You are on page 1of 2

2.

pemeriksaan Intra Oral Pemeriksaan intra oral merupakan pemeriksaan klinis, yakni pengamatan langsung pada rongga mulut pasien. Pemriksaan ini juga merupakan salah satu pemeriksaan yang penting dilakukan oleh dokter gigi, pemeriksaannya juga harus sistematis untuk memastikan bahwa semua regio telah diperiksa guna menegakkan suatu diagnosa yang tepat. Cara pemeriksaan yang dilakukan adalah sebagai berikut;    Pertama-tama lepaskan terlebih dahulu gigi tiruan lepasan yang digunakan (jika pasien memang menggunakan gigi tiruan) Gunakan sarung tangan karet (hand scoon), atau bila aksesnya terbatas, gunakan dua kaca mulut untuk menarik jaringan ke samping, Kemudian, lakukan pemeriksaan visual disertai palpasi pada lesi yang terlihat mencurigakan Dan Hasil yang didapatkan setelah pemeriksaan pada rongga mulut pasien adalah sebagai berikut; B. Mukosa Labial 1. Mukosa Labial Atas  Setelah dilakukan pemeriksaan pada mukosa labial atas, tidak didapatkan suatu lesi/tanda-tanda keabnormalan sehingga mukosa labial atas dalam keadaan normal 2. Mukosa Labial Bawah  Setelah dilakukan pemeriksaan pada mukosa labial bawah, tidak didapatkan sutau lesi/tanda-tanda keabnormalan sehingga mukosa labial bawah dalam keadaan normal. C. Mukosa Pipi 1. Mukosa Pipi Kiri  Setelah dilakukan pemeriksaan pada mukosa pipi kiri, tidak didapatkan suatu lesi/tanda-tanda keabnormalan sehingga mukosa labial atas dalam keadaan normal

2. Mukosa pipi Kanan  Setelah dilakukan pemeriksaan pada mukosa pipi kiri, ditemukan suatu papula. Dimana papula suatu lesi padat, menimbul, superficial, yang diameternya lebih kecil dari 1 cm. papula dapoat terjadi dalam warna apapun dan dapat melekat dengan suatu tangkai atau dasar yang kuat. pasien tidak merasa sakit dari gambaran klinis tersebut, sehingga dapat dikatakan bahwa, papula pada rongga mulut pasien terjadi karena trauma from occlusion.

Gambar 1. gambar papula pada rongga mulut pasien

D. Bucal fold 1. Bucal fold Atas  Setelah dilakukan pemeriksaan pada mukosa pipi kiri, tidak didapatkan suatu lesi/tanda-tanda keabnormalan sehingga mukosa labial atas dalam keadaan normal 2. Bucal Fold Bawah  Setelah dilakukan pemeriksaan pada mukosa pipi kiri, tidak didapatkan suatu lesi/tanda-tanda keabnormalan sehingga mukosa labial atas dalam keadaan normal.