Pria Yaman saban hari kumpulkan Alquran dari tempat sampah

Pandasurya Wijaya 20 Mei 2013

Lembaran Alquran dikumpulkan pria Yaman. ©Yemen TImes Merdeka.com - Qanaf Badi, pria asal Yaman, bisa disebut sedang menjalankan misi menyelamatkan Alquran. Dia mengaku setiap hari mengumpulkan kitab suci Alquran di tong sampah rumah-rumah di Ibu Kota Sanaa. Sejak lima tahun lalu hingga kini dia telah mengumpulkan lebih dari tiga ribu lembar Alquran dan segala benda yang mengandung tulisan Allah dalam bahasa Arab, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Senin (20/5). "Saya sudah melakukan ini sejak 2008. Saya keluar selepas salat subuh atau kapan saja untuk mencari Alquran. Saya merasa sangat senang jika menemukan kertas potongan Alquran itu dan saya membawanya ke rumah," kata dia. Saking banyaknya yang disimpan Badi, keluarganya merasa kerepotan menampung ribuan lembar Alquran itu. "Ibu saya suka marah berteriak-teriak dan meminta ayah saya mencarikan tempat untuk lembaran-lembaran Alquran itu. Dia meminta ayah tidak menaruh koleksinya di dalam kamar," kata putri Badi, Samah Qanaf. Badi menyatakan dia tidak akan selamanya menyimpan lembaran Alquran itu di rumahnya. Dia berharap bisa merapikan lembaran-lembaran itu dan

menyumbangkannya ke sekolah-sekolah atau masjid. Seorang ulama bernama Jabry Ibrahim menyatakan lembaran Alquran seharusnya tidak boleh dibuang sembarangan. "Menelantarkan Alquran adalah perbuatan buruk, termasuk membuangnya ke tempat sampah atau ke jalanan. Itu tidak boleh," kata dia.