HUBUNGAN MOTIVASI DAN KEPUASAN KERJA

Disusun oleh: Bella Debionita Fiqih Hidayat Fiqi Ramadhan Hayatun Nufus Laela Anggraini Nila Ayu Soraya Rini Aryanti

Pengertian Motivasi

Motivasi adalah kecenderungan yang timbul pada diri seseorang secara sadar maupun tidak sadar melakukan tindakan dengan tujuan tertentu atau usaha-usaha yang menyebabkan seseorang atau kelompok orang tergerak melakukan sesuatu karena ingin mencapai tujuan yang di kehendaki (Poerwodarminto, 2006).

Tujuan-tujuan Motivasi       Meningkatkan moral dan kepuasan pekerja Meningkatkan produkrivitas Mempertahankan kestabilan pekerja Meningkatkan kedisiplinan Menciptakan suasana dan hubungan kerja yang baik Mempertinggi rasa tanggung jawab terhadap tugas-tugasnya .

 Motivasi ekstrinsik Yaitu motivasi yang datangnya dari luar individu.  Motivasi terdesak Yaitu motivasi yang muncul dalam kondisi terjepit dan .Sumber-sumber Motivasi Sumber-sumber motivasi dibagi menjadi 3 yaitu:  Motivasi instrinsik Yaitu motivasi yang berasal dari dalam diri individu itu sendiri. misalnya saja dukungan verbal dan non verbal yang diberikan oleh teman dekat atau keakraban sosial. Termasuk motivasi intrinsik adalah perasaan nyaman pada ibu nifas ketika dia berada di rumah bersalin.

Oleh karena itu menurut teori ini apabila seseorang. Teori ini beranggapan bahwa tindakan yang dilakukan oleh manusia pada hakekatnya adalah kebutuhan fisik maupun psikis. ia harus mengetahui terlebih dahulu apa kebutuhan-kebutuhan orang-orang yang dimotivasinya.Teori-teori Motivasi  Teori kebutuhan Teori motivasi sekarang banyak orang adalah teori kebutuhan. .

Kebutuhan eliminasi urine dan alvi: Untuk mengeluarkan bahan sisa .Kebutuhan oksigen dan pertukaran gas : Untuk kelangsungan metabolisme sel tubuh mempertahankan hidup dan aktifitas berbagai organ atau sel.Kebutuhan cairan dan elektrolit. Manusia memiliki lima macam kebutuhan yaitu: . Adapun kelima tingkatan kebutuhan pokok manusia yang dimaksud adalah : 1. kebutuhan aktivitas: Untuk memulihkan status kesehatan dan mempertahankan kegiatan dalam kehidupan sehari-hari terpenuhi . .Kebutuhan istirahat dan tidur. . kebutuhan makanan: Memiliki proporsi besar dalam bagian tubuh hampir 90% dari total berat badan tubuh. Kebutuhan fisiologis : Kebutuhan fisiologis memiliki prioritas tertinggi dalam Hirarki Maslow.Kebutuhan kesehatan temperatur tubuh dan kebutuhan seksual: Untuk memenuhi kebutuhan biologis dan untuk .

kecelakaan dan infeksi .Kehangatan dan penuh persahabatan . Kebutuhan sosial. yang meliputi antara lain : . kelompok serta lingkungan sosial. 3. kebutuhan meliputi: .Bebas dari rasa takut dan kecemasan .Perasaan dimiliki dan hubungan yang berarti dengan orang lain .2.Mendapat tempat atau diakui dalam keluarga.Memberi dan menerima kasih sayang .Kebutuhan perlindungan diri dari udara dingin. Kebutuhan rasa aman dan perlindungan (Safely and Security) adalah aman dari berbagai aspek baik fisiologis maupun psikologis.Bebas dari perasaan terancam karena pengalaman yang baru dan asing. . panas.

