You are on page 1of 41

ISLAM, MANUSIA DAN LINGKUNGAN

SUMBER DAYA ALAM
BAGI EKONOM, SDA ADALAH FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI YANG DIKOMBINASIKAN DENGAN TENAGA KERJA, KAPITAL DAN MATERI-MATERI LAINNYA UNTUK MENGHASILKAN BARANG DAN JASA
SUMBERDAYA ALAM MEMILIKI KARAKTERISTIK YANG UNIK YAITU: 1. AGAR DAPAT DIKONSUMSI ATAU DIOLAH DALAM PROSES PRODUKSI, UMUMNYA SDA SEPERTI KAPITAL, HARUS “DIPRODUKSI” DENGAN MENGGUNAKAN INPUT LAINNYA 2. SDA TERBATAS & LANGKA, PADAHAL KEBUTUHAN UMAT MANUSIA AKAN SDA CENDERUNG TIDAK TERBATAS 3. SDA DAPAT TERSEDIA DALAM JANGKA WAKTU TERTENTU.

MACAM DAN KETERSEDIAAN SUMBERDAYA
SDA DIKLASIFIKASIKAN DALAM 3 TIPE:

RENEWABLE NATURAL RESOURCES  SDA YANG DAPAT

MENYEDIAKAN INPUT-INPUT PRODUKTIF BAGI SISTEM EKONOMI UNTUK JANGKA WAKTU YANG TIDAK TERBATAS. NON RENEWABLE NATURAL RESOURCES  SDA DENGAN JUMLAH STOK (DEPOSIT) YANG TERBATAS DAN DAPAT HABIS POTENTIALLY RENEWABLE NATURAL RESOURCES  SDA YANG DAPAT HABIS DALAM JANGKA PENDEK JIKA DIGUNAKAN DAN DICEMARI SECARA CEPAT TETAPI AKHIRNYA BISA DIGANTI MELALUI PROSES ALAM. STOK DAPAT DIPERTAHANKAN JIKA PROSES EKSPLOITASINYA BERADA PADA TITIK PRODUKSI YANG SUSTAINABLE.

ALAM, TUHAN, DAN MANUSIA

Alam:
1. Alam itu berubah secara dinamis sesuai dengan hukumnya. 2. Alam adalah teman terbaik bagi manusia dan alat terbaik bagi kemajuannya. 3. Di alam berlaku hubungan sebab-akibat 4. Allah adalah pencipta alam.

Allah SWT adalah sumber pengetahuan Allah SWT telah mempersiapkan dan menyediakan modal untuk kehidupan manusia sesuai dengan kejadiannya 3. Allah SWT memberi kebebasan kepada manusia untuk mengubah nasibnya dengan ikhtiar .Tuhan: 1. 2.

kecuali untuk mengabdi kepada-Ku.Manusia • Makhluk yang paling unik. • Manusia memiliki potensi (daya atau kemampuan yang mungkin dikembangkan) • Manusia diciptakan Allah untuk mengabdi kepadaNya. ciptaan Tuhan yang paling sempurna." . Tugas manusia untuk mengabdi kepada Allah dengan tegas dinyatakan-Nya dalam al-Qur'an surat az-Zariyat : 56. dijadikan dalam bentuk yang baik. "Tidak Kujadikan jin dan manusia.

Artinya. . manusia dilengkapi Allah dengan perasaan dan kemauan atau kehendak • Secara individual manusia bertanggung jawab atas segala perbuatannya. • Disamping akal. Berakhlak adalah ciri utama manusia dibandingkan dengan makhluk lain. • Berakhlak.• Manusia diciptakan Tuhan untuk menjadi khalifahNya di bumi. manusia adalah makhluk yang diberi Allah kemampuan untuk membedakan yang baik dengan yang buruk.

Namun demikian. . memiliki keterkaitan dan ketergantungan terhadap alam dan lingkungannya. manusia justru semakin aktif mengambil langkah-langkah yang merusak. atau bahkan menghancurkan lingkungan hidup. pada akhirakhir ini.MANUSIA sebagaimana makhluk lainnya.

• Kerusakan alam yang ditimbulkan oleh manusia bersumber dari cara pandang manusia terhadap alam lingkungannya. Sebaliknya. Dalam pandangan manusia yang oportunis. • Menurutnya. manusia yang religius akan menyadari adanya keterkaitan antara dirinya dan alam lingkungan. alam adalah barang dagang yang menguntungkan dan manusia bebas untuk melakukan apa saja terhadap alam. alam dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin bagi kesenangan manusia. Manusia seperti ini akan memandang alam sebagai sahabatnya yang tidak bisa dieksploitasi secara sewenang-wenang .

apapun disiplin ilmunya.Hubungan manusia dan agama adalah agama sangat penting bagi manusia terutama bagi orang yg berilmu. sebabnya karena dg agama ilmunya akan lebih bermanfaat dan bermakna serta dg agama akan selalu mendorong manusia untuk mempergunakan akalnya dlm memahami sunnatullah .

al-Qur’an berbicara mengenai “daur ulang” lingkungan hidup yang sehat lewat angin. . al-A’raf [7]: 56 dan 85). proses penyerbukan bunga. gumpalan awan. arRum [30]: 48. al-Mu’minun [23]: 18 dan al-Hijr [15]: 22).Pandangan al-Qur’an terhadap alam dan hubungannya dengan manusia • Firman Allah dalam al-Qur’an lebih banyak ditujukan kepada manusia dan tingkah lakunya dan bukan ditujukan kepada Tuhan. • Al-Qur’an menegaskan bahwa Tuhan tidak menciptakan segala sesuatu tidak sia-sia (QS. tumbuh-tumbuhan. hewan. dan buah-buahan yang saling terkait dalam satu kesatuan ekosistem (lihat QS. Ali Imran [3]: 191) dan melarang manusia untuk berbuat kerusakan di bumi (QS. Dua penegasan ini mengandung makna keseimbangan dalam memelihara atau pelestarian lingkungan. • Sudah sejak 14 abad yang lalu. air. al-Baqarah [2]: 22.164.

• Perubahan iklim yang ekstrim mengakibatkan terganggunya hutan.Bagaimana Kondisi Alam Sekarang? • Meningkatnya gas rumah kaca yang berdampak pada meningkatnya pemanasan global (global warming) • Pemanasan global berakibat kepada meningkatnya suhu permukaan bumi yang mempengaruhi perubahan iklim yang sangat ekstrim di bumi. perikanan dan ekosistem lainnya. pertanian. .

dan akhirnya berdampak buruk pada negara kepulauan (tenggelam dan hilang) • Krisis air (pencemaran air)dan krisis air bersih • Banjir bandang • Kekeringan yang panjang • Kebakaran hutan • Polusi udara • Hujan asam • Longsor .• Pemanasan global juga mengakibatkan mencairnya gunung es di kutub yang dapat menimbulkan naiknya permukaan air laut.

manusia dipandang sebagai makhluk yang bebas. yang independen dari Tuhan dan alam. • Sejak masa Renaisans.Menagapa Terjadi Krisis Lingkungan? • Bermula dari penolakan (negation) terhadap hakikat ruh dan penyingkiran ma’nawiyah (spiritualitas) secara gradual dalam kehidupan manusia. • Sejak kapan dan dari mana asalnya? Asal muasalnya di Barat sejak Renaisans yang selanjutnya pada abad 19 menyebar ke berbagai belahan bumi. .

• Manusia menjadi tuan atas nasibnya sendiri (master of his destiny) yang mengakibatkannya terputus dari spiritualitasnya. .• Manusia membebaskan diri dari Tatanan Ilahiah (Divine Oerder) untuk selanjutnya membangun tatanan antropomorfis –tatanan yang semata-mata berpusat pada manusia. • Manusia modern mencoba hidup dengan roti semata (live by bread alone). bahkan berupaya “membunuh” Tuhan dan menyatakan kebebasan dari kehidupan akhirat.

