You are on page 1of 9

Case Pembimbing : dr. H. Chairul Abdilah, Sp.

A

Tuberkulosis Milier

TUBERKULOSIS MILIER

PENDAHULUAN Tuberkulosis merupakan penyakit yang sudah sangat lama dikenal oleh manusia, walaupun begitu hingga saat ini TB masih merupakan masalah kesehatan utama di seluruh dunia, terutama di negara-negara yang sedang berkembang termasuk Indonesia, bahkan secara global Indonesia menduduki peringkat ketiga sebagai penyumbang kasus TB terbanyak di dunia.(1) Perbaikan yang mencolok dalam penanganan TB adalah se ak ditemukannya obat anti-TB pertama yaitu !treptomicin pada tahun 1"## dan disusul oleh obat-obat lain seperti P$!, Isonia%id, &tambutol, 'anamicin dan terakhir (i)ampicin (1"*+) yang terkenal sebagai ,re-olusi terapi. dalam pengobatan TB.(/) Tetapi penanggulangan TB terutama di negara-negara yang sedang berkembang masih belum memuaskan, karena angka kesembuhan hanya mencapai 012 sa a, masalah ini disebabkan oleh berbagai hal, yaitu 3 1. 4eningkatnya populasi TB sehubungan adanya letusan 5I6. /. Timbulnya resistensi terhadap beberapa obat anti-TB. 0. 'urangnya kesadaran akan pentingnya menyelesaikan angka waktu pengobatan TB tanpa putus. #. 'urangnya biaya pengadaan obat anti-TB seperti (i)ampicin dan Pira%inamid yang relati) mahal. 7. 'urangnya perhatian aparat pemerintah terhadap besarnya masalah TB ini dan kurang terpadunya penanggulangannya.(1) Tuberkulosis anak mempunyai permasalahan khusus yang berbeda dengan orang dewasa. Pada TB anak permasalahan yang dihadapi adalah masalah diagnosa, pengobatan, pencegahan, serta TB pada in)eksi 5I6 dan penurunan daya tahan tubuh. Berbeda dengan TB dewasa, ge ala TB pada anak seringkali tidak khas, sehingga sulit untuk mendiagnosanya. TB milier pada anak termasuk salah satu bentuk TB yang berat dan merupakan 0-8 2 dari seluruh kasus TB dengan angka kematian yang

Dwi Nur Komariah Muhammad Amrullah

KKS Ilmu Kesehatan Anak FK UNMAL RSU Dr. Pirngadi Medan

1

im)o-5ematogen sistemik akibat penyebaran kuman 4. atau karena pengobatan yang tidak adekuat. H.0-1. 95: memperkirakan bahwa sepertiga penduduk dunia (sekitar / miliar orang) telah terin)eksi oleh 4ycobacterium tuberculosis.(1) DEFINISI Tuberkulosis adalah penyakit in)eksi menular yang disebabkan oleh 4ycobacterium tuberkulosis.A Tuberkulosis Milier tinggi (dapat mencapai /72 pada bayi) yang bisa timbul karena tidak terdiagnosisnya TB pada anak sehingga men adi berat. paling sering (sekitar +12) ter adi di paru.(/) TB 4ilier merupakan penyakit . kuman berbentuk batang dengan ukuran pan ang 1-# mikrometer dan tebal 1. dengan angka tertinggi di $)rika.atin. Pirngadi Medan / . TB anak merupakan )aktor penting di negara-negara berkembang karena umlah anak berusia di bawah dibawah 17 tahun adalah #1-712 dari seluruh umlah populasi.Case Pembimbing : dr. TB tetap merupakan salah satu penyebab tingginya angka kesakitan dan kematian. Tuberkulosis. !ebagian besar kuman terdiri atas asam lemak (lipid) yang membuat kuman Dwi Nur Komariah Muhammad Amrullah KKS Ilmu Kesehatan Anak FK UNMAL RSU Dr.(1) ETIOLOGI Penyebab Tuberkulosis adalah 4ycobacterium tuberkulosis.111 anak usia dibawah 17 tahun meninggal dunia karena TB. $sia dan $merika . baik pada orang dewasa maupun anak-anak. terutama di negara ma u. tuberkulosis dari kompleks primer yang biasanya ter adi dalam waktu /-* bulan pertama setelah in)eksi awal. salah satunya adalah TB. 4ycobacterium tuberkulosis ditemukan pertama kali oleh (obert 'och pada tahun 1++/.(1) EPIDEMIOLOGI !e ak tahun 1""1-an dilakukan deteksi terhadap berbagai penyakit yang kembali muncul dan men adi masalah (re-emerging disease). terutama TB Paru merupakan masalah yang timbul tidak hanya di negara berkembang tetapi uga di negara ma u.* mikrometer. Chairul Abdilah. Sp. Pada tahun 1"+" 95: memperkirakan bahwa setiap tahun terdapat 1.0 uta kasus baru TB anak dan #71.

