You are on page 1of 10

Synchronous Digital Hierarchy

Synchronous Digital Hierarchy (SDH) merupakan hirarki pemultiplekan yang berbasis pada transmisi sinkron yang telah ditetapkan oleh CCITT (ITU-T). Dalam dunia telekomunikasi, rentetan pemultiplekan sinyal-sinyal dalam transmisi menimbulkan masalah dalam hal pen abangan dan penyisipan (drop and insert) yang tidak mudah serta keterbatasan untuk memonitor dan mengendalikan !aringan transmisinya. Sebelum kemun ulan SDH, standar transmisi yang ada dikenal dengan "DH ( Plesiochronous Digital Hierarchi) yang sudah lama ditetapkan oleh CCITT. Suatu !aringan plesiochronous tidak menyinkronkan !aringan tetapi hanya menggunakan pulsapulsa detak (clock) yang sangat akurat di seluruh simpul penyakelarnya ( switching node) sehingga la!u slip di antara berbagai simpul tersebut ukup ke il dan masih bisa diterima (misalnya plus#minus $% bit atau $&'%-$ untuk !aringan#kanal (,%)* atau ',$)) +bps). +ode operasi seperti ini barangkali memang merupakan suatu implementasi yang paling sederhana karena bersi,at menghindari pendistribusian pe-aktuan di seluruh !aringan. Ternyata bah-a "DH tidak begitu o ok untuk mendukung perkembangan teknik pengendalian dan pemrosesan sinyal untuk masa kini yang makin banyak dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan penyedia layanan telekomunikasi. Dalam "DH, sebuah peralatan transmisi tertentu umumnya hanya menangani dengan baik satu ,ungsi tertentu sa!a dalam !aringan, sementara dalam SDH, ada integrasi dari berbagai tipe peralatan yang berbeda-beda yang mampu memberikan kebebasan baru dalam peran angan !aringan. Sudah bukan merupakan berita baru bah-a SDH dapat dipergunakan untuk transmisi optik kapasitas besar, pengaturan lalu lintas komunikasi dan restorasi !aringan. SDH memiliki dua keuntungan pokok . ,leksibilitas yang demikian tinggi dalam hal kon,igurasikon,igurasi kanal pada simpul-simpul !aringan dan meningkatkan kemampuan-kemampuan mana!emen !aringan baik untuk payload trafic-nya maupun elemen-elemen !aringan. Se ara bersama-sama, kondisi ini akan memungkinkan !aringannya untuk dikembangkan dari struktur transport yang bersi,at pasi, pada "DH ke dalam !aringan lain yang se ara akti, mentransportasikan dan mengatur in,ormasi. Ta-aran-ta-aran spesi,ik yang di iptakan oleh SDH diantaranya termasuk.
• • •

Self-healing/ yakni pengarahan ulang (rerouting) lalu lintas komunikasi se ara otomatis tanpa interupsi layanan. Service on demand/ pro0isi yang epat end-to-end customer services on demand. 1kses yang ,leksibel/ mana!emen yang ,leksibel dari berbagai lebar pita tetap ke tempattempat pelanggan.

Standar SDH !uga membantu kreasi struktur !aringan yang terbuka, sangat dibutuhkan dalam lingkup yang kompetiti, sekarang ini bagi perusahaan-perusahaan penyedia layanan telekomunikasi.

sedang 5ambar ) menyatakan alokasi byte pada S.67* '69. Tabel '. :rame ini dibentuk dari ()6% byte.'87 '. setiap byte terdiri dari * bit. Dengan adanya SDH. 3epang dan 4ropa Level hirarki ke: Amerika/kanada (Mbps !epang (Mbps "ropa (Mbps ' ( 6 ) $ '. . 5ambar 6 menyatakan struktur <C-nya. bagian S.rame tunggal ST+-' dinyatakan dengan sebuah matriks yang terdiri dari sembilan baris dan (8% kolom.6'( 6(.H. Hirarki sinyal digital di 1merika.))( 6). Sebuah . ST+-' (Synchronous Transport Module) adalah modul transport sinkron le0el-' . hirarki pemultiplekan sinyal digital untuk 1merika#2anada.Hirarki dan Komponen pada SDH Sebelum mun ulnya SDH.$)) 7.$)) 7. !aringan transport SDH adalah !aringan n & ST+-' (n & '$$ +bps).*)% Dari 5ambar ' tersebut terlihat bah-a pada le0el atau tingkat yang paling tinggi.(%% (.%)* (.(7) $7%. 3epang dan 4ropa Tabel '.%7) 98. Hirarki sinyal digital di 1merika. 5ambar ( menyatakan struktur . hirarkinya diseragamkan men!adi seperti terlihat pada 5ambar '. 3epang dan 4ropa berbeda-beda seperti dinyatakan pada tabel '.rame ST+-'.8(* 698.867 (8).H (Section Overhead) dan bagian <C (Virtual ontainer) yang merupakan payload-nya. :rame ST+-' berisi dua bagian.6'( )).

S.er in.ormasi antara titik-titik asem&ly dan disasem&ly seperti pemeriksaan paritas.H (Path Overhead) dan sebuah Container. ".ormasi antara dua buah =T4 dan sebagainya. pemonitoran alarm. pemonitoran >4? ($it "rror %ate) dan trans.H seperti ter antum dalam 5ambar ( memba-a in. Sebuah Container memba-a sinyal tri&utary. . Sedangkan <C digunakan untuk mentransportasikan sinyal-sinyal tri&utary-nya (sinyal masukan indi0idual yang diumpankan ke multiplekser) melalui sebuah !alur.H menyediakan in. pelabelan !alur.ormasi antara dua buah =T4 (!ine Terminating "#uipment) tentang . dan monitoring kiner!a. sedang pointer menun!ukkan lokasi dari bit pertama pada <C-nya. Setiap <C terdiri dari sebuah ".rame alignment.

Dengan menggunakan D@C )#) dan peralatan terminal !alur untuk n & ST+-' (n & '$$ +bps). Setiap <C-'( dapat dirutekan se ara indi0idual ke simpul D@C )#' lainnya atau ke dalam !aringan akses.ungsi untuk menyediakan tempat bagi interkoneksi hubungan-hubungan !alur ka-atnya (hardwire) serta pemeliharaan rutin maupun trou&leshooting-nya. Tugas utama !aringannya adalah menyediakan trunk kapasitas besar antara sentral-sentral telepon dengan D@C )#) untuk memungkinkan restorasi yang epat terhadap koneksikoneksi !ika sebuah simpul !atuh atau gagal ber. sinyal-sinyal digital diarahkan atau dirutekan ke lokasi sentral-sentral telepon yang disebut D@C ini. Setiap tipe sinyal digital ini memiliki penyakelar digitalnya sendiri-sendiri. =apisan transport terdiri dari peralatan-peralatan D@C yang berlokasi di sentral-sentral telepon serta koneksi-koneksi kapasitas tinggi di antara . Sebuah D@C )#' digunakan untuk menyediakan granularitas <C-'( (4') di antara lapisan-lapisan transport dan lapisan akses. atau memultiplek aliran 4' ke dalam aliran ST+-' (hirarki ke ) dengan hirarki ke '). Sedang aliran-aliran 4' disediakan bagi para pengguna akhir melalui antarmuka standar 5. !aringan transport SDH adalah n & ST+-' (n & '$$ +bps). 3aringan akses SDH umumnya tersusun dalam ring-ring (bentuk-bentuk in in) ST+-'. D@C )#) berarti merupakan penghubung antar sesama !aringan pada pemultiplekan hirarki ke ). DS) pada (8).8%6. =e0el yang paling tinggi. "en!elasan singkat mengenai D@C ini adalah sebagai berikut/ pada telekomunikasi digital.$))+bps). D@C )#' (penghubung hirarki ke ) dengan hirarki ke ') meme ah lebarpita ST+-' men!adi le0el <C-'( (yang memba-a 4'). 1D+ )#' ('dd and Drop Multiple(er) untuk mendemultiplek aliran ST+-' ke aliran 4'. misalnya pada sinyal digital DS-' pada '. D@C ini ber. granularitas dari !aringan transport men!adi 4' atau ( +bps (untuk 1merika T' A '.'87 +bps disebut D@C-). yang dihubungkan se ara bersilangan oleh peralatan D@C )#) (Digital ross onnect ). seperti telah disinggung di atas.ungsi (mengalami gangguan). +enga u pada gambar $ tersebut. granularitasnya (salah satu bagian kanal sebelum pemultiplekan) adalah ST+-' (eki0alen dengan kanal-kanal 76 & ( +bps atau '*9% & 7) kbps). lebar pita yang paling ke il ditangani oleh !aringan transport. +elalui suatu kombinasi D@C )#) dan )#'.$)) +bps disebut D@C-'. !aringan SDH dibagi men!adi dua lapisan (layer)/ lapisan transport dan lapisan akses. Hirarki !aringan turun lebih ba-ah.Arsitektur umum !aringan SDH 1rsitektur !aringan SDH se ara umum adalah seperti terlihat pada 5ambar $.

$ +bps. 1da tiga alternati. dan memindahkan gateway-nya ke titik dimana keuntungan-keuntungan SDH paling dapat di!amin. umumnya pada port-port cross connect dan persediaan port-port cross connect yang memadai untuk mendukung semua . Interkoneksi ke suatu !aringan "DH adalah dengan sebuah gateway (gerbang penghubung). "ada le0el ini. Dalam strategi ini introduksi untuk SDH dimulai pada le0el tulang punggung#supernode level dengan sedikit simpul-simpul yang dihubungkan dengan sistemsistem ST+-'7 atau ST+-) SDH. Tiga alternati. ( dan 6 yang diba-a dalam ke epatan ( +bps atau '. .ormat transmisi SDH diran ang untuk mengatasi keterbatasan "DH. "volusi !aringan #DH ke SDH 2arena . yakni menyediakan pulau-pulau SDH untuk komunitas tertentu (sebagai ontoh pusat-pusat perdagangan dan . utama. dibutuhkan gateway-gateway untuk !aringan "DH. Isu yang penting adalah masalah keseimbangan antara keuntungan-keuntungan yang dita-arkan oleh SDH dan hambatan biaya dalam in0estasi !aringan. yang merupakan penyedia lebarpita saluran bagi para pengguna akhir. dengan menyalurkan dan memadukan . • • • Top-down (metode le0el atau layer) $ottom-up (metode pulau atau &ranch) Paralel (+etode overlay) +etode lapisan teristime-a rele0an dengan perusahaan layanan telekomunikasi yang masih memperkenalkan digitalisasi pada le0el trunk dari !aringan yang dimilikinya atau bagi yang membutuhkan untuk mendukung layanan-layanan baru pada lapisan-lapisan yang lebih atas dari !aringan-!aringan antar urban (sebagai ontoh untuk koneksi +1B-+1B) Tu!uan pokoknya adalah penghematan biaya untuk transportasi kapasitas besar dalam menangani pertumbuhan lalu lintas komunikasi.asilitas pada <C le0el '. menginterkoneksi sistem-sistem transport ST+-' melalui antarmuka-antarmuka '$$ +bps (atau ')% +bps melalui sebuah antarmuka