P. 1
Recommending a Strategy-BTM Project

Recommending a Strategy-BTM Project

|Views: 335|Likes:
Published by setia wirawan

More info:

Published by: setia wirawan on Oct 21, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/02/2010

pdf

text

original

Proyeksi Bukit Teluk Mas Project – Loa Buah MANAJEMEN STOCKFILE, COAL MINING & TRADING

Ideas for Today and Tomorrow By Setia Wirawan

Vision Statement
n

n

n

Usaha penambangan batubara merupakan satu dari sepuluh jenis usaha yang mampu memberikan return investasi yang cepat Batubara merupakan sumber energi yang akan terus dikonsumsi produsen penghasil bahan kebutuhan manusia Karenanya meskipun usaha penambangan batubara sedang lesu akibat demand yang kurang namun bisnis batubara tetap masih sangat prosfektif dan profiteble untuk terus dikembangan

n

Goal and Objective
n

n

n

n

Membangun usaha penambangan batubara yang stabil dan memberikan ‘kepuasan’ pada mitra bisnis Usaha penambangan batubara akan dimulai dari pengelolaan manajemen stockfile BTN Project Menjadi leader trading batubara di Samarinda dengan produks unggulan Loa Buah Coal Melakukan patten ‘Loa Buah Coal’ untuk bisa masuk di indeks coal Indonesia

Today’s Situation
n n n

n n

Banyak perusahaan batubara yang sedang menghadapi masalah ‘penjualan’ Harga batubara terus merosot Usaha penambangan batubara di Samarinda secara general dilakukan masih dengan cara tradisional. Ini bisa dilihat dari aplikasi manajemen perusahaan, aplikasi penambangan batubara, aplikasi trading dan aplikasi sumber daya manusia, aplikasi capital, aplikasi badgeting, aplikasi manajemen stockfile, aplikasi blending Trends kerjasama usaha penambangan batubara kembali ke konsep take over. Penjualan batubara lesu tetapi trend take over KP yang ditawarkan investor cukup tinggi.

n

How Did We Get Here?
n

n

n

n

Kondisi batubara di Kaltim bisa dibilang sedang mengalami paradoksal. Disatu sisi, harga terus merosot yang mengakibatkan usaha penambangan batubara ‘sekarat’. Disisi lain, banyaknya investor dalam dan luar negeri yang berkeinginan melakukan take over justru semakin meningkat. Ini tentu menimbulkan pertanyaan besar? Apakah kondisi aktual yang sedang terjadi merupakan dampak dari krisis global atau memang diciptakan oleh pengusaha dengan capital besar yang muaranya adalah mendapatkan konsesi dengan biaya murah. Terlepas dari masalah diatas, sebagai pengusaha tentunya hal yang paling penting adalah bagaimana melanjutkan usaha penambangan batubara agar tetap eksis. Kuncinya adalah meningkatkan kemampuan pengelolaan manajemen yang berbasic pada ‘kemampuan sistim menajemen beradaptasi dengan kondisi actual yang terjadi (actual condition adapted). Berpijak dari Actual Condition Adapted, maka harga boleh turun, BBM boleh naik, dan kondisi-kondisi lain yang mempengaruhi usaha penambangan batubara berubah tetapi perusahaan harus tetap eksis dengan profit margin

Available Options
n

n

n

Membuat opsi-opsi strategi bisnis yang mampu menjawab kondisi actual yang terjadi Membuat dengan detail keuntungan dan kerugian dari masing-masing opsi strategi bisnis yang akan dijadikan acuan untuk di implementasikan. Membuat rincian biaya dari masingmasing strategi bisnis yang akan diterapkan.

Harus diperhatikan
n

Untuk memutuskan model atau lingkup pekerjaan yang akan dilakukan dalam usaha penambangan yang terpenting adalah indentifikasi pekerjaan, memahami pekerjaan yang akan dilakukan dan melakukan study analisa untuk mengalihkan potensial lost ke pihak lain. Untuk itu, dibawah ini diuraikan beberapa pekerjaanpekerjaan berikut proyeksi biaya dalam bentuk prosentase bukan angka-angka pasti.

