10 ml larutan oksalat yang telah diberi indikator PP dengan larutan KOH yang dimasukkan ke dalam buret. 3. Mengambil 10 ml sampel basa kemudian beri indikator MO 2-3 tetes 3.02 N dalam 100 ml aquades.97 ml Nbuavita x Vbuavita = NHCl x VHCl N x 10 = 0. Menetesi 10 ml larutan boraks dengan indikator MO sebanyak 2-3 tetes.02 N.055 N + Boraks 0. 9. Titrasi dilakukan warna bening hilang dan berubah menjadi merah anggur. Membuat larutan boraks 0. Menitrasi larutan boraks yang telah diberikan MO dengan larutan HCl yang telah dimasukkan ke dalam buret 7. Menitrasi 10 ml sampel basa yang telah diencerkan dengan aquades dengan larutan HCl yang telah dimasukkan ke dalam buret 4. Membuat larutan standar KOH 0.055 N dalam 250 ml aquades. 3. Membuat larutan standar asam oksalat 0. 8. Mengambil 100 ml larutan oksalat dan menaruhnya ke dalam erlenmeyer 5.11 N dengan asam oksalat 0. Mencatat volume penitran setelah terjadi perubahan warna.11 N dalam 100 ml aquades. 4.

Menitrasi 10 ml sampel asam dengan larutan KOH yang telah dimasukkan ke dalam buret 4. beri indikator PP 2-3 tetes 3. Mencatat volume penitran setelah terjadi perubahan warna 5. Mengambil 10 ml sampel asam minuman ‘buavita orange’ 2. Menghitung normalitas HCl yang sebenarnya dan % kesalahan kurang dari 10% Titrasi sampel asam dengan KOH 0. Menghitung normalitas KOH yang sebenarnya dan % kesalahan kurang dari 10% . Melakukan percobaan sebanyak 3x sehingga diperoleh volume rata-rata 6.11 N 1.6.