You are on page 1of 24

STUDI ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PERNIKAHAN JARAK JAUH

MAKALAH
Makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Agama di Bina Sarana Informatika Oleh : 1. Umi Nasiyati ". -ri 'u(i Astuti +. Irma.ati ,. /halimatu00ahroh 1. 2ndang 3erdiningsih !. 4itriana Melani 8. &ohma Afriyani $. Andriani (18 !"#$1% (18 !"+,$% (18 !"+!,% (18 !"+!!% (18 !"+!8% (18 !"+8"% (18 !"+8+% (18 !"+8,% #. &etno 'u(i )estari Suto*o (18 !"+,8%

AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER BINA SARANA INFORMATIKA

2009 KATA PENGANTAR


'u(i syukur kami *an(atkan kehadirat Allah s.t. karena atas segala 5erkah6 rahmat6 taufik dan hidayah7Nya *enulis da*at menyelesaikan tugas Agama dengan (udul: S-U8I ANA)ISIS 9U/UM IS)AM -2&9A8A' '2&NI/A9AN :A&A/ :AU9 -ugas ini disusun untuk melengka*i dan memenuhi salah satu tugas Agama di 'rogram 'endidikan 8i*loma -iga Bina Sarana Informatika tahun a(aran # $;# 1 . 8alam *enulisan tugas ini6 *enulis menda*atkan 5im5ingan serta dukungan dari 5er5agai *ihak. Oleh karena itu *ada kesem*atan ini6 *enulis mengu<a*kan terima kasih ke*ada semua *ihak yang telah mendukung6 diantaranya : 1. U5aidillah6 S.Ag. selaku dosen mata kuliah Agama. #. Semua dosen dan karya.an Bina Sarana Informatika. ". /edua orang tua ter<inta. +. &ekan7rekan mahasis.a Bina Sarana Informatika. ,. Semua *ihak yang telah mem5antu sehingga selesai tugas ini. 'enulis menyadari 5ah.a tugas ini masih 5anyak kekurangan. Oleh karena itu6 *enulis mohon ke*ada *em5a<a untuk mem5erikan kritik dan saran untuk *enyem*urnaan *enulisan di masa yang akan datang. 8emikian tugas ini kami 5uat semoga 5ermanfaat 5agi kita semua.

=ogyakarta6 #8 Okto5er # 'enulis

DAFTAR ISI
9alaman :udul......................................................................................................... i /ata 'engantar........................................................................................................ ii 8aftar Isi................................................................................................................. iii BAB I '2N8A9U)UAN................................................................................ 1 1.1. )atar Belakang............................................................................. 1 1.#. &umusan Masalah........................................................................ 1 1.". &uang )ingku*............................................................................. 1 1.+. Maksud dan -u(uan...................................................................... 1 1.,. Metode 'engum*ulan 8ata.......................................................... # 1.1. Sistematika 'enulisan.................................................................. #

BAB II '2MBA9ASAN................................................................... "


#.1.. 'enera*an /ode 2tik.................................................................... " #.#.. 4ungsi dan -u(uan /ode 2tik...................................................... " #.".. 'elanggaran /ode 2tik................................................................ + BAB III '2NU-U'............................................................................................. , ".1. /esim*ulan.................................................................................. , ".#. Saran............................................................................................. , 8aftar 'ustaka ...................................................................................................... 1

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belaka ! Urusan *erka.inan di Indonesia di*ayungi oleh Undang7Undang 'erka.inan No. 1 tahun 1$!+ serta diatur ketentuannya dalam /om*ilasi 9ukum Islam. Sari*ati aturan7 aturan Islam mengenai *erka.inan6 *er<eraian6 *er.akafan dan *e.arisan ini 5ersum5er dari literatur7literatur fikih Islam klasik dari 5er5agai mad0ha5 yang dirangkum dan disesuaikan dengan ke5utuhan masyarakat Indonesia. /edua dasar hukum mengenai *erka.inan dan urusan keluarga terse5ut dihara*kan da*at men(adi *i(akan hukum 5agi rakyat Indonesia yang akan melaksanakan *erka.inan. Namun dalam *raktek *elaksanaan *erka.inan yang 5erlaku di masyarakat6 5anyak mun<ul hal7hal 5aru yang 5ersifat ijtihad6 dikarenakan tidak ada aturan yang tertuang se<ara khusus untuk mengatur hal7hal terse5ut. /urang le5ih satu dekade yang lalu6 mun<ul *eristi.a menarik dalam hal *elaksanaan akad nikah yang dilakukan se<ara tidak la0im dengan menggunakan media tele*on. /emudian status *ernikahan ini dimohonkan *engesahannya melalui 'engadilan Agama :akarta Selatan. Oleh 'engadilan Agama :akarta Selatan status hukumnya dikukuhkan dengan dikeluarkannya Surat 'utusan No. 1!,1;';1$8$. Meski 'engadilan Agama :akarta Selatan mengesahkan *raktek sema<am ini6 namun *utusan ini teta* diangga* riskan. /a5arnya6 Mahkamah Agung menegur hakim yang memeriksa *erkara terse5ut karena dikha.atirkan menim5ulkan *reseden yang tidak 5aik. 'eristi.a yang seru*a dengan itu terulang kem5ali. /ali ini *raktek akad nikah tertolong dengan dunia teknologi yang selangkah le5ih ma(u dengan menggunakan fasilitas video teleconference. -eknologi video teleconference le5ih mutakhir dari tele*on6 karena selain menyam*aikan suara6 teknologi ini da*at menam*ilkan gam5ar atau <itra se<ara realtime melalui (aringan internet. 9al ini se*erti yang di*raktekkan oleh *asangan Syarif A5urahman A<hmad ketika menikahi 8e.i -aruma.ati *ada + 8esem5er # 1 silam. /etika *elaksanaan akad nikah6 sang mem*elai *ria sedang 5erada di 'itts5urgh6 Amerika Serikat. Sedangkan *ihak .ali 5eserta mem*elai .anita 5erada di

Bandung6 Indonesia. /edua 5elah *ihak da*at melaksanakan akad nikah (arak (auh 5erkat layanan video teleconference dari Indosat. 9al ini tidak 5er5eda dengan a*a yang dilakukan oleh *asangan Siro(uddin Arif dan Iim 9alimatus Sa>diyah. 8engan memanfaatkan teknologi ini6 mereka melangsungkan akad nikah mereka *ada Maret # ! silam. 9anya *er5edaannya adalah6

kedua mem*elai sedang 5erada di aula kam*us O?ford Uni@ersity6 Inggris6 sedangkan .ali mem*elai 5erada di Aire5on6 Indonesia ketika akad nikah dilangsungkan. 4enomena se*erti ini menggelitik untuk dika(i dan dikomentari oleh *ara *akar hukum keluarga Islam di Indonesia. Oleh se5a5 *raktik akad nikah (arak (auh dengan menggunakan media teknologi ini 5elum *ernah sekali*un di(um*ai *ada (aman se5elumnya. 'raktek akad nikah *ada (aman Na5i dan *ara Salafus shalih hanya menyiratkan di*er5olehkannya metode tawkil6 yakni *engganti *elaku akad a*a5ila *ihak *elaku akad (5aik .ali mau*un mem*elai *ria% 5erhalangan untuk melakukannya. Oleh karena itu6 *enulis (uga tertarik untuk mema*arkan tentang fenomena nikah (arak (auh terse5ut.

1.2.

R"#"$a Ma$ala% Berdasarkan *ada latar 5elakang masalah yang telah di*a*arkan *ada 5agian

se5elumnya6 *enulis menga(ukan 5e5era*a masalah se5agai 5erikut: 1. Bagaimana hukum akad nikah melalui tele*onB #. A*a dasar7dasar yang di*akai dalam menentukan hukum akad nikah melalui tele*onB ". Bagaimana metode i(tihad dalam menentukan hukum akad nikah melalui tele*onB

1.&.

R"a ! L' !k"( 8alam makalah ini6 *enulis mem5atasi masalah yang akan di5ahas *ada materi

kuliah Agama. 'em5ahasan le5ih dikhususkan *ada masalah *ernikahan (arak (auh.

1.).

Mak$"* *a T"+"a Maksud dari *enyusunan tugas ini adalah untuk memenuhi dan melengka*i salah

satu tugas mata kuliah Agama di Bina Sarana Informatika. Sedangkan tu(uan dari *enulisan tugas ini adalah: 1. Mengem5angkan kreati@itas dan .a.asan *enulis. #. Mem5erikan uraian tentang analisa hukum Islam terhada* *ernikahan (arak (auh. ". Menelaah le5ih lan(ut mengenai hukum nikah (arak (auh. 1.,. Met-*e Pe !"#("la Data Untuk mem*eroleh data yang di*erlukan dalam *enyusunan tugas ini6 *enulis menggunakan metode se5agai 5erikut : a. Metode Studi 'ustaka Metode yang dilakukan dengan mem5a<a 5uku75uku serta referensi7referensi yang 5erkaitan dengan masalah yang di5ahas dalam tugas ini. 'enulis mem5a<a 5e5era*a 5uku yang 5erkaitan dengan *ernikahan menurut hukum Islam. 5. Metode Browsing Internet6 yaitu metode yang dilakukan dengan men<ari referensi7referensi yang 5erkaitan dengan masalah yang di5ahas dalam tugas ini di internet.

1...

S'$te#at'ka Pe "l'$a Untuk memudahkan *em5a<a dalam mem*ela(ari dan mengetahui isi makalah ini6

5erikut ini akan di(a5arkan sistematika *enulisan makalah ini6 yaitu : BAB I '2N8A9U)UAN 8alam 5a5 ini6 *enulis menguraikan tentang latar 5elakang *enulisan6 rumusan masalah6 ruang lingku*6 maksud dan tu(uan6 metode *engum*ulan data6 serta sistematika *enulisan. BAB II '2MBA9ASAN Ba5 ini meru*akan 5a5 utama makalah yang 5erisi tentang ........................ BAB III '2NU-U'

8alam 5a5 ini6 *enulis menguraikan tentang kesim*ulan dan saran.

BAB II PEMBAHASAN 2.1. U#"# Nikah atau *erka.inan ialah akad yang menghalalkan *ergaulan antara seorang laki7laki dengan seorang *erem*uan yang 5ukan muhrim sehingga menim5ulakn hak dan ke.a(i5an antara keduannya. Menurut UU &I Nomor 1 -ahun 1$!+6 *erka.inan adalah ikatan lahir 5atin antara seorang *ria dan seorang .anita se5agai suami istri dengan tu(uan mem5entuk keluarga (rumah tangga% yang 5ahagia dan kekal 5erdasarkan /etuhanan =ang Maha 2sa. Islam mengan(urkan umatnya untuk menikah dan melarang tidak menikah. )arangan tidak menikah terda*at dalam Al CurDan surat Al 9adid ayat #! yang artinya E/emudian /ami iringi di 5elakang mereka dengan &osul7&osul /ami dan /ami iringi (*ula% dengan Isa 'utra Maryam F dan /ami 5erikan ke*adanya In(il dan /ami (adikan dalam hati orang7orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. 8an mereka mengada7ada &A9BANI=A9 *adahal /ami tidak me.a(i5kan ke*ada mereka6 teta*i (mereka sendirilah yang mengada7adanya% untuk men<ari keridhoan Allah6 lalu mereka tidak memeliharanya dengan *emeliiharaan yang semestinya. Maka /ami 5erikan *ada orang7orang yang 5eriman di antara mereka *ahalanya dan 5anyak di antara mereka orang7orang fasik.E &ah5aniyah adalah tidak 5eristri atau tidak 5ersuami dan mengurung diri dalam 5iara. &osulullah sa.. 5ersa5da6 Sedangkan aku shalat6 aku tidur6 aku *uasa6 aku 5er5uka6 aku menikahi .anita6 maka 5arang sia*a yang mem5en<i sunnahku 5ukanlah termasuk umatku.G (9&. Muslim No. 1+ 1% An(uran untuk menikah terda*at dalam Al CurDan surat Ar &um ayat #1 yang artinya E8an di antara tanda7tanda kekuasaan7Nya ialah 8ia men<i*takan untukmu istri7 istri dari (enismu sendiri6 su*aya kamu <enderung dan merasa tenteram ke*adanya6 dan di(adikannya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya *ada yang demikian itu 5enar75enar terda*at tanda7tanda 5agi kaum yang 5er*ikir.E