gateway). "erusahaan telekomunikasi mungkin perlu untuk mengadopsi suatu strategi ampuran sebagai !a-aban yang terbaik bagi kondisi lingkungannya masing-masing. Sedang lapisan akses terdiri dari peralatan 1D+ yang berlokasi di sentralsentral telepon atau kabinet-kabinet di !alanan. tersebut adalah . Untuk itu diperlukan strategi mengenai e0olusi !aringan dari "DH ke SDH. Strategi dengan metode pulau adalah memasang SDH pada simpul-simpul !aringan pada le0el tengahan maupun le0el ba-ah.sentral-sentral telepon. beberapa cross-connect utamanya akan men!adi produk-produk pitalebar (wide&and). =angkah berikut adalah mengubah lapisan-lapisan berikutnya yang lebih rendah ke SDH. Ini merupakan suatu aspek yang penting dari peren anaan !aringan. pada lapisan-lapisan yang lebih rendah.ungsionalitas "DH dan SDH yang diperlukan. yang masing-masing memiliki keuntungan dan kerugian. Dengan pendekatan lapisan. maka semua perusahaan telekomunikasi memang ditantang untuk memperkenalkan transmisi SDH ke dalam !aringan-!aringan "DH yang sudah mereka bangun lebih dulu. Dengan demikian SDH memberikan keuntungan se ara penuh bagi lapisan-lapisan yang lebih tinggi dan se ara selekti.inansial).

=ayanan-layanan barunya dapat !uga dikaitkan dengan aplikasi-aplikasi !aringan erdas (IB/ *ntelligent +etwork). tetapi layanan-layanan yang berkembang dengan pesat seperti 5S+ dalam beberapa kasus mengharuskan pembangunan dari !aringan transport overlay sepan!ang maupun di atas !aringan multiguna. .ungsionalitas SDH (sebagai ontoh. >agian ba-ah dari kedua lapisan layanan ini umumnya men akup !aringan-!aringan layanan dasar dan !aringan-!aringan overlay layanan khusus. apakah suatu !alur telekomunikasi sedang memba-a suara atau data). mengingat !aringan-!aringan overlay untuk layanan-layanan khusus (sebagai ontoh !alur se-a 7) kbps yang disediakan untuk pelanggan-pelanggan kelompok perusahaan#industri).at periodik terhadap pertumbuhan yang epat. 5ate-ay bagi !aringan "DH masih dibutuhkan. Tak seperti lapisan-lapisan layanan. dengan . karakteristik yang memang sudah men!adi si.at dari suatu !aringan yang sudah ada seyogyanya harus membuat overlay ini.asilitas-. "eren anaan !aringan yang tepat pada tingkat-tingkat a-al dari suatu proyek dapat men!amin bah-a !aringan transport multiguna dari a-alnya akan dapat menghubungkan sebagian besar pelangganpelanggan potensial.ase yang bersi. $mplikasi Layanan Untuk memaksimumkan keuntungan-keuntungan teknologi SDH yang dapat diraih.+elalui metode paralel. 1rtinya bah-a !aringan transport itu sendiri tidak menyadari isi dari payload yang diba-a dari 1 ke > (sebagai ontoh. 1plikasi-aplikasi pelanggan yang baru dan layanan-layanan dengan nilai tambah mun ul pada lapisan !aringan layanan pada le0el yang lebih tinggi dan dapat mengambil bentuk yang sulit untuk diramalkan (seperti aplikasi-aplikasi multimedia). SDH diinstalasi dalam sebuah !aringan overlay (yang ditumpang-tindihkan) di samping !aringan "DH nya dalam beberapa simpul. ISDB dan radio bergerak (mo&ile). yang si. "enting !uga bah-a semua peralatan yang diperlukan untuk menyediakan . yang mana SDH menyediakan suatu layanan transportasi aliran bit yang si. 2etika sebuah layanan baru diperkenalkan melalui area geogra.asilitas SDH dan "DH. 1da dua lapisan !aringan layanan di atas !aringan transport multiguna. dan bagi yang berharap untuk menambahkan .atnya transparan.ungsionalitas SDH se ara penuh dalam SDH yang ditumpang-tindihkan ini sudah dipasang.is yang luas. khusus. "olapola pertumbuhan lalu lintas suara (telepon) umumnya stabil. yang biasanya diterapkan pada layanan-layanan in. !aringan data atau !aringan bergerak (mo&ile). seperti 5S+. Dalam kondisi normal. Tu!uannya adalah untuk mengimplementasikan layanan-layanan baru tertentu (seperti videoconferencing dan interkoneksi =1B#=1B) serta memperoleh keuntungan dari semua . untuk mena-arkan premium services/ yakni pemanggil#penelpon yang ditarik biaya pulsa dengan tari. Strategi ini menarik bagi perusahaan telekomunikasi dengan pertumbuhan lalu lintas komunikasi yang epat. sangatlah perlu untuk mempertimbangkan lapisan-lapisan yang berbeda yang ada dalam suatu !aringan telekomunikasi. e0olusi dari lapisan !aringan transport agak sulit diprediksi. tetapi umumnya dapat di irikan dengan kondisi pertumbuhan keseluruhan yang perlahan-lahan. hal ini tentunya tidak diperlukan untuk menggandakan !aringan-!aringan overlay untuk diran ang dan diimplementasikan. !aringan-!aringan layanan-merupakan suatu area dari e0olusi yang lebih dapat diprediksi. meskipun ada segregasi (pemisahan) antara layanan-layanan lama dan baru antara . 3aringan!aringan layanan dasar men akup aplikasi-aplikasi suara.atnya lebih merupakan suatu perke ualian daripada suatu keharusan.ungsi SDH sesegera mungkin. dan menyediakan perbaikan-perbaikan dalam hal kualitasnya.ormasi) selagi mereka menambah kapasitas !aringannya.

D@C '#% dapat digunakan untuk meme ah-me ah .asilitas 4' men!adi sebuah le0el 7) kbps D@C dan mengemas kembali mereka untuk transmisi berikutnya. 3ika diinginkan adanya pemultiplekan orde pertama untuk membuat kanal 7) kbps selalu tersedia bagi penggunanya. para operator !aringan harus mempertimbangkan dua peran yang diba-a oleh D@C '#% dalam memberikan layanan n &7) kbps se ara e. 1ntarmuka ST+-' (atau ST+-). >atasannya adalah '*9% kanal atau 76 4'. .at unidirectional. Hu&&ing dengan D@C -D@C '#% dalam !aringan transport meniadakan kebutuhan untuk suatu meshing yang lengkap di !alur highway 4' melalui transport !aringan SDH untuk memberikan layanan-layanan sub-4'. 2apasitas tinggi yang dimiliki D@C '#% membuatnya sangat e. Ini bukan merupakan bagian dari hirarki SDH dan si. >anyak rekayasa-an (engineer) !aringan menganggap bah-a D@C-D@C '#% tidak lagi dibutuhkan. kondisi ini tidak dapat dibuat untuk yang keduakalinya. Dalam meren anakan migrasi ke SDH se ara penuh. bila cross connection '#% dapat dibuat dalam 1D+-nya. maka ketergantungan sematamata pada 1D+-1D+ untuk cross connection dapat menimbulkan banyak masalah bagi para operator !aringan SDH yang menyediaan layanan-layanan sub 4-'.isien untuk menyalurkan dan memadukan lalu lintas komunikasi 7) kbps maupun n & 7) kbps sebelum menu!u ke !aringan SDH. 3ika 1D+-1D+ nya dimungkinkan dapat memenuhi dalam skala ke il pro0isi rangkaian 7) kbps. Selagi in innya bersi. sedang mereka tidak mempunyai kemampuan ross onne tion maupun pengaturan terhadap D@C '#%.isien sepan!ang !aringan ampuran SDH#"DH. beberapa pabrik menyediakan akses . !ika tersedia) akan membentuk hambatan yang bersi. beberapa 1D+ )#' sebenarnya mempunyai keterbatasan kemampuan cross connect '#% (hubungan hirarki ke % atau 7) kbps ke hirarki pertama atau 4') untuk menyalurkan dan memadukan kanal-kanal ke dalam aliran-aliran 4' sebelum mengemasnya ke dalam struktur <C-'(. yakni menyalurkan dan memadukan layanan n & 7) kbps tersebut ke dalam akses !aringan dan memusatkannya (hu&&ing) ke dalam !aringan transportasi inti.rekuensi suara pada 1D+ )#' mereka untuk memultipleks dan mendemultipleks aliran 4'.Akses dalam Kenyataan Untuk menyediakan lebarpita tingkat ba-ah sub-(+bps dalam lingkup SDH. Hubungan 1D+ se ara ring (bentuk in in) pada lapisan akses SDH dapat dipandang sebagai suatu entiti dengan antarmuka antara 4' dengan saluran 7) kbps dengan kemampuan cross connect. Strategi penyebaran D@C '#% dengan ara ini !uga akan memungkinkan suatu sistem mana!emen !aringan Csub-4'C yang dihamparkan se ara paralel dengan keseluruhan sistem mana!emen SDH. namun demikian dapatkah in in 1D+ ini dipandang sebagai sebuah D@C '#%D >etapapun kun i perbedaan antara in in 1D+ yang memiliki kemampuan '#% dan sebuah D@C '#% yang benar adalah dalam hal kapasitas maksimum.at &ottle neck untuk mentransportasikan kanalkanal 7) kbps melalui ring atau in in tersebut.atnya memang tidak berbeda dengan pemultiplekan dan pendemultiplekan suatu aliran 4' yang diberikan oleh peralatan "DH.

yang bertu!uan menentukan peran angan !aringan transmisi paling hemat biaya untuk pemasangan rute sepan!ang (%%% km. radio gelombang mikro SDH masih dibutuhkan oleh banyak peren ana !aringan.iber maupun radio. shelter. yakni sebuah kanal masuk (.rekuensi suara ke dalam beberapa aliran 4' dan mungkin !uga dihubungkan dengan port-port 4' dari sebuah 1D+ )#'. >etapapun untuk memenuhi tu!uan-tu!uan ketersediaan yang bersi.ratruktur yang ada (sebagai ontoh menara. "ertimbangannya adalah bah-a untuk implementasi sebuah !aringan . ring 1D+ )#' akan bertindak sebagai sebuah D@C '#% hanya dalam kasus berikut ini.iber se ara prinsip telah men!adi medium pilihan untuk transmisi long-haul maupun dari sudut pandang kapasitasnya. 3uga daerah yang tidak o ok medannya (seperti bergununggunung atau melintasi bangunan-bangunan air#bendungan) membuat penyebaran .at tunggal. 2emampuan '#% digunakan untuk memadukan lalu lintas pada le0el akses ditin!au dari arah !aringannya. yang umumnya untuk mengkompensasi penyusutan#pengurangan kabel. Stentor dapat mengoptimalkan peran angannya sepan!ang 7$%% km !aringan sinkron kapasitas besar Trans anadian se ara ekonomis dengan penyebaran baik melalui . Setiap . yang ter!adi se ara rata-rata dua sampai tiga kali pertahun per rute sepan!ang '%%% km.at long-haul dari ITU-T. "emaduan ini mungkin dibentuk dengan menggunakan kemampuan cross connection dari fle(mu(-nya.rekuensi suara) ditempatkan ke dalam aliran 4' yang diberikan ke 1D+ )#'.aktor usia. Fang perlu di atat di sini ialah bah-a studi perbandingan biaya tersebut berbasis pada rute . radio lebih hemat biaya untuk kapasitas sampai (. power-plant dan sistem-sistem pengumpan antena) yang sudah ada dapat diman. !aringan .