You are on page 1of 18

DKBM

(DAFTAR KANDUNGAN BAHAN MAKANAN)

DKBM
Pengertian: Daftar yg memuat angka-angka kandungan zat gizi berbagai jenis makanan baik mentah maupun masak (olahan) yang banyak dijumpai di Indonesia

DKBM MEMUAT
Energi dan 10 jenis zat gizi: - Protein - Vit A - Lemak - Vit C - KH - Vit B1 - Kalsium - Kandungan air - Fosfor - BDD - Besi

DKBM DIKELOMPOKAN ATAS 10 GOLONGAN


1. Serealia, Umbi dan Hasil Olahannya 2. Kacang-kacangan, Biji-bijian dan hasil Olahannya 3. Daging dan hasil Olahannya 4. Telur dan hasil olahannya 5. Ikan, Kerang, Udang dan hasil olahannya 6. Sayuran dan hasil olahannya 7. Buah-buahan 8. Susu dan Hasil olahannya 9. Lemak dan Minyak 10. Serba - serbi

Hal yg harus dipahami dlm menggunakan DKBM


Bahwa komposisi zat gizi yang tercantum dlm DKBM dalam satuan 100 gram bahan makanan yang dapat dimakan (Edible Portion) Artinya: Bagian-bagian yang biasa melekat pd bahan pangan spt kulit, akar, biji, tulang, cakang, dll yg tidak lazim utk dikonsumsi tidak dianalisa

JENIS BAHAN MAKANAN DLM DKBM


Ada 532 jenis dengan keragaman bahan makanan dari berbagai daerah di Indonesia Di Amerika dan Inggris: - Food Composition Table Di Indonesia DKBM disusun pertama kali oleh Lembaga Makanan Rakyat (DepKes RI, 1960) Disempurnakan pd th 1964 & 1967 (Suharjo, Hardinsyah dan H.Riyadi) Dan setiap 3 5 tahun dikembangkan jenis BM

BDD (Berat yg dapat Dimakan)


Tercantum pd kolom terakhir tercantum persentase dari bahan makanan yg dpt dimakan Tujuannya: utk memudahkan dlm perhitungan zat gizi bahan makanan baik dlm penilaian konsumsi pangan maupun perencanaan konsumsi pangan Contoh: pd tabel 9 gol VII nomor 38 tercantum BDD nenas 53% artinya dari 100 gram nenas yg belum dikupas hanya 53 gram yg dapat dimakan (dlm penilaian konsumsi pangan hrs diketahui berat bahan pangan yg akan dinilai apa sdh dlm bentuk BDD atau berat kotor)

Fungsi DKBM
Utk penilaian dan perencanaan konsumsi pangan (perorangan, keluarga dan massal) Utk menganalisa kandungan zat gizi bahan pangan Utk perencanaan ketersediaan pangan baik pd tingkat daerah maupun nasional

Cara Menghitung Jumlah Zat Gizi Bahan Pangan


KGij = (Bij/100) x Gij x (BDDj/100) Ket; KGij = kandungan zat gizi bm j Bij = Berat bahan makanan j (gr) Gij = Kandungan zat gizi bahan makanan j dlm 100 gr BDD bahan makanan BDDj= Persen bahan makanan j yg dpt dimakan (% BDD)

Contoh: Brp kandungan energi dan vit C dari sebuah pisang ambon ukuran besar yang beratnya 300 gram: KG energi pisang ambon = (300/100) x 99 x (75/100) = 223 kalori (tabel 9 gol vii nomor 41 kolom 2) KG vit C = (300/100) x 3,0 x (75/100) = 6,8 gr (tabel 9 gol vii nomor 41 kolom 10)

Daftar Kandungan Zat Gizi Makanan Jajanan (DKGJ)


Adalah daftar yang memuat angkaangka yg memuat kandungan zat gizi dari berbagai jenis makanan jajanan Makanan jajanan adalah: makanan yang siap disantap yg digunakan sbg selingan atau pelengkap menu utama

Cara menghitung kandungan zat gizi makanan jajanan


KGij = (Bj/Bjd) x Gij KGij = Kandungan gizi makanan jajanan j dg berat Bj (gram) Bj = Berat makanan jajanan j (gram) Bjd = Berat makanan jajanan j yg tercantum dlm DKGJ (gram) Gij = Kandungan gizi makanan jajanan dg berat Bjd (gram)

Contoh : brp jumlah nilai protein dan lemak dari 6 buah kelepon dg berat keseluruhan 75 gr (12,5 gr per buah)
KG protein kelepon KG lemak kelepon = (75/50) x 0.6 gr = 0,9 gr = (75/50) x 2,7 gr = 4,1 gram

Daftar Konversi berat Mentah Masak


Adalah angka-angka perbandingan berat bahan dlm bentuk yg sudah diolah atau dimasak Daftar ini digunakan bila data bahan makanan yg akan dihitung zat gizinya dlm bentuk masak dan di dlm DKBM hanya tersedia dlm bentuk mentah

Cara Menaksir Berat Mentah Masak


Fj = (BMj) / (BOj) BMj = (Fj) x (BOj) BOj = (BMj)/(Fj) Keterangan: Fj = Faktor konversi berat mentah masak BMj = Berat bahan makanan dlm bentuk mentah BOj = Berat bahan makanan dlm bentuk masak

Contoh: berapa kandunga protein dari 150 gram daging haas sapi yg dimasak dg cara direbus. Berat daging = (1,8 x 150 ) = 270 gram KG protein daging = (1,8 x 150/100) x 18,8 x (100/100) = 50,8 gram

Daftar Konversi Penyerapan Minyak


Adalah angka-angka yg menunjukkan persentase minyak yg terserap dlm bahan pangan mentah jika pangan tsb diolah dgn cara menggunakan minyak goreng Mj = (BKj) / (BMj) x 100 BKj = (Mj) x (Bmj)/100 Keterangan: BKj = berat minyak yg diserap Mj = Faktor konversi penyerapan minyak Bmj = berat bahan pangan dlm bentuk mentah BDD (gram)

Contoh menghitung konversi penyerapan minyak


Berapa minyak yg diserap dari kentang yg akan digoreng 150 gram (BDD) dan berapa energi dari kentang goreng tersebut Minyak yg diserap = (19,9) x 150/100 = 29,85 gram Kandungan energi kentang = kandungan energi kentang + kandungan energi minyak = (150/100 x 83 x 100/100) + (29,85/100 x 870 x 100/100) = 124,5 + 259,7 = 384 kalori