EPIDEMIOLOGI

Morbiditas dan mortalitas akibat sepsis merupakan masalah pada seluruh Neonatal Intensive Care Unit (NICU) dikarenakan angka kejadian sepsis yang cukup tinggi.4 Penelitian di Amerika Serikat melaporkan angka mortalitas akibat sepsis berat dan syok septik sebanyak 10,6% dan lebih tinggi pada penyakit kronis yaitu sebanyak 12%.1 Menurut National Centre for Health Statistic and the Centre for Disease Control and Prevention, sepsis merupakan penyebab kematian ke-8 di sepanjang tahun 2004, dan diperkirakan terdapat 77-240 kasus baru per 100.000 populasi setiap tahunnya.2 Angka kejadian sepsis meningkat 1,5% setiap tahunnya dan diperkirakan pada tahun 2020 akan mencapai nilai 1 juta kasus per tahun. Selain itu angka komplikasi juga akan terus meningkat.3 Insiden sepsis pada neonatus lebih besar dari pada periode lain. Sepsis neonatorum masih merupakan penyebab utama kematian di negara berkembang. Beberapa laporan dari negara-negara maju menunjukkan angka kejadian sepsis neonatal adalah 1 sampai 5 kasus per 1.000 kelahiran hidup, sedangkan beberapa studi berbasis populasi yang dilakukan di negara-negara berkembang melaporkan tingkat sepsis berkisar 49-170 per 1.000 kelahiran hidup.4 Insiden rata-rata sepsis yang dikonfirmasi kultur darah adalah 16 per 1.000 kelahiran hidup dan kejadian sepsis klinis berkisar 20,7-50 per 1.000 kelahiran hidup.4

Mounteaux M. Recent Plat Inflamm Allergy Drug Discov 2009. Heron M. Pediatrics 2012.DAFTAR PUSTAKA 1. Neuman M. Özlü F. Novel pharmacologic approaches to the management of sepsis: targeting the host inflammatory response. Zingarelli B.54:449-457. Satar M. 3. NVSS 2012. Melendez E.130:e273-80. Deaths: leading causes for 2009.61(7):1-96.(3)2:96-112. The Turkish Journal of Pediatrics 2012. Wheller D. Neonatal sepsis: a continuing disease burden. 2. . Paul R. Wheeler W. 4. Wong H. Adherence to PALS sepsis guidelines and hospital length of stay.