>agaimana !ika sebuah fle(mu( dengan kemampuan terintegrasi '#% digunakan dalam kombinasi dengan sebuah 1D+ )#'D Sebuah fle(mu( umumnya memultipleks la!u bit rendah dan kanal-kanal .$ 5bps (setara dengan '7 & ST+-'). Bamun demikian.iber dan radio yang bersi. ke epatan penyebaran dan keamanannya.aatkan lagi ketika i!in melintasi suatu daerah memang telah dimiliki lebih dulu.iber. >erdasar pada studi ini. %adio &elombang Mikro SDH Ealaupun optik . radio SDH menyediakan solusi yang paling ekonomis bagi para peren ana !aringan !ika in.atnya tidak tergantung pada kapasitasnya. Selama se!umlah saluran keluar (outgoing) 4' dalam sebuah fle(mu( dibatasi pada dua atau tiga.iber sangatlah mahal. Hasil studi ekonomi gabungan yang dilakukan oleh +orthern Telecom (Bortel) dan Stentor (aliansi dari perusahaan-perusahaan operator telepon di 2anada). tak terke uali pada optik . Untuk kondisi lingkungan medan yang tidak berat.ersitas rute) dibutuhkan.iber. mereka harus diisi selengkap mungkin. menun!ukkan bah-a untuk kondisi lingkungan yang sulit. bagian terbesar pengeluaran modal a-alnya untuk intalasi kabel-kabel .iber men!adi lebih hemat biaya untuk kapasitas yang lebih besar daripada 6'% +bps (setara dengan ( & ST+-'). Dari segi ekonomi. yang berbasis pada kapasitas yang dibutuhkan maupun kondisi-kondisi lapangan.iber. 2emampuan '#% dalam 1D+ )#' dan fle(mu(nya digunakan untuk memadukan lalu lintas komunikasi menu!u sisi high end !aringannya. yang si. 1lasan pokoknya adalah berkaitan dengan masalah ekonomi.iber (yang berarti di. sebuah rute ganda (dual) . Se!umlah tri&utary 4' dalam virtual cross connect tidak melampaui 76. Harap di atat bah-a dalam mendesain !aringan telekomunikasi selalu ada istilah degradasi#penurunan kualitas ker!a kabel maupun berbagai peralatannya karena . • • • 1D+ )#' mempunyai kemampuan D@C '#% non-&locking antara tributary 4' dan aliran 76 4' yang dikemas dalam aliran ST+-' yang diker!akan melalui 1D+ )#'-nya.

ran angannya harus mengarah pada beberapa parameter. !aringan radio. radio SDH mena-arkan penyebaran yang lebih epat dan menghasilkan pendapatan yang lebih epat pula daripada . and H.iber. . sebuah rute . #enutup Sebagai sebuah teknologi bagi pembangunan !aringan transport.iber sinkron. Sebaliknya pada 1T+ (+ode Trans.pemotongan kabel dapat membutuhkan sampai '( !am untuk reparasi. SDH sangat berman.er 1sinkron). yang terdiri dari sheltered radio site yang ber!arak setiap )% sampai 7% km. yang digunakan sekarang ini untuk koneksi data ke epatan tinggi dan dapat dipandang sebagai berbasis pada le0el layanan. Dari segi keamanan.iber memang harus dilindungi dari berbagai ma am gangguan alam dan tangan usil. Dibanding dengan rute-rute radio long-haul yang dapat diran ang sebesar 99. termasuk kapasitas dan pertumbuhannya. '99). SDH bersi.E.9* persen ketersediannya untuk !arak sampai dengan 7$%% km. CSDH . >etapapun. Dari segi ke epatan penyebaran. Communi ations International 1ugust '99'. sebagai layanan yang ada yang berkualitas