You are on page 1of 28

Pedoman Teknis

KHIDMAT PKB - NU

NU Ditetapkan oleh: DEWAN PENGURUS WILAYAH PARTAI KEBANGKITAN BANGSA JAWA TIMUR .Pedoman Teknis KHIDMAT PKB .

pkb-jatim. Ketintang Madya No. 60232  +62 31 8281099 |  +62 31 8280033 |  dpwpkbjawatimur@gmail.com | http://www.com © 2014 DPW PKB Jawa Timur .NU Dewan Pengurus Wilayah – Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB Jawa Timur) Jl.Pedoman Teknis Khidmat PKB . 153-155 Surabaya.

Partai politik lain proses berdirinya tidak berdasarkan aspirasi ummat tetapi hanya karena kepentingan beberapa orang yang kebetulan memiliki dana dan jaringan. Anggaran Dasar PKB merujuk pada Anggaran Dasar NU. tetapi bahkan antara PKB dengan NU memiliki keterikatan yang bersifat ideologis dan juga keterikatan organisatoris. sama persis dengan yang tertuang di dalam AD/ART NU. Hanya PKB satu-satunya partai politik peserta pemilu 2014 yang tegas menyatakan berhaluan Ahlussunah Wal Jama’ah. Visi PKB adalah visi NU. Jika PKB besar dan kuat. berdasarkan aspirasi warga dan ummat NU dari berbagai penjuru tanah air. Fakta tersebut pula yang juga menjadikan PKB berbeda dengan partai Islam lain.NU LATAR BELAKANG PKB adalah satu-satunya partai politik yang ‘nasabnya’ jelas. Nampak jelas sekali bahwa keterikatan PKB dengan NU bukan sekedar keterikatan yang bersifat historis. maka NU akan kokoh. . Kenyataan itu yang sangat membedakan PKB dengan partai politik lain. Ahlussunah Wal Jama’ah akan jaya dan NKRI pasti akan dijamin lestari.PEDOMAN TEKNIS KHIDMAT PKB . dan dengan tegas pula dinyatakan bahwa PKB berhaluan Ahlussunah Wal Jama’ah. yakni dilahirkan oleh PBNU beserta para ‘ulama dan para tokoh NU.

2 | DPW PKB JAWA TIMUR . SIFAT Pedoman Teknis Khidmat PKB-NU ini bersifat instruktif dan mengikat baik bagi DPW PKB Jawa Timur. Agar khidmat PKB kepada NU dapat dilaksanakan secara sistematis. dilaksanakan dan dievaluasi secara sistematis dan terukur. ideologis dan organisatoris tersebut diwujudkan secara riil dalam bentuk kerja dan karya nyata melalui berbagai perkhidmatan PKB kepada NU. FPKB DPRD Provinsi Jawa Timur. sehingga dapat memberikan kemudahan bagi PKB maupun NU di dalam proses monitoring dan evaluasi perkhidmatan PKB kepada NU. adalah merupakan keniscayaan apabila keterikatan historis. sehingga langkah perjuangan PKB dengan NU dalam menguatkan Jam’iyah NU. mulai perencanaan. Terbangunnya kesamaan persepsi antara PKB dengan NU dan juga masyarakat umum dalam hal pola. FPKB DPRD Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. pelaksanaan kegiatan serta evaluasi kinerja. saling mendukung antara PKB dengan NU. seimbang dan simultan sesuai koridor masingmasing. TUJUAN 1. maka disusunlah Pedoman Teknis Khidmat PKB-NU. memperkokoh eksistensi ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah serta menjaga kelestarian NKRI dapat berjalan dengan serasi. 2. bentuk perkhidmatan. Terbangunnya sinergitas PKB dengan NU. Menjadi pedoman bagi PKB dalam berkhidmat kepada NU agar khidmat PKB kepada NU dapat direncanakan. maupun Bupati/Walikota dan/atau Wakil Bupati/Wakil Walikota se-Jawa Timur yang diusung oleh PKB.Oleh karenanya. alur serta bentuk khidmat PKB kepada NU. 3. DPC PKB se-Jawa Timur.

4. Tahap monitoring dan evaluasi merupakan kegiatan pemantauan proses dan penilaian kinerja dalam perkhidmatan PKB kepada NU yang dilaksanakan oleh DPP PKB. Tahap Musyawarah tingkat Pimpinan PKB. 3. kepentingan NU di pemerintahan. Pimpinan Daerah dan juga Pimpinan NU guna membahas hal-hal strategis terkait isu sosial keagamaan. 2.ALUR PERKHIDMATAN Proses perkhidmatan PKB-NU. DPW PKB Jawa Timur serta DPC PKB Kabupaten/Kota se-Jawa Timur sesuai dengan tingkat kewenangan masingmasing BENTUK Ada beberapa bentuk perkhidmatan yang harus dilakukan oleh PKB kepada NU meliputi: 1. Tahap pelaksanaan adalah tindak lanjut yang bersifat implementatif terhadap hasil permusyawaratan tingkat pelaksana dengan senantiasa merujuk pada ketentuan yang berlaku. serta Fraksi PKB di masing-masing tingkatan. Dukungan Operasional Bulanan PKB berkewajiban mendukung kebutuhan NU dalam operasional bulanan sesuai tingkatan masing-masing. Tahap Musyawarah tingkat pelaksana merupakan tindak lanjut atas hasil permusyawaratan pada tingkat pimpinan. dilakukan melalui tahapan sebagai berikut: 1. Tim representasi DPW/DPC. dengan standard minimal 10 persen dari total kontribusi bulanan Anggota Fraksi PKB atau minimal secara 3 | DPW PKB JAWA TIMUR . Forum ini diikuti oleh Lembaga dan Banom NU di masingmasing tingkatan. Tim representasi PWNU/PCNU. serta penentuan skala prioritas program penguatan jam’iyah yang akan didukung oleh PKB.

mengakomodasi kepentingan NU dalam kebijakan anggaran. 3. Dukungan Program Penguatan Jam’iyah NU PKB berkewajiban memberikan dukungan terhadap program penguatan jam’iyah NU dalam bidang : a. d. b. baik melalui peraturan daerah. Ekonomi Kesehatan Pendidikan Keorganisasian Infrastruktur Informasi dan Media Wujud dari dukungan ini adalah berupa penyiapan alokasi anggaran khusus yang besarannya dihitung berdasarkan perolehan kursi Fraksi PKB hasil Pemilu 2014.proporsional sama dengan kontribusi yang saat ini sudah dilaksanakan. f. peraturan kepala daerah maupun keputusan kepala daerah. dan kedua. Dukungan Kepentingan Program NU di Pemerintahan Ada 2 hal yang harus menjadi fokus PKB dalam memperjuangkan kepentingan program NU di pemerintahan. pimpinan NU di masing-masing tingkatan menentukan skala prioritas secara proporsional terhadap keenam bidang tersebut. 2. e. Pertama. mengakomodasi kepentingan NU untuk dapat berperan aktif di dalam proses pembahasan kebijakan politik. Adapun langkah yang harus ditempuh oleh PKB yaitu : 4 | DPW PKB JAWA TIMUR . maka dilaksanakan musyawarah tingkat pelaksana guna membahas. Diantara dua standard tersebut kontribusi yang lebih besar yang diterapkan. Berdasarkan atas besaran tersebut. merumuskan dan menetapkan jenis-jenis kegiatan yang akan dilaksanakan disertai dengan penentuan institusi dalam naungan NU yang akan melaksanakan kegiatan tersebut. Berdasar atas skala prioritas tersebut. c.

Oleh karenanya. PKB berkirim surat kepada NU terkait jadwal tahapan pembahasan RAPBD dengan harapan agar NU dapat membentuk tim kerja yang dapat bersama-sama dengan Fraksi PKB di dalam melakukan pembahasan dan pencermatan terhadap kebijakan anggaran. b. pada saat program legislasi daerah (Prolegda) telah ditetapkan. Hasil pembahasan dan pencermatan atas kebijakan anggaran adalah merupakan tanggung jawab Fraksi PKB untuk diperjuangkan sehingga dapat terakomodasi dan masuk dalam APBD. PKB berkirim surat kepada NU berisi laporan informatif tentang Program Legislasi Daerah dilengkapi dengan melampirkan Prolegda yang sudah ditetapkan guna diambil keputusan terkait dengan beberapa Raperda yang perlu dibahas bersama dengan NU. Silaturrahim PKB-NU Salah satu faktor utama dalam upaya menghindari kesalahpahaman dan membangun kebersamaan adalah terjalinnya komunikasi yang intensif antara pimpinan PKB dengan pimpinan NU. Adapun satu-satunya kunci komunikasi intensif adalah Silaturrahim. Oleh karena itu. baik di jajaran birokrasi maupun di luar birokrasi. Dukungan Pemberdayaan SDM NU Bentuk perkhidmatan yang juga harus dilakukan oleh PKB kepada NU adalah mendukung program NU dalam hal penempatan kader potensial NU pada pos-pos strategis di lingkungan pemerintah daerah. c.a. 5. PKB harus memberikan laporan informatif kepada NU mengenai formasi posisi strategis yang kosong atau segera akan kosong sehingga dapat diupayakan untuk diisi dengan kader potensial NU. agar terbangun sinergitas yang padu dan utuh antara PKB dengan NU dalam memperjuangkan kebesaran NU dan kejayaan Ahlussunnah 5 | DPW PKB JAWA TIMUR . 4. Dalam setiap akhir tahun anggaran.

maka tidak ada pilihan lain bagi PKB selain membangun sistem berkenaan dengan proses dan aktifitas Silaturrahim yang berkelanjutan dengan NU. 6 | DPW PKB JAWA TIMUR . Laporan yang disusun oleh DPW PKB Jawa Timur disampaikan kepada DPP PKB di Jakarta. Monitoring dan evaluasi didasarkan pada laporan proses perkhidmatan PKB kepada NU : a. serta Rois Syuriyah PWNU Jawa Timur.wal Jama’ah. FPKB dimonitor dan dievaluasi oleh DPW/DPC sesuai dengan tingkatannya masing-masing. MONITORING DAN EVALUASI 1. Setiap tahapan proses perkhidmatan DPW PKB kepada PWNU. d. c. DPW PKB Jawa Timur dimonitor dan dievaluasi oleh DPP PKB. yaitu: a. serta Rois Syuriyah PCNU setempat. Setiap tahapan proses perkhidmatan DPC PKB kepada PCNU. Bupati/Walikota dan/atau Wakil Bupati/Wakil Walikota dimonitor dan dievaluasi oleh DPW PKB dan DPP PKB. c. Pada setiap akhir tahun. DPC PKB se-Jawa Timur wajib menyampaikan tembusan kepada DPW PKB Jawa Timur dan PWNU Jawa Timur. Monitoring dan evaluasi kinerja perkhidmatan PKB kepada NU dilakukan secara berjenjang sesuai hierarki kewenangan yang ada. DPW PKB Jawa Timur wajib menyampaikan tembusan kepada DPP PKB dan PBNU di Jakarta. b. baik yang dilakukan secara personal maupun yang dilaksanakan secara kelembagaan. b. DPC PKB Kabupaten/Kota se-Jawa Timur dimonitor dan dievaluasi oleh DPW PKB Jawa Timur. DPW PKB Jawa Timur dan juga DPC PKB se-Jawa Timur wajib menyusun laporan kinerja perkhidmatan PKB kepada NU. 2. sedangkan laporan yang disusun DPC PKB se-Jawa Timur disampaikan kepada DPW PKB Jawa Timur di Surabaya.

NU 7 | DPW PKB JAWA TIMUR .Lampiran KHIDMAT PKB .

8 | DPW PKB JAWA TIMUR .

9 | DPW PKB JAWA TIMUR .

10 | DPW PKB JAWA TIMUR .

11 | DPW PKB JAWA TIMUR .

12 | DPW PKB JAWA TIMUR .

13 | DPW PKB JAWA TIMUR .

14 | DPW PKB JAWA TIMUR .

15 | DPW PKB JAWA TIMUR .

16 | DPW PKB JAWA TIMUR .

17 | DPW PKB JAWA TIMUR .

18 | DPW PKB JAWA TIMUR .

19 | DPW PKB JAWA TIMUR .

20 | DPW PKB JAWA TIMUR .

21 | DPW PKB JAWA TIMUR .

22 | DPW PKB JAWA TIMUR .

23 | DPW PKB JAWA TIMUR .

24 | DPW PKB JAWA TIMUR .