You are on page 1of 38

SUMARSONO PURWADI, SKM, MM AKPER GSH. KAB. WONOGIRI TH.

2013

 

Epidemiologi berasal dari Bhs. Yunani :  Epi = Upon = Pada atau tentang  Demos = People = Penduduk  Logia = Knowledge = Ilmu  (Ilmu yg mempelajari Kej.Peny. Pd Msy) Secara Etimologis : Ilmu mengenai kejadian yang menimpa penduduk. Kejadian yg umum, adalah Penyakit, wabah, shg pada awalnya Epidemiologi sering juga disebut ilmu ttg wabah penyakit Dalam perkembangan saat ini, Epid = Ilmu ttg distribusi (Penyebaran) dan determinan (faktor penentu) masalah kesehatan msy

1. Greenwood (London, 1934) Epid = Ilmu yg mempelajari ttg peny. Dan segala macam kejadian yg mengenai penduduk. 2. Mac. Mahon (AS, 1970) Study ttg penyebaran dan penyebab peny. Pd manusia (Menekankan metodologi). 3. Nyoman Kandung = Ilmu dan seni bagaimana menyatakan kebutuhan penduduk 4. WHO = Ilmu yang mempelajari distribusi dan determinant dari peristiwa yg berkaitan dgn kes. Yg menimpa sekelompok msy, dan menerapkan ilmu tsb utk memecahkan masalah kesehatan.

juga ikut berpengaruh positip thd Epid. Tidak menular. Perkembangan ilmu lainnya spt : Klinik kedokteran.(DM. Ke arah Peny.   Sewaktu Zaman John Snow. Kanker. Jantung. Infeksi dan wabah Terjadi Pola Peny. Perilaku. . Administrasi. D. Biostatistik.tinggi/Sroke. Kecelakaan dll). Epid banyak diarahkan pada peny.

Kelompok penduduk (Populasi) . Determinan (Faktor yg berperan thd terjadinya peny. Jantung. Kec. Kanker Masalah Kes= Reproduksi. Tdk Menular = DM. Waktu) 3.Peny. LL. Distribusi Frekuensi (Orang. Cacar Peny. Kholera. Pd msy. Menular /Wabah = Pes. Stroke. 2. Tempat. Bencana alam 3 Unsur Epid = 1.

Miasmatic Theory (Dr. lingkungan). Sebab musabab peny)= Penyakit berasal alam (Cuaca.1. Hippocratic teori (5 th SM. Diperlukan adanya kontak antara satu org dgn org lainnya. Contagion Teory = Terjadinya peny. 1839) = Gas-2 busuk dr bumi yg menyebabkan peny . (Teori ini berawal dr pengamatan thd wabah dan peny. Lepra di Mesir) 2.W.Farr. perubahan alam menyebabkan terjadinya penyakit di msy (Pelopornya Hipocrates) 3.

1843-1890) = Mikroorganisme/kuman sbg penyebab peny. Degeneratif spt :Jantung.4. 5. sosial . Biologis. Kanker dll) 6. Teori multi Kausa = Suatu penyakit terjadi sbg interaksi berbagai faktor : Lingkungan. DM. (Teori ini mendapat tantangan stl munculnya peny. . Kimia. Teori Kuman (Germ Theory. Epidemic theori (1853-1854) = Penyebab penyakit adalah gabungan dari Cuaca. Geografis dan zat organik (John Snow) . Menganalisis terjadinya diare di London. ekonomi dll.

Mengamati pelayar yg sakit krn kurang Vit c (Scurvy). bakteri . . Max Van Paternkofer. 4.1. spermatozoa yg sangat berguna utk analisis Epidemiologi. Penemu test tuberculin utk penderita TBC(Mendeteksi riwayat infeksi Tuberculosis) . Antonio van Leuvenhoek (1632-1723). Trial Klinik 3. yg diikuti murid-2 nya . penemu Mikroskop. parasit. Seorang belanda. Robert Kock. 2. Bp. James Lind (1747). dgn menelan 1 cm3 kultur vibrio colera. Org jerman yg memakai dirinya utk percobaan.

ahli bedah yg menganalisis kanker pd pekerja cerobong asap (Bapak Epid Modern) 7. John Snow (1854). (Pelopor penelitian bidang Epid Klinik) . Faktor : Tempat. Org. dgn menganalisis scr Epid.5. Terkenal dgn penelitian Hubungan rokok dengan kanker Paru. sukses mengatasi epidemi Kholera di london. Waktu. Hingga saat ini disebut Father Of Epidemiologi. 6. Dool and Hill (1950). Percival Pot.

Tdk terjadi sakit) . Sosek Umur. Gizi. Penjamu (Host). Ras. Lingkungan (Environment) A H Fisik. The traditional model (Ecological). Biologi.1. Keturunan Biologis. Kimia E (Kondisi Seimbang. yg mengilustrasikan bahwa terjadinya penyakit karena interaksi antara Penyebab (Agent). Kekebalan. Oleh John Gordon. Sex. Fisik.

hamil.        Adalah manusia atau makluk lainnya yg menjadi tempat terjadinya proses alamiah perkembangan penyakit Genetik Umur Jenis kelamin Suku/Ras Fisiologi tubuh = lelah. stres Imunologi = kekebalan (aktif (alamiah)/pasive (Vaksinasi) Perilaku = gaya hidup. personal higiene .

Faktor Biologis = Bakteri (TBC). Trauma Faktor kimia = Asbes. organisme yg dpt menyebabkan terjadinya penyakit. Mercuri.    Suatu unsur. Metazoa (cacing) Jamur (Panu). Faktor Fisik = Radiasi. Virus (HIV). protozoa (Malaria). Pb .

Fauna Sosial = Migrasi/urbanisasi. sosial Fisik = Geologi. biologi. perang . iklim Biologis = Kepadatan pdd. Geografi. Kekacauan. Perumahan. Flora.    Adalah semua faktor luar dari suatu individu yg dapat berupa lingk fisik. bencana.

H A A E H E Kemampuan Agent meningkat A E menguntungkan Agent A H E E H Kerentanan Host Menurun (< gizi) E Merugikan Host .

Imunitas = Kesanggupan utk mengembangkan suatu respon imunologis baik secara alamiah (pasive) maupun diperoleh secara disengaja (vaksinasi). Infectiousness = Potensi host yg terinfeksi utk menularkan penyakit kepada orang lain . Resistensi = Kemampuan dari host utk   bertahan thd infeksi. manusia mempunyai mekaniskme pertahanan tubuh tersendiri.

yg mungkin hingga menyebabkan kematian. Patogenesitas = Kesanggupan organisme untuk menimbulkan suatu reaksi klinik khusu yg patologis setelah terjadinya infeksi pada host yang diserang. Virulensi = Kesanggupan organisme utk menghasilkan reaksi patologis berat. . Infektifitas = Kesanggupan organisme utk   beradaptasi sendiri thd lingkungan dari host utk mampu tinggal dan berbiak dlm jaringan host.

  . Toksisitas = Kesanggupan organisme untuk memproduksi reaksi kimia/toksin shg menyebabkan penyakit pada host. Invasitas = Kesanggupan organisme utk melakukan penetrasi dan menyebar setelah memasuki jaringan. Antigencitas = Kesanggupan organisme untuk merangsang reaksi imunologi dalam host.

Geografis = Keadaan yang berhubungan dengan struktur geologi dari bumi yang berhubungan dengan kejadian penyakit. Topografi = Situasi lingkungan tertentu.  . baik natural maupun buatan manusia yang mungkin mempengaruhi terjadinya dan penyebaran suatu penyakit tertentu.

.Epidemi = Peny.Sporadis = Penyakit yg frekuensinya berubah-ubah menurut perubahan waktu. . - .Pandemi = Frekuensi tinggi dlm waktu singkat dan penyebaran sangat luas. frekuensi tinggi (wabah). Yg diketemukan pada suatu daerah ttt dlm waktu singkat.Endemis = Penyakit yg frekuensinya pada suatu wilayah ttt menetap dlm waktu lama. .

   Sporadis = Penyakit yg frekuensinya berubah-ubah menurut perubahan waktu. Kasus indek = Kasus pertama yg diperoleh atau mendapat perhatian dalam laporan kejadian penyakit/wabah atau penelitian. Kasus Primer = kasus pertama yg menjadi sumber penyebaran penyakit menular terjadi dalam komunity/masyarakat. .

1973) Sehat Lingkungan Gaya Hidup Biologi Sistem Yankes .2. The Health Concept (HL Laframboise.

Derajat Kes dipengaruhi 4 faktor : KETURUNAN LING KUNG AN SEHAT YANKES PERILAKU .3. Blum (1974). HL.

1. Epidemiologi Deskriptif 2. Epidemiologi Analitik 3. Epidemiologi Eksperimental .

When (Kapan) Merupakan langkah awal utk mengetahui adanya masalah kes (Siapa yg terkena. Hasil pekerjaan Epid.Where (Dimana) . Kapan terjadiya) . Deskriptif diharapkan mampu menjawab pertanyyan mengenai faktor : . di wilayah mana?.    Mempelajari frekuensi masalah kesehatan Mempelajari Distribusi masalah kes.Who (Siapa) .

Pendapatan.WHO (SIAPA) =  Siapa Yg terkena masalah Kesehatan. JK. Pendidikan. dgn melihat Variabel : Umur.  Faktor ini serng disebut Var. Demografi. Pekerjaan. Population at risk. .  Kelompok orang yg berpeluang utk menderita sakit disebut . Suku. Agama.

Kantor. . Dusun. Pabrik. Daerah urban (Kota) dgn Rural (Desa). pegunungan. Kabupaten. Desa.  Atau menurut geografis : Pantai. Peternakan dll. Negara. Kecamatan.  Atau tempat kerja = Tambang.WHERE (DIMANA) =  Tempat dimana masalah kesehatan muncul  Tingkat Rumah tanggal. Pertanian dgn Industri dll. Provinsi.

Bulan. Hujan dll. minggu. hari. Tahun.WHEN (KAPAN) =  Kapan masalah kesehatan terjadi ?  Berhubungan dengan waktu : Jam.  Berhubungan dengan musim : musim kering. .

N O 1 2 3 4 5 TAHUN 2007 2008 2009 2010 2011 ANAK-2 (<=15) 100 120 50 75 210 % 20.0 DEWASA (> 15) 400 380 350 675 790 % 80.0 24.0 21.5 10.0 87.0 TOTAL 500 500 400 750 1000 Distribusi : Menurut waktu/th Frekuensi .0 76.0 12.5 90.0 79.

90 85 80 75 70 75 77 88 79 80 65 2007 2008 2009 2010 2011 .

.

Kelompok terpapar dan tak terpapar. Prinsip analisis.Studi kasus kontrol (Case control)/Prospektif . membandingkan resiko terkena peny.Crosectional (Potong lintang) .Studi Kohort ( Retrospektif) . Studi Analitik yg umum dipakai : .   Bertujuan utk memperoleh penjelasan faktor-2 resiko dan penyebab penyakit.

   Rancangan studi potong lintang mempelajari hub. Pada satu saat. Dihubungkan dgn paparan faktor penelitian) Kelemahan : Tidak tepat utk menganalisis Hub. Keuntungan : Murah (Hanya sekedar mendiskripsikan distribusi peny. Dan paparan dgn cara mengamati status paparan dan peny. . Kausal paparan dan penyakit. Peny.

DESAIN STUDI CROSECTIONAL PENGUKURAN VARIABEL BEBAS DAN TERIKAT DILAKUKAN PADA SATU SAAT Efek/Sakit Ya Tdk B D Jml A+B C+D Efek (+) A Ya Efek (-) B Efek (+) C F R A Faktor Rsiko (+) Tdk C Faktor Resiko (-) Efek (-) D R=A/(A+B) : C/(C+D) .

cocok uttk peny. . Kelemahan :Alur metodologi inferensi kausal yg bertentangan dgn logika eksperimen klasik. Paparan dan peny. Dgn periode laten lama. tdk efisien utk paparan yg langka. Arah pengusutan bergerak dari akibat /sakit ke penyebab/Paparan (Retrospektif). Kekuatan : Relatif murah. mudah dilakukan.    Untuk mempelajari Hub. Dgn cara membandingkan kelompok kasus dan kontrol berdasarkan status paparannya.

tertentu) Tdk C A+C C KONTROL D (Orang sehat.DESAIN STUDI CASE CONTROL Apa Ada F.Risiko Ditelusur/ Retrospektif Penelitian Dimulai Disini A KASUS Ya Ya F R A Efek/Sakit Tdk B D B+D Jml A+B C+D B (Orang dgn peny. dgn karakter serupa dgn penderita) OR= AD/BC .

    Mempelajari Hub.. Kelemahan : Mahal. Disebut Prospektif karena dlm satu periode akan diamati perkembangan penyakit yang dialami. dgn membandingkan kelompok terpapar dan tak terpapar berdasarkan status penyakit. . Kekuatan : Kesesuaian dgn logika eksperimental. waktu yg lebih lama. Antara paparan dan peny.

DESAIN STUDI KOHORT Penelitian Dimulai Disini Ditelusur/ Retrospektif Apa Ada Efek Efek/Sakit Ya Tdk B D Jml A+B C+D A FR + B SUBYEK Ya F R A Tdk C C FR D RR= A/(A+B) : C/(C+D) .

dpt memisahkan pengaruh murni dari faktor perancu. tidak praktis utk diterapkan di lapangan. dgn tujuan mengetahui pengaruh vriabel penelitian terhadap status penyakit. Kelemahan : Relatif mahal.   Dari sengaja mengalokasikan berbagai variabel (faktor penelitian) kepada subyek penelitian. . Kekuatan : Memberi kontrol yg maksimal terhadap situasi penelitian.