lebih baik maupun sebagai suatu layanan kapasitas besar yang baru se ara keseluruhannya. ketika pendapatan#pemasukan bagi perusahaan telah diperoleh. !ika studi ini diperuntukkan bagi perbandingan rute radio tunggal 0ersus rute . akhirnya ketika ia nantinya men!adi lebih bersi. mana!emen !aringan.iber. 2emudian.leh sebab itu.or the real EorldC. yang memberikan ketersediaan !aringan yang sama.ungsi sebagai pelengkap bagi suatu !aringan . $ntegrasi %adio SDH dengan "lemen'elemen !aringan (iber Untuk memaksimumkan keuntungan-keuntungan radio SDH. antarmuka dan kiner!anya. terutama ketika in. radio harus dapat ber. dan kapasitas yang dibutuhkan naik. penyesuaian terhadap e0olusi standar-standar SDH. radio akan memiliki keuntungan dalam hal biaya bahkan dalam kapasitas yang lebih besar maupun kondisi-kondisi lingkungan yang disebutkan di atas.at potensial (sekitar '% 5bps) !ika memang dikehendaki dan memungkinkan.rastruktur yang ada dapat digunakan kembali.aat bagi operator !aringan yang bertu!uan untuk menyediakan perbedaan-perbedaan layanan transport yang 0ariasinya luas.iber ganda. C40ol0ing to SDH the ne&t generationC. .3. :lindsenberg.iber lebih sulit untuk diamankan karena keseluruhan rute . Christoe C. yang !ika dikon0ersikan men!adi kurang dari dua !am down time per tahun dengan menggunakan sebuah rute tunggal. 3aringan-!aringan .iber. 2onsekuensinya.Communi ations International :ebr.at generik.iber lalu disebarkan supaya diperoleh berma am-ma am rute dan media !aringan maupun untuk mendudukkan . strategi penyebaran yang praktis bagi para peren ana !aringan adalah menyebarkan !aringan radio SDH pada a-alnya. %e)erensi • • >rian "ark and "eter Simeons (Tellabs).at transparan bagi pengguna akhir. supaya radio SDH dapat diinteroperasikan dan diintegrasikan dengan elemen-elemen !aringan optik . 1T+ akan berpindah turun ke lapisan !aringan transport untuk menyediakan layanan-layanan transport multiguna bagi lapisan layanan yang lebih atas.iber bagi kapasitas yang lebih tinggi yang bersi. adalah lebih mudah untuk diamankan daripada !aringan .

Indonesia/ '6-'8 September '996. 4nge-ood Cli. Drs. '998 "eter >o ker. ?oland 2ie. SDH Signals Through :uture Satelite ChannelsC.leh ...1d0an ed 4le troni Communi ations Systems.ISDB The Integrated Ser0i es Digital Bet-ork/ Con epts. Insigt Seminar on +odern ?adio Communi ations. +ethods.System.ormasi dalam 1plikasi Telemedika .) CStrategies and Bet-ork 1r hite tureC.tk. B3. Sunomo Dosen 3urusan 4lektro :"T2 I2I" Fogyakarta Artikel lain : Teknologi In. 3akarta Hilton. . (Borthern Tele om). Communi ations International 3une '99). Today and Tomorro-C +i ro-a0e 3ournal <ol. 1pplied Digital System ("T4).i 3une '997#C SDH ?adio. +i hael EeiHman..er (Eandel I 5oltermann Co). CBe.measurementsC.s. Be.• • • • • • • Hamid 1gh0ami (2ingGs College =ondon) CTransmission o. The te hnology o. CSDH +i ro-a0e ?adioC Tele ommuni ations De0elopment 1sia-"asi.)%. tth. B%. Communi ations International 3une '99).. Hannu "ikkarainen (Bokia Tele ommn.'9*8..'9*8. >erlin. Eayne Tomasi. Systems.' 3an..Understanding Data Communi tion. "renti e-Hall In . ?obert 2ee. Springer-<erlag. =td.