. • Manusia menciptakan hubungan baru dengan alam melalui proses desakralisasi alam itu sendiri. • Dalam kerangka hubungan baru ini. alam dipandang tak lebih daripada sebagai objek dan sumber daya yang perlu dimanfaatkan dan dieksplorasi semaksimal mungkin. • Dengan eksternalisasi ini manusia kemudian “menaklukkan” dunia secara tanpa batas.Akibatnya Apa? • Kekuatan dan daya manusia mengalami eksternalisasi.

• Manusia memperlakukan alam dengan sesuka hati dan berdasarkan keuntungan mereka. . mereka menikmati dan mengeksploitasi kepuasan darinya tanpa ada rasa kewajiban dan tanggung jawab apa pun.

 KERUSAKAN DAN DEGRADASI LINGKUNGAN MENURUNKAN TINGKAT PRODUKTIVITAS SUMBER DAYA ALAM  KEBIJAKAN LINGKUNGAN HARUS DIRANCANG SEEFEKTIF DAN SEEFISIEN MUNGKIN.  PERANCANGAN KEBIJAKAN LINGKUNGAN MENJADI SEMAKIN KOMPLEKS KARENA JUGA MELIBATKAN PROSES POLITIK. .

NAMUN SETELAH MENCAPAI TITIK TERTENTU.PERTUMBUHAN DAN LINGKUNGAN  ENVIRONMENTAL KUZNETS CURVE  HIPOTESIS DALAM MELIHAT HUBUNGAN ANTARA BERBAGAI INDIKATOR DEGRADASI LINGKUNGAN DENGAN INCOME PERKAPITA SUATU DAERAH/ NEGARA  HIPOTESIS ENVIRONMENTAL KUZNETS CURVE (EKC): DEGRADASI LINGKUNGAN AKAN MENINGKAT PADA TAHAP-TAHAP AWAL PEMBANGUNAN EKONOMI. PERTUMBUHAN EKONOMI LEBIH LANJUT AKAN MAMPU MENGURANGI TINGKAT KERUSAKAN LINGKUNGAN .

1864)  AKTIVITAS MANUSIA. PENGUSAHA DAN DUNIA INTERNASIONAL . TERUTAMA DALAM INDUSTRIALISASI.PERKEMBANGAN PERHATIAN DUNIA TERHADAP MASALAH LINGKUNGAN GELOMBANG PERTAMA (SEBELUM 1950) SEBATAS KONSEP/PEMIKIRAN SIGNAL PERTAMA: MAN AND NATURE (GEORGE PERKIN MARSH. ADALAH PERUSAK KESEIMBANGAN ALAMIAH LINGKUNGAN KATA LINGKUNGAN SANGAT JARANG DIKEMUKAKAN BELUM ADA AKSI/DUKUNGAN DARI PEMERINTAH.

KHUSUSNYA POPULASI BURUNG KONFERENSI STOCKHOLM 1972 (UN CONFERENCE ON THE HUMAN ENVIRONMENT) UNITED NATIONS ENVIRONMENT PROGRAMME (UNEP) LAHIR . BELUM MENGGLOBAL PENGUSAHA ENGGAN MENJALANKAN ATURAN/UU LINGKUNGAN SPRING SILENT (RACHEL CARSON.GELOMBANG KEDUA (ERA 1960-1970AN) MUNCUL KESADARAN POTENSI KRISIS LINGKUNGAN GLOBAL PERDEBATAN MASALAH LINGKUNGAN BERSIFAT LOKAL/REGIONAL. 1962)MENGENAI EFEK PESTISIDA DDT TERHADAP LINGKUNGAN.

GELOMBANG KETIGA (ERA 1980-AN) DUKUNGAN THD MASALAH LINGKUNGAN DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI MAKIN MELUAS 1983 DIBENTUK THE WORLD COMISSION ON ENVIRONMENT AND DEVELOPMENT  THE BRUNTLAND REPORT “OUR COMMON FUTURE” (1987) KONSEP SUSTAINABLE DEVELOPMENT (PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN) MASALAH LINGKUNGAN MULAI MENJADI PERHATIAN NEGARA2 BERKEMBANG .

GELOMBANG KEEMPAT (1990AN – SEKARANG) KTT BUMI DI RIO DE JANEIRO 1992 MASALAH LINGKUNGAN MENJADI ISU GLOBAL DAN TANGGUNG JAWAB SELURUH BANGSA (CONTOH: GLOBAL WARMING) ISU LINGKUNGAN MENJADI FAKTOR PENEKAN DALAM TRANSAKSI EKONOMI DUNIA .

GLOBAL WARMING . NAMUN BISA MENJADI MASALAH REGIONAL BAHKAN GLOBAL   CONTOH MASALAH REGIONAL: MASALAH KABUT ASAP CONTOH MASALAH GLOBAL: EFEK RUMAH KACA.ISU-ISU LINGKUNGAN INTERNASIONAL PROBLEM2 LINGKUNGAN TIDAK HANYA SELALU MENJADI MASALAH UNTUK SUATU NEGARA.

KEKUATAN TEORI BERDASARKAN PERSPEKTIF ISLAM) BAB IV CONTOH KASUS BAB V KESIMPULAN MINGGU DEPAN DIKUMPULKAN DAN MULAI PRESENTASI .TUGAS KELOMPOK 1 KELOMPOK 3 ORANG TEMA MASING-MASING KEL BERDASARKAN SUB BAB PADA FILE: CONTENTIOUS GEOGRAPHIES STRUKTUR MAKALAH: • BAB I PENDAHULUAN • • • • BAB II TINJAUAN TEORI (DARI MATERI SUB BAB BUKU) BAB III PEMBAHASAN TEORI (KELEMAHAN.

KONSUMSI ATAU PERTUKARAN. YANG DILAKUKAH OLEH PIHAK LAIN EKSTERNALITAS DAPAT BERSIFAT MENGUNTUNGKAN (POSITIVE EXTERNALITIES) ATAU BERSIFAT MERUGIKAN (NEGATIVE EXSTERNALITIES) DENGAN ADANYA EKSTERNALITAS KITA TIDAK DAPAT MENCAPAI KONDISI-KONDISI OPTIMAL .EKSTERNALITAS ADALAH PENGARUH/DAMPAK/EFEK SAMPING YANG DITERIMA OLEH BEBERAPA PIHAK SEBAGAI AKIBAT DARI KEGIATAN EKONOMI. BAIK PRODUKSI.

JENIS-JENIS EKSTERNALITAS  EFEK ATAU DAMPAK SATU PRODUSEN TERHADAP PRODUSEN LAIN (EFFECTS OF PRODUCERS ON OTHER PRODUCERS).  EFEK ATAU DAMPAK SAMPING KEGIATAN PRODUSEN TERHADAP KONSUMEN (EFFECTS OF PRODUCERS ON CONSUMERS)  EFEK ATAU DAMPAK DARI SUATU KONSUMEN TERHADAP KONSUMEN LAIN (EFFECTS OF CONSUMERS ON CONSUMERS)  EFEK AKAN DAMPAK DARI SUATU KONSUMEN TERHADAP PRODUSEN (EFFECTS OF CONSUMERS ON PRODUCERS) .

.JENIS (1): PRODUSEN PRODUSEN LAIN AKTIVITAS YANG MENGAKIBATKAN TERJADINYA PERUBAHAN ATAU PENGGESERAN FUNGSI PRODUKSI DARI PRODUSEN LAIN CONTOH: DAMPAK ATAU EFEK DALAM BENTUK BIAYA PEMURNIAN ATAU PEMBERSIHAN AIR YANG DIPAKAI (EATER INTAKE CLEAN-UP COST) OLEH PRODUSEN HILIR (DOWNSTREAM PRODUCERS) YANG TERKENA PENCEMARAN AIR (WATER POLUTION) AKIBAT DARI PRODUSEN HULU (UPSTREAM PRODUCERS).

MENURUNNYA DAYA TARIK ALAM (AMENITY) KARENA PERTAMBANGAN 3. POLUSI SUARA (NOISE) 2.JENIS (2): PRODUSEN KONSUMEN AKTIVITAS YANG MERUBAH/ MENGGESER FUNGSI UTILITAS/ PEMANFAATANNYA OLEH RUMAH TANGGA (KONSUMEN) CONTOH POLUSI. BAHAYA RADIASI . 1.

BISING SUARA RADIO ATAU TELEVISI TETANGGA 3. PEMBAKARAN SAMPAH OLEH TETANGGA 2. . CONTOH: 1. ASAP ROKOK BAGI ORANG LAIN.JENIS (3): KONSUMEN KONSUMEN LAIN AKTIVITAS SESEORANG ATAU KELOMPOK TERTENTU MEMPENGARUHI/ MENGGANGGU FUNGSI UTILITAS KONSUMEN YANG LAIN.

JENIS (4): KONSUMEN PRODUSEN AKTIVITAS KONSUMEN MENGGANGGU FUNGSI PRODUKSI SUATU PRODUSEN ATAU KELOMPOK PRODUSEN TERTENTU. CONTOH: LIMBAH RUMAHTANGGA YANG DIBUANG KE SUNGAI SEHINGGA MENGGANGGU USAHA TERTENTU YANG MEMANFAATKAN AIR TERSEBUT. MISALNYA USAHA PERIKANAN (NELAYAN). PERUSAHAAN AIR BERSIH .

PENYEBAB EKSTERNALITAS MASALAH EKSTERNALITAS PADA UMUMNYA DISEBABKAN OLEH: 1. MASALAH HAK PEMILIKAN (PROPERTY RIGHTS) KEBERADAAN BARANG PUBLIK (PUBLIC GOODS) KEBERADAAN SD BERSAMA (COMMON RESOURCE) KETIDAKSEMPURNAAN PASAR (IMPERFECT MARKET)/KEGAGALAN PASAR (MARKET FAILURE) KEGAGALAN PEMERINTAH (STATE FAILURE) . 5. 4. 3. 2.

SUATU GUGUS KARAKTERISTIK YANG MEMBERIKAN KEKUASAN KEPADA PEMILIK HAK (HARTWICK DAN OLEWILER. .PROPERTY RIGHTS PROPERTY RIGHTS (PR) SANGAT MENENTUKAN ALOKASI SUMBERDAYA YANG EFISIEN KRN BGMN PRODUSEN DAN KONSUMEN MENGGUNAKAN SDA TERGANTUNG PADA HAK PEMILIKAN/PENGELOLAAN YANG MENGATUR SDA TSB PR MENJADI PROBLEMATIK KARENA SDA SERING DIKATEGORIKAN SEBAGAI FREE OF GIFT PR DAPAT DIDEFINISIKAN SEBAGAI: KLAIM YANG SAH (SECURE CLAIM) TERHADAP SUMBERDAYA ATAUPUN JASA YANG DIHASILKAN DARI SUMBERDAYA TERSEBUT. 1998).

2. CIRI-CIRI PUBLIC GOODS : 1.PUBLIC GOODS BARANG PUBLIK / PUBLIC GOODS (PG)  BARANG YANG APABILA DIKONSUMSI OLEH INDIVIDU TERTENTU TIDAK AKAN MENGURANGI KONSUMSI ORANG LAIN AKAN BARANG TERSEBUT. PURE PUBLIC GOODS  BARANG YANG HARUS DISEDIAKAN DALAM JUMLAH DAN KUALITAS YANG SAMA THD SELURUH ANGGOTA MASYARAKAT. NON-RIVALRY (TIDAK ADA KETERSAINGAN) DAN NONDIVISIBLE (TIDAK HABIS). NON-EXCLUDABLE (TIDAK ADA LARANGAN). .

PG TIDAK DIPERJUALBELIKAN SEHINGGA TIDAK MEMILIKI HARGA. PG SERING DINILAI LEBIH RENDAH DR YG SEHARUSNYA (UNDERVALUED) OLEH MASYARAKAT . AKIBATNYA PG DIMANFAATKAN BERLEBIHAN DAN TIDAK MEMPUNYAI INSENTIF UNTUK MELESTARIKANNYA.KARENA CIRI-CIRI TADI.

COMMON RESOURCES DAPAT DIARTIKAN AKSES TERBUKA TERHADAP SUMBERDAYA TERTENTU. TIDAK MEMENUHI PRINSIP-PRINSIP PROPERTY RIGHT  INEFISIENSI ALOKASI. PIHAK2 YANG MEMANFAATKAN TIDAK MEMILIKI KENDALI DAN TANGGUNG JAWAB YANG JELAS THD KUALITAS/PROSPEK SDA  TDK ADA KENDALI UTK MEMBUAT KEPUTUSAN INVESTASI DAN EFISIENSI ALOKASI  EKPLOITASI BERLEBIHAN . MASALAH DITITIKBERATKAN PADA ALOKASI DAN PENGGUNAAN SDA SERTA EFEK YG DITIMBULKANNYA.

PADANG DIMANFAATKAN BERLEBIHAN (OVERGRAZED) .CONTOH KLASIK MASALAH : “THE TRAGEDY OF THE COMMONS” (TRAGEDI MASSAL) YANG DIILUSTRASIKAN OLEH HARDIN (1968): SEBUAH GRUP PETERNAK MENGGUNAKAN SUATU PADANG PENGGEMBALAAN UMUM UNTUK TERNAKNYA. TIAP PETERNAK AKAN MENGABAIKAN DAMPAK PENGGEMBALAAN TERNAKNYA THD KETERSEDIAAN RUMPUT BAGI PETERNAK LAIN.

DENGAN KATA LAIN. TIDAK DITRANSAKSIKAN DALAM MEKANISME PASAR ATAU MEKANISME PASAR BEKERJA TIDAK SEMPURNA (INCOMPLETE). LEDYARD (1987) “ KEGAGALAN PASAR DAPAT DIPAHAMI DENGAN PENDEKATAN KONSEP KEBERHASILAN PASAR” .MARKET FAILURE SUMBERDAYA ALAM (SDA). DALAM BEBERAPA HAL. KEGAGALAN PASAR  CERMINAN SIFAT SDA YANG DALAM BEBERAPA HAL MENJADI BARANG PUBLIK.

4. HARGA PASAR DIKETAHUI OLEH KONSUMEN DAN PRODUSEN. TIDAK ADA BIAYA TRANSAKSI. WELL-DEFINED PROPERTY RIGHTS SEHINGGA PEMBELI & 2. PENJUAL DAPAT SECARA BEBAS MELAKUKAN TRANSAKSI. 3. ENFORCEABILITY) KONSUMEN DAN PRODUSEN BERLAKU SECARA KOMPETITIF DENGAN MEMAKSIMUMKAN KEUNTUNGAN ATAU MEMINIMUMKAN BIAYA. TRANSFERABILITY.ADA BEBERAPA PERSYARATAN DI MANA PASAR AKAN BERHASIL: 1. WELLDEFINED PROPERTY RIGHTS AKAN TERKUKUHKAN DENGAN BAIK JIKA KARAKTERISTIK HAK KEPEMILIKAN TERPENUHI (UNIVERSALITY. . EXCLUDABILITY.

SOGOKAN (BRIBE) PADA OKNUM2 PEMERINTAH RENT SEEKING BERAKIBAT DAMPAK LINGKUNGAN YANG SEHARUSNYA DISELIDIKI/DIATASI DENGAN REVENUE PEMERINTAH DARI DENDA/PAJAK DLL TIDAK DILAKSANAKAN DG SEMESTINYA SHG MASALAHNYA MAKIN LAMA MAKIN BERTAMBAH SERIUS .STATE FAILURE KEGAGALAN PEMERINTAH BANYAK DIAKIBATKAN TARIKAN KEPENTINGAN PEMERINTAH SENDIRI ATAU KELOMPOK TERTENTU (INTEREST GROUPS) YG TDK MENDORONG EFISIENSI DAN TDK BERWAWASAN LINGKUNGAN. KELOMPOK INI MEMANFAATKAN PEMERINTAH UTK MENCARI KEUNTUNGAN (RENT SEEKING) MELALUI PROSES POLITIK MELALUI KEBIJAKAN DSB. AKSI RENT SEEKING BISA DALAM BENTUK: LOBBY INTEREST GROUPS UTK MEMBERLAKUKAN ATURAN YANG MELINDUNGI/MENGUNTUNGKAN MEREKA.

SEKIAN DAN TERIMA KASIH .