A Tuberkulosis Milier lebih tahan terhadap asam sehingga disebut Basil Than $sam (BT$). dengan demikian masuknya kuman tidak selalu menimbulkan penyakit. <an ia uga lebih tahan terhadap gangguan kimia dan )isis. =ika -irulensi kuman tinggi dan umlah kuman banyakatau daya tahan tubuh menurun maka makro)ag tidak mampu menghancurkan kuman TB dan kuman akan bereplikasi dalam makro)ag tersebut. 4asa inkubasi yaitu sampai terbentuknya 'ompleks Primer biasanya berlangsung dalam waktu #-+ minggu. . makro)ag al-eolus akan mem)agositosis kuman TB dan biasanya sanggup menghancurkan sebagian besar kuman TB. kuman ini bersi)at aerob dengan demikian lebih menyenangi aringan yang tinggi kandungan oksigennya.im)angitis) dan kelen ar lim)e tersebut (. Sp.im)angitis dan . ter adinya in)eksi dipengaruhi oleh -irulensi dan banyaknya kuman TB serta daya tahan tubuh yang terkena. H. 'uman dapat tahan hidup pada udara kering maupun dalam keadaan dingin (dapat tahan bertahun-tahun dalam lemari es).im)adenitis). 'ompleks Primer merupakan gabungan antara >okus Primer. Chairul Abdilah. $pabila -irulensi kuman rendah atau umlah kuman sedikit atau daya tahan tubuh yang baik 'ompleks Primer akan mengalami resolusi secara sempurna membentuk )ibrosis dan kalsi)ikasi setelah mengalami nekrosis perki uan dan Dwi Nur Komariah Muhammad Amrullah KKS Ilmu Kesehatan Anak FK UNMAL RSU Dr.im)adenitis regional. 4asuknya kuman akan merangsang mekanisme imun nonspesi)ik. dan kuman TB akan mmbentuk koloni di tempat tersebut yang disebut >okus Primer ?hon. 'uman TB yang terus berkembangbiak akan menyebabkan makro)ag lisis. 5al ini ter adi karena kuman berada dalam keadaan dormant. <alam aringan kuman hidup sebagai parasit intraselular yakni dalam sitoplasma makro)ag. <ari >okus Primer tersebut kuman TB dapat menyebar melalui saluran lim)e menu u ke kelen ar lim)e regional yang akan menyebbkan ter adinya i)lamasi di saluran lim)e (.Case Pembimbing : dr. <ari si)at dormant ini kuman dapat bangkit kembali dan men adi tuberkulosis akti) lagi.(/) PATOGENESIS !ebagian besar kuman 4ycobacterium tuberkulosis masuk ke aringan paru melalui airborne in)eksion yang terhirup. Pirngadi Medan 0 .

!edangkan pada penyebaran hematogen kuman TB masuk ke dalam sirkulasi darah dan menyebar ke seluruh tubuh.Case Pembimbing : dr. Dwi Nur Komariah Muhammad Amrullah KKS Ilmu Kesehatan Anak FK UNMAL RSU Dr. Penyebaran hematogen kuman TB dapat berupa 3 1. $danya penyebaran hematogen inilah yang menyebabkan TB disebut sebagai penyakit sitemik. Chairul Abdilah.esi di hepar. H. Pada penyebaran lim)ogen kuman menyebar ke kelen ar lim)e regional membentuk kompleks primer. otak dll uga mengalami !elain mengalami resolusi 'ompleks Primer dapat lim)ogen dan hematogen. Occult hematogenic spread (penyebaran hematogenik tersamar). tulang. gin al.A Tuberkulosis Milier enkapsulasi. komplikasi dan dapat menyebar. Penyebaran dapat ter adi secara bronkogen.lien. tetapi resolusinya biasanya tidak sesempurna >okus Primer di aringan paru. 'uman TB dapat tetap hidup dan menetap selama bertahun-tahun dalam kelen ar ini (dormant). Begitu uga kelen ar lim)e regional akan mengalami )ibrosis dan enkapsulasi. Inhalasi $l-eolus >agositosis oleh makro)ag Basil TB berkembang <estruksi makro)ag (esolusi 'alsi)ikasi 'omplek ?hon Pembentukan tuberkel Perki uan Pecah . Pirngadi Medan # . Sp.esi sekunder paru <estruksi basil TB 'elen ar lim)e Penyebaran hematogen .

karena imunitas seluler spesi)ik. obat bius serta sosio ekonomi). merokok. ?e ala yang sering di umpai adalah keluhan konik yang tidak khas yaitu 3    <emam lama (lebih dari / minggu) dengan penyebab tidak elas. Tuberkulosis milier merupakan hasil dari penyebaran hematogenik generalisata akut dengan umlah kuman yang besar.A Tuberkulosis Milier /. Sp. Acute generalized hematogenic spread (penyebaran hematogenik generalisata akut). tuberkulosis ( umlah dan -irulensi). status imnologis penderita (nonspesi)ik dan spesi)ik) dan )aktor lingkungan (kurangnya paparan sinar matahari. H. 0. Aa)su makan tidak ada (anoreksia). TB milier lebih sering ter adi pada bayi dan anak kecil. Berat badan turun atau gagal tumbuh (dengan demam ringan atau tanpa demam). perumahan yang padat. Istilah milier berasal dari gambaran lesi diseminata yang menyerupai butir padi-padian@ ewawut (millet seed). Chairul Abdilah. (1) GAMBARAN KLINIS 4ani)estasi klinis TB milier dapat bermacam-macam.  Pembesaran kelen ar lim)e super)isialis yang tidak sakit dan biasanya multiple. Beberapa kondisi yang menurunkan sistem imun uga dapat menyebabkan timbulnya TB milier. bergantung pada banyaknya kuman dan enis organ yang terkena. Dwi Nur Komariah Muhammad Amrullah KKS Ilmu Kesehatan Anak FK UNMAL RSU Dr. Ter adinya TB milier dipengaruhi oleh 0 )aktor. polusi udara. !emua tuberkel yang dihasilkan dari proses ini akan mempunyai ukuran yang lebih kurang sama. Protracted hematogenik spread (penyebaran hematogenik berulang-ulang). )ungsi makro)ag. Pirngadi Medan 7 . yaitu kuman 4. !ecara patologi anatomi lesi ini berupa nodul kuning berukuran 1-0 mm yang tersebar merata (di)us) pada paru. penggunaan alkohol. terutama usia di bawah / tahun.Case Pembimbing : dr. dan mekanisme lokal pertahanan paru-nya belum berkembang sempurna sehingga kuman TB mudah berkembangbiak dan menyebar ke seluruh tubuh.

diameter lebih dari 11 mm elas positi). Chairul Abdilah.Case Pembimbing : dr. <isebut uga 4antouC Test. H. B i tuberkulin negati) belum tentu tidak ada in)eksi atau penyakit TB atau sebaliknya. Dwi Nur Komariah Muhammad Amrullah KKS Ilmu Kesehatan Anak FK UNMAL RSU Dr. PP<-! 7 TB atau :T 1@/111 secara intrakutan. Sp. indurasi 7-" mm masih meragukan. Indurasi 1-# mm negati). Pirngadi Medan * . Pembacaan dilakukan #+-8/ am setelah penyuntikan dan diukur diameter melintang dari indurasi yang ter adi. B i tuberkulin. tuberkulosis tetap penting dilakukan. ?e ala klinis biasanya timbul akibat gangguan pada paru. B i tuberkulin yang positi). PEMERIKSAAN PENUNJANG Bntuk membantu mendiagnosis penyakit TB milier dapat dilakukan pemeriksaan penun ang antara lain 3 1. Pemeriksaan radiologis.1 ml PP<-(T /0 /TB.(/) Pemeriksaan sputum atau bilasan lambung dan kultur 4. ?ambaran klinis. yaitu ge ala respiratorik seperti batuk dan sesak napas disertai ronkhi atau mengi. B i tuberkulin tetap merupakan alat bantu diagnosis TB yang penting pada anak.    ?ambaran radiologis yang khas. /. dilakukan dengan cara menyuntikkan 1. TB milier dapat uga diawali dengan serangan akut berupa demam tinggi yang sering hilang timbul (remittent).(1) DIAGNOSIS <iagnosis TB milier pada anak dibuat berdasarkan 3  $danya riwayat kontak dengan pasien TB dewasa yang in)eksius (BT$ positi)).A Tuberkulosis Milier  Batuk lama lebih dari 0 minggu dan sesak napas.

tetapi tidak ditemukannya kuman TB bukan berarti tidak menderita TB. perbaikan kualitas hidup sehari-hari.Case Pembimbing : dr. yaitu pemeriksaan mikroskop hapusan langsung untuk menemukan kuman TB dan pemeriksaan biakan kuman. (espons keberhasilan terapi antara lain adalah hilangnya demam setelah /-0 minggu pengobatan. PENGOBATAN Pengobatan medikamentosa TB milier adalah pemberian #-7 macam obat antiTB selama / bulan pertama. Penemuan kuman TB memastikan diagnosis TB. Pemeriksaan patologi anatomi.A Tuberkulosis Milier ?ambaran radiologis TB milier sangat khas. dilan utkan dengan Isonia%id dan (i)ampicin selama #-* bulan sesuai dengan perkembangan klinis. Pirngadi Medan 8 . dan peningkatan berta badan. Sp. Chairul Abdilah. dengan bentuk yang khas dan ukuran yang hampir seragam (1-0 mm). peningkatan na)su makan. Pemeriksaan patologi anatomi tidak dilakukan secara rutin. Pemeriksaan bakteriologis terdiri dari / cara. (1) Aama :bat Isonia%id (i)ampicin Pira%inamid &tambutol !trepomicin <osis harian (mg@kgBB@hari) 7-17 11-/1 17-01 17-/1 17-#1 <osis maksimal (mg@hari) 011 *11 /111 1/71 1111 &)ek samping 5epatitis.(1) 0. neuritis peri)er 5epatitis 5epatotoksik. Prednisone biasanya diberikan dengan dosis 1-/ mg@kgBB@hari selama #-+ minggu kemudian diturunkan perlahan-lahan hingga /-* minggu kemudian. <engan pengobatan yang tepat. H. perbaikan TB milier biasanya ber alan lambat. berupa tuberkel halus (millii) yabg tersebar merta (di)us) di seluruh lapangan paru. Pemeriksaan bakteriologis. ne)rotoksik PROGNOSIS(/) Dwi Nur Komariah Muhammad Amrullah KKS Ilmu Kesehatan Anak FK UNMAL RSU Dr. 'ortikosteroid (Prednisone) diberikan pada TB milier. artralgia Aeuritis optik :totoksik. #.

Pirngadi Medan + . olahraga). +. peningkatan kekebalan tubuh dengan -aksinasi BD?. 'eadaan gi%i. Bmur anak. 0. Terhadap in)eksi TB. yaitu 3 1. /. istirahat cukup dan teratur. H.uasnya in)eksi. Dwi Nur Komariah Muhammad Amrullah KKS Ilmu Kesehatan Anak FK UNMAL RSU Dr. Sp. 4eningkatkan daya tahan tubuh. *. Berapa lama telah mendapatkan in)eksi. 0. perbaiki lingkungan (-entilasi harus baik. kepadatan penduduk dikurangi). $danya in)eksi lain. #. 4emperbaiki standar hidup (makanan # sehat 7 sempurna. Pencegahan dengan mengobati penderita yang sakit dengan obat anti TB. Pengobatan adekuat. Pencegahan sputum yang in)eksius 3 case )inding (>oto thoraks. isolasi dan pengobatan penderita. PENCEGAHAN INFEKSI TB(0) Pencegahan ini meliputi 3 1. 8. !osio ekonomi.Case Pembimbing : dr. . perumahan dengan -entilasi cukup. 4antouC Test).A Tuberkulosis Milier Prognosis dipengaruhi banyak )aktor. sinar matahari. Chairul Abdilah. <iagnosis dini. /. 7.

(/) Buku 'uliah Ilmu 'esehatan $nak =ilid II. dr. 5ood $lsaga)). Bnit 'er a 'oordinasi Pulmonologi PP Ikatan <okter $nak Indonesia. Sp. Pirngadi Medan " . >'BI (0) <asar-dasar Ilmu Penyakit Paru. $irlangga Bni-ersity Press. /11/ (#) Buku $ ar Ilmu Penyakit <alam =ilid II. Chairul Abdilah.Case Pembimbing : dr.A Tuberkulosis Milier DAFTAR REFERENSI (1) Pedoman Aasional TB $nak. Pro). >'BI Dwi Nur Komariah Muhammad Amrullah KKS Ilmu Kesehatan Anak FK UNMAL RSU Dr. /117. H.