2.1.1. H"k"# N'ka% 9ukum nikah ada +6 yaitu: 1. :ai0 adalah 5oleh (meru*akan dasar dari hukum nikah%. #. Sunnah adalah 5agi orang yang 5erkehendak dan <uku* 5elan(anya (nafkah dan lain7 lain%. Sa5da Na5i Muhammad sa.. yang artinya ESesungguhnya Allah -aDala telah menggantikan ke*endetaan itu dengan agama yang lurus dan la*ang.E A5u A55as 5erkata6 E-idak ter<a*ai kesem*urnaan orang 5eri5adah se5elum ia ka.in terle5ih dahulu.E ". 3a(i5 adalah 5agi orang yang <uku* mem*unyai nafkah dan kha.atir akan ter(erumus maksiat. +. Makruh adalah 5agi orang yang tidak mam*u mem5eri nafkah6 namun sudah *unya hasrat menikah yang kuat. 2.1.2. T"+"a N'ka% -u(uan menikah adalah : 1. Mengikuti Sunnah &osul Sa5da Na5i sa.. yang artinya EAda em*at ma<am di antara sunnah *ada &osul yakni : 5erinai6 memakai .angi7.angian6 menggosok gigi dan menikah.E #. Mem5entuk keluarga sakinah6 ma.adah6 dan .arohmah (5ahagia lahir dan 5atin% yang da*at ter5ina a*a5ila masing7masing anggota keluarga melaksanakan fungsinya. Se5agaimana terse5ut dalam Surat Ar &um ayat #1 dan dalam UU &I Nomor 1 -ahun 1$!+. ". Untuk memenuhi ke5utuhan 5iologis yang diridhoi Allah s.t. +. Untuk mem*eroleh keturunan yang sah. 2.1.&. R"k" N'ka% 'engertian rukun yaitu sesuatu yang hakikat syariat tidak ter.u(ud ke<uali dengannya. &ukun nikah ada ,6 yaitu : 1. Aalon Suami #. Aalon Istri

". Sighat akad (i(a5 Ha5ul% +. 3ali mem*elai *erem*uan Sa5da Na5i sa. yang artinya E'erem*uan mana sa(a yang menikah tan*a i0in .alinya maka *ernikahan itu 5atal (tidak sah%.E (9&. 2m*at orang ahli hadist ke<uali NasaDi%. ,. 8ua orang saksi Sa5da &osulullah sa.. yang artinya E-idak sah menikah melainkan dengan .alinya dan dua orang saksi yang adil.E 2.1.). Aka* N'ka% /etika taaruf antara ikh.an dan akh.at sudah semua dise*akati6 maka disunahkan untuk segera mengkhit5ahnya6 dan segera dilangsungkan akad nikah untuk menghindari fitnah. 'erlu kita ketahui 5ah.a dalam akad nikah hal7hal yang disyariatkan dan .a(i5 ada adalah : 1. Adanya suka sama suka antara kedua <alon mem*elai #. Adanya 3ali ". Adanya Saksi +. Adanya Mahar ,. Adanya I(a5 Ca5ul 8an menurut sunnah6 se5elum akad nikah dimulai6 terle5ih dahulu diadakan khut5ah yang dinamakan Gkhut5atun nikahG. Suka sama suka antara kedua <alon mem*elai adalah se5uah keharusan6 karena mereka 5erdua yang akan men(alani hidu* 5erumah tangga maka di5utuhkan keikhlasan diantara keduanya. Maka taaruf se5elum *ernikahan dan melihat <alon se5elum *ernikahan sangat dian(urkan 3ali se5agaimana kita tahu adalah ayah dari <alon mem*elai .anita yang seagama6 (ika tidak ada maka 5isa digantikan oleh kakak tertua yang laki7laki6 atau (ika memang sudah tidak ada sama sekali orang yang 5isa di(adikan .ali6 maka diam5ilah .ali hakim 3ali hakim adalah .ali nikah yang ditun(uk oleh Menteri Agama atau *e(a5at yang ditun(uk olehnya6 yang di5eri hak dan ke.enangan untuk 5ertindak se5agai

.ali nikah dengan syarat sudah tidak ada lagi yang 5isa me.akili atau men(adi .ali 5agi <alon mem*elai .anita. Saksi 5erfungsi se5agai alat 5ukti a*a5ila ada *ihak ketiga yang meragukan *erka.inan terse5ut. :uga men<egah *engingkaran oleh salah satu *ihak. Syarat se5agai saksi nikah adalah laki7laki6 muslim6 adil6 5alig6 tidak terganggu ingatan dan tidak tuna rungu. Saksi nikah minimal harus dua dan hadir serta menyaksikan se<ara langsung akad nikah6 menandatangani akta nikah *ada .aktu dan tem*at akad nikah dilangsungkan. Mahar meru*akan *em5erian seorang laki7laki ke*ada *erem*uan yang dinikahinya6 yang selan(utnya akan men(adi hak milik istri se<ara *enuh. 8alam masalah mahar6 .a(i5 hukumnya seorang lelaki memuliakan .anita dan mem5erikan sesuatu yang *aling 5agus menurut kemam*uannya6 dan 5agi .anita 5oleh meminta mahar ke*ada <alon yang akan menikahinya6 namun le5ih 5aik kalau mahar yang diminta itu yang mudah di da*at dan tidak mem5eratkan <alon suaminya. &asulullah Shallallahu Ialaihi .asallam 5ersa5da : E3anita yang *aling agung 5arakahnya6 adalah yang *aling ringan maharnyaG (9&. Ahmad6 Al 9akim6 Al BaihaHi dengan sanad yang shahih%. Namun (ika <alon suami ingin mem5eri le5ih ke*ada <alon istrinya6 itu tidak men(adi masalah6 asal dia rela dan ikhlas dengan *em5erian terse5ut6 se*erti yang tertulis dalam Al CurDan. EBerikanlah mahar ke*ada *erem*uan yang kamu nikahi se5agai *em5erian dengan *enuh kerelaan JG (CS An7Nissaa :+%. I(a5 adalah ungka*an *ertama kali yang diu<a*kan .ali .anita dan Co5ul adalah ungka*an *enerimaan yang diu<a*kan oleh <alon suami. I(a5 Ho5ul 5oleh dilakukan dengan 5ahasa6 u<a*an dan ungka*an a*a sa(a yang tu(uannya diketahui untuk menikah. 9asil dari akad nikah ini kemudian di<atat oleh *enghulu (/UA% untuk di<atatkan dalam 5erita a<ara *ernikahan dan masing7masing akan di5erikan 5uku nikah suami dan istri. 2.2. D'le#a Per 'ka%a Pa*a Ma$a Perke#/a !a Tek -l-!' Se5agaimana hasil ilmu *engetahuan dan teknologi6 mun<ul *ermasalahan 5aru dalam soal *erka.inan yaitu tentang sahnya akad nikah yang i(a5 Ha5ulnya dilaksanakan melalui tele*on. Ada <ontoh kasus yaitu ada seorang ayah yang ingin menikahkan

anaknya6 teta*i *er(alanan seorang ayah terse5ut masih tertunda di :akarta sedangkan akad nikah yang dilaksanakan di =ogyakarta akan segera dilaksanakan karena rukun nikah sudah ter*enuhi ke<uali .ali *erem*uan. Ayah dari mem*elai *erem*uan teta* 5ersikeras ingin menikahkan anaknya sendiri tan*a di.akilkan. :alan keluar yang diam5il yaitu akad nikah dilaksanakan dengan menggunakan video call atau "K. 8ari kasus terse5ut6 tim5ul suatu keraguan a*akah *ernikahan terse5ut sah atau tidak sehingga *erlu dilakukan akad nikah ulang. Menentukan sah atau tidaknya suatu nikah6 tergantung *ada di*enuhi atau tidaknya rukun7rukun nikah dan syarat7syaratnya. Se<ara formal6 nikah le.at tele*on da*at memenuhi rukun7rukunnya6 yakni adanya <alon suami dan istri6 dua saksi6 .ali *engantin *utri6 dan i(a5 Ha5ul. Namun6 (ika dilihat dari segi syarat7syarat dari tia*7tia* rukunnya6 tam*aknya ada kelemahan atau kekurangan untuk di*enuhi. Misalnya6 identitas <alon suami istri *erlu di<ek ada atau tidaknya ham5atan untuk ka.in (5aik karena adanya larangan agama atau *eraturan *erundang7undangan% atau ada tidaknya *ersetu(uan dari kedua 5elah *ihak. 'enge<ekan masalah ini le.at tele*on se5elum akad nikah adalah <uku* sukar. 8emikian *ula *enge<ekan tentang identitas .ali yang tidak 5isa hadir tan*a taukil6 kemudian ia melangsungkan i(a5 Ha5ul langsung dengan tele*on. :uga *ara saksi yang sahnya mendengar *ernyataan i(a5 Ha5ul dari .ali dan *engantin *utra le.at tele*on dengan 5antuan mikro*on6 teta*i mereka tidak 5isa melihat a*a yang disaksikan (uga kurang meyakinkan. 8emikian *ula i(a5 Ha5ul yang ter(adi di tem*at yang 5er5eda lokasinya6 a*alagi yang sangat 5er(auhan se*erti antara :akarta dan Bloomington Amerika Serikat yang 5er5eda .aktunya sekitar 1# (am. Oleh karena itu6 nikah le.at tele*on itu tidak sah dan tidak di5olehkan menurut 9ukum Islam6 karena selain terda*at kelemahan atau kekurangan dan keraguan dalam memenuhi rukun7rukun nikah dan syarat7syaratnya se5agaimana diuraikan diatas6 (uga 5erdasarkan dalil7dalil syaraD se5agai 5erikut : 1. Nikah itu termasuk i5adah. Oleh karena itu6 *elaksanaan nikah harus sesuai dengan tuntunan Al7CurDan dan Sunnah Na5i yang shahih6 5erdasarkan kaidah hukum: LMNO PQRSTUM VW XYZM E'ada dasarnya6 i5adah itu haramG.

Artinya6 dalam masalah i5adah6 manusia tidak 5oleh mem5uat75uat (merekayasa aturan sendiri%. #. Nikah meru*akan *eristi.a yang sangat *enting dalam kehidu*an manusia6 dan itu 5ukanlah sem5arangan akad6 teta*i meru*akan akad yang mengandung sesuatu yang sa<ral dan syiar islam serta tanggung(a.a5 yang 5erat 5agi suami istri6 se5agaimana firman Allah dalam al7Curan surat nisaD ayat : #1. E8an mereka (isteri7isterimu% telah mengam5il dari kamu 'er(an(ian yang kuat.G ". Nikah le.at tele*on mengandung risiko tinggi 5eru*a kemungkinan adanya *enyalahgunaan atau *eni*uan (gharar atau khidaD%6 dan da*at *ula menim5ulkan keraguan (confused atau syak%6 a*akah telah di*enuhi atau tidak rukun7rukun dan syarat7syarat nikahnya dengan 5aik. 8an yang demikian itu tidak sesuai dengan hadist Na5i atau kaidah fiHih. M[MN\ Z] [N\ Z E-idak 5oleh mem5uat mudarat ke*ada diri sendiridan ke*ada orang lain.G 8an hadis Na5i ^S_N_ ZR` ZM ^S_N_ RabQ E-inggalkanlah sesuatu yang meragukan engkau6 (5er*eganglah% dengan sesuatu yang tidak meragukan engkau.G cURdaUM efg Vfb Lhi` hjRkaUM l[Q EMenghindari mafsadah (resiko% harus didahulukan atas usaha menarik (men<ari% maslahahG 'eristi.a akad nikah le.at tele*on mengundang reaksi yang <uku* luas dari masyarakat. Aontoh lain yaitu *ada tanggal 1" Mei 1$8$ ter(adi akad nikah (arak (auh :akarta7Bloomington Amerika Serikat le.at tele*on6 yang dilangsungkan di kediaman 'rof. 8r. Baharuddin 9araha* di /e5ayoran Baru :akarta. Aalon suami 8rs. Ario sutarto yang sedang 5ertugas 5ela(ar di *rogram 'as<asar(ana Indiana Uni@ersity Amerika Serikat6 sedangkan <alon istri adalah 8ra. Nurdiani6 *utri guru 5esar IAIN :akarta itu. /edua <alon suami istri itu sudah lama 5erkenalan se(ak sama7sama 5ela(ar dari tingkat satu I/I' :akarta6 dan kehendak keduanya untuk nikah (uga sudah menda*at restu dari orang tua kedua 5elah *ihak.

Sehu5ungan dengan tidak 5isa hadirnya <alon mem*elai laki7laki dengan alasan tiadanya 5iaya *er(alanan *ulang *ergi Amerika Serikat7:akarta dan studinya agar tidak terganggu6 maka disarankan oleh *e(a5at *en<atat nikah (/UA% agar diusahakan adanya surat taukil (delegation of authority% dari <alon suami ke*ada seseorang yang 5ertindak me.akilinya dalam akad nikah (i(a5 Ho5ul% nantinya di :akarta. Setelah .aktu *elaksanaan akad nikah tinggal sehari 5elum (uga datang surat taukil itu6 *adahal surat undangan untuk walimatul urs sudah terse5ar6 maka Baharuddin se5agai ayah dan .ali *engantin *utri mem*ersia*kan segala sesuatu yang 5erkaitan dengan u*a<ara akad nikah *ada tanggal 1" Mei 1$8$6 antara lain dengan melengka*i *esa.at tele*on di rumahnya dengan alat *engeras suara (mikrofon% dan dua alat *erekam6 ialah kaset6 tape recorder dan @ideo. Alat *engeras suara itu dimaksudkan agar semua orang yang hadir di rumah Baharuddin dan (uga di tem*at kediaman <alon suami di Amerika Serikat itu 5isa mengikuti u*a<ara akad nikah dengan 5aik6 artinya semua orang yang hadir di dua tem*at yang ter*isah (auh itu da*at mendengarkan dengan (elas *ertanyaan dengan i(a5 dari *ihak .ali mem*elai *utri dan *ernyataan Ho5ul dari *ihak mem*elai laki7laki6 sedangkan alat *erekam itu dimaksudkan oleh Baharuddin se5agai alat 5ukti otentik atas 5erlangsungnya akad nikah *ada hari itu. Setelah akad nikah dilangsungkan le.at tele*on6 teta*i karena surat taukil dari <alon suami 5elum (uga datang *ada saat akad nikah dilangsungkan6 maka ke*ala /UA /e5ayoran Baru :akarta Selatan tidak 5ersedia men<atat nikahnya dan tidak mau mem5erikan surat nikah6 karena mengangga* *erka.inannya 5elum memenuhi syarat sahnya nikah6 yakni hadirnya mem*elai laki7laki atau .akilnya. 'eristi.a nikah terse5ut mengundang reaksi yang <uku* luas dari masyarakat6 terutama dari kalangan ulama dan <endekia.an muslim. /e5anyakan mereka mengangga* tidak sah nikah le.at tele*on itu6 antara lain Muna.ir Syad0ali6 M.A Mentri Agama &I6 /.9. 9asan Basri6 ketua umum MUI *usat6 dan 'rof. 8&. 9as5ullah Bakri6 S.9. (adi6 mereka da*at mem5enarkan tindakan ke*ala /UA terse5ut yang tidak mau men<atat nikahnya dan tidak mem5erikan surat nikahnya. 8an inti alasan mereka ialah 5ah.a nikah itu termasuk i5adah6 mengandung nilai sa<ral6 dan nikah le.at tele*on itu 5isa menim5ulkan confused (keraguan% dalam hal ini ter*enuhi tidaknya rukun7rukun nikah dan syarat7syarat se<ara sem*urna menurut hukum Islam.

Ada ulama yang 5er*enda*at 5ah.a status nikah le.at tele*on itu syubhat6 artinya 5elum safe6 sehingga *erlu tajdid nikah (nikah ulang% se5elum dua manusia yang 5erlainan (enis kelaminnya itu melakukan hu5ungan seksual se5agai suami istri yang sah. Ada*ula ulama yang 5er*enda*at6 5ah.a nikah le.at tele*on tidak di*er5olehkan6 ke<uali dalam keadaan darurat. -eta*i ke5anyakan ulama dan <endekia.an Muslim mengangga* nikah le.at tele*on itu tidak sah se<ara mutlak. 'roses *ernikahan dalam Islam mem*unyai aturan7aturan yang ketat. Se5uah akad *ernikahan yang sah harus ter*enuhi rukun dan syarat7syaratnya. &ukunnya adalah i(a5 dan Ha5ul6 sedang syaratnya adalah i(in dari .ali *erem*uan dan kehadiran dua orang saksi. Ini semuanya harus dilakukan dengan (elas dan trans*aran6 sehingga tidak ada unsur *eni*uan dan *engela5uhan. Oleh karena itu <alon suami atau .akilnya harus hadir di tem*at6 5egitu (uga .ali *erem*uan atau .akilnya harus hadir di tem*at6 dan kedua saksi*un harus hadir di tem*at untuk menyaksikan akad *ernikahan. /etika seseorang menikah le.at tel*on6 maka 5anyak hal yang tidak 5isa ter*enuhi dalam akad nikah le.at tel*on tadi6 diantaranya : tidak adanya dua saksi6 tidak adanya .ali *erem*uan6 dan tidak ketemunya <alon *engantin atau*un .akilnya. Ini yang menye5a5kan akad *ernikahan terse5ut men(adi tidak sah. Seandainya dia menghadirkan dua saksi dan .ali *erem*uan dalam akad ini6 teta* sa(a akad *ernikahan tidak sah karena kedua saksi terse5ut tidak menyaksikan a*a7a*a ke<uali orang yang sedang menel*on6 5egitu (uga .ali *erem*uan tidak 5erfungsi se5agaimana mestinya. Suara yang ada ditel*on itu 5elum tentu suara <alon suami atau istri. &ingkasnya 5ah.a akad *ernikahan melalui tel*on 5er*otensi untuk salah6 atau rentan ter(adinya *eni*uan dan mani*ulasi. 8isarankan sia*a sa(a yang ingin menikah (arak (auh6 untuk me.akilkan ke*ada orang yang di*er<aya. Seandainya dia se5agai *erem*uan yang 5eker(a di luar negri6 maka <uku* .alinya se5agai .akil darinya untuk menikahkan dengan lelaki yang diinginkannya6 dan harus ada dua saksi yang hadir. Bagi seorang laki7laki yang ingin menikah dengan *erem*uan (arak (auh6 maka hendaknya dia me.akilkan dirinya ke*ada orang yang di*er<aya6 se*erti adik6 kakak6 atau saudaranya dengan dihadiri .ali *erem*uan dan kedua saksi. Seandainya ada laki7laki dan *erem*uan yang ingin menikah di luar negeri dan (auh dari .ali *erem*uan6 maka .ali terse5ut 5isa me.akilkan ke*ada

orang yang di*er<ayai. 3akil dari .ali terse5ut 5eserta kedua saksi harus hadir di dalam akad *ernikahan. Semua *roses *em5erian kuasa untuk me.akili hendaknya disertai dengan 5ukti75ukti dari instasi resmi terkait6 su*aya tidak disalahgunakan. Masalah (arak yang memisahkan antara *ara *elaksana akad nikah dalam *andangan syariah sangat mudah solusinya. Baik yang ter*isah adalah *asangannya atau *un .alinya6 atau 5ahkan ketiga *ihak yaitu <alon suami6 <alon isteri dan .ali semua ter*isah (arak. -oh teta* masih dimungkinkan adanya akad nikah. -eta*i yang solusinya 5ukan nikah (arak (auh6 melainkan solusinya adalah taukil atau *er.akilan. Seorang ayah kandung dari anak gadis yang seharusnya men(adi .ali dalam akad nikah dan mengu<a*kan i(a56 di5enarkan dan di5olehkan untuk menun(uk seseorang yang se<ara syarat memenuhi syarat seorang .ali. 8an *enun(ukannya 5oleh dilakukan se<ara (arak (auh6 5aik le.at surat tertulis atau *em5i<araan tele*on S)I6 5ahkan 5oleh le.at SMS6 chatting6 e-mail6 atau Video Conference "., K. Auku* diteta*kan sia*a yang akan men(adi .akil dari .ali6 yang *enting tinggalnya satu kota dengan <alon suami. )alu dilakukanlah akad nikah se<ara langsung di satu ma(elis yang dihadiri oleh minimal # orang saksi laki7laki. Si .akil .ali mengu<a*kan i(a5 yang 5unyinya kira7kira: ESaya se5agai .akil dari fulan (nama ayah si gadis% menikahkan kamu (nama <alon suami% dengan fulanah 5inti fulan (nama gadis dan nama ayahnya% dengan mahar sekian sekian.G )alu <alon suami men(a.a5 (Ha5ul%6 kira7 kira 5unyinya: ESaya terima nikahnya fulanah 5inti fulanah dengan mahar terse5ut tunai.G 8an akad itu sudah sah. 8an le5ih menarik lagi6 ternyata *er.akilan itu 5ukan sa(a 5oleh dilakukan oleh .ali ke*ada .akilnya6 teta*i <alon suami *un 5oleh *ula me.akilkan dirinya ke*ada orang lain. Sehingga namanya men(adi .akil <alon suami yang akan melakukan *roses Ha5ul. Misalnya seorang <alon suami tidak mungkin 5isa datang ke negara di mana ayah si gadis tinggal6 sementara ayah di gadis *un tidak mau me.akilkan dirinya ke*ada orang lain. Berarti <alon suami yang mengalah dan me.akilkan dirinya ke*ada seseorang yang tinggal di satu kota dengan ayah di gadis. 'roses *e.akilannya sama sa(a6 5oleh (arak (auh dan menggunakan 5er5agai teknologi informasi modern. Asalkan (angan *akai

tele*ati sa(a6 tidak sah karena tidak ada 5ukti otentik. )alu si .akil <alon suami melakukan akad nikah dengan ayah si gadis dan urusannya selesai. Bahkan yang le5ih fantastis lagi6 ternyata kedua 5elah *ihak *un masih di5enarkan untuk menga(ukan .akil masing7masing. Sehingga yang melakukan akad nikah (ustru masing7masing .akilnya sa(a. Maka *ernikahan (arak (auh 5ukanlah akad nikah dilakukan le.at tele*on S)I atau yang le5ih murah *akai moI'6 namun yang yang dilakukan se<ara (arak (auh adalah *roses me.akilkannya. Sedangkan akad nikahnya harus dilakukan dalam satu ma(elis6 face to face6 meski hanya oleh .akil dari masing7masing. Untuk itu6 harus ada saksi yang memenuhi syarat. Syaratnya mudah dan sederhana6 tidak harus keluarga6 famili atau kera5at. Bahkan tidak kenal *un tidak a*a7a*a. =ang *enting saksi adalah dua orang yang 5eragama Islam6 laki7laki6 5erakal6 sudah 5aligh6 adil dan merdeka (5ukan 5udak%. 8an syarat saksi ini kira7kira sama dengan syarat orang yang 5erhak untuk men(adi .akil dari .ali. 8alam syariat Islam6 akad nikah tidak ter(adi antara seorang <alon suami dengan <alon isteri. Melainkan antara ayah kandung seorang .anita dengan laki7laki yang akan men(adi suaminya. Maka tidak ada akad nikah kalau tidak meli5atkan keduanya 5ersama. Sama dengan (ual 5eli6 kita diharamkan mem5eli 5arang dari orang yang 5ukan *emilik sah suatu 5arang. Misalnya dari *enadah atau dari *en<uri. /ita hanya 5oleh mem5eli 5arang dari *emiliknya. 'aling tidak6 atas i0in dari *emilik 5arang. Misalnya kita 5eli se5idang tanah6 (angan mau kalau orang yang mengaku se5agai *emilik tanah itu tidak 5isa menu(ukkan 5ukti75ukti ke*emilikannya6 misalnya S9M atau *aling tidak girik. Se5a5 kalau kita asal 5eli 5egitu sa(a6 (angan7(angan tanah itu sudah ada yang *unya. /ita akan terli5at sengketa tanah tak 5erkesudahan nantinya. Begitu (uga ketika menikahkan anak6 kita harus >mem5eli> langsung dari >*emiliknya>6 yaitu ayah kandung. Bukan maksud kami menyamakan seorang .anita dengan 5arang6 teta*i ini sekedar ilustrasi yang memudahkan. /ita i5aratkan seorang .anita adalah 5arang yang dimiliki oleh ayah kandungnya. Maka kalau kita

mau >menikahinya>6 kita harus menyelesaikan akad dan transaksi dengan sang *emilik. Bukan dengan orang lain yang 5ukan *emilik. Ada*un orang lain yang 5ukan ayahnya6 lalu ti5a7ti5a mendadak mengangkat diri men(adi .ali6 maka dia telah 5ertindak se5agai >.ali gadungan>. Akad nikah yang dilakukannya 1 n tidak sah. /arena *ada hakikatnya dia 5ukan .ali sedangkan .anita itu masih *unya .ali yang sah. >3ali gadungan>adalah *en<uri yang akan disiksa di neraka nanti6 karean telah menyero5ot hak milik orang lain. Bahkan 5ukan sekedar men<uri6 dia akan disiksa *edih karena telah menghalalkan *er0inaan. 8ia telah meni*u orang a.am dengan fat.a sesatnya. Syarat mutlak dari se5uah *ernikahan adalah akad antara ayah kandung *engantin .anita dengan seorang <alon suami.8alam im*lementasinya6 seorang ayah kandung 5oleh sa(a meminta orang lain untuk 5ertindak me.akili dirinya6 namun harus dengan *enyerahan .e.enang se<ara sah dan resmi. -idak 5oleh diram*as 5egitu sa(a. Sehingga *ernikahan (arak (auh teta* 5isa dilakukan. Maksudnya6 meski ayah kandung tidak ikut dalam akad nikah6 dia 5oleh me.akilkan otoritasnya ke*ada orang lain yang memenuhi syarat se5agai .ali untuk 5ertindak atas nama dirinya menikahkan *uterinya. Akan teta*i kalau yang dimaksud dengan nikah (arak (auh adalah meram*as hak seorang ayah kandung se5agai .ali yang sah6 maka hukumnya haram. -idak ada masalah untuk melakukan nikah (arak (auh6 di mana *engantin laki7laki dan *engantin *erem*uan tidak saling 5ertemu. Sama sekali tidak ada masalah karena akad nikah atau i(a5 ka5ul dalam syariah Islam memang tidak ter(adi antara *engantin laki dan *engantin *erem*uan. I(a5 ka5ul ter(adi antara *engantin laki7laki dengan ayah kandung atau .ali dari *engantin *erem*uan. Maka <uku*lah si *engantin laki7laki dan <alon mertuanya itu sa(a yang mengu<a*kan i(a5 ka5ul. Asalkan i(a5 ka5ul itu disaksikan oleh dua orang laki7laki muslim yang sudah aHil 5aligh6 akad itu sudah sah. Bagi seorang .anita6 tidak ada nikah tan*a .ali. 8an .ali adalah ayah kandungnya yang sah. 9anya di tangan ayah kandung sa(alah seorang .anita 5oleh dinikahkan. Seandainya si ayah kandung tidak mam*u menghadiri akad nikah anak gadisnya6 maka dia 5oleh me.akilkan dirinya ke*ada orang lain yang di*er<ayainya. Namun hak untuk men(adi .ali tidak 5oleh >>diram*as>> 5egitu sa(a dari tangan ayah