Dilakukan Owner/Pemilik Konsesi
n n n n n n n n n n n n n

Pra Produksi Explorasi Study Kelayakan Pembebasan lahan Market Riset (Penelitian pasar) Coal Preparation (Pengolahan batubara) Manajemen stocfile Coal Blending Coal Crushing Rehabilitation (rahabilitasi) Lingkungan Hidup

n n

Dilakukan Kontraktor
Waste Removal (pemindahan/Pembuangan) Land Clearing (pembersihan tanah) n Top Soil Removal (Pemindahan Top Soil) n Drill and Blast (penggalian dan peledakan) n Overburden Excavation n Overburden Disposal Coal Recovery n Coal Clearing (pembersihan batubara) n Coal Excavation (Pemuatan batubara/Coal Getting) n Coal Hauling (pengangkutan batubara) Pit Services n Pumping (pompa) n Road Contruction (kontruksi jalan) n Lighting (lampu penerangan) n Infrastucture Rehabilitation n Reshaping n Top Soil Spreading Coal Delivery n Coal hauling (pengangkutan batubara) n Barge/Ship Loading n Coal Hauling

n

n n

Biaya/Cost Pemilik Tambang

Depresiasi dan Bunga Bank n (Depresiation and Amortization) n Mine Overheads % n Contraktor % n - Mining 60 % n - Coal hauling n - Barging n Coal Procesing % n Cost Sharing/Tax/Royalty %

3% 6 73

3 15

Biaya Contraktor
n

Rata-rata Man Power Depreciation (penurunan) Fuel and Oil Consumables Tryee 2% Drill and eksploitasi 4% Spare path 29 % Overheads 8% 13 % 30 % 35 %

n n n n n n n n n

14%

n

Dilakukan di Stocfile
Manajemen stocfile n Coal Blending n Coal Crushing n Coal Loading n Initial Draff n Quality Kontrol
n n n
n

Penekan Cost Produksi
n n n n n

BBM Pajak Masalah Lahan

BBM
n

n

BBM merupakan komponen terbesar menyerap biaya tambang yakni sekitar 30 Persen. Fluktuatif harga langsung berdampak signifikan pada cost produksi. Disisi lain, BBM cukup rentan terhadap penyusutan baik disengaja (pencurian) maupun karena alam (terpapar matahari). Oleh sebab itu, efisiensi disektor BBM menjadi salah satu kunci untuk menuju penambangan yang profitable

Pajak
n

n

n

Pajak disektor tambang, baik selaku owner maupun kontraktor nilainya cukup besar. Secara general pajak mencapai 15 Persen dari total cost produksi. Jumlah tersebut semakin besar apabila digabungkan dengan kewajiban royalty fee ke pemerintah pusat (owner). 7 persen untuk call tinggi dan 5 persen untuk low call. Oleh sebab itu, melakukan pembayaran pajak tepat waktu merupakan salah satu cara untuk menghindari terjadinya pembengkakan biaya/cost produksi. Diberlakukannya pajak progresif dimana denda pajak bisa lebih besar daripada pokok pajak maka potensial lost dari sektor ini sangat besar.

Masalah Lahan
n

n

Bila dikomparasikan dengan keseluruhan cost produksi maka sektor ‘lahan’ bisa jadi merupakan salah satu item cost produksi yang cukup rendah/kecil. Namun bila dilihat dari resiko atau pengaruh ke kegiatan operasional tambang maka ‘lahan’ menempati posisi terdepan sebagai potensial lost terbesar yang tidak saja bisa membengkakan cost produksi, lebih dari itu bisa mengakibatkan perusahaan gulung tikar.

n

Kenapa lahan?
n n n n n n n n n n n n n n n

Sistim ladang berpindah Kepemilikan tidak jelas Biasanya tidak didukung dokumen yang memadai Bukti-bukti tanam tumbuh minim Minimnya data riwayat kepemilikan lahan dari pemerintah setempat Maraknya grand sultan Maraknya lembaga-lembaga adat Maraknya organisasi-organisasi kemayarakatan yang berbasic kesukuan Kepastian hukum yang lemah Undang-Undang Pokok Agraria secara factual tidak bisa dijadikan patokan dalam pembebasan lahan Supremasi hukum masih lemah Investor selalu dirugikan bila terjadi sengketa lahan Tidak ada standar harga yang jelas Mudahnya prosedur membuat kelompok tani Mudahnya, institusi pemerintah menerbitkan

Implikasi Kondisi Actual
n

n

Masalah lahan tambang batubara di Kaltim merupakan sumber utama konflik dengan masyarakat Banyak investor yang tersandung ‘lahan’ dan tidak bisa melakukan produksi dengan optimal.

 

n

Strategi Pembebasan Lahan Berbasic Efisiensi Cost Produksi
n n n n n n n

Strategi Overview Pembesan Lahan Strategi Legalitas Strategi Harga Strategi Institusional Strategi Keterlibatan Masyarakat Di sekitar Tambang Strategi Dokumentasi Strategi Penyelesaian konflik sengketa lahan

Efisiensi bisa dicapai, bila?
n n n n

Potensial lost terindentifikasi Membangun sistim kerja yang jelas, terarah dan terukur SOP Goal dan target yang dipahami semua pihak

Selling a Product or Service

Bukit Teluk Mas Project – Loa Buah

MANAJEMEN STOCKFILE, COAL MINING & TRADING

Objective
n n

n

n

Stocfile dan pelabuhan dengan kapasitas 320 Feet yang dimiliki oleh CV Bukit Teluk Mas Loa Buah sangat strategis dan harus dioptimalkan sebagai salah satu sumber pemasukan yang signifikan bagi perusahaan. Manajemen Stocfile yang bermuara pada efisensi kinerja dan efisiensi biaya berdampak langsung pada optimalisasi pendapatan perusahaan. Potensi konsesi sebesar apa pun tidak akan berarti apabila tidak dikelola dengan baik, benar dan berorentasi pada eksploitasi sumber daya semaksimal mungkin dengan muara pada aplikasi penambangan yang berwawasan lingkungan yang diterapkan sejak awal penambangan. Penambangan batubara yang tidak berwawasan lingkungan akan menyisakan persoalan besar pasca tambang. Kalau itu terjadi maka kerugian terbesar ada pada pemilik konsesi sebagai pemegang kuasa penambangan. Dari sisi penambangan terdapat 2 perbedaan kepentingan mendasar antara owner KP dan kontraktor tambang/mitra kerja. Owner tentu berorentasi pada maksmalitas SDA yang tertambang, sementara kontraktor/mitra kerja berorentasi pada optimalisasi profit. Akibatnya bila pengawasan lemah dari owner maka kontraktor/mitra kerja akan melakukan penambangan pada sisi yang mudah saja (SR rendah), sementara yang sulit ditinggalkan. Hal yang sama terjadi

Menjual Produk atau menjual Jasa
n

n

n

n

Potensi ekonomis yang dimiliki oleh Bukit Teluk Mas bisa dibedakan ke dalam 2 sisi bisnis. yakni Menjual jasa pelayanan pelabuhan dan stocfile dan melakukan trading batubara yang dihasilkan oleh beberapa konsesi disekitar stocfile dan pelabuhan Bukit Teluk Mas. Pilihan harus diakukan, mengingat akan berdampak langsung pada pembentukan strategi bisnis dan sisi pembiayaan atau permodalannya. Apabila perangkat legalitas, SDM dan Capiltal memadai bisa saja kedua hal tersebut dilakukan secara bersamaan. Mengukur kemampuan jauh lebih penting ketimbang mengedepankan ambisi-ambisi bisnis yang mengacu pada angka-angka keuntungan semata.

n

Pilihan jalan tengah
n n

n

Yang paling realistis adalah memakai konsep jalan tengah. Dimana menggunakan pola skala prioritas yang berbasic pada incame dengan penggunaan modal yang tidak besar. Dengan demikian, pada tahap awal konsentrasi pekerjaan terletak pada kemampuan melakukan optimalisasi jasa pelabuhan dan stocfile CV Bukit Teluk Mas. Bagaimana meningkatkan pelayanan pada pengguna jasa dan bagaimana melakukan peningkatan produksi penggunaa jasa merupakan 2 hal yang secara intens akan dilakukan dengan teliti, cermat dan menguntungkan. Apabila manajemen stocfile, termasuk di dalamnya manajemen loading dan barging sudah bisa berjalan sesuai dengan harapan dan menjadi mesin uang yang bisa dijadikan andalan. Maka tahap berikutnya adalah melakukan atau merencana perluasan usaha dengan basic stocfile dan pelabuhan yang dimiliki.

Cost Analysis
n

n

Semua overheads operasional berbasic pada produksi yang dihasilkan di stocfile Harga sewa fasilitas akan disesuaikan paralel dengan peningkatan pelayanan pada konsumen/pengguna jasa

n n

Recommendation
n

n

n

Usaha penambangan batubara masih profitable, yang diperlukan adalah membangun sistim manajemen pengelolaan usaha batubata yang ‘Actual Condition Adapted’ Kami siap memberikan full support untuk menjalankan usaha penambangan batubara CV Bukit Teluk Mas di Loa Buah Samarinda dan siap ditempatkan dimana saja, konsultan, praktisi bisnis litbang atau posisi lainnya Kalau disetujui, langkah berikutnya yang akan dilakukan adalah membuat bisnis plan, rencana kerja, indentifikasi langkah-langkah yang harus dilakukan dengan skala prioritas.

n n

Dibuat di Samarinda, 24 Juni 2009
n n n

Didi Achwayudi ………………………. Anaz Nizamadin ……………………… Setia Wirawan …………………………

Disetujui Handoko…………………………………… ……

TERIMA KASIH

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->