Kebutuhan akan aktualisasi diri (Self Actualization): Kebutuhan seperti mempertinggi potensi – potensi dan ekspresi diri meliputi: . 5. kreatif dan mempunyai kepercayaan diri yang tinggi dan sebagainya (Mubarak.Perasaan tidak bergantung pada orang lain .Penghargaan terhadap diri sendiri dan orang lain.Tidak emosional . . Kebutuhan harga diri .Belajar memenuhi kebutuhan diri sendiri .Kompeten . 2007).Mempunyai dedikasi yang tinggi.4.Dapat mengenal diri sendiri dengan baik (mengenal dan memahami potensi diri) .

tanggung jawab. kemajuan. pertumbuhan) dan faktor-faktor ekstrinsik yang berhubungan dengan ketidakpuasan kerja (kebijakan dan pimpinan perusahaan. pengakuan kerja. penyeliaan. dan kondisi kerja). dimana ada faktor-faktor intrinsik yang berhubungan dengan kepuasan kerja (prestasi.Next. hubungan antarpribadi.. .  Teori dua factor Hersberg Dikemukakan oleh Frederick Herzberg.

dimana Teori X mengandaikan bahwa karyawan tidak menyukai kerja. dan harus dipaksa agar berprestasi..Next. kreatif. Sementara Teori Y mengandaikan bahwa karyawan menyukai kerja. berusaha bertanggung jawab. tidak menyukai tanggung jawab.  Teori X dan Y Dikemukakan oleh Douglas McGregor. malas. dan dapat menjalankan pengarahan diri .

.teori ini mengatakan bahwa melalui kehidupan dalam suatu budaya.atau kekuasaan untuk menentukan kebijakan.Kebutuhan berprestasi : Misalnya menyelesaikan pekerjaan yang menantang. seseorang belajar tentang kebutuhannya. .Kebutuhan berkuasa : Misalnya kekuasaan untuk memerintah orang lain. . 3 kebutuhan yang dipelajari.bisa menyelesaikan masalah dengan baik..  Teori Kebutuhan belajar Teori yang berkaitan erat dengan konsep belajar. memenangkan kompetisi.Kebutuhan menjalin hubungan atau berafiliasi : Misalnya menjalin pertemanan atau persahabatan.Next. .

.seperti keahlian.Masukan (input) yaitu karakteristik individual yang dibawa ke pekerjaan. tunjangan .Perolehan (outcome) yaitu segala sesuatu yang diterima seseorang dari pekerjaan misalnya penghargaan.Orang yaitu individu yang merasakan diperalakukan adil atau tidak adil. .  Teori kewajaran ( keadilan ) Adalah bahwa karyawan membandingkan usaha mereka dan imbalan yang diterimannya dengan imbalan yang diterima karyawan lainnya dalam situasi kerja yang sama.  Ada empat ukuran penting dalam teori ini: .Next.jenis kelamin . .umur.Perbandingan dengan orang lain yaitu setiap kelompok atau orang yang digunakan oleh seseorang sebagai pembanding rasio masukan (input) atau perolehan (outcome). pengalaman.

..tingkat kehadiran dan lain – lain. Teori penguatan Teori penguatan menyangkut ingatan orang mengenai pengalaman stimulus.Hasil tingkat pertama yang di peroleh dari perilaku adalah hasil yang berkenaan dengan pelaksanaan pekerjaan itu sendiri. .Next. misalnya produktivitas. . .dan konsekuensi  .mutu pekerjaan.Instrumentalitas adalah kadar keyakinan seseorang bahwa hasil tingkat pertama akan menghasilkan hasil tingkat kedua.Valensi adalah kekuatan keinginan seseorang untuk mencapai hasil tertentu.Harapan berkaitan dengan keyakinan seseorang mengenai kemungkinan suatu perilaku tertentu perilaku tertentu akan diikuti oleh hasil tertentu. baik ini menyangkut hasil tingkat pertama maupun tingkat kedua. respons.  Teori pengharapan Teori ini mencakup konsep-konsep dasar sebagai berikut.

Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi  Faktor fisik Motivasi yang ada didalam diri individu yang mendorong untuk bertindak dalam rangka memenuhi kebutuhan fisik seperti kebutuhan jasmani.  Situasi dan kondisi Motivasi yang timbul berdasarkan keadaan yang terjadi sehingga mendorong . benda atau berkaitan dengan alam.  Faktor Intristik seseorang Motivasi yang berasal dari dalam dirinya sendiri biasanya timbul dari perilaku yang dapat memenuhi kebutuhan sehingga puas dengan apa yang sudah dilakukan.  Faktor Herediter Motivasi yang didukung oleh lingkungan berdasarkan kematangan atau usia seseorang. materi.  Fasilitas (sarana dan prasarana) Motivasi yang timbul karena adanya kenyamanan dan segala yang memudahkan dengan tersedianya sarana-sarana yang dibutuhkan untuk hal yang diinginkan. raga.

Next. Umur Semakin cukup umur. 2008)..    Program dan Aktifitas Motivasi yang timbul atas dorongan dalam diri seseorang atau pihak lain yang didasari dengan adanya kegiatan (program) rutin dengan tujuan tertentu. . Audio fisual (media) Motivasi yang timbul dengan adanya informasi yang di dapat dari perantara sehingga mendorong atau menggugah hati seseorang untuk melakukan sesuatu. tingkat kematangan dan kekuatan seseorang akan lebih matang berfikir logis dan bekerja sehingga motivasi seseorang kuat dalam melakukan sesuatu hal (Rusmi.

Memotivasi dengan bujukan (motivating by enticement. yaitu cara memotivasi dengan menanamkan kesadaran. Memotivasi dengan identifikasi (motivating by identification on egoinvoiremen).yaitu cara memotivasi dengan ancaman hukuman atau kekerasan dasar yang dimotivasi dapat melakukan apa yang harus dilakukan. . 2006).Cara meningkatkan motivasi    Memotivasi dengan kekerasan (motivating by force.yaitu cara memotivasi dengan bujukan atau memberi hadiah agar melakukan sesuatu harapan yang memberikan motivasi. (Sunaryo.

dan kombinasi dalam dan luar pekerjaan.Kepuasan kerja dinikmati dalam pekerjaan.Pengertian kepuasaan kerja  Kepuasan kerja adalah sikap emosional yang menyenangkan dan mencintaipekerjaannya. 2001 : 202). . Sikap ini dicerminkan oleh moral kerja. luar pekerjaan. kedisiplinan dan prestasi kerja. (Hasibuan.

Melayu 2001 :203).  Balas jasa yang adil dan layak  Penempatan yang tepat sesuai dengan keahlian  Berat ringannya pekerjaan  Suasana dan lingkungan pekerjaan  Peralatan yang menunjang pelaksanaan pekerjaan  Sikap pimpinan dalam kepemimpinannya .Faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasaan kerja  Faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja. yaitu : (Hasibuan.

Kepuasan kerja tercapai jika iklim dapat memberikan kondisi kerja yang baik.Kepuasaan kerja dalam ruang lingkup keperawatan   Adanya kepuasan kerja. .1996). serta adanya keterikatan dengan perusahaan dan perasaan selalu ingin dalam lingkungan perusahaan tersebut. staffing yang tepat dan prestasi yang dihargai oleh manajer maupun pasien (Swansburg. karyawan akan merasa senang dalam bekerja sehingga akan menimbulkan aktifitas dan sikap yang positif dalam bekerja. tantangan. gaji yang tinggi. Perawat pelaksana menginginkan iklim yang memberikan kepuasan kerja. menurut Lateiner dan Levine. kesempatan dalam pengambilan keputusan. kesempatan untuk mengembangkan profesionalitas.

menciptakan situasi yang kondusif dalam komunikasi.Peran manajer keperawatan dalam meningkatkan kepuasan kerja         bersikap empati. mempertahankan dan mengembangkan hubungan profesional antar petugas. Nursalam. mendengar dan tanggap terhadap semua pernyataan orang lain. 2002). mengklarifikasi kejadian yang melibatkan seluruh staf. mengembangkan tim kerja yang efektif. . membaca dan tanggap terhadap situasi yang terjadi dalam ruangan / lingkungan organisasi. menjadi mediator terjadinya konflik antara staf atau kelompok (Harris & belakley cit. memberikan umpan balik yang positif.

tanggung jawab dan pengembangan.Hubungan motivasi dan kepuasan kerja  Motivasi merupakan dampak langsung dari kepuasan kerja. . Menurut Herzberg faktorfaktor terpisah dan khusus yang berkaiyan dengan kepuasan kerja atau ketidakpuasan kerja. Kepuasan kerja sering dihubungkan dengan prestasi. karakteristik pkerjaan. rokognisi.

Thankyou for attetion .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful