You are on page 1of 17

.

Pencemaran udara adalah masuknya. gangguan pada kesehatan manusia secara umum serta menurunkan kualitas lingkungan. . atau tercampurnya unsur-unsur berbahaya ke dalam atmosfir yang dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan lingkungan.

.

Sulfur monoksida Sulfur dioksida uap air .

.

.

Nitrogen Monoksida (NO). Nitrogen Dioksida (NO2): Amoniak (NH3): Karbon Dioksida (CO2). Karbon Monoksida (CO).Sulfur Dioksida (SO2): Hidrogen Sulfida (H2S): Nitrogen Oksida (N2O). Hidrokarbon .

Kandungan uap air ini penting karena uap air mempunyai sifat menyerap radiasi bumi yang akan menentukan cepatnya kehilangan panas dari bumi sehingga dengan sendirinya juga ikut mengatur suhu udara.Kelembaban udara menyatakan banyaknya uap air dalam udara. .

yaitu: PM 10 SO2 CO O3 NO2 .ISPU ditetapkan berdasarkan 5 pencemar utama.

.

.

.

Dampak terhadap Kesehatan Dampak terhadap tanaman Hujan asam Efek rumah kaca Kerusakan lapisan ozon .

. • Mengembangkan teknologi yang ramah lingkungan • Pengendalian Emisi. • Menghemat Energi yang digunakan.• Pengolahan atau daur ulang limbah asap industri • Penghijauan dan reboisasi atau penanaman kembali pohon-pohon pengganti • Menghentikan pembakaran hutan.

51. namun nilainya mencapai 1. Ambang batas itu sesuai Kepgub no 8 tahun 2001 terkait kualitas udara di Provinsi Jawa Tengah. melebihi batas baku mutu 150 mikrogram per meter kubik.240. lalu Terminal Terboyo dan menunjukkan angka 299. Semarang berada di posisi keempat dari 16 kota yang memiliki kandungan hidrokarbon (HC) tertinggi.000 namun dalam realitanya mencapau 32.489. tentunya hal ini sangat disayangkan sekali dan angka tersbeut juga menunjukan bahwa semarang udaranya sudah kotor dan tercemar . Sementara nitrogen oksida (NO2) baku mutunya 400. BPLH Jawa Tengah. . (Suara Merdeka 07 Juni 2009) Kotornya udara Semarang dibenarkan Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Udara. Kandungan HC mencapai 216. Sesuai dengan kadar baku mutu di kota semarang idealnya adalah bernilai 30. Padahal ambang batas normalnya adalah 230. 8 per gram nano kubik.Menurut direktur Walhi Jateng Arif Yazen semarang adalah salah satu kota dengan kondisi udara yang sudah melebihi ambang batas dan baku mutu yang telah ditetapkan.63 mikrogram per meter kubik. Limbah Padat dan Bahan Berbahaya serta Beracun. Hal tersebut merujuk hasil pengukuran kualitas udara yang dilakukan di kawasan padat Semarang.Yaitu Pada kawasan padat di Jalan Kali Grawe. Dan Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup. Adiyanto.