TUJUAN a. Mengetahui cara pembuatan paralatan gelas untuk laboratorium. b.

Dapat membuat/membentuk peralatan gelas untuk laboratorium dengan terampil. DASAR TEORI Gelas dan kaca saat ini merupakan bahan yang telah umum dan banyak dipakai untuk keperluan rumah tangga, konstruksi bangunan ataupun alat-alat teknik. Macam-macam gelas atau kaca dibedakan atas dasar susunan kimianya. Yang paling sering atau banyak digunakan adalah jenis gelas kapur soda yang menghasilkan berbagai produk seperti : • Alat makan dan minum, • Kaca untuk bangunan, • Bola Lampu, • Glass Block, • Genteng kaca, • Isolator listrik, dll. Di samping itu terdapat gelas khusus yang dibuat tahan terhadap suhu , tahan pecah , gelas optik, Produk-Produk Gelas lainya adalah : 1. Gelas Kapur Soda, 2. Gelas Air (Waterglass), 3. Gelas Silikat (Vitreous), 4. Gelas Bor (Borosilicate glass), 5. Gelas Timbal (Lead glass), 6. Gelas Opal (gelas Susu), 7. Gelas Translucent (gelas pudar) atau gelas es, 8. Gelas Ets, 9. Kaca Cermin, 10. Kaca Berwarna, dan 11. Kaca Aman (safety Glass). Di samping itu terdapat gelas khusus yang dibuat tahan terhadap suhu , tahan pecah , gelas optik. Karakteristik kaca - Kapasitas panas yang baik dan konduktivitas panas yang rendah. - Tahan korosi - Sifat listriknya dapat insulator, semikonduktor, konduktor bahkan superkonduktor - Sifatnya dapat magnetik dan non-magnetik - Keras dan kuat. - Kekuatan tekan > kekuatan tarik - Tahan terhadap zat kimia, kecuali asam kuat

Didapat dari borax (Na2B4O7. Perbaikan Bentuk. pengembangan gelas akibat perubahan suhu akan kecil. .10H2O). 5. Anealing.Mempertinggi sifat ketahanlamaan gelas. PbO : . . . .Didapat dari abu soda (soda ash) atau natrium karbonat. .Menaikkan suhu lebur dan viskositas dari masa gelas.Penurun suhu lebur. .Bahan harus berkadar besi rendah (kurang 0. Na2O : .Didapat dari kuarsa (bahan pokok pembuatan gelas). 3. 4.Untuk gelas yang pemuaiannya kecil dan gelas borosilikat. SiO2 : . . Cao atau MgO : .Melebur pada suhu tinggi dan membentuk cairan bening.Dilebur dalam tungku peleburan. 2. Al2O3 : . .Memperbesar pemuaian.5%) agar gelas yang dibuat berwarna bening cerah. . Penyiapan Bahan .Mempertinggi daya tahan terhadap kejutan suhu tetapi menurunkan akan sifat ketahanlamaan dari gelas.Bahan-bahan Gelas : 1. Penyiapan Bahan.Bahan-bahan digiling halus dan dicampur menurut perbandingan sesuai dengan jenis gelas yang dibuat. Cara Pembuatan Gelas : Mempunyai 5 tahapan : 1. .Dengan penggunaan silika ini. 4. Pembentukan. . 2.Didapat dari batu kapur atau batu dolomit. 6. 3.Didapat dari Felspar atau nephelin syenit. .Bahan-bahan sebelum diolah perlu dibersihkan atau dimurnikan karena mempengaruhi dalam proses dan mutu gelas.Dicampur dengan silika membentuk gelas “flint” (gelas mutu tinggi) untuk rumah tangga.Memperbaiki sifat tahan lama. Peleburan Bahan. . dan 5. 1. B2O3 : .

ruang pembentukan dengan ruang anealing. . biasanya bersatu. 5. Pada perbaikan bentuk ini. sebab pembentukannya dilakukan dengan mesin. Peleburan dengan tungku bak. Perbaikan Bentuk Benda-benda gelas setelah dibentuk. 3. karena desakan udara maka gumpalan tadi akan menyesuaikan dengan bentuk cetakan dan dibiarkan sampai menjadi padat. perlu dipanasi pada suhu kurang lebih 500 atau 6000C dan suhu ini diturunkan secara perlahan-lahan. dimana waktu dibentuk masih dalam keadaan panas. sehingga masa gelas homogen dan bebas dari gelembung udara. Sebab bila masa gelas. Tungku bak ini biasanya dibagi menjadi 2 ruangan dimana ruang pertama merupakan ruang untuk meleburkan. sering terjadi benda gelas itu pecah. lalu dibiarkan segera mendingin di udara biasa umumnya akan mudah pecah. dan bejana itu dibakar dalam tungku sampai masa yang ada dalam bejana melebur. akibat perubahan kejutan suhu. gelas kendi . nipple karet. Peleburannya dengan pot atau krus. Untuk kaca lembaran biasanya. dikumpulkan dan dileburkan lagi dalam tungku. gelas minuman. ini perlu diperbaiki. Kemudian dari bubur gelas ini diambil sedikit demi sedikit bila akan dibuat benda yang diinginkan. tergantung pada jenis produknya. sedangkan ruang kedua untuk pengadukan. gelas dan karet . 4. hanya dipotong menurut ukuran pasaran saja. biasanya masih memiliki sisi-sisi yang belum baik atau tajam. b. PROSES PEMBENTUKAN PROSES BLOW MOLDING Proses ini digunakan untuk produk plastik. biasanya digurinda agar tidak tajam atau dipanasi agar meleleh. dimana masa gelas ditempatkan dalam suatu bejana tahan api. dan perlengkapan peralatan yang dipasang tidak sama. Dalam proses pembuatan kaca lembaran. dan pecahan gelas itu disebut “cullet”. Pembentukan Dan setelah peleburan maka proses selanjutnya adalah pembentukan gelas. Dilakukan sejak jaman dahulu. Misalnya pada mulut botol. Kemudian udara ditiup masuk melalui lubang penampang pipa. Dalam pabrik-pabrik botol. Proses ini diawali dengan pembuatan parison (gumpalan cair dalam bentuk penampang pipa) dan dimasukkan ke mesin cetak tiup . dan lain-lain ruang anealing terpisah dengan ruang peleburan. Untuk industri yang bekerja kontinu dan industri modern dari ruang 2 ini masa bubur gelas itu langsung dikerjakan menjadi produk yang macam-macam bentuknya.2. Peleburan Bahan Cara peleburannya ada beberapa cara : a. dsb. alat makan minum. Anealing Suatu proses dimana benda gelas setelah dibentuk. seperti botol plastik.

peralatan ini terdiri atas lembaran yang di klem salah satu ujungnya pada blok pembentuk. dan 3. Ekonomis untuk produksi massal. momen. Deformasi yang lebih seragam diperoleh dengan memakai peralatan jenis “wiper”.The Advantage of Injection Molding : 1. Dalam bentuknya yang paling sederhana. Siklus kerja pendek. PROSES ROLLING Berbagai metode telah digunakan untuk melengkungkan atau membentuk kontur pada bagian yang lurus . 2. Hal ini dapat memberikan regangan lokal.bagian yang membentuk silinder dan kerucut dibuat dengan menggunakan pengerol melengkung. PROSES PRESSIG/TEKAN . sebelum bahan dilengkungkan sebagaimana mestinya. Rolling : lembaran gelas yang lebih tebal. The Advantage of Injection Molding : 1. dimulai di dekat klem dan bergerak menuju ujung yang bebas. sehingga batas pembentukan terjadi di tengah-tengah. kontur terbentuk oleh pukulan palu yang berurutan. Keakuratan dimensi tinggi. Pada pembebanan tiga titik. Pelengkungan tiga roll tidak menjamin terhindarnya penekukan pada lembaran yang tipis. dan 2. Kualitas permukaan baik. Seringkali ditambahkan roll keempat pada bagian keluaran untuk memberikan pengeluaran tambahan terhadap kelengkungan. Lengkung maksimum terletak ditengah-tengah panjang bentangan. Harga mesin mahal.

harus diperoleh. Untuk serat dan diameter tertentu membentuk sebelumnya pada kecepatan menggambar diberikan. serat harus ditarik pada dinding tungku distribusi suhu tertentu. khususnya Prancis . Diameter perubahan substansial. Kepentingan utama dalam proses ini terletak dalam memperoleh berkualitas tinggi serat optik. gelas minum. kekuatan tinggi. dan langkah-langkah penting lainnya. sebagaimana ditentukan terutama oleh ketegangan dan aliran material. yang secara khusus dibuat untuk mendapatkan variasi indeks bias yang diinginkan dan yang disebut membentuk sebelumnya. Hasil tarikan ini melalui rol baja tahan suhu tinggi sehingga diperoleh lembaran-lembaran kaca yang siap dipotong menurut ukuran yang dikehendaki. dan Swedia dari tahun 1830-an. ditarik ke atas pada saat suhu ruangan masih tinggi sekitar ±600oC yang diperlukan untuk proses pendinginan bertahan. dari beberapa sentimeter sampai sekitar 125 mikrometer. adalah dipanaskan dan ditarik menjadi serat (Gambar 2). serat akan pecah karena kurangnya aliran material. Pada cara floating. masa gelas dialirkan melalui rol penggilas untuk membentuk lembaran yang ketebalannya dapat diatur. sebuah fenomena yang dikenal sebagai pecah kental. Dalam beberapa tahun terakhir. pada kecepatan tinggi menarik. Untuk produk yang bermulut lebar lebih lebar dari dasarnya. PROSES DRAWING Dalam proses ini. menempatkan tuntutan yang sangat ketat pada proses . PROSES TARIK ( PROSES KAMBANGAN / FLOAT ) atau GILAS. Ini pertama kali dipatenkan oleh American penemu John P. pada urutan 20 m / s (65 ft / s) dan 10 cm (4 inci). batang silinder. masing-masing. Dengan proses tarikan. Oleh karena itu. Kualitas serat sangat ditentukan oleh aliran dan sejarah suhu kaca di "leher-down" daerah. . Bohemia . Jika suhu tungku tidak cukup tinggi. sebuah wilayah di mana gambar yang layak. Teknik ini dikembangkan di Amerika Serikat dari tahun 1820 dan di Eropa . Bakewell pada tahun 1825 untuk membuat tombol-tombol untuk furniture.Kaca ditekan (juga disebut sebagai kaca pola) adalah suatu bentuk kaca dibuat menggunakanplunger untuk menekan gelas cair ke dalam cetakan . dalam jarak hanya beberapa sentimeter. itu adalah penting untuk memahami mekanisme yang mendasari di wilayah ini. variasi indeks bias yang diinginkan. di mana pengurangan besar dalam diameter terjadi. seperti : piring. tegangan rendah. seperti ditunjukkan oleh konsentrasi rendah cacat proses-induksi. masa gelas dari ruang pengadukan dipancing. industri telah bergerak menuju kecepatan yang lebih tinggi dan diameter menarik preform lebih besar. genteng kaca.