1

PENGGUNAAN EKSTRAK KATUK PADA AYAM ARAB PETELUR 
2
3
4
5
6 Penggunaan Ekstak Saropus androgynus untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi dan Mutu Telur
7
pada Peternakan Ayam Arab Petelur
8
9
10
11
12
13

Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

14

Jalan Raya W.R. Supratman, Bengkulu

15

Telpon (0736) 21170, eks. 219; e-mail: santosoburgo60@ahoo.com

Urip Santoso dan Suharyanto

16
17
18

1
2

1

Produksi telur di Propinsi Bengkulu khususnya masih sangat kurang jika 36dibandingkan dengan kebutuhan masyarakat.5 g maupun 9 g/kg pakan) meningkatkan produksi telur.5 g ekstrak 4.75 dan yang diberi 9 g 23ekstrak 5. diperlukan peningkatan produksi 35protein hewani seperti telur.38. Warna kuning telur juga 22meningkat. maka peternakan ayam petelur di Propinsi Bengkulu 40harus ditingkatkan. sedangkan kelompok lainna diberi 4. In 10conclusion. Dapat disimpulkan bahwa suplementasi EDK 26memperbaiki produksi dan mutu telur. produksi telur. egg production. Sementara variabel kualitas telur lain seperti tebal kerabang. Dua puluh empat ayam Arab didistrbusikan ke 18dalam 3 perlakuan. dimana untuk kontrol nilainya 4. Yolk colour was 9increased in layer fed SAE. 27 28Kata kunci: Katuk. indeks 24putih telur dan HU tidak banyak perubahan. Pemenuhan kebutuhan telur di Propinsi Bengkulu sangat 37strategis bagi peningkatan gizi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayam petelur yang diberi 21ekstrak daun katuk (4. indeks kuning telur.1 2 ABSTRACT 3 4 The purpose of this study was to evaluate the effect of Sauropus androgynus extract (SAE) on 5production、egg quality and cholesterol content in Arab chickens.5 g SAE/kg diet or 9 g SAE/kg diet. other groups were fed diet with 74. Egg cholesterol content tended to be increased by SAE supplementation. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa peternakan ayam petelur di Bengkulu dalam 1 2 2 . Hasil analisis kolesterol menunjukkan bahwa pemberian 25EDK cenderung menurunkan kadar kolesterol telur. untuk yang diberi 4. 39 Untuk memenuhi kebutuhan akan telur. SAE supplementation improved egg production and quality. Hal ini dikarenakan harga telur lebih murah jika dibandingkan 38dengan produk ternak lainnya seperti daging dan susu. Each group contained 8 birds which was kept in individual cage. mutu telur. egg quality. Satu kelompok tidak diberi EDK (kontrol). cholesterol 13 14 ABSTRAK 15 16 Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh suplementasi ekstrak daun katuk 17(EDK) untuk meningkatkan produksi dan mutu telur. Three level of extract supplementation 6was evaluated.75. 11 12Key words: Sauropus androgynus. 8Experimental results showed that the SAE supplementation increased egg production. kolesterol 29 30 31PENDAHULUAN 32 33 Upaya peningkatan mutu sumber daya manusia untuk menghadapi era globalisasi tidak lepas dari 34upaya peningkatan gizi masyarakat. Untuk memenuhi target tersebut. Setiap kelompok terdiri atas 8 ekor ayam Arab petelur yang 20dipelihara dalam kandang kawat individu.5 g 19EDK/kg pakan atau 9 g EDK/kg pakan. One group of layers was fed diet without SAE (control).

karena biaya produksi yang tidak sebanding dengan harga telur. (2002) menemukan bahwa pemberian ekstrak katuk sebanyak 9 g/kg pakan mampu 18meningkatkan mutu telur seperti meningkatkan HU. bebas residu 8obat. Rasa. mengingat tingginya kadar kolesterol dalam 10telur dan kontaminasi mikrobia patogen akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan manusia yang 11mengkonsumsinya. Salmonella sp. tebal kerabang dan warna kuning telur. Selanjutnya 24Santoso et al. Hasil 22penelitian Subekti (2003) pada ayam kampung juga menunjukan bahwa pemberian tepung daun katuk 23meningkatkan mutu telur. 2005) dan meningkatkan efisiensi produksi sebanyak 1720%. mudah dan efisien. maka peternakan ayam 12petelur dituntut untuk mengurangi polusi udara sebagai akibat tingginya produksi feses dan gas-gas 13seperti amoniak. 7Ada kecenderungan bahwa konsumen lebih suka mengkonsumsi telur rendah kolesterol. menurunkan 19kontaminasi mikrobia patogen seperti Escherichia coli. (2003) menemukan bahwa pemberian partisi alkaloid dari daun katuk sebanyak 30 mg/kg 25pakan mampu menurunkan kadar kolesterol telur sebesar 26%. 6 Disisi lain.. konsumen dewasa ini sudah mulai memperhatikan mutu telur yang dikonsumsinya. dalam kaitannya dengan lingkungan sekitar. Masalah lainnya yang tidak dapat diabaikan adalah rendahnya efisiensi produksi. dan Staphylococcus sp. bebas mikrobia patogen dan bergizi tinggi. Santoso et al. diperlukan aplikasi teknologi tepat guna. warna dan bau telur juga merupakan kriteria yang 9tidak dapat diabaikan. Kecenderungan ini sangat beralasan. Harga pakan yang tinggi 3ini menjadi masalah utama karena pada ayam petelur biaya pakan menempati 60-80% dari biaya 4produksi. 20Selanjutnya dinyatakan bahwa suplementasi ekstrak daun katuk menurunkan produksi feses dan kadar 21nitrogen feses. Selain itu. Ini berarti bahwa ekstrak daun katuk berpotensi untuk menurunkan polusi udara. kadar β-karotin telur serta menurunkan kadar kolesterol telur. meningkatkan mutu telur serta 1 2 3 . 15murah. 2Salah satu sebab utama tingginya biaya produksi adalah tingginya harga pakan.1kondisi yang tidak menguntungkan. Penggunaan daun katuk pada ayam petelur telah terbukti mampu menurunkan 16kadar kolesterol telur sebesar 40% (Santoso et al. 14 Untuk memenuhi semua tuntutan tersebut di atas. produksi telur 5dan tingginya angka kematian.

konsumsi pakan dan konversi pakan dihitung pada 18akhir penelitian. Untuk mengukur mutu telur maka 4 21butir telur untuk setiap perlakuan dikoleksi pula. 24 25HASIL DAN PEMBAHASAN 26 1 2 4 . 6 7MATERI DAN METODE 8 9 Daun katuk diekstraksi menurut metode Santoso et al. tebal kerabang. Kadar kolesterol diukur dengan menggunakan 20metode Liebermann-Burchad yang dimodifikasi oleh Fenita (2002). Sebanyak 24 ekor ayam Arab petelur dibagi menjadi tiga 11kelompok perlakuan. maka logislah 2jika daun katuk dan ekstraknya sangat baik untuk meningkatkan efisiensi produksi dan mutu telur. dan 12dua kelompok perlakuan lainnya diberikan pakan yang ditambahkan ekstrak katuk sebanyak 4.5 g/kg atau 139 g/kg pakan. Masing-masing kelompok perlakuan terdiri dari 8 ekor ayam yang dipelihara dalam 14kandang kawat individu. Pada akhir penelitian. sementara air minum diberikan ad libitum. HU. dan 19kemudian dianallisis kadar kolesterol pada kuning telur. Berat telur dikoleksi 17setiap hari dan kemudian ditimbang. 15 Ayam Arab dipelihara selama 28 hari menurut standard pemeliharaan yang berlaku. 3menurunkan kadar kolesterol. Berdasarkan uraian di atas. Berdasarkan hasil penelitian tersebut.1meningkatkan efisiensi produksi pada ayam petelur. Variabel yang diukur untuk mutu telur adalah berat 22telur. Produksi telur. Adapun susunan ransum penelitian tertera pada Tabel 1. yang kemudian disimpan dalam 10kulkas dengan suhu 4oC sebelum digunakan. maka tujuan penelitiaan ini adalah untuk 4mengevaluasi pengaruh suplementasi ekstrak daun katuk terhadap produksi dan mutu telur serta kadar 5kolesterolnya pada ayam Arab petelur. Data yang 23diperoleh dianalisis secara deskriptif. Konsumsi 16pakan diberikan sebanyak 90 g/ekor/hari. (2002). indeks kuning telur dan tinggi albumen. Satu kelompok diberi pakan tanpa penambahan ekstrak katuk sebagai kontrol. 4 butir telur untuk setiap kelompok perlakuan dikoleksi. warna kuning telur.

yang dapat dikonversikan menjadi estradiol. Konversi pakan adalah sebesar 4. Konversi pakan 5juga lebih baik pada kelompok ayam petelur yang diberi EDK. dimana untuk kontrol nilainya 4. 1 2 5 . Meningkatnya warna kuning telur 24disebabkan oleh karena daun katuk dan ekstraknya kaya akan β-karotin (Subekti. Hasil penelitian ini 22sesuai dengan hasil penelitian Santoso et al. Suprayogi 15et al. indeks putih telur dan HU tidak banyak perubahan.03 6dan 3.75 (Tabel 3).4% dan pada kelompok 9 g/kg pakan sebanyak 31. (2005). Hasil penelitian ini sesuai dengan hasil 7penelitian Santoso et al.75 dan yang diberi 9 g ekstrak 5. Sementara variabel kualitas telur lain seperti tebal 21kerabang. untuk yang diberi 4. Sementara Santoso et al 11(2005) menyebutkan bahwa daun katuk kaya akan asam benzoate dimana asam tersebut dapat 12dikonversikan menjadi estradiol benzoat yang mempunyai peranan memperbaiki performans 13alat reproduksi. 4. 19 Warna kuning telur juga meningkat.5 g menghasilkan telur lebih 4banyak dari kontrol sebanyak 36. 2kelompok 4. (2006) menemukan bahwa turunnya kadar kolesterol pada telur 14puyuh disebabkan antara lain oleh fitosterol yang banyak terdapat dalam daun katuk. 2003).310ethyl-3-hydroxy-5 alpha.5 g EDK dan 9 g EDK. 3.08.38.4-dimethyl-2-oxocyclopent-3-enylacetic acid yang banyak 16terdapat dalam daun katuk dapat dihidrolisis menjadi asetat dan berperan dalam siklus asam sitra 17untuk menghasilkan ATP.8%. (2010) menemukan bahwa suplementasi ekstrak daun 8katuk meningkatkan konsentrasi hormon estradiol-17β (E2) dalam serum pada ayam Burgo. indeks kuning telur.5 g 20ekstrak 4.5 g sebanyak 19 butir dan kelompok 9 g/kg pakan sebanyak 18 butir (Tabel 2). Putranto et al.18 untuk kelompok kontrol. Dari hasil 3penelitian ini menunjukkan bahwa ayam petelur yang diberi EDK sebanyak4. (2001) menemukan bahwa daun katuk mengandung androstan-17-one. (2002. Ini dapat menjelaskan tentang fenomena membaiknya konversi pakan 18pada ayam Arab petelur yang disuplementasi ekstrak daun katuk.1 Hasil penelitian selama 28 hari menunjukkan bahwa produksi telur pada kontrol 14 butir. Suprayogi 9(2000) dan Suprayogi et al. 2005) yang menemukan bahwa pemberian 23ekstrak daun katuk meningkatkan warna kuning telur (Subekti. 2003. (2007) menyatakan bahwa 3. 2003). Subekti et al.

1 Hasil analisis kolesterol menunjukkan bahwa pemberian EDK cenderung menurunkan kadar 2kolesterol telur (Tabel 4).4% jika dibandingkan 5dengan kontrol. Santoso et al. Subekti. (1997) dan Suprayogi 10(2000). (2003) menemukan bahwa baik partisi non-alkaloid maupun alkaloid dari daun 11katuk cukup efektif dalam menurunkan kadar kolesterol telur. 13 Ada kelemahan bahwa ayam petelur yang diberi EDK cenderung mempunyai putih telur yang 14kurang kental. 9Senyawa aktif yang berperan dalam daun katuk telah ditemukan oleh Agusta et al. Ayam petelur yang diberi EDK 4. Hal ini ditandai oleh lebih rendahnya indeks putih telur pada ayam Arab yang diberi pakan 15yang disuplementasi dengan 4. Oleh karena itu diprediksi 6bahwa kadar kolesterol telur akan lebih menurun jika EDK diberikan dalam jangka waktu yang lebih 7lama.5 g EDK (Tabel 3). yang berarti mempunyai indikasi bahwa kuning telurnya lebih banyak mengandung 17asam lemak tak jenuh rantai panjang (PUFA). (2002. 26 1 2 6 . asam arakhidonat. 2009) dapat diatasi dengan mengkombinasikan EDK dengan 20daun kayu manis. Santoso et al. 2010. EPA dan DHA. Ini berarti bahwa senyawa aktif yang 12berperan dalam penurunan kolesterol telur lebih dari satu senyawa aktif. Analisis kolesterol ini dilakukan pada 15 hari perlakuan. Encernya putih 19telur menurut Millis (Komunikasi pribadi.4% jika dibandingkan dengan kontrol. sebab ia telah membuktikan bahwa pemberian daun kayu manis dapat memperkental 21putih telur. 2005. Akan tetapi ada kelebihannya yaitu kuning telurnya 16mudah dipisahkan. Hasil penelitian ini sesuai dengan hasil penelitian Santoso et al. 82003) yang menemukan bahwa pemberian ekstrak daun katuk menurunkan kadar kolesterol dalam telur. 2003. (2010) menemukan bahwa suplementasi 18ekstrak daun katuk meningkatkan kadar asam linoleat. Sementara ayam petelur yang diberi 4EDK 9 g/kg pakan mempunyai kadar kolesterol telur lebih rendah sebanyak 9. 22 23SIMPULAN 24 Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun katuk meningkatkan produksi telur 25dan warna kuning telur serta menurunkan kadar kolesterol dalam telur.5 g/kg pakan mempunyai kadar kolesterol 3telur lebih rendah sebanyak 8.

2010. Harapini dan Chairul. Y. Setianto dan T. 11Fenita. T. The effect of Sauropus androgynus extract and lemuru oil on 18 fat deposition and fafty acid composition of meat in broiler chickens. 16 Laporan Penelitian HKPSN Tahun 2. Suteky dan Y. J. 23Santoso. 1 2 7 . Suteky. Warnoto dan Nurmeiliasari. Penggunaan Ekstrak Daun Katuk untuk 24 Meningkatkan Efisiensi Produksi dan Kualitas Telur yang Ramah Lingkungan pada Ayam 25 Petelur. Jakarta. U. Program 13 Pasca Sarjana-IPB. D. Kajian Konservasi: Populasi. Setianto. Kususiyah dan Y. U. Fenita. 20Santoso. 2003. M. 2002. Jakarta.. U. Laporan Penelitian Hibah Bersaing Tahun 2. Warta Tumbuhan Obat Indonesia 3 (3): 31-33. 17Santoso. Jakarta. 1997. 14Putranto. Analisis kandungan kimia ekstrak daun katuk (Sauropus 10 androgynus (L) Merr dengan GCMS. Fenita. Penggunaan Ekstrak Daun Katuk untuk Meningkatkan 21 Efisiensi Produksi dan Kualitas Telur yang Ramah Lingkungan pada Ayam Petelur. 2002.. J.. A.. Anim. J. Penulis juga 4mengucapkan terima kasih kepada Kelompok Peternak Harapan Makmur yang telah menyediakan tempat 5penelitian dan ayam Arab. Suplementasi Lisin dan Metionin serta Minyak Lemuru ke dalam Ransum Berbasis 12 Hidrolisat Bulu Ayam terhadap Perlemakan dan Pertumbuhan Ayam Ras Pedaging. 6 7DAFTAR PUSTAKA 8 9Agusta. Y. Laporan 22 Penelitian Hibah Bersaing Tahun 1.. Bogor. 2010. Indonesian Trop.1UCAPAN TERIMA KASIH 2 Penulis mengucapkan terima kasih kepada Dikti yang telah memberikan dana pengabdian pada 3masyarakat dengan nomor kontrak 010/SP2H/PPM/DP2M/2009 tertanggal 1 April 2009. Tampilan 15 Reproduksi dan Potensi Domestifikasi Ayam Burgo Plasma Nutfah Endemik Bengkulu. H. 35: 48-54. 19 Agric.. Santoso. U.

and W. 2000. Ungerer. Agric. leaves extract on the hematopoiesis in the 13 postnatal mice. Satyaningtijas. Sci. Kusumorini dan E. . T. Piliang. 18: 364-369. JITV. .Manulu. 3Subekti. Asian-Aust. 11Suprayogi. Effect of Sauropus androgynus (katuk) extract on egg 2 production and lipid metabolism in layers. Bogor. ter Meulen.) merr. G. J. leaves. Manalu. U. Murdiati. 15Suprayogi. U. 4-6 September 14 2007. Penggunaan tepung daun katuk dan 6 ekstark daun katuk (Sauropus adrogynus L. S. T. J..) Merr: Effects on Milk 9 10 Production and the Possibilities of Induced Pulmonary Disorder in Lactating Sheep. The influence of fermented 12 and non-fermented Sauropus androgynus (L. Population of secretory cells and 16 synthetic activities in mammary gland of lactating sheep after consuming Sauropus androgynus 17 (L. 1 2 8 . Kualitas telur dan karkas ayam lokal yang diberi tepung daun katuk dalam ransum. 11: 254-259.) Merr. Setianto dan T. merr) sebagai subsitusi ransum yang dapat 7 menghasilkan produk puyuh Jepang rendah kolesterol. IICC-Bogor. Trop. E. B. N. 8Suprayogi. 2007. Anim. A. W. 10(1):1-3. A. 4 Program Pasca sarjana IPB. S. 2006. J.. 5Subekti. W. Suteky. A. Cuviller Verlag Gottingen.1Santoso. Studies on the Biological Effets of Sauropus androgynus (L. 2001. Indon. IPB. 2005. the Six-UniversityInternasional Symposium. Pantina. 2003.. S. A.

5 200 Tepung ikan 70 70 70 Minyak 10 10 10 Kalsium karbonat 35 35 35 Ekstrak katuk 0 4.000 1.5 g EDK Jagung kuning 510 501 501 Bungkil kedelai 140 140 140 Dedak 200 204.000 1.000 2EDK = ekstrak daun katuk 1 2 9 g EDK 9 . Susunan ransum untuk penelitian (g/kg pakan) Bahan pakan 0 g EDK 4.5 9 Mineral mix 30 30 30 Premix 5 5 5 Jumlah 1.1Tabel 1.

03 10 9 g EDK 18 64.1 2520 3.5 g EDK 19 67.6 2520 3.1Tabel 2.9 830.18 .08 4. Pengaruh ekstrak daun katuk terhadap performans Variabel Produksi telur (butir/ekor) Produksi telur (%) Produksi telur (g/ekor) Konsumsi pakan (gram) Konversi pakan 2EDK= ekstrak daun katuk 1 2 0 g EDK 14 50 617.3 792.4 2520 4.

58 0.67 9.833 3.893 5.38 0.58 0.59 0.958 1.023 1.072 12.75 0.70 4.719 0.485 8.3 0.75 0.435 9.538 11 .105 15. Pengaruh pemberian ekstrak daun katuk terhadap mutu telur Variabel Berat telur (g) Tebal kerabang (mm) Tinggi putih telur (mm) Lebar putih telur (cm) Panjang putih telur (cm) Tinggi kuning telur (mm) Diameter kuning telur (mm) Berat kerabang (g) Warna kuning telur Indeks kuning telur Indeks putih telur H. 2EDK= ekstrak daun katuk 1 2 0 g EDK 44.933 5.248 1.975 5.312 0.9 0. U.7 0.5 g EDK 44.625 4.805 6.433 4.658 8.466 9 g EDK 43.460 0.1Tabel 3.79 3.109 17.813 6.75 4.04 5.

39 4 5 1 2 12 .92 2 169.48 3 193.72 141.4 153. Pengaruh pemberian ekstrak daun katuk terhadap 2 kolesterol telur (mg/100 mg) Ulangan 0 g EDK 1 148.92 124.68 157.24 148.5 g EDK 177.36 135.92 Rerata 167.04 9 g EDK 180.1Tabel 4.48 138.92 149.28 4 156.13 3EDK= ekstrak daun katuk 4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful