KOMPONEN LISTRIK INDUSTRI

Panel listrik

Panel adalah susunan beberapa bidang yang membentuk suatu kesatuan bentuk dan fungsi. Panel listrik merupakan tempat pengaturan pembagi dan pemutus aliran listrik. Pintu panel adalah daun pintu yang terdiri dari beberapa keping papan kayu solid dirangkai oleh rangka/ram. Panel kontrol listrik adalah peralatan yang berfungsi untuk mengatur dan mengendalikan beban listrik di bengkel listrik atau industri yang mengunakan motor listrik sebagai penggeraknya.Pada umumnya pengontrolan di industri ada dua jenis yaitu jenis manual dan jenis otomatis. Pengontrolan manual adalah pengontrolan motor listrik yang dilayani dengan alat kontrol manual. Alat kontrol manual antara lain menggunakan: TPDT, Saklar pisau, Saklar ON/OFF, Pengontrolan tromol (drum controller)Pengontrolan otomatis adalah pengontrolan motor listrik yang menggunakan peralatan listrik tanpa melibatkan manual.

Sedangkan yang dimaksud panel distribusi daya adalah tempat menyalurkan dan mendistribusikan energi listrik dari panel daya ke beban (konsumen) baik untuk instalasi tenaga maupun untuk instalasi penerangan. Panel daya adalah tempat untuk menyalurkan dan mendistribusikan energi listrik dari gardu listrik step down ke panel-panel distribusinya. Diagram satu garis Panel Daya dan Panel distribusi daya listrik Panel daya maupun panel distribusi daya merupakan keharusan. hal tersebut akan memudahkan: a) b) c) Pembagian energi listrik secara merata dan tepat Pengamanan instalasi dan pemakaian listrik Pemeriksaan.Untuk mengalirkan energi listrik dari pusat atau gardu induk step down (GI Step down) ke beban Listrik (konsumen) harus melewati panel daya dan panel distribusi listrik. Gambar 1. Perhatikan gambar diagram satu garis panel daya dan panel distribusi daya listrik dibawah ini. perbaikan atau pemeliharaan .

Untuk panel distribusi tertutup pasangan dalam biasanya pada bagian depan terpasang alat ukur. busbar. Pembatas arus Miniatur Circuit Breaker (MCB). Rangka bagian depan. rel omega. yang semuanya berada didalam panel. Perhatikan Gambar 2. . Saklar Terminal. tombol dan saklar. sehinga petugas pelayanan akan terlindung dari bahaya sentuh bagian-bagian aktif. atas bawah dan bagian belakang tertutup rapat.Untuk itu didalam pembuatan panel harus diperhatikan hal-hal yang penting agar: a) b) c) d) Mudah dilayani dan aman Dipasang pada tempat yang mudah dicapai Di depan panel ruangannya harus bebas Panel tidak boleh di tempatkan pada tempat yang lembab Perlu diketahui juga dalam pemasangan instalasi panel ditribusi listrik harus memperhatikan persyaratan sesuai dengan PUIL. a) b) c) d) e) f) g) Semua penghantar/kabel harus disusun rapi Semua komponen harus dipasang rapi Semua bagian yang bertegangan harus terlindung Semua komponen terpasang dengan kuat Jika tejadi gangguan tidak akan meluas Mudah diperluas/dikembangkan jika diperlukan Mempunyai keandalan yang tinggi 2) KONSTRUKSI Ada beberapa komponen yang dipasang pada panel distribusi listrik antara lain: Saklar utama/pemisah. Eart Leak Circuit Breaker (ELCB).

Panel Daya Tertutup bentuk almari Sedangkan konstruksi panel pasangan luar harus memenuhi hal-hal sebagai berikut: a) b) Rangka terbuat dari bahan yang tahan cuaca luar Lubang ventilasi harus dilindungi. agar binatang atau benda-benda kecil serta air yang jatuh tidak mudah jatuh didalamnya.Gambar 2. yang hanya dapat dilayanai dengan jalan membuka tutup yang terkunci (ayat 610 c 11 sub 3) d) Rangka panel harus terbuat dari bahan yang tidak dapat terbakar. c) Semua komponen di dalam panel. Panel harus kuat dan kokoh  Konstruksi Panel pada ruang lembab:  Harus berbentuk LEMARI ATAU KOTAK TERTUTUP dengan bahan yang memadai (ayat 821 A5)  Saluran kabel ditutup dengan paking kedap air . tahan lembab dan kokoh (610 A1) Gambar 3.

 Lemari hubung bagi harus diberi perlindungan terhadap PERCIKAN AIR (ayat 845 A6). Panel pada pekerjaan bangunan . Gambar 4.  Konstruksi Panel pada ruang berdebu:   harus dari jenis TERTUTUP DAN KEDAP DEBU (ayat 823 A2) Konstruksi Panel pada ruang dengan bahan debu gas korosif: rangka dari bahan bahan TAHAN KOROSI ATAU DILINDUNGI sehingga cukup bebas dari korosi dan tertutup RAPAT (ayat 824 A1)  Konstruksi Panel pada perusahaan kasar  berupa LEMARI HUBUNG BAGI YANG TERTUTUP DAN TAHAN KERUSAKAN MEKANIS (ayat 830 A1)  Jika PHB terbuat dari bahan dan konstruksi biasa harus diberi perlindungan sehingga tahan gangguan mekanis (ayat 610 B 2)  Konstruksi Panel pada ruang/tempat pekerjaan pembangunan. Perhatikan gambar sebagai berikut.

5 meter dari lantai untuk rumah Setinggi-tingginya 1. kamar kecil. Panel yang kokoh dengan pengaman untuk bagian yang bertegangan dan terdapat beberapa pengaman ELCB. Lihatlah konstruksi panel yang dilengkapi daftar nomor berikut ini: .PENEMPATAN PANEL DISTRIBUSI Berdasarkan peraturan (PUIL1987) penempatan kotak hubung bagi adalah a) b) c) d) Mudah dicapai Setinggi-tingginya 1. MCB. lihat gambar berikut ini: Gambar 5. diatas kompor (PUIL 640 b 6) e) Ditempat-tempat untuk pekerjaan kasar dengan adanya gangguan mekanis panel hubung bagi konstruksinya harus kuat atau diberi perlindungan terhadap mekanis. sehingga mudah dalam pelaksanaan pemeliharaan dan pengujian.2 meter dari lantai untuk tempat umum Panel distribusi dilarang dipasang pada kamar mandi. Panel dengan dilengkapi pengaman ELCB Sedangkan gambar berikut ini contoh Panel yang mempunyai pengaman beberapa kelompok dan harus ada daftar nomor untuk tiap kelompok untuk melayani tiap ruangan atau beban dan nomor alat pengaman yang dilayani.

. Panel yang dilengkapi dengan alat ukur pandangan dari dalam.Gambar 6. Panel dilengkapi dengan daftar nomor pengaman Gambar 7.

Motor listrik dapat ditemukan pada peralatan rumah tangga seperti kipas angin. mesin cuci. dengan dua standar global yakni IEC dan NEMA. Alat yang berfungsi sebaliknya. EFF2 dan EFF3. . Motor listrik yang umum digunakan di dunia Industri adalah motor listrik asinkron.MOTOR LISTRIK Motor listrik ialah adalah alat untuk mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Motor asinkron IEC berbasis metrik (milimeter). dalam aplikasi ada satuan daya dalam horsepower (hp) maupun kiloWatt (kW). Motor listrik IEC dibagi menjadi beberapa kelas sesuai dengan efisiensi yang dimilikinya. pompa air dan penyedot debu. pembagian kelas ini menjadi EFF1. sehingga lebih mencemari lingkungan. mengubah energi mekanik menjadi energi listrik disebut generator atau dinamo. sedangkan EFF3 sudah tidak boleh dipergunakan dalam lingkungan EU. EFF1 adalah motor listrik yang paling efisien. sebab memboroskan bahan bakar di pembangkit listrik dan secara otomatis akan menimbulkan buangan karbon yang terbanyak. paling sedikit memboroskan tenaga. sebagai standar di EU. sedangkan motor listrik NEMA berbasis imperial (inch).

Prinsip kerjanya ialah Pemutus arus harus bisa mendeteksi kondisi kesalahan. Sirkuit pemutus untuk arus yang besar atau tegangan tinggi biasanya diatur dengan perangkat utama yang merasakan suatu kesalahan saat ini dan untuk mengoperasikan perjalanan mekanisme pembukaan. yang beroperasi sekali dan kemudian harus diganti. pemutus sirkuit dapat direset (baik secara manual atau secara otomatis) untuk melanjutkan operasi normal.MCB MCB adalah Sebuah rangkaian pemutus aliran listrik yang dioperasikan secara otomatis. dirancang untuk melindungi sirkuit listrik dari kerusakan yang disebabkan oleh kelebihan beban atau hubungan pendek. Pemutus arus dibuat dalam berbagai ukuran. dari perangkat kecil yang melindungi individu peralatan rumah tangga hingga saklar besar yang dirancang untuk melindungi rangkaian tegangan tinggi yang melibatkan seluruh kota. Perjalanan solenoida yang melepaskan latch biasanya didukung oleh . dalam rangkaian tegangan rendah breakers ini biasanya dilakukan di bagian dalam pemutus. Fungsi dasarnya adalah untuk mendeteksi suatu kondisi kesalahan dan menginterupsi kontinuitas untuk segera menghentikan aliran listrik. Tidak seperti sekering.

perak paduan. Kontak terbuat dari tembaga atau paduan tembaga. isolasi gas. udara. dan bahan lainnya.baterai yang terpisah. dan motor listrik untuk mengembalikan energi ke air. dan sumberpengendalianinternal. perlindungan relay. beberapa mekanis-energi yang tersimpan (menggunakan sesuatu seperti air atau udara terkompresi) yang terkandung dalam pemutus digunakan untuk memisahkan kontak. . kontak dalam pemutus arus harus terbuka untuk mengganggu rangkaian. atau minyak sebagai medium bentuk busur. busur dihasilkan. dan dipadamkan dengan cara yang terkendali. meskipun beberapa dari energi yang dibutuhkan dapat diperoleh dari kesalahan sendiri saat ini. unit yang lebih besar untuk perjalanan solenoida mekanisme. Sekali kesalahan terdeteksi. Busur ini harus berisi. meskipun beberapa tegangan tinggi pemutus arus yang self-contained dengan transformator arus. dan harus juga menahan panas dari busur dihasilkan ketika memotong rangkaian. Pemutus rangkaian yang berbeda menggunakan vakum. sehingga kesenjangan antara kontak dapat menahan tegangan pada rangkaian. Pemutus sirkuit kecil dapat dioperasikan secara manual. Ketika arus terganggu. didinginkan. Kontak pemutus arus harus membawa arus beban berlebihan tanpa pemanas.

Inibertujuan untuk mengantisipasi sentakan listrik yang terjadi pada saat relay berganti posisi darion ke offagar tidak merusak komponen di sekitarnya Penggunaan relay perlu memperhatikan tegangan pengontrolnya serta kekuatan relay men-switcharus/tegangan.tuas akan kembali ke posisi semula dan kontak saklar kembali terbuka.Relay biasanya digunakan untukmenggerakkan arus/tegangan yang besar (misalnya peralatan listrik 4 ampere AC 220 V) denganmemakai arus/tegangan yang kecil (misalnya 0. Sebaiknya relay difungsikan 80% saja darikemampuan maksimalnya agar aman. Secaraprinsip. Misalnya relay 12VDC/4 A 220V. Pada saat arus dihentikan. Relay jenis ini berupa batang kontak terbuat dari besi pada tabung kaca kecilyang dililitin kawat. artinyategangan yang diperlukan sebagai pengontrolnya adalah 12Volt DC dan mampu men-switch arus listrik(maksimal) sebesar 4 ampere pada tegangan 220 Volt. Biasanya ukurannya tertera pada body relay.RELAY Relay adalah komponen elektronika berupa saklar elektronik yang digerakkan oleh arus listrik. Pada saat . gaya magnet akan hilang.1 ampere 12 Volt DC). tuas akan tertarik karena adanya gaya magnet yang terjadi padasolenoid sehingga kontak saklar akan menutup. relai merupakan tuas saklar dengan lilitan kawat pada batang besi (solenoid) di dekatnyaKetika solenoid dialiri arus listrik. Dalam pemakaiannya biasanyarelay yang digerakkan dengan arus DC dilengkapi dengan sebuah dioda yang di-paralel denganlilitannya dan dipasang terbalik yaitu anoda pada tegangan (-) dan katoda pada tegangan (+).Relay jenis lain ada yang namanyareedswitch atau relay lidi. lebih rendah lagi lebih aman.

lalu membuat medanmagnet sekitarnya sehingga dapat merubah posisi saklar yang ada di dalam relay terserbut. contact). Umumnya MC terdiri dari 3 pole kontak utama dan kontak bantu (aux. dan poros besi. Dapat dibayangkan MC adalah relay dengan kapasitas yang besat. Radio. Terutama di perangkat yang bersifat elektronis atau otomatis. Contoh diTelevisi. Penemu relay pertama kali adalah Joseph Henry pada tahun 1835.Komponen utama .Relaymerupakan suatu komponen (rangkaian) elektronika yang bersifat elektronis dan sederhana sertatersusun oleh saklar.Cara kerja komponen ini dimulai pada saat mengalirnya arus listrik melalui koil. Lampu otomatis dan lain-lain. Penggunaan relay ini dalam perangkatperangkatelektronika sangatlah banyak. Ketika arus pada lilitan dihentikan medan magnethilang dan kontak kembali terbuka (off). Magnetic Contactor Magnetic Contactor (MC) adalah sebuah komponen yang berfungsi sebagai penghubung/kontak dengan kapasitas yang besar dengan menggunakan daya minimal. lilitan. Untuk menghubungkan kontak utama hanya dengan cara memberikan tegangan pada koil MC sesuai spesifikasinya. Disinilah keutamaan komponen sederhana ini yaitu denganbentuknya yang minimal bisa menghasilkan arus yang lebih besar. sehinggamenghasilkan arus listrik yang lebih besar.lilitan kawat dialiri arus. kontak besi tersebut akan menjadi magnet dansaling menempel sehingga menjadi saklar yang on.

Prinsip kerja Sebuah kontaktor terdiri dari koil. Sedangkan kontak NC sebaliknya yaitu ketika dalam keadaan normal kontak NC akan menutup dan dalam keadaan bekerja kontak NC akan membuka. Pada saat satu kontaktor normal. sangat cocok untuk menggunakan di sirkuit sampai tegangan maksimal 690v 50Hz atau 60Hz dan arus sampai 780A dari 6A dalam penggunaannya kontaktor dengan struktur lebih simple / kompak. Push button memiliki kontak NC (normally close) dan NO (normally open) Prinsip kerja Push Button adalah apabila dalam keadaan normal tidak ditekan maka kontak tidak berubah. NO akan membuka dan pada saat kontaktor bekerja. Dan yang paling banyak dipergunakan adalah kontak bantu.Magnetic Contactor atau Kontaktor AC. Pneumatic Timer juga sering dipakai dalam wiring sebuah system. Koil adalah lilitan yang apabila diberi tegangan akan terjadi magnetisasi dan menarik kontak-kontaknya sehingga terjadi perubahan atau bekerja. Stop reset dan saklar tekan untuk emergency. beberapa kontak Normally Open ( NO ) dan beberapa Normally Close ( NC ). Koil dipergunakan untuk menghasilkan medan magnet yang akan menarik kontak utama sehingga terhubung pada masing masing pole. .Untuk aplikasi yang lebih. terutama mengendalikan motor atau perangkat listrik lainnya. misalnya pada Star Delta Starter.sebuah MC adalah koil dan kontak utama. NO akan menutup. ukuran kecil dan ringan. MC mempunyai beberapa accessories. secara luas diaplikasikan dalam rangkaian pengendalian. Jika kontak bantu yang telah tersedia kurang bisa dilakukan penambahan di samping atau depan. Switch Push Button Switch push Button adalah saklar tekan yang berfungsi untuk menghubungkan atau memisahkan bagian – bagian dari suatu instalasi listrik satu sama lain (suatu sistem saklar tekan push button terdiri dari saklar tekan start. perangkat pengendalian otomatis.

apabila ditekan maka kontak NC akan berfungsi sebagai stop (memberhentikan) dan kontak NO akan berfungsi sebagai start (menjalankan) biasanya digunakan pada sistem pengontrolan motor – motor induksi untuk menjalankan mematikan motor pada industri – industri. Push button dibedakan menjadi beberapa tipe. yaitu: Selector switch Selektor switch adalah sebuah saklar mini yang berfungsi memindahkan kontrol atau arus listrik ke meter atau ke alat lain yang kita inginkan. Fuse .

Sesuai dengan bentuknya. Jika kita dapati fuse yang telah terbakar atau putus elementnya kita harus menggantinya dengan yang baru.Fuse adalah alat pengaman listrik yang paling familiar dan sering kita jumpai. tetapi yang perlu diingat adalah penggantian dengan kapasitas arus yang sama. Titik netral ini merupakan . Jika menggantinya dengan kapasitas arus yang lebih besar maka akan berakibat kerusakan pada rangkaian listrik tersebut. Ada 2 macam hubungan dalam koneksi 3 penghantar tadi : hubungan bintang (“Y” atau star) daan hubungan delta. karena jika ada arus lebih dalam rangkaian tersebut. Gambar disamping adalah contoh sistem 3 phase yang dihubung bintang. Fuse terpasang dalam rangkaiaan listrik tersusun secara seri. maka fuse akan terbakar dan memutus arus yang ada dalam rangkaian tersebut. sehingga jika terlewati arus yang melebihi kapasitas kerja dari fuse tersebut. Element penghantar yang terdapat dalam fuse tersebut akan meleleh. dan memutus rangkaian listrik tersebut sebagai pengaman terhadap komponenkomponen lain dalam rangkaian listrik tersebut dari bahaya arus besar. fuse tidak akan putus atau terbakar.yang satu seperti huruf Y dan yang satunya lage seperti simbol delta. Sistem listrik 3 phase Sistem listrik 3phase adalah listrik AC (alternating current) yang menggunakan 3 penghantar yang mempunyai tegangan sama tetapi berbeda dalam sudut phase sebesar 120 degree. Titik pertemuan dari masing-masing phase disebut dengan titik netral.

misalnya 230 volt pada sistem 400 volt tiga fasa. Ada 2 macam tegangan listrik yang dikenal dalam sistem 3phase ini : Tegangan antar phase (Vpp : voltage phase to phase atau ada juga yang menggunakan istilah Voltage line to line) dan tegangan phase ke netral (Vpn : Voltage phase to netral atau Voltage line to netral). “S” . Dimana tegangan line-to-netral bukanlah tegangan standar misalnya 347 volt yang dihasilkan oleh sistem 600 V. Jika tegangan line-tonetral adalah tegangan beban standar. PLN menggunakan tegangan antar phase 380V dan tegangan phase ke netral sebesar 220V. Sistem tegangan yang dipakai pada gambar dibawah adalah yang digunakan PLN pada trafo distribusi JTR (380V/220V). Seperti pada gambar tersebut. Fasatunggal beban harus didistribusikan secara merata di antara fase dari sistem tiga-fasa untuk efisiensi penggunaan transformator pasokan dan konduktor pasokan. Beban fasa-tunggal dapat dihubungkan ke sistem tiga-fasa dalam dua cara. Sistem listrik 1 phase Single-fase beban/ Listrik 1 Phase. “T” untuk tiap penghantar phasenya serta simbol “N” untuk penghantar netral. Entah memuat dapat dihubungkan di dua konduktor hidup. Kita langsung saja pada sistem yang dipakai PLN. di dalam sistem JTR yang langsung ke perumahan. Muatan dapat didistribusikan melalui tiga tahap untuk menyeimbangkan beban. sistem 3-phase ini lebih familiar dengan nama sistem R-S-T. atau memuat dapat dihubungkan dari konduktor fasa hidup untuk konduktor netral. dengan titik netral ditanahkan Pada istilah umum di Indonesia.common dan tidak bertegangan. fasa-tunggal beban yang terhubung melalui sebuah transformator step-down . karena memang umumnya menggunakan simbol “R”. fasatunggal muatan dapat terhubung ke fase dan netral.

Related Interests