You are on page 1of 18

PEMERIKSAAN DEVIASI OKULAR

PADA STRABISMUS
Kelompok II

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS JEMBER SEMESTER GASAL 2007/2008

052010101022 .KELOMPOK II • • • • • • 042010101024 042010101028 042010101050 042010101030 042010101051 052010101001 .

.

Hirschberg test Krimsky test Bruckner test Synoptophore .

memungkinkan diagnosis cepat tentang tipe dan perkiraan sudut deviasi strabismus .5 m dari mata pasien • Periksa pantulan cahaya pada kornea kedua mata pasien • Tes ini biasanya dilakukan pada bayi dan anakanak.Hirschberg test • Merupakan persiapan pemeriksaan deviasi sudut pada strabismus • Beri cahaya yang diarahkan lurus kedepan dengan jarak 0.

0º 15º 28º 45º .

. • Sudut Kappa adalah posisi mata pada pandangan monokular = sudut antara aksis pupil dengan jalur penglihatan  berhubungan dengan fiksasi sentral oleh fovea yang terpindahkan.Hirschberg test • Tes Hirschberg dapat distandarkan dengan perkiraan ukuran pupil 4 mm dan bila pantulan cahaya terletak 1 mm diluar pupil  desentrasi 8o • Desentrasi dinilai berdasarkan besar deviasi terhadap jalur penglihatanpenilaian normal/tidaknya jalur penglihatan didasarkan ada pemeriksaan sudut kappa.

Esotropia Bandingkan dengan yang dibawah ini .

pada mid-iris mengindikasikan deviasi sebesar 28o. BACK . dan pada limbus menandakan deviasi 45o.Hirschberg test • Seringkali. dan mata lainnya ditutup • Perpindahan reflex cahaya kearah temporal terhadap tepi papiler pada esotropia adalah 15o. • Sudut ini dapat diperiksa dengan mengarahkan cahaya ke kornea salah satu mata. keadaan ini disebabkan oleh pemindahan fovea ke arah temporal pada pasien dengan retinopati karena prematuritas.

Krimsky test • Merupakan modifikasi tes Hirschberg dengan menggunakan prisma. • Sudut strabismus diperiksa  sumber cahaya diarahkan lurus kedepan dan batang prisma diletakkan di depan mata yang diperiksa  prisma dengan berbagai diopter dicoba hingga pantulan cahaya yang simetris didapatkan pada kornea kedua mata .

.

Hypertropia: kearah bawah Hypotropia: kearah atas • Hasilnya memiliki satuan Prism Diopter (PD) • PD adalah tes yang tepat untuk evaIuasi cepat sudut strabismus. BACK . terutama fiksasi abnormal pada strabismus dan ambylopia.Krimsky test • Batang prisma ditujukan untuk menetralkan deviasi: – – – – Esotropia:kearah luar (temporal). Exotropia: kearah dalam (nasal).

• Refleksa fundus yang agak putih dan lebih terangmata yang sakit . duduklah 50cm sampai 1m didepan pasien • Minta pasien menatap lurus kedepan tentukan warna dan simetris/tidaknya refleks fundus.Bruckner test • Diperiksa dengan ophthalmoscope.

BACK .

Synoptophore • adalah alat pemeriksaan dan latihan untuk penglihatan binokular. OS=sangkar  persepsi=macan dalam sangkar) . OD=macan. • Nama yang disebut pasien tentang foto ini merupakan persepsi foto yang simultan (mis. • Sudut strabismus subyektif dan obyektif diukur dengan panduan foto untuk persepsi yang simultan • Sudut obyektif strabismus diukur dengan menghilangnya gerakan fiksasi mata terhadap dua foto yang berkombinasi.

.

• Perbedaan antara sudut subyektif dan obyektif strabismus disebut sudut anomali. berarti terdapat hubungan retina yang menyimpang. Jika nilai sudut obyektif berbeda dengan nilai sudut subyektif. .Synoptophore • Sudut subyektif adalah sudut saat pasien mulai mempersepsikan macan didalam sangkar. maka hubungan kedua retina adalah normal. • Jika kedua sudut identik.

pdf BACK .ppt http://optometry.edu/research/VIP/documents/protocols/P hase%202/VIP%20GSE%20Visual%20Acuity%20Test%20proto cols.GIF http://libraryinfo.bhs.aspx?doc_id=3731&stat=1 &string= http://www.htm http://www.visiontraining.osu.com/Vision%20test/Strabismus%20test.ngc.DAFTAR PUSTAKA http://www.umsl.org/deptlibraries/Pediatrics/Conferences/ Strabismus%20and%20Amplyopia.org/summary/word.edu/~garziar/Media%20folder/krimsky.