kandung. Bila sam*ai *eram*asan itu ter(adi6 lalu .ali gadungan itu menikahkan anak gadis itu6 maka akad nikah itu tidak sah. /alau mereka melakukan hu5ungan suami isteri6 hukumnya 0ina. =ang le5ih menarik6 (ustru kehadiran *etugas *en<atat nikah yang 5iasanya memim*in i(a5 Ha5ul6 sama sekali tidak masuk dalam urusan sah atau tidaknya *ernikahan. Meski tugas itu dida*at dari *emerintah se<ara resmi6 namun tan*a kehadirannya akad nikah 5isa teta* 5erlangsung. Sementara angga*an se5agian masyarakat kita6 *etugas /UA ini seolah men(adi tokoh inti dari se5uah i(a5 Ha5ul. 'adahal tugas hanya sekedar men<atat se<ara administratif sa(a. 9adir atau tidak hadir6 tidak ada urusan dengan sahnya se5uah akad nikah. Namun demikian6 demi terti5nya administrasi negara6 se5aiknya *etugas ini dihadirkan (uga6 akan akad nikah itu se<ara resmi (uga ter<atat dengan 5aik di *emerintahan. Memang 5enar a*a yang anda katakan6 se5uah *ernikahan itu harus dilakukan oleh .ali dari *ihak *erem*uan dan *ihak mem*elai laki7laki. Mereka 5erdua melafad0kan i(a5 dan Ha5ul yang disaksikan oleh minimal # orang laki7laki muslim. -an*a adanya keem*at orang itu6 nikahnya men(adi tidak sah. /arena tidak memenuhi ketentuan dan *ersyaratan se5uah *ernikahan. Namun yang *erlu di*er(elas di sini6 5ah.a seorang .ali di*erkenankan untuk meminta orang lain untuk me.akili tugas dan .e.enang. Orang lain yang ditun(uk ini6 tentu sa(a harus 5enar75enar ditun(uk dalam arti kata yang sesungguhnya. 8alam masyarakat6 seringkali kita lihat orang tua mem*elai .anita meski hadir dalam a<ara akad nikah itu6 meminta ke*ada *etugas *en<atat nikah (/UA% untuk men(adi .akilnya. Sehingga yang mengu<a*kan i(a5 5ukan orang tua mem*elai .anita6 melainkan *etugas /UA. 'etugas itu tidak 5oleh mengam5il alih .e.enang se5agai .ali mem*elai .anita6 ke<uali 5erdasarkan *ermintaan dari si .ali terse5ut. 8emikian (uga6 mem*elai laki7laki *un di*erkenankan untuk meminta orang lain men(adi .akil dirinya6 dalam akad nikah. Baik dirinya hadir dalam a<ara akad itu atau *un tidak. Namun yang kedua ini memang kurang la0im ter(adi. -a*i se<ara hukum6 5ila memang hal itu yang diingininya6 hukum teta* sah. Seluruh ulama salaf dan khalaf se*akat mem5olehkan masalah me.akilkan .ali nikah ini se<ara 5ulat. Baik Ma0ha5 A5u 9anifah6 Malik6 As7 Syafi>i dan Ahmad 5in 9am5al. Bahkan ma0ha5 A5u 9anifah le5ih (auh lagi dalam

masalah ini6 yaitu seorang .anita 5oleh men(adi .akil dari ayah kandungnya dalam *ernikahan dirinya. :umhur ulama mengatakan 5ah.a ke5olehan me.akilkan .e.enang ke*ada orang lain (ta.kil% dalam menikahkan *asangan *engantin ini 5erlaku (uga dalam ham*ir semua hal yang terkait dengan masalah muamalah. Se*erti (ual 5eli6 se.a menye.a6 gadai6 salaf6 istishna> dan lainnya. Sedangkan yang terkait dengan i5adah mahdhah dan 5ersifat langsung ke*ada Allah S3-6 tidak 5erlaku ke<uali 5ila ada dalil. Shalat dan *uasa tidak 5oleh di.akilkan ke*ada orang lain6 namun i5adah ha(i termasuk rin<ian manasiknya se*erti melontar (amarat dan lainnya6 dimungkinkan untuk di.akilkan. )antaran ada dalil yang tegas atas hal itu. -ermasuk yang 5oleh di.akilkan adalah menyem5elih Hur5an yang di*ersem5ahkan ke*ada Allah S3- di hari &aya Cur5an. 'ada dasarnya menurut *ara ulama6 tidak disyaratkan ada *ersaksian dalam *roses *em5erian .e.enang untuk men(adi .akil .ali nikah. Namun mereka mengan(urkan untuk dihadirkan saksi7saksi6 untuk 5er(aga7(aga agar (angan sam*ai orang yang sudah menyerahkan .e.enang ke*ada .akilnya6 ti5a7ti5a mengingkarinya. Islam Mem5eri /emudahan Namun Sesuai 'rosedur. /emungkinan menun(uk .akil dalam akad nikah ini untuk men(a.a5 masalah nikah (arak (auh6 di mana .ali mem*elai .anita dan mem*elai laki7laki sulit untuk 5isa duduk dalam satu ma(elis. 8ari*ada mereka melakukan i(a5 ka5ul le.at tele*on6 akan le5ih utama 5ila se<ara sah mereka meminta orang lain me.akili mereka. Se5a5 i(a5 ka5ul (arak (auh ini masih meninggalkan 5anyak *erde5atan. )antaran ada keharusan disaksikan oleh dua orang saksi muslim6 laki7laki6 yang sudah aHil dan 5aligh. Sesuatu yang sulit diker(akan 5ila dilakukan dengan (arak (auh dan 5ukan dalam satu ma(elis. Maka yang 5isa kita sim*ulkan adalah 5ah.a setia* *ersonal yang terkait dalam se5uah akad nikah 5oleh me.akilkan .e.enangnya ke*ada orang lain. 8alam hal ini adalah <alon suami dan mertuanya. /eduanya 5erhak meminta orang lain untuk me.akili dirinya dalam se5uah akad. Sedangkan saksi nikah yang dua orang itu6 memang tidak tergantikan6 teta*i saksi 5oleh sia*a sa(a6 asalkan muslim6 laki6 aHil6 5aligh6 merdeka dan adil.

Nikah (arak (auh yang Anda im*ikan itu mungkin sa(a ter(adi6 malahan sudah ter(adi6 5ahkan seringkali ter(adi. 8i mana mem*elai laki7laki dan .ali *ihak *erem*uan di*isahkan (arak yang sangat (auh6 sementara akad nikah teta* 5isa 5erlangsung dengan sah sesuai dengan syariat Islam dan (uga hukum *ositif negara. BenarkahB =a6 5enar sekali. Bahkan tidak mem5utuhkan alat7alat komunukasi <anggih *aling modern se*erti yang kita kenal di masa sekarang ini. Semua teta* 5isa dilakukan di 0aman yang 5elum ada listrik6 tele*on dan mesin kendaraan. Syariat Islam telah mem5eri se5uah ruang yang memungkinkan semua itu ter(adi6 5ahkan di masa yang *aling *rimitif sekali*un. Bagaimana <aranyaB Aaranya dengan taukilJ -aukil adalah *er.akilan .ali. 8i mana seorang ayah dari .anita mem5erikan .e.enang ke*ada seorang laki7laki lain6 tidak harus familinya6 yang *enting muslim dan di*er<aya oleh si ayah6 untuk melaksanakan akad nikah *uterinya dengan <alon suaminya. =ang *enting6 si .akil .ali ini 5isa menghadiri a<ara akad nikah6 karena ladaf0 i(a5 akan diu<a*kannya di de*an <alon mem*elai laki7laki. =ang le5ih menarik lagi6 ternyata yang 5oleh me.akilkan *osisinya ke*ada orang lain 5ukan hanya ayah kandung *ihak .anita6 teta*i mem*elai laki7laki *un masih di5enarkan untuk mem5erikan *er.akilan dirinya ke*ada orang lain lagi. Sehingga se5uah i(a5 Hi5ul 5isa teta* 5isa dilakukan tan*a kehadiran .ali dan mem*elai laki7laki. Auku* .akil sah dari masing7masing *ihak sa(a yang melakukan akad nikah. Bahkan *ihak *engantin .anita *un (uga tidak *erlu .a(i5 hadir dalam akad itu. Bukankah ini menarikB 8an sama sekali tidak 5utuh alat7alat <anggih6 5ukanB =ang *enting6 *roses *em5erian .e.enang se5agai *ihak yang me.akili ayah kandung sah dan di5enarkan se<ara yakin an*a di*erlukan harus ada saksi. 8emikian (uga dengan *roses *em5erian hak se5agai .akil *ihak mem*elai laki7laki6 (uga harus 5enar dan sah6 meski tan*a saksi. 8an *em5erian .e.enang untuk me.akili ini *un tidak mengharuskan keduanya duduk dalam satu ma(elis. :adi 5isa le.at tele*on6 email6 faks6 SMS 5ahkan chatting.

Akad nikah atau i(a5 Ha5ul yang dilakukan oleh masing7masing .akil dari kedua 5elah *ihak adalah se5uah 5entuk kelu.esan sekaligus keluasan syariah Islam. Namun kalau ti5a7ti5a ada orang mengangkat diri men(adi .akil tan*a ada *em5erian .e.enang dari yang *unya hak yaitu .ali atau mem*elai laki7laki se<ara sah6 maka orang ini sama sekali tidak 5erhak melakukan akad nikah. /alau *un nekat (uga6 maka nikah itu tidak sah di mata Allah S3-.

BAB III PENUTUP


&.1. Ke$'#("la 8ari uraian yang *enulis *a*arkan6 da*at *enulis sim*ulkan dan sarankan se5agai 5erikut : 1. Nikah le.at tele*on tidak 5oleh dan tidak sah6 karena 5ertentangan dengan ketentuan hukum syariah dan *eraturan *erundang7undangan yang 5erlaku di Indonesia. #. 'eneta*an;*utusan *engadilan agama :akarta Selatan yang mengesahkan nikah le.at tele*on No. 1!,;';1$8$ tanggal # A*ril 1$$ meru*akan *reseden yang 5uruk 5agi dunia 'eradilan Agama di Indonesia6 karena mela.an arus dan 5erla.anan dengan *enda*at mayoritas dari dunia Islam. ". 'eneta*an *eradilan agama terse5ut hendaknya tidak di(adikan oleh *ara hakim *engadilan agama seluruh Indonesia se5agai yuris*rudensi untuk mem5enarkan dan mengesahkan kasus yang sama . &.2. Sara Untuk menyika*i dilema *ernikahan yang ter(adi se5aiknya :

DAFTAR PUSTAKA
Afifi6 Mustofa. # ,. Al- utta!ien "#$S %endidikan Agama &slam 'ntuk S A(. $ *ukul di di

'ur.ore(o : U8. 8aya 4amili. htt*:;;assunnah.or.id; diakses di 8ragonnet *ada hari Sa5tu6 #+ Okto5er # 1 ."1. htt*:;;makalah7i5nu.5logs*ot.<om;# htt*:;;nikahituenak..ord*ress.<om;# htt*:;;.alausetitik.5logs*ot.<om;# $; $;akad7nikah7le.at7tele*on.html $ *ukul 1 .#,. diakses $ *ukul 1 ."1. $ *ukul 1 .+,. $ !; !;#1;hukum7nikah7(arak7(auh7# diakses 8ragonnet *ada hari Sa5tu6 #+ Okto5er # 8ragonnet *ada hari Sa5tu6 #+ Okto5er #

1; !;5elum7yakin7nikah7(arak7(auh7le.at.html

diakses di 8ragonnet *ada hari Sa5tu6 #+ Okto5er # *ukul 11.1 .

htt*:;;....hidayatullah.<om diakses di 8ragonnet *ada hari Sa5tu6 #+ Okto5er # htt*:;;....la.skri*si.<om diakses di 8ragonnet *ada hari Sa5tu6 #+ Okto5er # 1 .,1.

$ *ukul

htt*:;;....ustsar.at.<om;<ari.*h*Bkonkh diakses di 8ragonnet *ada hari Sa5tu6 #+ Okto5er # $ *ukul 11.#,.