Zakat Penghasilan

Zakat Penghasilan Zakat penghasilan gaji bulanan /zakat profesi adalah zakat yang dikenakan pada setiap pekerjaan

atau keahlian profesional tertentu, baik yang dilakukan sendirian maupun bersama dengan orang/lembaga lain, yang mendatangkan penghasilan (uang) halal yang memenuhi nisab (batas minimum untuk wajib zakat). Adapun orang orang yang mensyariatkan zakat profesi memiliki alasan sebagai berikut: Berbeda dengan sumber pendapatan dari pertanian, peternakan dan perdagangan, sumber pendapatan dari profesi tidak banyak dikenal di masa generasi terdahulu. Oleh karena itu pembahasan mengenai tipe zakat profesi tidak dapat dijumpai dengan tingkat kedetilan yang setara dengan tipe zakat yang lain. Namun bukan berarti pendapatan dari hasil profesi terbebas dari zakat, karena zakat secara hakikatnya adalah pungutan terhadap kekayaan golongan yang memiliki kelebihan harta untuk diberikan kepada golongan yang membutuhkan. Referensi dari Al Qur'an mengenai hal ini dapat ditemui pada surat Al Baqarah ayat 267: "Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji"
 

Beberapa keutamaan bagi orang yang berzakat, diantaranya: (1) Zakat membersihkan harta, ”Allah telah menjadikan zakat itu sebagai pembersih bagi harta”, (HR. Bukhari), (2) orang yang berzakat akan dibersihkan oleh Allah dari segala kotoran lahir batin. QS.[9]:103, (3) Allah memberi pahala yang besar, QS.[4]:162, (4) termasuk salah satu dari 7 golongan yang mendapat perlindungan Allah di hari qiamat, (HR. Bukhari), (5) Orang berzakat akan merasakan cita rasa iman, (HR. Abu Daud), (6) menghilangkan keburukan dan kejahatan dari diri manusia, (HR.Ath-Thabari), (7) jaminan Allah harta tidak berkurang karena zakat,QS.[2]:276, (8) penegakan zakat adalah salah satu dari penegakan syariat Islam, (9) salah satu bukti pengendalian manusia atas harta, bukan sebaliknya, QS.[63]:9, (10) zakat merupakan salah satu isi baiat Jabir bin Abdullah ketika di baiat oleh Rasulullah SAW, (HR. Bukhari & Muslim ).

8 kg gabah setara dengan 520 kg beras. (haul:lama pengendapan harta) Nisab Nisab zakat pendapatan/profesi mengambil rujukan kepada nisab zakat tanaman dan buahbuahan sebesar 5 wasaq atau 652.080. maka zakatnya setengah dinar (2.000.Waktu Pengeluaran Berikut adalah beberapa perbedaan pendapat ulama mengenai waktu pengeluaran dari zakat profesi: 1.000.isnet. Oleh karena itu kadar zakat profesi yang diqiyaskan dengan zakat emas dan perak. Secara langsung. baik dibayarkan bulanan atau tahunan. Dari sisi ini.org/islam/Qardhawi/Zakat/Prxcmzxcvnzxnc. Pendapat Abu Hanifah. maka pendapatan yang dibandingkan dengan nisab tersebut adalah pendapatan selama setahun [http://media. Mereka mengqiyaskan dengan Zakat Pertanian yang dibayar pada setiap waktu panen.000 . Ibnu Mas'ud. zakat dihitung dari 2. Metode ini lebih tepat dan adil bagi mereka yang diluaskan rezekinya oleh Allah. kemudian pada masa setahun tersebut harta dijumlahkan dan kalau sudah sampai nisabnya maka wajib mengeluarkan zakat.000/kg maka nisab zakat profesi adalah 520 dikalikan 4000 menjadi sebesar Rp 2. seperti Muh Abu Zahrah dan Abdul Wahab Khalaf mensyaratkah haul tetapi terhitung dari awal dan akhir harta itu diperoleh. ia berbeda dengan tanaman.zxnvnzxv.zxnv. dan lebih dekat dengan emas dan perak. dan sudah mencapai satu tahun. Umar bin Abdul Aziz dan ulama modern seperti Yusuf Qardhawi tidak mensyaratkan haul.mz Kadar Zakat Penghasilan profesi dari segi wujudnya berupa uang. tetapi zakat dikeluarkan langsung ketika mendapatkan harta tersebut. Namun mesti diperhatikan bahwa karena rujukannya pada zakat hasil pertanian yang dengan frekuensi panen sekali dalam setahun. Hal ini berarti bila harga beras adalah Rp 4. Pendapat Ibnu Abbas.5% dari penghasilan kotor seara langsung. Ahmad. 3. Perhitungan Zakat Menurut Yusuf Qardhawi perhitungan zakat profesi dibedakan menurut dua cara: 1.5%)” (HR. Hadits yang menyatakan kadar zakat emas dan perak adalah: “Bila engkau memiliki 20 dinar emas. yaitu 2. Contoh: Seseorang dengan penghasilan Rp 3. Malik dan ulama modern.5% dari seluruh penghasilan kotor. Pendapat As-Syafi'i dan Ahmad mensyaratkan haul (sudah cukup setahun) terhitung dari kekayaan itu didapat 2. Abu Dawud dan Al-Baihaqi).

  .000 tiap bulannya. Jika komisi.000. 3.000. Setelah dipotong dengan kebutuhan pokok. terdiri dari 2 bentuk : pertama.5% X 3. maka wajib membayar zakat sebesar: 2. kedua. maka zakat yang dikeluarkan sebesar 10% (sama dengan zakat tanaman). 2. jika sumber hibah tidak di duga-duga sebelumnya.per tahun. Jika berupa hibah. jika komisi dari hasil prosentasi keuntungan perusahaan kepada pegawai.000.000-1. terdiri dari dua kriteria. Metode ini lebih adil diterapkan oleh mereka yang penghasilannya pas-pasan.. jika komisi dari hasil profesi seperti makelar. Zakat hadiah/bonus/komisi erat kaitannya dengan zakat profesi: 1.000 per tahun.5% dari gaji setelah dipotong dengan kebutuhan pokok.5% X (1.5%.tiap bulannya. Aturan pembayaran zakat mengikuti zakat profesi. hibah tersebut digabung kan dengan kekayaan yang ada dan zakat yang dikeluarkan sebesar 2. pertama. maka wajib membayar zakat sebesar : 2. maka zakat yang dikeluarkan sebesar 20%.dengan pengeluaran untuk kebutuhan pokok Rp 1. Jika hadiah tersebut terkait dengan gaji maka ketentuannya sama dengan zakat profesi/pendapatan. Contoh: Seseorang dengan penghasilan Rp 1.000)=Rp 12. kedua. jika sumber hibah sudah diduga dan diharap.000. 2.000 per bulan atau Rp 900.000=Rp 75.500.500.500 per bulan atau Rp 150. zakat dihitung 2. Dikeluarkan pada saat menerima dengan kadar zakat 2.000. dll maka digolongkan dengan zakat profesi.5%.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful