You are on page 1of 15

GASTROENTERITIS 1.

Definisi Gastroenteritis adalah suatu kondisi yang ditandai dengan adanya muntah dan diare yang diakibatkan oleh infeksi, alergi tidak toleran terhadap makanan tertentu atau mencerna toxin (tucker, Martin S 1999). Gastroenteritis adalah inflamasi membrane mukosa lambung dan usus halus yang ditandai dengan muntah muntah dan diare yang berakibat kehilangan cairan elektrolit yang menimbulkan dehidrasi dan ge!ala keseimbangan elektrolit ("ecyly, #et$.%&&%). Gastroenteritis adalah radang dari lambung keusus yang memberikan ge!ala diare dengan disetai muntah atau tanpa muntah ataupun dengan muntah besar (Man!oer, 'rief.%&&&). Gastroenteritis adalah peradangan akut lapisan lambung dan usus ditandai dengan anoreksia, rasa mual, nyeri abdomen, dan diare ((amus #esar )orland *artanto, %&&%). Gastroenteritis adalah radang lambung dan usus yang memberikan ge!ala diare atau tanpa disertai muntah (muntah berak) ((apita Selekta (edokteran +disi %). Gastroenteritis didefinisikan sebagai inflamasi membrane mukosa lambung dan usus halus yang ditandai dengan muntah dan diare yang berakibat kehilangan cairan dan elektrolit yang menimbulkan dehidrasi dan gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit ("ecilya ,. #ets, %&&%). Gastroentritis ( G+ ) adalah peradangan yang ter!adi pada lambung dan usus yang memberikan ge!ala diare dengan atau tanpa disertai muntah (Sowden,et all.1996). Gastroenteritis diartikan sebagai buang air besar yang tidak normal atau bentuk tin!a yang encer dengan frekuensi yang lebih banyak dari biasanya (FKUI,1965).

Gastroenteritis adalah inflamasi pada daerah lambung dan intestinal yang disebabkan oleh bakteri yang bermacam macam,-irus dan parasit yang patogen (Whaley & Wongs,1995). Gastroenteritis adalah kondisi dengan karakteristik adanya muntah dan diare yang disebabkan oleh infeksi,alergi atau keracunan $at makanan ( Marlenan Mayers,1995 ). 2. Klasifikasi Gastroenteritis (diare) dapat di klasifikasi berdasarkan beberapa faktor . 1) #erdasarkan lama /aktu . a. 'kut . berlangsung 0 1 hari b. 2ersisten . berlangsung 11 3& hari c. (ronik . berlangsung 4 3& hari %) #erdasarkan mekanisme patofisiologik a. 5smotik, peningkatan osmolaritas intraluminer b. Sekretorik, peningkatan sekresi cairan dan elektrolit 3) #erdasarkan dera!atnya a. )iare tanpa dehidrasi b. )iare dengan dehidrasi ringan6sedang c. )iare dengan dehidrasi berat 7) #erdasarkan penyebab infeksi atau tidak a) 8nfektif b) 9on infeksif 1) #erdasarkan penyebab organik atau tidak a. 5rganik adalah bila ditemukan penyebab anatomik, bakteriologik, hormonal, atau toksikologik. b. :ungsional merupakan bila tidak ditemukan penyebab organik. Gasteroenteritis berdasarkan tingkatannya anatara lain .

a. )iare

'kut,

adalah

diare

yang

a/alnya

mendadak

dan

berlangsung singkat dalam beberapa !am sampai ; atau 17 hari. 2enularan . - <ransmisi orang keorang melalui aerosolisasi - <angan yang terkontaminasi ( lostr!d!"# d!$$ale) 2enyebab . :aktor penyebab yang mempengaruhi adalah penetrasi yang merusak sel mukosa :aktor pen!amu adalah kemampuan pertahanan tubuh terhadap mikroorganisme Manifestasi klinis . 2asien sering mengalami muntah, nyeri perut akibat diare akibat infeksi dan menyebabkan pasien merasa haus, lidah kering, turgor kulit menurun karena kekurangan cairan. b. )iare (ronik, 'dalah diare yang berlangsung lebih dari 3 minggu bagi orang de/asa dan % minggu bagi bayi dan anak. c. Menurut per!alanan penyakit !enis diare antara lain . 'kut (ronis 2ersisten . !ika 0 1 minggu . 4 17 hari, disebabkan oleh non infeksi . 4 17 hari, disebabkan oleh infeksi #erkepan!angan. antara ; = 17 hari

3. Epidemiologi 8stilah >gastroenteritis> pertama kali digunakan pada 1?%1.Sebelumnya penyakit ini secara khusus dikenal antara lain sebagai demam tifoid atau >kolera morbus>, atau lebih umum disebut >keluhan usus>, >kekenyangan>, >fluks>, >kolik>, >masalah usus>, atau beberapa nama kuno lain untuk diare akut. Gastroenteritis merupakan salah satu penyakit yang men!adi salah satu penyebab angka kesakitan yang tinggi di seluruh dunia. Gastroenteritis yang diakibatkan oleh -irus merupakan salah satu

penyebab gastroenteritis yang paling banyak di!umpai, baik di negara ma!u maupun negara berkembang, sedangkan gastroenteritis yang disebabkan oleh bakteri merupakan penyebab gastroenteritis yang terbanyak kedua. 2enyakit gastroenteritis yang disebabkan oleh bakteri sangat berhubungan dengan higienitas lingkungan, dan banyak ditemui di negara negara berkembang (sura/ic$ 1991). )i amerika serikat diperkirakan angka ke!adian diare akut per tahun pada orang de/asa mencapai 3;1 !uta kasus, dengan 9&&.&&& orang dira/at di rumah sakit serta menyebabkan @.&&& orang meninggal dunia. 'ngka kematian akibat diare semakin meningkat pada orang usia lan!ut. )i seluruh dunia, angka ke!adian diare akut mencapai 1,1 miliar kasus, tetapi angka ke!adian mengenai diare akut di indonesia sendiri masih belum terdapat data yang memadai ((onsensus %&&9). )iperkirakan tiga sampai lima miliar kasus gastroenteritis ter!adi di seluruh dunia setiap tahun, terutama men!angkiti anak anak dan orang di negara berkembang. 8ni mengakibatkan sekira 1,3 !uta kematian pada anak anak di ba/ah usia lima tahun se!ak %&&?, sebagian besar kasus ter!adi di negara negara paling miskin di dunia. ,ebih dari 71&.&&& kematian tersebut disebabkan oleh rota-irus pada anak di ba/ah usia 1 tahun.(olera menyebabkan sekira tiga hingga lima !uta kasus penyakit dan membunuh sekira 1&&.&&& orang setiap tahun. )i negara berkembang anak anak di ba/ah usia dua tahun sering mengalami infeksi enam kali atau lebih setiap tahun sehingga mengakibatkan tingginya gastroenteritis secara klinis.8ni lebih !arang ter!adi pada orang de/asa, sebagian karena berkembangnya kekebalan dapatan. 2ada tahun 19?&, gastroenteritis dengan semua penyebabnya mengakibatkan 7,@ !uta kematian pada anak anak, dengan mayoritas kasus ter!adi di negara berkembang. <ingkat

kematian berkurang secara signifikan (men!adi sekitar 1,1 !uta kematian setiap tahun) se!ak tahun %&&&, terutama karena pengenalan dan penggunaan luas terapi rehidrasi oral. )i 'S, infeksi yang menyebabkan gastroenteritis adalah infeksi paling umum kedua (setelah selesma), dan menyebabkan %&& hingga 3;1 !uta kasus diare akut dan sekira sepuluh ribu kematian setiap tahun, 11& hingga 3&& kematian ini ter!adi pada anak anak di ba/ah usia lima tahun. 4. Fak o! !esiko Gastroenteritis dapat disebabkan oleh banyak hal, tetapi yang paling sering men!adi penyebab adalah -irus dan bakteri. 2enyebab lain sangat ber-ariasi, seperti parasit, toxin, alergi makanan, dan lain lain. a. Airus Airus merupakan penyebab gastroenteritis yang utama, ge!ala yang utama muncul adalah diare berair dan muntah. Ge!ala lain yang dapat muncul antara lain sakit kepala, demam, dan nyeri perut. Ge!ala umumnya muncul 7 sampai 7? !am setelah paparan, dan berlangsung 1 sampai % hari, meskipun demikian ge!ala dapat terlihat sampai 1& hari (Boger %&&9). C Bota-irus. sering menyebabkan diare pada anak, ge!ala akan muncul 1 % hari setelah paparan. Bota-irus umumnya akan mengakibatkan muntah dan diare cair 3 ? hari, disertai dengan demam dan nyeri perut, rota-irus !uga dapat mengenai orang de/asa, terutama yang kontak erat dengan anak yang terinfeksi, tetapi ge!ala yang muncul pada orang de/asa lebih ringan. C 'deno-irus. umumnya mengenai anak diba/ah % tahun, ge!ala umumnya akan muncul 1 minggu seetelah paparan, ga!ala yang nampak antara lain muntah dan diare. C "alici-irus. dapat menyebabkan infeksi pada semua umur, family dari -irus ini dibagi men!adi 7 tipe, 9oro-irus merupakan

-irus yang paling sering men!adi penyebab infeksi. Ge!ala akan nampak 1 3 hari setelah paparan, ge!ala yang muncul antara lain muntah, diare, nyeri kepala, nyeri otot, dan lemas. C 'stro-irus. dapat menginfeksi bayi, anak anak dan orang de/asa. Airus ini umumnya aktif pada musim panas. Muntah dan diare umumnya muncul 1 3 hari setelah paparan. b. #akteri #akteri merupakan penyebab terbanyak kedua gastroenteritis setelah -irus, beberapa mekanisme yang te!adi pada gastroenteritis yang disebabkan oleh bakteri antara lain karena proses penempelan bakteri pada lumen usus, maupun toksin yang dihasilkan oleh bakteri tersebut ()u 2ont %&&9). 2ada dasarnya mekanisme ter!adinya diare akibat kuman enteropatogen meliputi penempelan bakteri pada sel epitel dengan atau tanpa kerusakan mukosa, in-asi mukosa, dan produksi enterotoksin atau sitotoksin. Satu bakteri dapat menggunakan satu atau lebih mekanisme tersebut untuk dapat mengatasi pertahanan mukosa usus (South/ick %&&3). c. 2arasit 2arasit yang menyebabkan gastroenteritis antara lain giardia, cryptosporidium, dan entamoeba. d. 2enyebab lain Gastroenteritis dapat disebabkan oleh faktor non infeksi, misalnya disebabkan oleh alergi makanan, penggunaan antibiotik, toksin, dan efek samping dari beberapa macam obat. :aktor penyebab diare adalah . 1. :aktor infeksi

a. 8nfeksi internal . infeksi saluran pencernaan makanan yang merupakan penyebab utama diare pada anak, meliputi infeksi internal sebagai berikut . 8nfeksi bakteri . -ibrio, ecoly, salmonella shigella, capylabactor, yersinia aoromonas dan sebagainya. 8nfeksi -irus . entero -irus (-.echo, coxsacria, poliomyelitis) 8nfeksi parasit . cacing (ascaris, tricuris, oxyuris, srongyloidis, proto$oa, !amur) b. 8nfeksi parenteral . infeksi diluar alat pencernaan, seperti . 5M', tonsillitis, bronkopnemonia, easefalitis, danlainnya. %. :aktor malabsorbsi Malabsorbsi karbohidrat. disakarida (intoleransi laktosa, maltosa dan sukrosa), monosakarida (intoleransi glukosa, fruktosa dan galaktosa). 8ntoleransi laktosa merupakan penyebab gastroenteritis yang terpenting pada bayi dan anak. )i samping itu dapat pula ter!adi malabsorbsi lemak dan protein. 3. :aktor makanan, makanan basi atau beracun (ekurangan $at gi$iD kelaparan (perut kosong) apalagi bila perut kosong dalam /aktu yang cukup lama, kemudian diisi dengan makanan dan minuman dalam !umlah banyak pada /aktu yang bersamaan, terutama makanan yang berlemak, terlalu manis, banyak serat atau dapat !uga karena kekurangan $at putih telur. <idak tahan terhadap makanan tertentu (2rotein, *idrat 'rang, ,emak) yang dapat menimbulkan alergi. (eracunan makanan. 7. :aktor psikologis rasa takut dan cemas (Mans!oer arief, %&&&). 1. 2erubahan udara

2erubahan

udara

sering

menyebabkan

seseorang

merasakan tidak enak dibagian perut, kembung, diare dan mengakibatkan rasa lemas, oleh karena cairan tubuh yang terkuras habis. @. :aktor ,ingkungan (ebersihan lingkungan tidak dapat diabaikan. 2ada musim penghu!an, dimana air memba/a sampah dan kotoran lainnya, dan !uga pada /aktu kemarau dimana lalat tidak dapat dihindari apalagi disertai tiupan angin yang cukup besar, sehingga penularan lebih mudah ter!adi. 2ersediaan air bersih kurang sehingga terpaksa menggunakan air seadanya, dan terkadang lupa cuci tangan sebelum dan sesudah makan. ". #a ofisiologi (<erlampir) $. %anifes asi klinis 1) <anda dan ge!ala secara umum meliputi . Manifestasi klinis yang sering ditemukan antara lain mula mula klien gelisah, suhu tubuh biasanya meningkat, nafsu makan berkurang6 tidak ada, sering buang air besar dengan konsistensi tin!a cair atau encer yang mungkin disertai lendir dan darah, mual dan muntah, ge!ala muntah dapat ter!adi sebelum dan 6 sesudah diare. (ram abdomen (disebabkan karena ketidakseimbangan elektrolit), 'nus dan sekitarnay lecet karena tin!a men!adi asam, lemah, pucat, perubahan tanda tanda -ital, menurun atau tidak ada pengeluaran urin, dan dehidrasi. <onus dan turgorkulit berkurang. Selaput lendir mulut dan bibir kering <ahapan dehidrasi menurut 'sh/ill dan )roske (199;) dikutip dari Suriadi dan Euliani (%&&1).

)ehidrasi ringan . & = 1 F atau rata rata %1 ml6kg ## )ehidrasi sedang . 1 = 1& F atau rata rata ;1 ml6kg ## )ehidrasi berat . 1& 11 F atau rata rata 1%1 ml6 kg ## Ge!ala lain yang mncul meliputi Basa lekas kenyang, 2erut

kembung, rasa panas di dada dan perut, Basa perih di ulu hati, #ising usus meningkat, dll. %) <anda dan ge!ala berdasarkan kuman penyebab, antara lain . a. (uman Salmonella Suhu badan naik, konsistensi tin!a cair6encer dan berbau tidak enak, kadang kadang mengandung lendir dan darah, stadium prodomal berlangsung selama % 7 hari dengan ge!ala sakit kepala, nyeri dan perut kembung. b. (uman +scherichia "oli . ,emah, berat badan sukar naik, pada bayi mulas yang menetap. c. (uman Aibrio (onsistensi encer dan tanpa diketahui mules dalam /aktu singkat ter!adi, akan berubah men!adi cairan putih keruh tidak berbau busuk amis, yang bila diare akan berubah men!adi campuran campuran putih, mual dan ke!ang pada otot kaki. d. (uman )isentri Sakit perut, muntah, sakit kepala, #'# berlendir dan ber/arna kemerahan, suhu badan ber-ariasi, nadi cepat. e. (uman Airus . <idak suka makan, #'# berupa cair, !arang didapat darah, berlangsung selama % 3 hari. f. Gastroenteritis "holeform Ge!ala utamanya diare dan muntah, diare yang ter!adi tanpa mulas dan tidak mual, bentuk feses seperti air cucian beras dan sering mengakibatkan dehidrasi. g. Gastroenteritis )esentrium Ge!ala yang timbul adalah toksik diare, kotoran mengandung darah dan lendir yang disebut sindroma

desentri, !arang mengakibatkan dehidrasi dan tanda yang sangat !elas timbul 7 hari sekali yaitu febris, perut kembung, anoreksia, mual dan muntah.

3) Manifestasi (linis (9gastiyah, 199;) . )iare (#'#, lembek, cair) :aktor osmotik disebabkan oleh penyilangan air ke rongga usus dalam perbandingan isotonic, ketidakmampuan larutan mengabsorbsi menyebabkan tekanan osmotik menghasilkan pergeseran cairan dan 8odium ke rongga usus. 2enurunan absorbsi atau peningkatan sekresi sekunder air dan elektrolit. 2eningkatan ini disebabkan sekresi sekunder untuk inflamasi atau sekresi aktif sekunder untuk merangsang mukosa usus. 2erubahan mobiliti . *iperperistaltik atau hipoperistaltik mempengaruhi absorpsi $at dalam usus. Mual, muntah dan panas (suhu 4 3;&") <er!adi karena peningkatan asam lambung dan karena adnaya peradangan maka tubuh !uga akan berespon terhadap meningkat. 9yeri perut dan kram abdomen (arena adanya kuman kuman dalam usus, menyebabkan peningkatan peristaltik usus dan efek yang timbul adanya nyeri pada perut atau tegangan atau kram abdomen. 2eristaltik meningkat (4 31x6menit) 'kibat masuknya patogen menyebabkan peradangan pada usus dan usus berusaha mengeluarkan ioxin dan meningkatkan kontraksinya sehingga peristaltik meningkat. peradangan tersebut sehingga suhu tubuh

2enurunan berat badan <er!adi karena sering #'# encer, yang mana feses malah mengandung unsur unsur penting untuk pertumbuhan dan perkembangan sehingga kebutuhan nutrisi kurang terpenuhi.

9afsu makan turun . <er!adi karena peningkatan asam lambung untuk membunuh bakteri sehingga tumbuh mual dan rasa tidak enak.

<urgor kulit menurun dan membran mukosa kering . (arena banyak cairan yang hilang dan pemasukan yang tidak adekuat.

Mata co/ong . 'danya ketidakseimbangan cairan tubuh dan peningkatan tekanan osmotik mengakibatkan beberapa !aringan kekurangan cairan dan oksigen.

(esadaran menurun <er!adi karena penurunan cairan tubuh yang mengakibatkan ker!a !antung ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan 5% dan nutrisi sistemik sehingga denyut !antung cepat, nadi cepat tapi lemah, disebabkan peningkatan denyut !antung dengan peningkatan kepekaan dan tekanan osmotik plasma darah.

&. #eme!iksaan diagnos ik 1. 2emeriksaan laboratorium yang meliputi . a. 2emeriksaan <in!a Makroskopis dan mikroskopis. p* dan kadar gula dalam tin!a dengan kertas lakmus dan tablet dinistest, bila diduga terdapat intoleransi gula. #ila diperlukan, lakukan pemeriksaan biakan dan u!i resistensi.

b. 2emeriksaan )arah p* darah dan cadangan dikali dan elektrolit ( 9atrium, (alium, (alsium, dan :osfor ) dalam serum untuk menentukan keseimbangan asama basa. (adar ureum dan kreatmin untuk mengetahui faal gin!al.

c. 2emeriksaan urine )itetapkan -olume, berat !enis, p*, dan elektrolitnya. %. Badiologi 2enderita sering mengalami diare yang hilang timbul, misalnya colitis ulseratif dan regional enteritis. Gntuk menegakkan radiology. 8ntubasi )uodenum ( )oudenal 8ntubation ) Gntuk mengatahui !asad renik atau parasit secara kualitatif +ndoskopi 2emeriksaan endoskopi sebaiknya dilakukan sebagai peker!aan rutin pada setiap penderia diare. ,ebih lebih lagi setelaah ditemukan Hcolon fibrescopeI maka akan mempermudah dalam pembuatan diagnosa. (olonoskopi 2emeriksaan ini di an!urkan pada pasien yang menderita peradangan kolon. '. #ena alaksanaan medis a. <erapi suportif <u!uan pengobatan pada gastroenteritis adalah untuk menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang. rehidrasi oral adalah pengobatan pertama yang dilakukan untuk memperbaiki dan kuantitatif, terutama dilakukan pada penderita diare kronik. diagnosa perlu dilakukan pemeriksaan

kehilangan cairan dan elektrolit akibat muntah maupun akibat diare yang ter!adi. Behidrasi cairan dan elektrolit dapat diberikan secara oral maupun intra-ena (konsensus %&&9). 5ral . )iberikan pada pasien dengan dehidrasi ringan atau tanpa komplikasi. ,arutan rehidrasi oral (,B5) dengan komposisi 9atrium ;1mmol6,, (lorida @1mmol6,, glukosa anhidrat ;1 mmol6,, kalium %& mmol6,, sitrat 1& mmol6, J %71 mmol6, 8ntra-ena . )iberikan kepada pasien dengan dehidrasi sedang berat dan6atau komplikasi lainnya Besusitasi dapat diberikan cairan intra-ena ringer laktat atau ringer asetat. Bumatan . Binger laktat Binger asetat K )ekstrosa K asam amino 9ormal salin Binger dekstrosa 'minofluid )an cairan se!enis lainnya penatalaksanaan dehidrasi (klasifikasi

+-aluasi

berdasarkan ")" 'S %&&?) . De(id!asi minimal (ebutuhan cairan J 1&361&& x 3& 7& cc6kg##6hari atau (ebutuhan cairan J pengeluaran Lfeses K 8M, (1&F ##)N ditambah 3& 7& cc6kg##6hari )ehidrasi ringan sedang (ebutuhan cairan J 1&961&& x 3& 7& cc6kg##6hari atau (ebutuhan cairan J pengeluaran Lfeses K 8M, (1&F ##)N ditambah 3& 7& cc6kg##6hari

De(id!asi )e!a (ebutuhan cairan J 11%61&& x 3& 7& cc6kg##6hari atau (ebutuhan cairan J pengeluaran Lfeses K 8M, (1&F ##)N ditambah 3& 7& cc6kg##6hari )alam satu !am pertama 1&F defisit cairan harus diberikan. Setelah itu !am berikutnya diberikan sisa defisit, selan!utnya diberikan sesuai dengan kehilangan cairan berdasar feses (losses). b. <erapi etiologis 2ada infeksi bakteri, dapat diberikan antibiotika sesuai dengan penyebab dari gastroenteritis. #ila penyebabnya -irus, tidak perlu diberikan anti-irus, cukup terapi suportif maupun simptomatis (konsensus %&&9). c. <erapi simptomatis 'ntimotilitas ,operamid (a/al 7 mg, selan!utnya % mg setiap #'# cair, maksimal 1@ mg6%7 !am). )ifenoksilat (kombinasi loperamid dan atropin, 1 mg 3 7xsehari) "atatan. golongan obat ini tidak boleh diberikan pada pasien dengan inflamasi berat68#), demam tinggi, dan diare berdarah. 'ntispasmodik6 spasmolitik *yosin n butilbomid (#uscopan6%& mg % 3x sehari, maksimum 1&&mg6%7 !am) +kstrak balladona (1 1&mg, <8)) 2apa-erin (3& @&mg, <8)) Mebe-erine (1& 31 mg, <8)) "atatan. golongan obat ini tidak boleh diberikan dalam keadaan ileus paralitik. 2engeras feses (stool hardener)

'tapulgit (% tabO@3&mg setelah diare, diulang % tab setiap diare selan!utnya, maksimal 1% tab6%7 !am) Smektit (9g6%7 !am, dosis terbagi, <8)) (aolin pektin (% P tab O 11&mg6%&mg setiap diare, maksimal 11tab6%7 !am).